19 Juni 2013, 09:12:18
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email FaceBook Login -->
"Baksos Cibuyutan"

myQuran - Komunitas Muslim Indonesia


myQ Selasar, sekilas info: Menghitung Hari Menuju SILAKBARNAS (Silaturrahim Akbar Nasional) - Pantai Depok, Jogja, 29-30 Juni | Selamat datang di myQuran, komunitas muslim indonesia..


Dari Anas bin Malik r.a katanya, Seorang lelaki yang berasal dari pedalaman bertanya Rasulullah s.a.w, Bilakah berlakunya Kiamat? Rasulullah s.a.w bersabda: "Apakah persediaan kamu untuk menghadapinya?" Lelaki itu menjawab: "Cinta kepada Allah dan RasulNya." Rasulullah s.a.w bersabda: "Kamu akan tetap bersama orang yang kamu cintai." (Sahih Muslim)

img_iklan_board/352783160.jpg

Penulis Topik: Partai Keadilan Sejahtera  (Dibaca 2154 kali)

Offline otong_lennon

  • myQ Perambah
  • *
  • Tulisan: 317
  • jangan bergerak! ..
    • Lihat Profil
Partai Keadilan Sejahtera
« pada: 06 Juni 2012, 19:02:09 »
Testimoni mantan kader PKS (Arbania Fitriani): Perlunya warga Nahldiyin Tahu sejatinya PKS

Testimoni ini ditulis oleh seorang mantan kader PKS dari UI bernama Arbania Fitriani sebagai “note” pribadi di facebook. Testimoni ini, diposting di berbagai situs internet, di dalam face book Ulil.  Kami tidak setuju dengan Islam liberal, tetapi narasi ini penting dan tidak harus menutupi kebenaran. Majlis para masyayikh merasa penting untuk menampilkan testimoni ini, terlepas benar atau tidak. Tetapi paling tidak, dapat menjadi bahan pertimbangan lain agar orang-orang NU bisa membuka mata lebar-lebar tentang PKS, sebagaimana dituturkan oleh mantan orang dalamnya.

***

Pertama-tama, saya menuliskan pengalaman saya ini tidak untuk menjatuhkan atau menjelek-jelekkan salah satu partai besar di Indonesia. Saya hanya ingin berbagi pengalaman untuk menjadi bahan renungan para pembaca agar dapat lebih mengenal PKS dari dalam.

Tulisan ini dimaksudkan agar masyarakat dapat mengenal PKS secara objektif, agar rakyat Indonesia mengetahui apakah PKS benar-benar mengusung kepentingan rakyat Indonesia atau justru sedang mengkhianati masyarakat dan para kadernya sendiri dengan sentimen keagamaan serta jargon sebagai partai bersih. Sayangnya, banyak masyarakat dan orang-orang di dalam tubuh PKS ini pun tidak menyadarinya.

Bagian tersebut akan saya jelaskan secara singkat di akhir cerita saya, dan sekarang saya ingin berbagi dulu kepada para pembaca mengenai sistem pengkaderan PKS yang sangat canggih dan sistematis sehingga dalam waktu singkat membuatnya menjadi partai besar.

Saya waktu mahasiswa adalah kader PKS mulai dari ‘am sirriyah sampai ke ‘am jahriyah. Mulai dari saya masih sembunyi-sembunyi dalam berdakwah, sampai ke fase dakwah secara terang-terangan, sejak PKS masih bernama PK sampai kemudian menjadi PKS.

Dalam struktur pengkaderan PKS di kampus, ada beberapa lingkaran, yakni lingkaran inti yang disebut majelis syuro’ah (MS), lingkaran ke dua yakni majelis besar (MB), dan lingkaran tiga yang menjadi corong dakwah seperti senat (BEM), BPM (MPM), dan lembaga kerohanian islam. Jenjangnya adalah mulai dari lembaga dakwah tingkat jurusan, fakultas, sampai ke universitas. Jika di universitas tersebut terdapat asrama dan punya kegiatan kemahasiswaan, maka di sana pun pasti ada struktur seperti yang telah saya terangkan.

Universitas biasanya akan berhubungan dengan PKS terkait perkembangan politik kampus maupun perkembangan politik nasional. Dari sanalah basis PKS dalam melakukan pergerakan-pergerak an politik dalam negeri atas nama mahasiswa baik itu yang berwujud demonstrasi ataupun pergerakan lainnya. Sistem pergerakan, pengkaderan, dan struktur lingkaran yang terjadi di dunia kampus sama persis dengan yang terjadi di tingkat nasional.

Kembali ke dalam struktur lingkaran PKS di kampus, orang-orang yang duduk di MS jumlahnya biasanya tidak banyak dan orang-orangnya adalah orang-orang yang terpilih. Kebanyakan yang menjadi anggota MS adalah mahasiswa yang memang sudah di kader sejak SMU. Tapi tidak banyak juga yang berhasil masuk ke dalam MS dari orang-orang yang telah dikader pada saat kuliah. Saya termasuk orang yang masuk ke dalam lingkaran MS yang baru di kader pada saat kuliah dan menduduki posisi sebagai mas’ulah di asrama UI sehingga saya punya akses langsung untuk berdiskusi dengan mas’ulah tingkat universitas. Dari sini juga saya akhirnya banyak tahu sistem dalam PKS meskipun saya pada tingkat fakultas hanya masuk sampai tingkat MB.

Dalam MS dan MB memiliki mas’ul (pemimpin untuk anggota ikhwan) dan mas’ulah (pemimpin untuk anggota akhwat). Masing-masing mas’ul (ah) ini membawahi MS secara keseluruhan dan ada juga mas’ul(ah) yang membawahi sayap-sayap dakwah yakni sayap tarbiyah (mengurusi pengkaderan khusus untuk ikhwah seperti pemetaan liqoat, materi liqoat, dll), sayap syiar (mengurusi syiar islam khususnya dalam lembaga kerohanian formal dan menjaring kader baru), dan sayap sosial & politik (mengurusi dakwah dalam bidang lembaga formal kampus yakni BEM dan MPM).

Di lingkaran ke dua adalah majelis besar, anggotanya adalah ikhwah yang sudah di kader juga dan tinggal menerima keputusan dari MS untuk dilaksanakan. Jadi, MS ini adalah tink-tank dari seluruh kegiatan yang terjadi di kampus. Apabila kader PKS duduk sebagai ketua BEM/Senat atau MPM/BPM, maka semua kegiatannya harus mendapat ijin dari MS dan memang biasanya berbagai agenda di BEM/Senat dan MPM/BPM ini dibuat oleh MS.

Bagaimana sistem pengkaderan PKS itu sendiri? Bagaimana PKS mengubah seorang menjadi kader yang militant? Jalan pertama adalah menguasai Senat, BEM, BPM, dan MPM. Apabila lembaga formal ini sudah dikuasai maka akan mudah untuk membuat kebijakan terutama pada masa penerimaan mahasiswa baru.

Saat orientasi Mahasiswa baru biasanya mereka akan dibentuk kelompok kecil (halaqah) dan ikhwah PKS akan berperan sebagai mentor. Kegiatan ini akan berlanjut rutin selama masa perkuliahan di mana halaqah ini akan berkumpul 1 minggu sekali. Dari sinilah biasanya akan terjaring orang-orang yang kemudian akan menjadi ikhwah militan, bahkan orang yang sebelumnya tidak pakai jilbab dan sangat gaul bisa menjadi seorang akhwat yang sangat pemalu namun juga sangat militan.

Agenda utama kami adalah membentuk Manhaj Islamiyah di Indonesia menuju Daulah Islamiyah (mirip dengan sistem Khilafah Islamiyah dari HTI). Doktrin utama dalam sistem jamaah PKS yang juga menamakan dirinya sebagai jamaah Ikhwanul Muslimin ini adalah “nahnu du’at qobla kulli sya’I” dan “sami’na wa ata’na”. Dua doktrin inilah yang membuat kami semua menjadi orang yang sangat loyal dan militan. Setiap instruksi yang diberikan dari mas’ul(ah) ataupun murabbi(ah) kami akan kami pasti patuhi meskipun kami tidak benar-benar paham tujuannya. Seperti menyumbang, mengikuti demonstrasi, meskipun harus bolos kuliah, dll.

Selama saya aktif di pergerakan ini, saya melihat banyak sekali teman-teman saya yang berhenti menjadi Aktivis Dakwah Kampus (ADK). Dulu saya merasa kasihan dengan mereka, karena yang saya tahu – diberitahu oleh murabbi kami dan juga seringkali dibahas dalam taujih atau tausiyah (semacam kultum) – bahwa dalam jalan dakwah ini selalu akan ada orang-orang yang terjatuh di jalan dakwah, mereka adalah orang-orang futur (berbalik ke belakang).

Orang-orang ini biasanya kami label sebagai anggota “basah” (barisan sakit hati). Saya mempercayai semuanya sampai akhirnya saya pun merasa tidak cocok lagi untuk berada di sana dan memutuskan untuk keluar dari ADK padahal saya dulu sudah diproyeksikan sebagai ADK abadi (orang yang akan menjadi aktivis dakwah kampus selamanya dengan cara menjadi dosen atau karyawan tetap di kampus).

Ada beberapa alasan yang membuat saya mengambil keputusan untuk keluar, antara lain:

1. Adanya ekslusivisme antara kami para ADK dengan orang-orang diluar ADK. Kami para ADK adalah orang-orang khos (orang khusus) dan mereka adalah adalah orang ’amah (orang umum). Orang khos adalah orang yang sudah mengikuti tarbiyah dan mengikuti liqo’at (semacam halaqah tapi lebih khusus lagi) dan orang ’amah adalah orang yang belum mengenal tarbiyah.

Para ikhwah, terutama para ADK, tidak akan mau menikah dengan ’amah karena mereka dapat membuat orang khos seperti kami menjadi future, bahkan bisa membuat kami terlempar dari jalan dakwah. Istilah khos dan a’amah ini membuat saya merasa tidak natural dan tidaknmanusiawi dalam menghadapi teman saya yang ’amah.

Saya diajarkan bahwa mereka adalah mad’u (objek dakwah) saya. Jika saya bisa menarik mereka ke dalam sistem kami apalagi bisa menjadi ADK, maka kami akan mendapat pahala yang sangat besar. Saya merasa menjadi berdagang dengan teman saya yang dulunya sebelum menjadi ADK adalah sahabat saya. Saya merasa tidak memanusiakan teman saya dan lebih memandang mereka sebagai objek dakwah.

2. Dalam liqo’at ataupun dauroh saya juga ada beberapa hal yang membuat saya tidak sreg, seperti bahwa saya harus lebih mengutamakan liqo’at daripada kepentingan orang tua dan keluarga saya. Bahkan saya pernah diberitahu bahwa bila sudah ada panggilan liqo’at, mski orang tua saya sakit dan harus menjaganya, maka saya harus tetap datang liqo (entah mengapa selama beberapa tahun saya bisa menerima konsep yang kurang manusiawi ini).

Hal lain adalah saya tidak boleh mengikuti kajian di luar liqo saya, padahal setahu saya bahwa kebenaran itu tidak hanya milik liqo saya, masih banyak sekali kebenaran di luar sana. Bahkan buku bacaan pun diatur dimana ada banyak buku yang saya sangat berguna untuk menambah wawasan keislaman saya seperti buku yang mengajarkan tentang hakikat islam namun oleh murabbi saya dilarang. Untuk hal ini saya membangkang karena seandainya islam itu memang benar rahmatan lil alamin maka ilmunya pun pasti sangat luas dan tidak hanya monopoli orang-orang di PKS semata.

Dan hal yang paling mengusik saya adalah selama saya mengaji di liqo ataupun mengikuti taujih dan taushiyah dalam syuro ataupun dauroh-dauroh (training) saya merasa lebih banyak diajarkan tentang kebencian terhadap agama atau aliran lain seperti bagaimana kejamnya kaum nashoro (nasrani) yang membantai saudara kami di Poso, yahudi yang membantai saudara kami di Palestina, JIL yang memusuhi kami, NII yang sesat, teman-teman Salafi yang mengganggu kami, dst. Sampai-sampai, akibat begitu terinternalisasinya hal tersebut, ketika saya mengikuti tarbiyah universitas dan sedang makan siang, saya dan teman-teman menganggap yang sedang kami makan dan telan itu adalah orang-orang yahudi dan nashoro.

Doa-doa kami pun selalu secara khusus ketika qunut adalah untuk mujahid-mujahid di Palestina dan Afganistan (kadang saya berpikir kapan kita berdoa untuk pahlawan perjuangan di Indonesia yang telah menghadiahkan kemerdekaan terhadap kita). Sejujurnya saya lebih tersentuh dan bisa menangis tersedu-sedu ketika dibacakan ayat-ayat seperti dalam surat Ar-Rahman yang menceritakan Cinta-Ilahi ketimbang surah seperti Al-Qiyamah yang menceritakan azabNya.

Kebencian sangat bertentangan dengan hati nurani saya karena saya sangat percaya dengan ayat yang mengatakan bahwa rahmat Allah SWT lebih cepat dari murkaNya, yang artinya cinta Allah SWT seharusnya dapat menghapus kemarahanNya terhadap umat manusia. Inilah sebabnya mengapa di sini hati saya merasa sangat kering saat mengikuti tausiyah dan taujih yang senantiasa bercerita tentang peperangan dan kebencian.

3. Semua ganjalan-ganjalan yang saya rasakan akhirnya meledak ketika saya kemudian tahu dari sumber yang terpercaya dalam pemerintahan, juga dari petinggi PKS sendiri, tentang agenda yang tidak pernah saya ketahui sebelumnya dan pastinya juga tidak diketahui oleh orang-orang se-level saya atau bahkan pun pengurus inti PKS.

Agenda utama PKS adalah menghancurkan budaya Indonesia melalui invasi budaya Arab Saudi. Banyak sekali indikasi yang saya rasakan langsung pada saat menjadi ADK seperti upaya kami untuk menghalang-halangi acara seni, budaya, musik, dll. Hingga berbagai upaya kami agar bisa memboikot mata kuliah ilmu budaya dasar (IBD). Saya ingat dulu, karena saya begitu termakan doktrin bahwa mata kuliah IBD tidak berguna dan bisa melemahkan iman saya seringkali membolos kalau ada latihan menari sampai saya sempat dibenci teman-teman saya.

Kembali kepada agenda PKS ini sebagai perpanjangan tangan dari Kerajaan Saudi tujuan utamanya adalah agar kekuasaan Arab bisa mencapai indonesia mengingat satu-satunya sumber devisa Arab adalah minyak yang diperkirakan akan habis pada tahun 2050 dan melalui jamaah haji.

Indonesia adalah negara yang sangat kaya sumber daya alam dan merupakan umat muslim terbesar di dunia. Bahkan jika seluruh umat muslim di timur tengah disatukan, umat muslim Indonesia masih jauh lebih banyak. Untuk itu, agar dapat bertahan secara ekonomi, maka Arab Saudi harus bisa merebut Indonesia dan cara yang paling jitu adalah melalui invasi kebudayaan.

Islam dibuat menjadi satu dengan kebudayaan Arab, sehingga budaya Arab akan dianggap Islam oleh masyarakat Indonesia yang relatif masih kurang terdidik dan secara emosional masih sangat fanatik terhadap agama.

Ketika kebudayaan lokal sudah bisa dihilangkan dan kebudayaan Arab yang disamarkan sebagai Islam dapat berkuasa, maka orang-orang akan menjadi begitu fanatik buta bahkan fundamentalis dan tidak bisa lagi mengapresiasi agama lain dan budaya lokal. Lalu, bila kebudayaan Nusantara sudah sampai dianggap musyrik atau bid’ah, maka saat itulah NKRI akan bubar. Orang-orang yang pulaunya dihuni oleh mayoritas non muslim atau yang masih memegang budaya lokal di indonesia akan meminta merdeka. Pulau-pulau di Indonesia akan terpecah belah dan pada saat itulah orang-orang ini akan bagi-bagi “kue”.

Peta rencanaya adalah bagian pulau di Indonesia yang mayoritas Islam akan dikuasai oleh Arab. Sedangkan daerah yang penduduknya mayoritas kristen akan dikuasai oleh Amerika. Lalu, daerah-daerha yang mayoritas penduduknya beragama Hindu, Buddha, Animisme, dll., akan dikuasai oleh Cina.

Tidak banyak orang PKS yang tahu soal ini, hanya segelintir saja yang memahaminya. Mereka menduduki posisi-posisi strategis dalam pemerintahan agar dapat lebih memudahkan agendanya. Sentimen keagamaan terus dipakai untuk meraih simpati masyarakat. Sehingga berbagai produk kebijakan seperti Perda Syariat, UU APP, dll. yang rata-rata hanya sekedar mengurus masalah cara berpakaian semata akan dengan bangganya diterima oleh masyarakat muslim yang naif sebagai keberhasilan Islam. Masyarakat kita lupa bahwa sampai saat ini PKS belum menghasilkan produk yang dapat memajukan ekonomi, menyelesaikan permasalahan kesehatan, pendidikan, pencegahan bencana alam, korupsi, trafficking, tayangan TV yang semakin memperbodoh masyarakat, dan permasalahan lain yang lebih riil dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita ketimbang sekedar mengatur cara orang dewasa berpakaian dan berperilaku.

Jangan terburu-buru apriori dan menganggap tulisan mengenai pengalaman saya ini adalah black campaign. Renungkan dengan hati nurani yang dalam. Tidak ada kepentingan saya selain hanya menyampaikan kebenaran.

Saya tahu resiko apa yang ada di hadapan saya dan siapa yang saya hadapi. Tapi saya lebih takut menjadi bagian dari orang yang zalim, karena tahu kebenaran, namun tidak bersuara. Rasa cinta saya bagi negeri yang sudah memberi saya kehidupan ini menutupi rasa takut saya. Saya yakin siapa yang berjalan dalam kebenaran maka kebenaran akan melindunginya.

Buat rekan saya, murabbi saya, sahabat-sahabat saya dulu sesama ikhwah, saya mencintai kalian semua dan akan terus mencintai kalian. Saya berharap, persaudaraan kita tetap terjalin karena bukanlah partai atau agama yang mempersaudarakan kita, tapi karena kita satu umat manusia, anak cucu Adam. Kalau bahasa teman saya, kita menjadi saudara karena kita menghirup udara yang sama, makanya kita disebut “sa-udara”.Semoga pengalaman saya ini dapat menjadi bahan renungan para jamaah “fesbukiyah” dalam menentukan pilihan pemimpin yang akan membawa kapal Indonesia menuju masyarakat yang bahagia, makmur dan sentosa, yang memiliki jati diri dan menghargai kebudayaan nusantara. Wallahu A’lam Bis-Shawab Wallahul Musta’an.*** (Arbania Fitriani)


#copas dari facebook
saya otong lennon bukan kembarannya john lennon

space dicadangkan (0)

Offline Kamal Hasan

  • myQ Setia
  • *
  • Tulisan: 10.801
  • Jenis kelamin: Pria
  • senyumlah, karena senyum itu indah ^_^
    • Lihat Profil
    • kamhas
Re:Partai Keadilan Sejahtera
« Jawab #1 pada: 06 Juni 2012, 20:00:08 »
lebay :siul:
kau selalu dihatiku....

Offline Modal Dengkul

  • myQ Perambah
  • *
  • Tulisan: 414
  • Jenis kelamin: Pria
  • فَبِأَيِّ آلاَءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَان
    • Lihat Profil
Re:Partai Keadilan Sejahtera
« Jawab #2 pada: 06 Juni 2012, 20:13:55 »
Kutip
Agenda utama PKS adalah menghancurkan budaya Indonesia melalui invasi budaya Arab Saudi

haha, agenda yang aneh,, udah tercapai belum nih agenda?? contoh budaya arab tu yg kayak gmn to?
:ehm:

Offline lazios

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 3.431
  • Jenis kelamin: Pria
  • Damainya malam - indahnya Pagi
    • Lihat Profil
    • www.batan-bdg.go.id
Re:Partai Keadilan Sejahtera
« Jawab #3 pada: 06 Juni 2012, 21:41:00 »
hmmm.nyimak...
teruskan !

Online liman seto

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tulisan: 626
    • Lihat Profil
Re:Partai Keadilan Sejahtera
« Jawab #4 pada: 06 Juni 2012, 22:38:05 »
"MENARIK",................................ satu pertanyaan "DAKWAH MELALUI POLITIK" atau "POLITIK MELALUI DAKWAH " ????

Hanya saya tertarik kepada ini :"Saya berharap, persaudaraan kita tetap terjalin karena bukanlah partai atau agama yang mempersaudarakan kita, tapi karena kita satu umat manusia, anak cucu Adam."

Apakah pernyataan ini bisa keluar dari juru dakwah didikan PKS ? atau "karena over dosis" sehingga  justru bereaksi bertolak belakang dg yg didakwahkan ? Apapun itu , pertanyaan diatas perlu dapat telaah yg serius.

Pada dasarnya saya sependapat dengan pengantar TS , hanya bukan untuk Nahdliyin saja , tapi buat semua umat Islam.
bacalah, bacalah dengan segenap indera dan hati

Offline ipeh

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.952
    • Lihat Profil
Re:Partai Keadilan Sejahtera
« Jawab #5 pada: 07 Juni 2012, 00:09:56 »
Hmmmm, Arbania yang heboh di tahun 2009-an karena disinyalir dia JIL alias anak buahnya si ulil ya?  :hmmm:  :hmmm:
Tengadahkan wajahmu pada langit, tempat harapan bertabur laksana bintang. Tundukkan kepalamu pada bumi, dimana manusia akan hidup dan mati.

Offline Ksatria_Pelangi

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 2.956
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Partai Keadilan Sejahtera
« Jawab #6 pada: 07 Juni 2012, 08:50:12 »
hmmmm  ini arbania yg dimaksud dari psikologi ui ya? kalo bener gw  kenal meski ga deket ( maklum orangnya ga aktif cuma sekali2 aja dateng)...nanti gw cek lagi ahhhh kebetuluan mau pada silahturahim ahad depan.

"You'll Never Walk Alone"

Offline Arul

  • myQ Setia
  • *
  • Tulisan: 7.178
  • Jenis kelamin: Pria
  • Nengasya - Arsyad
    • Lihat Profil
Re:Partai Keadilan Sejahtera
« Jawab #7 pada: 07 Juni 2012, 09:06:19 »

Pertama-tama, saya menuliskan pengalaman saya ini tidak untuk menjatuhkan atau menjelek-jelekkan salah satu partai besar di Indonesia. Saya hanya ingin berbagi pengalaman untuk menjadi bahan renungan para pembaca agar dapat lebih mengenal PKS dari dalam.

Tulisan ini dimaksudkan agar masyarakat dapat mengenal PKS secara objektif, agar rakyat Indonesia mengetahui apakah PKS benar-benar mengusung kepentingan rakyat Indonesia atau justru sedang mengkhianati masyarakat dan para kadernya sendiri dengan sentimen keagamaan serta jargon sebagai partai bersih. Sayangnya, banyak masyarakat dan orang-orang di dalam tubuh PKS ini pun tidak menyadarinya.

Bagian tersebut akan saya jelaskan secara singkat di akhir cerita saya, dan sekarang saya ingin berbagi dulu kepada para pembaca mengenai sistem pengkaderan PKS yang sangat canggih dan sistematis sehingga dalam waktu singkat membuatnya menjadi partai besar.


Awal tulisannya bertujuannya seperti ini tapi isinya Lebih dari Tendensius plus terlalu objektif....

Walaupun PKS belum sempurna mudah2an ini bisa jadi bahan evaluasi bagi kader kader PKS yang baca...semoga ga seperti apa yang di tuduhkan,
Refresh Your Life!

Offline lee

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 3.999
  • Jenis kelamin: Pria
  • cool...calm...adem
    • Lihat Profil
Re:Partai Keadilan Sejahtera
« Jawab #8 pada: 07 Juni 2012, 09:15:02 »
setelah dibaca...pemikirannya koq terasa JIL sekali  :hmmm:
apa perasaan daku aja yak?
kata adalah cerminan jiwa. jika kau berkata "aku lebih baik darinya". sesungguhnya itu kata2 iblis yang menolak. bersujud pada Adam

Offline azzam_mabrur

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.517
  • Jenis kelamin: Pria
  • -sedang menepi-
    • Lihat Profil
Re:Partai Keadilan Sejahtera
« Jawab #9 pada: 07 Juni 2012, 10:21:08 »
 
Agenda utama PKS adalah menghancurkan budaya Indonesia melalui invasi budaya Arab Saudi. Banyak sekali indikasi yang saya rasakan langsung pada saat menjadi ADK seperti upaya kami untuk menghalang-halangi acara seni, budaya, musik, dll. Hingga berbagai upaya kami agar bisa memboikot mata kuliah ilmu budaya dasar (IBD). Saya ingat dulu, karena saya begitu termakan doktrin bahwa mata kuliah IBD tidak berguna dan bisa melemahkan iman saya seringkali membolos kalau ada latihan menari sampai saya sempat dibenci teman-teman saya.

Pernyataan diatas salah besar, kalo gitu ane gak boleh nyanyi donk,  :hihi: dan gak akan ada grup nasyid bertebaran. dan dulu perasaan murobi ane nikah pake adat Palembang.  :hmmm:
carilah kebenaran dan pahami, lalu sampaikanlah

Offline Lis Purwanti

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tulisan: 979
  • Jenis kelamin: Wanita
  • بصدق من كل قلبي
    • Lihat Profil
Re:Partai Keadilan Sejahtera
« Jawab #10 pada: 07 Juni 2012, 15:37:21 »
wah wah.. maksudnya apa nih.. ga paham...  :hihi: :hihi: :hihi:
seindah cinta wanita perindu surga **Jadilah wanita pilihan Allah**

Offline zeinhaekal

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 4.061
  • Jenis kelamin: Pria
  • Lakukan semuanya dgn nama Allah dan rahman w rohim
    • Lihat Profil
    • Indonesian Mountains
Re:Partai Keadilan Sejahtera
« Jawab #11 pada: 07 Juni 2012, 22:54:17 »
hmmmm  ini arbania yg dimaksud dari psikologi ui ya? kalo bener gw  kenal meski ga deket ( maklum orangnya ga aktif cuma sekali2 aja dateng)...nanti gw cek lagi ahhhh kebetuluan mau pada silahturahim ahad depan.

"You'll Never Walk Alone"

yups.... kalau dari FB, Linkedln, dan beberapa link lainnya, beliau sepertinya S1 Psi UI dan S2 Psi UI juga

Offline Ksatria_Pelangi

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 2.956
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Partai Keadilan Sejahtera
« Jawab #12 pada: 11 Juni 2012, 07:53:12 »
yups.... kalau dari FB, Linkedln, dan beberapa link lainnya, beliau sepertinya S1 Psi UI dan S2 Psi UI juga

Hooh Mod ternyata memang nia temen sebidang dulu  :hihi:...
wow keren euy anggota2 nya dah pada S2 bahkan S3 sementara Ketua BEMnya masih ...? %peace% :hihi:

"You'll Never Walk Alone"

Offline salafi imut

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tulisan: 927
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
Re:Partai Keadilan Sejahtera
« Jawab #13 pada: 11 Juni 2012, 08:04:31 »
Anggota PKS suruh hormat pada bendera merah putih dulu aja....kira-kira mau gak ? :hihi:
Masak air biar mateng, Makan mie bareng kue pancong, Eh ente jangan sok ganteng, Pala ente kayak koreng bencong.

Offline Ksatria_Pelangi

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 2.956
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Partai Keadilan Sejahtera
« Jawab #14 pada: 11 Juni 2012, 09:11:49 »
Anggota PKS suruh hormat pada bendera merah putih dulu aja....kira-kira mau gak ? :hihi:

lah pas zaman Pak Hidayat jadi ketua MPR mang gmn gan? :wataw:



"You'll Never Walk Alone"

 

myAgenda!
myQomunitas!
mySholat!
Jadwal Sholat
Jadikan juga info seperti jadwal sholat ini pada websites mu :
myPromo-Deal!
Pernak-Pernik
  • myQripik produk baru!
  • Jaket
  • Kaos
  • Kalender
  • Stiker

SatNet
IMODE | myQ wiki | Quran Flash | Android | ChitCh@t | Plug-in | Radio | FB myQ Group
(c) 1999-2013, myQuran
Refresh Your Life!
Powered by SMF 2.0.4 | SMF © 2006–2010, Simple Machines LLC
XHTML | RSS | WAP2 | Mobile
Halaman dibuat dalam 1.319 detik dengan 22 queri.