Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Penulis Topik: Khalifah  (Dibaca 4481 kali)


Offline jamaah8

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2009
  • Tulisan: 151
    • Lihat Profil
« Jawab #45 pada: 22 Februari 2012, 22:46:29 »
Tuan Moulvy,
Maafkan saya jika dari tulisan saya membawa miris kepada Tuan,

Tujuan diskusi perkara silam agar membawa pengajaran kepada kita yang hidup dihari ini. Matlamatnya supaya kita yang hidup hari ini dapat mengenal pasti jalan pimpinan Rasulullah dan Khalifah-Khalifah Rasulullah yang bersifat memimpin dan mendapat petunjuk dengan jalan batil, iaitu penentang-penentang Khalifah Rasulullah. Sehingga kita mampu kembali menegakkan perintah Allah dengan melaksanakan bai’ah kepada Khalifah Rasulullah yang ada pada zaman kita ini.

Semuga diskusi ini dapat dilakukan dengan baik, dijaga ukhwah islamiyah dan agar dakwah dapat dijalankan dengan baik. Walaupun terpaksa menyatakan perkara yang pahit.  Allahu’alam.

Semuga kita dapat mengkoreksi diri sendiri dan umat khasnya di Nusantara ini dan seluruh dunia agar benar-benar mengikuti sunnah Rasulullah dan sunnah Khulafa ir-rasyidin al-mahyidin, dengan kita melaksanakan bai’ah bagi Khalifah Rasulullah yang ada pada zaman kita ini.

Sesungguhnya, marilah kita menjadi hamba Allah yang mengikuti perintah Allah, dan sebagai pemimpin diri, keluarga, masyarakat yang punya bai’ah, agar mati kita tergolong dalam Ahlus Sunnah wal Jamaah.

Offline jamaah8

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2009
  • Tulisan: 151
    • Lihat Profil
« Jawab #46 pada: 22 Februari 2012, 22:51:14 »
Abang MA yang pintar dan terhormat,

Al-Quran 3:155 bermaksud “Bahawasanya orang-orang yang telah berpaling (melarikan diri) di antara kamu pada hari bertemu dua angkatan tentera (Islam dan kafir dalam perang Uhud) itu, sesungguhnya mereka telah digelincirkan oleh Syaitan dengan sebab sebahagian dari perbuatan-perbuatan (yang salah) yang mereka telah lakukan (pada masa yang lalu); dan demi sesungguhnya Allah telah memaafkan mereka, kerana sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyabar.”

Kutip
SHOHIH BUKHARI, Kitab 23 no 428
setelah menguburkan para sahabat yang wafat dalam perang UHUD, Rasulullah berkata: "Saya tidak takut kamu akan menyembah Tuhan lain selain ALLAH, tetapi saya takut kamu akan membunuh untuk memperebutkan dunia ini (kekuasaan dan/atau harta) setelah kepergian saya!"

Berdasarkan perkataan Rasulullah tersebut, kita yakin tidak akan ada sahabat yang murtad setelah Rasulullah wafat; sehingga para sahabat tidak akan menyembah TUHAN TUHAN yang lain selain ALLAH, tetapi Rasulullah sudah khawatir; karena para sahabat akan kembali menjadi KAFIR karena membunuh (memerangi) orang2 beriman yang lain setelah Rasulullah wafat. Perang Riddah dimulai setelah Rasulullah wafat.

Hadis Shahih Bukhari Kitab 23 no 428 benar.
Rasulullah menyampaikan bahwa aqidah umat islam akan tetap terpilihara hingga qiamat dengan terus diperbaharui oleh Khalifah Rasulullah. Ini janji Allah. Apa yang ditakuti olehnya adalah berlaku pada umat, berperang kerana perkara keduniaan; pangkat, harta dan kekuasaan.

Mereka yang menentang Khalifah Rasulullah Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Ali yang jelas boleh difahami sebagai golongan yang menentang/melawan kerana perkara duniawi.

Sifat umat Rasulullah ini terus hingga sampai kepada kita hari ini. Umat yang ramai, berlomba-lomba mencari pengaruh, harta kekayaan dan pangkat sehingga tidak memperdulikan perkara aqidah yang dibawa oleh Khalifah Rasulullah.

Kutip
Perkataan anda bahwa para sahabat adalah orang2 Murtad; karena mereka tidak membayar zakat kepada Abu Bakr adalah kesalahan yang terbesar atau kebohongan yang nyata; karena pendapat anda bertentangan dengan Hadith Rasulullah (perkataan Nabi Muhammad).

Apa yang Abang MA tulis itu tidak benar.

Saya engak pernah sama sekali bilang “sahabat adalah orang murtad kerana mereka tidak membayar zakat kepada Abu Bakar”.

Boleh Abang MA quotekan kata-kata saya itu, jika ada.

Marilah kita buang jauh-jauh sifat pembohong yang ada dalam diri kita.

Begini Abang MA,

1.   Orang yang tidak membayar zakat itu, tidak murtad, selagi dia tidak menafikan kewajipan mengeluarkan zakat.

2.   Orang menjadi murtad bila mereka enggan bai’ah kepada Khalifah Rasulullah Saiyidina Abu Bakar.

Tidak ada paksaan dalam agama, sesungguhnya sudah nyata petunjuk dari kesesatan. Barang siapa yang tidak percaya kepada taghut dan beriman kepada Allah, sesungguhnya ia telah berpegang dengan tali yang teguh yang tiada putus. Allah Maha Mendengar, lagi Mana Mengetahui.” Makna Surah Al-Baqarah ayat 256.

“Sesungguhnya orang-orang yang sebenar-benarnya beriman hanyalah orang-orang yang percaya kepada Allah dan RasulNya, kemudian mereka (terus percaya dengan) tidak ragu-ragu lagi, serta mereka berjuang dengan harta benda dan jiwa mereka pada jalan Allah; mereka itulah orang-orang yang benar (pengakuan imannya)”. Makna Surah Al Hujurat ayat  15

“Maka demi Tuhanmu (wahai Muhammad)! Mereka tidak disifatkan beriman sehingga mereka menjadikan engkau hakim dalam mana-mana perselisihan yang timbul di antara mereka, kemudian mereka pula tidak merasa di hati mereka sesuatu keberatan dari apa yang telah engkau hukumkan, dan mereka menerima keputusan itu dengan sepenuhnya.” Makna Surah An Nisa’ayat :  6

Barangsiapa yang memisahkan dirinya dari jamaah sekadar sejengkal, sesungguhnya ia telah menanggalkan Islam dari lehernya, sekalipun ia bersembahyang, berpuasa dan menyangka dirinya seorang Islam. (Riwayat Al-Tarmidzi, Al-Nasa’i dan Ibnu Hibban. Dan berkata Al-Hakim: sahih menurut syarat Al-Bukhari)


Kutip
Kaum Sunni fanatik buta membela semua kesalahan yang dilakukan oleh para sahabat setelah Rasulullah wafat; karena Kaum Sunni menyamakan para sahabat dengan ALLAH (karena SYIRIK adalah aqidah Kaum Sunni): padahal tidak ada yang sama dengan ALLAH; karena ALLAH adalah Tuhan yang maha sempurna sehingga ALLAH tidak mungkin membuat kesalahan.

Jika sedar dan insaf atas kesilapan yang berlaku, harus perbetulkan balik aqidah, tidak kira Syiah ke Sunni. Sunni kata semua sahabat benar. Jamaah8 kata, ikutlah sabahat yang taat kepada sunnah Rasulullah dan sunnah khulafa irrasyidin almahdiyin. Syiah mengkafirkan Khalifah Rasulullah Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar. Jamaah8 kata, kewajipan taat kepada Khalifah Rasulullah Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar…. pegang gigit sunnah Khulafa irrasyidin al-mahdiyin, jangan terlepas.

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #47 pada: 23 Februari 2012, 10:50:44 »
Kepada JAMAAH 8 yang pintar dan yang terhormat,

Abang MA yang pintar dan terhormat,

Al-Quran 3:155 bermaksud “Bahawasanya orang-orang yang telah berpaling (melarikan diri) di antara kamu pada hari bertemu dua angkatan tentera (Islam dan kafir dalam perang Uhud) itu, sesungguhnya mereka telah digelincirkan oleh Syaitan dengan sebab sebahagian dari perbuatan-perbuatan (yang salah) yang mereka telah lakukan (pada masa yang lalu); dan demi sesungguhnya Allah telah memaafkan mereka, kerana sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyabar.”

Hadis Shahih Bukhari Kitab 23 no 428 benar.
Rasulullah menyampaikan bahwa aqidah umat islam akan tetap terpilihara hingga qiamat dengan terus diperbaharui oleh Khalifah Rasulullah. Ini janji Allah. Apa yang ditakuti olehnya adalah berlaku pada umat, berperang kerana perkara keduniaan; pangkat, harta dan kekuasaan.

Mereka yang menentang Khalifah Rasulullah Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Ali yang jelas boleh difahami sebagai golongan yang menentang/melawan kerana perkara duniawi.

Sifat umat Rasulullah ini terus hingga sampai kepada kita hari ini. Umat yang ramai, berlomba-lomba mencari pengaruh, harta kekayaan dan pangkat sehingga tidak memperdulikan perkara aqidah yang dibawa oleh Khalifah Rasulullah.

Anda salah menterjamahkan SHOHIH BUKHARI, Kitab Al Janazah (buku 23) no 428

UQBA IBN AMRI melaporkan :"Satu hari Nabi keluar dan melakukan sholat janazah untuk mereka yang mati shahid, Rasulullah berkata: " Saya akan membuka jalan untuk kamu seperti pendahulu kamu akan menjadi saksi untuk kamu, Demi Tuhan, saya melihat HAUD (Al Kuathar = danau, sungai, mata air di surga) sekarang ini, saya telah diberikan kunci untuk semua harta di dunia ini. Demi Tuhan saya tidak takut kamu (para sahabat) akan menyembah Tuhan Tuhan lain selain ALLAH (setelah Rasulullah wafat), tetapi saya takut kamu (para sahabat) akan saling membunuh untuk mendapatkan dunia ini (harta atau kekuasaan)!"

Tidak ada kosa kata KHALIFAH di dalam Hadith tersebut, sebaiknya anda periksa kembali Hadith tersebut karena anda salah menulis Hadith, Hadith tersebut menerangkan bahwa para sahabat tidak akan murtad; karena mereka menyembah Tuhan Tuhan yang lain selain ALLAH; tetapi Rasulullah khawatir para sahabat akan murtad karena mereka saling membunuh untuk mendapatkan dunia ini (Kekuasaan atau harta); karena membunuh seorang beriman (muslim) dengan sengaja, pembunuhnya akan dimasukan ke dalam JAHANNAM oleh ALLAH

Kutip
Apa yang Abang MA tulis itu tidak benar.

Saya engak pernah sama sekali bilang “sahabat adalah orang murtad kerana mereka tidak membayar zakat kepada Abu Bakar”.

Boleh Abang MA quotekan kata-kata saya itu, jika ada.

Marilah kita buang jauh-jauh sifat pembohong yang ada dalam diri kita.

Begini Abang MA,

1.   Orang yang tidak membayar zakat itu, tidak murtad, selagi dia tidak menafikan kewajipan mengeluarkan zakat.

2.   Orang menjadi murtad bila mereka enggan bai’ah kepada Khalifah Rasulullah Saiyidina Abu Bakar.

Tidak ada paksaan dalam agama, sesungguhnya sudah nyata petunjuk dari kesesatan. Barang siapa yang tidak percaya kepada taghut dan beriman kepada Allah, sesungguhnya ia telah berpegang dengan tali yang teguh yang tiada putus. Allah Maha Mendengar, lagi Mana Mengetahui.” Makna Surah Al-Baqarah ayat 256.

“Sesungguhnya orang-orang yang sebenar-benarnya beriman hanyalah orang-orang yang percaya kepada Allah dan RasulNya, kemudian mereka (terus percaya dengan) tidak ragu-ragu lagi, serta mereka berjuang dengan harta benda dan jiwa mereka pada jalan Allah; mereka itulah orang-orang yang benar (pengakuan imannya)”. Makna Surah Al Hujurat ayat  15

“Maka demi Tuhanmu (wahai Muhammad)! Mereka tidak disifatkan beriman sehingga mereka menjadikan engkau hakim dalam mana-mana perselisihan yang timbul di antara mereka, kemudian mereka pula tidak merasa di hati mereka sesuatu keberatan dari apa yang telah engkau hukumkan, dan mereka menerima keputusan itu dengan sepenuhnya.” Makna Surah An Nisa’ayat :  6

Barangsiapa yang memisahkan dirinya dari jamaah sekadar sejengkal, sesungguhnya ia telah menanggalkan Islam dari lehernya, sekalipun ia bersembahyang, berpuasa dan menyangka dirinya seorang Islam. (Riwayat Al-Tarmidzi, Al-Nasa’i dan Ibnu Hibban. Dan berkata Al-Hakim: sahih menurut syarat Al-Bukhari)


Jika sedar dan insaf atas kesilapan yang berlaku, harus perbetulkan balik aqidah, tidak kira Syiah ke Sunni. Sunni kata semua sahabat benar. Jamaah8 kata, ikutlah sabahat yang taat kepada sunnah Rasulullah dan sunnah khulafa irrasyidin almahdiyin. Syiah mengkafirkan Khalifah Rasulullah Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar. Jamaah8 kata, kewajipan taat kepada Khalifah Rasulullah Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar…. pegang gigit sunnah Khulafa irrasyidin al-mahdiyin, jangan terlepas.


Anda salah menyalin Hadith atau anda salah menterjemahkan Hadith sehingga anda mengambil kesimpulan yang salah. Belajarlah Bahasa Arab dan lakukan CHEK & RECHEK kepada AlQuran dan Hadith supaya anda tidak terus-menerus mengambil kesimpulan yang salah
« Edit Terakhir: 23 Februari 2012, 11:02:07 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline jamaah8

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2009
  • Tulisan: 151
    • Lihat Profil
« Jawab #48 pada: 23 Februari 2012, 14:16:54 »
Kepada JAMAAH 8 yang pintar dan yang terhormat,

Anda salah menterjamahkan SHOHIH BUKHARI, Kitab Al Janazah (buku 23) no 428

UQBA IBN AMRI melaporkan :"Satu hari Nabi keluar dan melakukan sholat janazah untuk mereka yang mati shahid, Rasulullah berkata: " Saya akan membuka jalan untuk kamu seperti pendahulu kamu akan menjadi saksi untuk kamu, Demi Tuhan, saya melihat HAUD (Al Kuathar = danau, sungai, mata air di surga) sekarang ini, saya telah diberikan kunci untuk semua harta di dunia ini. Demi Tuhan saya tidak takut kamu (para sahabat) akan menyembah Tuhan Tuhan lain selain ALLAH (setelah Rasulullah wafat), tetapi saya takut kamu (para sahabat) akan saling membunuh untuk mendapatkan dunia ini (harta atau kekuasaan)!"

Tidak ada kosa kata KHALIFAH di dalam Hadith tersebut, sebaiknya anda periksa kembali Hadith tersebut karena anda salah menulis Hadith, Hadith tersebut menerangkan bahwa para sahabat tidak akan murtad; karena mereka menyembah Tuhan Tuhan yang lain selain ALLAH; tetapi Rasulullah khawatir para sahabat akan murtad karena mereka saling membunuh untuk mendapatkan dunia ini (Kekuasaan atau harta); karena membunuh seorang beriman (muslim) dengan sengaja, pembunuhnya akan dimasukan ke dalam JAHANNAM oleh ALLAH

Anda salah menyalin Hadith atau anda salah menterjemahkan Hadith sehingga anda mengambil kesimpulan yang salah. Belajarlah Bahasa Arab dan lakukan CHEK & RECHEK kepada AlQuran dan Hadith supaya anda tidak terus-menerus mengambil kesimpulan yang salah


Kepada Abang MA yang pintar dan terormat

Mudah-mudahan luas wawasan kita dalam memahami hadis.

"By allah! I am not afraid that you will worship others along with allah after my death, but i am afraid that you will fight with one another for the worldly things"
Volume 2, Book 23, Number 428: (Sahih Bukhari)


Cuba tenangkan dulu, fikir dengan adil, lihat kembali tulisan Abang MA,

1.   
Kutip
Hadith tersebut menerangkan bahwa para sahabat tidak akan murtad; karena mereka menyembah Tuhan Tuhan yang lain selain ALLAH;

“bahwa para sahabat tidak akan murtad;” . Siapa yang tidak akan murtad? Sahabat? Sahabat yang mana? Sahabat yang paling rapat ialah Khalifah-Khalifah Rasulullah , Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar, Saiyidina Uthman, Saiyidina Ali….dan pengikut-pengikutnya yang bai’ah dan tegak dengan taat.


2.   
Kutip
tetapi Rasulullah khawatir para sahabat akan murtad karena mereka saling membunuh untuk mendapatkan dunia ini



Penambahan oleh MA pada ayat ke2
Kutip
tetapi Rasulullah khawatir para sahabat akan murtad karena mereka saling membunuh untuk mendapatkan dunia ini
berlawan dengan tafsir 1
Kutip
Hadith tersebut menerangkan bahwa para sahabat tidak akan murtad; karena mereka menyembah Tuhan Tuhan yang lain selain ALLAH;


Jadi MA tasfir MA pada ayat 2 itu tidak boleh pake kerana ayat pertama berlawan dengan tafsir Abang MA

Maksud yang Rasulullah khawatir  “but i am afraid that you will fight with one another for the worldly things"

Yang digusarkan kamu (termasuk sebahgian orang yang hidup selepas zaman nabi sehingga umat yang hidup hari ini) dimana berlumba-lumba (berlawan) mengejar dunia. Sebagaimana hadis Rasulullah yang bermaskud umat yang ramai bagaikan buih, kerana mereka sayangkan dunia.


Oleh itu sangkaan Syiah bahwa Khalifah Saiyidina Abu Bakar murtad kerena membunuh diantara orang beriman untuk kesenangan dunia adalah semata-mata hidayah iblis yang dibawa oleh Syiah. Hidayah iblis yang inginkan umat menentang Khalifah, sebagaimana iblis itu engkar untuk patuh kepada Khalifah.


Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #49 pada: 23 Februari 2012, 20:38:41 »

Kepada Abang MA yang pintar dan terormat

Mudah-mudahan luas wawasan kita dalam memahami hadis.

"By allah! I am not afraid that you will worship others along with allah after my death, but i am afraid that you will fight with one another for the worldly things"
Volume 2, Book 23, Number 428: (Sahih Bukhari)


Cuba tenangkan dulu, fikir dengan adil, lihat kembali tulisan Abang MA,

Demi Tuhan, saya tidak takut kamu (para sahabat) akan menyembah Tuhan Tuhan yang lain selain ALLAH setelah kematianku, tetapi saya takut kamu akan membunuh satu dengan lainnya untuk mendapatkan dunia ini (Harta atau/dan kekuasaan)

Kutip
1.   
“bahwa para sahabat tidak akan murtad;” . Siapa yang tidak akan murtad? Sahabat? Sahabat yang mana? Sahabat yang paling rapat ialah Khalifah-Khalifah Rasulullah , Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar, Saiyidina Uthman, Saiyidina Ali….dan pengikut-pengikutnya yang bai’ah dan tegak dengan taat.

ALQURAN 4:59
dan barangsiapa yang membunuh orang yang beriman (Mukmin) dengan sengaja; maka pembunuhnya akan dimasukan ke dalam Jahannam, pembunuhnya akan kekal di dalamnya; karena ALLAH sangat murka kepadanya


SHOHIH MUSLIM, Kitab Iman
Rasulullah berkata: "Janganlah kamu membunuh orang beriman (muslim) yang lain supaya ALLAH tidak mengembalikan kamu menjadi orang KAFIR!"


Kutip
Penambahan oleh MA pada ayat ke2  berlawan dengan tafsir 1

Jadi MA tasfir MA pada ayat 2 itu tidak boleh pake kerana ayat pertama berlawan dengan tafsir Abang MA

Maksud yang Rasulullah khawatir  “but i am afraid that you will fight with one another for the worldly things"

Yang digusarkan kamu (termasuk sebahgian orang yang hidup selepas zaman nabi sehingga umat yang hidup hari ini) dimana berlumba-lumba (berlawan) mengejar dunia. Sebagaimana hadis Rasulullah yang bermaskud umat yang ramai bagaikan buih, kerana mereka sayangkan dunia.

Anda salah menterjemahkan kalimat itu karena adan kurang mahir bahasa Inggris,

tetapi saya takut bahwa kamu akan memerangi satu dengan yang lain untuk mendapatkan dunia ini (Kekuasaan & Harta)


Kutip
Oleh itu sangkaan Syiah bahwa Khalifah Saiyidina Abu Bakar murtad kerena membunuh diantara orang beriman untuk kesenangan dunia adalah semata-mata hidayah iblis yang dibawa oleh Syiah. Hidayah iblis yang inginkan umat menentang Khalifah, sebagaimana iblis itu engkar untuk patuh kepada Khalifah.

Anda salah menterjemahkan; maka anda salah memahami ajaran Islam kemudian anda mengambil kesimpulan yang salah.
« Edit Terakhir: 23 Februari 2012, 20:53:01 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline jamaah8

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2009
  • Tulisan: 151
    • Lihat Profil
« Jawab #50 pada: 24 Februari 2012, 07:33:17 »
Demi Tuhan, saya tidak takut kamu (para sahabat) akan menyembah Tuhan Tuhan yang lain selain ALLAH setelah kematianku, tetapi saya takut kamu akan membunuh satu dengan lainnya untuk mendapatkan dunia ini (Harta atau/dan kekuasaan)

ALQURAN 4:59
dan barangsiapa yang membunuh orang yang beriman (Mukmin) dengan sengaja; maka pembunuhnya akan dimasukan ke dalam Jahannam, pembunuhnya akan kekal di dalamnya; karena ALLAH sangat murka kepadanya


SHOHIH MUSLIM, Kitab Iman
Rasulullah berkata: "Janganlah kamu membunuh orang beriman (muslim) yang lain supaya ALLAH tidak mengembalikan kamu menjadi orang KAFIR!"


Abang MA yang pintar dan terhormat,

Siapa yang membunuh orang beriman untuk memdapat dunia?

Saya menasihati diri saya dan Abang MA agar tidak merendah-rendahkan orang lain dalam mengeluarkan hujah, kerana bimbang sifat sombong itu dalam diri itu adalah sifat iblis, enggan tunduk kepada perintah Allah.

« Edit Terakhir: 24 Februari 2012, 08:02:08 oleh jamaah8 »

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #51 pada: 24 Februari 2012, 09:40:09 »
Kepada JAMAAH 8 yang pintar dan yang terhormat

Abang MA yang pintar dan terhormat,

Siapa yang membunuh orang beriman untuk memdapat dunia?

Sejarah Islam yang paling hitam terjadi telah Rasulullah wafat, karena para sahabat saling membunuh misalnya perang Riddah, perang Jamal, perang Siffin dan perang2 lainnya. Setelah menguburkan para sahabat yang wafat di perang UHUD, Rasulullah sudah memberikan peringatan kepada para sahabat.

Ketakutan Rasulullah bukan karena para sahabat akan menyembah Tuhan Tuhan yang lain selain ALLAH; tetapi ketakutan Rasulullah disebabkan para sahabat akan saling membunuh untuk memperebutkan dunia ini (Kekuasaan dan/atau Harta). Para sahabat saling membunuh untuk memperebutkan dunia ini (Kekuasaan & Harta) setelah Rasulullah wafat adalah fakta sejarah yang nyata.

Kutip
Saya menasihati diri saya dan Abang MA agar tidak merendah-rendahkan orang lain dalam mengeluarkan hujah, kerana bimbang sifat sombong itu dalam diri itu adalah sifat iblis, enggan tunduk kepada perintah Allah.

Benar 100% dan setuju 100% bahwa kita tidak boleh menghamun (menghina, mengejek, merendahkan) orang2 lain. Kaum Syiah hanya mempelajari kesalahan2 yang dilakukan oleh para sahabat setelah Rasulullah wafat supaya Kaum Syiah tidak mengulangi kesalahan2 yang sama; karena Kaum Syiah tidak mau dihukum oleh ALLAH di dunia ini dan di akhirat nanti. Kaum Syiah tidak menghamun (mencela, merendahkan, dll) para sahabat.

ALQURAN 25:37
dan kami jadikan mereka (orang2 terdahulu) sebagai pelajaran untuk manusia

Murid2 SD, murid2 SMP dan murid2 SMA di Indonesia mempelajari kesalahan2 yang dilakukan oleh PKI (Partai Komunis Indonesia) supaya generasi2 yang akan datang tidak mengulangi kesalahan2 yang sama dengan kesalahan2 yang dilakukan oleh PKI setelah kemerdekaan Indonesia

SYIRIK (dosa terbesar yang tidak akan diampuni oleh ALLAH) adalah Aqidah Kaum Sunni; sehingga Kaum Sunni rajin memuji para sahabat; padahal semua pujian hanya dimiliki oleh ALLAH.

Ketika Kaum Syiah mempelajari kesalahan2 yang dilakukan oleh para sahabat berdasarkan hadith yang tertulis di dalam Kutub Sihah Sittah (Bukhari, Muslim, Tarmdizi, Ibn Majah, Abu Dawud dan Nasaii) supaya kaum Syiah tidak mengulangi kesalahan2 yang sama; kaum Sunni tersinggung dan marah besar kepada Kaum Syiah; karena Kaum Sunni sudah terbiasa memuji para sahabat; padahal semua pujian hanya dimiliki oleh ALLAH. Kaum Sunni mengkultuskan para sahabat.
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline jamaah8

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2009
  • Tulisan: 151
    • Lihat Profil
« Jawab #52 pada: 24 Februari 2012, 09:59:00 »

Abang MA tidak menjawab soalan saya.

SIAPA yang membunuh orang beriman untuk memdapat dunia?

Secara jelas sila nyatakan siapa namanya?

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #53 pada: 24 Februari 2012, 16:45:16 »
Abang MA tidak menjawab soalan saya.

SIAPA yang membunuh orang beriman untuk memdapat dunia?

Secara jelas sila nyatakan siapa namanya?

Kepada JAMAAH 8 yang pintar dan yang terhormat

http://myquran.org/forum/index.php/topic,73872.120.html

kemudian turun sampai no 133.
« Edit Terakhir: 24 Februari 2012, 16:49:35 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline jamaah8

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2009
  • Tulisan: 151
    • Lihat Profil
« Jawab #54 pada: 25 Februari 2012, 10:31:51 »
Kepada JAMAAH 8 yang pintar dan yang terhormat

http://myquran.org/forum/index.php/topic,73872.120.html

kemudian turun sampai no 133.

Pertanyaan saya ringkas saja Abang MA. Saya juga mengharapkan jawapan yang tepat dan ringkas.

Kutip
SIAPA yang membunuh orang beriman untuk memdapat dunia?

Secara jelas sila nyatakan siapa namanya?

Tolong jawab dengan jelas, kerana ianya cukup penting supaya kita kenal mereka itu, dan tidak mengikuti jalan orang-orang yang bersangka-sangka.

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #55 pada: 26 Februari 2012, 07:46:22 »
1.   “bahwa para sahabat tidak akan murtad;” . Siapa yang tidak akan murtad? Sahabat? Sahabat yang mana? Sahabat yang paling rapat ialah Khalifah-Khalifah Rasulullah , Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar, Saiyidina Uthman, Saiyidina Ali….dan pengikut-pengikutnya yang bai’ah dan tegak dengan taat.

Kepada JAMAAH 8 yang pintar dan yang terhormat.

Rasulullah mengutus Ali ibn Abu Tholib ke Yaman untuk mengajarkan Islam kepada penduduk Yaman. Beberapa sahabat dipilih oleh Rasulullah sebagai tentara untuk melindungi Ali ibn Abu Tholib. Rasulullah berkata kepada Ali untuk tidak memulai perang selama penduduk Yaman tidak memulai perang kepada ummat Islam. Ali ibn Abu Tholib berhasil menyebarkan agama Islam di Yaman tanpa terjadi perang; tetapi para sahabat sangat mengharapkan perang supaya mereka bisa mendapatkan harta rampasan perang.

Perselisihan antara Ali ibn Abu Tholib dengan para sahabat tertentu terjadi; perselisihan terus terjadi sampai mereka kembali ke Madinah. Perselisihan yang tidak habis tersebut terdengar oleh Rasulullah di Madinah. Pada perjalanan Haji, Rasulullah dan para sahabat berhenti di GHADIR KHUMM (mata air, sumur yang bernama KHUMM) untuk istirahat, kemudian Nabi Muhammad di atas mimbar memegang tangan Ali dan berkata kepada para sahabat.

SHOHIH MUSLIM, Kitab 31 no 5920
Zaid ibn Arqam melaporkan bahwa di GHADIR KHUMM (antara Mekkah dan Madinah) Rasulullah berkata: "Hai masyarakat (para sahabat), saya seorang manusia, saya tidak akan lama lagi hidub, saya meniggalkan kamu dua perkara besar; pertama adalah ALQURAN, kamu akan mendapatkan petunjuk dan cahaya dari AlQuran dan ke dua adalah AHLUL BAITKU (Al ibn Abu Tholib dan keturunannya)!"

KESIMPULAN

Ketika terjadi perselisihan antara Ali ibn Abu Tholib dengan para sahabat; Rasulullah tidak mendukung para sahabat; karena Rasulullah mendukung Ali ibn Abu Tholib. Rasulullah hanya meninggalkan AlQuran dan Ahlul Bait (Ali ibn Abu Tholib dan keturunan Ali) sebagai petunjuk untuk ummat Islam

Setelah Rasulullah wafat terjadi perselisihan antara Ali ibn Abu Tholib dengan Abu Bak dan Umar ibn Khattab. Kaum Syiah mentaati Rasulullah sehingga Kaum Syiah mendukung Ali ibn Abu Tholib yang memperjuangkan IMAMAH; kaum Syiah tidak mendukung Abu Bakr dan Umar ibn Khattab karena Kaum Syiah tidak mau menghianati Rasulullah.

Kaum Sunni fanatik buta mendukung Abu Bakr dan Umar ibn Khattab; padahal Rasulullah berpesan kepada para sahabat untuk mentaati ALQURAN dan mentaati Ali ibn Abu Tholib setelah kepergian Rasulullah (setelah Rasulullah wafat).

Berdasarkan Hadith tersebut, Kaum Syiah mendukung Ali ibn Abu Tholib setelah Rasulullah wafat untuk menjadi Khalifah Rasulullah (Pengganti Nabi Muhammad); Kaum Syiah tidak mendukung Abu Bakr, Umar ibn Khattab dan Uthman ibn Affan karena Kaum Syiah tidak mau menghianati Rasulullah.

Anda telah menghianati Rasulullah tanpa anda sadari; karena anda fanatik buta membela kesalahan2 yang dilakukan oleh Abu Bakr dan Umar ibn Khattab setelah Rasulullah wafat; sehingga anda terus-menerus mendukung Khalifah Islamiyyah (Kerajaan Islam) yang dimulai dan dipelopori oleh Abu Bakr dan Umar ibn Khattab.
« Edit Terakhir: 26 Februari 2012, 08:06:38 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline jamaah8

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2009
  • Tulisan: 151
    • Lihat Profil
« Jawab #56 pada: 27 Februari 2012, 10:00:09 »
Saya tidak ketemui secara jelas jawapan Abang MA kepada soalan saya. Saya juga mengucapkan syabas kepada Abang MA kerana tidak bersangka-sangka. Disebabkan tiada jawapan direct dari Abang MA, yang bisa saya tanggap, kerna tidak ada dalil yang jelas menunjuk bahwa Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar membunuh orang beriman.

Dengan ini saya boleh simpulkan bahwa mereka yang membuat tuduhan bahwa Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar membunuh orang beriman adalah satu pembohongan.

Kaum Syiah tidak mendukung Abu Bakr, Umar ibn Khattab dan Uthman ibn Affan karena Kaum Syiah tidak mau menghianati Rasulullah.

Abang MA membuat kesimpulan ini adalah dari kta-kata IMAM/KHALIFAH RASULULLAH Saiyidina Ali atau dari mana? Mudah-mudahan Abang MA tidak bersangka-sangka dalam membuat kesimpulan.

Oleh kerana Syiah mendakwa mereka adalah pengikut Saiyidina Ali, saya mohon Abang MA membawa kata-kata yang jelas dari IMAM/KHALIFAH RASULULLAH Saiyidina Ali yang tidak mendokong Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar, Saiyidina Uthman. Semuga jelas Abang MA adalah pengikut Saiyidina Ali dan bukannya omong-omong.
« Edit Terakhir: 27 Februari 2012, 10:04:51 oleh jamaah8 »

Offline yesayadede

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2012
  • Tulisan: 5
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #57 pada: 28 Februari 2012, 12:44:38 »

•   Adakah tiap-tiap orang nabi itu rasul?
Tidak semua nabi itu rasul.

•   Adakah tiap-tiap rasul itu nabi?
Semua rasul adalah nabi.

Adakah dalilnya bahwa tiap-tiap rasul itu nabi?
Apakah ada rosul yang bukan nabi?

Kutip
•   Siapakah nabi dan rasul yang akhir sekali?
Saiyidina Muhammadin biazwajih bithahirati ummahatil mukminin shol’amhu.
Selepas Nabi Muhammad barulah kita membicarakan Khalifah. Khalifah apa? Khalifah Rasulullah yang membawa pimpinan Rasulullah.

Kaitannya dengan pertanyaan gw di atas : Kalau Muhammad sebagai nabi terakhir ada dalilnya : QS. 33:40....kalau sebagai rasul terakhir, apakah ada dalilnya?

Offline jamaah8

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2009
  • Tulisan: 151
    • Lihat Profil
« Jawab #58 pada: 28 Februari 2012, 16:55:31 »
Kutip
Adakah dalilnya bahwa tiap-tiap rasul itu nabi?

Setiap Rasul itu adalah Nabi, kerena sifat Rasul itu memiliki sifat Nabi, iaitu menerima wahyu.

Kutip
Apakah ada rosul yang bukan nabi?

Semua Rasul adalah Nabi. Tidak ada Rasul yang bukan Nabi.

Kutip
Kaitannya dengan pertanyaan gw di atas : Kalau Muhammad sebagai nabi terakhir ada dalilnya : QS. 33:40....kalau sebagai rasul terakhir, apakah ada dalilnya?

Sama dalilnya QS.33:40, bahwa Muhammad itu adalah penutup Rasul dan penutup nabi-nabi.
Seumpama bangunan bertingkat, bila tingkat yang lebih rendah  (1st floor-Nabi) telah ditutup, tidak mungkin lagi untuk ke tingkat yang lebih tinggi(2nd floor-Rasul).




Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #59 pada: 01 Maret 2012, 07:56:11 »
Kepada JAMAAH 8 yang sedang bingung dan yang terhormat

Saya sudah berulang-ulang menulis AlQuran dan Hadith; tetapi anda tidak menggunakan AlQuran dan Hadith; sehingga anda terus-menerus mengambil kesimpulan yang salah. Islam berdasarkan AlQuran dan hadith; Islam bukan berdasarkan pendapat2 pribadi anda.

Jika anda memberikan pendapat pribadi berdasarkan dugaan anda sendiri (khayalan anda sendiri); bukan berdasarkan AlQuran dan bukan beradasarkan Hadith; maka anda akan selalu membodohi para pembaca yang lain. Anda juga akan memperbanyak dosa dosa anda tanpa anda sadari


Saya tidak ketemui secara jelas jawapan Abang MA kepada soalan saya. Saya juga mengucapkan syabas kepada Abang MA kerana tidak bersangka-sangka. Disebabkan tiada jawapan direct dari Abang MA, yang bisa saya tanggap, kerna tidak ada dalil yang jelas menunjuk bahwa Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar membunuh orang beriman.

Dengan ini saya boleh simpulkan bahwa mereka yang membuat tuduhan bahwa Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar membunuh orang beriman adalah satu pembohongan.

SHOHIH MUSLIM, Kitab Iman no 29
Abu Huriroh melaporkan perselisihan antara Abu Bakr dan Umar ibn Khattab setelah Abu Bakr menjadi Khalifah Rasulullah (pengganti Nabi Muhammad)

Umar ibn Khattab berkata kepada Abu Bakr: "Kenapa kamu hendak memerangi orang2 yang beriman? padahal Rasulullah telah melarang untuk membunuh orang yang telah mengatakan TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH (mengucapkan sahadah). Barangsiapa yang telah mengucapkan sahadah; maka nyawanya dan hartanya wajib dilindungi, semua dosanya dikembalikan kepada ALLAH

Abu Bakr berkata: "Demi Tuhan, saya akan memerangi mereka karena mereka menolak membayar zakat . Mereka selalu membayar zakat melalui Rasulullah; sekarang mereka menolak membayarnya!"

Umar ibn Khattab berkata: "Demi Tuhan, Saya setuju karena ALLAH telah membuka hati Abu Bakr!"

KETERANGAN

Ulama Sunni dan Ulama Syiah telah menulis tentang perang RIDDAH. Malik ibn Nauryah adalah seorang sahabat Nabi Muhammad yang dipercayai oleh Nabi Muhammad mengumpulkan zakat dari orang2 kayat di Najd.

Kemudian  Malik Bin Nawaryah mengirikan zakat kepada Madinah untuk kafir miskin melalui Nabi Muhammad dan memberikan Zakat tersebut kepada Nabi Muhammad; supaya Nabi Muhammad memberikan zakat kepada fakir miskin, anak yatim/piatu dan lain lain.

Ketika Abu Bakr menjadi Khalifah Rasulullah (pengganti Nabi Muhammad) masyarakat Najd tidak mengakui Abu Bakr sebagai pemimpin mereka; sehingga Malik ibn Nawayrah membukan baitul mal dan membagikan zakat kepada penduduk Najd yang miskin.

Akibatnya Abu Bakr mengirimkan 4000 tentara ke Najd. 4000 pasukan tempur tersebut dipimpin oleh Khalid ibn Walid. Pertempuran terjadi di Najd sehingga Malik ibn Nawayrah terbunuh.

Anda rajin melakukan debat kusir yang tidak bermanfaat keculai memperbanyak dosa dosa anda sendiri; sehingga anda menuduh Hadith yang tertulis di dalam SHOHIH MUSLIM, SUNNAN ABU DAUD tentang perang Riddah dan sejarah tentang perang yang ditulis oleh Ulama Sunni dan Ulama Syiah adalah kebohongan. Padahal sesungguhnya anda yang teleh menyebarkan kebohongan2 yang nyata tanpa anda sadari

Kutip
Abang MA membuat kesimpulan ini adalah dari kta-kata IMAM/KHALIFAH RASULULLAH Saiyidina Ali atau dari mana? Mudah-mudahan Abang MA tidak bersangka-sangka dalam membuat kesimpulan.

Oleh kerana Syiah mendakwa mereka adalah pengikut Saiyidina Ali, saya mohon Abang MA membawa kata-kata yang jelas dari IMAM/KHALIFAH RASULULLAH Saiyidina Ali yang tidak mendokong Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar, Saiyidina Uthman. Semuga jelas Abang MA adalah pengikut Saiyidina Ali dan bukannya omong-omong.

SHOHIH MUSLIM, Kitab 31 no 5913
Rasulullah berkata: "Kedudukan saya dengan Ali sama dengan kedudukan Harun dengan Musa; kecuali tidak ada lagi Nabi/Rasul baru setelah saya!"

Setelah Harun wafat; maka Musa menggantikannya. Begitu juga setelah Nabi Muhammad maka Ali ibn Abu Tholib harus menggantikannya berdasarkan Hadith tersebut.

ALQURAN  33:36
jika ALLAH dan Rasul telah memutuskan sesuatu (menetapkan keputusan) untuk orang2 yang beriman; maka tidak ada pilihan lain keculai melaksanakan keputusan (ketetapan) tersebut. Barangsiapa yang menghianati ALLAH dan Rasul; maka dia dalam keadaan sesat yang nyata.

Kaum Syiah percaya bahwa Rasululah sudah menentukan penggantinya yatiu Ali ibn Abu Tholib; sehingga Rasulullah mengatakan bahwa kedudukan Ali ibn Abu Tholib dengan Rasulullah sama dengan kedudukan Harun dengan Musa. Ali ibn Abu Tholib adalah Khalifah Rasulullah (pengganti Nabi Muhammad) sesuai dengan keputusan Rasulullah (sesuai dengan kehendak Nabi Muhammad), bukan Abu Bakr, bukan Umar ibn khattab dan bukan Uthman ibn Affan.

Berhentilah debat kusir yang tidak bermanfaat sehingga anda terus menerus menghianati Rasulullah; tanpa anda sadari supaya anda tidak menjadi musuh Rasulullah pada hari Qiyammah nanti
« Edit Terakhir: 01 Maret 2012, 11:38:56 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.