mudah-mudahan TS bukan termasuk lelaki yang cengeng.
jangan seperti kebanyakan lelaki zaman sekarang, terlalu pilih-pilih dalam memilih pasangan. kalau udah ada yang kepilih, berat amat mau mnyatakan isi hati.
Ada sekumpulan pemuda yang suka nongkrong pinggir jalan. kalau ada perempuan lewat mereka pada cari perhatian dengan berbagai cara. Tapi ada seorang pemuda, namanya Rahmat. Ketika Rahmat lewat di situ dan melihat kawan-kawannya sedang bersorak dan bersiul mencari perhatian perempuan itu, si Rahmat langsung menghadang perempuan itu, dan si Rahmat mengucapkan salam kepada perempuan itu. "Assalamualaikum !"
"Waalaikum salam! " jawab perempuan cantik itu sambil tersenyum manis.
"Bolehkan saya berkenalan dengan anda?" Tanya Rahmat
ternyata perempuan itu menyambut dengan hangat, "Nama saya Susanti!"
"Tampaknya kawan-kawan saya yang sedang pada nongkrong di sana juga ingin berkenalan dengan Anda. Apakah anda mau berkenalan dengan mereka?" tanya Rahmat
"Ya. merekanya suruh ke sini donk!" kata Susanti.
itu adalah gambaran karakteristik pemuda yang banyak maunya, tapi kurang keberaniannya.
Lain lagi dengan si Indra. Dia duduk di bangku kelas 2 SMU. Suatu hari dia membuat surat pernyataan cinta. lalu dia mengcopynya menjadi 100 lembar. Lalu dia bagikan kepada setiap perempuan yang ada disekolahnya. isi dari surat itu adalah "Aku mencintaimu. Apakah kamu juga mencintai aku atau tidak?"
ternyata dari 100 gadis, ada 5 orang gadis yang membalas paket surat cinta dengan jawaban yang serius. salah satu jawaban dari gadis itu adalah "sebenarnya sejak masa Oritentasi dulu, aku sudah naksir kamu." gadis itu kakak kelasnya si Indra.
Lain lagi dengan si Adjat. Di rumahnya dia kedapatan ngamuk-ngamuk. meja kursi pada terbalik. katanya dia kerasukan jin. tapi selidik selidik, si Adjat baru saja diputuskan oleh pacarnya. Dia teriak-teriak "lebih baik aku mati dari pada diputuskan sama si Erna." Demikian sesumbar si Adjat. Seakan dunia selebar daun kelor. ada semilyar gadis cantik di dunia ini. diputusin ma cewek satu, kok pengen mati?
Kalau si Udin tidak sedang mikirn cewek. sehabis lulus sarjana, dia sedang mencari kerja. ada banyak pekerjaan yang ditawarkan padanya, tapi si udin tidak cocok dengan pekerjaan itu. dia ingin bekerja sesuai dengan bidang keahliannya, yaitu bidang teknik mesin, dan dengan gaji yang diharapkannya, yaitu 3 juta rupiah perbulan.
dari kota ke kota si udin mencari kerja. mulai dari Bandung, Semarang, solo, surabaya, dan terakhir di bekasi. di bekasi itulah si Udin dapat pekerjaan sesuai yang diharapkannya. ketika ditanya, "sejauh ini, kamu udah berapa kali melamar kerja, Din?"
"Saya sudah melamar kerja sebanyak 507 kali. dan sebanyak 405 kali saya ditolak. sebanyak seratus kali diterima dengan gaji yang tidak sesuai keinginan saya. dan yang terkhir, yaitu yang ke 507 barulah saya diterima. " Demikian kata si Udin.
coba bandingkan dengan si Ahmad. Dia baru tiga kali melamar ke pabrik. semuanya di tolak. si Ahmad uring-uringan sambil sumpah serapah. "Ah, jaman sekarang, kalo gak ngasih suap uang, gak bisa kerja. beginilah nasib orang miskin. gw muak. gw gak mau ngelamar kerja lagi."
melamar kerja atau melamar cewek, jadi laki-laki harus tangguh. jangan mudah sedih dan jangan cengeng. Lihat dunia yang luas ini, bangun keberanian. soal wajah bukanlah persoalan pokok. banyak laki-laki yang merasa wajahnya jelek, dia minder. gak perlu begitu. ketampanan itu datangnya dari dalam batin, bukan saja dari wajah. percuma ada orang berwajah tampan tapi impoten dan kelakuan kayak bencong. cewek pasti lebih memilih lekaki yang biasa-biasa saja, tapi dengan keberanian yang luar biasa. itu tampak keren di mata perempuan.