Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Penulis Topik: Habib Zein: Said Aqil Lebih Jelek dan Lebih Berbahaya daripada Syi'ah  (Dibaca 940 kali)


Offline dpr

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 433
    • Lihat Profil
« pada: 30 Januari 2012, 07:08:11 »
JAKARTA (voa-islam.com) — Bela sekte Syi’ah sebagai aliran tak sesat, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj dituding ulama Jatim sebagai makhluk yang lebih jelek dan lebih berbahaya daripada Syi’ah.

Hal itu diungkapkan Ketua bidang Organisasi Albayyinat, Habib Achmad Zein Alkaf, menanggapi pernyataan Said Aqil bahwa Syi’ah bukan aliran sesat.

“Bagi kami Albayyinat kalau ada seorang yang mengaku Sunni tapi dia justru membela Syi’ah, maka bagi kami dia lebih jelek dan lebih berbahaya dari pada Syi’ah,” tegas Habib yang juga A'wan   Syuriyah   Pimpinan Wilayah NU (PWNU)  Jatim itu.

Secara terang-terangan, Habib Zein mendukung pernyataan Menteri Agama Suryadarma Ali bahwa Syi’ah adalah aliran sesat. “Dalam masalah ini kami Albayyinat mendukung Menteri Agama Suryadarma Ali, dan kami berada di belakang Menteri Agama dalam menghadapi Said Agil Siraj,” tegas Habib Zein yang juga Anggota  Komisi   Fatwa   MUI  Jatim itu.

Habib yang sudah menulis belasan buku tentang kesesatan Syi’ah itu menengarai, saat ini banyak tokoh membela Syi’ah demi mendapat gelontoran dana dari Syi’ah. Para tokoh itu mati-matian membela Syi’ah dari fatwa sesat, karena fatwa sesat ini bisa mengentikan dana upeti dari Iran.

“Bagi orang-orang yang sudah diberangus oleh Syi’ah atau dibeli oleh Syi’ah, ‘Fatwa Syi’ah sesat’ tersebut akan merugikan pribadinya yang biasa menerima upeti dari Syi’ah,” tegas Habib Zein. “Apabila Syi’ah sampai dilarang di Indonesia, maka gelontoran dana dari Iran akan berhenti. Itulah sebabnya mereka mati matian membela Syi’ah,” tandasnya. [taz, ahmed widad]

http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/01/28/17560/habib-zein-said-aqil-lebih-jelek-dan-berbahaya-daripada-syiah/

Online abel_cusack

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2012
  • Tulisan: 286
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 30 Januari 2012, 08:00:49 »
Pancen payah kuwi Said Aqil, lawong aku moco thesis-e wae mantebh puol! rujukan Ibnu Taimiyah, akidahnya bagus kok yo setelah di Indonesia dadi koyo ngono.. dunia memang sudah menyilaukan matanya! ulama su' tenan
wa fissamaa'i rizqukum wa maa tuu'aduun..

Offline ichreza

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 1.787
  • Lokasi: Alun-Alun Kota
  • Jenis kelamin: Pria
  • nada dan dakwah
    • Lihat Profil
    • www.laskarislam.tk
« Jawab #2 pada: 30 Januari 2012, 17:59:30 »
lengserkan Kyai SAS.......tak pantas jadi pemimpin dia.......orang NU itu sifatnya adem ayem, tapi reaktif jika ada ulamanya digosipkan....... :D
klik www.laskarislam.tk (forum yang paling ditakuti damar_utomo)

Offline Kang_Asepr

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 979
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 30 Januari 2012, 18:09:36 »
tersiksa oleh rasa kebencian. sungguh kasihan!
Komunitas Para Pemikir - http://logika.16mb.com/

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 30 Januari 2012, 18:20:54 »
Kepada para pembaca yang pintar dan yang terhormat,

Assalamualaikum.


Ulama Syiah mewajibkan Kaum Syiah untuk takut kepada ALLAH; tetapi Ulama Sunni tertentu menyarankan untuk takut kepada Kaum Syiah karena kaum Syiah adalah orang2 yang sesat dan menyesatkan.

Prof DR Said Aqil Siroj adalah orang yang pintar dan yang bijaksana; sehingga dia tidak berani mengkafirkan Kaum Syiah; karena ALLAH yang bisa mengkafirkan manusia. Ketakutan kepada Kaum Syiah yang tidak masuk akal ini adalah bukti kuat bahwa SYIRIK (dosa besar yang tidak akan diampuni oleh ALLAH) adalah bagian dari kepercayaan Kaum Sunni.

Walaupun tidak semua; tetapi beberapa Ulama Sunni rajin mengarang kebohongan2 tentang Kaum Syiah; akibat kebohongan2 tersebut banyak muslim dari Kaum Sunni yang takut kepada Kaum Syiah; padahal semua muslim hanya boleh takut kepada ALLAH.

Kemudian minoritas Ulama Sunni ini mengeluarkan FATWA bahwa Kaum Syiah adalah orang2 yang murtad dan yang kafir; sehingga banyak muslim dari Kaum Sunni yang meledakan bom bunuh diri untuk membunuh sebanyak mungkin Kaum Syiah. Kaum Sunni masuk ke dalam Masjid yang dimiliki oleh Kaum Syiah kemudian dia bunuh diri dengan meledakan bom.

ALLAH tidak menyukai mereka yang dzolimi (dianiaya); Kaum Syiah telah didzolimi oleh Kaum Sunni. Doa mereka yang didzolimi didengar oleh ALLAH dan dikabulkan segera. Kedzoliman Kaum Sunni terhadap Kaum Syiah telah menyebabkan banyak muslim dari Kaum Sunni yang meninggalkan madhab Ahlul Sunnah dan masuk ke madhab Ahlul Bait (Syiah)

Ketika Imam Khomeni di Iran menggulingkan Khalifah Reza Pehlevi di Iran dan Imam Khomeni mendirikan negara Islam Iran; tidak banyak pengikut madhab Syiah Ithna Asyar (12 Imam). Mereka hanya berpusat di Pekalongan di Jawa Tengah. Pesantren yang dikelola oleh Habib Husian di Pekalongan hanya memiliki tidak lebih dari 10 orang murid.

Kekuatan Kaum Syiah hanya doa kepada ALLAH makin banyak pengikut madhab Ahlul Bait (Syiah) didzolimi makin sering Kaum Syiah di dunia ini berdoa supaya mereka yang mengikuti madhab Ahlul Sunnah menjadi pengikut madhab Syiah.

Perkembangan Kaum Syiah di Indonesia pada tahun 2012 sangat cepat; karena doa mereka yang didzolimi. Sekarang ini tidak hanya Pekalongan yang menjadi pusat Kaum Syiah; tetapi juga Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Banda Aceh, Lampung dll. Kurang lebih 90% sampai 96% pengikut madhab Ithna Asyar (12 Imam) di Indonesia sekarang adalah mantan pengikut madhab Ahlul Sunnah Wal Jamaah.

Jika para pembaca ingin melihat perkembangan madhab Ithna Asyar (12 Imam) di  Afrika, di Mesir, di Maroko, di Kuwait, dan di negara2 Arab Sunni yang lain bukalah YOUTUBE ketik Syiah in Maroko, Syiah in Kuwait, Syiah in Afrika dan seterusnya. Padahal madhab Ithna Asyar (12 Imam) hanya diajarkan kepada kelompok sendiri atau keluarga sendiri; karena Taqiyyah (menyembunyikan Iman) supaya bisa menghidari bahaya dari Kaum Sunni.

Makin banyak kebohongan tentang Kaum Syiah yang sengaja dikarang oleh Ulama Sunni tertentu yang tidak bertangung-jawab; makin besar kebencian dan permusuhan Kaum Sunni kepada Kaum Syiah; sehingga Masjid2, Madrasah2, Rumah Sakit 2X, Markaz Partai Politik 2X yang dimiliki dan yang dikelola oleh Kaum Syiah sengaja dihancurkan oleh Kaum Sunni.

Kaum Sunni yang sengaja melakukan bunuh diri di dalam Masjid2, Madrasah2 dll yang dimiliki oleh Kaum Syiah; hanya bermaksut untuk memusnahkan Kaum Syiah dari muka bumi ini.

Padalah ALLAH tidak suka melihat mereka yang merusak di muka bumi; akibatnya Kaum Syiah didzolimi (dianiaya) oleh Kaum Sunni; akibatnya bertambah banyak muslim yang meninggalkan madhab Ahlul Sunnah dan pindah untuk mengikuti madhab Ahlul Bait (Syiah).

Jika anda tidak percaya kepada saya; lihatlah di YOUTUBE ketik Syiah in Maroko, Syiah in Malaysia, Syiah in Egypt, Syiah in Africa dan seterusnya.

ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR

Surat terbukan ini ditulis oleh mantan pengikut madhab Ahlul Sunnah yang sudah pindah ke madhab Ahlul Bait (Syiah).
« Edit Terakhir: 31 Januari 2012, 10:49:27 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline jendral.buncit

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 883
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 31 Januari 2012, 00:24:13 »
bukan takut sama syiah tapi berhati-hati..sama dengan melihat anjing galak..mesti berhati-hati bukan berarti takut cuma seperti anjing kok...
membangun keimanan dari cerita bohong hanya menghasilkan kebodohan

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 31 Januari 2012, 10:47:44 »
bukan takut sama syiah tapi berhati-hati..sama dengan melihat anjing galak..mesti berhati-hati bukan berarti takut cuma seperti anjing kok...

Kepada JENDRAL BUNCIT yang pintar dan yang terhormat

Benar 100% dan setuju 100% berhati-hatilah kepada Aqidah Syiah; periksalah dengan sangat teliti Aqidah Syiah;

sehingga antum mempelajari Aqidah Islam berdasarkan madhab Ahlul Bait (Syiah) dari Ulama Syiah; supaya antum bisa mengerti ajaran Islam yang asli;

bukan mudah dibodohi dan sering dibohongi oleh kebohongan2 tentang Aqidah Syiah yang sengaja disebarkan oleh mereka yang tidak bertanggung-jawab.

Ulama Sunni ketakutan Aqidah Syiah menyebar; sehingga kebohongan2 tentang Kaum Syiah sengaja disebarkan terus-menerus di antara ummat Islam supaya tidak ada yang tertarik kepada Aqidah Syiah. Kebohongan2 tentang Aqidah Syiah tersebut mengakibatkan orang2 tertentu menganiaya (mendzolim) Kaum Syiah. Doa mereka yang dianiaya (dizolimi) dikabulkan langsung oleh ALLAH.

Ketika Kaum Syiah didzolimi (dianiaya)  kaum Syiah selalu berdoa supaya Kaum Sunni dimaafkan karena mereka tidak mengerti apa yang sedang mereka kerjakan, dan mendoakan supaya Kaum Sunni segera diberikan petunjuk supaya mengikuti Aqidah madhab Ahlul Bait (Syiah).

Akibatnya perkembangan pengikut madhab Ahlul Bait (Syiah) terutama madhab Ithna Asyar (12 Imam) berkembang dengan cepat lihat YOUTUBE ketik Syiah in Africa, Syiah in Maroko dll
« Edit Terakhir: 31 Januari 2012, 11:14:54 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline dpr

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 433
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 01 Februari 2012, 11:40:03 »
kepada muhammad abdullah yg pintar dan terhormat

kenapa Ali bin abi tholib menamakan anaknya dgn abu bakar, umar, ,dan  utsman? kenapa anda membangkang perintah Ali bin abi tholib? tanya kenapa ?

cek http://id.wikipedia.org/wiki/Keturunan_Ali_bin_Abi_Thalib

Offline Kang_Asepr

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 979
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 01 Februari 2012, 14:32:52 »
Kutip
JAKARTA (voa-islam.com) — Bela sekte Syi’ah sebagai aliran tak sesat, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj dituding ulama Jatim sebagai makhluk yang lebih jelek dan lebih berbahaya daripada Syi’ah.

mulanya dikatakan, syiah itu lebih berbahaya dari yahudi dan nasrani. katanya.

kemudian, karena membela syiah lalu disebut lebih berbahaya dari syiah :

Kutip
Bela sekte Syi’ah sebagai aliran tak sesat, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj dituding ulama Jatim sebagai makhluk yang lebih jelek dan lebih berbahaya daripada Syi’ah.

Bagaimana si Cepot membela Said Aqil? maka pastilah si cepot dikatakan, lebih berbahaya dari pada Said Aqil. Kalau Jojon membela si Cepot, maka pastilah si Jojon lebih berbahaya dari pada si cepot.

uh ... logika orang kok bisa jungkir balik begitu ya?
Komunitas Para Pemikir - http://logika.16mb.com/

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 01 Februari 2012, 15:49:43 »
kepada muhammad abdullah yg pintar dan terhormat

kenapa Ali bin abi tholib menamakan anaknya dgn abu bakar, umar, ,dan  utsman? kenapa anda membangkang perintah Ali bin abi tholib? tanya kenapa ?

cek http://id.wikipedia.org/wiki/Keturunan_Ali_bin_Abi_Thalib

Kepada DPR yang pintar dan yang terhormat

Buku2 Sejarah Indonesia ketika President Soeharto berkuasa banyak kesalahan; karena buku2 sejarah tersebut dibuat untuk kepentingan orba; sehingga tidak berdasarkan fakta kebenaran. Setelah President Soeharto berhenti maka semua buku2 sejarah Indonesia harus direvisi, diperbaiki, ditambah, dikurangi, diganti dll

Buku2 sejarah yang ditulis oleh Ulama Sunni dan Ulama Syiah banyak kesalahan; karena manusia tidak sempurna misalnya Ulama Sunni yang menulis bahwa Rasulullah (seorang kakek dari Hasan, Husain dan Zainab) menikahi Aisyah yang baru berumur 9 tahun; sehingga sekarang nabi Muhammad menjadi bahan penghinaan musuh2 Islam (Yahudi, Nasrani, Fasiq, Munafiq dll). Banyak Ulama Syiah yang percaya bahwa Aisyah sudah berumur 19 ketika dia dinikahi oleh Nabi Muhammad.

Begitu juga nama anak anak Ali ibn Abu Tholib bukan Abu Bakr, Umar dan Uthman; tetapi nama anak anak Ali ibn Abu Tholib adalah Hasan, Husian, Zainab dari Fatimah binti Muhammad. Muhammad ibn Hanafiyyah adalah nama anak Ali ibn Abu Tholib yang lain dari istri yang lain

Banyak kebohongan lain yang sengaja dikarang oleh Kaum Sunni terhadap kaum Syiah. Beberapa contoh kebohongan lain misalnya

1. Kaum Syiah menyembah Ali ibn Abu Tholib

2. Kaum Syiah adalah orang2 Yahudi yang dipelopori oleh Abdullah ibn Saba

3. Kaum Syiah memiliki AlQuran yang berbeda dengan AlQuran yang dimiliki oleh Kaum Sunni

4. Kaum Syiah menghalalkan zina melalui pernikahan

5. Kaum Syiah membenci para sahabat

6. Ali ibn Abu Tholib memberikan nama untuk anak-anaknya Abu Bakr, Umar ibn Khattab, dan Uthman ibn Affan

7. masih banyak kebohongan2 tentang Kaum Syiah yang sangaja disebarkan oleh mereka yang tidak mengerti Islam untuk menimbulkan kebencian dan permusuhan kepada Kaum Syiah.

Saya pribadi sudah penat (lelah, capai dll) melihat Ulama Sunni tertentu yang rajin mengarang kebohongan2 tentang Kaum Syiah; sehingga saya meninggalkan madhab Ahlul Sunnah (Imam Syafii) dan masuk ke dalam madhab Ahlul Bait (Syiah);

karena madhab Ahlul Bait (Syiah) menyebarkan kasih sayang, cinta kasih, kejujuran dan keadilan sesama orang yang beriman; tidak seperti madhab Ahlul Sunnah yang menyebarkan kecuriagaan, kebencian dan permusuhan kepada kaum Syiah
« Edit Terakhir: 01 Februari 2012, 17:54:50 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline dpr

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 433
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 01 Februari 2012, 17:09:54 »
Kepada DPR yang pintar dan yang terhormat

Buku2 Sejarah Indonesia ketika President Soeharto berkuasa banyak kesalahan; karena buku2 sejarah tersebut dibuat untuk kepentingan orba; sehingga tidak berdasarkan fakta kebenaran. Setelah President Soeharto berhenti maka semua buku2 sejarah Indonesia harus direvisi, diperbaiki, ditambah, dikurangi, diganti dll

Buku2 sejarah yang ditulis oleh Ulama Sunni dan Ulama Syiah banyak kesalah; karena manusia tidak sempurna misalnya Ulama Sunni yang menulis bahwa Rasulullah (seorang kakek dari Hasan, Husain dan Zainab) menikahi Aisyah yang baru berumur 9 tahun; sehingga sekarang nabi Muhammad menjadi bahan penghinaan musuh2 Islam (Yahudi, Nasrani, Fasiq, Munafiq dll). Banyak Ulama Syiah yang percaya bahwa Aisyah sudah berumur 19 ketika dia dinikahi oleh Nabi Muhammad.

Begitu juga nama anak anak Ali ibn Abu Tholib bukan Abu Bakr, Umar dan Uthman; tetapi nama anak anak Ali ibn Abu Tholib adalah Hasan, Husian, Zainab dari Fatimah binti Muhammad. Muhammad ibn Hanafiyyah adalah nama anak Ali ibn Abu Tholib yang lain dari istri yang lain

Banyak kebohongan lain yang sengaja dikarang oleh Kaum Sunni terhadap kaum Syiah. Beberapa contoh kebohongan lain misalnya

1. Kaum Syiah menyembah Ali ibn Abu Tholib

2. Kaum Syiah adalah orang2 Yahudi yang dipelopori oleh Abdullah ibn Saba

3. Kaum Syiah memiliki AlQuran yang berbeda dengan AlQuran yang dimiliki oleh Kaum Sunni

4. Kaum Syiah menghalalkan zina melalui pernikahan

5. Kaum Syiah membenci para sahabat

6. Ali ibn Abu Tholib memberikan nama untuk anak-anaknya Abu Bakr, Umar ibn Khattab, dan Uthman ibn Affan

7. masih banyak kebohongan2 tentang Kaum Syiah yang sangaja disebarkan oleh mereka yang tidak mengerti Islam untuk menimbulkan kebencian dan permusuhan kepada Kaum Syiah.

Saya pribadi sudah penat (lelah, capai dll) melihat Ulama Sunni tertentu yang rajin mengarang kebohongan2 tentang Kaum Syiah; sehingga saya meninggalkan madhab Ahlul Sunnah (Imam Syafii) dan masuk ke dalam madhab Ahlul Bait (Syiah);

karena madhab Ahlul Bait (Syiah) menyebarkan kasih sayang, cinta kasih, kejujuran dan keadilan sesama orang yang beriman; tidak seperti madhab Ahlul Sunnah yang menyebarkan kecuriagaan, kebencian dan permusuhan kepada kaum Syiah

waduh, ilmumu  "berdusta bagian dari iman" dikeluarkan nih

apa hubungannya suharto? ahlu sunnah indonesia itu ngambil ilmu dari sumbernya langsung

sudah ma'ruf bahwa anak2 ali bin abi tholib itu ada yg bernama umar. Misalnya Umar bin Ali, hasil pernikahan ali bin abi tholib dgn  Ummu Banin binti Hizam

Ali bin abi tholib  aja mengidolakan Umar bin khotob, anehnya orang2 yg mengaku pengikut Ali malah mencaci maki umar bin khotob
« Edit Terakhir: 01 Februari 2012, 17:24:08 oleh dpr »

Offline keumatan

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 120
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #11 pada: 01 Februari 2012, 17:36:39 »
Ya jelas lebh bahaya dari syiah lah ..

Kalo org ngaku syiah kan udah ketauan, berarti sikap juga udah jelas,
 tapi ada yg ngaku sunni tapi perilaku kayak syiah bahkan menjadi pembela syiah, bukankah harus lebih hati2? inilah bahayanya

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #12 pada: 01 Februari 2012, 17:50:08 »
waduh, ilmumu  "berdusta bagian dari iman" dikeluarkan nih

apa hubungannya suharto? ahlu sunnah indonesia itu ngambil ilmu dari sumbernya langsung

sudah ma'ruf bahwa anak2 ali bin abi tholib itu ada yg bernama umar. Misalnya Umar bin Ali, hasil pernikahan ali bin abi tholib dgn  Ummu Banin binti Hizam

Ali bin abi tholib  aja mengidolakan Umar bin khotob, anehnya orang2 yg mengaku pengikut Ali malah mencaci maki umar bin khotob


Anak anak Ali ibn Abu Tholib bernama Hasan, Husian, Zainab, Muhammad ibn Hanafiyyah bukan bernama Abu Bakr, Umar, Uthman dll. Jika benar ada anak anak Ali ibn Abu Tholib yang bernama Abu Bakr, Umar dan Uthaman; maka Kaum Syiah akan menghormati mereka; tidak ada masalah dengan Abu Bakr, Umar, Uthman dll untuk Kaum Syiah

Berhati-hatilah baca buku sejarah Syiah yang ditulis oleh Kaum Sunni; karena tidak semua benar di dalam buku2 sejarah tersebut; apalagi penulis buku sejarah tersebut adalah orang2 yang membenci Kaum Syiah; sehingga banyak kebohongan tentang Kaum Syiah karena penulisnya ingin menghilangkan Kaum Syiah dari muka bumi ini. CHEK & RECHEK

Sejarah Indonesia bisa dipalsukan ketika ORBA berkuasa padahal masih banyak saksi mata sejarah yang masih hidub; apalagi sejarah Islam 1400 tahun yang lalu; karena semua saksi mata telah lama wafat; sehingga sangat mudah memalsukan sejarah Islam terutama memalsukan sejarah tentang Aqidah Syiah atau tentang Kaum Syiah.

Saya percaya bahwa Ulama Sunni dan Ulama Syiah sama sama membuat kesalahan ketika mereka menulis buku2 sejarah. Sejarah bukan ilmu pasti maka para mahasiswa yang mengambil jurusan sejarah rajin melakukan perguaman (perdebatan) untuk mencari kebenaran yang lebih baik dan lebih netral misalnya orang2 Belanda menuduh para pejuang sebagai kejahatan terorist; tetapi orang2 Indonesia mengagumi para pejugang sebagai pahlawan kemerdekaan.

Siapa yang benar; orang2 Belanda atau orang2 Indonesia?
« Edit Terakhir: 01 Februari 2012, 18:31:08 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline keumatan

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 120
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #13 pada: 01 Februari 2012, 17:57:28 »
Fatwa Imam Islam utk agama rafidhah ..

قال أبو حاتم الرازي سمعت يونس بن عبد الأعلى يقول قال أشهب بن عبد العزيز سئل مالك عن الرافضة فقال لا تكلمهم ولا ترو عنهم فإنهم يكذبون وقال أبو حاتم حدثنا حرملة قال سمعت الشافعي يقول لم أر أحدا أشهد بالزور من الرافضة

Berkata Abu Hatim Ar Razi: Aku mendengar Yunus bin Abdul A'la berkata: Berkata Asyhab bin Abdul Aziz: "Imam Malik ditanya tentang Ar rafidhah." Beliau menjawab: "Jangan berbicara dengan mereka dan jangan meriwayatkan hadits dari mereka, karena mereka adalah para pendusta."

Abu Hatim berkata: berkata kpd kami Harmalah, katanya: Aku mendengar Imam Asy Syafi'i berkata: "AKu belum pernah melihat seorang pun yang paling dusta kesaksiannya dibanding rafidhah."


(Al khulashah fi Bayan Ra'yi Syaikhil Islam, Hal.  38)

Offline dpr

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 433
    • Lihat Profil
« Jawab #14 pada: 01 Februari 2012, 20:20:56 »
Jika benar ada anak anak Ali ibn Abu Tholib yang bernama Abu Bakr, Umar dan Uthaman; maka Kaum Syiah akan menghormati mereka; tidak ada masalah dengan Abu Bakr, Umar, Uthman dll untuk Kaum Syiah



lalu terus kenapa syiah tidak hormati umar bin khotob? padahal anaknya ali ada yg bernama umar.

(sy tahu di syiah ente diajarin, kalo terdesak dlm berdebat, ingkari fakta yg ada )

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #15 pada: 02 Februari 2012, 07:49:12 »
lalu terus kenapa syiah tidak hormati umar bin khotob? padahal anaknya ali ada yg bernama umar.

(sy tahu di syiah ente diajarin, kalo terdesak dlm berdebat, ingkari fakta yg ada )

Kepada DPR yang pintar dan yang terhormat,

ALQURAN 25:37
Kami jadikan mereka (orang orang terdahulu) sebagai pelajaran untuk manusia

Kaum Syiah percaya bahwa Abu Bark, Umar ibn Khattab dan Uthman ibn Affan adalah orang2 beriman (muslim) yang sangat berjasa membantu Rasulullah menyebarkan agama Islam. Abu Bakr, Umar ibn Khattab dan Uthman ibn Affan juga orang2 yang jujur dan hebat.

Kaum Syiah juga percaya bahwa semua manusia termasuk semua sahabat bisa melakukan kebaikan2 (kejahatan2) karena nafsu manusia sendiri; dan karena Iblis dan Setan selalu menggoda manusia.

Kesalahan2 mereka dijadikan pelajaran dan Hikmah untuk kaum Syiah; supaya Kaum Syiah tidak mengulangi kesalahan2 yang sama. Kita tahu bahwa sejarah Islam yang paling hitam terjadi setelah Rasulullah wafat; karena para sahabat saling membunuh untuk memperebutkan kekuasaan misalnya perang Riddah, perang Yamamah dan perang perang lainnya.

PRIBAHASA INDONESIA

Binatang tidak akan jatuh ke dalam lubang yang sama untuk kedua kalinya.

ARTINYA

Kaum Syiah tidak mau melakukan kesalahan2 yang sama; karena Kaum Syiah wajib takut kepada ALLAH; sehingga Kaum Syiah tidak mau disiksa oleh ALLAH di dunia ini dan di akhirat nanti.

SYIRIK (dosa terbesar yang tidak akan diampuni oleh ALLAH) adalah bagian dari Aqidah Kaum Sunni; sehingga Kaum Sunni menyamakan para sahabat dengan ALLAH. Kaum Sunni percaya bahwa para sahabat tidak mungkin membuat kesalahan; padahal hanya ALLAH yang tidak bisa membuat kesalahan; karena ALLAH adalah Tuhan yang maha sempurna.

Kaum Sunni percaya bahwa para sahabat adalah ummat Islam yang terbaik di dunia ini. Akibatnya Kaum Sunni tidak akan pernah bisa mengambil pelajaran atau hikmah dari kesalahan2 yang dilakukan oleh para sahabat setelah Rasulullah wafat; karena Kaum Sunni suka mengkultuskan para sahabat.

Kaum Syiah percaya bahwa ummat Islam terbaik adalah mereka yang paling bertaqwa dan paling berilmu; ummat Islam terbaik bukan berdasarkan persahabat dengan nabi; karena nabi Muhammad juga bersahabat dengan orang2 kafir, orang2 Musyrik dan orang2 Munafiq.

« Edit Terakhir: 02 Februari 2012, 07:56:08 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline sholawat

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2009
  • Tulisan: 1.132
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 02 Februari 2012, 22:17:01 »
^
ngalor ngidul tetap aja, mau ngatain semua sahabat adalah munafik karena dianggap tidak menjalankap perintah Rasulullah....yg munafik para sahabat atau ente sih om
:jaim: :jaim:

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #17 pada: 03 Februari 2012, 08:36:56 »
^
ngalor ngidul tetap aja, mau ngatain semua sahabat adalah munafik karena dianggap tidak menjalankap perintah Rasulullah....yg munafik para sahabat atau ente sih om
:jaim: :jaim:

Kepada SHOLAWAT yang pintar dan yang terhormat,

Ha ha ha Kebencian dan permusuhan anda kepada Kaum Syiah telah menghalangi anda mengerti Islam dengan baik dan benar ha ha ha  ;D

Saya sudah menyarankan anda untuk belajar bahasa Arab, membaca AlQuran berulang-ulang dengan teliti dan memebaca Ahadith yang tertulis di dalam Kutub Sihah Sittah (Bukhari, Muslim, Tarmidizi, Ibn Majah, Abu Dawud dan Nasaii) tetapi anda malas membaca AlQuran dan Hadith dengan teliti sehingga anda tidak mengerti Islam dengan baik dan benar.

Rasulullah adalah contoh terbaik untuk ummat Islam; Rasulullah bersahabat kepada semua manusia. Rasulullah bersahabat dengan mereka yang bernar2 beriman (muslim), bersahabat dengan mereka yang berpura-pura beriman dan bersahabat dengan orang2 Kafir. ALLAH mengatakan bahwa banyak sahabat tertentu di Madinah yang MUNAFIQ.

ALQURAN 9:101
di antara orang2 Arab Badui di sekeliling kamu (Muhammad) banyak orang Munafiq; dan banyak juga di antara penduduk Madinah. Mereka keterlaluan di dalam kemunafiqkannya. Kamu tidak mengetahui mereka tetapi kami mengetahui mereka. Kami akan siksa mereka dengan siksaan 2X lebih keras

Masih banyak ayat tentang orang2 Munafiq di dalam AlQuran. Nabi Muhammad bersahabat dengan orang2 Munafiq dan juga bersahabat dengan orang2 Kafir.

SHOHIH BUKHARI, Kitab 60 no 428 & 430
Jabir ibn Abdullah melaporkan bahwa Umar ibn Khattab hendak membunuh orang2 Munafiq (di Madinah); tetapi Rasulullah melarangnya dan berkata: "Janganlah kamu bunuh mereka karena saya tidak mau orang2 lain berfikir bahwa saya membunuh sahabat-sahabatku sendiri!"

ALQURAN 81:22
dan sahabat kamu (Muhammad) bukan orang gila

ALQURAN 53:2
dan sahabat kamu (Muhammad) bukan orang sesat dan salah

Orang2 Kafir dan orang2 Munafiq yang merupakan para sahabat Rasulullah berkata bahwa Nabi Muhammad adalah orang gila, orang sesat dan orang yang salah
« Edit Terakhir: 03 Februari 2012, 16:31:12 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline dpr

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 433
    • Lihat Profil
« Jawab #18 pada: 03 Februari 2012, 11:17:36 »
uups salah kamar
« Edit Terakhir: 03 Februari 2012, 11:23:21 oleh dpr »

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #19 pada: 04 Februari 2012, 07:38:51 »
Kepada para pembaca yang pintar dan yang terhormat,

Assalamualaikum.


Ulama Syiah mewajibkan Kaum Syiah untuk takut kepada ALLAH; tetapi Ulama Sunni tertentu menyarankan untuk takut kepada Kaum Syiah karena kaum Syiah adalah orang2 yang sesat dan menyesatkan.

Prof DR Said Aqil Siroj adalah orang yang pintar dan yang bijaksana; sehingga dia tidak berani mengkafirkan Kaum Syiah; karena ALLAH yang bisa mengkafirkan manusia. Ketakutan kepada Kaum Syiah yang tidak masuk akal ini adalah bukti kuat bahwa SYIRIK (dosa besar yang tidak akan diampuni oleh ALLAH) adalah bagian dari kepercayaan Kaum Sunni.

Walaupun tidak semua; tetapi beberapa Ulama Sunni rajin mengarang kebohongan2 tentang Kaum Syiah; akibat kebohongan2 tersebut banyak muslim dari Kaum Sunni yang takut kepada Kaum Syiah; padahal semua muslim hanya boleh takut kepada ALLAH.

Kemudian minoritas Ulama Sunni ini mengeluarkan FATWA bahwa Kaum Syiah adalah orang2 yang murtad dan yang kafir; sehingga banyak muslim dari Kaum Sunni yang meledakan bom bunuh diri untuk membunuh sebanyak mungkin Kaum Syiah. Kaum Sunni masuk ke dalam Masjid yang dimiliki oleh Kaum Syiah kemudian dia bunuh diri dengan meledakan bom.

ALLAH tidak menyukai mereka yang dzolimi (dianiaya); Kaum Syiah telah didzolimi oleh Kaum Sunni. Doa mereka yang didzolimi didengar oleh ALLAH dan dikabulkan segera. Kedzoliman Kaum Sunni terhadap Kaum Syiah telah menyebabkan banyak muslim dari Kaum Sunni yang meninggalkan madhab Ahlul Sunnah dan masuk ke madhab Ahlul Bait (Syiah)

Ketika Imam Khomeni di Iran menggulingkan Khalifah Reza Pehlevi di Iran dan Imam Khomeni mendirikan negara Islam Iran; tidak banyak pengikut madhab Syiah Ithna Asyar (12 Imam). Mereka hanya berpusat di Pekalongan di Jawa Tengah. Pesantren yang dikelola oleh Habib Husian di Pekalongan hanya memiliki tidak lebih dari 10 orang murid.

Kekuatan Kaum Syiah hanya doa kepada ALLAH makin banyak pengikut madhab Ahlul Bait (Syiah) didzolimi makin sering Kaum Syiah di dunia ini berdoa supaya mereka yang mengikuti madhab Ahlul Sunnah menjadi pengikut madhab Syiah.

Perkembangan Kaum Syiah di Indonesia pada tahun 2012 sangat cepat; karena doa mereka yang didzolimi. Sekarang ini tidak hanya Pekalongan yang menjadi pusat Kaum Syiah; tetapi juga Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Banda Aceh, Lampung dll. Kurang lebih 90% sampai 96% pengikut madhab Ithna Asyar (12 Imam) di Indonesia sekarang adalah mantan pengikut madhab Ahlul Sunnah Wal Jamaah.

Jika para pembaca ingin melihat perkembangan madhab Ithna Asyar (12 Imam) di  Afrika, di Mesir, di Maroko, di Kuwait, dan di negara2 Arab Sunni yang lain bukalah YOUTUBE ketik Syiah in Maroko, Syiah in Kuwait, Syiah in Afrika dan seterusnya. Padahal madhab Ithna Asyar (12 Imam) hanya diajarkan kepada kelompok sendiri atau keluarga sendiri; karena Taqiyyah (menyembunyikan Iman) supaya bisa menghidari bahaya dari Kaum Sunni.

Makin banyak kebohongan tentang Kaum Syiah yang sengaja dikarang oleh Ulama Sunni tertentu yang tidak bertangung-jawab; makin besar kebencian dan permusuhan Kaum Sunni kepada Kaum Syiah; sehingga Masjid2, Madrasah2, Rumah Sakit 2X, Markaz Partai Politik 2X yang dimiliki dan yang dikelola oleh Kaum Syiah sengaja dihancurkan oleh Kaum Sunni.

Kaum Sunni yang sengaja melakukan bunuh diri di dalam Masjid2, Madrasah2 dll yang dimiliki oleh Kaum Syiah; hanya bermaksut untuk memusnahkan Kaum Syiah dari muka bumi ini.

Padalah ALLAH tidak suka melihat mereka yang merusak di muka bumi; akibatnya Kaum Syiah didzolimi (dianiaya) oleh Kaum Sunni; akibatnya bertambah banyak muslim yang meninggalkan madhab Ahlul Sunnah dan pindah untuk mengikuti madhab Ahlul Bait (Syiah).

Jika anda tidak percaya kepada saya; lihatlah di YOUTUBE ketik Syiah in Maroko, Syiah in Malaysia, Syiah in Egypt, Syiah in Africa dan seterusnya.

ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR

Surat terbukan ini ditulis oleh mantan pengikut madhab Ahlul Sunnah yang sudah pindah ke madhab Ahlul Bait (Syiah).
[/quote]
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.