Pesan |
Topik |
Lampiran
Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya.
Pesan - idrus_syah
Halaman: 1 ... 914 915 [916] 917 918 ... 1054
13726
« pada: 20 Oktober 2006, 14:37:20 »
Hidayatullah.com--Pemerintah Negara Bagian Gujarat, India, melarang penjualan minuman ringan produk Amerika Serikat, Coca-Cola dan Pepsi. Kedua minuman tersebut ditengarai mengandung bahan pestisida, yang biasa digunakan untuk membunuh hama tanaman. Menteri Pendidikan Gujarat Anandiben Patel menegaskan jika pihaknya melarang penjualan Pepsi, Coca-cola dan minuman bersoda lainnya di 300 perguruan tinggi yang dikelola pemerintah. "Larangan ini juga diberlakukan untuk 600 sekolah milik pemerintah lainnya," ujar Patel seperti yang dikutip Press Trust India. Larangan itu efektif berlaku mulai hari ini. "Kita tidak akan menjual minuman tersebut sebelum kita yakin apa isinya," tegasnya lagi. Pekan lalu, lembaga penelitian Pusat Ilmu Pengetahuan dan Lingkungan (CSE) di New Delhi menemukan kadar residu pestisida 24 kali lebih tinggi dari standar aman dalam 57 sampel Coca-Cola dan Pepsi yang diproduksi di 12 negara bagian India. Laporan serupa pernah dirilis CSE pada 2003 lalu. Kala itu, Pepsi Co. dan Coca-Cola Co. langsung menghentikan penjualan produknya. Menanggapi hasil penelitian terbaru, kedua perusahaan tersebut langsung membantah. Mereka mengklaim minuman yang diproduksi aman dan layak dikonsumsi. Jumat lalu, Mahkamah Agung India meminta kedua perusahaan untuk membeberkan bahan yang digunakan. Namun permintaan itu belum dipenuhi. Laporan CSE ini cukup menghebohkan India, karena tiga tahun yang lalu lembaga iu sudah pernah mengumumkan bahwa 12 produk minuman ringan yang diproduksi kedua perusahaan tersebut mengandung residu pestisida yang bisa menyebabkan penyakit kanker pada manusia. Artinya, selama tiga tahun peringatan CSE membuktikan, kualitas produk-produk minuman ringan itu tidak berubah. Pihak perusahaan Coca Cola dan Pepsi yang memproduksinya tidak melakukan perbaikan dalam memproduksi produk minumannya. Belum diketahui apakah masyarakat India akan kembali memboikot minuman ringan produk Coca Cola dan Pepsi seperti tiga tahun lalu, yang menyebabkan penjualan produk minuman ringan kedua perusahaan itu menurun drastis. Produk minuman ringan Coca Cola dan Pepsi merupakan produk minuman ringan terpopuler di India. Kedua perusahaan ini mengklaim menjual sekitar 6,5 milyar botol minuman pertahun di negara India saja. Selain itu, Coca-cola, sudah berperan aktif untuk mendanai kejahatan zionisme Yahudi secara konsisten sejak tahun 1966. Pada tahun 1997, Misi Ekonomi Pemerintah Israel menganugerahkan kepada Coca-cola Company pada jamuan makan malam Israel Trade Award atas dukungannya yang penuh secara terus-menerus kepada ambisi Israel dan atas perannya menolak keputusan boikot Israel dari Liga Arab. Yang jelas, keduanya sama-sama mendukung Israel. http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=3433&Itemid=66
13727
« pada: 20 Oktober 2006, 14:30:55 »
Hidayatullah.com--Hmm...minum cola dingin di siang hari yang terik pasti menyegarkan, apalagi sesuai beraktivitas. Tapi tahukan Anda jika kebiasaan minum cola setiap hari akan membuat tulang keropos terutama pada wanita, seperti riset terbaru yang dilakukan Tufts University dan dilansir healthday, Sabtu (07/10/06). Dalam laporan di American Journal of Clinical Nutrition, para ilmuwan menyebutkan cola sama sekali tak memberikan keuntungan bagi kesehatan wanita, karena cola terbukti bisa menurunkan densitas (kepadatan) tulang. Pemimpin peneliti Katherine Tucker, Director of the Epidemiology and Dietary Assessment Program dari Jean Mayer USDA Human Nutrition Research Center on Aging, menyatakan; "Cola bukan jenis minuman baik bagi wanita, karena terbukti bisa menurunkan kepadatan tulang. Mereka yang mengkonsumsi cola setiap hari beresiko mengalami penurunan masa tulang, dibanding mereka yang hanya meminumnya sekali seminggu. Untuk mencegah osteoporosis (kerapuhan tulang) dini, cobalah mulai mengganti cola dengan minuman lain yang lebih menyehatkan." Seperti diketahui cola sendiri adalah minuman populer di dunia, sementara osteoporosis dialami sekitar 55 persen penduduk Amerika, terutama kaum wanita. Dalam studi ini, ilmuwan menganalisa data medis dari 2.500 partisipan yang usianya tak lebih dari 60 tahun dan menganalisa kepadatan tulang di tiga area tulang pingul, dan tulang belakang. Hasilnya, wanita yang minum cola secara rutin (empat cola per minggu), memiliki kepadatan tulang lebih rendah dibanding mereka yang menghindari meminum cola. Sementara itu mereka yang minum cola setiap hari mengalami penurunan kepadatan tulang sampai empat persen dibanding mereka yang tak mengkonsumsi cola. Menariknya, dalam studi ini cola tak memberikan banyak efek buruk pada kepadatan tulang pria. Namun sampai saat ini tim masih meneliti alasan kenapa minuman berkarbonasi ini hanya mempengaruhi kepadatan tulang pada wanita. Dalam hal ini diet cola memiliki efek sebanding dengan cola reguler, namun cola decaffeinated (tanpa kandungan kafein) tak memiliki efek pada densitas tulang. Kesimpulannya, kafein pada cola adalah penyebab utama naiknya resiko osteoporosis pada wanita. Dr. Mone Zaidi, Director of the Mount Sinai Bone Program at Mount Sinai School of Medicine, New York City dalam dukungannya terhadap riset yang dilakukan Tufts University mengatakan; "Keterlibatan kafein dalam penyerapan kalsium menyebabkan terhambatnya susunan pembentukan mineral tulang. Jika kebiasaaan mengkonsumsi cola di usia muda terus dilakukan, bukan tak mungkin mereka akan mengalami osteoporosis sebelum mencapai menopause. Padahal di usia 30-an, tubuh lebih banyak membuang kalsium dibanding menyimpan, apalagi kehilangan tulang akan terus terjadi secara bertahap di usia 40- 50 tahun. Selain itu setiap orang akan mengalami masa pengeroposan tulang yang datangnya variatif. Hal itu sangat wajar, mengingat adanya metabolisme tubuh, sementara kalsium sendiri akan hilang melalui kuku dan keringat, sehingga harus ada masukan kalsium, melalui makanan. Karena itu kampanye minum susu atau makanan tinggi kalsium sejak usia muda sangat perlu dilakukan, untuk mencegah tulang keropos. Bulan Asustus lalu, pemerintahan India resmi melarang Coca-Cola dan Pepsi karena diitengarai telah mengandung bahan pestisida berbahaya. http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=3722&Itemid=66
13728
« pada: 20 Oktober 2006, 14:27:59 »
lah kalo yang di India itu bagaimana  beberapa negara bagian di India sudah melarang peredaran Coca Cola
13729
« pada: 20 Oktober 2006, 14:04:19 »
13730
« pada: 20 Oktober 2006, 13:48:40 »
Milan Gak ada duanya dach ... sikat abis semuanya 
13731
« pada: 20 Oktober 2006, 11:11:52 »
blog saya yang ga bisa dibuka, oleh siapapun, bukan saya yang ga bisa buka blog. nih! cobain aja.
http://izti79.blogs.friendster.com/iztiqoma/ hayo coba, bisa buka engga??
perasaan anda saja kali, disini bisa kok
13732
« pada: 20 Oktober 2006, 10:36:24 »
aku waktu SMA pernah belajar Antropologi, dan disana disebutkan seperti itu adanya  CMIIW
13733
« pada: 19 Oktober 2006, 17:32:06 »
AC Milan Juara ... Yang laen lewattt 
13734
« pada: 19 Oktober 2006, 16:44:45 »
--->secara de jure adanya pengakuan negara lain
loch kan ini syarat menurut ilmu ketatanegaraan yang lahir setelah piagam madinah ada, sekitar abad ke 18 dan itu pun dicetuskan di negara barat. sedangkan piagam madinah sendiri lahir di abad ke-7 dan negara madinah pada waktu itu... posisinya sudah sejajar dengan bangsa romawi dan persia waktu itu. CMIIW
13735
« pada: 19 Oktober 2006, 15:37:43 »
5. apa dalil yang sifatnya tegas tentang penerapan kekhalifahan?
mungkin Piagam Madinah menjadi ciri tonggak berdirinya kekhalifahan yach
13736
« pada: 19 Oktober 2006, 14:56:07 »
iya sich ... waktu di Bandung aku juga pernah dikasih tau sama temenku yang pernah gabung dengan genk motor (lupa namanya :'>). mereka komunitas yang sudah menanggalkan norma dan aturan agama, mereka sudah liberal. tidak perduli dengan identitias diri sebagai muslim
temenku yang baru ku kenal, pas masuk kampus ... pake kalung salib. pas nanya sama temenku yang lain, dia itu muslim loch ... aku cuman bisa bengong aja
biasanya mereka punya backing gitu, jadi kalo punya kasus dan ditangkep ... gampang dilepasnya
13737
« pada: 19 Oktober 2006, 14:43:24 »
lagian yah....menikmati jakarta sepiw itu nikmat 
win ... pasti maennya ke ragunan yach, silaturahim sama keluarga disana
13738
« pada: 19 Oktober 2006, 14:41:41 »
Los Angeles (ANTARA News) - Milyarder pemilik kasino Steve Wynn telah melakukan kecerobohan artistik abad ini. Ia secara tak sengaja melubangi lukisan Picasso, "La Reve" atau "Impian", yang baru saja disepakatinya akan dijual kepada taipan dana lindung Steve Cohen seharga 139 juta dolar (sekitar Rp1,278 triliun), demikian menurut laporan media AS, Rabu. Peritiwa itu terjadi beberapa pekan lalu di kantor Wynn di hotel mewahnya di Las Vegas, tempat ia memamerkan lakisan tersebut untuk terakhir kalinya sebelum dikirimkan kepada Cohen. Penjualan itu bila terlaksana akan menempatkan lukisan itu sebagai lukisan termahal di dunia, mengungguli lukisan "Adele Bloch-Bauer I" karya Gustave Klimt yang dibeli taipan komestika, Ronald Lauder, dengan nilai 135 juta dolar. Namun setelah menjelaskan sejarah lukisan Picasso dengan tahun pembuatan 1932 itu, Wynn secara tak sengaja melubangi kanvas dengan sikunya, mengoyak dan melubanginya seukuran jari pada lukisan itu. "Tepat di tengah ...adalah lubang hitam seukuran dolar perak," kata pembuat film Nora Ephron, salah seorang yang menyaksikan kejadian tersebut. "Sial," katanya. "Lihat apa yang telah saya lakukan." Ephron, yang menceritakan insiden itu dalam blog miliknya pada situs Huffington Post Web ( www.huffingtonpost.com), mengemukakan bahwa Wynn mengidap retinitis pigmentosa, penyakit mata yang merusak penglihatan sekeliling, sehingga menyebabkan dirinya salah dalam menilai jarak dengan lukisan itu. Suratan takdir Namun begitu, Wynn tak terlalu terpukul dengan insiden ini dan nampak dalam semangat tinggi pada petang harinya. "Perasaan saya adalah, itu lukisan, lukisan saya, kami akan merehabilitasinya. Picasso memerlukan waktu lima jam untuk merampungkan lukisan itu," kata Wynn kepada majalah The New Yorker, seperti dilansir DPA. Wynn terpaksa membatalkan penjualan sampai tingkat kerusakan dapat diketahui dengan pasti. Sekalipun lukisan itu harus direstorasi secara penuh, istrinya, Elaine, menerjemahkan kejadian itu sebagai sinyal bahwa mereka harus tetap mempertahankan karya seni itu. "Saya mengangggap semua ini suratan takdir," katanya kepada Wynn, demikian tulis The New Yorker. "Jangan jual lukisan itu." http://www.antara.co.id/seenws/?id=44763======= how careless you are ... how fool you are ... you have just lost 129 Millions Dolllar  cacian dech lo
13740
« pada: 19 Oktober 2006, 14:14:47 »
Hidayatullah.com--Indonesia menegaskan kembali sikap mendukung pluralisme agama dan mengatakan bahwa golongan “Islam radikal” hanya minoritas kecil di negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia ini. Pernyataan ini dikeluarkan oleh jurubicara kepresidenan, Andi Mallarangeng, di depan wartawan asing dan diplomat di Jakarta saat sedang menghadiri briefing mengenai dua tahun pertama presiden RI, Susilo B Yudhoyono sebagai presiden. Andi Mallarangeng, sebagaimana dikutip Radio Australia, Kamis, (19/10/2006), mengatakan, pemerintah berusaha sekuat tenaga untuk memberantas golongan “Islam radikal” yang melancarkan kekerasan dengan menghancurkan sel-sel mereka dan mengadili mereka. Tidak jelas, siapa yang dituduhkan Andi dan apa pula maksudnya dengan mengatakan 'menghancurkan sel-sel” tersebut. Pernyataan Andi ini boleh jadi akan memanen protes kalangan Muslim. Sebab sebagaimana diketahui sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI), melalui fatwanya tanggal 29 Juli 2005 telah tegas menyatakan bahwa paham 'Pluralisme Agama' bertentangan dengan Islam dan haram bagi umat Islam Indonesia. Fatwa MUI ini juga didukung dengan berbagai ormas Islam Nahdhatul Ulama (NU). Dalam Muktamar NU ke-31, paham yang dikampanyekan Islam Liberal secara tegas ditolak para ulama. Lebih dari 32 ulama NU ketika itu mengeluarkankomunike bersama yang isinya meminta pimpinan puncak NU mendatang tak memasukkan orang-orang diidentifikasi kelompok Jaringan Islam Liberal (JIL) --yang selama ini dianggap pengasong gagasan liberalisme dan pluralisme agama-- dalam struktur kepemimpinan NU dari pusat hingga ranting. "Seluruh kiai, guru, dan para pendidik agar membentengi anak didik, pelajar, santri, dan masyarakat dari pengaruh JIL dan aliran yang sepaham," demikian salah satu bunyi Komunike Bersama Ulama Nahdliyyah Jateng kala itu. Ke-32 ulama NU yang menolak JIL dari seluruh daerah di Jateng. Di antaranya, KH Ubaedullah Shodaqoh (Semarang), KH Wahid Zaini (Grobogan), KH Achwani (Sarang Rembang), KH Masnuri, KH A Zaim (Demak), KH M Said (Sarang Rembang), KH M Arifin Fanani (Kudus), dan KH Achmad (Jepara). Pernyataan tegas para kiai ini juga masuk di taushiyah (pernyataan) resmi Muktamar NU yang dibacakan saat penutupan. Tidak cukup itu, dalam Forum kiai-kiai NU di Bahtsul Masail se Jawa dan Madura kembali mengeluarkan taushiyah (pernyataan) yang mendukung fatwa MUI. "Jauh hari sebelum MUI mengeluarkan fatwa, kami telah membahas masalah liberalisme, pluralisme dan sekularisme untuk menjadikan bahan rujukan hukum-hukum agama," ujar jurubicara forum Muchib Aman Aly. http://www.hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=3755&Itemid=65==============
Halaman: 1 ... 914 915 [916] 917 918 ... 1054
|
myAgenda!
myQomunitas!
mySholat!
Jadikan juga info seperti jadwal sholat ini pada websites mu :
myPromo-Deal!
Pernak-Pernik
- myQripik produk baru!
- Jaket
- Kaos
- Kalender
- Stiker
|