21 Mei 2013, 23:56:14
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email FaceBook Login -->
"myQ Pala"

myQuran - Komunitas Muslim Indonesia


myQ Selasar, sekilas info: H-17 dari myQuran Futsal Cup 2, Segera daftarkan Team Futsal anda | Selamat datang di myQuran, komunitas muslim indonesia..


Barangsiapa cinta karena Allah dan benci karena-Nya, memberi karena Allah dan menahan karena-Nya, adalah orang itu memperoleh kesempurnaan iman (HR Abu Dawud & Tirmizi)

img_iklan_board/1298237041.gif

Penulis Topik: Bid'ah hanya sebatas masalah ibadah saja? mana dalilnya?  (Dibaca 1801 kali)

Offline e0d0i

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 2.168
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Lihat pada link berikut:
Bid'ah hanya sebatas masalah ibadah saja? mana dalilnya?
« pada: 05 Agustus 2012, 14:25:24 »
Sering sekali kita melihat ada kelompok yang sibuk membid'ah-bid'ahkan kelompok lain dalam hal tata cara ibadah. Dan sepertinya, cuma itu saja yang selalu dibahas .... sedikit-sedikit bid'ah, sedikit-sedikit bid'ah.
Alasan mereka:
- bid'ah adalah dosa yang sangat besar yang bisa membawa seseorang ke neraka.
- karena bid'ah hanya untuk masalah ibadah saja.

Akibatnya, mereka sibuk membahas perbedaan-perbedaan dalam tata cara ibadah, dan akhirnya membid'ahkan kelompok lain yang tata cara ibadahnya tidak sama dengan tata cara ibadah mereka.
Hal ini mirip dengan satu ciri khawarij, yaitu sangat berlebih-lebihan dalam masalah ibadah, dan mereka hanya menyibukkan diri dalam masalah ibadah ini, karena perhatian mereka memang hanya ditujukan untuk membesar-besarkan masalah ini saja, dan bukannya membesar-besarkan apa yang memang besar menurut Al-Qur'an.

Nah, melalui forum ini, saya ingin tanya, "Mana dalil yang mengatakan bahwa bid'ah itu hanya sebatas untuk masalah ibadah saja?"

Yang saya tanya dalil lho ya .... ayat Al-Qur'an atau hadits.
Kalau ayat atau haditsnya ada, saya tidak keberatan untuk mengikuti dalil tersebut.
Tapi kalau dalilnya hanya sekedar menurut syaikh anu bin anu bin anu saja, ... maaf ... berarti itu adalah doktrin taqlid. :hihi:

OK, ada yang bisa menjawab ? ???
Salafy adalah kelompok yang kalau diajak untuk mengkaji Al-Qur'an, maka mereka akan menjawab' "Loe anti hadits ya?" ... :hihi:

space dicadangkan (0)

Offline heru_kr

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 2.152
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Personal Blogs
Re:Bid'ah hanya sebatas masalah ibadah saja? mana dalilnya?
« Jawab #1 pada: 06 Agustus 2012, 05:29:49 »
sepi2 aja...

#dudukmanisnunggudalil

Offline e0d0i

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 2.168
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Lihat pada link berikut:
Re:Bid'ah hanya sebatas masalah ibadah saja? mana dalilnya?
« Jawab #2 pada: 06 Agustus 2012, 08:26:50 »
^
mana nih dalilnya, wahai salafiyyun and wahabiyyun ? ???
Salafy adalah kelompok yang kalau diajak untuk mengkaji Al-Qur'an, maka mereka akan menjawab' "Loe anti hadits ya?" ... :hihi:

Offline e0d0i

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 2.168
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Lihat pada link berikut:
Re:Bid'ah hanya sebatas masalah ibadah saja? mana dalilnya?
« Jawab #3 pada: 06 Agustus 2012, 21:54:12 »
Wah ... salafiyyun dan wahabiyyun tidak ada yang bisa memberikan dalil-nya?

Berarti, selama ini sibuk membid'ah-bid'ahkan masalah tata cara ibadah orang lain, hanya buang-buang waktu saja dong ? :hihi:

Karena bid'ah adalah dosa terbesar, dan karena bid'ah hanya sebatas ibadah saja, maka setiap hari sibuk membid'ahkan sana-sini saja ya .... ?

Kalau argumentasi "hanya sebatas ibadah saja" ini bisa dipatahkan,
maka berarti amal-amal membid'ahkan selama ini, hangus tanpa arti dong ? %peace%

***18:104*** 
104. Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.

Nah, ayat ini jadi senjata makan tuan dong .... :ktawain:


 
« Edit Terakhir: 06 Agustus 2012, 23:32:23 oleh e0d0i »
Salafy adalah kelompok yang kalau diajak untuk mengkaji Al-Qur'an, maka mereka akan menjawab' "Loe anti hadits ya?" ... :hihi:

Offline filsufsufi

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.901
    • Lihat Profil
Re:Bid'ah hanya sebatas masalah ibadah saja? mana dalilnya?
« Jawab #4 pada: 07 Agustus 2012, 10:00:33 »
Betul koq, klo yang termasuk "kullu bid'ah dholalah" itu memang cuma yang ibadah saja, ini haditsnya :



عَنْ أُمِّ المُؤْمِنِيْنَ أُمِّ عَبْدِ اللهِ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ فِيهِ فَهُوَ رَدٌّ رواه البخاري ومسلم وفي رواية لمسلم [ مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْه ِأَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ ]

Dari Ibunda kaum mukminin, Ummu Abdillah Aisyah –semoga Allah meridhainya- beliau berkata: Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda : Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu hal yang baru dalam perkara kami ini yang tidak ada (perintahnya dari kami) maka tertolak (H.R alBukhari dan Muslim). Dalam riwayat Muslim: Barangsiapa yang beramal dengan suatu amalan yang tidak ada perintah kami, maka tertolak.

فِي أَمْرِنَا itukan jelas 'yang sudah diperintah', diperintah dalam hal apa? yaitu dalam perkara kami ini, perkara apa yg diperintah tentu dalam urusan Ibadah, bukan urusan mu'amalah

jadi klo sudah diperintah mengenai sesuatu ibadah lalu ngarang2 sendiri tentu SEMUA JADI DHOLALAH, sedangkan yang bukan ibadah, ada bid'ah hasanah nya juga

yang jadi masalah adalah wahabi itu gak bisa bedain mana ibadah mana yg bukan ibadah

Offline wongislam

  • myQ Junior
  • *
  • Tulisan: 137
  • Jenis kelamin: Pria
  • Islam adalah Agama Cinta Damai
    • Lihat Profil
Re:Bid'ah hanya sebatas masalah ibadah saja? mana dalilnya?
« Jawab #5 pada: 07 Agustus 2012, 15:21:41 »
TS kenapa ya?   :jaim:  :jaim:  :jaim:  :jaim:  :jaim:
Halal Darah Orang Yang Memerangi Islam Untuk di Tumpahkan

Offline e0d0i

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 2.168
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Lihat pada link berikut:
Re:Bid'ah hanya sebatas masalah ibadah saja? mana dalilnya?
« Jawab #6 pada: 07 Agustus 2012, 21:46:49 »
فِي أَمْرِنَا itukan jelas 'yang sudah diperintah', diperintah dalam hal apa? yaitu dalam perkara kami ini, perkara apa yg diperintah tentu dalam urusan Ibadah, bukan urusan mu'amalah

Memangnya islam hanya memerintahkan masalah-masalah ibadah saja ya ?
dalilnya darimana ?

Terus, ayat-ayat muamalah di bawah ini, apa ini bukan perintah?

4:58. Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

Salafy adalah kelompok yang kalau diajak untuk mengkaji Al-Qur'an, maka mereka akan menjawab' "Loe anti hadits ya?" ... :hihi:

Offline Pusing

  • myQ Newbie
  • *
  • Tulisan: 35
  • Jenis kelamin: Pria
  • وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلاً
    • Lihat Profil
    • RATTIL QURAN
Re:Bid'ah hanya sebatas masalah ibadah saja? mana dalilnya?
« Jawab #7 pada: 08 Agustus 2012, 00:07:43 »
Sebenarnya pemisahan antara urusan dunia dan akhirat(=skulariisme) salah satunya disebabkan oleh ulama yang memahami 2(dua) komentar berikut:

1. komentar Rasul:

كُلُّ بِدْعَةٍ ضَلَالةٌ = setiap bid`ah adalah kesesatan.

2. Komentar Umar bin Khatab terhadap shalat tahajjud berjama`ah(=Kata ulama = "TERAWEH"):

نِعْمَ الْبِدْعَةِ هٰذِهِ

hadits diatas diadaptasi oleh para ulama menjadi:
-ada bid`ah dhalalah dan ada bid`ah hasanah.

Otomatis salah satu akibatnya menjadi bid`ah yang dimaksud rasul berkaitan dengan perkara2 ibadah. padahal kata كُلُّ -kullu. Bermakna "TANPA TERKECUALI"

Maaf saya hanya meramaikan saja agar semua pada pusing berfikir. :hihi:
Biasakanlah memahami Alqur an dimulai dari mentahnya dulu

Offline ibnu sabiil

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.994
    • Lihat Profil
Re:Bid'ah hanya sebatas masalah ibadah saja? mana dalilnya?
« Jawab #8 pada: 08 Agustus 2012, 04:32:43 »
Memangnya islam hanya memerintahkan masalah-masalah ibadah saja ya ?
dalilnya darimana ?
Yang namanya ibadah itu kan ketaatan terhadap dalil. Abid (hamba/budak) itu adalah orang yang melaksanakan perintah atasannya, dan perbuatannya tsb disebut ibadah.

Oleh karena itu, hadits yang berbunyi :

من أحدث في أمرنا هذا ما ليس منه، فهو رد
Siapa saja yang membuat-buat perkara baru dalam hal urusan kami ini yang bukan berasal darinya (dari yang diperintahkan), maka hal tsb tertolak.

Ditolak, dalam arti urusan tsb tidak mendatangkan pahala. Karena pahala, adalah reward bagi siapa saja yang ta'at dalam menjalani perintah/larangan Allah SWT dan Rasul-Nya.


Jadi, lingkup ibadah itu mencakup urusan vertikal dan horizontal. Vertikal, dalam arti semua perbuatan yang berkaitan langsung dengan Allah SWT dan horizontal dalam artian semua perbuatan yang berkaitan langsung dengan selain Allah.

Jadi, bid'ah itu mengadakan urusan/perkara dalam umat Islam yang tidak pernah diperintahkan Allah SWT dan Rasul-Nya. Karena mengikuti perintah itu 'ibadah (sebagai bentuk ketaatan hamba kepada tuannya -yakni Allah SWT dan Rasul-Nya-), maka sangat wajar jika kemudiab dikatakan bahwa bid'ah itu terjadi dalam perkara 'ibadah bukan diluar ibadah.

Contoh : seseorang memerintahkan bahwa kalau mayat sudah diturunkan ke liang lahad, maka harus diadzankan.

Perintah tsb, tidak ada dalam agama Islam, Allah SWT dan Rasul-Nya tidak pernah menyuruh hal tsb. Maka perkara tsb masuk kategori bid'ah dalam perkara ibadah jika hal tsb dianggap bagian dari Syari'ay yang semestinya dijalankan oleh umat islam, padahal agama tidak memerintahkannya.

Begitu juga dengan tahlil. <<< gak usah dibahas dech kalo yang ini ...  :hihi:
Mohon koreksi dan ingatkan saya, jika saya keliru ... syukron katsiir

Offline ibnu sabiil

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.994
    • Lihat Profil
Re:Bid'ah hanya sebatas masalah ibadah saja? mana dalilnya?
« Jawab #9 pada: 08 Agustus 2012, 04:42:48 »
Ini ada bacaan ringkas yang bagus : http://abufawaz.wordpress.com/2012/04/28/syarat-syarat-utama-diterimanya-amal-ibadah/

Kutip
B.   MAKNA IBADAH

Arti Ibadah ( العِبَادَةُ ) secara bahasa adalah tunduk dan menghinakan diri serta khusyu’. Di dalam kamus Al Mu’jam Al Wasith ibadah artinya ”tunduk kepada Tuhan yang menciptakan”. Imam Al Qurthuby berkata ”Asal ibadah ialah  tunduk dan menghinakan diri”.

Secara istilah arti ibadah adalah sebagaimana  perkataan Ibnu Katsir : “Ibadah adalah taat kepada Allah dengan melaksanakan hal-hal yang diperintahkan dan menjauhi hal-hal yang dilarang”. Kemudian Ibnu Taimiyah berkata : “Ibadah ialah sesuatu yang mencakup semua perkara yang dicintai dan diridhoi Allah berupa perkataan atau perbuatan yang nampak atau pun tidak nampak”.
Mohon koreksi dan ingatkan saya, jika saya keliru ... syukron katsiir

Offline filsufsufi

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.901
    • Lihat Profil
Re:Bid'ah hanya sebatas masalah ibadah saja? mana dalilnya?
« Jawab #10 pada: 08 Agustus 2012, 13:21:12 »
^Jual "sayur dipasar ibadah" bukan?

Offline filsufsufi

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.901
    • Lihat Profil
Re:Bid'ah hanya sebatas masalah ibadah saja? mana dalilnya?
« Jawab #11 pada: 08 Agustus 2012, 13:39:22 »
wahai Ibnu sabil, mesti lihat dulu "perintahnya apa", klo semua perintah tertibnya sudah dijalankan (memandikan, mengkafankan, mensholatkan dan menguburkan) artinya sempurna menjalankan perintah, kenapa jadi bid'ah ketika menjalankan perintah yg lain, misal "sambil" mengkafankan saya membaca sholawat, ketika memandikan sy membaca istigfar, ketika menguburkan sy membaca takbir atau azan

saya gunakan kata "sambil" artinya bukan menjadikan suatu tambahan syariat, tetapi memang sy ingin berzikir itu, gak ada niat membuat syariat baru or tata tertib baru, gimana tuh?

Offline ibnu sabiil

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.994
    • Lihat Profil
Re:Bid'ah hanya sebatas masalah ibadah saja? mana dalilnya?
« Jawab #12 pada: 08 Agustus 2012, 20:31:38 »
^Jual "sayur dipasar ibadah" bukan?
Seandainya anda ingat hadits innamaa Al-A'malu bin Niyyat, tentulah anda tidak akan bertanya seperti di atas.

Pada dasarnya, Jual sayur di pasar itu bagian dari mu'amalah BUKAN ibadah. Ia menjadi bernilai ibadah jika diniatkan untuk mengikuti perintah Allah SWT agar mencari karunia Allah SWT dalam Surah al-Jumuah ayat 10.

Saya kira cukup jelas.

Adapun komentar anda ini :
Kutip
wahai Ibnu sabil, mesti lihat dulu "perintahnya apa", klo semua perintah tertibnya sudah dijalankan (memandikan, mengkafankan, mensholatkan dan menguburkan) artinya sempurna menjalankan perintah, kenapa jadi bid'ah ketika menjalankan perintah yg lain, misal "sambil" mengkafankan saya membaca sholawat, ketika memandikan sy membaca istigfar, ketika menguburkan sy membaca takbir atau azan
Maka itu kembali kepada niat anda ketika mengerjakan amalan tsb, apakah bermasuk menyandarkan perbuatan tsb pada perkara yang sudah disyari'atkan sehingga seolah-olah merupakan bagian dari syari'at itu, maka ini adalah bid'ah idhofiyah. Dan jenis ini banyak, yang mana seolah perkara itu benar di sisi syari'at (karena ada dalilnya secara umum) tetapi keliru dalam pelaksanaan karena dilazimkan pada perkara lain yang sebenarnya tidak pernah dicontohkan oleh Nabi saw dan para shahabat.

Seandainya, anda berdzikir pada setiap keadaan, maka itu tidaklah menjadi masalah. Namun mana kala anda hanya berdzikir hanya karena selepas menguburkan mayat, apalagi hal tsb ditunjukkan seolah-olah perkara itu terkait dengan prosesi ritual ibadah yang sedang/sudah dijalankan, maka disitulah letak bid'ahnya, karena seolah-olah itu bagian dari syari'at.

Mohon koreksi dan ingatkan saya, jika saya keliru ... syukron katsiir

Offline Pusing

  • myQ Newbie
  • *
  • Tulisan: 35
  • Jenis kelamin: Pria
  • وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلاً
    • Lihat Profil
    • RATTIL QURAN
Re:Bid'ah hanya sebatas masalah ibadah saja? mana dalilnya?
« Jawab #13 pada: 08 Agustus 2012, 22:47:14 »
Jadi, lingkup ibadah itu mencakup urusan vertikal dan horizontal. Vertikal, dalam arti semua perbuatan yang berkaitan langsung dengan Allah SWT dan horizontal dalam artian semua perbuatan yang berkaitan langsung dengan selain Allah.
Jadi, bid'ah itu mengadakan urusan/perkara dalam umat Islam yang tidak pernah diperintahkan Allah SWT dan Rasul-Nya. Karena mengikuti perintah itu 'ibadah (sebagai bentuk ketaatan hamba kepada tuannya -yakni Allah SWT dan Rasul-Nya-), maka sangat wajar jika kemudiab dikatakan bahwa bid'ah itu terjadi dalam perkara 'ibadah bukan diluar ibadah.
Maaf kalau makna dua kalimat diatas memusingkan saya. Saya coba sederhanakan ya. :)
-ibadah = Urusan semua perbuatan yang berkaitan langsung dengan Allah SWT + Urusan semua perbuatan yang berkaitan langsung dengan selain Allah.

-bukan diluar ibadah = bukan diluar Urusan semua perbuatan yang berkaitan langsung dengan Allah SWT + Urusan semua perbuatan yang berkaitan langsung dengan selain Allah = IBADAH

BID`AH terjadi dalam perkara 'ibadah = BID`AH terjadi dalam perkara Urusan semua perbuatan yang berkaitan langsung dengan Allah SWT + Urusan semua perbuatan yang berkaitan langsung dengan selain Allah.
 Maksudnya seperti itu ya??
Biasakanlah memahami Alqur an dimulai dari mentahnya dulu

Offline filsufsufi

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.901
    • Lihat Profil
Re:Bid'ah hanya sebatas masalah ibadah saja? mana dalilnya?
« Jawab #14 pada: 09 Agustus 2012, 13:00:25 »
Kutip
Pada dasarnya, Jual sayur di pasar itu bagian dari mu'amalah BUKAN ibadah. Ia menjadi bernilai ibadah jika diniatkan untuk mengikuti perintah Allah SWT agar mencari karunia Allah SWT dalam Surah al-Jumuah ayat 10.

Saya kira cukup jelas.
Klo membaca tulisan mu ini saja nampak jelas, teptai benar kata om Pusing, bahwa sebenarnya yg bikin gak jelas ada ketika antum mengatakan 2 yang dikutip oleh om pusing tsb,

mungkin biar agak jelas gini ;

anda bilang ibadah itu vertikal dan horizontal,

lalu anda jelaskan :

"horizontal dalam artian semua perbuatan yang berkaitan langsung dengan selain Allah."

jual sayur dipasar anda jawab BUKAN IBADAH, padahal termasuk perkara ibadah yg horizontal dari devinisi mu diatas

sampe sini paham gak?

untuk menjadikan yang HORIZONTAL itu sbg perkara IBADAH, anda katakan harus dengan syarat "innamal a'malu bin-NIAT"

sehingga sesungguhnya yang benar, jual sayur dipasar pada dasarnya adalah MASUK perkara MU'AMALAH, benar tidak ? (anda juga memilih kata mua'malah)

Jadi ASAL nya ada perkara IBADAH dan MU'AMALAH, ok ya...

Nah...perkara MU'AMALAH ini ADA yang dengan PERINTAH dan ada yg tidak, buktinya anda setuju asalnya BUKAN IBADAH, iya toh?

contoh perkara MU'AMALAH yg ADA perintahnya tentu anda lebih mengerti contoh2nya kan, pertanyaanya.. apakah gara2 ada perintahnya (jual-beli, dll) jadi perkara IBADAH ? 

Klo anda mau fikir lagi...tidak ada BID'AH kecuali urusan IBADAH, maka karena hal jual beli adalah bukan perkara IBADAH maka tidak terkena vonis BID'AH didalamnya, sebab yg KULLU BID'AH DHOLALAH itu hanya perkara IBADAH


 

myAgenda!
myQomunitas!
mySholat!
Jadwal Sholat
Jadikan juga info seperti jadwal sholat ini pada websites mu :
myPromo-Deal!
Pernak-Pernik
  • myQripik produk baru!
  • Jaket
  • Kaos
  • Kalender
  • Stiker

SatNet
Mobile | myQ wiki | Quran Flash | Android | ChitCh@t | Plug-in | Radio | FB myQ Group
(c) 1999-2013, myQuran
Refresh Your Life!
Powered by SMF 2.0.4 | SMF © 2006–2010, Simple Machines LLC
Halaman dibuat dalam 0.528 detik dengan 21 queri.