HTI pan naga2nya dulu mau bikin parte.... tapi ga tahu sampe saat ini lum ada ...salafy... hmm..... sering ketemu di masjid.... PKS.... hmm... masih banyak yang istiqomah insyaAllah...kalau saya tidak dibolehkan jadi anggota parpol tertentu
tapi nyoblos bisa kan
bukannya mengkerdilkan usaha antum dan jama'ah antumtapi antum hrs buka kaca mata kuda antum bahwa jama'ah yg lainpun banyak berkonstribusi untuk kemaslahatan umat
Anis Matta: Survei LSI Peringatan Bagi PKSSenin, 20 Februari 2012REPUBLIKA.CO.ID - Hasil jajak pendapat Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengenai tingkat elektabilitas partai politik dinilai sebagai bentuk peringatan untuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Hal itu diungkapkan Sekjen PKS, Anis Matta melihat di gedung DPR, Jakarta, Senin (20/2).Dalam paparannya, LSI mencatat kalau PKS menempati posisi ke delapan dengan perolehan suara 3,7 persen. Dalam survei ini, PKS bahkan berada di bawah PAN, PKB, PPP, dan bahkan Partai Gerindra."Itu peringatan buat PKS. Makanya, hasil survei itu akan kita jadikan sebagai pertimbangan. Apalagi saat ini kita sedang melakukan rakornas di beberapa tempat. Jadi, sekaligus untuk mengevaluasi hasil survei ini," katanya.Menurut Wakil Ketua DPR tersebut, hasil LSI itu merupakan gejala umum yang terjadi karena ada kemarahan publik terhadap partai politik secara umum. Termasuk terhadap partai dakwah tersebut.Karena itu, ia menilai, PKS harus melakukan gebrakan yang signifikan untuk dapat meningkatkan tingkat elektabilitasnya di masyarakat. Antara lain, dengan menunjukan tingkat keprihatinan yang tinggi terhadap masalah-masalah sosial. Serta menyelesaikan masalah-masalah korupsi yang saat ini marak terjadi."Kita ada survei internal. Tapi hasilnya tidak terlalu jauh berbeda dengan hasil LSI. Makanya kita melihat hasil LSI itu sebagai peringatan buat partai," ungkap Anis.sumber: http://www.pkspiyungan.org/2012/02/anis-matta-survei-lsi-peringatan-bagi.html
Demokrat: Elektabilitas Turun adalah PeringatanMisbahol Munir - OkezoneSenin, 20 Februari 2012 07:30 wib JAKARTA – Wakil Sekjen Partai Demokrat Saan Mutopa menilai penurunan suara PD hingga sebesar tujuh persen suara yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada Minggu, 19 Februari 2012 kemarin, tidak menguntungkan partai politik lain. Saan meyakini bahwa suara konstituen yang hilang itu bisa kembali memilih PD nantinya. Apalagi penurunan suara itu juga dialami oleh parpol lain. “Tentu penurunan suara PD tidak memberikan manfaat untuk elektabilitas partai politik lain. Penurunan suara ini dialami oleh semua parpol,” ujar Saan saat berbincang dengan okezone, Senin (20/2/2012). Sekretaris Fraksi PD DPR RI itu menjelaskan penurunan suara hasil survei itu merupakan hal biasa. Sebab dalam kancah survei parpol bisa mengalami kenaikan dan penurunan suara konstituen. Hal itu tergantung dengan situasi dan kondisi internal parpol. Dia optimis suara yang mengambang itu bisa kembali ke PD karena suara tersebut masih sangat berpeluang diambil lagi. “Kedua, hasil survei selalu fluktuasi dan naik turunnya survei hal biasa. Suara mengambang yang keluar dari PD itu masih ada peluang untuk diraih kembali oleh PD, karena suara yang mengambang itu masih cair,” kata dia. Tentunya kata dia, merosotnya suara PD itu sebagai pukulan bagi semua elemen PD. Penurunan suara itu harus segera dievaluasi agar suara PD tidak semakin melemah nantinya. Semua elemen kata dia harus bertanggung jawab mengembalikan suara yang mengambang tersebut. “Apa yang terjadi dengan penurunan pemilih PD menjadi peringatan ke semua elemen PD dan semua bertanggung jawab bagaimana mengembalikan konstituen PD kembali. Tentunya harus ada evaluasi agar suara potensial yang hilang itu kembali,” tegasnya. Dia juga mengakui bahwa penurunan suara tersebut disebabkan banyak kasus hukum yang menerpa kader PD. Sementara terkait kasus hukum yang menerpa kader PD dia menyerhkan pada proses hukum yang berjalan. Saan berharap penegak hukum dapat segera menyelesaikan kasus tersebut dengan cepat, profesional, dan adil agar kasus itu tidak menyandera PD. “Penurunan suara pemilih ini merupakan efek turunan dari berbagai kasus yang melanda PD. Tentunya itu harus disikapi dengan bijak dan baik. Masalah kasus hukum yang melanda kader PD kita serahkan pada proses hukum yang berjalan. Kita berharap penegak hukum dapat menyelesaikan kasus tersebut dengan cepat, profesional dan adil,” tukasnya.sumber: http://news.okezone.com/read/2012/02/20/339/578608/demokrat-elektabilitas-turun-adalah-peringatan
laaaah? kok jadi nuduh saya yang umbar kebaikan? emang saya siapa? saya bisa apa?coba deh liat tulisan2 sebelumnya? apakah saya mengira 'salafy' itu sudah berbuat begini dan begitu...?pake kacamata kuda segala? ada ada saja....liat liat dulu deh biar mata anda nyambung ke fikiran anda
^ memaksakan kehendak aaah....apa jadinya kalau partai2 yang mengaku islam, niatnya mau berubah,eeeh mereka sendiri yang berubah ( berubah kepada kecelakaan )
sabar kang...sebenarnya ane hanya ingin mengomentari tulisan ente yang ini...terkesan... ente malah yang menihilkan kebaikan2 saudara kita yang sedang eksis da'wah diparlemen...maaf jadi OOT neeh.....