Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Penulis Topik: Rasulullah dalam alkitab  (Dibaca 2472 kali)


Offline ichreza

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 1.787
  • Lokasi: Alun-Alun Kota
  • Jenis kelamin: Pria
  • nada dan dakwah
    • Lihat Profil
    • www.laskarislam.tk
« pada: 02 Februari 2012, 03:06:19 »
Muhammad dalam Injil-Injil yang Hilang

Kita temukan nama Muhammad ini didalam Injil
yang sudah diapokratipkan oleh para pemimpin-pemimpin Gereja dahulu, dilarang
dan dibuang sebab katanya memuat ajaran-ajaran yang palsu dan membahayakan iman
orang-orang Kristen. Terlepas membahayakan ataukah tidak, palsu atau benar,
marilah kita membawanya dalam persoalan ini, kita buka sekarang Injil Barnabas
pasal 72, bunyinya:

Yesus berkata: "Jangan bergoncang imanmu, dan jangan
kamu takut, karena bukan aku yang menjadikan kamu. tetapi Allah yang menjadikan
kamu, memelihara kamu, adapun tentang ketentuanKu, maka sesungguhnya aku datang
untuk menyediakan jalan bagi rasul Allah yang akan datang membawa kelepasan bagi
dunia. Tetapi awas-awaslah, kamu ditipu oleh orang, karena akan datang beberapa
banyak nabi-nabi dusta. Mereka mengambil perkataanku dan menajisi perkataanku."


Maka kata Andreas: "Hai guru, sebutkanlah bagi kami sesuatu tanda supaya
kami kenal dia."

Maka jawab Yesus: "Sesungguhnya dia tidak datang pada
masa kamu ini, tetapi berbilang tahun dibelakang kamu, yaitu diwaktu dirusakkan
orang akan Injilku dan hampir tak terdapat lagi 30 orang mukmin. Diwaktu itulah
Allah merahmati dunia ini. Maka diutuslah rasulnya yang tetap awan putih
diatasnya mengenal akan dia, salah satu utusan Allah dan dialah yang mensahirkan
dirinya kepada dunia dan ia akan datang dengan kekuatan yang besar untuk
mengalahkan orang-orang jahat dan berhala dunia ini.

Sesungguhnya Aku
menyukai yang demikian ini, karena dengan perantaraannya akan diterangkan dan
dimuliakan orang Allah dan dia menyatakan kebenaranku dan dia akan menghukum
orang-orang yang mengatakan bahwasanya aku lebih besar dari manusia biasa.
Dengan sesungguhnya Aku berkata bahwa bulan akan memberikan dia tidur waktu
masih kanak-kanak dan manakala ia sudah besar, awaslah dunia ini jangan
membuangkannya, karena dia akan membinasakan penyembah-penyembah berhala."


Membaca akan surat Barnabas itu, maka tak dapat tiada gentarlah hati
kita betapa Nabi yang dijanjikan itu, begitu tepat digenapi kejadiannya. Saya
rasa tidaklah perlu bagi saya memberikan komentar ataupun keterangan-keterangan
yang lebih luas, sebab sudah cukup jelas betapa Yesus sendiri menyerukan
kalimat: "Wa ashadu anna Muhammadar rasulullah."


Muhammad dalam Injil Kenyataan

Didalam Injil Kenyataan (wahyu kepada Yahya
maksudnya) pasal 19 ayat 11 sampai 12, disana disebutkan:


   1.



      Maka kulihat
      langit terbuka, maka adalah seekor kuda putih dan yang menunggang ialah yang
      bernama Kepercayaan dan Kebenaran. Maka dengan keadilan ia memutuskan hukum dan
      berperang.
   2.

      Adapun matanya
      seperti nyala api, dan keningnya ada mahkota banyak. Maka ada satu nama yang
      tertulis padanya, yang tidak diketahui oleh seluruh dunia, kecuali oleh Dia
      sendiri.


Didalam ayat ini,
dijelaskan kedudukan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم didalam pemerintahan dunia. Seperti lazimnya
pada jaman dahulu orang besar-besar selalu berkendaraan kuda putih, karena warna
putih berarti kebersihan. "Banyak mahkota" berarti "banyak kedudukan." Dalam hal
ini menjadi kenyataan pada diri Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم bahwa beliau banyak kedudukannya,
di dunia seperti kedudukan atau jabatan Nabi, Panglima Perang, Pemimpin Negara,
juga pemutus Hukum. Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم juga digelari orang sebagai "Orang yang
Dipercaya dan Benar" atau "Al Amin." Matanya seperti bola api, serta merta
menunjukkan sifatnya yang sangat tegas, keras dan kuat. Dengan sitat-sifat
inilah ia memutuskan hukum, dengan keadilan dan
kebenarannya.


Sedikit Ulasan

Kalau Dia disini umpamanya
ditafsirkan dengan Kristus Yesus, maka saya kira tidak tepat, sebab:


   1.



      Sepanjang
      pembacaan saya pada Injil, belum pernah saya jumpai keterangan bahwa Yesus
      pernah naik kuda. Yang pernah dinaikinya hanyalah keledai, itupun warnanya tidak
      jelas.


   2.



      Yesus menurut
      Injil, malahan tidak bermahkota banyak, sebab:


         1.



            Kenabian Yesus
            tidak diakui bangsa Yahudi, bangsa mana untuknya ia diutus.
         2.

            Kerajaan Yesus
            juga tidak diakui, mereka bahkan menyalibkan "rajanya" dengan ejekan Isa Nasrani
            Rex Israel (INRI).
         3.

            Yesus bahkan
            belum pernah sekalipun mengadakan perang melawan musuh-musuhnya.
         4.

            Didalam
            memutuskan hukum, Yesus mengambil jalan diplomatis, bukan tindakan bijaksana.
            (Yahya 8: 2-11)



Muhammad
Dalam Ijnil Kenyataan Pula

Didalam Injil Kenyataan (wahyu kepada
Yahya maksudnya) ayat ke-15 dari pasal yang ke-19 tertulis bunyinya: "Sedang
dari mulutnya keluarlah sebilah pedang yang tajam, supaya diparangkannya kepada
sekalian bangsa. Maka iapun memerintah dengan tongkat besi, dan ialah yang akan
mengirikkan anggur kehangatan murka Allah yang Maha Kuasa."

Tafsir ayat
itu ialah:



   1.




      Sebilah pedang
      yang tajam artinya komando-komando perang yang tegas.


   2.



      Tongkat besi
      artinya kekuatan dan ketegasan pemerintahannya.


   3.



      Mengirikkan
      anggur, artinya memijak-mijak anggur. Seluruh tafsir kemudian bunyinya: Sedang
      ia akan mengeluarkan komando-komando perang yang tegas, kepada sekalian bangsa
      kafir, dan para penyembah berhala. Ia, dengan kuat kekuasaan pemerintahannya
      akan menginjak-injak dan memerangi segala macam kemabukan, yang adalah menjadi
      kebencian Allah s.w.t.

      Hidup Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم kalau diperhatikan, akan
      nampak, penuh dengan perang dan peperangan melawan orang-orang kafir, ia dengan
      perkasanya memerangi mereka, dan menghancurkan kejahiliyahan mereka. Kalau
      demikian maka yang dimaksud dengan Dia, pastilah Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم itu
      sendiri.



Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dalam Perjanjian Lama

Di dalam perjanjian lama, kita dapat pula
menjumpai tentang Muhammad ini, misalnya dalam kitab Ulangan 18 :18 yang
bunyinya:

"Maka pada masa itu berfirmanlah Allah kepadaku, benarlah
perkataan mereka itu. Bahwa Aku akan menjadikan bagi mereka itu seorang Nabi
diantara segala saudara-saudaranya yang seperti engkau ya Musa. dan Aku akan
memberikan segala firmanKu dalam mulutnya dan iapun akan mengatakan segala yang
Kusuruh akan dia."

Dalam ayat ini dijelaskan akan kedatangan seorang
Nabi yang sebesar Nabi Musa, yang datangnya dari antara saudara-saudara Nabi
Musa. Allah sudah terlalu kesal terhadap pembangkangan bangsa Israel. Itulah
sebabnya Allah tidak lagl akan membangkitkan Nabi-nabinya dari keturunan Israel
(Yahudi) tetapi dari pada saudara Israel, yaitu Arab. Ini kuat, sebab kalau
ditarik garis keturunan yang lurus, maka Nabi Musa adalah keturunan Ishak,
sedangkan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم adalah keturunan Ismail. Ishak dan Ismail adalah dua
bersaudara anak Ibrahim. Hal ini ditegaskan pula dalam kitab (Taurat Musa)
Ulangan 33: 1-3 yang bunyinya:


   1.



      Bermula, maka
      inilah berkat yang telah diberikan Musa khalil Allah pada Bani Israil dahulu
      daripada matinya.
   2.

      Maka katanya:
      "Tuhan telah datang dari Thursina, dan telah terbit bagi mereka itu dari Seir.
      Kelihatanlah ia gemerlapan cahayanya dari gunung Paran, lalu datang hampir
      dengan Bukit Kades. Maka pada kanannya adalah tiang api bagi mereka itu."
   3.

      Bagaimana
      dikasihinya akan mereka itu, yaitu segala suku bangsa itu, segala kesuciannya
      dalam tangannya, dan mereka itu duduk dikakinya masing-masing akan mendapat
      perkataannya.


Didalam ayat 1
dijelaskan akan hikmah ini, suatu berkat, suatu kebahagiaan yang diberikan oleh
Musa khalil Allah untuk Bani Israil.

Ayat ke-2 membicarakan lebih jauh
isi dari hikmak ini, yaitu tentang tiga tempat: Thursina, Seir dan Paran.
Thursina adalah bukit dimana Nabi Musa a.s. mendapatkan dua log batu dan
Tauratnya dari Allah, Seir menyebutkan suatu bukit ditanah Kanaan yang dalam hal
ini menunjukkan dimana gerangan Nabi Isa a.s. akan lahir, yakni di Baitlahim,
sedangkan tempat ketiga "Paran" namanya adalah menunjukkan di mana Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم
akan lahir, sebab Paran itulah nama Mekkah yang aslinya.

Pada tempat
ketiga akan muncul seseorang. Siapakah Dia? Yaitu yang datang hampir atau
mendekati Kades yang artinya Baitullah. Alangkah hebatnya tiang yang muncul dari
Paran ini, yaitu Tiang Api, (suatu kesalahan lagi. Dalam Perjanjian Lama
berbahasa Belanda disebutkan bukan tiang api, tetapi Hukum Api (Vuurwet) suatu
unsur yang sanggup dan akan dapat membinasakan unsur-unsur kimia apapun
didepannya, apakah ia baja sekalipun.

Jadi yang dimaksud dengan tiang
atau hukum api, ialah sudah tentu munculnya suatu agama atau keyakinan yang
sendi-sendinya sangat kuat, sebagaimana tiang api itupun kuat. Agama apakah yang
muncul dari Paran? Tidak ada duanya, selain agama Islam yang mempunyia 4 sendi
yang kokoh yaitu Tauhid (Keesaan Tuhan), Ibadah (sembahyang dan puasa serta
haji), Muamalah (cinta sesama manusia, sosialis yang merata), dan Akhlak (budi
luhur manusia).

Ayat ke-3 selanjutnya menggambarkan betapa bangsa itu
lalu dikasihi oleh Allah, serta berkenan menerima perkataan-perkataan dari Dia,
yang muncul dari Mekkah (Paran) itu. Kesimpulan yang diperoleh dari seluruh
tafsiran ini, ialah : "Dari Mekkah akan datang Nabi itu, yaitu Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم
s.a.w."


Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dalam Kitab Nabi Yesaya

Kitab Nabi Yesaya pasal 41 ayat 1-4 bunyinya:


   1.



      Berdiam dirilah
      kamu hai sekalian pulau, hendaklah segala bangsa memperbaharui kuat dan
      kuasanya, serta datang kemari, hendaklah mereka itu memutuskan hukum. Kami
      hendak bersama-sama datang hampir akan berhukum.


   2.



      Siapa gerangan
      yang, sudah membangkitkan Dia dari musyrik dan bertemu dengan segala kebenaran
      pada segala langkahnya? Siapa Dia, yang menyerahkan segala orang-orang kafir
      dihadapan haderatnya dan akan memberikan kuasa atas segala raja-raja dan
      menyerahkan mereka seperti duli dan kepada busurnya seperti jerami diterbangkan
      angin?


   3.



      Pada masa
      diusirnya mereka itu? Dengan selamat juga ia terus kepada jalan yang belum
      pernah dilangkahinya.


   4.



      Siapa gerangan
      sudah mengadakan dan membuat dia, sambil memanggil segala bangsa asal mulanya.
      Aku ini Tuhan yang pertama, maka Aku ini yang kemudian sama saja.


Didalam kutipan
tadi, juga dijelaskan lagi, betapa nabi itu akan mengadakan peperangan dan akan
mengalahkan orang orang dan raja-raja kafir sekalipun.

Didalam ayat ke-3
diceriterakan betapa Nabi itu harus, "Hijrah" ke tanah yang belum pernah
dijejakinya, dengan selamat. Hal ini mengingatkan kita kepada "Hijrah
Rasulullah" dari Mekkah ke Medinah dengan selamat.

Ayat ke-2
menceriterakan bagaimana Muhammad mengalahkan raja-raja dan orang-orang kafir
hanya sebagai duli yang diterbangkan angin, serta anak-anak panah lawan yang
seolah-olah hanya jerami belaka, artinya tidak sampai melumpuhkan Muhammad dan
tentaranya.

Yesus belum pernah melakukan peperangan selama hidupnya.
Sebab doktrin Yesus kita kenal yaitu: Bila ditempeleng pipi kiri berikanlah pula
pipi yang kanan, dan cintailah sesamamu manusia, bahkan musuhmu juga. Dengan
doktrin ini Yesus tidak mungkin akan mengadakan peperangan-peperangan dan
serbuan, apalagi Yesus bukankah pernah mengatakan, bahwa kerajaannya bukanlah di
dunia ini? (Yahya 18: 36)


Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dalam Kitab Nabi Malakhi

Didalam kitab Nabi Malakhi pasal 3 :1: 2
dinyatakan:

"Bahwasanya Aku menyuruhkan utusanku, yang menyediakan jalan
dihadapan haderatku, dan dengan segera akan datang, kepada ka'abahnya Tuhan,
yang kamu rindukan itu. Bahwasanya ia akan datang, demikianlah firman Tuhan seru
sekalian alam. Tetapi siapakah gerangan akan menderita hari kedatangannya? Dan
siapa tahan berdiri apabila kelihatanlah dia? Karena iapun akan seperti api
pandai emas dan akan seperti sabun binara."

"Akan datang seorang utusan"
yang seperti nyala api dan sabun binara. Kedatangannya dengan membawa
anasir-anasir yang panas, keras seperti sabun binara. Ia tidak datang seperti
Yesus yang lembut dan "sunyi senyapnya." Iapun tidak bersikap selemah lembut
Yesus, yang mengasuh ummat seperti seekor induk ayam mengumpulkan dan menaungi
anak-anaknya. Alangkah penyabarnya Yesus ini. Tetapi akan orang yang datang
sesudah Yesus itu? Dengan panas seperti panasnya api pandai emas jua ia membakar
bumi Arabia bahkan sampai ke ujung Hispanola dengan seruan jihadnya yang sangat
menggetarkan hati lawan lawannya: "Allahu Akbar."


Nubuatan Daniel Tentang Islam

Didalam kitab Nabi Daniel dapat kita
menjumpainya pada pasal 2 ayat 44-45:

"Maka pada zaman raja-raja oleh
Allah di surga, akan diadakan suatu kerajaan, yang pada selama-lamanya tiada
dapat dibinasakan. Maka kerajaan itu tiada kuserahkan kepada salah satu bangsa
lain, dan dia itupun akan menghancurkan dan meniadakan segala kerajaan itu,
tetapi ia sendiri akan kekal sampai selama-lamanya.

Maka itulah
sebabnya, tuanku melihat sebuah batu gunung gugur dengan sendirinya dengan tiada
tulungan tangan, lalu dihancur luluhkannya besi dan tembaga, dan tanah liat, dan
perak dan emas. Bahwa Allah ta'ala sudah memaklumkan kepada tuanku, barang yang
akan jadi pada kemudian hari, bahwa sesungguhnya inilah mimpi tuanku itu, dan
tentulah takbirnya.

Umumnya bapa-bapa Gereja dan Ulama-ulama Islam hampir
sepaham bahwa kerajaan besar yang menggantikan kerajaan Babilonia, menguasai
daerah-daerah bebas kekuasaannya di timur tengah ialah Persia, kemudian
Macedonia, Assyria, kemudian Romawi. Tetapi kerajaan kelima yang berupa
"Campuran besi dan tanah liat" dan "Kerajaan keenam" yang penutup, yang berupa
"Batu gunung" yang menghancurkan itu dalam penafsirannya terbit perbedaan paham
diantara mereka.

Pemimpin-pemimpin Gereja bersikeras menafsirkan bahwa
yang dimaksud dengan batu gunung ialah kerajaan Kristus. Tetapi harus diingat,
bahwa kerajaan Kristus sudah 16 abad lamanya mereka tunggu-tunggu, atau mungkin
sudah 20 abad lamanya belum juga datang. Siapakah kerajaan yang "lain daripada
kerajaan terdahulunya" yang telah muncul sesudah kejatuhan Romawi? Jawabnya
ialah: Kerajaan Islam.

Jikalau pada tahun 426 M kerajaan Rum Barat tokh
akhirnya jatuh juga, maka pada sekitar tahun 612 M bangkitlah kerajaan Islam dan
mulai mengembangkan sayapnja. Sejak dari Jabal El Tarik di Spanyol sampai ke
Pasai, bahkan Demak dan Rembang di Indonesia. Tentaranya bagaikan badai taupan
mengamuk menghancurkan kerajaan kafir terdahulunya, sehingga lenyaplah mereka
seperti "debu yang diterbangkan angin."
klik www.laskarislam.tk (forum yang paling ditakuti damar_utomo)

Offline lintang_panjerino

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 5.405
  • Lokasi: di padang yang berumput hijau
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 04 Februari 2012, 15:14:08 »
Muhammad dalam Injil-Injil yang Hilang

Kita temukan nama Muhammad ini didalam Injil
yang sudah diapokratipkan oleh para pemimpin-pemimpin Gereja dahulu, dilarang
dan dibuang sebab katanya memuat ajaran-ajaran yang palsu dan membahayakan iman
orang-orang Kristen. Terlepas membahayakan ataukah tidak, palsu atau benar,
marilah kita membawanya dalam persoalan ini, kita buka sekarang Injil Barnabas
pasal 72, bunyinya:

Yesus berkata: "Jangan bergoncang imanmu, dan jangan
kamu takut, karena bukan aku yang menjadikan kamu. tetapi Allah yang menjadikan
kamu, memelihara kamu, adapun tentang ketentuanKu, maka sesungguhnya aku datang
untuk menyediakan jalan bagi rasul Allah yang akan datang membawa kelepasan bagi
dunia. Tetapi awas-awaslah, kamu ditipu oleh orang, karena akan datang beberapa
banyak nabi-nabi dusta. Mereka mengambil perkataanku dan menajisi perkataanku."


emang ada...
Aku adalah Alfa dan Omega; Yang Pertama dan Yang Terkemudian
Yang Awal dan Yang Akhir

Offline Ahmed Yaseen

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 808
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • الله أكبر
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 05 Februari 2012, 17:39:20 »
لا إله إلا الله  محمدا عبده ورسوله
لا إله إلا الله محمد رسول الله

Offline Ibnu Sarbini

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2012
  • Tulisan: 168
  • Lokasi: Samarinda
  • Jenis kelamin: Pria
  • Innalloha Khoirul maakirin
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 22 Februari 2012, 10:09:21 »
Sesungguhnya petunjuk Alloh itulah satu satunya petunjuk

Offline chriztian_power

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2012
  • Tulisan: 185
  • Jenis kelamin: Pria
  • :D
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 22 Februari 2012, 11:55:49 »
Paulus dkk  :hihi:
apa nama kawan nya muhammad???
Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.matius 10:16

Offline lintang_panjerino

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 5.405
  • Lokasi: di padang yang berumput hijau
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 22 Februari 2012, 11:57:34 »
Aku adalah Alfa dan Omega; Yang Pertama dan Yang Terkemudian
Yang Awal dan Yang Akhir

Offline damar_utomo

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2012
  • Tulisan: 844
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 22 Februari 2012, 14:45:58 »
Yesus berkata: "... akan datang beberapa banyak nabi-nabi dusta. ....."

emang ada...

Paulus dkk  :hihi:

apa nama kawan nya muhammad???

nabi paulus?
 :hihi: :hihi:

eeemmmm...aku tahu sekarang...
menurut ibnu sarbini, nama "paulus" itu artinya "Yang Terpuji"
 :siul: :siul:

Offline bungakamboja

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2011
  • Tulisan: 208
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 23 Februari 2012, 12:05:28 »
eeemmmm...aku tahu sekarang...
menurut ibnu sarbini, nama "paulus" itu artinya "Yang Terpuji"
 :siul: :siul:
yesus nabi atau tuhan????

Offline bungakamboja

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2011
  • Tulisan: 208
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 23 Februari 2012, 12:08:29 »
yesus ngomong..."...bukan aku yg menjadikan kamu, tetapi allah..."
yesus ngaku tuh... :hihi:

Offline Ibnu Sarbini

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2012
  • Tulisan: 168
  • Lokasi: Samarinda
  • Jenis kelamin: Pria
  • Innalloha Khoirul maakirin
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 23 Februari 2012, 12:59:26 »
Sesungguhnya petunjuk Alloh itulah satu satunya petunjuk

Offline damar_utomo

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2012
  • Tulisan: 844
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 23 Februari 2012, 15:19:20 »
yesus nabi atau tuhan????


jelas Tuhan lah yauw....
Kalimat Tuhanku adalah Tuhanku
tanpa Kalimat Tuhanku tidak ada Tuhanku
tanpa Kalimat Tuhanku tidak ada semesta dan manusia diciptakan
 :siul: :siul:

Offline ichreza

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 1.787
  • Lokasi: Alun-Alun Kota
  • Jenis kelamin: Pria
  • nada dan dakwah
    • Lihat Profil
    • www.laskarislam.tk
« Jawab #11 pada: 23 Februari 2012, 16:45:44 »
"Dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang." (Injil Yohanes 16:13).

Pengungsi: Hanya Sementara
Umat Kristen meletakkan bobot yang besar pada pemenuhan ramalan. Muhammad memenuhi banyak ramalan dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Bagi mereka, ramalan kejadian-kejadian dipertimbangkan sebagai fungsi dari ramalan yang benar --kenabian yang benar.

Nabi Islam mengucapkan banyak ramalan yang dicatat dalam Al-Qur'an untuk anak cucu (generasi selanjutnya). Berikut ini adalah beberapa contoh yang diambil secara acak.

1. "Sesungguhnya Dia yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al-Qur'an, benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali .... " (QS. Al-Qashash: 85).

"Tempat kembali" adalah sebutan untuk Kota Suci Makkah. Selama Hijrah (migrasi) ketika Nabi suci melarikan diri dari Mekkah ke Madinah. Sebuah situasi yang tidak menjanjikan. Kebanyakan pengikutnya sudah pindah ke Madinah. Sekarang gilirannya. Bersama dengan Abu Bakar (As-Siddiq) Beliau mencapai tempat yang dinamakan Juhfa, ketika jaminan diberikan oleh Tuhan bahwa sekali lagi dia akan kembali ke tempat kelahirannya Makkah, dan itulah yang terjadi. Beliau pindah sebagai seorang pengungsi dan Tuhan mengembalikannya sebagai seorang penakluk, memenuhi ramalan yang lain lagi.

"Berkatalah Ia (Musa), 'Tuhan datang dari Sinai dan bangkit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran (di Arab) dan dia (Muhammad) datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus, di sebelah kanannya tampak kepada mereka api yang menyala'... " (Injil - Ulangan 33: 2)

Adidaya: Dalam Sengketa
2. "Telah dikalahkan bangsa Romawi, di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang, dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). Dan dihari (kemenangan bangsa Romawi) itu bergembiralah orang orang yang beriman." (QS. Ar-Ruum: 2-4)

Ramalan di atas diwahyukan kepada Nabi suci Muhammad pada tahun 615/16 M. Kekaisaran Kristen Romawi telah menyerahkan Yerusalem kepada Persia, dan Kristen menjadi rendah dalam debu. Dalam bencana antara dua negara adidaya pada saat itu, kaum musyrik (politeis) Makkah menikmati kesenangan atas kalahnya Roma oleh para penyembah berhala Persia.

"Para penyembah berhala Arab tentu saja sepihak dengan bangsa Persia dalam semangat mereka yang merusak, dan berfikir bahwa rusaknya kekuatan Kristen Romawi juga akan berarti sebuah kemunduran atas pesan nabi, Penerus yang benar untuk Kristus... Sementara seluruh dunia percaya bahwa kekaisaran Romawi musnah oleh Persia, telah diwahyukan kepadanya bahwa kemenangan Persia hanyalah sebentar dan pada satu periode dari beberapa tahun bangsa Romawi akan menaklukan dan menyerang bangsa Persia lagi dengan dahsyat." (Abdullah Yusuf Ali)

Dalam waktu 10 tahun dari saat turunnya wahyu yang berisi ramalan Tuhan ini, ramalan tersebut terpenuhi.

Tantangan Al-Qur'an
3. Nabi suci menyatakan bahwa Kitab suci Al-Qur'an berasal dari Allah Yang Maha Kuasa, dan diturunkan kepadanya melalui wahyu. Bukti dari penulisan Allah adalah keindahan dan kealamiahannya, dan keadaan di mana hal tersebut disebarluaskan. Untuk membuktikan kejujuran pernyataannya, Ia menempatkan di hadapan Anda banyak surat. Dapatkah orang-orang yang tidak beriman menghasilkan sebuah surat yang seperti itu? Ini adalah sebuah tantangan! Sebuah ramalan abadi dari ketidakmampuan manusia untuk menyamai atau melebihi, atau menyaingi dengan sukses satu saja dari seluruh babnya.

Alasan Anda "Saya tidak menguasai bahasa Arab" adalah tidak berguna. Terdapat jutaan orang Arab Kristen saat ini. Umat Kristen membual bahwa terdapat paling sedikit 10-15 juta umat Kristen di Mesir dan mereka tidak semuanya petani. Inilah tantangan Allah dalam firman-Nya:

a. "Tidaklah mungkin Al-Qur'an ini dibuat oleh selain Allah.(QS. Yunus: 37).

b. "Katakanlah, 'Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al-Qur'an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain'..." (QS. Al-Israa': 88)

c. "Atau (patutkah) mereka mengatakan, 'Muhammad membuat-buatnya.' Katakanlah, '(Kalau benar yang kamu katakan itu) maka cobalah datangkan sebuah surat seumpamanya dan panggillah siapa-siapa yang dapat kamu panggil (untuk membuatnya) selain Allah, jika kamu orang-orang yangbenar'..." (QS. Yunus: 38).

d. "Dan, jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al-Qur'an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Mu-hammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al-Qur'an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang yang benar. Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu; yang disediakan bagi orang orang kafir.'' (QS. Al--Baqarah: 23-24).

Sekarang sudah 1400 tahun sejak tantangan di atas diwahyukan, tetapi manusia selalu gagal menghasilkan sesuatu yang semisal atau sesuatu yang lebih baik. Ini adalah sebuah kesaksian yang abadi atas keaslian Ilahiah dari kitab suci Al-Qur'an.

Orang-orang Kristen Arab Telah Mencoba!
Orang-orang Kristen Arab di Timur Tengah, agar tidak diperdaya, baru-baru ini meluncurkan sebuah proyek selama 16 tahun dan menghasilkan bagian-bagian yang sudah diseleksi dari Perjanjian Baru dalam bahasa Arab, yang secara besar-besaran meminjam kata-kata dan rangkaian kata per kata dari Al-Qur'an yang berbahasa Arab. Usaha yang tercela! Dalam usaha plagiat yang dilakukan tanpa rasa malu ini, setiap bab dari Perjanjian Baru berbahasa Arab yang baru ini dimulai dengan ayat pertama kitab suci Al-Qur'an,

"Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Fatihah: 1).

Dapatkah Anda mengacaukan itu?
Terdapat banyak lagi tantangan dan ramalan dalam kitab suci Al-Qur'an dan dalam Hadist (tradisi Nabi) yang dapat dijelaskan. Sebuah lahan yang terabaikan. Mungkin banyak buku dapat ditulis dengan topik tersebut. Saya percaya bahwa sarjana Muslim akan mengambil tantangan tersebut. Tetapi biarkan saya mengakhiri tema ramalan ini dengan sebuah referensi terakhir dari Kalam Allah (kitab Allah).

Islam Akan Menang
"Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama meskipun orang orang musyrik benci." (QS. Ash-shaff: 9).

Dalam beberapa dekade janji di atas menjadi kenyataan. Islam menang. Kedua adidaya pada saat itu; kekaisaran Persia dan Romawi hancur di tangan umat Islam. Dan, selama beberapa abad kekuatan Islam berkuasa - dari Atlantik sampai Pasifik.

Saat ini umat Istam dalam kondisi tidak berdaya. Tetapi jangan takut, dunia Islam sedang bangkit. Ada harapan. Bahkan penghayal non-Muslim di Barat telah meramalkan takdirnya di langit.

"Afrika adalah sebuah lahan yang adil untuk semua agama, tetapi agama yang akan diterima oleh orang Afrika adalah agama yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka: dan agama tersebut, setiap orang yang mempunyai hak untuk berbicara pada tema tersebut berkata, adalah Islam." ( The Shape of Things to Come, H. G. Wells)

"Jika ada sebuah agama yang mempunyai kesempatan menaklukan Inggris, bahkan lebih dari itu, tentu saja Eropa, dalam ratusan tahun yang akan datang, agama tersebut adalah Islam." (George Bernard Shaw).

Tanpa usaha nyata dari fihak Muslim, kita dikatakan oleh orang-orang Barat bahwa Islam adalah agama yang tumbuh tercepat di dunia saat ini. Saya berharap, berita yang menyenangkan ini tidak menidurkan kita. Janji Allah adalah benar, ada takdir di sana, hanya diperlukan sedikit usaha dari kita. Allah dapat mengubah bangsa dan kaum dengan kehendaknya sendiri, tetapi Dia telah memberi kita hak-hak istimewa melayani Din-Nya dengan pengorbanan diri. Untuk menjadi tentara yang efektif dalam peperangan ini, persenjatai dirimu dengan Yohanes 16:7 dalam satu atau lebih versi bahasa, dan saksikan bagaimana Allah memberi kamu pengetahuan yang lebih banyak. Adalah takdir kita untuk menguasai, menggantikan dan meratakan setiap isme (paham), tidak perduli berapa banyak orang-orang yang tidak beriman akan menentang pesan Islam.

Pemujaan Yesus
"Ia (Roh Kebenaran) akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku." (Injil - Yohanes 16: 14).

"Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku." (Injil - Yohanes 15: 26).

Penghibur yang dijanjikan ini, bahkan Roh Kebenaran di mana kebenaran itu dipersonifikasikan, ketika dia datang, akan memberi kesaksian untuk Mesias yang penuh kebenaran dan membebaskannya dari fitnah musuh-musuh-Nya.

Inilah, Muhammad, Al-Amin, Nabi kebenaran, dengan nyata berhasil dalam misinya. Ia membuat hal tersebut mungkin bahwa saat ini, satu milyar umat Islam percaya pada Yesus Kristus sebagai satu dari utusan Tuhan yang terbesar. Mereka percaya pada keajaiban kelahirannya, dimana banyak umat Kristen pada zaman modern ini, bahkan para uskup, tidak percaya. Dan, mereka juga percaya pada mu'jizat-mu'jizatnya, termasuk menghidupkan orang mati atas kehendak Tuhan; dan menyembuhkan orang buta sejak lahir dan penderita kusta dengan kehendak Tuhan. Sebuah kesaksian yang kuat! Dengarkan pada istilah dari kisah yang berhubungan dengannya:

Konsep Keajaiban
"Dan, ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al-Qur'an, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari kelurganya ke suatu tempat di sebelah timur, maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma dihadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata, 'Sesungguhnya aku berlindung daripadamu kepada Rabb (Tuhan) Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa'. Ia (Jibril) berkata, 'Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Rabb-mu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci'. Maryam berkata, 'Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki; sedang tidak pernah seorang manusia pun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!' Jibril berkata, 'Demikianlah Rabb-mu berfirman,''Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan'. Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh." (QS. Maryam: 16-22).

Saat ini satu milyar umat Islam di seluruh dunia menerima konsep Maria mengandung tanpa pergaulan dengan pria berdasarkan pengaruh Muhammad saja. Yesus, ibunya Maryam dan seluruh umat Kristen di dunia tidak pernah dapat berterima kasih terhadap Al-Amin - Roh kebenaran, cukup.

Tanggapan Orang-orang Yahudi Terhadap Yesus
"Yerusalem, Yerusalem, engkau yangmembunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau." (Injil -Matius 23: 37).

Utusan Tuhan yang hebat itu mengikuti orang-orang Yahudi seperti induk ayam mengikuti anak-anaknya, tetapi mereka menyerangnya seperti burung hering untuk mengoyaknya menjadi beberapa bagian. Tidak puas dengan gangguan dan serangan yang tidak mengenal kasihan dan usaha terakhir dalam hidupnya mereka menuduh ibunya melahirkannya dalam dosa.

"Dan karena kekafiran mereka (terhadap 'Isa), dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zina)." (QS. An-Nisaa': 156).

Apakah yang dimaksud dengan "tuduhan salah yang berat?" - Yang terdekat untuk mengeluarkan fitnah yang aktual, Muhammmad, "Sang Pemuja sejati" terhadap Yesus (Yohanes 16: 13) dibuat untuk catatan:

"Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah orang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina. "(QS. Maryam: 28).

Apa Perkataan Para Talmudist
Orang-orang Yahudi menuduh ketidaksahan Yesus dan perzinahan Maryam ditujukan di sini sebagai tuduhan tak langsung dari orang-orang Yahudi, dengan mempertanyakan kesucian Maryam. Kitab suci Al-Qur'an tidak menjadi hina bahkan untuk mengulang kembali Ftnah yang sangat besar. Sekarang bandingkan istilah Al-Qur'an ini dengan apa yang dikatakan olah Pendeta terpelajar dan terkenal Dummelow, didukung oleh tidak kurang dari sebuah tim yang terdiri dari 16 orang Kristen yang berhubungan dengan ketuhanan, semuanya pendeta dan Doktor ilmu teologi; sebagaimana pilihan kata-kata mereka dalam pencatatan fitnah dari musuh-musuh Kristus tersebut.

"Orang-orang Talmudist Yahudi berkata, 'Anak dari pezina (maksudnya perawan Maryam) mengeluarkan sihir dari Mesir, dengan keratan yang dia buat dalam dagingnya.' 'Yesus melakukan sihir dan menipu, dan membawa Israel menjadi penyembah berhala. Menarik untuk diperhatikan bahwa Muhammad dengan marah tidak mau mengakui fitnah orang-orang Yahudi ini." (ditambahkan penekanan). Komentar Injil Dummelow, halaman 668.

Pengabar Injil Membenarkan Kaum Yahudi
Josh Mc Dowell, dilukiskan sebagai seorang lulusan campus Wheaton dan lulus dengan magna cum laude dari Chalbot Theological Seminary, dan direputasikan telah berbicara kepada lebih dari 5 juta murid dan fakultas pada lebih dari 550 universitas di 53 negara, tampaknya telah melakukan lebih banyak penelitian daripada sarjana-sarjana Injil di seluruh bima sakti, seperti tersebut di atas, pada subyek Talmud Yahudi sehubungan dengan kelahiran "Tuhan"nya.

Dalam bukunya Evidence that Demands a Verdict, hanya untuk membuktikan bahwa Yesus bukanlah mitos tetapi orang yang bersejarah, dia mengutip dengan luas dari Talmud Yahudi tanpa ada rintangan. Di bawah ini saya berikan sebuah kutipan yang jelas dari bukunya dari halaman 85/86:

"Tol 'doth Yeshu. Yesus ditunjuk sebagai 'Ben Pandera.

Yeb. IV 3; 49a:

"R. Shimeon Ben Azzai berkata (mengenai Yesus), 'Saya menemukan sebuah urutan silsilah di Yerusalem dimana hal tersebut dicatat, sepertinya ada seorang anak haram dari pezina'..."

Joseph Klausner menambahkan pernyataan di atas: "Edisi Mishnah saat ini, menambahkan: 'untuk mendukung kata-kata R. Yeshoshua' (Seorang yang sama dengan Mishnah, berkata, "Apakah anak haram itu?" Setiap orang yang orang tuanya melakukan zina maka dapat dijatuhi hukuman mati oleh agama), bahwa Yesus yang dimaksud di sini kelihatannya di luar keraguan ...."

Misionaris Mengolok-olok (?)
Josh McDowell, seorang penginjil terkenal, seorang penganut Kristen "lahir kembali"; pemuja Yesus, dipenuhi dengan Roh Kudus (?) telah menyebarkan olok-olok ketika mengutip fitnah dari musuh-musuhnya terhadap Tuhannya -Yesus! Dan, dunia Kristen mempercayainya. Bukunya sangat laris terjual di kalangan umat kristen. Rasa pencemaran dan penghinaan telah diciptakan dalam diri pengikut fanatik Kristus. Saya menolak untuk mengutip lebih jauh cerita ceroboh tersebut. Jika Yesus mempunyai sahabat-sahabat yang setia seperti itu (?); apakah perlunya Ia mempunyai musuh di sana?

Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah sahabat sejati, penghibur, penolong, pendukung, pemuja, pemberi saksi atas ramalan-ramalan yang terdapat dalam Yohanes pasal 14, 15, 16. Izinkan saya mengulangi penghargaan spontan dari musuh-musuhnya terhadap Yesus, ibunya Maryam dan umat manusia dalam skala besar: "Menarik untuk memperhatikan bahwa Mahomet dengan marah menyangkal fitnah-fitnah orang Yahudi ini. (Pendeta. Dummelow and sekutunya).
klik www.laskarislam.tk (forum yang paling ditakuti damar_utomo)

Offline damar_utomo

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2012
  • Tulisan: 844
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #12 pada: 23 Februari 2012, 17:05:00 »
Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah sahabat sejati, penghibur, penolong, pendukung, pemuja, pemberi saksi atas ramalan-ramalan yang terdapat dalam Yohanes pasal 14, 15, 16. Izinkan saya mengulangi penghargaan spontan dari musuh-musuhnya terhadap Yesus, ibunya Maryam dan umat manusia dalam skala besar: "Menarik untuk memperhatikan bahwa Mahomet dengan marah menyangkal fitnah-fitnah orang Yahudi ini. (Pendeta. Dummelow and sekutunya).

orang yang menghibur dan orang yang dihibur kok terpisah lebih dari 600 tahun. penghibur kerangka orang mati ngkali.
 :siul: :siul:

Offline Ibnu Sarbini

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2012
  • Tulisan: 168
  • Lokasi: Samarinda
  • Jenis kelamin: Pria
  • Innalloha Khoirul maakirin
    • Lihat Profil
« Jawab #13 pada: 24 Februari 2012, 07:24:40 »
orang yang menghibur dan orang yang dihibur kok terpisah lebih dari 600 tahun. penghibur kerangka orang mati ngkali.
 :siul: :siul:

Yang dihibur (Jesus : katanya tuhan. tuhan kok mati?)
Sesungguhnya petunjuk Alloh itulah satu satunya petunjuk

Offline damar_utomo

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2012
  • Tulisan: 844
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #14 pada: 24 Februari 2012, 09:08:41 »
Yang dihibur (Jesus : katanya tuhan. tuhan kok mati?)

Kalimatmu tidak jelas. yang dihibur kenapa? ada apa dengan murid-murid Jesus yang kehilangan sosok super, baik hati, lemah lembut, guru yang baik?

Tuhan kok mati? Tuhan tidak bisa mati. Kalimat Tuhan tidak mati, yang mati adalah raga - wujud manusianya.
 O0  O0

Demi Kasih-Nya, Tuhan menjadikan Kalimat Tuhan mengambil wujud manusia untuk menebus dosa manusia.
kalau Tuhan Kalimat Tuhan dalam wujud manusia TIDAK MATI untuk menggantikan manusia, maka demi Keadilan Allah semua manusia akan kekal di dalam neraka.

Kalimat Tuhan itulah Domba Agung yang digambarkan sebagai domba yang disediakan Tuhan untuk ibrahim (manusia) sebagai ganti anak ibrahim (keturunan manusia). Penebusan Agung untuk manusia dan keturunannya.

Kutip
Ash Shaaffaat107. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar[1285].

mau menolak? pengin jungkir balik dengan upayamu sendiri?
apapun yang kau punya, apapun yang kau perbuat tidak bisa menebus dirimu dari azab di hari kiamat nanti. percayalah...qur'an berkata demikian
 :siul: :siul:

Kutip
Al Ma'aidah 36. Sesungguhnya orang-orang yang kafir sekiranya mereka mempunyai apa yang dibumi ini seluruhnya dan mempunyai yang sebanyak itu (pula) untuk menebusi diri mereka dengan itu dari azab hari kiamat, niscaya (tebusan itu) tidak akan diterima dari mereka, dan mereka beroleh azab yang pedih.



« Edit Terakhir: 24 Februari 2012, 09:13:43 oleh damar_utomo »