Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Penulis Topik: share donk keuangan RT mu........n_n  (Dibaca 509 kali)


Offline radeondt

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 434
  • Lokasi: Ngayogjokarto Hadiningrat
  • Jenis kelamin: Pria
  • Pengangguran yang terkonsep
    • Lihat Profil
« Jawab #15 pada: 22 September 2006, 21:31:46 »
Ya aku juga mau beli barang-barang dulu tapi yang merupakan Asset bukan Liabilitas gitu jadi barang tidak habis tapi bisa produktif boss :)

Offline Anis_WN

  • Moderator
  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 24.464
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • Be yourself, but don't be selfish.
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 23 September 2006, 08:59:44 »
Walhasil, sampai saat ini kita masih merasa cukup dengan TV 14" yang saya beli awal 2003 dan cukup bisa menahan diri untuk tidak beli TV 21-29" Flat meskipun secara ekonomi cukup memungkinkan.

Yg ini agak berbeda dgn saya. Waktu itu (10th yg lalu) kami berencana punya TV. Lalu timbang2. Beli TV yg sederhana (17" ke bawah) dgn harga 750rb-an atau yg lebih canggih dgn harga 1,5jt-an. Akhirnya saya menentukan pilihan untuk beli yg 20" dgn teknologi yg (waktu itu) lumayan maju. Pertimbangannya adalah dgn beli TV sederhana, kami suatu saat akan tergoda untuk beli yg lebih bagus. Sialnya bekasnya jadi turun banget harganya. Dgn TV yg lumayan canggih dan gak tertelan zaman, tidak ada lagi pengeluaran untuk gonta ganti TV. Kenyataannya sekarang dibanding TV keluaran terbaru skrg juga gak kalah teknologinya. Pokoknya puas punya TV itu. Paling sekali aja reparasi dgn biaya 500rb.

Pertimbangan maintenance mungkin perlu juga dimasukkan dlm hitungan.
Manusia tak luput dari kesalahan. Ane manusia. Kesimpulan: Ane tak luput dari kesalahan. Mohon maaf bila ada kata yg salah. Dan... TKJSS

Offline hanima

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 2.021
  • Lokasi: SURABAYA
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #17 pada: 25 September 2006, 13:26:00 »
mengatur keuangan dalam keluarga??

wah, gampang2 susah.. %peace%

sy, bercermin dari ibu saya dalam mengelola keuangan..
salah satu-nya adalah menghindari riba (bunga bank), insya alloh akan semakin berkah

untuk yang pernah menjadi anak kos, merupakan pembelajaran dalam mengelola keuangan

suami dan istri sebaiknya memiliki finansial planning (misalnya, kapan mulai membeli/menyicil rumah, kapan membeli alat transportasi, kapan membeli dsb)

dan sekarang saya dan suami baru memulai membuat finansial planning
1 tahun kedepan, 2 thn ke depan, 3 thn kdpn dst...

merujuk pada hadits rasulullaah, bahwa kebahagiaan seorang manusia ada 5 hal :
1. Rumah yang lapang (berarti sebisa mungkin memiliki rumah yang nyaman)
2. Kendaraan yang nyaman ( meskipun hanya sepeda motor, yang penting gak sering macet :hihi:)
3. Tetangga yang baik (berarti cari lingkungan yang baik)
4. Istri yang shalihah (nha..kalo ini, harus mentarbiyah diri menjadi istri shalihah)

nah, dari standard itu, kita menyusun planning..
sebulan minimal harus menabung sekian..
zakat sekian..

yah, begitulah..
masih harus belajar n riyadhoh (latihan) terus

krn prakteknya..udah ada azzam tuk nabung sekian..sekian..
namun...kadang..mata ini suka laper..liat barang diskon apalagi.. :D

Offline Th3s4inT

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.077
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • be patience...
    • Lihat Profil
« Jawab #18 pada: 25 September 2006, 16:48:35 »
Menanggapi tulisan akh anis_wn :)

Saat ini saya dan istri punya prinsip yang cukup unik dalam membeli barang: beli yang murah, atau mahal sekalian (sesuai kemampuan), jangan yang tanggung.

Pertimbangan:
- Beli barang murah, karena kondisi saat itu memang hanya segitu. Tidak perlu memaksa diri untuk membeli barang yang bagus, tapi jadi beban pikiran karena belum kesampaian :hihi:
- Atau jika dana memungkinkan, ya beli sekalian yang sesuai budget.

Dulu pernah, waktu awal2 keping DVD muncul jadi ikut kepengen. Pada saat itu (2004) harga player DVD masih cukup mahal, masih diatas 1 juta rupiah. Dengan kondisi keuangan yang ada, akhirnya beli yang murah sekalian (sekitar 400 rb) dengan pertimbangan umur pakai hanya sekitar 1 tahun dan diharapkan 1 tahun kemudian sudah ada dana untuk membeli yang lebih baik. Alhamdulillah, teorinya kesampaian. DVD merek "unknown" itu sudah tidak sensitif lagi lalu pensiun dan diganti barang yang kualitasnya lebih baik :)

Contoh lain ya soal TV 14" tsb. Sampai skr saya masih merasa, jika membeli TV baru nantinya akan terus tergoda untuk mengupgradenya. Sound systemnya lah, rak tv lah, amplifier, ini itu.. bla bla bla. Jadi untuk sementara biarkan saja 14" itu yang ada, dijamin gak ada niat untuk beli sound system model home teathre :D

Alat2 rumah tangga pun demikian. Mulai dari kompor (kita pilih masih model minyak tanah), oven, blender, dlsb. "Hanya sekedar ada", toh saat ini kebutuhan yang lain masih banyak :)

Untuk prinsip "mahal sekalian", contohnya DVD player kedua dan camera. Budgetnya xxx jadi ya beli dengan harga tersebut, gak perlu tanggung2 beli yang harganya lebih murah karena nanti kalau ada yang tidak cocok malah jadi menyesal 2x :)
Let me lead the way, straight back to Allah's bless
'Cause this kind of love is.. once in a lifetime

Offline Anis_WN

  • Moderator
  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 24.464
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • Be yourself, but don't be selfish.
    • Lihat Profil
« Jawab #19 pada: 25 September 2006, 16:57:03 »
Menanggapi tulisan akh anis_wn :)
O0

Intinya memang dalam membeli sesuatu, kita dihadapkan pada banyak pilihan. Yg mana yg paling hemat dlm jangka panjang, itulah yg sebaiknya dipilih. Jangan beli barang hanya karena 'ingin', tapi silakan beli barang karena 'perlu'.

Happy shopping...

(ngomong2 dah masuk Ramadhan, ada perubahan strategi, nggak?)
Manusia tak luput dari kesalahan. Ane manusia. Kesimpulan: Ane tak luput dari kesalahan. Mohon maaf bila ada kata yg salah. Dan... TKJSS

Offline Th3s4inT

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.077
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • be patience...
    • Lihat Profil
« Jawab #20 pada: 26 September 2006, 07:25:25 »
Kayaknya tetep kaya gitu deh.
Beli baju koko cuma yang sederhana, ramadhan + syawal bukan ajang pamer bukan :)
Let me lead the way, straight back to Allah's bless
'Cause this kind of love is.. once in a lifetime

Offline snowyfreeze

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 805
    • Lihat Profil
« Jawab #21 pada: 26 September 2006, 08:05:00 »
Ada yg punya utang gak?
Misalnya yg ngambil KPR gitu..Masih mikir2 nih mo apply apa gak. Pasti klo udh ngambil KPR gak bisa lagi nabung. :(
Tapi klo gak gitu..bisa2 bakalan jadi kontraktor selamanya, harga rumah makin melangit  :toe:

Offline Th3s4inT

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.077
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • be patience...
    • Lihat Profil
« Jawab #22 pada: 26 September 2006, 09:07:03 »
Jangan pesimis gitu dong :)
Ingat loh, besar cicilan (motor, rumah, dll) itu umumnya tetap sementara penghasilan seharusnya makin bertambah.

Dulu waktu awal cicil motor, besar angsuran hampir 25% dari gaji. Tapi 2 tahun kemudian, Alhamdulillah sudah tidak terlalu terasa berat. Selain karena memang sudah terbiasa, juga karena penghasilan makin meningkat.

Ayo semangat dong. Tahun ini gaji 3 juta, masa tahun depan masih 3 juta? Nah apalagi 10 tahun kemudian (asumsi cicilan rumah 10 tahun) harusnya saat itu biaya cicilan rumah udah gak sebanding lagi sama penghasilan antum, masih kalah jatah makan di kantor O0 :hihi:
« Edit Terakhir: 26 September 2006, 09:15:13 oleh Th3s4inT »
Let me lead the way, straight back to Allah's bless
'Cause this kind of love is.. once in a lifetime

Offline Anis_WN

  • Moderator
  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 24.464
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • Be yourself, but don't be selfish.
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 26 September 2006, 09:09:02 »
Misalnya yg ngambil KPR gitu..Masih mikir2 nih mo apply apa gak.

Menurut saya, KPR adalah ngutang yg paling reasonable, insya Allah gak akan rugi ngambil KPR. Kalo pengen nabung dulu, biasanya juga harga tanah tetep naik. Susahnya dlm waktu yg sama, nilai tabungan tetep gak akan bisa ngejar harga tanah. Jadi mungkin sampe kapan pun gak akan pernah beli rumah dgn cara cash.

Lagian, umumnya dgn adanya inflasi, nilai cicilan itu lama2 gak terasa juga nilainya. Mau ngontrak atau nyicil, bagaimanapun toh keluar duit. Bedanya yg satu bikin kita jadi kontraktor selamanya, yg satu bikin kita punya rumah.

Wassalam
Manusia tak luput dari kesalahan. Ane manusia. Kesimpulan: Ane tak luput dari kesalahan. Mohon maaf bila ada kata yg salah. Dan... TKJSS

Offline d24k1

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.876
  • Lokasi: Jakarta Pusat Tanah Abang
  • Jenis kelamin: Pria
  • Hiasilah Cinta dan Kasih Sayang itu dengan Iman...
    • Lihat Profil
« Jawab #24 pada: 26 September 2006, 10:59:08 »
Bicara soal membeli barang2,.(TV,KULKAS,MOTOR dlsb,.) ,.saya tinggal minta aja sama ALLAH SWT dan Alhamdulillah Do'a saya cepat di Ijabah ALLAH,.baik itu beli secara CASH atau pun KREDIT.... :)

maka nya,. kita janganlah ragu didalam memohon kepada ALLAH,.yakinlah bahwa ALLAH SWT akan mengabulkan setiap do'a kita...
"Insya ALLAH,.Dengan Ikhlas Kita Mudah"

"Tidak semua yg kamu katakan itu dibenarkan oleh orang lain,.meskipun perkataan itu benar"  " DUIT = Do'a,..Usaha,..Istiqomah,..Tawwakal.. "  " Senyum adalah Ibad