1
Curhatmu / Re:Dear Diary....
« pada: 30 Juni 2012, 20:38:14 »
bila setiap pelayaran senantiasa istirahat di pelabuhan, maka pelayaran rinduku pantang surut ke tepian
|
Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya. 1
Curhatmu / Re:Dear Diary....« pada: 30 Juni 2012, 20:38:14 »
bila setiap pelayaran senantiasa istirahat di pelabuhan, maka pelayaran rinduku pantang surut ke tepian
2
Dunia Dakwah Islam / Re:Banyak pengangguran di Saudi« pada: 30 Juni 2012, 20:04:37 »
kalo melihat dari postingan @ts sepertinya ingin memberikan asumsi kepada pembaca kalau indonesia itu lebih makmur dari arab saudi. Pendapat yg saya kira sangat ngaco
![]() kalau menurut saya saudi itu adalah negara yg perekonomiannya paling stabil di dunia, ini bukan berdasarkan survey atau angka2. tapi ini adalah soal fakta yg saya sendiri mengalaminya. sejak zaman engkongnya engkong saya pergi haji cerita kepada engkong saya, sampai terakhir saya berada disana, harga telur ayam itu gak pernah berubah, 1 real dapat 3 butir.. gimana coba? hahaha mungkin sampe anak saya pergi haji akan tetap harganya segitu. itulah mengapa saya bilang arab saudi adalah negara yg memiliki perekonomian paling stabil di dunia. ngaco aja luh @ts kalo indonesia memang lebih makmur dan sejahtera dari saudi, kenapa orang kita pade nyari duit kesana? ngacoooooo luuuh
3
Dunia Dakwah Islam / Re:Kemuliaan Nisfu Sya'ban....Ibnu Taymiah pun turun tangan pula.« pada: 30 Juni 2012, 19:52:24 »
semestinya syaikhul islam ibnu taimiyah itu adalah seorang ulama yg harus kita hormati juga. saya pribadi sebenarnya tidak habis pikir, "kenapa org2 dari kalangan pesantren harus membenci seorang ibnu taimiyah?" seperti saya dahulu juga sangat membenci beliau karena perkataannya "sesungguhnya Allah SWT bersemayam di atas 'arasy seperti aku yg duduk di kursi ini"
tapi setelah saya membaca riwayat beliau, akhirnya saya sadar dengan kesalahan saya selama ini. terlebih setelah mengetahui karena perkataannya tsb, beliau dituding sebagai pembawa faham mujassimah. beliau dimasukan ke dalam penjara, dengan badan yg terikat beliau dinaikan di atas keledai, dicambuki, diarak keliling kampung, hingga akhirnya beliau sakit dan meninggal di dalam penjara. astaghfirullahal'adziem, betapa sedih saya atas penderitaan yg beliau alami. bercucuran air mata saya membaca kisahnya. hanya karena berbeda pendapat dengan mayoritas ulama yg didukung penguasa, beliau mendapat perlakuan keji. tak sanggup saya menahan tangis. pada akhir hayatnya syaikhul islam ibnu taimiyah banyak mengarang kitab2 tentang suluk dan akhlaq di dalam penjara. wafatnya di dalam penjara qal’ah damaskus disaksikan oleh salah seorang muridnya yg bernama ibnul qoyyim. kembali bercucuran air mata saya mengetahui akhir ceritanya. seperti dalam syairnya yang terkenal beliau pernah berkata:“apakah yang diperbuat musuh padaku! aku, taman dan dikebunku ada dalam dadaku kemanapun ku pergi, ia selalu bersamaku dan tiada pernah tinggalkan aku. aku! terpenjaraku adalah khalwat kematianku adalah mati syahid terusirku dari negeriku adalah rekreasi. beliau juga pernah berkata ketika dalam penjara: “orang yg dipenjara sejatinya ialah orang yang terpenjara hatinya dari Rabbnya, orang yang tertawan sejatinya ialah orang yang ditawan orang oleh hawa nafsunya.” 4
Dunia Baca & Buku / Re:ReSensi Buku« pada: 09 Juni 2012, 10:15:06 »
Judul Buku: Mengaji Pluralisme kepada Mahaguru Pencerahan
Penulis: KH. Husein Muhammad Penerbit: Mizan Tahun: 1, Oktober 2011 Tebal: 217 halaman Harga: 27.300 Kekerasan dengan mengatasnamakan agama acapkali menghiasi negeri ini. Padahal, pelakunya adalah orang-orang yang konon memahami agama dengan baik dan benar. Benarkah, agama membolehkan umatnya untuk berbuat dan menghakimi umat yang berbeda pemahaman? Jika sebuah tindakan negatif dilandasi ajaran agama, dimana makna agama sebagai pencerahan bagi pemeluknya dalam kehidupan sosial? Sangat ironis jika seseorang menganut sebuah agama hanya sebagai status sosial belaka. Tanpa meresapi dari inti ajaran agama. Begitu juga bagi mereka yang menjadikan sebuah agama sebagai alat untuk melegitimasi berbagai tindakan kekerasan. Penting, sekiranya kini menjadikan agama sebagai pencerahan diri maupun sosial. Sehingga, perjalanan hidup seseorang semakin tercerahkan. Bukankah, dengan petunjuk agama hidup seseorang senantiasa mendapatkan kebahagiaan, pencerahan, dan kedamaian? Buku bertajuk “Mengaji Pluralisme kepada Mahaguru Pencerahan ini”, menarik dibaca. Husein Muhammad, mencoba memperlihatkan kepada para pembaca, bagaimana para sarjana muslim dalam memahami dan mendekati agama dari sudut disiplin yang berbeda. Kajian klasik tentang pluralisme ini, juga membantu kita memahami pluralisme seutuhnya. Pasalnya para pakar sufi seperti, Abu Mansur al Hallaj, Abu Hamid al Ghazali, Ibnu Rusyd, Ibnu Arabi, dan Imam Fakhr al-Din al-Razi sudah tidak di ragukan lagi intregritasnya. Hidup di negara serba pluralis, penting sekali menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun dan damai. Sekiranya, pluralisme menjadi solusi dalam menghadapi keberagaman dalam konteks keagamaan masyarakat indnesia. Mengingat kehidupan keberagaman sudah mutlak kehendak Tuhan yang tak bisa di tawar-tawar lagi. Kendati demikian, persoalannya adalah masih banyaknya umat Islam yang tabu akan pluralisme, sehingga menyebabkan sikap saling menyesatkan dan mengkafirkan terjadi di internal umat Islam. Masih pentingkah, kini memperdebatkan bahwa pluralisme sebagai produk Barat yang harus di tolak mentah-mentah? Padahal, pada masa-masa peradaban Islam klasik kajian pluralisme sudah pernah di kaji oleh para sarjana Islam. Secara tidak langsung, lewat buku ini membukakan mata kita bahwa pluralisme merupakan bukan barang baru bukan? Diakui maupun tidak, kajian pluralisme saat ini amat penting di praktekan. Paling tidak, untuk meredam berbagai fenomena kekerasan dan intoleransi antarumat beragama di negeri ini yang sewaktu-waktu masih muncul. Seolah dalam ajaran Islam tidak mengapresiasi kemajemukan dan keanekargaman keyakinan manusia. Bukankah, Islam hadir untuk manusia dalam rangka kemanusiaan? Karena, keanekaragaman individu dengan sifat kualitatif dan kepercayaan yang berbeda-beda akan senantiasa eksis dimana pun dan kapan pun. Menurut Al Hallaj, yang di kenal sebagai tokoh sufi” Semua agama itu sama”, para pemeluknya tak pernah berhenti mencari Sang Realitas, melalui beragam jalan, berbagai nama”.(hal,75) Mengingat, para pemeluk agama menyakini kebenaran agamanya bukan karena pilihannya, melainkan dipilih Tuhan. Pluralisme adalah sebuah keniscayaan dan kehendak Tuhan yang tidak bisa dipungkiri. Masih banyaknya, sebagaian umat Islam yang kerap seperti menghujat dan mengkafirkan orang lain yang tidak sepaham membuat kita prihatin. Mengingat, Tuhanlah yang kelak akan memutuskan buruk, baik, dan benar. Bukankah, urusan keyakinan, niat, motifasi, pikiran, merupakan urusan Tuhan? Para tokoh sufi dalam mengkaji pluralisme melalui mekanisme penggabungan aktifitas nalar rasional, filosofis, dan permenungan kontempelatif. Tetapi juga, menggunakan diskursus keagamaan yang menjadi arusutama. Menurut Husein, mengkaji pluralisme melalui bimbingan para pakar sarjana Islam ini, kedepan akan melahirkan sikap beragama yang lapang, damai, dan menentramkan. Dalam hal ini, Husein Muhammad mendorong kita untuk menggali keilmuan para sarjana Muslim klasik. Sehingga berbagai wacana keislaman yang muncul di era kontemporer ini, dapat di sikapi bijak oleh umat Islam. Buku yang merupakan refleksi-refleksi tentang pluralisme yang dikutip dari kitab-kitab klasik ini pantaslah dibaca. Buku ini, juga membantu sesorang mendapatkan pencerahan dan menjadi solusi bagi kehidupan beragama di Indonesia. Selamat membaca! 5
Dunia Dakwah Islam / Re:hari gene, masih pakai jimat ?« pada: 09 Juni 2012, 06:41:01 »
^ dasar IQ kelas melati! bicaraku saja kau tak faham. dalam kamusku gak ada istilah berdakwah. apa itu berdakwah? ajaran siapa tuh? ajaran si cingkrang anak2 PKS? ataukah ajaran si arab jenggot klimis?
6
Dunia Dakwah Islam / Re:hari gene, masih pakai jimat ?« pada: 09 Juni 2012, 05:57:54 »
by the way, kalau aku sih setuju banged sama usul @moslem kalau silakbarnas nanti bakal diadakan pertunjukan atraksi khazanah warisan khas budaya nusantara milik bangsa kita yg beraneka ragam, gak peduli itu dari banten, jaran kepang ataupun itu dari saudara kita dari dayak. Yuk! Mari kita lestarikan budaya indonesia kita, sebelum itu dilarang oleh arab saudi
![]() Aku juga setuju banget usulan saudara @ilalang, kalau nanti beliau naik ke atas panggung membacok saudara kita yg dari dayak, umpamanya. Ntar kalo orang dayaknya gak menpan, gantian deh beliau yg dibacok sama orang dayak
7
Dunia Dakwah Islam / Re:hari gene, masih pakai jimat ?« pada: 09 Juni 2012, 05:53:52 »iya kang.. saya itu cuman orang bodo, makanya mesti belajar untuk lebih waspada agar tidak mudah dikibulin... ^ alhamdulillah, tanpa kamu suruh pun, aku dah belajar ilmu kebal. sekedar untuk jaga diri, bukan untuk kesombongan atau dipamerkan kepada org2 seperti anda yg punya IQ kelas melati. *maaf 8
Curhatmu / Re:Dear Diary....« pada: 09 Juni 2012, 04:49:55 »
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Selamat pagi dan salam sejahtera. Semoga Allah memberi hidayah kepada kita untuk dapat berpikir jernih.
9
Dunia Dakwah Islam / Re:hari gene, masih pakai jimat ?« pada: 09 Juni 2012, 04:40:29 »
kalau moslem itu contoh org yg IQnya kelas bintang
#penilaian pribadi 10
Dunia Dakwah Islam / Re:hari gene, masih pakai jimat ?« pada: 09 Juni 2012, 04:35:29 »
ilalang adalah seorang contoh IQ kelas melati
11
Seni dan Budaya Islam / Re:Kumpulan Puisi MyQers« pada: 09 Juni 2012, 03:20:54 »
ah, mengapa pikiranku masih saja memekarkan kamu. sementara padamu, segala yg tumbuh sudah lama mengabu di lalap waktu.
12
Dunia Dakwah Islam / Re:hari gene, masih pakai jimat ?« pada: 09 Juni 2012, 03:11:47 »
Bila wafaq yg dapat memberikan kekebalan anda katakan musyrik, maka aku katakan itu adalah sama musyriknya dengan kalian yg mengatakan bahwa makan itu dapat menghilangkan lapar, atau air dapat menghilangkan dahaga, atau obat dapat menghilangkan penyakit. Sebab kenapa? Dari kesemua kejadian itu terdapat sebuah pertalian yg disebut dengan "irtibath". Yg mana irtibath itu terbagi menjadi empat macam. Ketika makan itu dapat menghilangkan lapar, atau minum itu dapat menghilangkan dahaga, maka irtibath yg terjadi adalah "irtibath wujud bil 'adam" yaitu dlam kondisi "wujudnya" perbuatan makan atau minum pada manusia, maka Tuhan "hilangkan" kondisi lapar atau haus dalam diri manusia, yg kembali berpulang kepada kehendak Allah sendiri. Semoga dapat dimengerti ya! Ada lagi suatu irtibath yg disebut dengan "irtibath wujud bil wujud" seperti contohnya ketika wujudnya "ain" wafaq dalam diri manusia, maka kemudian Allah "wujudkan" sebuah kondisi yg diberi nama "kekebalan" sebagai contoh, yg mana ada atau tidaknya perbuatan Allah itu, memang berpulang kepada kehendak Allah jalla jalaaluh. Disini tidak ada kepastian akal yg disebut "talazum aqly" maka inilah yg imam al-ghazali sebut dangan "kaymia'ul-hayat" atau kimia kehidupan. Kalau aku bilang sih wajar lah kalau antum bilang ini syirik
sebab yg begini ini emang sulit difahami oleh kalian yg IQnya masih kelas melati terlebih buat kalian yg udah sering banget kena tipu sama si arab jenggot klimis
13
Dunia Dakwah Islam / Re:Film Soegija Propaganda Katolik, Waspadalah!« pada: 08 Juni 2012, 12:53:01 »
film yg sangat bagus untuk ditonton. sekalian kita belajar tentang agama yg mau mempromosikan ajarannya yg terbuka lewat film dan pertunjukan seni. udah gak zamannya lagi promosi agama lewat gerombolan yg bawa-bawa pentungan
14
Selasar (SELingAn SAntai dan Ringan) / Re:Siapa Nama Asli myQers« pada: 08 Juni 2012, 10:21:39 »
ahmad shohibul iman yarji syafa'atan min habibirrohman
15
Dunia Dakwah Islam / Re:hari gene, masih pakai jimat ?« pada: 08 Juni 2012, 08:58:37 »Kutip Yg kayak ginian ga usah dipake dibuang sahaja ! orang Islam itu sudah cukup berpegang hanya pada Kalimah Allah.apaan tuh om yg dipegang? perasaan tadi koq om suruh buang? tapi koq dipegang-pegang? |
myAgenda!
myQomunitas!
mySholat!
Jadikan juga info seperti jadwal sholat ini pada websites mu :
myPromo-Deal!
Pernak-Pernik
|
