Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Penulis Topik: Alquran meluruskan kisah para Nabi  (Dibaca 6069 kali)


Offline Peninjau

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 1.088
    • Lihat Profil
« Jawab #15 pada: 06 Februari 2012, 12:29:56 »
Kutip dari: lintang_panjerino
mana kronologi pelurusannya?
tampilin baru kita bahas/uji mana yang kacau dan gila

ngeles bin ngacir
Kenapa anda begitu membuta, lihat judul threat dan postingan pembuka.

Kan sudah saya katakan, kalau anda mau membandingkan tentang penciptaan alam, silahkan buat threat sendiri, dan akan saya ladeni.

Please dong, jangan membebalkan diri.
Di Pantai ada Paus, Santai, tapi Serius, 
Makan Nenas, Panjat Beringin, Hati Panas, Otak Tetap Dingin.

Offline jesus will return

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2012
  • Tulisan: 27
  • Lokasi: "there is no god but Allah, the prophet Mohammed messenger of allah"
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 06 Februari 2012, 13:40:21 »
Kutip
silakan ditampilkan pelurusan versi ilahnya muhamat!

Penciptaan Alam Semesta

”Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membinanya {27} Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya {28} dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang {29} Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya {30} Ia memancarkan daripadanya mata airnya, dan (menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya {31} Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh {32} (semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu {33}”

(Q.S. An-Nazi’at: 27-33)


Masa I (ayat 27): penciptaan langit pertama kali

Pada Masa I, alam semesta pertama kali terbentuk dari ledakan besar yang disebut ”big bang”, kira-kira 13.7 milyar tahun lalu. Bukti dari teori ini ialah gelombang mikrokosmik di angkasa dan juga dari meteorit.

Awan debu (dukhan) yang terbentuk dari ledakan tersebut (gambar 1a), terdiri dari hidrogen. Hidrogen adalah unsur pertama yang terbentuk ketika dukhan berkondensasi sambil berputar dan memadat. Ketika temperatur dukhan mencapai 20 juta derajat celcius, terbentuklah helium dari reaksi inti sebagian atom hidrogen. Sebagian hidrogen yang lain berubah menjadi energi berupa pancaran sinar infra-red. Perubahan wujud hidrogen ini mengikuti persamaan E=mc2, besarnya energi yang dipancarkan sebanding dengan massa atom hidrogen yang berubah.

Selanjutnya, angin bintang menyembur dari kedua kutub dukhan, menyebar dan menghilangkan debu yang mengelilinginya. Sehingga, dukhan yang tersisa berupa piringan, yang kemudian membentuk galaksi (gambar 1b dan c). Bintang-bintang dan gas terbentuk dan mengisi bagian dalam galaksi, menghasilkan struktur filamen (lembaran) dan void (rongga). Jadi, alam semesta yang kita kenal sekarang bagaikan kapas, terdapat bagian yang kosong dan bagian yang terisi .

Masa II (ayat 28): pengembangan dan penyempurnaan

Dalam ayat 28 di atas terdapat kata ”meninggikan bangunan” dan ”menyempurnakan”. Kata ”meninggikan bangunan” dianalogikan dengan alam semesta yang mengembang, sehingga galaksi-galaksi saling menjauh dan langit terlihat makin tinggi. Ibaratnya sebuah roti kismis yang semakin mengembang, dimana kismis tersebut dianggap sebagai galaksi. Jika roti tersebut mengembang maka kismis tersebut pun akan semakin menjauh.Mengembangnya alam semesta sebenarnya adalah kelanjutan big bang. Jadi, pada dasarnya big bang bukanlah ledakan dalam ruang, melainkan proses pengembangan alam semesta. Dengan menggunakan perhitungan efek doppler sederhana, dapat diperkirakan berapa lama alam ini telah mengembang, yaitu sekitar 13.7 miliar tahun.

Sedangkan kata ”menyempurnakan”, menunjukkan bahwa alam ini tidak serta merta terbentuk, melainkan dalam proses yang terus berlangsung. Misalnya kelahiran dan kematian bintang yang terus terjadi. Alam semesta ini dapat terus mengembang, atau kemungkinan lainnya akan mengerut.

Masa III (ayat 29): pembentukan tata surya termasuk Bumi

Surat An-Nazi’ayat 29 menyebutkan bahwa Allah menjadikan malam yang gelap gulita dan siang yang terang benderang. Ayat tersebut dapat ditafsirkan sebagai penciptaan matahari sebagai sumber cahaya dan Bumi yang berotasi, sehingga terjadi siang dan malam. Pembentukan tata surya diperkirakan seperti pembentukan bintang yang relatif kecil, kira-kira sebesar orbit Neptunus. Prosesnya sama seperti pembentukan galaksi seperti di atas, hanya ukurannya lebih kecil.

Seperti halnya matahari, sumber panas dan semua unsur yang ada di Bumi berasal dari reaksi nuklir dalam inti besinya (gambar 3). Lain halnya dengan Bulan. Bulan tidak mempunyai inti besi. Unsur kimianya pun mirip dengan kerak bumi. Berdasarkan fakta-fakta tersebut, disimpulkan bahwa Bulan adalah bagian Bumi yang terlontar ketika Bumi masih lunak. Lontaran ini terjadi karena Bumi bertumbukan dengan suatu benda angkasa yang berukuran sangat besar (sekitar 1/3 ukuran Bumi). Jadi, unsur-unsur di Bulan berasal dari Bumi, bukan akibat reaksi nuklir pada Bulan itu sendiri.

Masa IV (ayat 30): awal mula daratan di Bumi

Penghamparan yang disebutkan dalam ayat 30, dapat diartikan sebagai pembentukan superkontinen Pangaea di permukaan Bumi.

Masa III hingga Masa IV ini juga bersesuaian dengan Surat Fushshilat ayat 9 yang artinya, “Katakanlah: ‘Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya?’ (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam”.
Dari ayat 31 di atas, dapat diartikan bahwa di Bumi belum terdapat air ketika mula-mula terbentuk. Jadi, ayat ini menunjukan evolusi Bumi dari tidak ada air menjadi ada air.

Jadi, darimana datangnya air? Air diperkirakan berasal dari komet yang menumbuk Bumi ketika atmosfer Bumi masih sangat tipis. Unsur hidrogen yang dibawa komet kemudian bereaksi dengan unsur-unsur di Bumi dan membentuk uap air. Uap air ini kemudian turun sebagai hujan yang pertama. Bukti bahwa air berasal dari komet, adalah rasio Deuterium dan Hidrogen pada air laut, yang sama dengan rasio pada komet. Deuterium adalah unsur Hidrogen yang massanya lebih berat daripada Hidrogen pada umumnya.

Karena semua kehidupan berasal dari air, maka setelah air terbentuk, kehidupan pertama berupa tumbuhan bersel satu pun mulai muncul di dalam air.

Dalam ayat 32 di atas, disebutkan ”…gunung-gunung dipancangkan dengan teguh.” Artinya, gunung-gunung terbentuk setelah penciptaan daratan, pembentukan air dan munculnya tumbuhan pertama. Gunung-gunung terbentuk dari interaksi antar lempeng ketika superkontinen Pangaea mulai terpecah. Proses detail terbentuknya gunung dapat dilihat pada artikel sebelumnya yang ditulis oleh Dr.Eng. Ir. Teuku Abdullah Sanny, M.Sc tentang fungsi gunung sebagai pasak bumi.

Kemudian, setelah gunung mulai terbentuk, terciptalah hewan dan akhirnya manusia sebagaimana disebutkan dalam ayat 33 di atas. Jadi, usia manusia relatif masih sangat muda dalam skala waktu geologi.

Jika diurutkan dari Masa III hingga Masa VI, maka empat masa tersebut dapat dikorelasikan dengan empat masa dalam Surat Fushshilat ayat 10 yang berbunyi, ”Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya”.

 

Demikianlah penafsiran enam masa penciptaan alam dalam Al-Qur’an, sejak kemunculan alam semesta hingga terciptanya manusia. Wallahu a’lam bisshowab.

Big Bang

"Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?" (Al Qur'an, 21:30)

Garis Edar

Tatkala merujuk kepada matahari dan bulan di dalam Al Qur'an, ditegaskan bahwa masing-masing bergerak dalam orbit atau garis edar tertentu.

"Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya." (Al Qur'an, 21:33)

Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu:

"Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui." (Al Qur'an, 36:38)

Fakta-fakta yang disampaikan dalam Al Qur'an ini telah ditemukan melalui pengamatan astronomis di zaman kita. Menurut perhitungan para ahli astronomi, matahari bergerak dengan kecepatan luar biasa yang mencapai 720 ribu km per jam ke arah bintang Vega dalam sebuah garis edar yang disebut Solar Apex. Ini berarti matahari bergerak sejauh kurang lebih 17.280.000 kilometer dalam sehari. Bersama matahari, semua planet dan satelit dalam sistem gravitasi matahari juga berjalan menempuh jarak ini. Selanjutnya, semua bintang di alam semesta berada dalam suatu gerakan serupa yang terencana.


Sebagaimana komet-komet lain di alam raya, komet Halley, sebagaimana terlihat di atas, juga bergerak mengikuti orbit atau garis edarnya yang telah ditetapkan. Komet ini memiliki garis edar khusus dan bergerak mengikuti garis edar ini secara harmonis bersama-sama dengan benda-benda langit lainnya.
Keseluruhan alam semesta yang dipenuhi oleh lintasan dan garis edar seperti ini, dinyatakan dalam Al Qur'an sebagai berikut:

"Demi langit yang mempunyai jalan-jalan." (Al Qur'an, 51:7)

Terdapat sekitar 200 milyar galaksi di alam semesta yang masing-masing terdiri dari hampir 200 bintang. Sebagian besar bintang-bintang ini mempunyai planet, dan sebagian besar planet-planet ini mempunyai bulan. Semua benda langit tersebut bergerak dalam garis peredaran yang diperhitungkan dengan sangat teliti. Selama jutaan tahun, masing-masing seolah "berenang" sepanjang garis edarnya dalam keserasian dan keteraturan yang sempurna bersama dengan yang lain. Selain itu, sejumlah komet juga bergerak bersama sepanjang garis edar yang ditetapkan baginya.

Semua benda langit termasuk planet, satelit yang mengiringi planet, bintang, dan bahkan galaksi, memiliki orbit atau garis edar mereka masing-masing. Semua orbit ini telah ditetapkan berdasarkan perhitungan yang sangat teliti dengan cermat. Yang membangun dan memelihara tatanan sempurna ini adalah Allah, Pencipta seluruh sekalian alam.
Garis edar di alam semesta tidak hanya dimiliki oleh benda-benda angkasa. Galaksi-galaksi pun berjalan pada kecepatan luar biasa dalam suatu garis peredaran yang terhitung dan terencana. Selama pergerakan ini, tak satupun dari benda-benda angkasa ini memotong lintasan yang lain, atau bertabrakan dengan lainnya. Bahkan, telah teramati bahwa sejumlah galaksi berpapasan satu sama lain tanpa satu pun dari bagian-bagiannya saling bersentuhan.

Dapat dipastikan bahwa pada saat Al Qur'an diturunkan, manusia tidak memiliki teleskop masa kini ataupun teknologi canggih untuk mengamati ruang angkasa berjarak jutaan kilometer, tidak pula pengetahuan fisika ataupun astronomi modern. Karenanya, saat itu tidaklah mungkin untuk mengatakan secara ilmiah bahwa ruang angkasa "dipenuhi lintasan dan garis edar" sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Akan tetapi, hal ini dinyatakan secara terbuka kepada kita dalam Al Qur'an yang diturunkan pada saat itu: karena Al Qur'an adalah firman Allah.

Bentuk Bulat Planet Bumi

"Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam..." (Al Qur'an, 39:5)
Dalam Al Qur'an, kata-kata yang digunakan untuk menjelaskan tentang alam semesta sungguh sangat penting. Kata Arab yang diterjemahkan sebagai "menutupkan" dalam ayat di atas adalah "takwir". Dalam kamus bahasa Arab, misalnya, kata ini digunakan untuk menggambarkan pekerjaan membungkus atau menutup sesuatu di atas yang lain secara melingkar, sebagaimana surban dipakaikan pada kepala.

Keterangan yang disebut dalam ayat tersebut tentang siang dan malam yang saling menutup satu sama lain berisi keterangan yang tepat mengenai bentuk bumi. Pernyataan ini hanya benar jika bumi berbentuk bulat. Ini berarti bahwa dalam Al Qur'an, yang telah diturunkan di abad ke-7, telah diisyaratkan tentang bentuk planet bumi yang bulat.

Namun perlu diingat bahwa ilmu astronomi kala itu memahami bumi secara berbeda. Di masa itu, bumi diyakini berbentuk bidang datar, dan semua perhitungan serta penjelasan ilmiah didasarkan pada keyakinan ini. Sebaliknya, ayat-ayat Al Qur'an berisi informasi yang hanya mampu kita pahami dalam satu abad terakhir. Oleh karena Al Qur'an adalah firman Allah, maka tidak mengherankan jika kata-kata yang tepat digunakan dalam ayat-ayatnya ketika menjelaskan jagat raya.

itu saja dulu kalau belum cukup nati insya allah saya tambahin....
Mat 7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku

Offline avista

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 7.342
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #17 pada: 06 Februari 2012, 13:55:38 »
Urgensinya?
coba pikir, kenapa siy hanya manusia, satu2nya makhluk ciptaan Tuhan yg perlu berpakaian, padahal saat lahir sama2 dalam keadaan telanjang spt bayi2 makhluk ciptaan Tuhan yg lain?
karena cuma manusia yang punya akal budi
terus cuma manusia yang punya hukum tentang aurat

Krn akibat paling penting dan paling fatal yg ingin ditekankan dan di"warning" oleh Allah dari memakan buah yaitu mati nya (dlm arti kematian rohani, (bukan mati fisik)), dan bukan perihal "malu" nya.
lha, sudah jelas ayatnya mati kok, kenapa diselewengkan menjadi "mati" rohani?
ini dikonfirmasi sama si ular lho :hmmm:

Kejadian 3:4-5  Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati,  tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat."

Dan lagi, Alkitab tidak bilang kalau akibat memakan buah HANYA mati SAJA.
Alkitab juga bilang klo ternyata Allah itu BERBOHONG
lihat Kej 3:4-5 di atas, si ular malah lebih jujur dari Allah nya Alkitab
dan perkataan ular memang terbukti karena dikonfirmasi sendiri oleh Allah
tentang kebohongannya dan tentang "mati" yg dimaksudkannya

Kej 3:22  Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya."

Kitab macam apa ini??
Tuhan macam apa ini??
:hmmm:

Ingat yg dipermasalahkan sama kamu bukan: "kpd siapa berbicara", tapi: "Kenapa bisa berbicara?"
Begitu mulai tersingkap kalau quran lebih tidak logis, langsung mengalihkan penekanan ke masalah "kpd siapa berbicara". hahaha....
Kamu belum pernah baca ayat ini ya...

Mazmur 69:34 Biarlah langit dan bumi memuji-muji Dia, lautan dan segala yang bergerak di dalamnya.

Wahyu 12:9
Orang Yahudi nggak ngakuin kitab kalian...

strategi iblis dalam menggoda memakai media yg dekat dgn kita. Jadi kalau setan mau menggoda kita, amat bodoh kalau ia datang dgn wajah yg seram(spt dlm wujud pocong, kuntilanak, sundel bolong, dll). Setan yg paling berbahaya ("menakutkan") adalah yg memakai media yg dekat dgn kita, yg menarik menurut kita. Contoh: pelacur yg cantik, dll.
sebelum melangkah jauh, coba kamu jelaskan apa makna "Iblis" dan "setan" didalam agama Kristen
karena setahu saya tidak ada kosakata "Iblis" dalam bhs Ibrani maupun Yunani
dan semua kata "setan" di PB diterjemahkan dari kata Yunani "Daimon" yang lebih cocok diterjemahkan sebagai makhluk halus/jin

kata Iblis setahu saya hanya ada di bahasa Arab, terkhusus dalam kitab suci Islam (Alquran)
Semua kata "Iblis" di TB diterjemahkan dari kata "satan" (Ibrani) atau "diabolos" (Yunani)
nah lho....apa LAI secara terang2an nyontek konsep Islam??


sangat mungkin sebelum kejatuhan, hubungan manusia dan hewan sangat baik, termasuk dgn ular. Nah iblis memanfaatkan hal itu utk menggoda manusia.

Kalau saat itu sudah ada pelacur cantik, mungkin Adam akan digoda lewat pelacur cantik tsb.
ya mbok bicara secara tekstual dong...
kok malah ngarang...

Dan faktanya
kamu aja ngarang diatas kok bisa2nya ngomong fakta  :wataw:

kita sering lebih mudah tergoda oleh godaan iblis yg memakai media yg menurut kita menarik.
jangan lari menjauh dari teks bibel lah...
« Edit Terakhir: 06 Februari 2012, 13:59:04 oleh avista »

Offline george ajah

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2012
  • Tulisan: 193
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #18 pada: 07 Februari 2012, 12:57:25 »
terang di ciptakan di hari pertama sedang matahari dan bintang hari keempat ko bisa ya pak lintang.
tumbuh tumbuhan di ciptakan hari ketiga,ga tau ya kalau tumbuhan perlu sinar matahari untuk tumbuh. :hihi:

Bro Albi, bagus juga pertanyaan ente. Si LP alias Lukmansyah mau nanya ke vatikan dulu, yang bener urutannya gimana. :hihi: 

Offline lintang_panjerino

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 5.405
  • Lokasi: di padang yang berumput hijau
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #19 pada: 07 Februari 2012, 15:12:21 »
Kenapa anda begitu membuta, lihat judul threat dan postingan pembuka.

Kan sudah saya katakan, kalau anda mau membandingkan tentang penciptaan alam, silahkan buat threat sendiri, dan akan saya ladeni.

Please dong, jangan membebalkan diri.

lha kan kita mulai dari Adam
Adam diciptakan pada hari ke enam setelah diciptakannya langit, bumi dan isinya yang lain (hari ke 1 sampai hari ke 5)

atau yang nyebut-nyebut 6 masa itu?
tampilkan disini dan jelaskan masa ke 1 sampai masa ke 6, masing-masing kek apa!


mana pelurusan quran-mu?
Aku adalah Alfa dan Omega; Yang Pertama dan Yang Terkemudian
Yang Awal dan Yang Akhir

Offline lintang_panjerino

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 5.405
  • Lokasi: di padang yang berumput hijau
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #20 pada: 07 Februari 2012, 15:16:19 »
terang di ciptakan di hari pertama sedang matahari dan bintang hari keempat ko bisa ya pak lintang.
tumbuh tumbuhan di ciptakan hari ketiga,ga tau ya kalau tumbuhan perlu sinar matahari untuk tumbuh. :hihi:

jangan bergaya kutukupret kek ginian..
tampilkan dulu urutan diciptakannya langit, bumi dan isinya sampai ke adam (manusia) versi quranmu

aku mo lihat pelurusannya kek apa.
Aku adalah Alfa dan Omega; Yang Pertama dan Yang Terkemudian
Yang Awal dan Yang Akhir

Offline lintang_panjerino

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 5.405
  • Lokasi: di padang yang berumput hijau
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #21 pada: 07 Februari 2012, 15:23:32 »
Penciptaan Alam Semesta

”Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membinanya {27} Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya {28} dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang {29} Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya {30} Ia memancarkan daripadanya mata airnya, dan (menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya {31} Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh {32} (semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu {33}”

(Q.S. An-Nazi’at: 27-33)


kek gitu doang?
apaan tuh 'membina'? 'meninggikan bangunan'?
malam gelap, siang terang -> anak kecil juga tahu

bumi dihamparkan? kek sajadah..
emang bumi datar?

anak kecil juga tahu, di sekitar kita banyak mata air
banyak tumbuh-tumbuhan tumbuh dari tanah

gunung dipancangkan, apaan tuh?
untuk kesenangan manusia dan ernaknya?

GAK KERUAN...
tapi gothak-gahuknya selangit
Aku adalah Alfa dan Omega; Yang Pertama dan Yang Terkemudian
Yang Awal dan Yang Akhir

Offline avista

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 7.342
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #22 pada: 07 Februari 2012, 17:07:45 »
kek gitu doang?
daripada kitab loe banyak ngaco nya

apaan tuh 'membina'? 'meninggikan bangunan'?
mengatur segala seuatu yg ada dilangit..
langit kan emang tinggi

malam gelap, siang terang -> anak kecil juga tahu
yg dimaksud ayat ini adalah tentang perputaran bumi yang menyebabkan siang dan malam

bumi dihamparkan? kek sajadah..
gak heran sih klo kamu gak pernah dengar lempeng bumi

emang bumi datar?
kata orang Kristen sih gitu...dulu...
sampe menghukum dan memenjarakan orang yang nggak setuju dengan ini

anak kecil juga tahu, di sekitar kita banyak mata air
banyak tumbuh-tumbuhan tumbuh dari tanah
ya ampun, komentarnya cetek banget

gunung dipancangkan, apaan tuh?
gunung itu menjaga kestabilan lempeng bumi
*nggak ngarep kamu ngerti deh

untuk kesenangan manusia dan ernaknya?
semua yang dijadikan Allah adalah nikmat bagi manusia, bahkan nikmat bagi hewan ternak
apa itu aneh bagi agama kamu??

GAK KERUAN...
tapi gothak-gahuknya selangit
Bibel kamu kali yang nggak karuan

Offline avista

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 7.342
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 07 Februari 2012, 17:08:08 »
jangan bergaya kutukupret kek ginian..
tampilkan dulu urutan diciptakannya langit, bumi dan isinya sampai ke adam (manusia) versi quranmu

aku mo lihat pelurusannya kek apa.
ngeles dot com

apa kamu bisanya cuma ngeles?
:hmmm:

Offline lintang_panjerino

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 5.405
  • Lokasi: di padang yang berumput hijau
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #24 pada: 07 Februari 2012, 17:49:47 »
daripada kitab loe banyak ngaco nya

omong kosong..

mengatur segala seuatu yg ada dilangit..
langit kan emang tinggi

tuh..
kamu lebih pinter bikn kalimat daripada muhammad dan ilahnya

yg dimaksud ayat ini adalah tentang perputaran bumi yang menyebabkan siang dan malam

tolong..
ajari mereka bikin kalimat yang jelas ya!

gak heran sih klo kamu gak pernah dengar lempeng bumi

lempeng kek lembaran seng? ngacoo..
lagian bentuknya bulat kok dihamparkan, kek sajadah/seng
uktu ketidaktahuan bahwa bui bulat
suruh belajar ilmu bumi!

kata orang Kristen sih gitu...dulu...
sampe menghukum dan memenjarakan orang yang nggak setuju dengan ini

bukan kata alkitab, kan?

ya ampun, komentarnya cetek banget

secetek ayat bikinan muhammadmu

gunung itu menjaga kestabilan lempeng bumi
*nggak ngarep kamu ngerti deh

banyalk teori terbentuknya gunung
semua gak ada yang cocok dengan imajinasi muhammadmu (mbayangin 'paku')

semua yang dijadikan Allah adalah nikmat bagi manusia, bahkan nikmat bagi hewan ternak
apa itu aneh bagi agama kamu??

mbayangin pemandangan dengan ternak-ternak makan rumput
imajinasi lagi..

Bibel kamu kali yang nggak karuan

mana kronologi pelurusannya?
Aku adalah Alfa dan Omega; Yang Pertama dan Yang Terkemudian
Yang Awal dan Yang Akhir

Offline lintang_panjerino

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 5.405
  • Lokasi: di padang yang berumput hijau
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #25 pada: 07 Februari 2012, 17:51:40 »
ngeles dot com

apa kamu bisanya cuma ngeles?
:hmmm:

akau mo liat kronologi sampai diciptakannya adam dulu
mana hayoo!
Aku adalah Alfa dan Omega; Yang Pertama dan Yang Terkemudian
Yang Awal dan Yang Akhir

Offline avista

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 7.342
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #26 pada: 07 Februari 2012, 23:37:02 »
omong kosong..
di board ini sudah banyak threadnya...
silahkan kamu search dan angkat di sini

tuh..
kamu lebih pinter bikn kalimat daripada muhammad dan ilahnya

tolong..
ajari mereka bikin kalimat yang jelas ya!
kalimatnya sudah jelas bagi orang2 yang punya akal...
klo bagi kamu masih kurang jelas, ya dak tahu saya  :jaim:

lempeng kek lembaran seng? ngacoo..
lagian bentuknya bulat kok dihamparkan, kek sajadah/seng
uktu ketidaktahuan bahwa bui bulat
suruh belajar ilmu bumi!
kamu tahu lempeng bumi kagak? kok lempeng dibilang bulat  :wataw:
klo gak tahu mending kamu yang belajar

bukan kata alkitab, kan?
Daniel 4 : 10-11
Adapun penglihatan yang kudapat di tempat tidurku itu, demikian: di tengah-tengah bumi ada sebatang pohon yang sangat tinggi, pohon itu bertambah besar dan kuat, tingginya sampai ke langit, dan dapat dilihat sampai ke ujung seluruh bumi.

Matius 4 : 8
Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,

banyalk teori terbentuknya gunung
semua gak ada yang cocok dengan imajinasi muhammadmu (mbayangin 'paku')
silahkan paparkan di sni "teori"mu klo kamu memang tahu :hmmm:

mbayangin pemandangan dengan ternak-ternak makan rumput
imajinasi lagi..
kelinci memamah biak atau cerita naga2 & unicorn di kitab kalian...
atau bumi dan langit yang punya pilar
itu baru imajinasi :hihi:
*hari gene masih percaya cerita naga  :wataw:

mana kronologi pelurusannya?
Al Quran diturunkan bukan menjadi kitab sejarah yang mengurai detil semua peristiwa...
Beda dengan bibel yang sok2an membukukan riwayat alam semesta sejak diciptakan,
padahal setelah ditelilti isinya ngaco semua

Offline Albirizky

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2008
  • Tulisan: 208
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • ¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
    • Lihat Profil
« Jawab #27 pada: 08 Februari 2012, 09:02:57 »
 
jangan bergaya kutukupret kek ginian..
tampilkan dulu urutan diciptakannya langit, bumi dan isinya sampai ke adam (manusia) versi quranmu

aku mo lihat pelurusannya kek apa.
hehe perasaan saya nanya baik2,ko pa lintang malah uring uringan, :hihi: emang ga aneh ya kalau ada terang sebelum matahari di ciptakan,anak sd juga tau pasang bohlam dulu baru bisa terang mosok sebaliknya. :hihi:
tega banget pa lintang kaloberfikir itu berasal dari tuhan. :jaim:
« Edit Terakhir: 08 Februari 2012, 09:20:08 oleh Albirizky »
"Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat kami,mereka itu penghuni Neraka,mereka kekal di dalamnya".(2:39)

Offline avista

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 7.342
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #28 pada: 08 Februari 2012, 10:13:00 »
hehe perasaan saya nanya baik2,ko pa lintang malah uring uringan, :hihi: emang ga aneh ya kalau ada terang sebelum matahari di ciptakan,anak sd juga tau pasang bohlam dulu baru bisa terang mosok sebaliknya. :hihi:
tega banget pa lintang kaloberfikir itu berasal dari tuhan. :jaim:
klo bibel nya si lintang error, ngapain merengek2 minta dibetulin sama Quran
pathetic :jaim:

Offline lukmansyah

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2012
  • Tulisan: 196
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #29 pada: 08 Februari 2012, 11:18:18 »
Kutip
karena cuma manusia yang punya akal budi
apa hubungannya akal budi sama berpakaian?

Menurut akal budimu, Tubuh manusia ciptaan Tuhan itu indah ga?
Jika indah kenapa akal budimu yg menyatakan tubuh manusia itu indah tsb, malah jadi malu kalau telanjang dan menyatakan harus ditutupi dgn cara berpakaian?

tubuh manusia itu merupakan ciptaan Tuhan yg indah, lantas kenapa mesti malu dan ditutup2i pakaian?

aneh ya, di satu sisi malu jika tidak berpakaian, namun di sisi lain saat berhubungan sex, justru tubuh yg malah terbuka (telanjang) tsb yg bikin manusia bisa menikmati keindaan tubuh dan akhirnya menikmati sex.

Kutip
karena cuma manusia yang punya akal budi
Emangnya waktu sedang berhubungan, saat manusia saling telanjang, saat itu manusia sedang kehilangan akal budinya dan sama spt binatang?

Kutip
lha, sudah jelas ayatnya mati kok, kenapa diselewengkan menjadi "mati" rohani?
krn makna "mati" dalam Alkitab TIDAK HANYA berarti kematian fisik SAJA.

Kutip
Mazmur 69:34 Biarlah langit dan bumi memuji-muji Dia, lautan dan segala yang bergerak di dalamnya.
Dlm konteks kitab Mazmur, itu sedang menggambarkan pengagungan Tuhan dgn memakai majas personafikasi, sedangkan dlm quranmu jelas itu merupakan suatu dialog.
« Edit Terakhir: 08 Februari 2012, 11:44:25 oleh lukmansyah »