Assalamu'alaykum wr.wb
inilah kisahku:
Kematian adalah realitas yang sesungguhnya dalam kehidupan ini. Sebagaimana termaktub dalam kitab suci al-Qur’an, Allah Swt telah berfirman yang artinya:
“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi Allah”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”. Katakanlah: “Semuanya (datang) dari sisi Allah”. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun?” (Q.S. An-Nisa: 78).
Hari itu, Jum’at 10 Februari 2012 saya sedang libur bekerja,Tak ada firasat sedikitpun maupun keresahan dan kegundahan hati yang nyata saya rasakan tentang peristiwa selanjutnya yang akan saya alami dan saksikan di depan mata,semua ini salah satu rahasia Allah yang PASTI akan datang kepada semua makhluk yang hidup di bumiNya ini,tanpa terkecuali orang yang saya sayangi yaitu Ayah saya tercinta
Saya tidak menyangka percakapan malam itu adalah percakapan yang terkahir,percakapan singkat tapi bermakna,dimana saya berbicara tentang muhasabah diri memaafkan kesalahan orang lain tanpa harus menunggu orang lain memaafkan,dan Beliau (Ayah) meminta maaf pada saya….padahal kalau saya sadar posisi itu terbalik harusnya saya yang meminta maaf padanya….Rahasia Allah memang dahsyat 10 menit setelah minta maaf dia pergi meninggalkanku tuk selama2nya pas di depan mata saya….
“Innalillaahi wa inna ilaihi raaji’uun,” ucap saya dalam kesunyian hati. Tak sempat terfikirkan olehku kenyataan ini….ku berusaha tuk menyadarkan diri bahwa ini adalah benar adanya,saya berusaha sekuat hati dan tenagga tuk ikhlas walau hati tak sepenuhnya percaya,terbayang di wajahku dia 10 menit yang lalu masih berbicara denganku.terlihat masih sehat,. Ini benar-benar mengejutkan saya dan keluarga saya semua…..di mana dalam keheningan malam dikala orang terlelap tidur mereka mendapatkan kabar dahsyat seperti ini…..andai saya tau kalau dia akan pergi meninggalkanku sebentarlagi saya akan memeluknya semampuku,menatap wajahnya,meminta maaf padanya…
Sedih bercampur bingung menghantui perasaan saya waktu itu. Saya belum sempat mengucapkan kata maaf yang special selama hidupnya selain pada hari lebaran saja,bayangkan dalam 1 tahun Cuma 2x… ya Allah ini salah satu penyesalan yg teramat sangat dalam hidupku….walaupun riwayatnya mempunyai penyakit hipertensi dan jantung tetapi dia dalam keadaan sehat malam itu….Kematian yang tiba-tiba memang sudah sering saya dengar dalam pernyataan para ‘ulama yang merujuk pada kalam Ilahi…..
Ayah saya walaupun keras tapi dia mempunyai hati yang lembut….dia biasa menjenguk orang sakit walaupun yang sakit adalah orang yang membencinya….tidak masalah baginya…. dia bilang sama anak2nya walaupun orang berusaha membenci kita tapi ingat satu hal kalau mereka dalam keadaan sakit kita usahakn tuk membesuknya dan doakan supaya lekas sembuh….dia selalu berdoa buat anak2nya tanpa kami minta….suatu saat kami meminta dia bilang tanpa anak2 saya mintapun ayah selalu akan mendoakan kalian….dia juga salah satu guru iqra bagi saya dan teman2 seperjuangan dulu waktu masih kecil….dia bilang dari pada anak2 maen sore2 tanpa manfaat mendingan kita kumpul dan belajar di surau bersama2…sungguh indah masa itu…dikala saat ini saya mengenangnya…
Satu hal yang tidak mungkin saya lupakan tentang ayah saya,selama saya masih bernafas dengan bebas di muka bumi ini…. akan saya lakukan pesannya di saat masih hidup walaupun tanpa beliau mintapun memang sudah jadi kewajiban anak2nya…pesan yang sangat sederhana…tapi mampu membuat air mata saya dan keluarga berjatuhan….” Ingat anak2ku ayah dan ibu tidak meminta apapun dari kalian…yang ayah dan ibu minta adalah DO’A,karena hanya DO’A kalian yang akan membantu ayah dan ibu setelah meninggalkan dunia ini” ini lah pesan darinya
Kebanyakan dari kita, mungkin selalu terlambat untuk mengungkapkan rasa sayang kepada orang tua kita. Mungkin, hanya ada tetes air mata kerinduan setelah mereka pergi, namun saat mereka masih bersama-sama kita, saling tertawa atau berbagi rasa, kita seperti melupakan kehadiran mereka. Dan setelah masa keberpisahan itu tiba, baru kita sadar, betapa kita mencintai mereka
Saya berdo’a, semoga kematian ayah adalah kematian yang khusnul khotimah, tenang dan tentram di alam barzakh. Mendapatkan kenikmatan kubur. Dijauhkan dari siksa kubur dan jurang api neraka yang menghancurkan dan membinasakan. Serta mendapatkan syafa’at dari Nabi Muhammad Saw, dan masuk secara damai ke dalam surganya Allah Swt.***Amin…
“Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-sekali tidak akan dapat dikalahkan” (Q.S. Al-Waqi’ah: 60)
Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”. (Q.S. Al-Jumuah: 8)
AYAH TERCINTA, MA’AFKAN KAMI ANAK-ANAKMU
Ayah tercinta…,
Rasanya tiada kata-kata yang mampu kami rangkai,
Untuk menggambarkan betapa besar kasih sayangmu,
Untuk menggambarkan betapa besar pengorbananmu,
Untuk menggambarkan betapa besar jasamu.
Ayah tercinta…,
Ma’afkan kami, jika selama ini kami telah melupakan kasih sayangmu,
Ma’afkan kami, jika selama ini kami telah melupakan pengorbananmu,
Ma’afkan kami, jika selama ini kami telah melupakan jasamu.
Entahlah…,
Kami tidak tahu lagi,
Dengan apa kami harus membalas semua budi baikmu.
Ma’afkan kami, ayah…!
“Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mu'min pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)". (QS. Ibrahim. 41).
"Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil". (QS. Al Israa’. 24).
Amin...,
Ya rabbal ‘alamin...!!!
Sekarang saya Cuma punya satu2nya Bidadari di dunia ini yaitu Ibu,saya akan memberikan yang terbaik ke padanya …jangan sampai saya menyesal tuk kedua kali,
Bagi teman2 yang masih mempunyai keduanya ( ayah dan ibu )lakukan yang terbaik pada mereka
adalah perintah Islam. perintah yang wajib dilaksanakan oleh setiap anak. Karena pentingnya, Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- menjadikannya sebagai salah satu amalan yang paling di cintai oleh Allah :
Artinya : "Amalah apakah yang paling di cintai oleh Allah? Beliau menjawab : Sholat tepat waktu. lalu apa? Berbakti kepada orang tua. lalu apa? Jihad di jalan Allah." (HR Bukhori Muslim)
Semoga kisah ini bias membuat teman2 semua tidak terlambat tuk berbakti kepada orang tua selagi masih ada di depan mata..
salam ukhuwah dariku tuk keluarga besar sahabat sahabat semua…
Nornie