Gaul dan Gaya Hidup Islami > Bina Keluarga

Curhat Tentang Aib Suami

(1/3) > >>

f4t4 (15 Juni 2012, 08:54:04):
Ikhwati, dua hari yang lalu tiba2 di pagi hari saya mendapatkan SMS dari orang yang tidak ku kenal seperti sini,


--- Kutip ---Assalam. Afwan ustadz, saya mau tanya. Bolehkah qt menyampaikan aib suami/saudara kepada seseorang denga tujuan agar orang tersebut bisa menasehatinya atau mencari solusi dari aib tersebut.
--- Akhir Kutipan ---

Terus terang saya agak bingung dan kaget juga, pertama saya bukanlah seorang ustad yang faqih dalam hal urusan rumah tangga, kedua saya khawatir dan takut, jangan-jangan bukan solusi kebaikan yang saya berikan. Namun kemadhorotan yang mereka dapatkan.

Dan disisi lain, saya masih dikirimi sms terus menanyakan hal itu. Tolong bantu saya dong, apa yang musti saya perbuat. Jazakumullah

mona_82 (15 Juni 2012, 08:58:09):
jawab aja kalo ente bukan ustadz  :hihi: :hihi: :hihi: :hihi:

f4t4 (15 Juni 2012, 09:11:02):

--- Kutip dari: mona_82 pada 15 Juni 2012, 08:58:09 ---jawab aja kalo ente bukan ustadz  :hihi: :hihi: :hihi: :hihi:

--- Akhir Kutipan ---

walah mung ngono kuwi thok ? ;D ;D

OK jazakillah, dah dibantu

Lis Purwanti (15 Juni 2012, 09:49:43):

--- Kutip dari: f4t4 pada 15 Juni 2012, 08:54:04 ---Ikhwati, dua hari yang lalu tiba2 di pagi hari saya mendapatkan SMS dari orang yang tidak ku kenal seperti sini,

Terus terang saya agak bingung dan kaget juga, pertama saya bukanlah seorang ustad yang faqih dalam hal urusan rumah tangga, kedua saya khawatir dan takut, jangan-jangan bukan solusi kebaikan yang saya berikan. Namun kemadhorotan yang mereka dapatkan.

Dan disisi lain, saya masih dikirimi sms terus menanyakan hal itu. Tolong bantu saya dong, apa yang musti saya perbuat. Jazakumullah

--- Akhir Kutipan ---

Kalau saran dari ana, antum kasih referensi aja ke orang itu, kira2 siapa yang lebih Faqih dalam hal ini, usahakan yang muhrimnya supaya lebih aman karna kan urusan rumah tangga. Ya minimal kita ikut bantu juga kan cariin referensi... Kalau emg mentok antum ga ada referensi ya bilang aj, afwan ana belum bisa ngasih solusi.

lee (16 Juni 2012, 03:12:44):
dalam berumah tangga...sebaiknya urusan dapur dan 'jeroan' jangan sampai keluar pagar...dalam artian masalah rumah tangga ya harus di dalam
termasuk dalam hal aib, bukankah Alloh sudah menutup aib seseorang, enapa mesti dibuka

Bukankah seorang istri yang shalehah adalah istri yang mampu menjaga kehormatan diri dan keluarga?

kalo ga salah bisa diungkap keluar tentang aib diri ato keluarga jika dalam hal meminta tausyiah atau solusi dan itupun sebaiknya tidak ke sembarang orang

selain itu, terkait dengan maksud pembelajaran. ato 'pengalaman' tersebut bisa bermanfaat untuk orang lain sebaiknya memang pelakunya disamarkan (jangan menunjuk ato nyebut 'merek')
khawatir menjadi ghibah jika menyebar (jika benar) atau malah fitnah (jika tidak benar ato dah dibumbui macem2)
dan kalo ga salah (lagi) sesuatu yang membahayakan, misalkan seseorang penjahat dan memang berniat jahat, dsb itu mungkin pengecualian

Allahu a'lam (lupa sayah baca2 di mana sumbernya)

Navigasi

[0] Indeks Pesan

[#] Halaman berikutnya

Ke versi lengkap

(c) 1999 - 2013, myQuran