19 Juni 2013, 04:17:28
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email FaceBook Login -->
Donasi untuk myQuran! "Donasi"

myQuran - Komunitas Muslim Indonesia


myQ Selasar, sekilas info: Menghitung Hari Menuju SILAKBARNAS (Silaturrahim Akbar Nasional) - Pantai Depok, Jogja, 29-30 Juni | Selamat datang di myQuran, komunitas muslim indonesia..


Barangsiapa cinta karena Allah dan benci karena-Nya, memberi karena Allah dan menahan karena-Nya, adalah orang itu memperoleh kesempurnaan iman (HR Abu Dawud & Tirmizi)

img_iklan_board/352783160.jpg

Penulis Topik: "Kisah2 Menarik di Sekitar Kita"  (Dibaca 5659 kali)

Offline aisya

  • myQ Setia
  • *
  • Tulisan: 7.578
  • Jenis kelamin: Wanita
  • I Love Allah
    • Lihat Profil
Re:"Kisah2 Menarik di Sekitar Kita"
« Jawab #15 pada: 07 Juni 2012, 17:11:22 »
Kisah2 menarik disekitar kita , kalau saya artikan sebagai tanda bersyukur akan kebesaran Allah. Karena banyak hal2 yang keliatannya sepele tapi bisa dijadikan pelajaran kalau kita mau berpikir.

Suatu pagi, saya mau berangkat kerja dengan pikiran ruwet dan hampir mau nangis akan masalah2 saya.
Pas mau jalan ke halte busway, ada seorang pria  berkursi roda susah payah untuk menuju halte busway :'( . Alhamdulillah saat itu ada yang bantuin.

Kemarin pas saya mau naik lift menuju apartmen murid saya, ada anak perempuan sma yang tingginya kira2 90 centimeter. Saya pikir dia mau ngapain, gak tahunya dia mau mencet lift susah banget :mewe:
Anak itu tidak mau minta tolong, dia seperti sedang ngeluarin bangku lipat supaya bisa meraih pencetan lift, ya Allah :mewe: .
Alhamdulillah ada petugas yang stand by langsung mencetin.

Kejadian2 yang sederhana kayak begini, bikin airmata langsung menitik, iba melihatnya. Berpikir betapa stupidnya saya masih suka bersedih dan cengeng akan hal2 yang remeh temeh. Padahal saya punya kaki yang masih lengkap. Bahkan sehat jasmani maupun rohani.
Sedangkan pria berkursi roda dan anak perempuan itu, dengan segala keterbatasannya :( mereka bisa apa, apa iyah mereka bakal seberuntung ituh, tiap hari ada yang mau nolongin mereka .

Hal2 yang mungkin tidak kita terlalu pikirkan, seperti nafas dan badan yang sehat dan sempurna adalah hal2 besar yang jarang kita sadari, betapa sesungguhnya mereka besar nilainya . 
I LOVE ALLAH

Offline mesmerized haze

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 2.180
  • Jenis kelamin: Wanita
  • belajar menjadi BIJAK
    • Lihat Profil
Re:"Kisah2 Menarik di Sekitar Kita"
« Jawab #16 pada: 07 Juni 2012, 19:30:56 »
dan walaupun mungkin penghasilan tidak jelas dan seadanya pas mau dikasih uang bapaknya menolak, kalau sekedar pemberian beliau tidak mau (intinya ga mau seperti pengemis yang meminta2, ingin dapat uang berdasar keringatnya). sampai kami harus memaksa

iya macam ini juga laki-laki yang terkena polio itu,
saya aja sampai bingung dan agak sedikit gemetar waktu memberi
beda sekali rasanya

saya jadi ingat ayat ini :
“beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang mengharap” surat Al-Hajj: 36

Perintah untuk memberikan kepada Qani' dan Mu'tarr. Qani' adalah orang  yang bersikap menerima (qanaah) dengan keadaannya sehingga tidak meminta-minta meskipun kekurangan, sementara Mu'tarr adalah orang yang mengharapkan untuk diberi  meskipun tidak meminta secara langsung.

Tapi saya nggak tau ayat ini hanya berkaitan dengan pembagian daging kurban atau berlaku umum untuk infaq shadaqah. Mungkin kang mushab yang lebih kompeten menjelaskan  :)

BTW, jadi ingat disini ada abu qani' ya  :p
I'm a simple woman, with humble way of thinking and wide point of view yet strong character within

Offline Anis_WN

  • myQ Hero
  • *
  • Tulisan: 26.074
  • Jenis kelamin: Pria
  • Be yourself, but don't be selfish.
    • Lihat Profil
Re:"Kisah2 Menarik di Sekitar Kita"
« Jawab #17 pada: 08 Juni 2012, 06:54:38 »
Qonitah, bukan qoni'...

Beda artinya... :)
Manusia tak luput dari kesalahan. Ane manusia. Kesimpulan: Ane tak luput dari kesalahan. Mohon maaf bila ada kata yg salah. Dan... TKJSS

Offline mushab bin umair

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 2.940
  • "Ya Allah, ampunilah dosa2ku...semuanya.."
    • Lihat Profil
Re:"Kisah2 Menarik di Sekitar Kita"
« Jawab #18 pada: 08 Juni 2012, 14:44:11 »
Kenapa saat membaca kisah2 dari teh Haze, pak Anis, kang Lazios, teh Ipeh, kang Lee, dan teh Aisya, dada ini jadi terasa sesak?
Astaghfirullah.
Malu juga, tapi sekaligus kagum sama orang2 yang diceritakan itu....


Jazakallah buat Kang Mushab yg telah memulai thread seperti ini... O0

Wa iyyaka pak Anis.
Semoga Allah memberikan kebaikan pada kita semua.
Amin ya Allah.


Subhanallah ceritanya...
semua bagus-bagus, bisa dikumpulkan yang banyak, kemudian disortir oleh redaktur yg kompeten, kemudian ditrbitkan.

keuntungannya bisa untuk membahagiakan orang-orang seperti :
"sang penjual pisang" dari mbak mesmerized haze
dan "sang kenek bangunan" dari pak anis.


Ide yang bagus.
Mo diusahakan agar terealisasi kang?


Offline mushab bin umair

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 2.940
  • "Ya Allah, ampunilah dosa2ku...semuanya.."
    • Lihat Profil
Re:"Kisah2 Menarik di Sekitar Kita"
« Jawab #19 pada: 08 Juni 2012, 15:52:44 »
Kutip dari: haze
saya jadi ingat ayat ini :
“beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang mengharap” surat Al-Hajj: 36

Perintah untuk memberikan kepada Qani' dan Mu'tarr. Qani' adalah orang  yang bersikap menerima (qanaah) dengan keadaannya sehingga tidak meminta-minta meskipun kekurangan, sementara Mu'tarr adalah orang yang mengharapkan untuk diberi  meskipun tidak meminta secara langsung.

Tapi saya nggak tau ayat ini hanya berkaitan dengan pembagian daging kurban atau berlaku umum untuk infaq shadaqah.

Insya Allah itu berlaku umum dan tidak hanya berkenaan dengan daging kurban saja Haze.

Ibnul ‘Arabi rahimahullah dalam Ahkam Al-Quran mengatakan bahwa pada hakikatnya, perintah Allah dalam surat Al-Hajj ayat 36 itu adalah untuk memberi makan kepada orang2 yang fakir.
Dan telah datang dalam hadits Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam yang menyebutkan bahwa memberikan daging kurban itu adalah sedekah, sebagaimana sabda beliau :
“Maka makanlah (daging kurban itu) oleh kalian, simpanlah, dan sedekahkanlah."
(Shahih Muslim 3/1561 no.1971)

Hadits ini adalah salah satu hadits yang digunakan oleh Al-Hafizh ibnu Katsir rahimahullah saat menafsirkan surat Al-Hajj ayat 36 tersebut.

Dan ya…..tentu saja anjuran untuk bersedekah ini adalah umum dan tidak terbatas hanya pada saat menyembelih hewan kurban dan tidak terbatas hanya dengan daging kurban saja. Sebab, telah ditunjukan dalam hadits2 Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam mengenai sedekah ini dalam berbagai hal dan dalam berbagai keadaan.
Diantaranya :
1. Dengan hewan ternak, sebagaimana sabda Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam :
“Barangsiapa yang meminjamkan hewan ternak untuk diperah susunya pada pagi dan sore hari, maka ia telah bersedekah di pagi dan sore hari itu.”
(Shahih Muslim 2/707 no.1020)

2. Dengan kurma, sebagaimana sabda Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam :
“Barangsiapa yang bersedekah dengan setengah biji kurma dari penghasilannya yang baik dan tidak akan naik kepada Allah kecuali amal yang baik, maka Allah akan menerimanya dengan tangan kanan-Nya..”
(Shahih al-Bukhari 9/126 no.7429)

3. Dengan pakaian ataupun makanan lainnya, sebagaimana diriwayatkan dari Jarir bin ‘Abdullah radhiyallaahu ‘anhu, dia berkata :
“Akhirnya orang2 pun mengikuti dengan memberikan sedekah mereka sehingga terkumpul setumpuk makanan dan pakaian dan terlihat olehku wajah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjadi bersinar bagaikan emas…”
(Shahih Muslim 2/704 no.1017)

4. Dengan uang, sebagaimana diriwayatkan dari Jarir bin ‘Abdullah radhiyallaahu ‘anhu, dia berkata :
“Mendengar khutbah Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, maka seorang laki2 langsung men-sedekah-kah dinar dan dirham-nya….
(Shahih Muslim 2/704 no.1017)

Dan banyak lagi hadits2 lainnya.

Sehingga dengan ini kita dapat mengatakan bahwa bersedekah - khususnya kepada al-qaani'u wal-mu'taru - dengan cara memberikan daging kurban, hanyalah merupakan salah satu cara dari berbagai macam cara lainnya untuk bersedekah.
 
Kemudian, telah datang pula dalam makna yang lebih umum, perintah Allah untuk ber-infaq kepada orang2 yang tidak meminta-minta meskipun mereka dalam kekurangan, yaitu firman-Nya :
“(Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak..”
(Q.S Al-Baqarah ayat 273)

Ya, kurang lebih seperti itulah Haze.

Wallaahu a’lam.
« Edit Terakhir: 08 Juni 2012, 15:58:11 oleh mushab bin umair »

Offline lazios

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 3.431
  • Jenis kelamin: Pria
  • Damainya malam - indahnya Pagi
    • Lihat Profil
    • www.batan-bdg.go.id
Re:"Kisah2 Menarik di Sekitar Kita"
« Jawab #20 pada: 11 Juni 2012, 01:18:03 »
Kutip dari: kang mushab
Ide yang bagus.
Mo diusahakan agar terealisasi kang?
boleh kang...
teruskan !

Offline mesmerized haze

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 2.180
  • Jenis kelamin: Wanita
  • belajar menjadi BIJAK
    • Lihat Profil
Re:"Kisah2 Menarik di Sekitar Kita"
« Jawab #21 pada: 11 Juni 2012, 12:29:45 »
Qonitah, bukan qoni'...

Beda artinya... :)

oh afwan, beda ya kang. Saya kira asal katanya sama  :p

@ kang mushab
jazakallah penjelasannya  O0
I'm a simple woman, with humble way of thinking and wide point of view yet strong character within

Offline muslimah_123

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.445
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Träume nicht dein Leben, sondern lebe deine Träume
    • Lihat Profil
Re:"Kisah2 Menarik di Sekitar Kita"
« Jawab #22 pada: 11 Juni 2012, 12:58:18 »
Di suatu senja, dalam halte busway, ada seorang pemuda berusia kira2 28-35 thn, memakai kacamata hitam dan berjalan dengan tongkat. Dengan spontan saya menuntunnya, mencoba membantu. Tapi beliau menolak bantuan saya. "Sudah, tak usah dibantu, saya bisa." Lantas saya biarkan ia tetap berjalan memakai tongkat mencoba keluar dari halte busway..

*Jangan pernah pandang sebelah mata kepada siapapun dan tetap mandiri dengan kondisi apapun*
SEMANGRATTTT (Semangat berattt)    ;)
 

Offline mushab bin umair

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 2.940
  • "Ya Allah, ampunilah dosa2ku...semuanya.."
    • Lihat Profil
Re:"Kisah2 Menarik di Sekitar Kita"
« Jawab #23 pada: 12 Juni 2012, 13:05:18 »
Bandung, sekira tahun 2002-2005.

Masjid itu, meskipun terletak di pinggir jalan utama daerah itu, tapi keadaannya terlihat memprihatinkan.
Temboknya keropos dan retak di berbagai tempat. Warna catnya kusam. Lantainya berdebu. Karpetnya tampak kumal dan robek di sana-sini.
Masjid itu bahkan kalah bagus dengan rumah disebelah kiri kanannya yang terlihat asri dan enak dipandang.
Masjid itu, meskipun sering dipakai untuk shalat berjama'ah, tapi pesertanya selalu tidak lebih dari 5 orang.
Masjid itu kalah ramai dengan warung di depannya yang selalu dipadati para pemuda dan remaja tanggung yang setiap hari nongkrong di sana.
Mereka bermain gitar, mabuk2an, bernyanyi-nyanyi dengan keras, menggoda wanita2 dan anak sekolah yang lewat di jalan itu dan berbagai kemaksiatan lainnya.

Keadaan seperti itu berlangsung beberapa tahun lamanya hingga sampai suatu hari, masjid tersebut kedatangan "tamu2" baru yang menjadikannya tampak ramai dan indah, khususnya di waktu2 dilaksanakannya shalat berjama'ah.
Betapa tidak.....peserta shalat berjama'ah yang tadinya selalu tidak lebih dari 5 orang, sekarang bertambah menjadi lebih dari satu baris shaf.
Di shaf pertama, bercampur antara beberapa orangtua dengan pemuda serta remaja2 tanggung yang memakai anting di telinganya.
Di shaf kedua, berbaris para pemuda tanggung berambut kusut, dengan berbagai aksesoris premannya.
Hmm....sungguh suatu pemandangan yang menarik, dan eksotis.

---------------------------------***----------------------------------------------

Warung itu kecil, tapi selalu ramai dikunjungi oleh pembelinya.
Mungkin karena letaknya yang berada dipinggir jalan utama dan dekat dengan pangkalan becak.
Ah tidak, bukan karena itu, tapi karena.......memang seperti itulah Allah menghendakinya.
Pagi, siang, dan sampai malam hari, warung itu tidak pernah kehilangan penggemarnya.
Di sana, kita akan mendapati pemuda2 itu berteriak-teriak menyanyikan lagu sumbang yang sama sekali tidak enak di telinga.
Di sana, kita akan mendapati remaja2 tanggung yang duduk loyo bersandar di dinding warung dengan mata merah dan mulut meracau.
Di sana, kita akan mendapati siulan2 nakal dan iseng apabila ada seorang wanita yang lewat di jalan itu.

Sampai suatu hari.....
Ajaib!!
Teriak2an itu..........hilang.
Lagu2 sumbang itu........hilang.
Siulan2 nakal itu..................hilang.
Tidak kita temui lagi di sana remaja2 tanggung yang duduk loyo bersandar di dinding warung dengan mata merah dan mulut meracau.
Tidak kita temui lagi di sana tatapan2 sangar dengan sorot mata yang mengancam.
Apa yang terjadi?
Apakah para penghuninya pada pindah rumah?
Apakah para penghuninya sudah pada bosan untuk nongkrong di sana?

Ah, ternyata tidak.
Mereka masih ada di sana.
Mereka masih ada berkumpul dan masih suka bergerombol di sana.
Tapi.....dalam suasana yang berbeda.
Tidak ada lagi lagu2 sumbang yang memekakan telinga,
Tidak ada lagi siulan2 iseng dan nakal,
Tidak ada lagi mata2 yang merah yang memandang dengan sangar,
Tidak ada lagi anting di telinga.
Semuanya hilang.

Yah, meski sesekali masih terdengar sayup2 suara gitar yang terdengar di sana, tapi itu sangat jarang sekali.
Bahkan, sekarang keramaian warung itu kalah dengan masjid yang ada di depannya.
Setiap2 waktu shalat dan seusai shalat kita akan mendapati masjid itu ramai dengan para pemuda yang shalat berjama'ah di sana.
Bahkan sehabis shalat Subuh, merupakan pemandangan yang kemudian menjadi biasa saat kita melihat beberapa pemuda yang menyapu, mengepel dan membersihkan masjid itu.

Meski mereka masih suka nongkrong berkumpul di warung yang berada di depan masjid, tapi keadaannya sudah benar2 berubah.
Kita akan mendapati diantara mereka yang lebih banyak diam sambil menundukan kepalanya.
Kita akan mendapati diantara mereka yang jika mengangkat kepalanya, maka mereka akan tersenyum dengan sopan, dan menyapa orang2 dengan ramah.
Kita akan mendapati diantara mereka yang bersandar pada dinding warung sambil terbata-bata menghafalkan surat Al-'Adiyat.
Kita akan mendapati diantara mereka yang dengan malu2 menghafalkan huruf2 hijaiyah.
Dan kita juga akan mendapati diantara mereka yang membantu mengangkutkan barang milik seorang anak kecil ke rumah anak itu.
Wow, betapa indahnya.....

Peristiwa itu benar2 mendadak dan benar2 mengejutkan semua orang2.
Mereka benar2 merasa takjub atas apa yang terjadi itu.
Sungguh benarlah Allah dengan firman-Nya :
"...Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk."
 
------------------------------------------***------------------------------------------------

Bandung, pertengahan 2011.

Ya, seperti itulah keimanan.
Adakalanya dia berada di titik tertinggi, namun adakalanya dia berada pada tempat yang rendah.
Ditambah pula, ada musuh abadi yang tidak akan pernah berhenti untuk mengajak manusia kembali kepada kedurhakaan dan pengingkaran terhadap rabb mereka 'Azza wa Jalla.

Saat salah seorang diantara mereka, kemudian terjun lagi kepada dunia perjudian yang dahulu pernah ditinggalkannya.
Saat salah seorang diantara mereka, kemudian terjun lagi kepada dunia sabung ayam yang dahulu pernah ditinggalkannya.
Dan saat sebagian diantara mereka dalam keadaan limbung karena ditimpa berbagai ujian hidup dan keimanan, ahh…..kita hanya bisa berharap dan berdo’a:
"Ya Allah, tetapkanlah hati2 kami dan mereka dalam agama-Mu dan dalam keta'atan kepada-Mu."




Note :
Masjid itu sekarang sudah direnovasi dan diperbesar, sedangkan warung di depan masjid kini sudah hilang dan berganti dengan rumah mewah berlantai dua milik seorang pegawai bank di daerah itu.


Offline ^HeHeHe^

  • myQ Setia
  • *
  • Tulisan: 14.241
  • BOIKOT ADALAH JIHADKU!
    • Lihat Profil
Re:"Kisah2 Menarik di Sekitar Kita"
« Jawab #24 pada: 27 Juni 2012, 13:00:23 »
absen dulu. Insya Allah nanti ada yang mau diceritakan. %peace%
Lucu... bagaimana kita MEMPERCAYAI APA KATA KORAN
Namun MEMPERTANYAKAN apa kata Al-QURAN

Offline mushab bin umair

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 2.940
  • "Ya Allah, ampunilah dosa2ku...semuanya.."
    • Lihat Profil
Re:"Kisah2 Menarik di Sekitar Kita"
« Jawab #25 pada: 29 Juni 2012, 17:17:35 »
Saya mengenalnya sebagai seorang laki2 yang baik (dan Allah lebih tahu keadaannya yang sebenarnya).
Dia adalah tipe seorang muslim yang tidak segan2 untuk mengeluarkan hartanya dalam kepentingan2 ke-Islaman dan tidak ketinggalan pula untuk menerjunkan dirinya sendiri di dalam kegiatan2 itu.
Dahulu, saat ia masih bekerja, tidaklah suatu kegiatan dilaksanakan, melainkan dialah yang paling banyak memberikan hartanya untuk biaya pelaksanaannya.

Sekarang, semenjak dia memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya, maka sebagian besar harinya2 dalam beberapa tahun ini, dia habiskan untuk mengajar anak2 di Madrasah di dekat rumahnya.
Ya, meski tidak dengan harta lagi, akan tetapi dia tidak pernah membiarkan dirinya untuk tidak berbuat apa2 untuk agama Allah ini.
Hal ini memang sudah menjadi prinsip pokoknya sejak dulu.

Namun meski begitu, dia tetap tidak melupakan kewajibannya untuk menafkahi istri dan kedua anaknya.
Saat ini dia berdagang makanan kecil2an yang tempatnya sekira 100 meter-an dari Madrasah tempatnya dia mengajar.

Beberapa hari yang lalu, saya menyempatkan diri untuk pergi mengunjunginya.
Saya menemuinya sedang membereskan dagangan miliknya dan bersiap2 hendak pulang ke rumahnya.
Sambil membereskan dagangannya itu, dia sempat bercerita bahwa akhir2 ini, guru2 lainnya yang dahulu aktif ikut mengajar di madrasah mulai menghilang satu persatu.
Sedangkan di Madrasah itu ada 3 kelas yang tidak mungkin ditangani oleh 1 orang.
Keadaan itu memaksanya untuk lebih banyak lagi meluangkan waktu untuk pergi ke Madrasah dengan konsekuensi dia kehilangan sebagian waktunya untuk berdagang.
Beberapa hari yang lalu katanya, dia ditegur oleh ibunya karena dianggap lebih mengutamakan Madrasah daripada mencari nafkah untuk keluarganya.

Dan pada akhir pembicaraannya, dia kemudian bertanya padaku (kurang lebih) : "Apakah aku harus berhenti berdagang, agar urusan ini tidak menjadi bahan pertengkaran antara aku dan keluargaku?"

Saya hanya tersenyum dan tidak memberikan jawaban apa2.

Hanya saja, dari perkataan dan sikapnya yang saya kenal darinya selama ini, -kalaulah dia harus memilih-, besar kemungkinan dia memang akan lebih memilih untuk berhenti berdagang daripada harus berhenti mengajar anak2.

Semoga Allah merahmati dan menyayangi beliau.
Amin ya Allah.
(Bandung, 2012)

Offline Technomha Aznesse

  • myQ Perambah
  • *
  • Tulisan: 214
  • Jenis kelamin: Pria
  • Mujahid Maya
    • Lihat Profil
    • Cool Gadgets Info
Re:"Kisah2 Menarik di Sekitar Kita"
« Jawab #26 pada: 29 Juni 2012, 18:19:43 »
Subhanallah.. pernahkah kita seperti demikina.?  :toe:
Love people who love you, then God will love you

Offline Desita

  • myQ Perambah
  • *
  • Tulisan: 243
  • Jenis kelamin: Wanita
  • myQer
    • Lihat Profil
    • Cheria Travel
Re:"Kisah2 Menarik di Sekitar Kita"
« Jawab #27 pada: 02 Juli 2012, 09:23:18 »


subhanallah semoga kita semua jg tidak khilaf akan kewajiban yg harus kita tunaikan ya aamiin..
« Edit Terakhir: 12 Oktober 2012, 03:01:36 oleh retnoarum »

Offline muslimah_123

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.445
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Träume nicht dein Leben, sondern lebe deine Träume
    • Lihat Profil
Re:"Kisah2 Menarik di Sekitar Kita"
« Jawab #28 pada: 05 Juli 2012, 23:04:40 »
rasanya perlu..malah harus bila kutuliskan tentangnya.. dengan sedikit bumbu fiksi, namun tetap tak mengaburkan makna esensi dari hikmah cerita berikut ini.
Adalah beliau, seorang bapak kepala sekolah dengan satu orang istri dan dua orang putra yang masih kecil, satu masih duduk di bangku TK, dan satunya di bangku SD. Setiap pukul setengah 4 pagi ia harus sudah pergi ke tempat kerjanya. Sebagian dari kita bertanya-tanya, kok berangkat kerja dari jam setengah 4 pagi.. emang ngajarnya dimana, dan tempat tinggalnya dimana. Sang kepala sekolah beserta keluarga ternyata tinggal di daerah Ciawi, dan bekerja di daerah Jakarta Barat. Hufhhh,,, terbayang begitu jauh dan berat perjuangan beliau dalam mencari rezeki untuk keluarga. Di tengah kantuk yang harus ia lawan setiap hari kerja, ia tetap mengendarai mobil pribadinya sendiri.

Bagaimana dengan mereka disana? Pemuda bujang yang belum tahu akan dimana ia tinggal setelah menikah nanti, dan dimana ia akan tetap bekerja setelah menikah nanti?

Kisah kedua, seorang ibu wakil kepala sekolah yang sudah berkeluarga memiliki tiga orang putra dan bertempat tinggal di daerah Gunung Putri, dan bekerja di daerah Serpong. Kepadanya jangan kau ragukan kedisiplinan beliau. Masuk sekolah jam setengah 7 pagi, namun setiap hari jam 6 kurang ia sudah sampai di tempatnya mengajar.  Kembali menghela napas.. hufhhh.. dan mungkin beberapa dari kita bertanya-tanya, bisa ya? Apakah anak-anak ibu wakasek tersebut dapat tetap berprestasi? Jawabannya BISA, dan MEMANG BISA :) beliau bersama suami sama-sama bekerja, namun anak mereka tetap bisa berprestasi. Anak sulung mereka lulus SMP dengan nilai yang memuaskan, anak kedua lulus SD pun dengan nilai yang tak kalah bagus dari kakaknya, anak bungsu masih duduk dibangku kelas 3 SD.


Bagaimana dengan mereka? Para akhwat yang masih lajang, dan sekarang merasa mampu mandiri sendiri, sudahkah siap akan konsekuensi yang ada untuk menjadi muslimah yang amanah dalam berbagai peran baik sebagai istri, ibu, dan mungkin juga karyawan sekaligus?   

*mereka bisa, insya ALLAH kita pasti bisa* :)

#sebuah renungan menjelang tidur#
« Edit Terakhir: 05 Juli 2012, 23:08:03 oleh muslimah_123 »

Offline kintan

  • myQ Junior
  • *
  • Tulisan: 110
  • Jenis kelamin: Wanita
  • myqers
    • Lihat Profil
    • MP
Re:"Kisah2 Menarik di Sekitar Kita"
« Jawab #29 pada: 11 Juli 2012, 00:14:19 »
ikut berbagi cerita ya..

ada seorang bapak yang di usianya yg paruh baya masih belum memiliki rumah sendiri. rumah yg dikontraknya kali ini tak selapang rumah-rumah kontrakan sebelumnya. banyak barang2 yg akhirnya dihibahkan ke tetangga. dindingnya yg lembab melapukkan beberapa perabot. salah satu anaknya ada yg sudah bekerja dan dua anak lainnya masih sekolah. suatu hari, anaknya yg sudah bekerja dan tinggal di kota lain itu pulang dan memberinya hadiah Al Qur'an dgn terjemahan untuk bapak tersebut yg memang belum bisa membaca huruf hijaiyah.

beberapa waktu kemudian di kota lain, anak tersebut baru saja pindah ke tempat kos baru. di kos yg lama, baru saja dia kemalingan komputer. anak ini berniat membeli komputer baru lagi namun sayangnya kos yg baru minim kapasitas listrik sehingga tidak mengijinkan penyewa kos membawa komputer. akhirnya anak tsb mengajak sahabatnya untuk mencari laptop. anak tsb awalnya mencari laptop bekas, namun rupanya spek laptop bekas tsb kurang memenuhi spek yg diinginkan. akhirnya anak tsb jd menimbang membeli laptop yg lebih mahal dengan spek sesuai yg dibutuhkan. namun sahabat anak tsb menasehatinya: lebih baik pindah kos yg membolehkan membawa komputer, sayang kalo uangnya dibelikan laptop mahal karena uangnya bisa ditabung untuk membeli hal2 yg lebih perlu misalnya rumah. kebetulan memang anak tsb menceritakan kondisi keluarganya ke sahabatnya ini. anak tsb kemudian membatalkan niatnya membeli laptop. akhirnya anak tsb pindah kos lagi dan membeli komputer. kali ini kosnya membolehkan penyewa kos membawa komputer.

pada hari raya idul fitri, sang anak masih terngiang nasehat sahabatnya. anak tersebut termotivasi untuk mencari rumah untuk bapaknya. memanfaatkan liburan hari raya yg cukup panjang, setelah menyampaikan niat membeli rumah kepada bapak ibunya, anak tersebut berkeliling kota mencari-cari rumah yg dijual. ada beberapa kandidat rumah yg sempat dikunjungi anak tersebut bersama ayah ibunya. beberapa rumah yg didatangi tidak jadi dibeli karena harganya terlalu mahal dibanding kemampuan beli anak tsb. kemudian anak tersebut kembali lagi bekerja ke kota lain. sang bapak dan sang ibu meneruskan pencarian dan berhasil menemukan rumah yang cukup bagus dan harga yang sesuai kemampuan beli anaknya. akhirnya sang bapak dan sang ibu menyampaikan informasi mengenai rumah tersebut ke anaknya. beberapa bulan kemudian, sang bapak sekeluarga pindah ke rumah yang dibelikan oleh anaknya tersebut. sepertinya memang sudah jodoh, rumah ini selain harganya paling murah, juga bangunannya lebih bagus dari rumah-rumah lainnya yg batal dibeli.

suatu waktu, sang anak menanyakan ke bapaknya mengenai Al Quran terjemahan yg pernah dibelikannya. anak itu menanyakan apakah bapaknya bisa menggunakan Al Quran tersebut mengingat cetakan Al Quran terjemahan pada saat itu tidak sebagus cetakan yg sekarang. bapak tersebut menjawab bahwa Al Quran terjemahan tersebut sudah dikhatamkan pada bulan ramadhan, tepat sebelum anaknya berniat membelikan rumah untuknya.
« Edit Terakhir: 11 Juli 2012, 00:26:45 oleh kintan »
half of koper, half of backpack.

 

myAgenda!
myQomunitas!
mySholat!
Jadwal Sholat
Jadikan juga info seperti jadwal sholat ini pada websites mu :
myPromo-Deal!
Pernak-Pernik
  • myQripik produk baru!
  • Jaket
  • Kaos
  • Kalender
  • Stiker

SatNet
IMODE | myQ wiki | Quran Flash | Android | ChitCh@t | Plug-in | Radio | FB myQ Group
(c) 1999-2013, myQuran
Refresh Your Life!
Powered by SMF 2.0.4 | SMF © 2006–2010, Simple Machines LLC
XHTML | RSS | WAP2 | Mobile
Halaman dibuat dalam 1.179 detik dengan 21 queri.