Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Penulis Topik: keraguan, ketakutan ataw.......?  (Dibaca 362 kali)


Offline erha

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 97
  • Lokasi: Depok
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« pada: 15 September 2006, 17:05:18 »
assalaamualaikum,
pengen tau nih..... sekarang ini, apa sih yang sebenarnya diinginkan oleh teman-temanku yang perempuan ketika ada seorang laki-laki datang untuk mengajak taaruf? terus terang, saya sendiri sudah 2 kali ditolak oleh mereka dengan alasan yang sama : belum siap.
katakanlah soal ilmu, saya tidak mensyaratkan bahwa si akhwat harus punya pengetahuan mendalam mengenai agama. karena saya tahu bahwa saya pun masih belajar. maka mari kita sama-sama belajar.
penghasilan saat ini? cukup lah untuk membeli secara kontan sebuah ponsel berkamera model baru yang bisa dengerin musik.
tetapi kemudian, beberapa bulan kemudian (enggak sampe 6 bulan) salah satu dari mereka menerima pinangan. what the.........??!! kenapa engga bilang aja kalo mereka dah proses ?!
membuat saya jadi berpikir ulang mengenai pernikahan............ walaupun saya tahu bahwa menikah adalah sunnah Rasul. dimana letak kekurangannya ???
apakah karena mereka belum mengenal betul karakter ataw sifat si laki-laki sehingga menolaknya dengan menggunakan alasan lain? bukankah dengan jalan taaruf maka akan terjawab pertanyaan tersebut?
ataw karena mereka kaget mendapati bahwa laki-laki yang datang tersebut bukanlah seperti impiannya? terkadang saya mendapati hal yang seperti ini di kalangan teman-teman yang mempunyai halaqoh (maap nih, bukan bermaksud menyinggung). saya bahkan pernah mendengar 1 kali ucapan seorang akhwat yang bilang, dia engga bisa menerima laki-laki yang mengajaknya taaruf karena laki-laki tersebut tidak ikut halaqoh. jujur saja, menurut saya itu bukan alasan! majelis ilmu tidak hanya halaqoh, ilmu bisa di dapat dimanapun sepanjang orang tersebut mau untuk membaca. dan dengan mengatakan seperti itu, maka yang terlihat hanyalah arogansi ataw kesombongan. bahwa hanya dengan halaqoh ilmu bisa di dapat, bahwa dengan halaqoh seseorang dapat diterima pinangannya. dan kebenaran ada disana. betapa sempitnya dunia bila benar seperti itu.

wassalaamualaikum
pasifis
peace
O0

Offline Scorpion14

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 11.244
  • Lokasi: Bandung
  • Jenis kelamin: Pria
  • Ya Allah... jadiknlah aku trmsuk orang2 yang sabar
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 15 September 2006, 17:25:09 »
ngga smua akhwat kayak gitu ko akh...........

Offline akh_marsha

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 2.056
  • Lokasi: Bandung
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 15 September 2006, 22:57:41 »
ngga smua akhwat kayak gitu ko akh...........

nah ini die nih yang dah banyak pengalamannya, gitu ya rud
O0 Training Motivation for Dhuafa Students O0

Offline tika_zahra

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 2.506
  • Lokasi: BaNdUn9
  • Jenis kelamin: Wanita
  • . . B i s m i l l a H . .
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 16 September 2006, 07:47:41 »
assalaamualaikum,
pengen tau nih..... sekarang ini, apa sih yang sebenarnya diinginkan oleh teman-temanku yang perempuan ketika ada seorang laki-laki datang untuk mengajak taaruf? terus terang, saya sendiri sudah 2 kali ditolak oleh mereka dengan alasan yang sama : belum siap.
katakanlah soal ilmu, saya tidak mensyaratkan bahwa si akhwat harus punya pengetahuan mendalam mengenai agama. karena saya tahu bahwa saya pun masih belajar. maka mari kita sama-sama belajar.
penghasilan saat ini? cukup lah untuk membeli secara kontan sebuah ponsel berkamera model baru yang bisa dengerin musik.
tetapi kemudian, beberapa bulan kemudian (enggak sampe 6 bulan) salah satu dari mereka menerima pinangan. what the.........??!! kenapa engga bilang aja kalo mereka dah proses ?!
membuat saya jadi berpikir ulang mengenai pernikahan............ walaupun saya tahu bahwa menikah adalah sunnah Rasul. dimana letak kekurangannya ???
apakah karena mereka belum mengenal betul karakter ataw sifat si laki-laki sehingga menolaknya dengan menggunakan alasan lain? bukankah dengan jalan taaruf maka akan terjawab pertanyaan tersebut?
ataw karena mereka kaget mendapati bahwa laki-laki yang datang tersebut bukanlah seperti impiannya?

Bisa jadi antum menawarkan sebuah proses disaat mereka memang belum siap, dan ternyata saat mereka telah siap, antum gk tau dan udah keduluan ma ikhwan lain
yah...intinya sih emang belum jodoh aja...jgn berfikiran yg negatif dulu lah...tetap husnudzon.. :)


terkadang saya mendapati hal yang seperti ini di kalangan teman-teman yang mempunyai halaqoh (maap nih, bukan bermaksud menyinggung). saya bahkan pernah mendengar 1 kali ucapan seorang akhwat yang bilang, dia engga bisa menerima laki-laki yang mengajaknya taaruf karena laki-laki tersebut tidak ikut halaqoh. jujur saja, menurut saya itu bukan alasan! majelis ilmu tidak hanya halaqoh, ilmu bisa di dapat dimanapun sepanjang orang tersebut mau untuk membaca. dan dengan mengatakan seperti itu, maka yang terlihat hanyalah arogansi ataw kesombongan. bahwa hanya dengan halaqoh ilmu bisa di dapat, bahwa dengan halaqoh seseorang dapat diterima pinangannya. dan kebenaran ada disana. betapa sempitnya dunia bila benar seperti itu.

wassalaamualaikum
Tanya dulu alasannya apa..
pasti ada pertimbangan tertentu dibalik keputusannya itu..
kalo belum tau, jgn langsung berfikiran yg negatif gitu..
kalau memang seperti itu adanya, berarti memang tingkat kepahaman akhwat itu ttg makna sekufu dalam pernikahan baru sebatas sampai disitu (harus sama-sama ikut halaqah) atau mungkin ada hal2 tertentu yg menurut akhwat tsb hanya bisa ditemukan pada ikhwan yg mengikuti halaqah (bukan sekedar ilmunya aja, tapi ada hal lainnya..) dan karena itulah beliau berani ambil keputusan bahwa harus menikah dengan yg ikut halaqah juga... ::)

so...tabayyun itu lebih baik dibandingkan menduga2 yg kita belum tau jelas apa alasan dibaliknya...
berfikiran negatif tuh bikin cape loh  ;)

seperti yg scorpi bilang "Gak semua akhwat kayak gitu"



*cmiiw  :)
[img]http://i111.photobucket.com/albums/n130/t

Offline rendra_bagus

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 277
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 18 September 2006, 13:52:52 »
Aslm,

Waduh Pak,
Jangan dipikirin yang kaya begituan..
seperti kata Mbak Tika_zahra.. Bikin capek.. dan malah ngebuat jadi nggak fokus..
hati hati nanti malah ujung2nya jadi futur..(Nggak kan bro??)

Kalau ndak diterima yah, Alhamdulillah, inshaAllah Allah pasti punya rencana yang terbaik untuk kita..
tak perlu bersedih.. apalagi sampai putus harapan..

Mas kalau berdoa memohon untuk jodoh terbaik bukan??
yup, sama seperti saya dan juga temen2 semuanya..

Karena itu percayalah, Allah yang Maha Tahu apa yang terbaik untuk hambanya..
Kita mah ikhtiar saja sebaik-baiknya dan seihklas ikhlasnya..
inshaAllah, Allah tidak akan menyia-nyiakan usaha kita.

Sy jadi ingat puisi yang dibuat temen saya.. ::)

Wahai Sahabatku..
Hapus Airmatamu karena itu hanya untuk masa bahagiamu.
Sucikan Niatmu karena engkau yakin akan janji Tuhanmu.
dan Teguhkan Langkahmu karena balasan sempurna telah menunggumu.
Sambutlah janji Tuhanmu..
Di ujung jalan lurus itu..

…dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir".(Q.S Yusuf:87)

Offline Akh_Usil

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 542
  • Lokasi: jember jatim
  • Jenis kelamin: Pria
  • Diriku yang kedua.......
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 19 September 2006, 06:11:39 »
aslmkm.masih pada inget doa ta'arufan kan?coba pake doa itu aja pak pas antum mau ta'aruf!!!!!
"...ya Allah, kalo dia sekarang bukan jadi jodohku, maka jauhkannlah jodohnya, sehinga kalo dia lama ga punya jodoh, maka ia akan berjodoh degnanku..."hi...hii. afwan tp ini hanya potongn doa ta'arufan. ana lupa lengkapnya ;D
benarkah...

Offline dian_syahril

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 8.203
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 20 September 2006, 15:07:32 »
wallahu alam, bisa aja kan sbnrnya dia tidak suka & ingin menolak antum secara halus, jadi dia blgnya blm siap. Maka, sblm "melamar", sebaiknya antum persiapkan terlebih dahulu, apa yg kira2 dia butuhkan, kalo antum sudah tau, coba utk antum penuhi terlebih dahulu, baru deh..kalo ada peluang ke arah serius, antum bisa utarakan.

good luck akhi  O0 O0
mohon maaf lahir & batin jika ada tulisan, perkataan & perbuatan saya baik yg disengaja maupun yg tidak selama di myQ.org :)

Offline Scorpion14

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 11.244
  • Lokasi: Bandung
  • Jenis kelamin: Pria
  • Ya Allah... jadiknlah aku trmsuk orang2 yang sabar
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 21 September 2006, 08:07:33 »
he eh....klo ditolak ya legowo saja mas.....ya mungkin akhwatnya memang merasa ga cocok ma kita.....bisa jadi kita teh kurang ganteng ;D , kurang pinter, kurang bertakwa, kurang ilmu agamanya, kurang2an yang laennya deeh.... :hihi: soo....cari ajah akhwat yang mau nerima...ga usah pake bla bla bla......ga bakalan merubah takdir ko....klo misalkan akhwat itu memaksakan dirinya tuk menerima kita rasanya kedepannya ga bagus....so cari ajah akhwat yang benar2 siap menerima dengan pintu terbuka lebar..... %peace%

Offline sams

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 60
  • ALLAMATNI ALHAYAATI
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 21 September 2006, 08:50:48 »
Sing sabar ya mas... Dunia ini nggak selebar daun kelor kok. Ditolak satu akhwat, Insya Allah antum ditunggu oleh seribu akhwat :D

Tapi ya jangan su'udzhon dulu lah sama mereka-2 yang telah menolak antum. Yang namanya jodoh emang murni kekuasaan Allah. Ane pernah dengar kok ada ikhwan yang gagal sampai 8 kali dalam ta'aruf. Padahal si ikhwan itu termasuk yang baguslah dalam hal ibadah dan mai'syah. Tapi klo memang belum jodoh ya emang bener-2 wallahu 'alam.

Klo masalah halaqah, emang sih nggak ngejamin seseorang itu lebih soleh bila dia ikut halaqoh. Tapi orang ikut halaqoh itu kan sebagai salah satu cara dia menjadi pribadi yang shalih & hanif. Klo emang ada akhwat yang mensyaratkan calon suaminya harus ikut halaqoh, itu berarti akhwat memang menginginkan suaminya kelak menjadi orang yg senantiasa memperbaiki diri dan berada dalam lingkungan orang-2 baik. Dari pada si akhwat itu minta syarat suaminya harus S1, S2, penghasilan besar dsb...mending mana coba????

Offline dian_syahril

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 8.203
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 21 September 2006, 09:02:19 »
betul kata temen2 diatasku,

jangan menyerah, kalo bisa bikin akhwat2 tsb menyesal karena telah menolak antum  :hihi: :hihi:, bisa saja penolakan tsb karena ALLAH SWT lebih sayang ke antum, shg ALLAH SWT telah mempersiapkan bidadari yg jauh lebih baik & lebih sholehah daripada akhwat2 yg tlh menolak antum  O0 O0, nah skrg tinggal tugas antum utk mencari bidadari tsb   ^-^ ^-^
mohon maaf lahir & batin jika ada tulisan, perkataan & perbuatan saya baik yg disengaja maupun yg tidak selama di myQ.org :)

Offline Adit-Emi

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 32
  • Lokasi: Geger Arum
  • Pacaran Syar'i Forever
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 22 September 2006, 13:16:40 »
sabar bro sabar, pada hakekatnya penolakan juga adalah langkah ke depan menuju gerbang pernikahan, jadi kenapa harus risih, mungkin memang Alloh SWT ingin menguji dirimu dulu, sebelum dikau masuk ke pernikahan yang real
Jika cinta dituju tuk ridha ilahi, maka cita di ujung ufuk zuharat pun kan dikejar, dimana ikhlas dan sabar jadi kendaraan tuk menuju

mudah ?, kata siapa ?, mendapatkan tiket bioskop saja mesti berkorban, ini apatah tiket ke syurga ?, maka sangat banyak yang mesti diperjuangkan

so,GANBATTE NE