Pesan |
Topik |
Lampiran
Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya.
Pesan - limpoeng
Halaman: 1 2 [3] 4 5 ... 102
31
« pada: 20 Mei 2013, 04:47:17 »
^ Mutasyabihat adalah ayat al-Quran yang masih samar makna dan tujuan karena mengandung berbagai pengertian, sehingga perlu adanya ijtihad.
ane tidak akan memakai pendapat pribadi karena jumhur ulama kalaf maupun salaf sudah sepakat bahwa yg kompeten dalam ijtihad adalah keempat imam mahzab. Siapa saya, dan siapa anda dibanding mereka?
Ketika nt memaknai ayat; Dan milik Allah timur dan barat, dimana saja kalian menghadap maka di situlah Wajah Allah(2:115),Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Wajah Allah (Al-Qasas :88), Tangan Allah di atas tangan mereka (Al-Fath : 10),
Apakah nt akan membayangkan bagaimana dzat wajah Alloh dan seperti apa dzat tangan Alloh. Lalu dzat yang seperti apa yang nt bayangkan?
Memangnya untuk mencapai derajat ihsan seseorang harus memahami ayat tadi seperti pemahaman ente?
Buat ane untuk mencapai derajat ihsan adalah berusaha taqwa dengan sebenar-benarnya taqwa berada pd koridor Al-Quran dan sunnah, dan jika ini mampu dilakukan istiqamah insyaAlloh muslim bisa mencapai derajat ihsan. Dan jika pun ente tetap memaknai ayat mutasyabihat secara dzahir, cukup bagi ane bahwa yang ane lakukan untuk memahaminya adalah sebagaimana jumhur ulama;
1. Para sahabat membiarkan sebagaimana lafaznya dan menyerahkan maknanya kepada Allah Ta'ala 2. Mengadopsi pendapat sebagaimana para mujtahid yg kompeten ketika harus menjelaskannya. dan ijtihad sekalipun kemungkinan bisa benar dan bisa juga salah.
Lalu kenapa kita disini meributkan ayat-ayat mutasyabihat sementara para salafus shalih pun tidak meributkannya. Pesan Rasulullan “Berfikirlah tentang nikmat-nikmat Allah, dan jangan sekali-kali engkau berfikir tentang Dzat Allah.“ Dan kalau pun harus memahaminya lebih dalam, cukup bagi ane memahami sifat wajib, mustahil, dan jaiz Alloh Ta'ala
Allahu'alam
32
« pada: 19 Mei 2013, 20:42:55 »
Yang sepakat siapa & apa yg nt maknai terhadap Wajah Allah ? Kalo nt memaknai sendiri wajah Allah dg makna lain maka aritnya nt memandang lafadz wajah Allah adalah hoax.
buka saja tafsir ibnu katsir nya seperti apa
33
« pada: 19 Mei 2013, 20:39:29 »
gagal kenapa akhi??
oh, jadi maksudnya ini ;  udah pernah beradu argumen tentang keyakinan masing2 belum dengwn si doi?
Ini kah salah satu yang dimaksud dengan pernikahan harus SEKUFU? "keyakinan kita berbeda" maksudnya beda agama ya?
34
« pada: 19 Mei 2013, 20:32:06 »
maksud rafidhah berarti menolak, disebut rafidhah karena syi’ah menolak kepemimpinan khalifah Abu Bakar dan Umar. selain rafidhah ada juga yg bukan rafidhah seperti syiah Zaidiyah.
rafidhah pasti ryi'ah, sedangkan ryi'ah belum tentu rafidhah' karena tidak semua ryi'ah menolak Abu Bakar dan Umar sebagaimana keadaan ryi'ah zaidiyyah (Ibnu Taimiyyah)
cmiiw
35
« pada: 19 Mei 2013, 19:41:27 »
http://goo.gl/uDhXs Apa Hukum Shalat Dibelakang Imam yang bermadzhab Syi'ah Rafidhah ??
Imam Syafi'I rahimahullah ditanya : "Apakah saya boleh shalat dibelakang imam syi'ah rafidhah ?? , beliau menjawab : "Jangan shalat dibelakang orang syiah rafidhah" (Siyar A'lam AnNubala 10/31) Imam-imam Madzhab Syafi'iyah ,Imam Malik,Imam Daud Adz-Dzhahiri, Imam Ahmad bin Hanbal, dan Imam Ishaq bin Rahuwiyah rahimahumullah mewajibkan orang yang shalat dibelakang imam yang bermadzhab syiah rafidhah untuk mengulangi shalatnya. (lihat : Ushuluddin 342)
36
« pada: 19 Mei 2013, 19:32:00 »
Perbedaan....ya kata perbedaan itulah yang membuat kita berpisah....perbedaan suku/ras/bangsa mungkin masih bisa kita lalui....tapi perbedaan yang satu ini tidak bisa aku temukan jalan untuk mempersatukan...keyakinan...y a itu adalah perbedaan kiyakinan kita...semakin aku mencoba mencari cara untuk mempersatukannya semakin aku tau bahwa itu tidak akan terjadi....kamulah yang selalu mengingatkanku untuk shalat jum'at untuk selalu shalat walaupun keyakinan kita berbeda...aku sudah mencoba menunggu...aku sudah mencoba bertahan namun mungkin memang ada sesuatu hal yang tidak bisa sesuai dengan keinginan kita...aku tak akan memaksakan keyakinanku kepadamu karna bila kamu ingin aku ingin kamu memeluk keyakinanku bukan karna aku tapi karna tuhanku...bila suatu saat nanti engkau memutuskan untuk memilih aku akan bahagia untuk'mu..bukan karna aku tak sayang..bukan karna aku tak cinta..tapi aku sangat menyayangimu walaupun akhirnya engkau tak menjadi milik'ku 
ane gagal paham nih
37
« pada: 19 Mei 2013, 14:39:58 »
Maksudnya dimaknai mentah2 kali. Saya bertanya : - Terus apa pengetahuan nt mengenai makna yg menurut nt mutasyabihat ? - dari mana nt tahu ayat tsb mutasyabihat ? - Apa nt memahami ada lafadz pada ayat tsb adalah lafadz hoax ?
maksud ane gitu, yang diberi warna biru apakah ente mau memaknai wajah Alloh secara dzahir? ane kira sudah sepakat bahwa ayat yg ente bacakan diatas itu termasuk ayat mutasyabihat. apakah ane pernah bilang kalau di ayat tsb ada lafadz hoax?
38
« pada: 19 Mei 2013, 14:30:17 »
^ Seperti yang saya kemukakan di thread http://www.myquran.org/forum/index.php/topic,86377.0/wap2.html singkatnya secara umum indonesia belum siap. Namun apabila saya ditanya mungkin atau tidak, jawaban mindset saya adalah mungkin. Bukan kah mindset Alloh tergantung mindset hamba-Nya? Tentu saja agar mindset tsb terwujud harus ada doa, usaha, dan dukungan sekitar. Yang saya maksud dengan dukungan sekitar adalah masyarakat secara umum. Percuma niat kuat dan tekat bulat tapi ditentang masyarakat secara keseluruhan, sia-sia belaka. Oleh karenanya kalau mau mulai lah dari hal yg kecil untuk diri sendiri; berusaha menjadi khilafah yg baik dan besyariah yg baik untuk diri sendiri. Jika untuk pribadi sudah dan mudah, maka ketika praktek jauh keluar akan banyak kendala mulai dr riba dimana-mana, berbagai macam ideologi dsb dsb. Selanjutnya berusaha secara berjamaah (jangan sendirian) mensyariahkan di tingkat keluarga, rt, rw, desa, kecamatan, kabupaten, bahkan sampai tingkat negara. Atau alternatif lain adalah pilih pemimpin negara, gubernur, walikota, bupati, camat dst yang paham dan mau dengan syariah. Hal ini juga yg dilakukan para pedagang dari gujarat dsb untuk meng-islam-kan samudera pasai di aceh sampai ke jawa. Walau bagaimanapun pemimpin sangat punya peran dalam hal ini. Meski tak semudah dulu, setidaknya lebih meringankan. Selamat berjuang!
39
« pada: 19 Mei 2013, 02:16:10 »
Dan milik Allah timur dan barat, dimana saja kalian menghadap maka di situlah Wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui (2:115).
Ayat mutasyabihat jangan dicerna mentah-mentah, bisa gawat.
40
« pada: 18 Mei 2013, 17:42:20 »
^ korban konspirasi media massa
41
« pada: 18 Mei 2013, 17:37:39 »
Akidah Alloh ada dimana mana itu mungkin maksudnya Alloh ada dan tidak memiliki tempat/ruang tetapi ia sangat dekat melebihi dekatnya urat leher. Kalau bisa dikasih sumbernya, supaya lebih menguatkan dan tidak terkesan hoax. Kalau perbedaan yg diatas dengan syi'ah apa saja ya
42
« pada: 16 Mei 2013, 21:00:37 »
Gaya tulisannya seperti bagian dari anggota writing revolution ?  hasil karya sendiri memang perlu di apresiasi, lanjutkan!
43
« pada: 16 Mei 2013, 20:40:57 »
bikin puisi ah sebelum tidur  saat gelap makin gulita ku buai malam yang makin marah dalam padamnya sang api mentari sunyi nyenyet ditengah keheningan melangkah sepi tanpa seorang teman kutaburkan senyum halangi kesedihan dalam menelusuri lorong kehidupan selamat malam kawan, semoga ridho Alloh selalu menyertaimu
44
« pada: 16 Mei 2013, 13:41:41 »
jadi inget obrolan semalam, kalau kata mimin myQ dan om Arul, semakin tua semakin ingat akherat. Suer deh, krasa banget.
45
« pada: 16 Mei 2013, 13:35:55 »
 Alhamdulillah update sponsor yang sudah deal ; -smartfren -pocarisweat Ayo yang bersedia jadi panitia, sponshor, peserta.
Halaman: 1 2 [3] 4 5 ... 102
|
myAgenda!
myQomunitas!
mySholat!
Jadikan juga info seperti jadwal sholat ini pada websites mu :
myPromo-Deal!
Pernak-Pernik
- myQripik produk baru!
- Jaket
- Kaos
- Kalender
- Stiker
|