Pesan |
Topik |
Lampiran
Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya.
Pesan - filsufsufi
Halaman: 1 ... 5 6 [7] 8 9 ... 128
91
« pada: 29 Oktober 2012, 15:33:48 »
^jadi kalo terbukti di usir artinya pasti orang yg bersalah? nabi dan rasul bukan hanya di usir..bahkan dibunuh..otak ashobiyahnya di telungkupin dulu gih, sehingga kebencian gak menutup mata hatimu, jadi kalo al-Buthi salah otomatis wahaby jd bener gitu?
92
« pada: 29 Oktober 2012, 15:27:53 »
^lucu lo...wahhabi yg ente tulis emank ada di jaman Rasul?!
Di pesantren salafiyah diajarkan tawadhu, ikhlas, dll..kalo gitu pesantren salafiyah suka membajak nama amalan sunnah untuk menipu umat donk? cekak bgt seh mikir nye
sama ketika pada kajian salafy bicara tentang dakwah salaf, gw bisa bilang donk :
dan janganlah amalan yg sesuai dgn sunnah dibajak dgn atas nama salafy atau wahaby
Kembalikan sesuatu pada tempatnya. Berikan nama sesuatu sesuai aslinya. Berikan nama amalan2 yg ada di Alquran dan hadits yg sahih dgn ajaran sunnah bukan amal salafy atau wahaby. Jangan suka membajak nama amalan sunnah untuk menipu umat
93
« pada: 29 Oktober 2012, 15:18:33 »
Oh..jadi yg saya sebutkan itu bukan ibadah toh...berarti nggak dapet apa2 dong alias mubah... Mosok udah capek2 ngadain acara, ngeluarin duit banyak lagi...nggak dapet apa2 jadi sia-sia dong...
nyebut apa seh?  gak keliatan tuh...ente ngarang dari mana mubah = gak dapet apa2 ? ada dalilnya? mubah itu artinya boleh, segala sesuatu yg dibolehkan gak berarti sai2 donk...garuk2 kepala itu hal yg di-boleh-kan, apakah sia2..ya gak lah..belajar dimane segh ni orang klo mubah artinye sia2 ude sono cari guru jangan mangap gak karuan di ulang2 lagi mubah = sia2 orang mah bego cepet2 dibuang klo sudah dateng ilmu
94
« pada: 29 Oktober 2012, 15:12:37 »
Kalau mentaati perintah itu, apakah bukan ibadah? Apakah seorang yang makan yang baik dan halal karena mentaati perintah Allah azza wajalla, itu bukan sedang mengabdi kepada Allah azza wajalla?
takwa adalah bagian dari ibadah Baca lagi definisi dari Ibnu Taimiyah.. Maka shalat, zakat, puasa, haji, berbicara jujur, menunaikan amanah, berbakti kepada kedua orang tua, menyambung tali kekerabatan, menepati janji, memerintahkan yang ma’ruf, melarang dari yang munkar, berjihad melawan orang-orang kafir dan munafiq, berbuat baik kepada tetangga, anak yatim, orang miskin, ibnu sabil (orang yang kehabisan bekal di perjalanan), berbuat baik kepada orang atau hewan yang dijadikan sebagai pekerja, memanjatkan do’a, berdzikir, membaca Al Qur’an dan lain sebagainya adalah termasuk bagian dari ibadah. Begitu pula rasa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, takut kepada Allah, inabah (kembali taat) kepada-Nya, memurnikan agama (amal ketaatan) hanya untuk-Nya, bersabar terhadap keputusan (takdir)-Nya, bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya, merasa ridha terhadap qadha/takdir-Nya, tawakal kepada-Nya, mengharapkan rahmat (kasih sayang)-Nya, merasa takut dari siksa-Nya dan lain sebagainya itu semua juga termasuk bagian dari ibadah kepada Allah. jika disingkat menjadi : "Ibadah adalah menjalankan TAKWA, dan takwa adalah bagian dari ibadah " sebagaimana ayat menyebutkan : Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa [2.177] ora mudeng juga?
95
« pada: 29 Oktober 2012, 12:23:24 »
siapa yang memilih dan mengangkat Ahmad dan Humaidi sebagai imam? atas rekomendasi siapa? atas dasar apa? dan apa kriterianya seseorang bisa menjadi seorang imam?
kayana sih sertifikat Ahlussunnah ada di tangan TS
96
« pada: 29 Oktober 2012, 12:21:09 »
6. Tentang Allah dan ‘Arsy
Beliau rahimahullah mengatakan : ويعرف الله في السماء السابعة على عرشه كما قال : ( الرحمن على العرش استوى ، له ما في السموات وما في الأرض وما بينهما وما تحت الثرى “Dan mengetahui Allah itu ada di atas langit yang tujuh, di atas ‘Arsy-Nya sebagaimana Dia firmankan : “Arrahmaanu ‘alal-‘Arsys-tawaa, lahuu maa fis-samaawati wa maa fil-‘Ardi wa maa bainahumaa wa maa tahtats-tsaraa."(Q.S Thaa-Haa ayat 5-6) (Syi’ar Ash-hab Al-Hadits 1/17)
Sayang masalah Sifat Dzatiyah Allah sudah tidak boleh di MyQ, imani firmannya saja, gak usah kalimat sempalannya Dan mengetahui Allah itu ada di atas langit yang tujuh, gimana? langit ketujuh kan jauh..padahal firmanNya bilang Allah itu dekat, pake firman aja gimana? soalnya gak ada firman yg bilang "Allah itu ada di atas langit yang tujuh"
97
« pada: 29 Oktober 2012, 12:05:02 »
^ngeyel..tapi kasian juga, ane ikhlas deh jawab  perintah bukan ibadah, ante mesti tau dulu macam2 perintah, gak semua perintah itu terhukum ibadah, ada perintah bernilai wajib, ada perintah yg bernilai sunnah, bahkan berulang kali ane bilang ada perintah yg terhukum cuma mubah, yg terakhir ini sulit banget diterima oleh kaum wahaby sebagian, menurut nya perintah itu harus wajib or sunnah jika tidak maka sia2, contohnya "makan", makan itu asal hukumnya mubah, yang diperintah makan yg halal dan perintah jangan makan yg haram, ini adalah perintah WAJIB, ketika sedang makan yg halal dan meninggalkan yg haram disebut sebuah ketaatan, ketaatan ini bagian dari ibadah, bukan makan adalah ibadah, kalo makan jadi perkara ibadah, berarti kucing makan kucing sedang ibadah, kafir makan kurma jg, apakah kafir sedang beribadah? ya gak lah..
98
« pada: 29 Oktober 2012, 10:52:26 »
amalan wahabi tidak ada yg menyimpang dari pendapat sahabat, tabiin tabiut tabiin dan ulama2 sholeh.
wahabi beramal berdasarkann urutan Al quran, Hadits lalu pendapat ulama
tetapi sufi beramal terbalik, diawali dari pendapat kyainya kemudian dicari2 dalil yg mencocokinya kalo tidak ada yg cocok kemudian dicari ayat2 mutasyabihat atau hadits dhoif, palsu atau mungkar. Bahkan mimpi bisa dijadikan syariat. maka hati2lah terhadap mereka
 diskusi apa macam gini, i juga bisa : amalan sufi tidak ada yg menyimpang dari pendapat sahabat, tabiin tabiut tabiin dan ulama2 sholeh. sufi beramal berdasarkann urutan Al quran, Hadits lalu pendapat ulama tetapi wahaby beramal terbalik, diawali vonis2 dari fatwa tokohnya kemudian dicari2 dalil yg mencocokinya kalo tidak ada yg cocok kemudian dicari ayat2 untuk kafir lalu dihujamkan kepada sesama muslim. Bahkan sepakbola bisa dijadikan bid'ah. maka hati2lah terhadap mereka
99
« pada: 29 Oktober 2012, 10:42:22 »
Pan akang bilang "kalo cuma nge-beo berarti ente justru gak sesuai Quran-Hadits".....lha ijtihad itu walaupun menentukan hukum ttg sesuatu itu kan tetap mengikuti petunjuk Alquran dan Hadist, makanya ane bilang walaupun mau ijtihad perkara apapun tetap aja harus ada rujukannya, nggak boleh ngawur, sembarang dll.....dan ijtihadnya itu kalau sesuai dgn Alquran dan Sunnah Nabi tetap aja namanya taat, dan taat itu tetap aja namaya ibadah...... so mau muter2 gimana juga tetap ketemu, kecuali yg udah jelas2 nggak ada tuntunannya tsb....udah jelas2 nggak ada keutamaan dan keuntungannya serta tuntunannya apalagi membeo kaum kafir lagi, ehhh...malah dianggap sunnah yg mempunyai nilai keutamaan..... apa itu juga hasil ijtihad ya kang ......??
baca biar bener tonk... tertulis : "JIKA TIDAK TERDAPAT dalam Kitabullah" dan "JIKA TIDAK TERDAPAT dalam sunnah Rasul" padahal bahasa INDONESIA loh... Kalo sudah ada hukumnya dari Quran dan Hadits shahih gak ada peluang Ijtihad tonk...! Misal hukum makan Babi, gak ada peluang terbuka pintu ijtihad, soalnya sudah ada jelas dalam Quran Babi haram Misal hukum makan baby, coba lihat Quran ada gak? lalu cek hadits, ada gak larangan makan bayi manusia? kalo gak ada coba cek ada gak larangan makan orang, misal ketemu hadits larangan makan orang, karena bayi itu adalah termasuk orang, maka terhukum HARAM memakan bayi, tidak perlu repot2 cari dalil dengan lafadz bayi Misal mau cari apa hukumnya MAKAN, lihat di Quran ada perintah makan gak, oya ada disuruh makan yang halal, tapi ada juga larangan makan yg haram, Jadi "MAKAN saja" gak disebutkan sebagai perbuatan WAJIB or SUNNAH apakah gara2 ada perintahnya jadi sebuah IBADAH? tentu tidak, menurut kaidah ushul fiqh "asal ibadah itu haram", apakah asal makan itu haram? tentu tidak, justru sebaliknya semua makanan adalah HALAL kecuali yg diharamkan saja, sehingga hukum asal MAKAN adalah MUBAH justru kalo ada orang bilang "makan adalah ibadah", atau "ee' adalah ibadah" justru membuat hukum baru alias bid'ah
100
« pada: 29 Oktober 2012, 09:53:31 »
Ini Tret Fitnah TS mau diskusi gak atas kutipan nya ini? Kalo gak mau ya gapapa, cuma ane mau ganti judul nya sbb : Wahaby, Menghancurkan Jalan Sunnah isinya jadi sbb : 1. Penyimpangan Wahabiyah dalam Sumber Sudah jelas sumber hukum Islam itu ada 4, yaitu : QURAN, HADITS, IJMA' dan QIYAS tapi kata wahabi cuma Quran dan HAdits shahih, tidak ada yang lain 2. Penyimpangan Wahabiyah dalam Tauhid Sudah jelas Tauhid itu tentang ke-ESA-an, tapi justru malah di jadikan 3 in 1 mirip Tinitas nya kafir Nasrani 3. Penyimpangan Wahabiyah dalam Ittiba`. Sudah jelas Islam itu bukan hanya untuk orang pinter, tetapi untuk rahmat bagi seluruh umat baik yg bodoh maupun yg pintar, tapi bagi wahaby kita harus merujuk langsung ke Quran dan Hadits seperti seorang mujtahid, tapi dalam kenyataannya mem-beo kepada tokoh wahaby nya, melarang orang manut kepada mazhab yg 4 ternyata ashobiyah kepada mazhab buatan sendiri ngaku salafy alias wahaby So what gitu loh..
101
« pada: 29 Oktober 2012, 08:29:18 »
^yang vonis al buthi spt diatas ini kayana lebih setan dan menyesatkan deh..bisa di baca koq dari tulisan2nya di MyQ
102
« pada: 29 Oktober 2012, 08:27:20 »
^intinya dogma mereka..tidak ada kebenaran diluar salafy alias wahaby
103
« pada: 29 Oktober 2012, 08:22:27 »
^yang bener menurut die doang dari dulu juga..mana ada kebenaran diluar wahaby
104
« pada: 29 Oktober 2012, 08:19:58 »
Bener kang pasti ada yg nggak beres ..... buktinya keliatan tuh, udah tau nggak ada manfaatnya dan keutamaannya apalagi tuntunannya, tapi tetep aja dipertahankan, dgn alasan udah tradisi .....padahal udah jelas2 tradisi ibadahnya kaum kafir .....?? aneh dan nggak beres ya kan kang ....??
ngemeng ape seh lo bukti keliatan ape seh?  keliatan bego nye? sorry gw gak liat..yg gw liat OOT tradisi yang mane seh yg udah jelas2 tradisi ibadahnya kaum kafir? yg muter2 ka'bah ntu? apa yg pasang gaharu? atau tentang maen bola yg jadi haram n bid'ah gara2 ciptaan Yahudi kafir ? gih sono bikin tret nya..kecuali kalo uda gakbisa baca judul ya DL deh
105
« pada: 29 Oktober 2012, 08:08:43 »
^Batu kalo di tetesin air terus bisa bolong koq ustadz...kita hanya menyampaikan, kalo BT ya tinggalkan.. taufiq n hidayah bukan dari ucapan kita, kadang kita nulis sebenarnya bukan utk mereka tapi untuk kita sendiri dan orang lain yang perlu
Halaman: 1 ... 5 6 [7] 8 9 ... 128
|
myAgenda!
myQomunitas!
mySholat!
Jadikan juga info seperti jadwal sholat ini pada websites mu :
myPromo-Deal!
Pernak-Pernik
- myQripik produk baru!
- Jaket
- Kaos
- Kalender
- Stiker
|