Pesan |
Topik |
Lampiran
Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya.
Topik - idrus_syah
1
« pada: Kemarin jam22:01:51 »
 Kondisi arus lalu lintas di kawasan Puncak, kini bisa dipantau melalui smartphone. Program baru itu diluncurkan Satuan Lalu Lintas Polres Bogor, untuk memudahkan masyarakat yang ingin mengetahui situasi terkini arus lalu lintas. Untuk memantau arus lalu lintas di Puncak, masyarakat juga bisa mengetahui berbagai jenis pelayanan di Satuan Lalu Lintas Polres Bogor. Informasi yang bisa diakses masyarakat lewat Smartphone, di antaranya, informasi laka lantas, dan informasi pembuatan SIM. "Kami memberi nama aplikasi Info Lantas Bogor," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Ajun Komisaris Edwin Affandi, Senin (20/5/2013). Edwin menjelaskan, program dan aplikasi Info Polres tersedia secara gratis, dan masyarakat tinggal mengunduh aplikasi dari Google Store, Google play, Android, dan Iphone Store. "Dalam aplikasi ini, masyarakat juga bisa langsung memantau arus lalu lintas melalui CCTV yang terpasang di Jalur Puncak," terangnya. Aplikasi ini, lanjutnya, dirancang untuk memudahkan masyarakat mendapatkan semua informasi lalu lintas. Juga, diharapkan agar ada jalinan komunikasi antara masyarakat dengan Kepolisian. "Kami akan terus sempurnakan aplikasi ini," ucapnya. (*) Sumber : Tribunnews
2
« pada: Kemarin jam21:47:43 »
 Jamaah salat Ashar di Mesjid Agung Al Mubarak dibuat geger. Pasalnya salah seorang jamaah, Rasman (37), meninggal saat salat berjamaah. Ia diduga meninggal dalam posisi bersujud di sajadah masjid. Kejadian tak terduga itu bertepatan dengan sujud rakaat ketiga. Menurut imam Masjid Agung Al Mubarak, Fahrurrazi, Rasman salat di saf (deretan) paling belakang. Saat sujud, tiba-tiba Rasman tak bangun lagi. "Kejadian persisnya saya kurang tahu pasti juga. Dia di saf paling belakang. Menurut keterangan jamaah yang salat di sebelahnya, dia rubuh saat sujud rakaat ketiga," ujar Fahrurrazi kepada Tribun Jambi (Tribunnews.com Network). Kejadian ini langsung membuat heboh jamaah masjid. Usai salat, Rasman dilarikan ke RSUH H Hanafie yang berjarak sekitar satu kilometer dari masjid. Namun menurut dokter jaga di IGD, saat tiba di rumah sakit Rasman sudah tidak bernyawa lagi. "Menurut dokter, kemungkinan wafatnya saat sedang salat itu. Jadi sebelum dibawa ke rumah sakit dia sudah meninggal," ujar Fahrurrazi lagi. Istri Rasman mengatakan sejatinya sang suami memang dalam kondisi tidak begitu sehat. Sang istri mengatakan Rasman mengaku sakit di bagian dadanya. Ia mengakui sempat meminta suaminya agar salat di rumah saja, namun Rasman ngotot salat di masjid. "Sudah aku minta salat di rumah saja. Tapi beliau ngotot salat di masjid, langsung pergi saja," ujar sang istri yang meminta namanya tak ditulis. Jenazah Rasman tak begitu lama di IGD RSU H Hanafie. Jenazah pegawai Bank BRI ini kemudian langsung dibawa ke rumah yang ia tempati bersama istri dan anaknya di Sungai Kerjan, Kecamatan Rimbo Tengah, Bungo. Usai mengurus jenazah Rasman, kepada Tribun Jambi, Fahrurrazi mengatakan almarhum memang rutin salat berjamaah di Masjid Agung Al Mubarak. Yang bersangkutan hampir selalu melaksanakan salat lima waktu di masjid terbesar di Bungo ini. "Kalau tidak sedang di luar kota, hampir setiap waktu dia salat jamaah di masjid. Termasuk yang paling aktif salat jamaah lah," ujarnya lagi. Sumber : Tribunnews
3
« pada: Kemarin jam21:38:04 »
 Assalamu Alaikum Ustadz, Baru baru ini saya membaca fatwa dari internet mengenai fatwa Saudi mengenai dilarangnya wanita bepergian tanpa didampingi muhrimnya…apakah benar begitu Ustadz? dan menurut Islam bagaimana yang benarnya, apalagi saya seorang wanita karir yang sering bepergian ke luar negeri… Mohon bantuan jawabannya… Tsara Wa alaikum salam Wr Wb, Pengertian SafarSafar secara bahasa adalah melakukan perjalanan. Safar juga berarti terbuka, disebut demikian karena orang yang melakukan safar akan terbuka dirinya dari tempat tinggalnya ke tempat yang terbuka. Begitu juga orang yang melakukan safar akan terbuka akhlaq, perilaku dan perangai aslinya, yang selama ini tertutup ketika seseorang tidak mengadakan perjalanan. (Ibnu mandhur, Lisan al-Arab). Oleh karenanya, wanita yang tidak menggunakan jilbab, sehingga sebagian anggota tubuhnya terlihat disebut dengan “Safirah“ (wanita terbuka auratnya). Adapun Safar secara istilah para ulama berbeda pendapat di dalam menentukan batasnya. Mayoritas ulama menentukan bahwa safar adalah perjalanan yang jaraknya lebih dari 85 km. Sedangkan sebagian lainnya mengatakan, batasan suatu perjalanan disebut dengan safar atau tidak, dikembalikan kepada kebiasaan masyarakat masing-masing. Mereka berpedoman dengan kaidah fiqih yang menyatakan: “Setiap istilah yang tidak mempunyai batasan di dalam bahasa Arab, dan tidak pula dalam syariat (al-Qur’an dan sunnah), maka dikembalikan kepada kebiasaan masyarakat.“ Pengertian MahramMahram secara bahasa adalah seseorang yang diharamkan menikah dengannya. (Mukhtar as-Shihah: 1/ 56) Adapun mahram secara istilah adalah seorang laki-laki yang diharamkan menikah dengan seorang perempuan selamanya karena nasab, seperti hubungan bapak, anak, saudara dan paman, atau karena sebab yang mubah seperti suami, anak suami, mertua, saudara sesusuan.“ Bentuk-bentuk Safar WanitaSafar yang dilakukan wanita bisa dibagi menjadi tiga bentuk: Pertama: Safar Mubah, seperti melakukan perjalan untuk rekreasi. Kedua: Safar Mustahab (yang dianjurkan), seperti melakukan perjalanan untuk mengunjungi orang sakit atau menyambung silaturahim. Imam Baghawi berkata sebagaimana dinukil oleh Ibnu Hajar dalam Fathu al-Bari (4/76): “Para ulama tidak berbeda pendapat tentang ketidakbolehan seorang perempuan melakukan perjalanan yang bukan wajib, kecuali harus disertai suaminya atau mahramnya. Kecuali bagi perempuan kafir yang masuk Islam kemudian ingin berhijrah dari Dar al-Harbi (Negara Kafir) atau dia dalam keadaan ditawan musuh dan bisa lepas.“ Pernyataan di atas kurang akurat, karena pada kenyataannya terdapat perbedaan pendapat dalam masalah ini, seperti yang diriwayatkan dari al-Karabisi salah satu ulama Syafi’iyah yang membolehkan wanita melakukan safar mustahab tanpa disertai mahram. Ketiga: Safar Wajib, seperti melakukan perjalanan untuk melaksanakan ibadah haji, menolong orang sakit dan berbakti kepada orang tua. Jika seorang wanita melakukan safar dalam bentuk ketiga ini tanpa mahram, para ulama berselisih pendapat tentang status hukumnya: Pendapat Pertama, mengatakan bahwa seorang wanita tidak boleh melaksanakan ibadah haji kecuali dengan mahramnya. Ini adalah pendapat Abu Hanifah dan Ahmad dalam salah satu riwayat dari beliau. Mereka berdalil dengan keumuman hadits-hadist yang melarang seorang wanita melakukan safar tanpa mahram, diantaranya adalah hadist Ibnu Abbas: radhiyallahu ‘anhuma bahwa dia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabdas : “Janganlah sekali-kali seorang laki-laki berkholwat (berduaan) dengan seorang wanita dan janganlah sekali-kali seorang wanita bepergian kecuali bersama mahramnya”. Lalu ada seorang laki-laki yang bangkit seraya berkata: “Wahai Rasulullah, aku telah mendaftarkan diriku untuk mengikutu suatu peperangan sedangkan istriku pergi menunaikan hajji”. Maka Beliau bersabda: “Tunaikanlah hajji bersama istrimu” (HR Bukhori) Hadits di atas menunjukkan bahwa mahram adalah syarat wajib haji bagi seorang wanita muslimah. Pendapat Kedua, mengatakan bahwa seorang wanita muslimah dibolehkan melaksanakan ibadah haji tanpa mahram. Dan mahram bukanlah syarat wajib haji bagi seorang wanita muslimah. Ini adalah pendapat Hasan Basri, Auza’I, Imam Malik Syafi’I, dan Ahmad dalam salah satu riwayat dari beliau, serta pendapat Dhahiriyah. Pendapat ini dipilih oleh Ibnu Taimiyah dalam riwayat terakhir beliau. (al-Majmu’: 8/382, al-Furu’: 3/ 177) Imam Malik menyatakan bahwa mahram bisa diganti dengan rombongan wanita yang bisa dipercaya selama perjalanan aman. Berkata Imam al Baji al-Maliki : “Adapun yang disebut oleh sebagian ulama dari teman-teman kami, itu dalam keadaan sendiri dan jumlah yang sedikit. Adapun dalam keadaan jumlah rombongan sangat banyak, sedang jalan – yang dilewati – adalah jalan umum yang ramai dan aman, maka bagi saya keadaan tersebut seperti keadaan dalam kota yang banyak pasar-pasarnya dan para pedagang yang berjualan, maka seperti ini dianggap aman bagi wanita yang bepergian tanpa mahram dan tanpa teman wanita. “ (al-Muntaqa : 3/17) Dalil mereka sebagai berikut : Dalil Pertama: Hadist Adi bin Hatim, bahwa Nabi shollallahu alahi wassalam bersabda : “Seandainya kamu diberi umur panjang, kamu pasti akan melihat seorang wanita yang mengendarai kendaraan berjalan dari Al Hirah hingga melakukan thawaf di Ka’bah tanpa takut kepada siapapun kecuali kepada Allah”. (HR. Bukhari) Hadit di atas berisi tentang pujian dan sanjungan pada suatu perbuatan, hal itu menunjukkan kebolehan.Sebaliknya hadist yang mengandung celaan kepada suatu perbuatan menunjukkan keharaman perbuatan tersebut. (Umdatu al-Qari : 16 /148) Dalil Kedua: Atsar Ibnu Umar. Dari Ibnu Umar bahwa beliau memerdekakan beberapa budak perempuannya. Kemudian beliau berhaji dengan mereka. Setelah dimerdekakan, tentunya mereka bukan mahram lagi bagi Ibnu Umar. Berarti para wanita tersebut pergi haji tanpa mahram. (Disebutkan Ibnu Hazm dalam al-Muhalla) Dalil Ketiga: Atsar Aisyah. “Dari Aisyah tatkala ada orang yang menyampaikan kepada beliau bahwa mahram adalah syarat wajib haji bagi wanita muslimah, beliau berkata: “Apakah semua wanita memiliki mahram untuk pergi haji?!” (Riwayat Baihaqi) Dalil Keempat: Kaidah Fiqhiyah. “ Dalam masalah ibadah mahdha dasarnya adalah ta’abbud, ( menerima apa adanya tanpa dicari-cari alasannya, seperti jumlah rekaat sholat) dan dalam masalah mu’amalat dasarnya adalah ta’lil.( bisa dicerna dengan akal dan bisa dicari alasannya, seperti jual beli dan pernikahaan ) ” Masalah safar wanita termasuk dalam katagori mu’amalat, sehingga bisa kita cari alasan dan hikmahnya yaitu untuk menjaga keselamatan wanita itu sendiri dan ini bisa terwujud dengan adanya teman-teman wanita yang bisa dipercaya apalagi dalam jumlah yang banyak dan jalan dianggap aman. Dalil Kelima: Kaidah Fiqhiyah “Hukum yang ditetapkan dengan ijtihad bisa berubah menurut perubahan waktu, keadaan, tempat dan perorangan.“ Berdasarkan kaidah di atas, sebagian ulama kontemporer seperti Syekh Abdurrozaq Afifi(Fatawa wa Rasail: 1/201) membolehkan seorang wanita bepergian sendiri atau bersama beberapa temannya yang bisa dipercaya dengan naik pesawat, diantar oleh mahramnya ketika pergi dan dijemput juga ketika datang. Bahkan keadaan seperti ini jauh lebih aman dibanding jika seorang wanita berjalan sendiri di dalam kota, khususnya kota-kota besar. Dalil Keenam: Kaidah Fiqhiyah. “Apa-apa yang diharamkan karena dzatnya, tidaklah dibolehkan kecuali dalam keadaan darurat, dan apa-apa yang diharamkan dengan tujuan menutup jalan ( kemaksiatan ), maka dibolehkan pada saat dibutuhkan “ Ketidakbolehan wanita melakukan safar tanpa mahram tujuannya untuk menutup jalan kemaksiatan dan bahaya baginya, maka hal itu menjadi dibolehkan manakala ada kebutuhan, khususnya jika ditemani dengan rombongan yang dipercaya dan keadaan jalan aman. Pendapat Yang Kuat: Pendapat yang kuat bahwa mahram bukanlah syarat wajib haji bagi wanita muslimah berdasarkan hadist dan atsar di atas. Tetapi boleh bersama rombongan perempuan yang bisa dipercaya, khususnya jika keadaan aman. Adapun hadist Ibnu Abbas yang mensyaratkan mahram, peristiwa tersebut bukan pada haji wajib, tetapi pada haji yang sunnah. Karena haji baru diwajibkan pada tahun 10 H, dimana Rasulullah pada waktu itu juga melaksanakan ibadah haji. Walaupun demikian, diharapkan bagi wanita yang ingin melaksanakan haji dan umrah atau melakukan safar wajib lainnya, hendaknya bersama mahramnya, karena itu lebih terhindar dari fitnah dan marabahaya lainnya. Ini pada safar wajib, tentunya dalam safar mubah dan mustahab lebih ditekankan lagi. Tetapi dalam keadaan-keadaan tertentu yang dibutuhkan sekali, kita bisa mengambil pendapat ulama yang membolehkan dengan syarat-syarat yang sangat ketat. Dengan demikian Islam dipahami sebagai agama yang selalu menjaga kehormatan dan keselamatan wanita, sekaligus memberikan solusi-solusi yang bisa dipertanggung jawabkan baik secara agama maupun secara sosial disaat tidak ada pilihan lain. Wallahu A’lam. Dr. Ahmad Zain , MA Sumber : Eramuslim
4
« pada: Kemarin jam17:44:29 »
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Jazuli Juwaini mengatakan sampai saat ini pemerintah belum bisa bertindak tegas dengan adanya lembaga sertifikasi halal selain Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Selama belum ada aturannya (UU) pemerintah belum bisa bersikap dengan adanya lembaga sertifikasi halal non MUI," kata Jazuli kepada wartawan di Balai Kartini Jakarta, Senin (20/05/2013) pagi.
Untuk itu, Jazuli menginginkan agar RUU Jaminan Produk Halal (JPH) yang saat ini masih dibahas di DPR RI segera disahkan.
"Ini untuk jaminan hukum. Salah satu isi dari RUU ini (JPH) adalah mengatur siapa yang berhak sebagai lembaga sertifikasi halal. Tetapi kami cenderung LPPOM MUI yang tetap menjalankan mandat ini," jelas Jazuli yang juga Ketua Panja RUU JPH.
Jika RUU JPH ini sudah disahkan, lanjut Jazuli, maka lembaga-lembaga sertifikasi halal yang bukan ditunjuk pemerintah harus membubarkan diri. Jika tidak, maka pemerintah akan bersikap tegas.
"Jika ada lebih dari satu lembaga sertifikasi halal maka bakal ada perang fatwa. Nah, ini akan membingungkan umat," tandasnya.
Seperti diketahui, belum lama ini Ormas Nahdlatul Ulama (NU) mendirikan lembaga sertifikasi halal bernama Badan Halal Nahdlatul Ulama (BHNU). Menurut pengakuan PBNU, kehadiran BHNU ini guna mengakomodir pengusaha dan konsumen dari kalangan Nahdliyin.*
Sumber : Hidayatullah
5
« pada: Kemarin jam15:12:31 »
Tadabbur adalah mendalami dan menyelami makna-makna Al Quran sampai kedalaman yang paling dalam. Seperti seseorang yang hendak mengambil mutiara didasar laut maka ia harus menyelaminya, dan berusaha keras mencarinya. Maka apakah yang akan didapat oleh seseorang yang mencari mutiara hanya duduk-duduk ditepi pantai, melihat debur ombak dan angin yang meniup lembut??? berapa banyak mutiara yang akan di dapatkannya. Dengan ikut mentadabbur Al Quran bersama Syaikh dan asatidz kita akan lebih mudah menyelami Al Quran dan mendapat mutiara-mutiara ilmu yang ada didalamnya. Silahkan shalihin dan shalihat hadir pada Acara INDONESIA MENTADABBUR AL QUR'AN
Tanggal : 2 Juni 2013 Jam : 08.00 - 11.30 WIB Tempat :Masjid Istiqlal Jakarta Pusat Bersama : Ustadz Bachtiar Natsir, Ustadz Yusuf Mansyur, Ust M Zaitun Rasmin, Syaikh Prof. DR Naseer Al Omar
Sesiapa yang menapaki jalan yang ditujukan untuk menuntut ilmu, Allah akan mudahkan jalannya menuju surga.
6
« pada: 19 Mei 2013, 09:25:25 »
 Yazid Ar-Raqqsyi meriwayatkan dari Anas bin Malik ?Malaikat Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang tidak biasa dengan raut muka yang berbeda dari biasanya. Rasulullah bertanya: Wahai Jibril, kenapa Aku melihat raut mukamu berbeda? Jibril menjawab, "Wahai Muhammad, aku datang kepadamu pada saat Allah memerintahkan supaya api neraka dinyalakan. Tidak pantas jika orang yang mengetahui bahwa -- neraka, siksa kubur dan siksa Allah itu sangat dasyat-- untuk bersenang sebelum dirinya merasa aman dari ancaman itu." Rasulullah menjawab: "Wahai Jibril, lukiskanlah keadaan neraka itu kepadaku." Jibril berkata: "Baik, ...Ketika Allah swt menciptakan neraka, apinya dinyalakan seribu tahun hingga berwarna hitam pekat, nyala dan baranya tidak pernah padam." "Demi Dzat yang mengutus engkau kebenaran sebagai Nabi, seandainya neraka itu berlubang sebesar lubang jarum, niscaya segenap penghuni dunia akan terbakar karena panasnya." "Demi Dzat yg mengutus Engkau dengan kebenaran sebagai Nabi, seandainya ada baju penghuni neraka itu digantung diantara langit dan bumi, niscaya semua penghuni dunia akan mati karena bau busuk dan panasnya." "Demi Dzat yg mengutus Engkau kebenaran sebagai Nabi, seandainya sehasta dari mata rantai sebagaimana yang disebutkan didalam al qur?an diletakkan di puncak gunung, niscaya bumi sampai kedalamnya akan meleleh." "Demi Dzat yang mengutus Engkau kebenaran sebagai Nabi, seandainya ada seorang berada di ujung barat dunia ini disiksa, niscaya orang yang berada di ujung timur akan terbakar karena panasnya." Neraka itu mempunyai 7 pintu dan masing-masing pintu dibagi-bagi untuk laki-laki dan perempuan. Rasulullah bertanya; ?Apakah pintu-pintu itu seperti pintu kami?? Jibril menjawab; ?Tidak.Pintu itu selalu terbuka dan pintu yang satu berada dibawah pintu yang lain. Jarak pintu yang satu dengan pintu yang lain sejauh perjalan 70 tahun. Pintu yang dibawahnya lebih panas 70 x lipat dari pintu yang diatasnya." "Musuh-musuh Allah diseret kesana dan jika mereka sampai di pintu itu, malaikat Zabaniyah menyambut mereka dengan membawa rantai dan belenggu. Rantai itu dimasukkan ke dalam mulutnya dan keluar dari duburnya, sedangkan tangan kirinya dibelenggu dengan lehernya, dan tangan kanannya dimasukkan ke dalam dada hingga tembus ke bahu. Setiap orang yang durhaka itu dirantai bersama setan dalam belenggu yang sama, lantas diseret wajahnya tersungkur dan dipukul oleh malaikat dengan palu. Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalam neraka." Rasulullah bertanya, "Siapakah penghuni masing-masing pintu itu?" Jibril menjawab, "Pintu yang paling bawah namanya Hawiyah. Pintu neraka Hawiyyah ini adalah pintu neraka yang paling bawah (dasar), yang merupakan neraka yang paling mengerikan. Pintu neraka ini ditempati oleh orang-orang munafik, orang kafir termasuk juga keluarga Fir'aun, dalam neraka Hawiyyah. Hal ini sebagaimana arti dari firman Allah ;"Maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyyah" (QS.Al-Qari'ah :9). Pintu kedua namanya Jahim. Yakni pintu neraka tingkatan ke 6. Tingkatan neraka ini di atasnya neraka Hawiyyah. Di dalamnya ditempati oleh orang-orang musyrik yang menyekutukan Allah. Hal ini sebagaimana arti firman Allah ini :"Dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat" (QS.Asy-Syu'araa :91). Pintu ketiga namanya Saqar, tempat arang-orang shabi'in. Merupakan pintu neraka pada tingkatan ke 5. Di dalam pintu itu ditempati oleh orang-orang yang menyembah berhala atau menyembah patung-patung yang dibuat bangsanya sendiri. Tingkatan pintu neraka ini, terletak di atasnya pintu neraka Jahim. Tentang neraka ini, Allah telah berfirman yang artinya :"Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)" (QS. Al-Mudatstsir : 42) Pintu keempat namanya Ladza, berisi iblis dan orang-orang yang mengikutinya, serta orang Majusi. Ladza merupakan pintu neraka pada tingkatan nomor 4. Di dalamnya ditempati Iblis laknatullah beserta orang-orang yang mengikutinya dan orang-orang yang terbujuk rayuannya. Kemudian orang-orang Majusi pun ikut serta menempati neraka Ladza ini. Mereka kekal bersama Iblis di dalamnya. Tingkatan pintu neraka Ladza ini diatasnya pintu neraka Saqar. Dalam hal ini Allah telah berfirman : Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak". (QS. Al-Ma'arij : 15). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Iblis dan para pengikutnya akan dimasukkan ke dalam neraka Ladza. Seperti apa yang dikatakan oleh Malaikat Maut (malaikat Izrail) ketika Iblis hendak dicabut nyawanya, maka malaikat maut itu berkata, bahwa Iblis akan diberi minum dari neraka Ladza. Pintu kelima namanya Huthamah, tempat orang-orang Yahudi. Merupakan pintu neraka pada neraka tingkatan ke 3. Di dalamnya ditempati oleh orang-orang Yahudi dan para pengikutnya. Pintu neraka Huthamah ini, tingkatannya di atas pintu neraka Ladza yang dihuni para Iblis. Tentang neraka Huthamah ini, Allah telah berfirman dalam Al-Qur'an : "Dan tahukah kamu, apa Huthamah itu? (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan". (QS. Al-Humazah : 5-6). Pintu keenam namanya Sa'ir, merupakan pintu neraka pada neraka tingkatan ke 2. Di dalamnya ditempati oleh orang-orang Nashrani dan para pengikutnya. Pintu neraka ini berada di atas tingkatan pintu neraka Huthamah. Mengenai neraka ini, Allah Ta'ala telah berfirman :"Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)".(QS. Al-Insyigaq : 12). Selanjutnya Jibril terdiam karena merasa segan kepada Rasulullah Saw. kemudian Rasulullah bertanya, "Kenapa engkau tidak memberitahukan penghuni pintu yang ketujuh?" Jibril menjawab : "Pintu ke tujuh namanya pintu neraka Jahanam. Merupakan pintu neraka yang paling atas (pertama). Di dalamnya berisi umatmu yang melakukan dosa-dosa besar dan tidak tobat sampai mereka meninggal dunia." Rasulullah pingsan mendengar penjelasan Jibril tersebut. Jibril meletakan kepala Rasulullah di pangkuannya sampai Beliau sadar kembali. Salman Al-Farisi datang dan berdiri di depan pintu seraya berkata, ?Assalaamu'alaikum, yaa ahla baitir rahmah, apakah saya bisa bertemu dengan junjunganku Rasulullah Saw.?" Namun tidak ada yang menjawab, sehingga meraka pun menangis dan terjatuh. Rasulullah bersabda: "Betapa besar cobaan yang menimpaku dan aku merasa sangat sedih. Jadi, ada di antara umatku yang akan masuk neraka?" Jibril menjawab, "benar, yaitu umatmu yang mengerjakan dosa-dosa besar. Kemudian Rasulullah saw. menangis, dan Jibril pun juga ikut menangis. Rasulullah Saw. lantas masuk ke rumahnya dan menyendiri. Beliau hanya keluar rumah jika hendak mengerjakan shalat dan tidak berbicara dengan siapa pun. Dalam shalat beliau menangis dan sangat merendahkan diri kepada Allah Ta?ala. Pada hari yang ketiga, Abu Bakar r.a. datang ke rumah beliau dan mengucapkan, ?Assalaamu?alaikum, yaa ahla baitir rahmah, apakah saya bisa bertemu dengan Rasulullah SAW. ?? Namun tidak ada seorang pun yang menjawabnya, sehingga Abu Bakar menangis tersedu-sedu. Umar r.a. datang dan berdiri di depan pintu seraya berkata, ?Assalaamu' alaikum, yaa ahlal baitir rahmah, apakah saya bisa bertemu dengan Rasulullah Saw.?" Namun tidak ada seorang pun yang menjawabnya, sehingga Umar lantas menangis tersedu-sedu. Kemudian Salman bangkit dan mendatangi rumah Fathimah. Sambil berdiri di depan pintu ia berkata, " Assalaamu' alaikum, wahai putri Rasulullah Saw? sementara Ali r .a. sedang tidak ada di rumah. Salman lantas berkata, "Wahai putri Rasulullah Saw ., dalam beberapa hari ini Rasulullah Saw. suka menyendiri. Beliau tidak keluar rumah kecuali untuk shalat dan tidak pemah berkata-kata serta tidak mengizinkan seseorang untuk masuk ke rumah beliau." Fathimah lantas pergi ke rumah beliau (Rasulullah). Di depan pintu rumah Rasulullah Saw. Fathimah mengucapkan salam dan berkata, "Wahai Rasulullah, saya adalah Fathimah." Waktu itu Rasulullah Saw. sedang sujud sambil menangis, lantas mengangkat kepala dan bertanya, ?Ada apa wahai Fathimah, Aku sedang menyendiri. Bukakan pintu untuknya." Maka dibukakanlah pintu untuk Fathimah. Fathimah menangis sejadi-jadinya, karena melihat keadaan Rasulullah yang pucat pasi, tubuhnya tampak sangat lemah, mukanya sembab karena banyak menangis. Fathimah bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah yang sedang menimpa dirimu wahai ayahku?" Beliau bersabda, "Wahai Fathimah, Jibril datang kepadaku dan melukiskan keadaan neraka. Dia memberitahu kepadaku bahwa pada pintu yang teratas diperuntukkan bagi umatku yang mengerjakan dosa besar. Itulah yang menyebabkan aku menangis dan sangat sedih." Fatimah bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana mereka masuk ke neraka itu?" Beliau bersabda, "Mereka digiring ke neraka oleh malaikat. Wajah mereka tidak hitam, mata mereka tidak biru, mulut mereka tidak disumbat, dan mereka tidak dibelenggu ataupun dirantai." Fatimah bertanya," Wahai Rasulullah, bagaimana sewaktu mereka digiring ke eraka oleh malaikat?" Beliau bersabda, "Laki-laki ditarik jenggotnya, sedangkan perempuan dengan ditarik rambut ubun-ubunnya. Banyak di antara umatku yang masih muda, ketika ditarik jenggotnya untuk digiring ke neraka berkata, ?Betapa sayang kemudaan dan ketampananku. ?Banyak di antara umatku yang perempuan ketika ditarik ke neraka berkata, ?Sungguh aku sangat malu.? Ketika malaikat yang menarik umatku itu sampai ke neraka dan bertemu dengan Malik, Malik bertanya kepada malaikat yang menarik umatku itu, ?Siapakah mereka itu? Aku tidak pernah melihat orang-orang yang tersiksa seperti mereka. Wajah mereka tidak hitam, mata mereka tidak biru, mulut mereka tidak disumbat, mereka tidak dibarengkan dengan golongan setan, dan mereka tidak dibelenggu atau diikat lehernya?? Malaikat itu menjawab, "Kami diperintahkan untuk membawa mereka kepadamu dalam keadaan seperti itu.? Malik berkata kepada mereka, ?Wahai orang-orang yang celaka, siapakah sebenarnya kalian ini?? (Dalam hadis yang lain disebutkan, bahwa ketika mereka ditarik oleh malaikat, mereka selalu menyebut-nyebut nama Muhammad. Ketika mereka melihat Malik, mereka lupa untuk menyebut nama Muhammad Saw. karena seramnya Malaikat Malik). Mereka menjawab, ?Kami adalah umat yang diturunkan Al-Quran kepada kami dan termasuk orang yang mengerjakan puasa pada bulan Ramadhan.? Malik berkata, "Al-Quran hanya diturunkan untuk umat Muhammad Saw .? Ketika mendengar nama Muhammad, mereka berteriak seraya berkata, 'Kami termasuk umat Muhammad Saw? . Malik berkata kepada mereka, ?Bukankah di dalam Al-Quran ada larangan untuk mengerjakan maksiat-maksiat kepada Allah Ta'ala?? Ketika mereka berada di tepi neraka dan diserahkan kepada Malaikat Zabaniyah, mereka berkata ?Wahal Malik, izinkanlah kami untuk menangisi nasib kami.? Malik mengizinkannya, dan mereka lantas menangis dengan mengeluarkan darah. Malik lantas berkata, ?Alangkah baiknya, seandainya tangis ini kamu lakukan sewaktu berada di dunia. Seandainya sewaktu di dunia kamu menangis seperti ini karena takut kepada siksaan Allah, niscaya sekarang ini kamu tidak akan masuk neraka.? Malik lalu berkata kepada Zabaniyah, ?Lemparkan, lemparkan mereka ke dalam neraka.? Ketika mereka dilempar ke dalam neraka, mereka berseru secara serempak mengucapkan kalimat: Laa ilaaha illallah...., sehingga api neraka langsung menjadi padam. Kemudian Malik berkata, ?Wahai api, sambarlah mereka!? Api itu menjawab, ?Bagaimana aku menyambar mereka sementara mereka mengucapkan kalimat: Laa ilaaha illallaah. Malik berkata lagi kepada api neraka, ?Sambarlah mereka?. Api itu menjawab, ?Bagaimana aku menyambar mereka, sementara mereka mengucapkan kalimat: Laa ilaaha illallah.? Malik berkata, ?Benar, namun begitulah perintah Allah Arasy?. Kemudian api itu pun menyambar mereka. Di antara mereka ada yang disambar sampai dua telapak kakinya, ada yang disambar sampai dua lututnya, dan ada yang disambar sampai lehemya. Ketika api itu akan menyambar muka, Malik berkata, ?Jangan membakar muka mereka, karena dalam waktu yang cukup lama mereka bersujud Kepada Dzat Yang Maha Kuasa. Dalam Al-Qur'an, Allah telah mensifati neraka Jahannam sebagai berikut :"Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi gunung".(QS. Al-Mursilat : 32) "Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya. (QS. Al-Hijr : 43) Dari Hadits Qudsi: Bagaimana kamu masih bisa melakukan maksiat sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahari-Ku. Tahukah kamu bahwa neraka jahanam-Ku itu mempunyai 7 tingkat. Setiap tingkat mempunyai 70,000 daerah. Setiap daerah mempunyai 70,000 kampung Setiap kampung mempunyai 70,000 rumah Setiap rumah mempunyai 70,000 bilik. Setiap bilik mempunyai 70,000 kotak Setiap kotak mempunyai 70,000 batang pokok zarqum Di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 ekor ular. Di dalam mulut setiap ular yang panjang 70 hasta mengandung lautan racun yang hitam pekat. Juga di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 rantai Setiap rantai diseret oleh 70,000 malaikat. Sumber : Suara Islam
7
« pada: 19 Mei 2013, 09:12:19 »
 Pernahkah Anda membayangkan sulitnya warga desa terpencil di NTT untuk mendapatkan satu mushaf Al-Quran? Di desa-desa terpencil minoritas Muslim Nusa Tenggara Timur dan desa Kabupaten Selayar Sulawesi Tenggara yang berbatasan dengan NTT tidak akan ditemukan satu toko pun yang menjual Al-Quran. Maka, bila warga ingin membeli Al-Quran harus melakukan perjalanan laut dan darat ke ibukota kabupaten atau propinsi yang menempuh waktu sehari semalam, tentu harus membelinya dengan harga yang lebih mahal daripada di kota Jakarta. Oleh karena itu melalui project Al-Qur’an Road Trip NTT, Badan Wakaf Al-Quran menghimpun wakaf dari kaum Muslim. Maka terkumpullah sekitar 2.500 mushaf Al-Quran. Al-Quran wakaf ini dibawa ke NTT dengan menumpang Kapal Dakwah Nelayan NTT yang berlayar perdana ke NTT setelah menjalani proses renovasi di Tanjung Burung dan Karang Antu Banten. Setelah menempuh perjalanan sepuluh hari dari Jakarta, kapal dakwah yang memuat ribuan Al-Quran wakaf itu akhirnya merapat di Pelabuhan Sagu, Adonara, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (4/5). Pengiriman Al-Quran yang didistribusikan selama dua pekan pada 16-31 Mei oleh tim Al Qur’an Road Trip dan partner lapang BWA. Al-Quran disebarkan ke lima puluh desa terpencil di lima kabupaten yakni Flores Timur, Lembata, Alor, Timor Tengah Selatan dan Sika serta dua desa di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Tenggara yang berbatasan dengan NTT. “Jadi rasio nya per desa mendapatkan 50 Al-Quran,” ujar Ustadz Ariefuddin Anwar, partner lapang BWA di NTT. Menurut Pimpinan Pondok Pesantren Ikhwanul Mukminin, Adonara, tersebut pembagian wakaf Alquran ini dilakukan untuk memicu budaya membaca kitab suci umat Islam itu di desa-desa terpencil. “Daerah-daerah yang kita jangkau itu pada umumnya, akses ke pasar sangat sulit. Ke pasar nya saja sangat susah, apalagi beli Al-Quran,” tegas nazir wakaf kapal dakwah tersebut. Warga Selayar misalnya, untuk sampai pada pasar kabupaten saja, mereka harus menempuh perjalanan 30 jam dengan menggunakan perjalanan laut dan darat. Dari desa ke kabupaten nya 15 jam, dari kabupaten ke pasar nya juga sekitar 15 jam. “Dengan adanya distribusi Al-Quran wakaf ini memudahkan masyarakat membaca Al-Quran. Sehingga lebih mudah belajar,” harapnya. Sumber : Dakwatuna
8
« pada: 19 Mei 2013, 09:06:54 »
 Ketua Harian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Ma'ruf Amin melihat adanya geliat kebangkitan gerakan kembalinya Komunisme di Indonesia. Hal itu paling tidak menurutnya, tampak dengan adanya gerakan yang meminta pemerintah menyampaikan permintaan maafnya atas kejadian G 30/S/PKI pada tahun 1965 lalu. "Sekarang sudah ada, bahwa Peristiwa 1965 diangkap sebagai pelanggaran HAM berat. Dan pemerintah harus minta maaf," ungkapnya dalam diskusi di Aula MUI, Jakarta, Sabtu (18/5/2013). Kiyai Ma'ruf egaskan, dengan adanya gerakan itu, berarti ada gerakan kembalinya PKI. "Saya melihat memang sudah bangkit ini. Karena itu bagaimana kita, bukan hanya mendeteksi dini tapi melakukan penangkalannya terhadap kembalinya gerakan PKI ini," tegasnya. Lebih lanjut, dia katakan, memang secara kelembangaan PKI itu sudah mati. Tapi ideologinya belum mati. "Oleh karena itu, ini kita harus jaga," katanya. Sumber : Suara Islam
9
« pada: 19 Mei 2013, 09:00:12 »
 Mantan Wakil Presiden dan pengusaha ternama Indonesia Jusuf Kalla menginginkan pengelola pondok pesantren memajukan pengetahuan dunia usaha kepada anak didik atau santri di lembaga itu. "Di samping pengetahuan tentang agama, tentu bagaimana lembaga pendidikan pesantren ini bisa memajukan pengetahuan itu (dunia usaha)," kata JK di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu, (18/05/2013) dikutip Antara. Pada temu Forum Saudagar Nahdatul Ulama (NU) dan Lintas Profesi di Pondok Pesantren An Nur Ngrukem Bantul, dia menilai umat Islam khususnya NU dapat berkembang dari sisi dunia usaha. Dia mengatakan, pondok pesantren yang baik itu juga harus kerjasama dengan dunia usaha. "Kalau kita semua semangatnya ke situ saya yakin pertumbuhan dunia usaha juga tinggi, apalagi kita juga tahu pendiri-pendiri NU termasuk Muhammadiyah pada dasarnya pedagang," katanya. Ia menyitir Alquran yang mengajarkan dan mendorong umat meningkatkan ilmu pengetahuan untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik. "Bagaimana semua ilmu itu dibawa lebih kepada kemajuan bukan hanya ilmu Alquran, ilmu agama termasuk perkawinan itu penting, tapi juga tidak kalah penting untuk mencari penghasilan," katanya.* Sumber : Hidayatullah
10
« pada: 19 Mei 2013, 08:58:06 »
 Mantan perdana menteri Malaysia Mahathir Muhammad tiba di Kairo Sabtu siang dalam lawatannya selama dua hari. Selama kunjungannya Muhammad akan menemui Presiden Muhammad Mursy dan melakukan sejumlah pembicaraan dengan tokoh-tokoh politik dan ekonomi, kata duta besar Malaysia di Kairo kepada kantor berita Mesir MENA (18/5/2013). Menteri Penerbangan Sipil Mesir Wael al-Maadawi dan penasehat presiden untuk urusan ekonomi Ashraf Serri menyambut Mahathir Muhammad di bandara Kairo. Situs Ikhwanonline hari Sabtu menulis bahwa Muhammad juga dijadwalkan akan memberikan pidato dalam konferensi partai bentukan Al-Ikhwan al-Muslimun, Partai Kebebasan dan Keadilan (PKK), Konferensi itu akan memusatkan perhatiannya pada Proyek Renaisans PKK, yang menjadi bagian dari program kerja presiden sejak terpilihnya Mursy, petinggi Ikhwan yang kini sudah menyatakan diri keluar dari organisasi itu dengan alasan menjaga netralitas sebagai presiden. Mahathir Muhammad merupakan pejabat perdana menteri terlama yang memimpin pemerintahan di Malaysia dari tahun 1981-2003. Semasa kepemimpinannya, Malaysia banyak melakukan pembangunan infrastruktur di berbagai bidang.* Sumber : Hidayatullah
11
« pada: 19 Mei 2013, 08:50:42 »
 Neo-Nazi di Athena telah memberikan ultimatum satu bulan bagi umat Islam untuk meninggalkan Yunani atau mereka akan “dibantai seperti ayam”. “Muslim pembunuh , sampai 30 Juni tutup pintu rumah Anda di Yunani dan silahkan anda pergi ke neraka,” begitu bunyi surat yang dikirim ke halaman web dari Asosiasi Muslim Yunani dan dikutip oleh situs EnetEnglish. “Jika setelah 1 Juli dan seterusnya mereka (muslim) masih di sini, akan dibantai seperti ayam di jalan.” Ditulis dalam bahasa Yunani, bahasa Inggris dan Arab, surat menggunakan bahasa vulgar terhadap Muslim di Yunani. Surat yang mengancam bahwa jika umat Islam tidak meninggalkan negara itu, maka “akan ada darah” Lambang dari neo-Nazi, kelompok fasis, Golden Dawn, yang dicetak pada surat itu. Dilecut oleh krisis ekonomi saat ini di Yunani, partai sayap kanan Golden Dawn telah mendapatkan popularitas dengan isu permusuhan terhadap imigran. Partai ini telah disalahkan atas serangan baru-baru ini terhadap imigran di Yunani, yang merupakan gerbang utama bagi para migran sebagian besar berasal dari Asia dan Afrika yang mencoba memasuki Uni Eropa. Asosiasi Muslim menegaskan bahwa surat itu ditujukan kepada umat Islam dan bukan imigran yang lain. “Dan ini menunjukkan bahwa kebencian agama yang terang-terangan.” Atas dasar ini, komunitas muslim mendesak pemerintah Yunani “untuk memastikan bahwa semua warga negara menikmati hukum yang sama dan bahwa tidak menjadi mangsa antar golongan.” Kini Muslim disana mencapai hampir 1,3 persen dari 10,7 juta penduduk Yunani. Gejolak anti-Muslim telah meningkat sejak Yunani terhantam krisis hutang, Negara yang berjuang melawan resesi yang telah mengakibatkan ribuan PHK dari pekerjaan mereka. Pada tahun 2011, saat umat Islam melakukan sholat idul Adha di tempat terbuka di dekat pusat kota di Athena, dilecehkan oleh penduduk lokal yang melemparkan telur pada mereka dan mereka memainkan musik keras dari rumah-rumah mereka. Sumber : Fimadani
12
« pada: 19 Mei 2013, 08:37:09 »
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh  Perjalanan panjang Dakwah Ekonomi Islam tidak bisa dilepaskan sejarah panjang perjuangan & gelora semangat para pemuda yang memperjuangkannya. Pada medio tahun 2000, ratusan mahasiswa yang berasal dari berbagai Kelompok Studi Ekonomi Islam/BEM/LDK mendirikan organisasi nasional ekonomi syariah antar kampus dengan nama Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam (FoSSEI). Kini setelah 13 tahun berlalu, FoSSEI menjadi pelaku sejarah perjalanan sejarah ekonomi syariah Indonesia. Dgn melihat potensi Alumni FoSSEI berjumlah puluhan ribu yang tersebar d seluruh wilayah Indonesia, dan adanya keinginan utk mempererat silaturahmi, maka bersama ini kami mengundang rekan2 dalam acara Silaturahmi Akbar Ka-FoSSEI yang akan dilaksanakan pada : Hari/Tanggal : Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu : 08.00 - 15.00 WIB Tempat : Gedung Dewan Pers, Jl. Kebon Sirih No. 32-34,Gambir Jakarta Pusat DKI Jakarta, Indonesia (Depan Kantor Baznas). Peta bisa diakses: http://bit.ly/11yHgqaAgenda : talkshow tokoh, forum sinergi sukses bersama, job fair, sharia business fair & penandatanganan MoU kerja sama dengan berbagai pihak Pendaftaran dpt menghubungi Sdr. Harry Aslam 081575975688 / Sdr.i Dea 085742879437 / Sdr. Novat Pugo Sambodo 081392054573. Kirimkan sms dengan format Nama (spasi) KSEI (spasi) No. HP (spasi) Email atau melalui Email ke diah@ekonomisyariah.org. Untuk informasi lanjt dapat melakukan korespondensi ke email diah@ekonomisyariah.org atau http://kafossei. wordpress.com/ Terima kasih atas perhatian dan kami tunggu kedatangan rekan-rekan dalam acara yang pastinya sayang untuk dilewatkan. Wassalamua'laikum MPP KA-FoSSEI Alfi Wijaya-ketum Yopi Nursali-ketua Achmad Iqbal-ketua Hendro Wibowo-ketua Abdul Basit-ketua Mohon di-forward ke alumni FoSSEI lainnya. Baca dari awal, karena ini info Yang Sayang Dilewatkan. 25 Mei 2013 Sumber : http://www.facebook.com/iman.aryadi
13
« pada: 19 Mei 2013, 08:15:09 »
Ribuan jilbab berwajah cinta Membungkus rambut, tubuh sampai ujung kakinya karena hakekat cahaya Allah Ialah terbungkus di selubung rahasia
Siapa bisa menemukan cahaya? Ialah suami, bukan asal manusia JIka aurat dipamerkan di koran dan di jalanan Allah mengambil kembali cahayaNya
Tinggal paha mulus dan leher jenjang Tinggal bentuk pinggul dan warna buah dada Para lelaki yang memelototkan mata Hanya menemukan benda
JIka wanita bangga sebagai benda Turun ke tingkat batu derajat kemakhlukannya Jika lelaki terbius oleh keayuan dunia Luntur manusianya, tinggal syahwatnya
14
« pada: 18 Mei 2013, 22:12:52 »
 Banyak pihak yang menilai kinerja Tim Detasemen Khusus Antiteror (Densus) 88 dalam pemberantasan terorisme tidak profesional dan tidak mematuhi kaidah Hak Azasi Manusia (HAM). Salah satu pihak yang mengkritik kinerja pasukan khusus Polri ini adalah Teguh Juwarno, politisi Partai Amanat Nasional (PAN). Dalam akun Twitternya, Teguh mempertanyakan soal tembak mati terduga teroris oleh Densus 88. "Layakkah didor mati?! Mereka yang baru terduga teroris yang berencana merakit bom akan meledakkan Kedutaan Myanmar?" kicau Teguh, Sabtu (18/05/2013) siang. Menurut Teguh, apa yang dilakukan terduga teroris itu baru angan-angan, belum terjadi. Jadi, tidak selayaknya ditembak mati. Tindakan yang berbeda justru diberlakukan bagi terduga korupsi dan kejahatan besar lainnya. "Yang masih angan-angan sudah dieksekusi mati. Sementara Aiptu (Labora Sitorus, anggota Polda Papua) bikin rakyat Papua mati busung lapar, makan ubi saja, (malah) digaji negara," kata Teguh. Teguh juga mencontohnya perlakukan berbeda aparat kepolisian terhadap pemimpin geng motor, Klewang. "Klewang yang jelas-jelas pemerkosa, pemimpin geng onar, dipelihara. Sementara aktivis sosial, asal berjenggot, rajin mengaji langsung didor," tulis Teguh yang juga anggota Komisi V DPR RI ini. Menurut Teguh, alangkah baiknya jika peralatan Densus 88 yang super canggih, bebas sadap diperbantukan untuk kepentingan KPK dalam memberantas korupsi. Selain itu, Teguh meminta kepada Komnas HAM untuk turun tangan mengusut sikap-sikap semena-mena Densus 88. Ia juga menduga maraknya kasus penembakan terduga teroris adalah bagian pengalihan isu untuk menutupi kasus yang menjerat oknum kepolisian. "Komnas HAM harus turun tangan untuk penembakan teroris akhir-akhir ini! Passca kasus Djoko Susilo tekuak, penembakan teroris menggila," tulisnya.* Sumber : Hidayatullah
15
« pada: 18 Mei 2013, 09:14:06 »
 Manajemen klub telah mengumumkan persetujuan mereka terhadap permintaan yang di ajukan oleh bintang Bayern, Frank Ribery, tentang pembangunan masjid bagi pemain muslim untuk bisa melaksanakan shalat lima waktu. Tentu saja berita gembira ini membuat pemain muslim di klub Jerman Bayern Munchen akhirnya bisa bernafas lega, karena impian mereka untuk memiliki sebuah masjid di stadion Allianz Arena tercapai, hal tersebut agar mereka dapat melaksanakan shalat wajib tepat waktu. Manajemen klub berjuluk The Bavarian memutuskan untuk membangun sebuah masjid yang memberikan tempat bagi para pemain dan para fans muslim untuk melaksanakan shalat. Tidak hanya itu pihak manajemen rencananya juga akan menunjuk seorang imam masjid serta membangun perpustakaan Islam yang cukup besar sebagaimana dilansir oleh situs Maroko, el-botola.com. Menurut situs ini, Manajemen klub akan menanggung 85% dari biaya pembangunan masjid dan sisanya akan di tanggung oleh para pemain dan para fans. Pembangunan masjid bagi para pemain ini bukanlah hal yang pertama, sebelumnya Newcastle United juga telah mengabulkan permintaan para pemain Muslim untuk membangun masjid sebagai tempat mereka melaksanakan shalat. Sumber : Dakwatuna
|
myAgenda!
myQomunitas!
mySholat!
Jadikan juga info seperti jadwal sholat ini pada websites mu :
myPromo-Deal!
Pernak-Pernik
- myQripik produk baru!
- Jaket
- Kaos
- Kalender
- Stiker
|