23 Mei 2013, 07:40:32
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email FaceBook Login -->
"Baksos Cibuyutan"

myQuran - Komunitas Muslim Indonesia


myQ Selasar, sekilas info: H-17 dari myQuran Futsal Cup 2, Segera daftarkan Team Futsal anda | Selamat datang di myQuran, komunitas muslim indonesia..


Kasihanilah, kamu akan dikasihani. Ampunilah, kamu akan diampuni. Celakalah mulut-mulut (yang membocorkan rahasia). Celakalah orang-orang yang terus membuat dosa padahal mereka tahu (HR Ahmad & Bukhari)

img_iklan_board/1298237041.gif

Penulis Topik: mendahulukan syari'at ketimbang akal  (Dibaca 1070 kali)

Offline e0d0i

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 2.169
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Lihat pada link berikut:
Re:mendahulukan syari'at ketimbang akal
« Jawab #15 pada: 05 Juli 2012, 07:50:02 »
ente hanya salah faham tentang dfinisi ahlul hadist....ahlul hadist di atas adalah penghafal hadits, bukan orang yg hanya menggunakan Hadits dalam berhujjah

kalau begitu, coba jawab pertanyaan di bawah ini.

Hadits ini, tentu saja bertentangan dengan PULUHAN atau RATUSAN ayat Al-Qur'an, yang jelas-jelas mengatur sisi kehidupan duniawi kita. Coba lihat ayat-ayat yang berbicara tentang membantu tetangga, tentang jual beli, tentang tulis menulis, tentang senyum, tentang cara berbicara, tentang larangan memberontak, tentang kewajiban taat pada pemimpin, dan tentang hal-hal lainnya. Apa ayat ini tidak berbicara tentang masalah dunia ? Coba jawab, wahai kaum yang mengaku salafiyyun ?

Buktikan bahwa salafy selalu meng-cross-check kepada Al-Qur'an dulu sebelum menelan hadits tsb.

Coba jawab juga kenapa bani Umayyah hanya disebut sebagai orang yang "salah dalam ber-ijtihad", padahal pemberontakan yang dilakuan oleh Bani Umayyah sudah jelas-jelas bertentangan dengan ayat-ayat Al-Qur'an ?

Coba buktikan kalau salafy benar-benar melakukan crosscheck pada Al-Qur'an.

Salafy adalah kelompok yang kalau diajak untuk mengkaji Al-Qur'an, maka mereka akan menjawab' "Loe anti hadits ya?" ... :hihi:

Offline ^HeHeHe^

  • myQ Setia
  • *
  • Tulisan: 14.196
  • BOIKOT ADALAH JIHADKU!
    • Lihat Profil
Re:mendahulukan syari'at ketimbang akal
« Jawab #16 pada: 05 Juli 2012, 10:13:30 »
jangan picik begitu ...
lihat lanjutan tulisan saya ...
"Tapi kali ini kita sedang bicara tentang ahlul hadits,
yaitu kelompok yang menuhankan hadits, dan tidak mau melakukan cross-check kepada Al-Qur'an, .... "


Jangan anggap saya ingkar hadits.
Karena saya juga menggunakan hadits, tapi dengan syarat isinya tidak bertentangan dengan Al-Qur'an.

Yang ada justru kelompok orang yang tidak melakukan crosscheck hadits kepada al-Qur'an,
tapi mereka juga tidak mau disebut sebagai ingkar Qur'an.



Biarlah saya picik, asalkan setia terhadap sunnah dan berlepas dari bid'ah. insyaAllah, Allahumma amiin.
Saya masih belum menemui bukti dan contoh, yang anda sebut mereka, benar tidak mengambil alQuran sebagai hujjah atau tidak meng-crosscheck seperti yang anda katakan. Yang ada masih dalam proses asumsi anda. Ini penilaian saya pribadi. :)

Wallahua'lam
Lucu... bagaimana kita MEMPERCAYAI APA KATA KORAN
Namun MEMPERTANYAKAN apa kata Al-QURAN

Offline e0d0i

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 2.169
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Lihat pada link berikut:
Re:mendahulukan syari'at ketimbang akal
« Jawab #17 pada: 05 Juli 2012, 10:24:52 »
Karena itu, mari kita tunggu jawaban dari kaum yang mengaku salafiyyun terhadap pertanyaan saya di atas.

Mungkin dari situ mas Hehehe bisa menemukan buktinya.
Salafy adalah kelompok yang kalau diajak untuk mengkaji Al-Qur'an, maka mereka akan menjawab' "Loe anti hadits ya?" ... :hihi:

Offline ^HeHeHe^

  • myQ Setia
  • *
  • Tulisan: 14.196
  • BOIKOT ADALAH JIHADKU!
    • Lihat Profil
Re:mendahulukan syari'at ketimbang akal
« Jawab #18 pada: 05 Juli 2012, 12:07:18 »
Karena itu, mari kita tunggu jawaban dari kaum yang mengaku salafiyyun terhadap pertanyaan saya di atas.

Mungkin dari situ mas Hehehe bisa menemukan buktinya.


Ini artinya menuduh duluan bukti belakangan. :)
Lucu... bagaimana kita MEMPERCAYAI APA KATA KORAN
Namun MEMPERTANYAKAN apa kata Al-QURAN

Offline e0d0i

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 2.169
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Lihat pada link berikut:
Re:mendahulukan syari'at ketimbang akal
« Jawab #19 pada: 05 Juli 2012, 13:04:57 »
^
maksud saya bukti berupa pengakuan lho ya ....

Kalau bukti-bukti di lapangan sendiri juga sudah pasti mengatakan hal itu,
cuma mas Hehehe saja yang belum puas khan .... %peace%
Salafy adalah kelompok yang kalau diajak untuk mengkaji Al-Qur'an, maka mereka akan menjawab' "Loe anti hadits ya?" ... :hihi:

Offline ^HeHeHe^

  • myQ Setia
  • *
  • Tulisan: 14.196
  • BOIKOT ADALAH JIHADKU!
    • Lihat Profil
Re:mendahulukan syari'at ketimbang akal
« Jawab #20 pada: 05 Juli 2012, 16:36:53 »
^
maksud saya bukti berupa pengakuan lho ya ....

Kalau bukti-bukti di lapangan sendiri juga sudah pasti mengatakan hal itu,
cuma mas Hehehe saja yang belum puas khan .... %peace%

Silahkan ditulis bukti lapangannya.
Lucu... bagaimana kita MEMPERCAYAI APA KATA KORAN
Namun MEMPERTANYAKAN apa kata Al-QURAN

Offline e0d0i

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 2.169
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Lihat pada link berikut:
Re:mendahulukan syari'at ketimbang akal
« Jawab #21 pada: 07 Juli 2012, 13:39:43 »
^
lho ... khan sudah saya bilang dari awal,
ada ayat yang menyuruh kita untuk tidak menyerahkan amanat kekuasaan pada yang tidak berhak.
Dan ini artinya, kita wajib menyerahkan amanat kepemimpinan itu hanya kepada yang berhak saja.

Tapi ada saja khan ... ulama wahabi yang malah menyuruh ummat islam untuk tidak ikut pemilu.
Padahal sudah jelas hal ini bertentangan dengan ayat di atas.

Nih  kata ulama tsb:

Spoiler untuk tersembunyi:
PEMILIHAN UMUM
Termasuk sistem demokrasi pula, oleh karena itu diharamkan, sebab orang yang dipilih dan yang memilih untuk memegang kepemimpinan umum atau khusus tidak disyaratkan memenuhi syarat-syarat yang sesuai syariat. Metode ini memberi peluang kepada orang yang tidak berhak memegang kepemimpinan untuk memegangnya. Karena tujuan dari orang yang dipilih tersebut adalah duduk di dewan pembuat undang-undang (Legislatif) yang mana dewan ini tidak memakai hukum Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, namun yang jadi hukum adalah Suara Mayoritas. Ini adalah dewan thagut, tidak boleh diakui, apalagi berupaya untuk menggagas dan bekerjasama untuk membentuknya. Sebab dewan ini memerangi hukum Allah dan merupakan sistem barat, produk yahudi dan nashara, oleh karena itu tidak boleh meniru mereka.

Bila ada yang membantah : Sebab di dalam syari'at Islam tidak terdapat metode tertentu untuk memilih pemimpin, lantaran itu pemilu tidak dilarang.

Jawabannya : Pendapat tersebut tidak benar, sebab para sahabat telah menerapkan metode tersebut dalam memilih pemimpin dan ini merupakan metode syar'i. Adapun metode yang ditempuh partai-partai politik, tidak memiliki patokan-patokan pasti, ini sudah cukup sebagai larangan bagi metode itu, akibatnya orang non muslim berpeluang memimpin kaum muslimin, tidak ada seorangpun dari kalangan ahli fikih yang membolehkan hal itu

sumber:
http://almanhaj.or.id/content/577/slash/0

Jelas sekali bertentangan dengan ayat di atas.

Salafy adalah kelompok yang kalau diajak untuk mengkaji Al-Qur'an, maka mereka akan menjawab' "Loe anti hadits ya?" ... :hihi:

 

myAgenda!
myQomunitas!
mySholat!
Jadwal Sholat
Jadikan juga info seperti jadwal sholat ini pada websites mu :
myPromo-Deal!
Pernak-Pernik
  • myQripik produk baru!
  • Jaket
  • Kaos
  • Kalender
  • Stiker

SatNet
Mobile | myQ wiki | Quran Flash | Android | ChitCh@t | Plug-in | Radio | FB myQ Group
(c) 1999-2013, myQuran
Refresh Your Life!
Powered by SMF 2.0.4 | SMF © 2006–2010, Simple Machines LLC
Halaman dibuat dalam 0.455 detik dengan 22 queri.