dan walaupun mungkin penghasilan tidak jelas dan seadanya pas mau dikasih uang bapaknya menolak, kalau sekedar pemberian beliau tidak mau (intinya ga mau seperti pengemis yang meminta2, ingin dapat uang berdasar keringatnya). sampai kami harus memaksa
Jazakallah buat Kang Mushab yg telah memulai thread seperti ini...
Subhanallah ceritanya...semua bagus-bagus, bisa dikumpulkan yang banyak, kemudian disortir oleh redaktur yg kompeten, kemudian ditrbitkan.keuntungannya bisa untuk membahagiakan orang-orang seperti :"sang penjual pisang" dari mbak mesmerized hazedan "sang kenek bangunan" dari pak anis.
saya jadi ingat ayat ini :“beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang mengharap” surat Al-Hajj: 36Perintah untuk memberikan kepada Qani' dan Mu'tarr. Qani' adalah orang yang bersikap menerima (qanaah) dengan keadaannya sehingga tidak meminta-minta meskipun kekurangan, sementara Mu'tarr adalah orang yang mengharapkan untuk diberi meskipun tidak meminta secara langsung.Tapi saya nggak tau ayat ini hanya berkaitan dengan pembagian daging kurban atau berlaku umum untuk infaq shadaqah.
Ide yang bagus.Mo diusahakan agar terealisasi kang?
Qonitah, bukan qoni'...Beda artinya...