Pesan |
Topik |
Lampiran
Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya.
Pesan - filsufsufi
Halaman: 1 ... 3 4 [5] 6 7 ... 128
61
« pada: 02 November 2012, 16:53:19 »
@Pesona, oh itu Isu menyesatkan toh?! Alhamdulillah kalo bagi wahaby membongkar kuburan baginda Nabi saw adalah SESAT, ane pikir itu kabar gembira bg mereka, baik lah..tapi ada kabar yg lebih meyakinkan gak ya? kabar dari saudinya bukan dari ulama local area..hehe
62
« pada: 02 November 2012, 16:50:03 »
@TS Sebelum menyebarkan berita mbok ya di check dulu, meskipun ga suka sama Salafy ya ga perlu gitu juga..
om SIO, justru minta pendapat dari temen2 MyQ atas BBM dr temen qu itu, mudah2an saja salah Tapi kenapa harus milih percaya pak Amidan? apakah ente sudah cek juga kebenaran berita pah Amidan? Kalo blom brrti podo wau..sebelum rujuk ama pak Amidan mbok ya di check dulu, meskipun suka sama Salafy ya ga perlu gitu juga..
63
« pada: 02 November 2012, 12:58:57 »
Bbm dari temen di Saudi ;
Usai Musim Haji Tahun ini, Makam Nabi Muhammad SAW akan Dihancurkan? Ditulis Oleh redaksi Senin, 29 Oktober 2012 19:45
Add this to your website Pemerintah Kerajaan Arab Saudi berencana menghancurkan makam Nabi Muhammad SAW yang terletak di Masjid Nabawi, Madinah. Seperti dikutip laman Fars News Agency yang dilansir Kabar24, Senin (29/10/2012), rencana tersebut dimotori Mufti Besar Arab Saudi, Abdulaziz al-Sheikh.
Masjid Nabawi di Madinah
PENGHANCURAN makam Rasulullah SAW itu merupakan bagian dari rencana pemerintah Arab Saudi yang akan menghancurkan seluruh situs bersejarah Islam, termasuk Masjid Nabawi dan 3 masjid lainnya yang merupakan masjid tertua di dunia.
Sebagai gantinya, pemerintah Arab Saudi merencanaakan pengembangan proyek ekspansi yang bernilai multi miliar poundsterling, sebuah rencana yang dinilai mengejutkan umat muslim di dunia.
Bahkan rencana penghancuran Masjid Nabawi di Madinah, tempat di mana Nabi Muhammad SAW dimakamkan, akan dimulai bulan depan seusai musim Haji. Kemudian, di atas tanah situs paling bersejarah tersebut, pemerintah Saudi akan membangun gedung terbesar di dunia yang bisa menampung 1,6 juta orang.
Raja Arab Saudi Abdullah memang enggan melestarikan warisan arkeologi paling suci bagi dunia Islam tersebut. Karuan saja, langkahnya itu sudah mendorong kemarahan umat Islam.
Pengembangan Masjid Nabawi sebagian besar nantinya akan mengambil bagian sayap barat dari masjid. Dalam sayap itu, terdapat makam 2 khalifah sekaligus sahabat Nabi Muhammad SAW, yaitu Abu Bakar Siddik RA dan Umar bin Khatab RA.
Rencana itu sudah digulirkan sejak 2007 lalu, dimana Kementerian Urusan Islam Arab Saudi merilis pamflet yang isinya rencana penghancuran makam Rasulullah SAW dan situs bersejarah lainnya. Pamflet tersebut disusun oleh Mufti Besar Arab Saudi, Abdulaziz al-Sheikh. Bahkan, di dalam pamflet disebutkan, penghancuran kubah masjid dan meratakan makam Nabi Muhammad, Abu Bakar dan Umar berdasarkan fatwa Abdulaziz al-Sheikh.
64
« pada: 01 November 2012, 17:16:14 »
^jazakallah khair ustadz..cocoknya dibawa ke thread sebelah
65
« pada: 01 November 2012, 17:06:40 »
^bocah sholeh...kalimat ini yg jadi problemnya : bahwa para salafy itu berdakwah dengan buku2 dan artikel2 yang berisi POTONGAN2 NUKILAN YANG CURANG, dan ini adalah fitnah dan menimbulkan pembaca2 yang dangkal pemahamannya menjadi menuduh2 orang salah.bukan soal berbeda pendapatnya..
66
« pada: 01 November 2012, 17:01:47 »
67
« pada: 01 November 2012, 03:51:07 »
Mana TUNTUNAN untuk sholawat2 ini?
Mana DALIL Al Qur'an dan As Sunnah bahwa sholawat X karya Sufi X pahalanya sekian N?
Mana Pak Tuntunannya? Mana Pak keterangan shahih tentang jumlah pahala dan khasiatnya?
Banyak sekali shalawat yang digunakan dan diciptakan oleh ulama-ulama agung, sebut saja Syaikh ‘Abdul Qadir al-Jilani, Hujjatul Islam al-Ghazali, Syaikh Abul Hasan asy-Syadzili, Sayyidi Ali Wafa, Imam as-Subki, Imam ar-Ramli asy-Syafi’i dan ulama-ulama lain, termasuk shalawat taziyyah diatas, sebagaimana yang disebutkan secara khusus oleh Syaikh Yusuf an-Nabhani dalam Syawahid al-Haq. Artinya, jika ulama-ulama agung di atas juga menciptakan shalawat Nabi dan menggunakannya dalam beristighatsah kepada Allah, lalu apakah kita dilarang bershalawat menggunakan shalawat yang mereka ciptakan, yang meskipun dilihat dari sisi pahala jelas lebih banyak bershalawat dengan shalawat yang diciptakan oleh Rasulallah langsung? Beberapa hujjah yang tidak akan terbantahkan tentang diperbolehkannya menciptakan shalawat Nabi sendiri adalah shalawat Sayyidina Ali yang diriwayatkan oleh Salamah al-Kindi yang dinukil dari kitab asy-Syifa’ karya al-Qadhi ‘Iyadh: اَللَّهُمَّ دَاحِىَ اْلمَدْحُوَّاتِ وَبَارِئَ اْلمَسْمُوْكَاتِ اِجْعَلْ شَرَائِفَ صَلَوَاتِكَ وَنَوَامِى بَرَكَاتِكَ وَرَأْفَةَ تَحَنُّنِكَ عَلَى مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ اْلفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَاْلخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ وَاْلمُعْلِنِ اْلحَقَّ بِاْلحَقِّ وَالدَّامِغِ لِجَيْشَاتِ اْلأَبَاطِيْلِ كَمَا حُمِّلَ فَاضْطَلَعَ بِأَمْرِكَ لِطَاعَتِكَ مُسْتَوْفِزًا فِي مَرْضَاتِكَ وَاعِيًا لِوَحْيِكَ حَافِظًا لِعَهْدِكَ مَاضِيًا عَلَى نَفَاذِ أَمْرِكَ حَتَّى أَوْرَى قَبَسًا لِقَابِسٍ، آلاَءُ اللهِ تَصِلُ بِأَهْلِهِ أَسْبَابَهُ، بِهِ هُدِيَتِ اْلقُلُوْبُ بَعْدَ خَوْضَاتِ اْلفِتَنِ وَاْلإِثْمِ وَأَبْهَجَ مُوْضِحَاتِ اْلأَعْلاَمِ وَنَائِرَاتِ اْلأَحْكَامِ وَمُنِيْرَاتِ اْلإِسْلاَمِ فَهُوَ أَمِيْنُكَ اْلمَأْمُوْنُ وَخَازِنُ عِلْمِكَ اْلمَخْزُوْنِ وَشَهِيْدُكَ يَوْمَ الدِّيْنِ وَبَعِيْثُكَ نِعْمَةً وَرَسُوْلُكَ بِاْلحَقِّ رَحْمَةً اَللَّهُمَّ افْسَحْ لَهُ فِي عَدْنِكَ وَاَجْزِهِ مُضَاعَفَاتِ اْلخَيْرِ مِنْ فَضْلِكَ مُهَنَّئَاتٍ لَهُ غَيْرَ مُكَدَّرَاتٍ مِنْ فَوْزِ ثَوَابِكَ اْلمَحْلُوْلِ وَجَزِيْلِ عَطَائِكَ اْلمَعْلُوْلِ اَللَّهُمَّ أَعْلِ عَلَى بِنَاءِ النَّاسِ بِنَاءَهُ وَأَكْرِمْ مَثْوَاهُ لَدَيْكَ وَنُزُلَهُ وَأَتِمَّ لَهُ نُوْرَهُ وَأَجْزِهِ مِنِ ابْتِعَاثِكَ لَهُ مَقْبُوْلَُ الشَّهَادَةِ وَمَرْضِيَُّ الْمَقَالَةِ ذَا مَنْطِقٍ عَدْلٍ وَخُطَّةٍ فَصْلٍ وَبُرْهَانٍ عَظِيْمٍ Dalam shalawat yang diciptakan oleh Sayyidina Ali tersebut terdapat jawaban dan bantahan terhadap kaum Salafi Wahhabi yang menilai syirik membaca shalawat al-fatih, karena di dalamnya terdapat kata al-Fatih yang menjadi sifat dari Rasulallah. Menurut mereka sifat al-fatih hanya milik Allah dan tidak layak di sematkan pada Rasulullah, padahal Sayyidina Ali bin Abi Thalib ternyata juga membuat shalawat yang di dalamnya terdapat pengagungan terhadap Rasulallah dengan memberi sifat beliau dengan al-fatih. Shalawat Abdullah bin Mas‘ud: وَعَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صَلَوَاتِكَ وَبَرَكَاتِكَ وَرَحْمَتِكَ عَلَى سَيِّدِ اْلمُرْسَلِيْنَ وَإِمَامِ اْلمُتَّقِيْنَ وَخَاتَمِ النَّبيِّيْنَ مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ إِمَامِ اْلخَيْرِ وَرَسُولِ الرَّحْمَةِ اَللَّهُمَّ ابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا يَغْبِطُهُ فِيْهِ اْلأَوَّلُوْنَ وَاْلآخِرُوْنَ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌHasan al-Bashri mengatakan, bahwa barang siapa yang ingin meminum minuman dari Telaga Rasulallah dengan gelas yang penuh, maka bacalah shalawat berikut ini: اَلَّلهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَأَوْلاَدِهِ وَأَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّتِهِ وَأَهْلِ بَيْتِهِ وَأَصْهَارِهِ وَاَنْصَارِهِ وَأَشْيَاعِهِ وَمُحِبِّيْهِ وَأُمَّتِهِ وَعَلَيْنَا مَعَهُمْ أَجْمَعِيْنَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ Shalawat yang diciptakan oleh Imam asy-Syafi’i:Yaitu sebagaimana yang dikatakan oleh Abu Bayan berikut: “Aku bermimpi bertemu Rasulallah. Aku bertanya kepada beliau: ‘Andai engkau memberi manfaat dengan sesuatu kepada putra paman engkau, asy-Syafi’i atau memberinya sesuatu secara khusus?!’ Rasulallah menjawab: ‘Ya, aku telah minta kepada rabb-ku untuk membebaskan hisab baginya.’ Kemudian aku kembali bertanya: ‘Dengan sebab apa?’ Rasulallah menjawab: ‘Karena dia bershalawat kepadaku dengan shalawat yang tidak ada yang menyamainya.’ Aku kembali bertanya: ‘Apakah shalawat tersebut?’ Rasulallah kembali menjawab: ‘Dia bershalawat berikut: اَللَّّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ كُلَّمَا ذَكَرَهُ الذَّاكِرُوْنَ وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِهِ اْلغَافِلُوْنَ
Diceritakan dari Ibnu Abdil Hakam, beliau mengatakan: “Aku bermimpi bertemu dengan Imam asy-Syafi’i dan aku bertanya kepada beliau: ‘Apa yang sudah Allah lakukan kepada engkau?’ Asy-Syafi’i menjawab: ‘Allah telah memberi nikmat dan mengampuni dosa-dosaku serta aku bermalam pertama di dalam surga seperti halnya malam pertamanya sepasang pengantin dan disebar sesuatu di depanku seperti halnya disebar sesuatu di depan sepasang pengantin.’ Aku kembali bertanya: ’Dengan apa engkau mencapai kedudukan seperti itu?’ Beliau menjawab: ’Sebab aku bershalawat di dalam kitab ar-Risalah-ku berikut:
وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ عَدَدَ مَا ذَكَرَهُ الذَّاكِرُوْنَ وَعَدَدَ مَا غَفَلَ عَنْ ذِكْرِهِ اْلغَافِلًُوْنَ Shalawat Imam asy-Syafi’i tersebut juga dicantumkan oleh Ibnu Qasim al-Ghazzi dalam kitabnya yang terkenal barakah, Fath al-Qarib al-Mujib syarah Abi Syuja’ dan juga dalam Ratib Tahlil. Dengan keterangan di atas, menyalahkan dan mencela pengamal shalawat Nariyyah (Taziyyah), al-Fatih dan Thibb al-Qulub dengan tuduhan bid’ah karena shalawat tersebut bukan datang dari Rasulallah adalah salah alamat. Sebab, berarti mereka mengatakan juga shahabat Ali bin Abi Thalib, Abdullah bin Mas’ud dan ulama-ulama agung di atas merupakan ahli bid’ah yang sesat.
Sumber : http://ummatipress.com/2012/07/10/muslim-ngawur-bershalawat-kepada-nabi-saw-kok-dibilang-musyrik/Mana TUNTUNAN untuk sholawat2 ini? Masih dalam sumber yang sama sda : Jika membuat shalawat sendiri adalah bid’ah dan sesat, maka ulama Wahhabi juga sesat. Contohnya adalah shalawat yang dibuat dalam kitab-kitab ulama pegangan mereka yang tidak datang dari Rasulallah:
v Komisi Fatwa Tetap Kerajaan Arab Saudi (fatwa Wahhabi) dalam mukaddimah dokumen fatwanya menyebutkan shalawat: اَلصَّلاَةُ وَالسَّلاَمًُ عَلَى مَنْ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ
v Al-Albani dalam Majmu’ Fatawinya menyebutkan: وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى الرَّسُوْلِ اْلكَرِيْمِ مُحَمَّدٍ بْنِ عَبْدِ اللهِ الصَّادِقِ اْلاَمِيْنِ
v Ibnu Utsaimin dalam Majmu’ Fatawi Ibni Bazz: وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى نَبِيِّنَا وَسَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اْلأَمِيْنِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحَابَتِهِ أَجْمَعِيْنَ
Dan masih banyak lagi sholawat ciptaan dari tokoh-tokoh Salafy wahabi.Sekarang ane tanya balik : Mana TUNTUNAN untuk sholawat2 ini?
Mana DALIL Al Qur'an dan As Sunnah bahwa sholawat karya wahaby diatas, HAH?
68
« pada: 31 Oktober 2012, 10:19:40 »
wuih..bener banget nih TS..sip dah....bener2 ngaco
kafir lahiran di rumah sakit, muslim lahir di rumah sakit, maka muslim jadi kafir...hihihi logika wahaby itu mah..
69
« pada: 31 Oktober 2012, 10:15:47 »
^kalo orang sesat di jalan saat pergi mencari alamat rumah seseorang, lalu bertanya kepada orang maka di kasih tau "salah pak bukan jalan ini tapi jalan itu yang benar"...die malah ngeyel bahkan malah yg ditanya dituduh sesat dan menyesatkan...
itulah perumpamaan untuk pengikut wahaby..karena dogma nya "tidak ada kebenaran diluar wahaby" walau nanya.. setelah itu memvonis yg ditanya..
cape de..
70
« pada: 31 Oktober 2012, 10:04:59 »
Video2 itu mengotori thread kalo cuma desahan2 doank yg keluar..
sementara pernyataan dan pertanyaannya apa yg mau didiskusikan? koq pengecut gitu
71
« pada: 30 Oktober 2012, 11:29:38 »
Pan udah saya bilang berulang2, yang ibadah itu bukan ee nya tapi adab2 yang mengikuti sunnah Rasulnya ..... koq bingung mulu si akang, mana ada orang bilang ee itu ibadah.....pan dari awal juga udah dikasih tau kalau kita taati dari adab2 ee itu mengikuti tuntunan dari Rasul juga merupakan ibadah...... menurut saya, sebenarnya akang udah tau kemana maksud dari kata2 kang @HeHehe ttg BAB bukan masalah ee nya tapi adab2nya, tapi biasalah..... yang penting berbeda dan buat alasan doang....
Sekarang gini aja ..... kalau kita mengikuti tuntunan Rasul ttg adab2 BAB tsb, ibadah bukan menurut akang....??
alasan..pake ngeles.. nih baca aja disini : http://myquran.org/forum/index.php/topic,78498.210.htmlsemua orang yg waras juga pasti paham baca 1hal itu saja nah sekarang jawab deh tuh pertanyaan ust Ibnusaud..gak usa plintat plintut
72
« pada: 30 Oktober 2012, 11:05:01 »
Yg satunya panjang nggak bermanfaat ..., yg satunya pendek nggak bermutu ... 
kalo yang ini adhominem
73
« pada: 30 Oktober 2012, 11:00:47 »
^sepakat dari mimpi?  "org yg ee' sedang beribadah kepada Allah" cuma pihak ente doank dibilang sepakat. Naudzubillah
74
« pada: 30 Oktober 2012, 10:56:48 »
^mane bisa dia berbuat ADIL, wong cuma modal copas sesuai hawa nafsunya saja..
75
« pada: 30 Oktober 2012, 10:47:19 »
^om SIO, soalna die lagi kebingungan arti ibadah, lagi mencari2 di MyQ bukan belajar dr guru
Halaman: 1 ... 3 4 [5] 6 7 ... 128
|
myAgenda!
myQomunitas!
mySholat!
Jadikan juga info seperti jadwal sholat ini pada websites mu :
myPromo-Deal!
Pernak-Pernik
- myQripik produk baru!
- Jaket
- Kaos
- Kalender
- Stiker
|