Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Penulis Topik: Doktrin tabdi-tahrim wahabi muIai bikin resah  (Dibaca 3227 kali)


Offline shafiq

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 1.543
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #60 pada: 31 Januari 2012, 00:24:50 »
"Perumpamaan orang yang mengingat Rabbnya dengan orang yang tidak mengingat Rabbnya seperti orang yang hidup dengan yang mati" (H.R. Bukhari 5928).

Offline jendral.buncit

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 883
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #61 pada: 31 Januari 2012, 00:28:38 »
Kapan batalnya ?
kalau memiliki keyakinan seperti keyakinan umat hindu...bahwa roh masih gentayangan selama 40 hari di rumah dsb...
membangun keimanan dari cerita bohong hanya menghasilkan kebodohan

Offline shafiq

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 1.543
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #62 pada: 31 Januari 2012, 00:47:03 »
kalau memiliki keyakinan seperti keyakinan umat hindu...bahwa roh masih gentayangan selama 40 hari di rumah dsb...
kok bisa tahu hal tsb membatalkan syahadat, memang yg membatalkan syahadat apa saja ?
"Perumpamaan orang yang mengingat Rabbnya dengan orang yang tidak mengingat Rabbnya seperti orang yang hidup dengan yang mati" (H.R. Bukhari 5928).

Offline jendral.buncit

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 883
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #63 pada: 31 Januari 2012, 01:30:09 »
kok bisa tahu hal tsb membatalkan syahadat, memang yg membatalkan syahadat apa saja ?

meyakini hal-hal ghaib yang tidak di dukung oleh Alquran dan sunnah...apalagi keyakinan gaib tersebut datangnya dari ajaran pagan seperti hindu... itu salah satu pembatal syahadat..yang lainnya banyak...
membangun keimanan dari cerita bohong hanya menghasilkan kebodohan

Offline shafiq

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 1.543
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #64 pada: 31 Januari 2012, 06:14:40 »
meyakini hal-hal ghaib yang tidak di dukung oleh Alquran dan sunnah...apalagi keyakinan gaib tersebut datangnya dari ajaran pagan seperti hindu... itu salah satu pembatal syahadat..yang lainnya banyak...
Itu kan kata kepala nt pengetahuan nt sepihak,  mana dasar dalilnya hal tsb membatalkan syahadat atau keislaman seseorang ?
"Perumpamaan orang yang mengingat Rabbnya dengan orang yang tidak mengingat Rabbnya seperti orang yang hidup dengan yang mati" (H.R. Bukhari 5928).

Offline marjuki

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2012
  • Tulisan: 119
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #65 pada: 01 Februari 2012, 16:18:33 »
MARJUKI

populasi manusia sekitar 5 milyard.

populasi muslim sekitar 1 milyard.

maka benar, sebagian besar manusia (4 m) adalah non muslim yg tersesat.

lha kalo sebagian besar kaum muslimin (sawadul adzom) sudah dijamin oleh hadis Nabi senantiasa dlm kebenaran tdk akan sesat.

Kalo muktazilah, tetap kelompok minoritas hanya saja kebetulan didukung penguasa yg represif.

Memahami gitu aja wahabi belepotan, jadi msh menolak atau menerima hadis bahwa sawadul adzom kaum muslimin sll dlm kbnran ?

hmm, mu'tazilah dijaman Imam Ahmad kok dibilang minoritas..ampun deh,

terlepas mau ada hubungan dengan kekuasaan atau enggak yang jelas mayoritas mu'tazilah yang ada di Istana dan skeitarnya menguasai zaman tersebut.

hadits sawadul adzom itu bener bos, tapi gak mesti yang banyak itu pasti bener, kalau emang bener ya bener, kalau emang salah ya salah...

udah pernah baca hadits Nabi yg 73 golongan belom?...1 masuk sorga, 72 masuk neraka

itu yang mayoritas yang 1 atau 72 ya?... :hihi: kalau ampe blepotan ngitungnya sih ampun deh

Offline k3nj1

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2009
  • Tulisan: 3.487
    • Lihat Profil
« Jawab #66 pada: 01 Februari 2012, 22:41:53 »
hmm, mu'tazilah dijaman Imam Ahmad kok dibilang minoritas..ampun deh,
emang minoritas, hanya saja didukung penguasa.

Kutip
terlepas mau ada hubungan dengan kekuasaan atau enggak yang jelas mayoritas mu'tazilah yang ada di Istana dan skeitarnya menguasai zaman tersebut.
yoi sebatas menghegemoni istana, tapi diIuar istana ahIus sunnah waI jamaah masih mayoritas.

Kutip
hadits sawadul adzom itu bener bos, tapi gak mesti yang banyak itu pasti bener, kalau emang bener ya bener, kalau emang salah ya salah...
anda ini kontradiksi, awaInya biIang hadis sawaduI adzom bener yg esensinya mayoritas kaum musIimin senantiasa daIam kebenaran.

tapi akhirnya biIang gak mesti yang banyak itu pasti bener.
premise yg kontradiksi jeIas tidak berniIai iImu, hanya sampah.

Kutip
udah pernah baca hadits Nabi yg 73 golongan belom?...1 masuk sorga, 72 masuk neraka

itu yang mayoritas yang 1 atau 72 ya?... :hihi: kalau ampe blepotan ngitungnya sih ampun deh
yg 1 goIongan mayoritas, yg 72 goiongan minoritas

iIustrasinya kuaIitatifnya :
- syiah : penduduk iran = 60 jt
- wahabi ; penduduk saudi = 40 jt
- 70 goI yg Iain = 100 jt

- ahIus sunnah waI jamaah = 800 jt <----- masih mayoritas.
« Edit Terakhir: 01 Februari 2012, 22:53:14 oleh k3nj1 »

Offline Ridwan Afandy

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2011
  • Tulisan: 158
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer Official account and no other account.
    • Lihat Profil
    • Timeline Blog
« Jawab #67 pada: 02 Februari 2012, 00:53:33 »
Maaf bro... saya pernah di toko buku besar ternama di jakarta menemukan buku dengan judul:
Kutip
Firqotun Najiyah, Thoifatul Manshuroh.
Berhubung kagak tau bahasa arab, Apa ya artinya dan maksudnya? terima kasih.
Buah kelapa diminum airnya. Enak rasanya pelepas dahaga. Jangan ada dusta diantara kita. Maaf diucap jika terdapat salah kata.
CMIIW :bercanda:

Offline Kang_Asepr

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 979
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #68 pada: 02 Februari 2012, 11:49:06 »
Kutip dari: k3nj1
yg 1 goIongan mayoritas, yg 72 goiongan minoritas

iIustrasinya kuaIitatifnya :
- syiah : penduduk iran = 60 jt
- wahabi ; penduduk saudi = 40 jt
- 70 goI yg Iain = 100 jt

- ahIus sunnah waI jamaah = 800 jt <----- masih mayoritas.

Jadi, jika kelak wahabi menjadi mayoritas, maka wahabi itulah kelompok yang benar. begitu Ya?

O ya. pastinya dikatakan bahwa wahabi atau syiah, mustahil menajdi mayoritas. sebab nabi telah bersabda, "Umatku tidak akan bermufakat dalam kesesatan(........)". begitu ya?

oleh karena itu, kelompok mayoritas itu adalah kelompok yang mustahil bermufakat dalam kesesatan. begitu ya?

kenapa kelompok itu mustahil bermufakat dalam kesesatan? karena kelompok itu adalah "umat muhammad".
Apa cirinya umat muhammad? jumlahnya paling banyak dibanding jumlah kelompok lainnya.
mengapa umat muhammad mesti jumlahnya paling banyak? karena "yadullahi ma`al jamaah".

begitu ya?
Komunitas Para Pemikir - http://logika.16mb.com/

Offline marjuki

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2012
  • Tulisan: 119
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #69 pada: 02 Februari 2012, 16:37:02 »
emang minoritas, hanya saja didukung penguasa.
yoi sebatas menghegemoni istana, tapi diIuar istana ahIus sunnah waI jamaah masih mayoritas.
Udah sensus? atau ngarang doang bos?

Kutip
anda ini kontradiksi, awaInya biIang hadis sawaduI adzom bener yg esensinya mayoritas kaum musIimin senantiasa daIam kebenaran.

tapi akhirnya biIang gak mesti yang banyak itu pasti bener.
premise yg kontradiksi jeIas tidak berniIai iImu, hanya sampah.
yg 1 goIongan mayoritas, yg 72 goiongan minoritas

iIustrasinya kuaIitatifnya :
- syiah : penduduk iran = 60 jt
- wahabi ; penduduk saudi = 40 jt
- 70 goI yg Iain = 100 jt

- ahIus sunnah waI jamaah = 800 jt <----- masih mayoritas.
hihihi, ya ya ya..ilustrasi mengarang indah ya...hihihi

kalau mau hitung ngarang gitu, dan pakai hitung-hitungan seperti yg anda pakai berarti yang ngaku Ahlu Sunnah Wal Jama'ah itu dipastikan mengidap penyakit cinta dunia dan takut mati (wahn)..hihihi

pantes aja Islam gak bisa berjaya di dunia saat ini, Mayoritas yang ngakunya  Ahlu Sunnah Wal Jama'ahnya pada Cinta Dunia dan Takut mati sih...hihiihi
« Edit Terakhir: 02 Februari 2012, 17:51:53 oleh marjuki »

Offline ^HeHeHe^

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 12.078
  • BOIKOT ADALAH JIHADKU!
    • Lihat Profil
« Jawab #70 pada: 03 Februari 2012, 04:11:20 »
Apa yang selalu yakini adalah:
"Dan tidaklah gelap itu menambahkan kepada cahaya selain bertambahlah benderangnya".

Dan insya Allah ini semakin menunjukkan kenyataannya.  Walaupun begitu keukeuh mereka, insya Allah agama Allah itu akan dibersihkan sebersih-bersih sesuai petunjuk Allah azza wajalla.

Yang bisa kita pertanyakan, apakah mereka menolak karena merasa kebenaran berada di pihak mereka atau takut berkurangnya pengikut, massa atau anak buah?
Lucu... bagaimana kita MEMPERCAYAI APA KATA KORAN
Namun MEMPERTANYAKAN apa kata Al-QURAN

Offline moslem

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.036
    • Lihat Profil
« Jawab #71 pada: 03 Februari 2012, 05:48:39 »
pantes aja Islam gak bisa berjaya di dunia saat ini, Mayoritas yang ngakunya  Ahlu Sunnah Wal Jama'ahnya pada Cinta Dunia dan Takut mati sih...hihiihi

oh  jadi minoritas ( sawah ), tidak bisa membuat jayanya umat Islam .
Padahal "sawah" merasa paling benar , kok tidak bisa membuat jaya umat Islam.

weleh weleh yang diomongin topik "sesat" ini lari ke jaya ( gubraks ).
ini baca fatihah setiap sholat, jelas engga paham tuh bacaan , kaciaaan deh.

nih tak kash clue : sesat itu orang yang dimurkai.

nah satunya lagi "jalan yang lurus yaitu jalan yang diberi nikmat"
Nah "kejayaan" itu adalah merupakan nikmat.

mengenai kejayaan atau kemenangan itu baca dulu surah Arrrum dan hadis hadis nabi.

lha ini orang engga sesat kok. di kafir kafir in, d bidah bid'ahin, terus tetep berada diwiliayah hukum positif Indonesia, padahal indonesai ini negar bid;ah , kenapa engga secara negara Saudi  atau majlis ulama Saudi bilang aja, Indonesia negara bid'ah , terus negara suka menjalankna yang haram atau Indonesia negara kafir.

Ingat berhukum itu ada ilmunya, berfiqih itu ada ilmunya, segalasesuatu itu ada ilmunya.
kalau enga ada ilmunya namanya ngawur.



Offline marjuki

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2012
  • Tulisan: 119
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #72 pada: 03 Februari 2012, 10:48:26 »
oh  jadi minoritas ( sawah ), tidak bisa membuat jayanya umat Islam .
Padahal "sawah" merasa paling benar , kok tidak bisa membuat jaya umat Islam.

weleh weleh yang diomongin topik "sesat" ini lari ke jaya ( gubraks ).
ini baca fatihah setiap sholat, jelas engga paham tuh bacaan , kaciaaan deh.

nih tak kash clue : sesat itu orang yang dimurkai.

nah satunya lagi "jalan yang lurus yaitu jalan yang diberi nikmat"
Nah "kejayaan" itu adalah merupakan nikmat.

mengenai kejayaan atau kemenangan itu baca dulu surah Arrrum dan hadis hadis nabi.

lha ini orang engga sesat kok. di kafir kafir in, d bidah bid'ahin, terus tetep berada diwiliayah hukum positif Indonesia, padahal indonesai ini negar bid;ah , kenapa engga secara negara Saudi  atau majlis ulama Saudi bilang aja, Indonesia negara bid'ah , terus negara suka menjalankna yang haram atau Indonesia negara kafir.

Ingat berhukum itu ada ilmunya, berfiqih itu ada ilmunya, segalasesuatu itu ada ilmunya.
kalau enga ada ilmunya namanya ngawur.

hmm, tulisan yang emosional mungkin karena tidak sanggup menerima kenyataan bahwa Mayoritas yang ngakunya ahlu sunnah wal jama'ah versi pak kenji itu mengidap penyakit cinta dunia dan takut mati ya

katanya bangga dengan mayoritas, setelah diberikan wasiat nabi bahwa banyak umatnya yang cinta dunia dan takut mati kok seperti enggak terima

sepertinya mulai kurang percaya diri dengan klaim mayoritasnya atau berusaha mengingkari wasiat nabi mengenai keadaan banyak umat beliau yang cinta dunia dan takut mati ya?



Offline shafiq

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 1.543
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #73 pada: 03 Februari 2012, 11:21:17 »
hmm, tulisan yang emosional mungkin karena tidak sanggup menerima kenyataan bahwa Mayoritas yang ngakunya ahlu sunnah wal jama'ah versi pak kenji itu mengidap penyakit cinta dunia dan takut mati ya
Gak boleh mas ngebom masjid, memerangi orang muslim itu kufur.
"Perumpamaan orang yang mengingat Rabbnya dengan orang yang tidak mengingat Rabbnya seperti orang yang hidup dengan yang mati" (H.R. Bukhari 5928).

Offline Kang_Asepr

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 979
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #74 pada: 03 Februari 2012, 13:38:50 »
main stream muslim sekarang ada 3 :
1. ahlus suñnah wal jamaah, termasuk NU
2. Syiah
3. Wahabi

Jadi kalo bukan aswaja, yah wahabi atau syiah.


emang minoritas, hanya saja didukung penguasa.
yoi sebatas menghegemoni istana, tapi diIuar istana ahIus sunnah waI jamaah masih mayoritas.
anda ini kontradiksi, awaInya biIang hadis sawaduI adzom bener yg esensinya mayoritas kaum musIimin senantiasa daIam kebenaran.

tapi akhirnya biIang gak mesti yang banyak itu pasti bener.
premise yg kontradiksi jeIas tidak berniIai iImu, hanya sampah.
yg 1 goIongan mayoritas, yg 72 goiongan minoritas

iIustrasinya kuaIitatifnya :
- syiah : penduduk iran = 60 jt
- wahabi ; penduduk saudi = 40 jt
- 70 goI yg Iain = 100 jt

- ahIus sunnah waI jamaah = 800 jt <----- masih mayoritas.

tampaknya kelompok non syiah non wahabi itu harus dibagi lagi kepada bagian-bagian yang lebih kecil.

kalau Ahmadiyah masuk syiah atau wahabi nih? kalau itu termasuk kepada non syiah dan non wahabi, akan mengurangi populasi aswaja.

Darul arqam, yang menghalalkan pernikahan sesama jenis itu masuk ke kelompok mana?
sepertinya populasi aswaja ini akan dikurnagi oleh oleh kelompok tersebut.

trus kelompok di malasyia yang imamnya mengaku reinkarnasi nabi muhammad itu adalah syiah, wahabi atau apa?

semakin berkurang.

kalau Islam Jamaah yang didirikan oleh Ubaidilah LUbis, itu wahabi, syiah atau Ahmadiyah? jumlah pengikut mereka hampir menyamai anggota NU yang terdaftar. kalau kelompok ini bukan syiah, bukan pula wahabi, tentulah populasi aswaja akan sangat banyak berkurang.
Komunitas Para Pemikir - http://logika.16mb.com/