Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Penulis Topik: benarkah tasawuf paham sesat?  (Dibaca 4956 kali)


Offline shafiq

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 1.543
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #15 pada: 03 Februari 2012, 13:42:56 »
belum tentu itupun ucapan imam malik...sanadnya pls... kalaupun iya gak berarti apa-apa; kalau tasawuf ilmu yang dapat mengantarkan ke surga tentu sudah Rasul ajarkan...
Kok tanya sanandnya itu kutipan dari kitab, pernah sekolah gak sih ?
"Perumpamaan orang yang mengingat Rabbnya dengan orang yang tidak mengingat Rabbnya seperti orang yang hidup dengan yang mati" (H.R. Bukhari 5928).

Offline dpr

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 433
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 03 Februari 2012, 14:32:46 »

Offline dpr

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 433
    • Lihat Profil
« Jawab #17 pada: 03 Februari 2012, 14:35:07 »
bukan tasawufnya yg sesat....tasawuf itu ilmu koq
yang sesat itu pelaku tasawuf. karena pelakunya bisa berbuat salah atau sebaliknya.....
contoh daripada kesesatan pelaku tasawuf adalah munculnya faham yang diajarkan al hallaj dan siti jenar.......

udah dulu to be continued......ane mo jumatan

tasawuf kalo artinya sebatas zuhud atau mensucikan hati... bolehlah kita terima, tapi kalo artinya seperti tokoh2 sufi diatas, itu bukan lagi sesat, tapi sudah kafir

Offline shafiq

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 1.543
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #18 pada: 03 Februari 2012, 14:39:49 »
tasawuf kalo artinya sebatas zuhud atau mensucikan hati... bolehlah kita terima, tapi kalo artinya seperti tokoh2 sufi diatas, itu bukan lagi sesat, tapi sudah kafir
emang al halaj n siti jenar sudah berkata atau berbuat apa ?
"Perumpamaan orang yang mengingat Rabbnya dengan orang yang tidak mengingat Rabbnya seperti orang yang hidup dengan yang mati" (H.R. Bukhari 5928).

Offline jendral.buncit

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 883
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #19 pada: 04 Februari 2012, 00:34:21 »
Kok tanya sanandnya itu kutipan dari kitab, pernah sekolah gak sih ?

kitab juga kalau asal ngutip gak jelas berarti kitab bodong....
membangun keimanan dari cerita bohong hanya menghasilkan kebodohan

Offline shafiq

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 1.543
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #20 pada: 04 Februari 2012, 02:12:09 »
kitab juga kalau asal ngutip gak jelas berarti kitab bodong....
Di bawah ini contoh kutipan yg ngawur gak jelas alias salah :

wala talbisu haq bil batil....
Di atas ini aturan kutipane wong ndeso ! titik-titik itu apaan ? Nt belajar saja dulu mengutip yg bener sono !
"Perumpamaan orang yang mengingat Rabbnya dengan orang yang tidak mengingat Rabbnya seperti orang yang hidup dengan yang mati" (H.R. Bukhari 5928).

Offline peace090

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 206
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #21 pada: 04 Februari 2012, 19:27:09 »
Alhamdulilah,
Saya peminat tasawuf walau masih doif dibanding yang lain  :)
Saya telah membaca semua yang bertentangan antara mereka yang anti tasawuf dengan yang suka tasawuf, ternyata mereka yang anti tasawuf cuma mengutip sepotong2, bahkan kebanyakan dari mereka yang hasad , dan terpengaruh karya2 misionaris atau orientalis tentunya :)
Jadi kesalahan utama adalah mensejajarkan tasawuf dengan syariat, padahal tasawuf bukanlah syariat semata, tapi merupakan rangkaian dari menjalani syariat hingga menyaksikan ma'rifat, jadi suatu proses atau untaian lengkap dikenalkan kemudian setelah masa Rasulullah SAW :)
Mengapa?, dikarenakan manusia itu berkembang pengetahuan dan peradabannya, tentulah lahir istilah menyatakan prilaku kehidupan Rasululullah SAW sehari2 yang memiliki tujuan dan arah dinyatakan sebagai tasawuf oleh para zahid masa lalunya :)
Karena itulah penyesatan tentang tasawuf adalah ketakutan dari musuh islam sendiri, dan umat islam tak sadar, dimasa lalu kejayaan kekhalifahan didukung oleh peran ahli tasawuf yang membawa perdebatan , hujjah antar para ulama dengan santun dan penuh hikmah, seperti dibentuknya halaqoh, ribat, kanaah,zawiyah, tekee telah menjadi pusat penyebaran pengetahuan tentang ilmu alam, ilmu logika, ilmu hitung , ilmu bintang dst2 , :)
Tapi mulai lemahnya peran tarikat, adalah setelah masuknya peran orientalis dan misionaris mempelajari kekuatan islam dan menyebarkan paham2 menyimpang tak sedikit, dan memberdayakan kelompok2 terpinggirkan membenci tasawuf yang awalnya cuma politik belaka :) (Maaf ngak saya sebut bisa dituduh fitnah lagi ;))
Hingga negri ini dijajah 3. 5 abad tak lebih melupakan peran ahli tasawuf dahulu menelaah ilmu alam menjadi sedikit, dan dibangkitkan kecintaan pada kesukuan (nasionalisme) hingga dapat dipecah belah satu sama lainnya, :)
Semoga mengerti jika anda semua yang anti tasawuf lebih percaya pada kitab2 fitnah daripada ahli tasawuf sendiri, ya apa boleh buat, sejarah terulang lagi, umat islam memang mudah diadu domba ;)
Semoga mengerti dan bermanfaat :)
« Edit Terakhir: 04 Februari 2012, 19:30:13 oleh peace090 »
Saya hanya berbagi pemikiran tak lebih dan tak ada niat merubah anda karena semua diberikan kesempatan olehNya ;)
Semoga bermanfaat dan tercerahkan;)

Offline Lailatul Qodar

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 17
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #22 pada: 05 Februari 2012, 10:35:13 »
Berikut Kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir .

http://www.scribd.com/doc/2369204/Kisah-Nabi-Musa-AS-Nabi-Khidir-AS

Perlunya menigkatkan iman dan amal sholih.

Offline KangBedjo

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2011
  • Tulisan: 37
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 06 Februari 2012, 09:24:36 »
Bro peace090,
Saya terus terang mengalami kesulitan dlm memahami postingan anda (secara tata bahasa indonesia).
Yg  bisa saya tangkap baru seputar "kesalahan utama pada mensejajarkan tasawuf dg syariat padahal tasawuf bukan syariat semata"...selebihnya saya susah mengerti (termasuk kaitannya dg misionaris dan orientalis).

Mungkin bisa diperjelas dg bahasa yg sederhana.

Offline peace090

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 206
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #24 pada: 07 Februari 2012, 21:55:30 »
Maaf, mungkin saya terlampau meringkas jawaban, hingga ngak jelas batas2 yang saya sampaikan :)
Berbicara penyimpangan atau fitnah terhadap tasawuf tak bisa dilepaskan dari politik masa lalu yang melatarbelakanginya :)

Setelah umat islam terlibat dalam kekacauan akibat konflik berkepanjangan antara pengikut muawiyah dan pengikut Ali bin abi tholib (Semoga Allah memuliakan wajahnya) sampai beberapa generasi :)

Timbulah gerakan dari kaum zahid (dipelopori Hasan AlBasri, Rabithah alawiyah, Tsufyan At Sauri dst yang memanfaatkan masa damai, mengenalkan  akan ajaran zuhud dan mahabbah :)

Murid2 mereka yang menyebar dan dikenal dengan shufi di kota basrah, dikarenakan membiasakan pakaian sederhana dari bulu domba(mudah didapat dan menahan panas/dingin), karena seorang shufi setelah melewati pelatihan/uzlah, adalah mengembara, menyampaikan kebenaran da'wah walau satu ayat, disamping adanya keinginan dziarah ke makam2 para sholihin dahulunya :)

Generasi shufiyah ini membentuk tariqoh/ susunan guru, untuk memelihara kemurnian ajarannya dikenal dengan sanad, karena banyaknya hadist palsu disebar penguasa diwaktu itu disamping peran musuh islam di dalam selimut, yaitu kaum yahudi :)

Jika zahid dikenal untuk menyelamatkan diri sendiri, maka shufi dikenal dengan penyelamatan bersama, sehingga terbentuklah persaudaran shufi, yang membentang dari suatu negri ke negri lainnya(ingat shufiyah adalah pengembara) :)

Pengembaraan2 mereka menghasilkan beragam ilmu2 yang tersebar diujung2 negri, dan generasi ke generasi menghasilkan karya2 kitab puluhan bahkan ratusan yang menguasai banyak ilmu, hingga membawa kemajuan dimasa kekhalifahan di bagdhad dan andalusia, seperti ibnu sina untuk kedokteran , jabir ibn hayyan untuk kimia, al ghazali untuk filsafat dst :)

Karena sifat shufiyah tak pernah hilang adalah mempelajari alam tak lain melihat tanda2 kebesarannya menambah keimanan di dada ini, karena itulah disamping berbicara ilmu alam, pastilah berbicara pelajaran kesadaran tentang Allah SWT, yang akhirnya dikenalkan sebagai disiplin ilmu tersendiri, yaitu tasawuf :)

Dimulainya perang saling, bangsa eropa melihat kemajuan peradaban islam, mulai mendapatkan pengetahuan2 baru yang sering dibawa ke negri mereka :)

Perang yang amat panjang dan tak putus satu generasi, melahirkan pemikiran mereka (musuh islam) mempelajari kekuatan dan kelemahan islam, inilah yang dikenal dengan misionaris (penyampai misi) dan orientalis(pengubah orientasi/pemikiran)  :)

Mereka melihat disiplin yang kuat dari umat islam, sangatlah kuat disamping persaudaraan yang erat, dikarenakan ajaran tasawuf yang sangat disiplin dan ketat dalam pelaksanaannya;)

Upaya mereka menyusup dalam islam dapat dikatakan berhasil hingga keruntuhan khalifah dibaghdad diakhiri ditangan bangsa mongol, hingga banyak filsof muslim, fuqaha dikota-kota terbunuh :'(

Shufiyah yang banyak selamat , menyebarkan islam ke seluruh negri, karena shufiyah tidaklah bertempat tinggal seperti tokoh2 perabadan lainnya dikota2 dan terbiasa mandiri menyampaikan da'wah dan dziarah :)

Dimasa itulah ibnu taimiyah melahirkan kitab2 mengkritik yang ngaku shufi tapi malas2an di dekat masjid (tidak seperti generasi shufi dahulu yang disiplin kuat) mengharapkan hanya sedekah.Tak lebih pengaruh menyebarnya paham2 orientalis dan keadaan negri yang telah porak poranda (runtuhnya kekhalifahan) :)

Mulainya penyadaran umat islam waktu itu saat dalam berputus asa, dan malas ibadah oleh shufiyah, dengan dibentuknya haloqah oleh shufiyah di ribat , tekke, kanaah, zawiyah untuk melatih jiwa pemuda islam :) dan mengenalkan dziarah untuk membawa ingatan akan perjuangan pendahulu islam yang sholih di masa hidupnya :)

Melalui pemuda2 islam yang terlatih inilah bangkitnya kekhalihan utsmaniyah , dan timbulnya fitnah kedua yang tak kalah hebatnya dari yang pertama :)

Jika dahulunya banyak umat islam yang ahli tasawuf juga ahli ilmu umum atau ilmu tentang alam dan sosial, tapi dimasa kebangkitan kekhalifahan kedua, banyak umat islam banyak terpengaruh untuk kembali ke masa Rasulullah SAW dan para sahabat dan memandang filsafat (cinta pengetahuan) adalah sesat :)

Padahal yang dibatasi shufi diantaranya Alghazali adalah tiga hal dalam filsafat  mengarah kemasalah ketuhanan, tapi tidak untuk masalah ciptaanNya. Yang akhirnya kesalahpahaman ini membawa umat islam mementingkan formalitas dalam ibadah melupakan pemikiran sebab dan akibat yang melahirkan pengetahuan dan peradaban  :)

Sebaliknya di dunia barat mengalami kebangkitan peradaban setelah sebelumnya di dalam kegelapan, dengan banyaknya kitab2 shufiyah seperti Alghazali, Ibnu Sina dst ditelaah, dan disebarkan , hingga saat ini :)

Hingga saat ini kita mencatat banyak2 negri kesultanan islam jatuh, karena lemah dari segi kekuatan senjata dan persatuan, juga pengaruh orientalis menyebarkan penyimpangan /fitnah terhadap tasawuf,(merupakan hasil pengembaraan mereka juga) :)

Karena itulah , usaha shufiyah dahulu membentengi umat islam dari pengaruh paham materialis ( menolak ketuhanan) melahirkan pemikiran hakikat2 (disiplin dalam tasawuf) tidak banyak dikenal umat saat ini melainkan banyak karya2 orientalis diantaranya :)

Lemahnya umat islam saat ini , tidaklah seperti umat islam dahulu, yang berusaha mencari titik temu dalam setiap masalah dengan damai, seperti kebiasaan berdebat dimasa hidupnya Imam Al ghazali dst :) tapi lebih kearah membanggakan golongannya dan menghukum bahkan menghabisi lawannya hingga musnah di muka bumi ini :-\

Semoga lebih jelas, antara hubungan fitnah tasawuf dengan orientalis, misionaris dahulunya :)
Maaf, kalo ada kekurangan, disebabkan jawaban spontan dan belum sempat merujuk kembali kebuku2 pernah saya baca  :)
Semoga bermanfaat, salam damai selalu :)

Saya hanya berbagi pemikiran tak lebih dan tak ada niat merubah anda karena semua diberikan kesempatan olehNya ;)
Semoga bermanfaat dan tercerahkan;)

Offline sahabat

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.458
    • Lihat Profil
« Jawab #25 pada: 08 Februari 2012, 00:24:20 »
Di bawah ini contoh kutipan yg ngawur gak jelas alias salah :
Di atas ini aturan kutipane wong ndeso ! titik-titik itu apaan ? Nt belajar saja dulu mengutip yg bener sono !
Titil..titik...itu maksudnya Ada lanjutannya yang tidak ditulis, eyang tidak memahami ituh yah. Eyang harus banyak bergaul Dan banyak baca Koran/majalah/komik/cergam/cerbung dll
“ Dengan kenikmatan yang diberikan Allah kepadamu, carilah kebahagiaan akhirat, tapi jangan engkau lupakan nasibmu dalam dunia ini. "-QS28:77.
"Dan tentang karunia Tuhanmu, hendaklah engkau sebarkan..

Offline jendral.buncit

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 883
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #26 pada: 08 Februari 2012, 01:04:31 »
Titil..titik...itu maksudnya Ada lanjutannya yang tidak ditulis, eyang tidak memahami ituh yah. Eyang harus banyak bergaul Dan banyak baca Koran/majalah/komik/cergam/cerbung dll

makanya gak ane tanggapin karena si eyang gak pernah makan inpres dan simulasi P4 pola 24 jam hahahaha yang ada simulasi alam gaib.
membangun keimanan dari cerita bohong hanya menghasilkan kebodohan

Online ichreza

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 1.787
  • Lokasi: Alun-Alun Kota
  • Jenis kelamin: Pria
  • nada dan dakwah
    • Lihat Profil
    • www.laskarislam.tk
« Jawab #27 pada: 08 Februari 2012, 01:30:28 »
emang al halaj n siti jenar sudah berkata atau berbuat apa ?

mengajarkan bahaya laten wihdatul wujud. aliran yang menyatukan diri dengan Tuhannya, hal ini sama halnya sebagaimana umat kristiani menganggap Yesus menyatukan diri dengan Allah.
klik www.laskarislam.tk (forum yang paling ditakuti damar_utomo)

Offline shafiq

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 1.543
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #28 pada: 08 Februari 2012, 06:51:13 »
mengajarkan bahaya laten wihdatul wujud. aliran yang menyatukan diri dengan Tuhannya, hal ini sama halnya sebagaimana umat kristiani menganggap Yesus menyatukan diri dengan Allah.
Dari mana nt tahu mana bukti mereka mengajarkan seperti itu, sebutkan  & satu pertanyaan apa yg nt ketahui mengenai wajah Allah dan tangan Allah  ?
"Perumpamaan orang yang mengingat Rabbnya dengan orang yang tidak mengingat Rabbnya seperti orang yang hidup dengan yang mati" (H.R. Bukhari 5928).

Online ichreza

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 1.787
  • Lokasi: Alun-Alun Kota
  • Jenis kelamin: Pria
  • nada dan dakwah
    • Lihat Profil
    • www.laskarislam.tk
« Jawab #29 pada: 08 Februari 2012, 07:02:36 »
Dari mana nt tahu mana bukti mereka mengajarkan seperti itu, sebutkan  & satu pertanyaan apa yg nt ketahui mengenai wajah Allah dan tangan Allah  ?

halah.....ahistoris ente....wihdatul wujud itu sangat erat kaitannya dengan Pantheisme. makanya banyak baca buku sejarah perkembangan islam.....jangan kitab kuning aja yang ente baca. sekali-kali ente harus baca yg lebih modern dikit ;D
klik www.laskarislam.tk (forum yang paling ditakuti damar_utomo)