Pesan |
Topik |
Lampiran
Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya.
Pesan - ^HeHeHe^
1
« pada: 20 Mei 2013, 15:27:43 »
Bismillaahi.
Silakan kalau ada yg mau bertanya dengan tema yg lain, untuk tema mengenai jilbaab sudah saya jawab dan semoga ikhwah bisa mengambil ibarot dari tread ini.
Tread ini adalah sebagai bentuk "menjembatani" antara salafi dengan as syafi'iyyah.
Teruntuk akhina Hehehe, kalaupun ada yg mau ditanyakan silakan. Cuba antum tulis bentuk pertanyaanya apa insya Allah saya berusaha mencubamenjawab apa yg antum tanyakan.
Hadaanallaah waiyyakum ajma'in.
No, thank you. Saat ini tidak ada.
2
« pada: 20 Mei 2013, 12:30:50 »
Sorry buat bro ^HEHEHE^ ini thread tanya jawab, kalau mau bahas Puasa Rajab silahkan buat thread tersendiri 
Mohon maaf, Drus. Kalau mau dihapus ya dihapus saja, tidak perlu dituliskan di sini, atau silahkan diberitahukan lewat PM. Sebenarnya ingin sedikit mau memberitahukan postingan kawan-kawan lainnya juga tidak semuanya tanya-jawab terhadap hjimohidin, tapi ane urungkan karena saya juga pernah merasakan bagaimana menjadi moderator di forum ini. Tapi karena ada postingan ini, saya pikir saya boleh menjawab postingan yang saya kutip ini. Silahkan nantinya postingan ini dihapus, dan dengan hormat saya mengharap tulisan Idrus yang saya kutip juga dihapus. Ada baiknya, lain kali biarkan moderator board saja yang mengurusi board-nya masing-masing, admin dan global moderator turun tangan kalau keadaan sudah memang memprihatinkan dan tidak bisa dikendalikan oleh moderator board.
3
« pada: 15 Mei 2013, 10:05:57 »
^ bocah Ipul
Elo sudah karatan nongkrongin myq, pasti elo sudah membaca banyak penjelasan ilmiah dari kalangan Ahlus sunnah membantah meluruskan doktrin tabdi wahabisalafi.
Tetap aja elo and gerombolan ngeyel keras kepalabatu.
So solusi praktisnya : disungsepin aja, makan tuh bidah.
Termasuk topik kaidah ibadah dulu ya?
4
« pada: 15 Mei 2013, 10:03:30 »
Kalau kalian memang selalu karaha itu dibilang hukumnya makruh, sampai-sampai bid'ah MUNKARAH makruuhah saja dihukumi makruh
5
« pada: 15 Mei 2013, 05:08:40 »
lha masih pada mau melanjutkan tuduhan menuduh amalan orang lain sesat ndak?
atau mau dilarang saja segala macam pembahasan bid'ah di forum ini?
Maaf, maksud saya bukan masalah judul topik, tapi cara pembahasannya. Coba-lah TS menunjukkan argumentasi disertai dalil pembuktian. Bukan cuma gambar yang dimodifikasi sedemikian rupa untuk menunjuk: "ini lu!"
6
« pada: 14 Mei 2013, 12:14:28 »
Astaghfirullah al'azhiim. Topik seperti ini malah menunjukkan kejahilan diri sendiri.
Moderator, mohon ditutup saja.
7
« pada: 14 Mei 2013, 09:59:54 »
Kalau saya pribadi, kompas masih masuk di rss rainmeter, tapi tetap perlu crosscheck ke media-media lainnya.
Tempo, masuk daftar hitam.
9
« pada: 13 Mei 2013, 11:21:19 »
sebelumnya, kalau mengutip dari suatu media cek dulu sejauh mana profesionalitas media tersebut. lebih aman nya kalau mengutup ya dari media yang udah proven kredibilitasnya spt: republika kompas media indonesia tempo
ironis aja, media mengatasnamakan islam isinya semakin banyak berupa provokasi dan fitnah saja.
Tempo? Maaf, tidak terlalu percaya lagi. Link ini juga saya dapat dari FB-nya seorang teman yang sepertinya aktif di NU
10
« pada: 13 Mei 2013, 08:10:17 »
Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakaatuh Bismillahirrahmaanirrahiim Mohon klarifikasi kepada kawan-kawan semuanya tentang berita di bawah ini. http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2013/05/12/24510/pbnu-cikal-bakal-teroris-itu-rajin-shalat-malam-puasa-hafal-quran/PBNU: Cikal Bakal Teroris itu Rajin Shalat Malam, Puasa & Hafal Quran
JAKARTA (voa-islam.com) - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof Dr KH Said Aqil Siradj MA mengungkapkan bahwa cikal bakal pemahaman radikalisme dan terorisme sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat. Ia pun menceritakan sosok Dzulkhuwaisir yang begitu sombong menyuruh Rasulullah berbuat adil.
“Nanti dari umatku akan muncul seperti orang ini, hafal Qur’an, dalilnya Qur’an tapi tidak melewati tenggorokannya, artinya tidak paham secara substansif. Mereka itu sejelek-jelek manusia bahkan lebih jelek daripada binatang. Saya tidak termasuk mereka, mereka tidak termasuk kami,” kata Said Aqil Siradj saat menjadi narasumber Dialog Ormas-ormas Islam Dalam Mempertahankan NKRI, di Sahid Hotel, Jakarta Pusat, pada Sabtu (11/5/2013).
...Yang membunuh Sayyidina Ali ini tiap hari puasa, tiap malam tahajjud, hafal Qur’an...
Prediksi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam pun terjadi, orang-orang yang berpaham Khawarij membunuh Khalifah Ali bin Abi Thalib.
“Prediksi Rasulullah ini terbukti tahun 40 H, Sayyidina Ali keluar dari rumahnya mengimami shalat Shubuh dibunuh, bukan oleh orang Kristen, bukan oleh orang Katholik, bukan orang Hindu, bukan orang non muslim. Yang membunuh Abdurrahman bin Muljam; Qaimul Lail, Shaimun Nahar, Hafizhul Qur’an. Yang membunuh Sayyidina Ali ini tiap hari puasa, tiap malam tahajjud, dan hafal Qur’an,” paparnya.
Alasan pembunuhan Ali bin Abi Thalib kata Said Aqil karena Khawarij menuduhnya telah menggunakan hukum manusia hasil musyawarah Daumatul Jandal atas perselisihan antara pihak Ali dan Muawiyah.
“Wal hasil, inilah cikal bakal radikalisme, terorisme dalam Islam. Korbannya bukan siapa-siapa, korbannya adalah awwalu man aslama minal sibyan, remaja pertama yang memeluk Islam,” imbuhnya.
...Apakah khawarij itu karena rajin shalat malam dan lain sebagainya? padahal ada perkara mendasar di sana soal Khawarij...
Menanggapi hal itu, Amir JAT Wilayah Jakarta, ustadz Nanang Ainur Rofiq meluruskan penjelasan Ketua PBNU Said Aqil Siradj tentang Khawarij. Menurutnya ciri Khawarij yang disampaikan Said Aqil Siradj justru tendensius bagi kaum muslimin sendiri.
Said Aqil begitu sering mengulang-ulang ciri Khawarij adalah Qaimul Lail, Shaimun Nahar, Hafizhul Qur’an (sering mendirikan shalat malam, berpuasa di siang hari dan hafal Al-Qur’an) padahal ciri itu sebenarnya gambaran seorang muslim yang taat.
“Apakah khawarij itu karena rajin shalat malam dan lain sebagainya? padahal ada perkara mendasar di sana soal Khawarij,” ujarnya di hadapan ratusan hadirin yang hadir.
...Persoalan Khawarij itu adalah karena mereka mengkafirkan pelaku dzanbun kabair (pelaku dosa besar) ini yang tidak dijelaskan...
Padahal substansi dari kisah Dzilkhuwaisir adalah paham mengkafirkan yang serampangan terhadap Ali bin Abi Thalib yang menjadi khalifah dan menerapkan syariat Islam. Jauh berbeda dengan pemerintah sekarang yang tidak menerapkan hukum Islam.
Kemudian, ciri yang paling mencolok dari paham Khawarij juga mengkafirkan para pelaku dosa besar inilah yang tidak dijelaskan oleh Said Aqil Siradj.
“Persoalan Khawarij itu adalah karena mereka mengkafirkan pelaku dzanbun kabair (pelaku dosa besar) ini yang tidak dijelaskan. Padahal semua ulama itu paham apa itu dzanbun mukaffirah, dzanbun kabair, dzanbun ma’ashi,” jelasnya.
Pemahaman itulah yang bertentangan dengan Ahlus Sunnah wal Jamaah. “Ahlus sunnah melarang mengkafirkan orang yang melakukan dzanbun kaba'ir,” tandasnya. [Ahmed Widad]
Mohon maaf untuk judul, nama Aqil Siradj saya singkat karena keterbatasan karakter untuk penulisan judul
11
« pada: 12 Mei 2013, 16:13:42 »
nambahkan.
bid'ah munkarah makruuhah, dihukumi makruh__tapi malah jadi amalan yang digiatkan, mungkin pula sudah masuk kategori bid'ah hasanah sehingga hukumnya tidak lagi makruh tapi menjadi manduub.
12
« pada: 10 Mei 2013, 18:21:06 »
no comment. ngga jadi
13
« pada: 10 Mei 2013, 14:45:49 »
sama MUI juga saya masih ragu, bikin fatwa bahwa rokok itu haram aja telat, rokok udah ada kapan tau baru di bilang haram kemarin-kemarin. nentuin kapan waktu satu syawal aja ribet.
kalau begitu ikut saja yang anda maui
14
« pada: 10 Mei 2013, 10:11:52 »
Beginilah orang yang mengambil ayat sepotong demi kepentingan mereka
Di antara orang-orang Arab Badwi itu ada orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan memandang apa yang dinafkahkannya (di jalan Allah) itu, sebagai jalan untuk mendekatkannya kepada Allah dan sebagai jalan untuk memperoleh doa Rasul. Ketahuilah, sesungguhnya nafkah itu adalah suatu jalan bagi mereka untuk mendekatkan diri (kepada Allah). Kelak Allah akan memasukan mereka kedalam rahmat (surga)Nya; Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (at- taubah : 99)
15
« pada: 08 Mei 2013, 12:06:44 »
klo urusan poligami kenapa slalu rame yah tretnya...menarik dibahas kali yaaak,dan lebih enak dijadikan perdebatan 
kalau saya pribadi mah karena melihat poligami itu selalu dijadikan senjata oleh musuh-musuh Islam untuk menghantam umat Islam. Para liberalis, feminist, sekulerist, dan media beserta bossnya di barat sana suka sekali menghantam Islam lewat poligami. Kita tentu ingat kasus poligami Aa Gym yang diblow up sedemikian rupa seakan sangat buruk poligami itu, sayangnya giliran kasus dukun Subur yang berpoligami melebihi syariat, media sekuler, aktivis liberalis, HAM, feminist dan sejenisnya___ berdiam diri saja.
|
myAgenda!
myQomunitas!
mySholat!
Jadikan juga info seperti jadwal sholat ini pada websites mu :
myPromo-Deal!
Pernak-Pernik
- myQripik produk baru!
- Jaket
- Kaos
- Kalender
- Stiker
|