19 Mei 2013, 16:18:09
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email FaceBook Login -->
Board khusus buat pasutri "Board Pasutri"

myQuran - Komunitas Muslim Indonesia


myQ Selasar, sekilas info: H-17 dari myQuran Futsal Cup 2, Segera daftarkan Team Futsal anda | Selamat datang di myQuran, komunitas muslim indonesia..


Apabila Allah menginginkan kebaikan bagi seseorang maka dia diberi pendalaman dalam ilmu agama. Sesungguhnya memperoleh ilmu hanya dengan belajar. (HR Bukhari)

img_iklan_board/1298237041.gif

Penulis Topik: Orang-orang kelaparan  (Dibaca 1596 kali)

Offline Yunita Eddyanto

  • myQ Newbie
  • *
  • Tulisan: 27
  • Jenis kelamin: Wanita
  • myQer
    • Lihat Profil
Orang-orang kelaparan
« pada: 09 Juli 2012, 12:43:55 »
Assalammualaikum,

Saya sedang mempelajari Islam. Saya ingin bertanya, ada pepatah, Allah tidak akan membiarkan umatnya kelaparan. Binatang liar saja punya rejekinya sendiri-sendiri.

Tetapi, kenapa masih ada orang-orang yg mati kelaparan seperti di Somalia atau Ethiopia? Mengapa Allah tidak memberikan mereka rizki agar mereka tidak sampai mati kelaparan?

Mohon rekan-rekan bisa membantu saya buat menjawab.


Terima kasih


space dicadangkan (0)

Offline Tamandesa

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.081
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Ayoo Tersenyum ^_^
    • Lihat Profil
Re:Orang-orang kelaparan
« Jawab #1 pada: 10 Juli 2012, 10:41:01 »
Waalaikumsalam

Menurut saya kelaparan itu adalah ujian bagi yang sedang lapar dan kenyang. Apakah mereka yang kelaparan tetap beriman dan bertakwa pada Tuhan. Sedang bagi yang kenyang, apakah mau berbagi dengan mereka yang sedang kelaparan.

Binatang liar saja punya rejekinya sendiri sendiri, tapi apakah Allah menjatuhkan makanan dari langit disaat binatang binatang itu hanya duduk diam. Tentu tidak, binatang liar saja berburu dan bersaing dengan binatang lain.

Rizki itu bukan hanya kenyangnya perut pun kematian orang yang tabah dalam ujian-Nya insya Allah mendapat balas dari Allah

Semoga bisa membantu dan berkenan membenahi jika ada perkataan saya yang salah.
Hidup adalah ketika kita berbagi ^_^

Offline Technomha Aznesse

  • myQ Perambah
  • *
  • Tulisan: 214
  • Jenis kelamin: Pria
  • Mujahid Maya
    • Lihat Profil
    • Cool Gadgets Info
Re:Orang-orang kelaparan
« Jawab #2 pada: 10 Juli 2012, 11:28:13 »
jadi intinya ikhtiar... hehehe... man jadda wa jada - siapa yang bersungguh sungguh akan berhasil :topOK:
Love people who love you, then God will love you

Offline Yunita Eddyanto

  • myQ Newbie
  • *
  • Tulisan: 27
  • Jenis kelamin: Wanita
  • myQer
    • Lihat Profil
Re:Orang-orang kelaparan
« Jawab #3 pada: 11 Juli 2012, 06:08:41 »
Waalaikumsalam

Menurut saya kelaparan itu adalah ujian bagi yang sedang lapar dan kenyang. Apakah mereka yang kelaparan tetap beriman dan bertakwa pada Tuhan. Sedang bagi yang kenyang, apakah mau berbagi dengan mereka yang sedang kelaparan.

Binatang liar saja punya rejekinya sendiri sendiri, tapi apakah Allah menjatuhkan makanan dari langit disaat binatang binatang itu hanya duduk diam. Tentu tidak, binatang liar saja berburu dan bersaing dengan binatang lain.

Rizki itu bukan hanya kenyangnya perut pun kematian orang yang tabah dalam ujian-Nya insya Allah mendapat balas dari Allah

Semoga bisa membantu dan berkenan membenahi jika ada perkataan saya yang salah.

Terima kasih untuk jawabannya  :)

Maaf sebelumnya kalau pertanyaan saya agak kritis. Kalau kita bicara soal ikhtiar, saya mengerti.
Yg saya masih pertanyakan, banyak yg mati adalah anak2 balita yg terkena busung lapar, negara yg dilanda perang tak kunjung henti. Anak2 itu masih belum mengerti soal agama dan ajaran Tuhan untuk berikhtiar, tetapi mengapa Tuhan membiarkan mereka hidup sengsara, kelaparan, perang yg tiada henti dan akhirnya meninggal. Untuk apa mereka dilahirkan ke dunia kalau hanya untuk merasakan semua itu?

Makasih sebelumnya  :)

Offline Tamandesa

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.081
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Ayoo Tersenyum ^_^
    • Lihat Profil
Re:Orang-orang kelaparan
« Jawab #4 pada: 11 Juli 2012, 11:13:48 »
Terima kasih untuk jawabannya  :)

Maaf sebelumnya kalau pertanyaan saya agak kritis. Kalau kita bicara soal ikhtiar, saya mengerti.
Yg saya masih pertanyakan, banyak yg mati adalah anak2 balita yg terkena busung lapar, negara yg dilanda perang tak kunjung henti. Anak2 itu masih belum mengerti soal agama dan ajaran Tuhan untuk berikhtiar, tetapi mengapa Tuhan membiarkan mereka hidup sengsara, kelaparan, perang yg tiada henti dan akhirnya meninggal. Untuk apa mereka dilahirkan ke dunia kalau hanya untuk merasakan semua itu?

Makasih sebelumnya  :)

Jika dalam pandangan saya, anak anak balita merupakan ujian bagi "Yang Kenyang" bagaimana nurani kita jika melihat keadaan mereka. Dengan hadirnya mereka saja banyak yang masih mementingkan diri sendiri contohnya korupsi. Tuhan tidak membiarkan anak anak tanpa dosa itu kelaparan, tapi manusia_lah yang mengambil rezeki mereka.
Saya yakin setiap yang Tuhan ciptakan bukan untuk di sia sia_kan selalu ada hikmah tersendiri dari setiap keadaan dan kejadian :)
Hidup adalah ketika kita berbagi ^_^

Offline _unidentified user_

  • myQ Perambah
  • *
  • Tulisan: 410
  • Ga Jelas adalah Menyebalkan.
    • Lihat Profil
    • Our World
Re:Orang-orang kelaparan
« Jawab #5 pada: 17 Juli 2012, 17:18:38 »
Terima kasih untuk jawabannya  :)

Maaf sebelumnya kalau pertanyaan saya agak kritis. Kalau kita bicara soal ikhtiar, saya mengerti.
Yg saya masih pertanyakan, banyak yg mati adalah anak2 balita yg terkena busung lapar, negara yg dilanda perang tak kunjung henti. Anak2 itu masih belum mengerti soal agama dan ajaran Tuhan untuk berikhtiar, tetapi mengapa Tuhan membiarkan mereka hidup sengsara, kelaparan, perang yg tiada henti dan akhirnya meninggal. Untuk apa mereka dilahirkan ke dunia kalau hanya untuk merasakan semua itu?

Makasih sebelumnya  :)

dear mbak Yunita,

barangkali ilustrasi berikut bisa memudahkan pemahaman:
1.  seseorang yang bekerja sangat keras, begitu kerasnya dia bekerja sampai lupa makan dan sakit.. padahal bekerja biasa saja dia sudah bisa beli makanan yang cukup.. padahal makanan sudah disediakan oleh keluarganya... masih saja dia mengejar lainnya sampai lupa makan.. mengejar lainnya sampai meniadakan hak orang lain..
2.  seseorang yang sakit hingga lumpuh.. padahal makanan lezat sudah disediakan di meja oleh keluarganya.. seorang diri dari tempat tidur bagaimana dia bisa mengambilnya?

bagaimana pendapat mbak tentang kondisi di atas?

sedikit hint lagi moga-moga membantu:
Pemberian Tuhan tidak terbatas rezeki materi, tapi juga nikmat jasmani rohani sehingga dapat dipakai untuk mencari rezeki tersebut.. artinya diperlukan usaha dan kemauan untuk mendapatkan rezeki tersebut.. usaha ada tapi tidak ada kemauan untuk mensyukuri rezeki (lupa makan) maka jadinya seperti kasus no.1
kemauan ada tapi usaha tidak bisa, maka jadinya adalah kasus no.2

terkait kenapa anak tersebut dilahirkan meski dalam kondisi perang, kelaparan dan kemiskinan... itu adalah ketetapan Allah yang lain.. yaitu bahwa mereka yang menikah diperkenankan meneruskan garis keturunan, terlepas dari situasi lingkungan negara tersebut.. coba mbak pikir dimana letak keadilannya kalau yang bisa melahirkan cuma mereka yang hidup di negara maju dan kaya.. Tidakkah Tuhan menganiaya yang lemah??

satu lagi.. mereka yang dilahirkan dalam kemiskinan belum tentu sengsara... mereka yang dilahirkan dalam kondisi perang juga masih bisa merasakan bahagia.. masih bisa mensyukuri kondisi apa adanya...

bahkan, tak sedikit mereka yang masa kecilnya sengsara dan miskin menjadi kaya raya dan bahagia saat dewasa.. asalkan mau berusaha... dan usaha ini adalah salah satu nikmat luar biasa dari Tuhan, yang hasilnya (antara lain berupa rezeki makanan dan kekayaan) akan diberikan Tuhan berdasarkan apa yang diusahakan.. terlepas apakah ia beriman atau tidak.. terlepas apapun agamanya... di situlah kasih sayang dan keadilan Allah, sekalipun tidak banyak manusia yang mampu mengenali dan mensyukuri karunia-Nya..

"Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri" (QS Ar-Ra'ad 11)

QS Yaasin
34. Dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air,
35. supaya mereka dapat makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?

QS Al-Lail
4. sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.
5. Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa,
6. dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga),
7. maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.

liat sendiri ya, capek copy pastenya.. http://www.alquran-indonesia.com/web/quran/listings/details/92
慈悲あまねく慈愛深きアッラーの御名において
                Bunga-bunga berseri, penuh warna wangi....

Offline malakmalakmal

  • myQ Junior
  • *
  • Tulisan: 50
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Bermain Bersama Akmal
Re:Orang-orang kelaparan
« Jawab #6 pada: 04 Agustus 2012, 09:17:32 »
Allah telah persiapkan rizki utk masing2 manusia, bahkan juga semua binatang yg melata, itu benar. Hanya saja, bukan berarti rizkinya sama semua. Ada yg ditakdirkan hidup berkecukupan, ada yg hidup susah, bahkan sampai mati kelaparan. Pertanyaannya, ketika hidup berkecukupan, apakah ia bisa menjadi Muslim yg baik? Dan jika ia kelaparan atau miskin, bisakah ia menjadi Muslim yg baik? Sebab kaya dan miskin adalah sama2 cobaan. Banyak yg survive dari cobaan miskin tapi menyimpang ketika diberi cobaan kekayaan, dan ada juga yg sebaliknya.

Ke-Maha Adil-an Allah SWT terlihat dari janji-Nya untuk memberikan ganjaran yang terbaik kepada mereka yang lulus ujian, baik ujian kekayaan maupun ujian kemiskinan. Komitmen org kaya utk tetap zuhud dan memenuhi hak2 org lain atas hartanya akan diganjar dgn pahala dan surga, demikian pula kesabaran orang miskin utk tetap menjaga kewajiban2nya dan hak2 org lain.

Kalau pandangan kita hanya terbatas pada kondisi di dunia, mungkin kita akan merasa Allah SWT tidak adil pada orang buta. Memang orang buta tak bisa melihat keindahan dunia, tapi juga dipelihara dari zina mata. Kalau ia bersabar dan tidak menyalahkan keadaan (apalagi menyalahkan Allah SWT) atas kebutaannya, maka insya Allah sudah ada ganjaran untuknya di surga kelak.

Jadi, memang Allah-lah pemberi rizki, tapi rizki orang beda-beda. Kalau kita diberi kecukupan di dunia, itu artinya kita punya lebih banyak beban amanah yg harus ditunaikan. Sebaliknya, kalau kita diberi kekurangan, artinya kita punya kewajiban utk bersabar. Makanya kata Rasulullah saw, hidup seorang Muslim itu nggak lepas dari dua saja: SABAR dan SYUKUR.
"Jika sudah tidak lagi merasa malu, maka perbuatlah semaumu." (Muhammad saw.)

Offline Luqman Al - Bantuly

  • myQ Setia
  • *
  • Tulisan: 7.410
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Orang-orang kelaparan
« Jawab #7 pada: 04 Agustus 2012, 10:18:58 »
Melihat kasusnya di afrika,kita harus melihat akar permasalahannya. Banyak dari orang miskin di banyak negara,akibat diterapkannya sistem kapitalisme,krn tdk terdistribusikannya harta dgn baik. Harta hanya berputar di golongan kaya yg sedikit. Padahal Islam menganut sistem ekonomi yg berfokus pada jenis kepemilikan dan distribusi harta yang sistemik. Jadi,kelaparan pada saat ini,lebih krn sistem yg membuat mereka lapar,yaitu sistem sekuler kapitalisme.
Dua kota ini manakah yg dibuka lbh dulu: Konstantinopel atau Roma? Rasul menjawab,“Kota Heraklius dibuka lebih dahulu.”Yaitu: Konstantinopel(HR.Ahmad)

Offline Angdit

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tulisan: 925
  • Jenis kelamin: Pria
  • Be a better man, Be the best of you
    • Lihat Profil
    • Jejaring Muslim Indonesia
Re:Orang-orang kelaparan
« Jawab #8 pada: 04 Agustus 2012, 10:43:44 »
Kutip
Maaf sebelumnya kalau pertanyaan saya agak kritis. Kalau kita bicara soal ikhtiar, saya mengerti.
Yg saya masih pertanyakan, banyak yg mati adalah anak2 balita yg terkena busung lapar, negara yg dilanda perang tak kunjung henti. Anak2 itu masih belum mengerti soal agama dan ajaran Tuhan untuk berikhtiar, tetapi mengapa Tuhan membiarkan mereka hidup sengsara, kelaparan, perang yg tiada henti dan akhirnya meninggal. Untuk apa mereka dilahirkan ke dunia kalau hanya untuk merasakan semua itu?

Mereka dipersiapkan dan dilahirkan memang untuk mati. Dan tujuan kematian mereka ialah untuk mengingatkan kita bahwa kita lalai kepada mereka. Mereka tidak berdaya karena peperangan yang diakibatkan oleh kalangan mereka dan juga  karena kelalaian kita. Namun masalahnya, apakah ada orang-orang kaya yang terketuk dengan kematian mereka ?
Solidarity Forever. Organisasi Dakwah Islam boleh beda, ukhuwah tetap terjaga! www.ruangmuslim.com

Offline servodaeman

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 2.507
  • Jenis kelamin: Pria
  • muslim itu bersaudara
    • Lihat Profil
    • Portal
Re:Orang-orang kelaparan
« Jawab #9 pada: 04 Agustus 2012, 11:04:50 »
itulah panggilan kemanusiaan untuk beramal bagi insan yang sudah mengetahui dan mampu beramal kebajikan
http://www.abdulrahman-oman.co.nr/
God Just One && Mohammed is The last Messenger

Offline ajalilismail

  • myQ Newbie
  • *
  • Tulisan: 1
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
Re:Orang-orang kelaparan
« Jawab #10 pada: 23 November 2012, 18:54:11 »
"Apabila telah ditunaikan Shalat, maka Bertebaranlah kalian di muka bumi, dan carilah karunia ALLAH sebanyak-banyaknya dan ingatlah ALLAH banyak-banyak agar kamu beruntung." (Q.S Al-Jum'ah : 10).

 

myAgenda!
myQomunitas!
mySholat!
Jadwal Sholat
Jadikan juga info seperti jadwal sholat ini pada websites mu :
myPromo-Deal!
Pernak-Pernik
  • myQripik produk baru!
  • Jaket
  • Kaos
  • Kalender
  • Stiker

SatNet
Mobile | myQ wiki | Quran Flash | Android | ChitCh@t | Plug-in | Radio | FB myQ Group
(c) 1999-2013, myQuran
Refresh Your Life!
Powered by SMF 2.0.4 | SMF © 2006–2010, Simple Machines LLC
Halaman dibuat dalam 1.596 detik dengan 21 queri.