31
Artikel / Re:Studyng Of Love
« pada: 19 November 2009, 11:07:47 »
Kan ditandai, tulisan ana cuma diawal dan diakhir...... afwan jika kurang berkenan......
|
Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya. 31
Artikel / Re:Studyng Of Love« pada: 19 November 2009, 11:07:47 »
Kan ditandai, tulisan ana cuma diawal dan diakhir...... afwan jika kurang berkenan......
32
Humor dan Kreatifitasnya / Re:TAKUT KARENA TIDAK MAU MENCOBA« pada: 19 November 2009, 11:01:27 »
afwan belum tau jg apa kisah nyata atau bukan
![]() Kata teman ana yang ngirim ini, benar .....zaman dahulu ....... ![]() Yang pentingkan hikmahnya aja yang diambil..... ![]() so, jangan mudah menyerah ya friends..........
33
Dunia Kesehatan / Bagaimana mengatasi menggigau yang sudah sangat parah?« pada: 19 November 2009, 10:49:12 »
Assalamu'alaikum wr wb....
Teman-teman, ana punya ponakan (11 tahun) yang punya penmyakit menggigau yang parah. ana katakan parah disini karena kadang2 ponakanku itu bisa berjalan sambil tidur, bahkan sampai keluar rumah ( ini kelalaian seluruh anggota keluarga yang lupa mengunci pintu) pada tengah malam. Hingga seluruh keluarga panik dan sibuk mencarinya pada tengah malam itu. Kami sibuk mencarinya dan ponakanku pulang dengan sendirinya dalam keadaan tidur/ tak sadar dalam masuki rumah dan tergeletak kembali dikasur..... Ya, Robbi.....untung tdk kenapa2 , kami tdk dpt membayangkan klo ada org yang menjahili ponakanku itu. Ponakanku itu sering sekali mengigau di saat tidur, dalam berbeda kondisi. kadang teriak2, nangis2, ketawa2 dan ngoceh2 bahkan pernah (maaf) buka baju lalu mandi (itu dlm keadaan tidur, masya Alloh........) Kami hanya mencoba sigap aja klo dia lg menggigau..... Kata orang pintar , kebetulan tetangga kami yang katanya bisa melihat, mendengar dan berbicara pada sesuatu yang ghaib...( ana tak mau percaya itu) "ada "sesuatu" yang mengikuti keponakanku itu......" weleh2 ana cm geleng2 kepala...... Bagaimana cara mengobati ponakanku itu, baik dari segi agama , psikologis dan kedokteran ? sukron.... wa'alaikumsalam wr wb..... 34
Artikel / Re:Studyng Of Love« pada: 18 November 2009, 16:21:31 »
emang iya... , af1 ana lupa buat label kutipannya........
35
Curhatmu / Re:Dear Diary....« pada: 18 November 2009, 16:03:08 »
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAA
teteup aje...... ![]() Bukit cinta? dimana tuh? kaya alpen ya bentuknya? ![]() ![]() harus ke dufan kali yeee..... naik tornado..... 36
Package Programming / Re:buat tim penemu yuk.....hihihi....(mimpi kali yeee....)« pada: 18 November 2009, 15:39:43 »
37
Curhatmu / Re:Dear Diary....« pada: 18 November 2009, 15:19:54 » merasa bodoh, melow.... tak berdaya bila pekerjaan tak berbanding fisik dan kemampuan diri........ ![]() Mao marah...... ![]() Ya Robbi...... sabarkan hamba........ 38
Sepak Bola & Futsal / Re:Pemain Terbaik 2009 [FIFA]« pada: 18 November 2009, 12:23:21 »
Woi..... pada ngubrulin bola...jd kangen nih bola....
.Iya, now madrid payah bgt....... Jarum ISL....klo nonton ga ditemani ga seru....... but kira2 pemenang Isl siapa ya?
39
Shirah Nabawi, Shahabat, dan Alim Ulama / Seorang Pemuda Arab Yang Menimba Ilmu Di Amerika« pada: 18 November 2009, 11:28:55 »Kisah Nyata Seorang Pemuda Arab Yang Menimba Ilmu Di Amerika. Rabu, 22 Februari 2006 Ada seorang pemuda arab yang baru saja me-nyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan ia mampu mendalaminya. Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. K etika berada di Amerika , ia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah SWT memberinya hidayah masuk Islam. Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung tersebut. Temannya itu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. Semula ia berkeberatan. Namun karena ia terus mendesak akhirnya pemuda itupun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka. Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghor-matan lantas kembali duduk. Di saat itu si pendeta agak terbelalak ketika meli-hat kepada para hadirin dan berkata, "Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia keluar dari sini." Pemuda arab itu tidak bergeming dari tempatnya. Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia tetap tidak bergeming dari tempatnya. Hingga akhirnya pendeta itu berkata, "Aku minta ia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya." Barulah pemuda ini beranjak keluar. Di ambang pintu ia bertanya kepada sang pen-deta, "Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang muslim." Pendeta itu menjawab, "Dari tanda yang terdapat di wajahmu." Kemudian ia beranjak hendak keluar. Namun sang pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini, yaitu dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memojokkan pemuda tersebut dan sekaligus mengokohkan markasnya. Pemuda muslim itupun menerima tantangan debat tersebut. Sang pendeta berkata, "Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menja-wabnya dengan tepat." Si pemuda tersenyum dan berkata, "Silahkan!" Sang pendeta pun mulai bertanya, 1. Sebutkan satu yang tiada duanya, 2. dua yang tiada tiganya, 3. tiga yang tiada empatnya, 4. empat yang tiada limanya, 5. lima yang tiada enamnya, 6. enam yang tiada tujuhnya, 7. tujuh yang tiada delapannya, 8. delapan yang tiada sembilannya, 9. sembilan yang tiada sepuluhnya, 10. sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh, 11. sebelas yang tiada dua belasnya, 12. dua belas yang tiada tiga belasnya, 13. tiga belas yang tiada em-pat belasnya. 14. Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh! 15. Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya? 16. Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga? 17. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya? 18. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu! 19. Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diadzab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api? 20. Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yg diadzab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu? 21. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar! 22. Pohon apakah yang mempu-nyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?" Mendengar pertanyaan tersebut pemuda itu tersenyum dengan senyuman mengandung keyakinan kepada Allah. Setelah membaca basmalah ia berkata, 1. Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT. 2. Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang. Allah SWT berfirman, "Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami)." (Al-Isra': 12). 3. Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang dilakukan Nabi Musa k etik a Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan k etik a me-negakkan kembali dinding yang hampir roboh. 4. Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur'an. 5. Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima waktu. 6. Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ke-tika Allah SWT menciptakan makhluk. 7. Tujuh yang tiada delapannya ialah langit yang tujuh lapis. Allah SWT berfirman, "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang." (Al-Mulk: 3). 8. Delapan yang tiada sembilannya ialah malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah SWT berfirman,"Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Rabbmu di atas kepala) mereka." (Al-Haqah: 17). 9. Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang diberikan kepada Nabi Musa : tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang dan **** 10. Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah kebaikan. Allah SWT berfirman, "Barangsiapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat." (Al-An'am: 160). 11. Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah saudara-saudaraYusuf 12. Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah mu'jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, "Dan (ingatlah) k etik a Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu dengan tongkatmu.' Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air." (Al-Baqarah: 60). 13. Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah saudara Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya. 14. Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Shubuh. Allah SWT ber-firman, "Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menying-sing." (At-Takwir: 18). 15. Kuburan yang membawa isinya adalah ikan yang menelan Nabi Yunus AS. 16.. Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Yusuf , yakni k etik a mereka berkata kepada ayahnya, "Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala." Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka," tak ada cercaaan ter-hadap kalian." Dan ayah mereka Ya'qub berkata, "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." 17. Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara keledai. Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keledai." (Luqman: 19). 18. Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapak dan ibu adalah Nabi Adam, malaikat, unta Nabi Shalih dan kambing Nabi Ibrahim. 19. Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT berfirman, "Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim." (AlAnbiya': ) 20. Makhluk yang terbuat dari batu adalah unta Nabi Shalih, yang diadzab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua). 21. Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah tipu daya wanita, sebagaimana firman Allah SWT, "Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar." (Yusuf: 28). 22. Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah tahun, ranting adalah bulan, daun adalah hari dan buahnya adalah shalat yang lima waktu, tiga d ike rjakan di malam hari dan dua di siang hari. Pendeta dan para hadirin merasa takjub mende-ngar jawaban pemuda muslim tersebut. Kemudian ia pamit dan beranjak hendak pergi. Namun ia mengurungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh sang pendeta. Pemuda ini berkata, "Apakah kunci surga itu?" Mendengar pertanyaan itu lidah sang pendeta menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rona wajahnya pun berubah. Ia berusaha menyembunyikan kekhawatirannya, namun hasilnya nihil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun ia berusaha mengelak. Mereka berkata, "Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya ia jawab, sementara ia hanya memberimu satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya!" Pendeta tersebut berkata, "Sungguh aku mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, namun aku takut kalian marah. " Mereka menjawab, "Kami akan jamin keselamatan anda." Sang pendeta pun berkata, "Jawabannya ialah: Asyhadu an La Ilaha Illallah wa Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah." Lantas sang pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu memeluk agama Islam. Sungguh Allah telah menganugrahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa. * Penulis tidak menyebutkan yang kesembilan (pent.) ** Kisah nyata ini di ambil dari Mausu'ah al-Qishash al-Waqi'ah melalui internet, www.gesah.net Kaum yang berpikir (termasuk para pendeta) sedianya telah mengetahui bahwa Islam adalah agama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan akan menjaga manusia dalam kesejahteraan baik di dunia dan di akherat... Apa yang menyebabkan hati-hati para pendeta itu masih tertutup bahkan cenderung mereka sendiri yang menutup rapat jiwanya.. Semoga Allah SWT memberikan Hidayah kepada mereka yang mau berpikir.. amien 40
Artikel / Studyng Of Love« pada: 18 November 2009, 11:14:54 »Pelajaran Cinta Islam lahir karena cinta. Allah yang memiliki keluasan kecintaan-Nya kepada para hambaNya. Manusiapun diciptakan karena hal itu. Sebab semua dasar kehidupan berdasar atas nama cinta. Semua itu memang tidak mudah bagi manusia yang memiliki banyak kekurangan dalam menggapai keilmuan Allah yang Maha luas. " Tapi sederhananya, cinta banyak macamnya. Ada cinta misi : cinta yang memang kita rencanakan dari awal. Lahir dari misi yang suci, didorong oleh emosi kebajikan dan didukung oleh kemampuan memberi. Misal, cinta para nabi kepada umatnya, guru kepada muridnya, pemimpin kepada rakyatnya, ibu kepada anaknya. Yang jiwa keduanya tidak mesti bersatu. Cinta ini sering tidak berbalas. Bahkan sering berkembang menjadi permusuhan. Lihatlah bagaimana para nabi itu dimusuhi umatnya, atau para ibu yang ditelantarkan oleh anak-anaknya di usia tua, atau pemimpin yang baik yang dibunuh rakyatnya, atau guru yang dilupakan murid-muridnya. Inilah cinta yang paling luhur. Paling suci. Dan semuanya itu mengandung banyak makna dan pembelajaran dalam sejarah. Dan kini cinta jiwa. Yang lahir dari kesamaan atau kegenapan watak jiwa. Baik yang sama atau berbeda tapi saling menggenapi yang biasanya saling mencintai. Cinta ini lazim dalam ada dalam hubungan persahabatan, perkawinan atau keluarga. Cinta ini mengharuskan adanya respon yang sama. Tak boleh bertepuk tangan sebelah. Inilah cinta yang paling rumit. Serumit kimia jiwa manusia. Yang terkadang memerlukan sentuhan hati dan fisik untuk melepaskannya. Karena memiliki hasrat dan kerinduan yang sering tak bisa terungkap oleh kata-kata. Hanya tatap dan sentuhan. Adapun cinta maslahat, yang lahir karena adanya kesamaan . Mereka bisa berbeda watak atau misi. Tapi kepentingan mereka sama maka mereka dapat saling mencintai. Misalnya, hubungan baik yang lazim berkembang di dunia bisnis. Suara ramah dari penjawab telepon, atau senyum manis pramugrari kepada para penumpang pesawat. Semua itu berkembang dari kepentingan tapi efektif menciptakan kenyamanan jiwa. Pelakunya adalah bagian dari pekerjaannya. Bukan jiwanya. Adalah kepentingannya. Bukan misinya. " (1) Dari cintalah, kita banyak belajar tentang kehidupan. Cinta yang melahirkan rasa tanggung jawab juga kelembutan. Dan juga energi. Energi cinta yang dapat memicu mereka untuk bergerak dan tumbuh dalam menjalankan kehidupannya. Terutama dalam mecari cinta sang Maha khalik yang mengajarkan kita tentang cinta itu sendiri. Maka pelajaran cinta sangatlah penting, terutama dalam mengarungi samudra kehidupan dalam menggapai Maha cimtanya, Allah SWT. < NB : (1) Kutipan dari Ust. Anis Matta >( IMS ) 41
Package Programming / buat tim penemu yuk.....hihihi....(mimpi kali yeee....)« pada: 17 November 2009, 09:58:12 »
Assalamu'alaikum wrwb....
Woiii, teman teman Myqers yang pada jago program aplikasi Java dan VB serta elektro juga punya niat serius, kerja keras dan jujur, pada ngumpul yuksss..... kita bwt tim penemu..... ana mau kok bwt konsepnya....mengkoordinasi tim (klo bisa ya...... )Kalian bisa bayangkan klo sistem listrik rumah ga perlu lg pake kabel or sambungan listrik Dananya minta ama para petinggi myq tapi..... ![]() gimana ![]() ??
42
Humor dan Kreatifitasnya / TAKUT KARENA TIDAK MAU MENCOBA« pada: 17 November 2009, 09:08:35 » Kisah Seorang Pemuda Dan Buaya Alkisah, di suatu negeri, ada seorang Raja yang menginginkan seorang pengawal pribadi. Maka di umumkan melalui para menteri kerajaan, para punggawa bahwa Raja membutuhkan seorang pengawal pribadi yang setia, serta dijanjikan akan di beri kedudukan yang terhormat di kerajaan.
Cukup banyak peminatnya. Mereka adalah pemuda-pemuda yang gagah. Kemudian untuk menguji yang layak yang bisa menjadi pengawal raja, maka raja menyediakan sebuah kolam renang dimana pemuda harus berenang melewati kolam yang penuh berisi buaya yang tidak makan selama tiga hari dan menuju ke raja. Untuk membuktikan kelaparan buaya-buaya itu,dilemparkan 3 ekor kambing ke dalam kolam itu. Tanpa basa-basi, 3 ekor itu diperebutkan oleh buaya-buaya yang lapar. Melihat 3 kambing itu tercabik cabik di makan buaya, para kontestan itu mengurungkan niatnya. Merasa takut. Tiba-tiba, seorang pemuda lompat ke dalam kolam renang itu, dan pemuda itu berhasil mencapai ujung kolam yang satunya ke tempat raja. Para kontestan yang lain kaget sambil berdecak kagum, hebat! Maka Menteri kerajaan pun menobatkan pemuda itu menjadi pengawal pribadi Raja. Sebelum di nobatkan, pemudah itu bertanya kepada yang lain dengan nada kesal,"tadi siapa yang mendorong saya ke kolam?". Pemuda itu berhasil lulus, karena berenangnya cepat dan saking cepatnya, buaya-buaya itu menjadi bengong, hingga sampailah ia ke ujung kolam. Itulah sahabat, terkadang kita enggan atau takut untuk mencoba sesuatu, padahal itu amat baik untuk kita. Kita merasa takut gagal, lemah atau gugur di tengah jalan padahal belum tentu seperti itu. Kisah yang disodorkan diatas amat menarik, bahwa kesulitan yang tampak pastilah akan mudah dilakukan jika kita punya rasa optimis. Sesungguhnya setelah kesulitan ada kemudahan. Jangan mudah menyerah........ 43
Artikel / Jangan Pernah Berhenti Bertanya...« pada: 17 November 2009, 08:58:16 »Jangan pernah berhenti bertanya……. [/b][/color]Siapa, apa dan mengapa?. Kata tersebut sering terpikir dalam benak kita, baik sengaja atau tidak sengaja, baik yang terucap ataupun yang tidak terucap apabila kita ingin mengetahui sesuatu hal. Hal tersebut disebut rasa ingin tahu. Rasa ingin tahu timbul karena dorongan panca indera ke pikiran dan perasaan. Dalam sains, pikiran diidentikkan dengan akal , sedang perasaan dengan hati. Dan hal ini merupakan suatu anugerah dari Allah yang Maha kuasa dan Pemurah kepada kita, manusia. Allah SWT memfasilitasi semua itu kepada manusia agar manusia bisa menjalankan tugasnya sebagai khalifah di muka bumi. Akal sebagai pengendaranya, hati sebagai pengendalinya dan tubuh sebagai kendaraannya. Nabi Ibrahim as. adalah salah satu orang yg sukses dalam rasa ingin tahunya yang besar tentang keberadaan Penciptanya, jati dirinya sebagai khalifah dimuka bumi ini. Karena beliau memulainya sendiri dengan bertanya, membaca, memahami, serta membuktikannya melalui berbagai fenomena alam semesta, terutama tentang keberadaan sang sang Pencipta, Allah SWT. Kepada rajanya yang bernama Namrud dengan penuh keteguhan tanpa takut oleh kedzaliman sang raja. Dari sinilah ilmu ketauhidan muncul dan berkembang. Rasa ingin tahu yang besar merupakan penggerak dari berkembangnya ilmu pengetahuan. Karena dari sifat ingin tahulah, manusia mau berusaha atau melakukan sesuatu hal, baik itu terpaksa atau tidak untuk mengatasi rasa penasaran dan ingin tahunya, terutama belajar atau membaca. Allah SWT berfirman; “Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah! Dan Tuhanmulah yang paling Pemurah. Yang telah mengajar (manusia) dengan kalam. Dia mengajar manusia, apa yang tidak diketahuinya.”(Al-Alaq: 1-5). Ayat – ayat tersebut menyuruh manusia untuk selalu belajar demi kebaikannya di dunia maupun di akhirat. Sekaligus mengandung makna bahwa membaca merupakan pintu gerbang dari ilmu pengetahuan yang mampu membuat manusia dapat menjalankan tugasnya sebagai khalifah di muka bumi ini. Ilmu pengetahuan yang paling sulit dan lama adalah ilmu tentang diri, yakni ilmu yang mempelajari tentang siapa , bagaimana dan untuk apa diri ini hidup. Disertai dengan segala hal yang mencakup tentang diri. Karena tiap pribadi manusia akan terus berperang dengan apa yang namanya hawa nafsu yang telah dan akan terus dikobarkan oleh syetan sejak manusia diturunkan ke bumi. Yang mampu membuat manusia lalai dari apa-apa yang menjadi hak dan kewajibannya sebagai hamba dari sang Maha Kuasa , Allah SWT. Manusia memang diberi kemuliaan sebagai khalifah di muka bumi, tetapi di sisi lain menanggung beban berat dalam menjalankannya. Maka dari itu, hanya orang-orang yang berpikir yang akan mampu dan sukses menjalankannya. Berpikir jernih tentang siapa, apa, bagaimana dan untuk apa dirinya hidup. Allah SWT. Memberikan petunjuk kepada manusia, melalui nabi besar Muhammad saw., yakni Al-Qur’an. Sebagaiman firman Allah SWT. Dalam surat Al-Baqarah ayat 2, sebagai berikut; “Kitab AlQur’anul karim tidak disangsikan (kebenarannya). Menjadi petunjuk bagi orang-orang bertakwa “. Ilmu pengetahuan sangat penting, sampai Rasulullahpun bersada; “ Carilah ilmu walau sampai ke negeri cina dan liang lahat sekalinpun”(Al-Hadist). Disamping itu juga, Rasulullah menekankan bahwa akal haruslah dibarengi dengan hati nurani, yakni makin tinggi ilmu seseorang maka dibutuhkan moralitas yang tinggi pula. Itulah fungsi dari akal dan hati manusia sebagai khalifah. Dan itulah sebaik-baiknya manusia dimata sang Penciptanya, Allah SWT yang Maha Kuasa dan Agung. Maka sudah sepatutnya kita kembali berpikir dan merenung tentang diri sendiri, yakni siapa, apa dan mengapa kita diciptakan oleh Allah SWT? @IMS@
44
Artikel / Tentang Kita......« pada: 16 November 2009, 19:59:50 »Tentang Kita [/b]----------- "Never judge a book from it's cover," tentunya ungkapan tersebut tidak lagi asing di telinga kita, ungkapan ini seringkali dilontarkan untuk mengingatkan seseorang agar tidak cepat-cepat mengambil kesimpulan mengenai kepribadian seseorang berdasarkan penampilan awal mereka, baik itu kesimpulan yang negatif maupun yang positif. Dalam maknanya yang tersirat, ungkapan ini meminta kita untuk tidak terburu-buru memberikan kesimpulan akhir pada sebuah buku sebelum membacanya halaman per halaman dari awal hingga akhir (from cover to cover). Misalnya saja, jika pada halaman-halaman awal sebuah buku terasa membosankan, adalah ketergesa-gesaan jika kita kemudian menjadikan kenyataan tersebut sebagai dasar bahwa buku tersebut membosankan dan buruk bagi kita hingga kita memiliki alasan untuk 'mencampakkannya', bisa saja pada halaman pertengahan hingga akhir buku tersebut memberikan kejutan-kejutan menarik yang pada akhirnya membuat kita kemudian beralih memberikan penilaian yang baik tentang buku tersebut, bahkan merekomendasikan buku tersebut pada orang lain. Kenyataannya, ada buku yang judulnya tampak tak menarik namun ketika membacanya kita serasa dihanyutkan oleh isinya yang luar biasa, belum lagi manfaatnya bagi peningkatan kualitas diri kita. Namun ada juga buku yang judulnya sangat menarik begitupula rantaian kalimat-kalimatnya, namun ternyata memiliki pengaruh yang buruk bagi kita. Begitu beragam, begitu misterius, namun begitu menarik....demikian pula halnya dengan kita, manusia. Manusia tentu saja tidak bisa disamakan dengan buku, namun setiap petuah pastilah menyimpan kearifan yang mendalam, maka adalah sikap yang bijak jika kita kemudian menjadikan petuah di atas sebagai pedoman kita dalam berhubungan dengan sesama manusia. Bukan untuk membuat kita semakin memperbesar rasa curiga kita, atau melebih-lebihkan sikap kehati-hatian kita dalam bergaul, namun sebaliknya agar kita menjadi lebih arif dalam menyikapi kelemahan-kelemahan orang lain. Jika buku hanyalah merupakan objek pasif yang ditulis oleh sang subjek, maka manusia adalah subjek sekaligus objeknya, ia adalah tulisan yang ia tulis sendiri. Manusialah yang bertanggungjawab atas citra dirinya sendiri. Tidak seperti sebuah benda mati, manusia memiliki kemampuan untuk berpikir, merenung, menghayati setiap perjalanan hidupnya, setiap perilakunya, karenanya manusia memiliki potensi untuk mengubah dirinya, mengubah citranya, mengubah tulisan yang tadinya membosankan dan tidak berguna menjadi tulisan yang menarik dan bermanfaat bagi para pembacanya. Karenanya selagi manusia tersebut masih diberi kesempatan untuk terus 'menulis', tetap tidak boleh ada kesimpulan baku mengenai dirinya. Setiap kita pasti pernah mengalami kekecewaan karena keburukan sikap orang lain, namun apakah bijak bila kemudian kita gegabah memberikan kesimpulan yang buruk mengenai orang tersebut, sementara Tuhan masih memberinya kesempatan untuk menutup akhir kehidupannya dengan kebaikan? Setiap kita juga pasti pernah mengecewakan orang lain dengan sikap buruk kita, karenanya apakah juga bijak bila kita menyepelekan kesempatan yang diberikan oleh Tuhan dengan terus menerus melakukan perbuatan serupa? Relakah kita bila kemudian berakhir bagaikan sebuah buku yang tidak menarik dan tidak berguna, yang hanya dikenang dan dihujat keburukannya, atau bahkan tidak patut untuk dikenang sama sekali? Karena kitalah yang mengawali penulisannya di halaman pertama, maka kitalah yang menentukan bagaimana kita akan menutupnya pada halaman terakhir. Selamanya, Tuhanlah penguasa kebenaran dan kesempurnaan. @mia.rauf@ 45
Artikel / Hiduplah......maka kau akan di uji......« pada: 14 November 2009, 14:49:10 »Ujian dan Hakekatnya Dalam Kehidupan Ujian merupakan sebuah takdir yang harus dijalankan oleh manusia dalam kehidupannya. Karena manusia diciptakan untuk diuji. Manusia berada dalam kekuasaan penciptanya, yang tidak lain adalah sang Maha Kuasa, Allah SWT. Allah menciptakan manusia, lalu setelah itu Dia akan menguji manusia ujian demi ujian, cobaan demi cobaan, sebagaimana firmaNya dalam Al-Qur’an, sebagai berikut; “Maha suci Allah yang ditanganNyalah segala kerajaan dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu yang menjadikan mati dan hidup supaya Dia menguji kamu, Hidup memiliki ruang waktu yang terbagi-bagi.yang bisa disebut jaman. Dan jaman melahirkan tradisi karena manusia adalah mahluk sosial yang mau tak mau pasti berhubungan dengan yang lainnya. siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya” (QS. Al-Mulk :1-2) Hal ini akan pula melahirkan begitu banyak ujian, cobaan dan juga fitnah. Maka tak ada hidup yang tanpa ujian. Dalam sudut pandang Islam, ujian dikatakan merupakan keniscayaan ketuhanan, yang berarti bahwa diantara kekuasaan Allah adalah kehendakNya untuk menguji manusia dalam berbagai bentuk. Adapun bentuk ujian tersebut tergantung pada batas kemampuan para hambaNya, baik itu berupa kebaikan dan keburukan. Contoh dari ujian yang berupa keburukan,. antara lain diberi kemiskinan dalam hal harta, ditinggal mati oleh orang yang dicintainya, sakit, kelaparan, gagal dalam meraih sesuatu, dan lain sebagainya. Sedangkan ujian yang berupa kebaikan, antara lain kekayaan yang berlimpah, kenaikan pangkat atau jabatan dan lain sebagainya. Dan dari semua hal itu bertujuan untuk mencari tahu tentang sejauh mana keimanan para hambaNya terhadap keberadaan sang Rabb, Allah SWT. Dari dua bentuk ujian tersebut, banyak sekali manusia yang tak kuat dan kokoh dalam ujian yang berupa kebaikan karena lebih bersifat mencengkram. Maka tak heran, begitu banyak manusia yang tegar dalam menghadapi ujian yang menyakitkan dan menyedihkan, tetapi alangkah sedikitnya yang tetap kokoh keimanannya didalam menghadapi ujian pada hal-hal yang baik dan menyenangkan. Tetapi yang tak kalah penting untuk disadari adalah relevansi sebuah ujian dengan kedekatan hari kiamat. Karena setiap jaman mempunyai cobaan dan ujiannya sendiri. Tentang sejauh mana makna ujian itu bagi sekiannya jaman dan saat kiamat akan datang. Maka sangat mengertilah kita, mengapa Rasulullah SAW sering sekali mewanti-wanti umatnya akan datangnya fitnah, ujian dan cobaan dikemudian hari sebab tanda-tanda dekatnya hari kiamat adalah jaman dimana ada banyak sekali fitnah dan godaannya. Rasulullah SAW, bersabda; “Bila kiamat telah dekat, akan terjadi guncangan fitnah seperti malam yang sangat kelam. Seseorang pada pagi harinya beriman, namun pada sore harinya menjadi kafir. Atau pada sore hari ia beriman, pada pagi harinya ia kafir. Begitu banyak kaum yang menjual agamanya dengan sekeping dunia. Pada pagi hari mereka masih mengharamkan darah saudaranya sesama Muslim, hartanya, juga kehormatannya. Tetapi pada sore harinya mereka menghalalkan darah saudaranya sesama Muslim, hartanya, juga kehormatannya.”. Kehidupan dengan segala ujian merupakan beban yang ditanggung manusia sebab ia sudah diberi amanah semenjak diciptakan. Amanah yang memiliki cobaan untuk diperjuangkan dengan penuh tanggung jawab dan kesabaran. Dan merupakan bukti dari kata-kata keimanannya terhadap sang Maha Kuasa, sejauh mana ia dapat mempertahankan keimanannya selama ia diuji selama hidupnya di dunia ini untuk mendapatkan SyurgaNya. (HR. Tirmidzi) Mudah-mudahan kita semua diberi kesabaran dalam setiap ujian dariNya. Amiiiiiin....... ![]() (IMS) |
myAgenda!
myQomunitas!
mySholat!
Jadikan juga info seperti jadwal sholat ini pada websites mu :
myPromo-Deal!
Pernak-Pernik
|
