Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Penulis Topik: Habib Zein: Said Aqil Lebih Jelek dan Lebih Berbahaya daripada Syi'ah  (Dibaca 940 kali)


Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #15 pada: 02 Februari 2012, 07:49:12 »
lalu terus kenapa syiah tidak hormati umar bin khotob? padahal anaknya ali ada yg bernama umar.

(sy tahu di syiah ente diajarin, kalo terdesak dlm berdebat, ingkari fakta yg ada )

Kepada DPR yang pintar dan yang terhormat,

ALQURAN 25:37
Kami jadikan mereka (orang orang terdahulu) sebagai pelajaran untuk manusia

Kaum Syiah percaya bahwa Abu Bark, Umar ibn Khattab dan Uthman ibn Affan adalah orang2 beriman (muslim) yang sangat berjasa membantu Rasulullah menyebarkan agama Islam. Abu Bakr, Umar ibn Khattab dan Uthman ibn Affan juga orang2 yang jujur dan hebat.

Kaum Syiah juga percaya bahwa semua manusia termasuk semua sahabat bisa melakukan kebaikan2 (kejahatan2) karena nafsu manusia sendiri; dan karena Iblis dan Setan selalu menggoda manusia.

Kesalahan2 mereka dijadikan pelajaran dan Hikmah untuk kaum Syiah; supaya Kaum Syiah tidak mengulangi kesalahan2 yang sama. Kita tahu bahwa sejarah Islam yang paling hitam terjadi setelah Rasulullah wafat; karena para sahabat saling membunuh untuk memperebutkan kekuasaan misalnya perang Riddah, perang Yamamah dan perang perang lainnya.

PRIBAHASA INDONESIA

Binatang tidak akan jatuh ke dalam lubang yang sama untuk kedua kalinya.

ARTINYA

Kaum Syiah tidak mau melakukan kesalahan2 yang sama; karena Kaum Syiah wajib takut kepada ALLAH; sehingga Kaum Syiah tidak mau disiksa oleh ALLAH di dunia ini dan di akhirat nanti.

SYIRIK (dosa terbesar yang tidak akan diampuni oleh ALLAH) adalah bagian dari Aqidah Kaum Sunni; sehingga Kaum Sunni menyamakan para sahabat dengan ALLAH. Kaum Sunni percaya bahwa para sahabat tidak mungkin membuat kesalahan; padahal hanya ALLAH yang tidak bisa membuat kesalahan; karena ALLAH adalah Tuhan yang maha sempurna.

Kaum Sunni percaya bahwa para sahabat adalah ummat Islam yang terbaik di dunia ini. Akibatnya Kaum Sunni tidak akan pernah bisa mengambil pelajaran atau hikmah dari kesalahan2 yang dilakukan oleh para sahabat setelah Rasulullah wafat; karena Kaum Sunni suka mengkultuskan para sahabat.

Kaum Syiah percaya bahwa ummat Islam terbaik adalah mereka yang paling bertaqwa dan paling berilmu; ummat Islam terbaik bukan berdasarkan persahabat dengan nabi; karena nabi Muhammad juga bersahabat dengan orang2 kafir, orang2 Musyrik dan orang2 Munafiq.

« Edit Terakhir: 02 Februari 2012, 07:56:08 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline sholawat

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2009
  • Tulisan: 1.132
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 02 Februari 2012, 22:17:01 »
^
ngalor ngidul tetap aja, mau ngatain semua sahabat adalah munafik karena dianggap tidak menjalankap perintah Rasulullah....yg munafik para sahabat atau ente sih om
:jaim: :jaim:

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #17 pada: 03 Februari 2012, 08:36:56 »
^
ngalor ngidul tetap aja, mau ngatain semua sahabat adalah munafik karena dianggap tidak menjalankap perintah Rasulullah....yg munafik para sahabat atau ente sih om
:jaim: :jaim:

Kepada SHOLAWAT yang pintar dan yang terhormat,

Ha ha ha Kebencian dan permusuhan anda kepada Kaum Syiah telah menghalangi anda mengerti Islam dengan baik dan benar ha ha ha  ;D

Saya sudah menyarankan anda untuk belajar bahasa Arab, membaca AlQuran berulang-ulang dengan teliti dan memebaca Ahadith yang tertulis di dalam Kutub Sihah Sittah (Bukhari, Muslim, Tarmidizi, Ibn Majah, Abu Dawud dan Nasaii) tetapi anda malas membaca AlQuran dan Hadith dengan teliti sehingga anda tidak mengerti Islam dengan baik dan benar.

Rasulullah adalah contoh terbaik untuk ummat Islam; Rasulullah bersahabat kepada semua manusia. Rasulullah bersahabat dengan mereka yang bernar2 beriman (muslim), bersahabat dengan mereka yang berpura-pura beriman dan bersahabat dengan orang2 Kafir. ALLAH mengatakan bahwa banyak sahabat tertentu di Madinah yang MUNAFIQ.

ALQURAN 9:101
di antara orang2 Arab Badui di sekeliling kamu (Muhammad) banyak orang Munafiq; dan banyak juga di antara penduduk Madinah. Mereka keterlaluan di dalam kemunafiqkannya. Kamu tidak mengetahui mereka tetapi kami mengetahui mereka. Kami akan siksa mereka dengan siksaan 2X lebih keras

Masih banyak ayat tentang orang2 Munafiq di dalam AlQuran. Nabi Muhammad bersahabat dengan orang2 Munafiq dan juga bersahabat dengan orang2 Kafir.

SHOHIH BUKHARI, Kitab 60 no 428 & 430
Jabir ibn Abdullah melaporkan bahwa Umar ibn Khattab hendak membunuh orang2 Munafiq (di Madinah); tetapi Rasulullah melarangnya dan berkata: "Janganlah kamu bunuh mereka karena saya tidak mau orang2 lain berfikir bahwa saya membunuh sahabat-sahabatku sendiri!"

ALQURAN 81:22
dan sahabat kamu (Muhammad) bukan orang gila

ALQURAN 53:2
dan sahabat kamu (Muhammad) bukan orang sesat dan salah

Orang2 Kafir dan orang2 Munafiq yang merupakan para sahabat Rasulullah berkata bahwa Nabi Muhammad adalah orang gila, orang sesat dan orang yang salah
« Edit Terakhir: 03 Februari 2012, 16:31:12 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline dpr

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 433
    • Lihat Profil
« Jawab #18 pada: 03 Februari 2012, 11:17:36 »
uups salah kamar
« Edit Terakhir: 03 Februari 2012, 11:23:21 oleh dpr »

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #19 pada: 04 Februari 2012, 07:38:51 »
Kepada para pembaca yang pintar dan yang terhormat,

Assalamualaikum.


Ulama Syiah mewajibkan Kaum Syiah untuk takut kepada ALLAH; tetapi Ulama Sunni tertentu menyarankan untuk takut kepada Kaum Syiah karena kaum Syiah adalah orang2 yang sesat dan menyesatkan.

Prof DR Said Aqil Siroj adalah orang yang pintar dan yang bijaksana; sehingga dia tidak berani mengkafirkan Kaum Syiah; karena ALLAH yang bisa mengkafirkan manusia. Ketakutan kepada Kaum Syiah yang tidak masuk akal ini adalah bukti kuat bahwa SYIRIK (dosa besar yang tidak akan diampuni oleh ALLAH) adalah bagian dari kepercayaan Kaum Sunni.

Walaupun tidak semua; tetapi beberapa Ulama Sunni rajin mengarang kebohongan2 tentang Kaum Syiah; akibat kebohongan2 tersebut banyak muslim dari Kaum Sunni yang takut kepada Kaum Syiah; padahal semua muslim hanya boleh takut kepada ALLAH.

Kemudian minoritas Ulama Sunni ini mengeluarkan FATWA bahwa Kaum Syiah adalah orang2 yang murtad dan yang kafir; sehingga banyak muslim dari Kaum Sunni yang meledakan bom bunuh diri untuk membunuh sebanyak mungkin Kaum Syiah. Kaum Sunni masuk ke dalam Masjid yang dimiliki oleh Kaum Syiah kemudian dia bunuh diri dengan meledakan bom.

ALLAH tidak menyukai mereka yang dzolimi (dianiaya); Kaum Syiah telah didzolimi oleh Kaum Sunni. Doa mereka yang didzolimi didengar oleh ALLAH dan dikabulkan segera. Kedzoliman Kaum Sunni terhadap Kaum Syiah telah menyebabkan banyak muslim dari Kaum Sunni yang meninggalkan madhab Ahlul Sunnah dan masuk ke madhab Ahlul Bait (Syiah)

Ketika Imam Khomeni di Iran menggulingkan Khalifah Reza Pehlevi di Iran dan Imam Khomeni mendirikan negara Islam Iran; tidak banyak pengikut madhab Syiah Ithna Asyar (12 Imam). Mereka hanya berpusat di Pekalongan di Jawa Tengah. Pesantren yang dikelola oleh Habib Husian di Pekalongan hanya memiliki tidak lebih dari 10 orang murid.

Kekuatan Kaum Syiah hanya doa kepada ALLAH makin banyak pengikut madhab Ahlul Bait (Syiah) didzolimi makin sering Kaum Syiah di dunia ini berdoa supaya mereka yang mengikuti madhab Ahlul Sunnah menjadi pengikut madhab Syiah.

Perkembangan Kaum Syiah di Indonesia pada tahun 2012 sangat cepat; karena doa mereka yang didzolimi. Sekarang ini tidak hanya Pekalongan yang menjadi pusat Kaum Syiah; tetapi juga Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Banda Aceh, Lampung dll. Kurang lebih 90% sampai 96% pengikut madhab Ithna Asyar (12 Imam) di Indonesia sekarang adalah mantan pengikut madhab Ahlul Sunnah Wal Jamaah.

Jika para pembaca ingin melihat perkembangan madhab Ithna Asyar (12 Imam) di  Afrika, di Mesir, di Maroko, di Kuwait, dan di negara2 Arab Sunni yang lain bukalah YOUTUBE ketik Syiah in Maroko, Syiah in Kuwait, Syiah in Afrika dan seterusnya. Padahal madhab Ithna Asyar (12 Imam) hanya diajarkan kepada kelompok sendiri atau keluarga sendiri; karena Taqiyyah (menyembunyikan Iman) supaya bisa menghidari bahaya dari Kaum Sunni.

Makin banyak kebohongan tentang Kaum Syiah yang sengaja dikarang oleh Ulama Sunni tertentu yang tidak bertangung-jawab; makin besar kebencian dan permusuhan Kaum Sunni kepada Kaum Syiah; sehingga Masjid2, Madrasah2, Rumah Sakit 2X, Markaz Partai Politik 2X yang dimiliki dan yang dikelola oleh Kaum Syiah sengaja dihancurkan oleh Kaum Sunni.

Kaum Sunni yang sengaja melakukan bunuh diri di dalam Masjid2, Madrasah2 dll yang dimiliki oleh Kaum Syiah; hanya bermaksut untuk memusnahkan Kaum Syiah dari muka bumi ini.

Padalah ALLAH tidak suka melihat mereka yang merusak di muka bumi; akibatnya Kaum Syiah didzolimi (dianiaya) oleh Kaum Sunni; akibatnya bertambah banyak muslim yang meninggalkan madhab Ahlul Sunnah dan pindah untuk mengikuti madhab Ahlul Bait (Syiah).

Jika anda tidak percaya kepada saya; lihatlah di YOUTUBE ketik Syiah in Maroko, Syiah in Malaysia, Syiah in Egypt, Syiah in Africa dan seterusnya.

ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR

Surat terbukan ini ditulis oleh mantan pengikut madhab Ahlul Sunnah yang sudah pindah ke madhab Ahlul Bait (Syiah).
[/quote]
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.