Pesan |
Topik |
Lampiran
Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya.
Pesan - fattahillahe
Halaman: 1 2 [3] 4 5 ... 217
31
« pada: 12 November 2007, 14:38:43 »
Kalo saya sekaligus pengin nya nich ? 1. Bagaimana sich cara menyetak 2 halaman berdampingan, maksudnya aya mencetak kertas di A3 menggunakan printer doeble polio (lebar itu loh), jadi kertas cuman masuk ke printer 2X saja bukan empat kali, jadi pas cetak pertama halaman 1 & 4, trus cetak ke 2 halaman 2 & 3 gitu ?  ayo bagaimana ya caranya ? selama ini karena saya lum tahu saya nyetaknya 4 X jadi ya dilapt2 gitu dech kertasnya ?
32
« pada: 07 November 2007, 18:11:30 »
Sementara cukup 3 saja...
Namun inti argumentasi sebenarnya ada di hadis orang buta dan Bukhari,,,
Insya Allah menyusul...
Wallahu a'lam...
pak Abu kalo boleh usul berhubung yang membaca ini orang banyak termasuk saya, mohon yang inggrisnya itu di terjemahkan ke bahasa indonesia ya pak ? maklum pak orang2 dikampung nich masih gaptek banget soal bahasa nich..... mendingan arab dikit ngerti katanya.... matur nuwun pak.
33
« pada: 06 November 2007, 09:56:52 »
Ya udah...eling-eling
debat ilmiah yang menarik
sing eling mugo2 slamet ...amin emang menarik sich ustad tiung, tapi walau ilmiah kadang juga cuman maini and olah tatabahasa aja tuh ...jadi ya muter2 gitu ngak to the point gitu loh......., kasihan nich yang "wong Ndeso" terlalu ilmiah jadi ngak mudeng2....la muter2 terus ....he he he @atas
Hehehe, iya, sebenarnya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab sudah memberikan jalan keluarnya bagi kedua pihak. Yakni tawassul dengan Rasulullah atau orang wafat, masuk dalam bab khilafiyah, yang tidak boleh saling menyerang satu dengan lainnya.
jadi kalo kita mengambil kesimpulan dari uraian ustad Abu diatas, pelaku Tawasul dengan orang2 yang sudah meninggal (tentu yg punya kapabilitas - Rosulullah & para aulianya ), dapat dikenakan konswekensi dari hadist "kullu bid'atin dholalah .........finnar, itu ngak yah pak keadilan ? Hanya dari diskusi di thread sebelah, justru saya jadi ragu, karena hingga kini, saya belum mendapatkan kutipan dari pendapat ulama salaf, tentang larangan tawassul dengan Rasulullah tersebut.
yah nih pak saya juga "bingung" dah beberapa kali ditanyakan kok belum ada yang nyampaikan juga yah .......?
34
« pada: 23 Oktober 2007, 19:12:36 »
@fatahillahe menurut mas fatahillahe itu tawasul apa enggak? mohon pendapatnya... saya masih awam. Dari dulu-dulu yang saya maksudkan tawasul ya yang seperti itu...
Saudaraku Ardhi ...yang bertanya lebih tahu dari pada yang ditanya  mohon berbagi ilmu dengan saya akhy..........  mungkin ustad Muksin, Abu Afkar atau yang lainnya bisa membantu
35
« pada: 23 Oktober 2007, 15:27:24 »
Membaca sholawat sebelum berdo'a apakah bisa diartikan tawasul?
mohon maaf Mas Ardhi tulisan antum saya quote  sepengetahuan saya Membaca shalawat kepada Rasulullah saw dan keluarganya adalah termasuk adab dalam berdoa Rasulullah saw bersabda: لا يزال الدعاء محجوباً حتى يصلى عليَّ وعلى أهل بيتي“Doa akan selalu terhalangi sehingga ia bershalawat kepadaku dan Ahlul baitku.” Imam Ali bin Abi Thalib (as) berkata: كل دعاء محجوب حتى يصلى على محمد وآل محمد“Semua doa terhalangi sehingga ia bershalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad.” Imam Ali bin Abi Thalib (as) berkata: كل دعاء محجوب حتى يصلى على محمد وآل محمد“Semua doa terhalangi sehingga ia bershalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad.” mohon dikoreksi saya kalo salah ya ....  soalnya sekalian mau cros cek juga soal hadist + perkataan imam Ali yang saya kutip itu mas.
36
« pada: 08 Oktober 2007, 13:02:50 »
Hari raya fitrah
Awal Syawal seusai bulan Ramadan yang merupakan hari besar buat ummat Muslim
عيد الفطر : ويكون أول شهر شوال بعد انتهاء شهر رمضان وهو عيد للمسلمين
adapun secara bahasa الفطر ada beberapa makna yaitu :
فطر الله العالم أي أوجده ابتداءا
Menciptakan : Allah menciptakan alam فطر
Fitrah Berbuka
sedangkan عيد bermakna :
1. Kembali
Meninggalkan perbuatan dosa dan maksiat تاب : عاد ورجع عما كان عليه من المعاصي والذنوب
2. Kembali
قفل آب : عاد ورجع أناب آل تاب
37
« pada: 05 Oktober 2007, 09:56:26 »
Pesananku kalo gak salah tuh Jaket + Kaos, berhubung ada yg mau ke depok kalo sempet mampir saja ke ITC ya....nanti sekalian saya bayar disana saja, maklum ........ 1. Jaket Ijo lomot ukuran M Rp. 120.000 2. kaos Warna item ukuran M Rp. 67.500 _____________________________ _________________ Total : Rp. 200.000
38
« pada: 02 Oktober 2007, 21:09:08 »
dalem ngersaaken silaturahim dateng panggenan panjenengan naliko mudik soale kulo kan angelewati meniko jalur, dos pundi wonten ingkang kerso nerimo silaturahim kawulo ?
39
« pada: 28 September 2007, 10:59:31 »
ini mah sebenernya pertanyaan dari salah satu santri pesantren kilat di kampung ane. 1. Kalo syetan di tahan selama ramadhan, lalu siapa yg menggoda puasa kita ?
yang menggoda ya jelas yetan dan bala sekutunya  selain yang telah disebutkan oleh ustad Jundi diatas, terlepas dibolehkannya takwil (tentu takwil yg tidak menyimpang ya) berikut keterangan yang bisa kita dapatkan dianataranya : a. Fathul bari, juz 6 Hal. 136 - ini bermakana bahwa tidak semua saitan itu ternyata semuanya terbelenggu. - ini menjadi iyarah bahwa tidak ada alasan apapaun (kecuali yg dibenarkan syar'i tentunya) untuk tidak taat dalam melaksanakan kewajiban dan wajibnya untuk tidak berbuat suatu kemaksiatan/kerusakan. - ini memberikan gambaran kepada kita bahwa orang yang senantiasa menjaga syarat serta adab2 dalam berpuasa ramadhan tidak mudah untuk medapatkan godaan. b. syarah Ibnu bathal, 7 Hal. 20 - Allah senantiasa menjaga kaum muslimin pada umumnya dan dari kecendrungan rasa was2 dari segala tipu daya syaiton yang terkutuk 2. Kalo kita sengaja gak baca do'a waktu makan pas buaka puasa, apa syetan juga ikut makan makanan kita ?
betul !  silahkan antum lihat syarah kitab RiyadhusSHolihin namanya Nuzhatul Muttaqin Juz 2 Bab .... (saya lupa bab serta nomor halamannya......  tidak hanya pas buka puasa saja tetapi setiap kita makan apabila kita tidak berdoa makan makan kita ditemani oleh syaitan syang karena kita banyak dosa tidak mampu dan ndak bisa neleihat syetan kecuali syetan kepala hitam alias manusia yg berbuat seperti perbuatan syaiton  3. Kok banyak orang-orang islam yg gak puasa ? siapa yg nyuruh mereka nggak puasa ? masa' syetan juga ? de el el....
kalo soal yg satu ini saya belum survei jadi bisa saja benar juga bisa salah tetapi memang tidak semua orang islam diwajibkan berpusa romadhon bukan ? ada orang2 yang karena alasan khusus diberikan kelonggaran untuk itu. Terima kasih & mohon koreksinya
40
« pada: 27 September 2007, 12:55:47 »
Saudaraku NADWAHFATHON, sebagai TS dan sauadara2ku yang lainnya, sedikit ikut urun rembuk soal ini ya ? sekalian mohon dikoreksi soalnya masih newbie nich....
berikut ini saya akan tuliskan lafad yg antum maksudkan itu berikut beberapa penjelasan soal niat. semoga bermanfaat buat kita semuanya.
نويت صوم غد عن أداء فرض شهر رمضان هذه السنة لله تعالى
Artinya: “ya Allah aku niat puasa esok hari untuk melaksanakan puasa wajib bulan ramadhan pada tahun ini, karena Allah ta’ala”.
kata رمضان boleh saja dibaca "na" atau "ni" secara ketatabahasaan bisa dibenarkan alasannya adalah :
1. dibaca "ni" = adalah karena رمضان termasuk isim isim ghair munsharif, akan tetapi karena dia menjadi mudhaf dari هذه maka ia dikasrohkan sebagai tandak ikrobnya (perubahan akhir kalimat) ketika jer.
2. dibaca "na" = umumnya yang saya temukan dimasyarakat ya "na" itu tetapi memmang secara pribadi jika ditinjau dari segi lughohnya saya belum bisa menemukan alasannya, kita berpositif dugaan saja untuk itu dn baik juga kalo kita mmberikan informasi dengan cara yang baik pula.
ada yang mengatakan itu badal kul minkul tetapi saya belum bisa mendapatkan keterangan yg membuat saya yakin akan hal itu. Wallahu A'lam....
adapun berkaitan dengan niat ini ada beberapa penjelasan :
روضة الطالبين وعمدة المفتين - (ج 1 / ص 1) bab فرع تبييت النية شرط في صوم الفرض
ويجب تعيين النية في صوم الفرض سواء فيه صوم رمضان والنذر والكفارة وغيرها ولنا وجه حكاه صاحب التتمة عن الحليمي أنه يصح صوم رمضان بنية مطلقة وهو شاذ وكمال النية في رمضان أن ينوي صمم غد عن أداء فرض رمضان هذه السنة لله تعالى فأما الصوم وكونه عن رمضان فلا بد منهما بلا خلاف إلا وجه الحليمي. وأما الأداء والفرضية والاضافة إلى الله تعالى ففيها الخلاف المذكور في الصلاة وأما رمضان هذه السنة فالمذهب أنه لا يشترط.
bahwasannya menentukan niat didalam puasa fardhu/wajib baik itu puasa romadhon, nazdar, khifarah dan selainya adalah wajib.
sedangkan melafadhkan niat memang bukan suatu kewajiban, namun demikian melafalkan niat juga bukan berarti sesuatu yang dilarang tentunya kita manyadari kalau talafud itu bukanlah suatu perkara yang wajib dikerjakan karena memang niat itu adanya dihati. walau memmang sebagian ulama ada yang mengatakan bahwa talafuzd niat itu bid'ah.
wallahu 'a'lam
41
« pada: 12 September 2007, 15:39:51 »
maklum internet di kantor habis down selama 1 minggu, jadi baru bisa bales tak lupa saya menghaturkan :
berapa kewajiban yg harus saya bayar, untuk 1 Jaket ukuran M & 1 Kaos Panjang Ukuran M ?
Teriring ucapan :
"Hati kadang tak sebening "XL" dan juga tak secerah "MENTERI", tak semuarah "EISIA", "FREN" daku mohon simpatimu tuk bebaskan daku dari kesalahan2, semoga ibadah kita diberi ancungan "JEMPOL" olehNya, jalanain hidup dengan "FLEXI" saja, karena kita bukanlah manusia super luar biasa.
Met Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan and sukses selalu. Amin
42
« pada: 05 September 2007, 17:52:35 »
@ Revolosioner om2 jgn dipikirkan saja dunk yu ikutan bareng biar kita b2 bisa silaturahim  @ TS bisa ngak yah diberikan informasi tentang materi-materi yang didalaminya ? apa aza gitu loh ?
43
« pada: 03 September 2007, 15:04:58 »
@fattahillahe Afwan ya akhi, mungkin ana blm bisa ke sana. Jazakallahu khoir atas undangannya.
atau saya yang diperkenankan silaturahim ke tempat panjenengan, insyaallah saya menyempatkan diri sowan dateng panjenengan mas ....., konswekensinya ya ngasih alamat lengkap bair nanti ngak keblasuk ....he he he ya sekaligus mbeguru dateng panjenengan  Bukan ana tidak mau baca buku tsb. Yang penting pengamalan dan penerapannya di dunia nyata dan bukan hanya teori saja.
Alhamdulillah...mungkin ada saatnya nanti mas wahab, punya ruang & waktu untuk bisa bermuzdakaroh. kalimat yang dari Mas Wahab ini sangat menarik sekali, yuk kita terpakan terhadap diri kita masing2 sebelum kita gelontorkan and sodorkan kalimat ini kepada orang lain  Afwan ya akhi, ana hanya melihat kebanyakan dan keumuman dari orang2 NU. Memang seperti, mungkin lain di daerah antum. Tapi di kampung ana, masih ada, dan masih segar diingatan.
keumumam orang2 indonesia ya mungkin emang begitu, karena kebanyakan dari rakyat indonesia kebanyakan sich katanya nganut NU, padahal kalo ditanya mungkin jawabannya akan beraneka ragam, yo karono mung anut grubyuk, koncone ngalor melok ngalor koncone ngidul nyusul ngidul  kita punya bahasa punya budaya, mendakwahkan yang haq pun tentu sangat memperhatikan akan bahasa & budaya itu sendiri, ini berarti bukan berarti yang haq itu harus kita sesuaikan dengan budaya itu sendiri loh mas, insyaALLAH panjenengan saget nagkep apa yang saya haturaken ini mas. Af1 mungkin ada yg kurang berkenan.
44
« pada: 03 September 2007, 11:53:10 »
Semoga orang2 NU, untuk kedepannya bisa lebih lagi dalam menerapkan agama mereka.
Amin Yarobbal'alamin...semoga juga dengan panjenengan ngih mas wahab. hem....tidak bosan22nya saya emnyarankan biar mas wahab adil dalam menilai orang2 NU silahkan baca buku Ahkamul Fuqoha' ya mas........itu jika berkenan sich... atau aklao ngak, karena mes Wahab berasal dari Jawa, bagaiaman kalo nanti lebaran silaturahim ke Semarang mas, kan dapet pahala tuh silaturahim ya sekalian tukar wawasan lan tukar kaweruh gitu .....
45
« pada: 31 Agustus 2007, 13:20:15 »
wah kalo saya yang menasehati mereka, mereka ga kan mau menerima. saya ini siapa? wong bukan orang NU.. hem jangan pesimis gitu donk om ? belon dicoba kok udah nyerah yach ................he he he he saya dibesarkan dilingkungan keluarga yang kental nuansa PERSIS yang notabene saudara kembar muhammadiyah.
oo jika demkian saya harus memakluminya, apalagi kalo main fanatikan ....hik hik hik dan orang-orangnya tidak suka NU dan cara berpikir serta beribadat mereka. itu yang menular pada saya.
mungkin ini tepatnya pengalaman pribadi sampeyan wae om .....damai aza lah.... alhamdulillah sejak ditarbiyah banyak sifat anti NU sudah berkurang meskipun tidak hilang dalam sekejab mata. kalau yang pernah berkunjung ke blog saya pasti tau latar belakang saya.. anyway... sebaiknya yang menasehati orang NU ya sesama NU sendiri, begitu juga muhammadiyah, PERSIS dll supaya lebih mudah diterima. lagipula rasanya itu Rumah Nahdliyyin bukan Rumah Allah
ya syukur dech, kalao fanatismenya dah mulai berkurang ......slamet...slamet.... ohya buku ahkamul fuqoha' yang antum sebut itu belinya dimana? atau download?
nah ini yang menarik dan saya suka, antum dah mau membuka diri untuk hal ini. buku itu mas bisa dapatkan di pengurus pusat PBNU, atau mungkin di GA atau Gramed juga da ? tapi kalo sampeyan ngak keberatan bagaimana kalo datang saja ke Semarang ? sekalian silaturahim sama saya, trus nanti saya carikan pinjaman ke temen yg punya buku itu ? saya tunggu yach silaturahimnya .............
Halaman: 1 2 [3] 4 5 ... 217
|
myAgenda!
myQomunitas!
mySholat!
Jadikan juga info seperti jadwal sholat ini pada websites mu :
myPromo-Deal!
Pernak-Pernik
- myQripik produk baru!
- Jaket
- Kaos
- Kalender
- Stiker
|