Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Penulis Topik: Apakah perbuatan Yang Nabi Tinggalkan dan Para sahabat Tidak laksanakan = haram?  (Dibaca 8310 kali)


Offline k3nj1

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2009
  • Tulisan: 3.487
    • Lihat Profil
« Jawab #285 pada: 27 Februari 2012, 14:01:57 »
itu kan tambahan ente sendiri, pan kaidah LAUQANA HOIRONnya gak ada kata IBADAH.

trus apa kriteria batasan ibadah dng bukan ibadah ?

dan apakah semua ibadah itu makdoh yg rigid kaifiyatnya ?

Offline ^HeHeHe^

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 12.078
  • BOIKOT ADALAH JIHADKU!
    • Lihat Profil
« Jawab #286 pada: 27 Februari 2012, 14:38:24 »
So, siapa yang menghubungkan ngupil dengan "lau kaana khairan"
Kalau ngupil itu bukan sebuah kebaikan, maka kenapa dikaitkan dengan "lau kaana khairan".

Udah tau kan arti dari "lau kaana khairan" ?

Jangan sampai deh diartikan "jika itu sebuah perbuatan.."
Lucu... bagaimana kita MEMPERCAYAI APA KATA KORAN
Namun MEMPERTANYAKAN apa kata Al-QURAN

Offline ^HeHeHe^

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 12.078
  • BOIKOT ADALAH JIHADKU!
    • Lihat Profil
« Jawab #287 pada: 27 Februari 2012, 15:01:07 »
Mungkinkah bagi k3nji
kebaikan bukanlah ibadah?
Lucu... bagaimana kita MEMPERCAYAI APA KATA KORAN
Namun MEMPERTANYAKAN apa kata Al-QURAN

Offline Bimo Bagas

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 1.317
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #288 pada: 27 Februari 2012, 15:06:04 »
gak ada riwayat : nabi, sahabat, saIafus soIeh pernah meIakukan : ngupiI, angop

bagi penganut kaidah "Iauqana hoiron" yg gak pernah diIakukan nabi, sahabat, saIafus soIeh  = haram.

kaIau konsisten, maka hukumnya ngupiI, angop = haram.


 :hihi:    :hihi:     :hihi:


Iki kyai cap opo ... :hihi:

Offline jendral.buncit

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 883
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #289 pada: 27 Februari 2012, 18:54:03 »

 :hihi:    :hihi:     :hihi:


Iki kyai cap opo ... :hihi:

kalau gak cap garpit cap jarcok hahahaha
membangun keimanan dari cerita bohong hanya menghasilkan kebodohan

Offline abu_ghonam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 2.313
  • Lokasi: bandung
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • klik di sini
« Jawab #290 pada: 28 Februari 2012, 00:29:57 »
si kenji tdk berkutik lagi :D he,
naaah ini namanya "menjilati ludah sendiri"  :hihi:
אבא עז

Offline ibnu sabiil

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2006
  • Tulisan: 1.972
    • Lihat Profil
« Jawab #291 pada: 28 Februari 2012, 03:07:30 »
^ kan geromboIan ente yg memperkosa kaidah "Iauqana hoiron" ...
:)

Mungkin itu kaidah anda yang anda ciptakan sendiri tanpa ada asalnya.

Karena yang ada asalnya sesuai ayat QS 46:11 adalah ... لو كان خيرا (lau kaana khoiron ...)


Jangan asal nyebut sesuatu yang anda tidak tau sumbernya. Jika  "Iauqana hoiron" adalah plesetan anda dari kalimat "lau kaana khoiron", maka sungguh anda adalah orang yang paling buruk dalam berjidal.
Mohon koreksi dan ingatkan saya, jika saya keliru ... syukron katsiir

Offline k3nj1

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2009
  • Tulisan: 3.487
    • Lihat Profil
« Jawab #292 pada: 28 Februari 2012, 04:49:03 »
@bocah2 sawah :

Esensi laukana hoiron yg kelen anut kan = semua perkara yg tidak ada riwayat pernah dilakukan nabi sahabat salaf adalah tidak baik, hukumnya haram.

Nah ngupil, angop tdk ada riwayat pernah dilakukan nabi dan salaf.

Kalo kelen konsisten harusnya ngupil, angop hukumnya haram.

tapi sudah maklum kelen GAK KONSISTEN, malah selintutan gazebo.

Lari ke ibadah lah, kebaikan lah, fallacy strawman dsb.

Coba tegesin, apa definisi ibadah ?

Offline k3nj1

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2009
  • Tulisan: 3.487
    • Lihat Profil
« Jawab #293 pada: 28 Februari 2012, 04:52:42 »
btw bocah2 wahabi blm ada yg menjawab yg ini :

itu kan tambahan ente sendiri, pan kaidah LAUQANA HOIRONnya gak ada kata IBADAH.

trus apa kriteria batasan ibadah dng bukan ibadah ?

dan apakah semua ibadah itu makdoh yg rigid kaifiyatnya ?

Offline jendral.buncit

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 883
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #294 pada: 28 Februari 2012, 05:47:07 »
@bocah2 sawah :

Esensi laukana hoiron yg kelen anut kan = semua perkara yg tidak ada riwayat pernah dilakukan nabi sahabat salaf adalah tidak baik, hukumnya haram.

Nah ngupil, angop tdk ada riwayat pernah dilakukan nabi dan salaf.

Kalo kelen konsisten harusnya ngupil, angop hukumnya haram.

tapi sudah maklum kelen GAK KONSISTEN, malah selintutan gazebo.

Lari ke ibadah lah, kebaikan lah, fallacy strawman dsb.

Coba tegesin, apa definisi ibadah ?

bukan semua perkara dong...tapi semua perbuatan baik...ngarti gak sih arti khair..cape deh...semua perbuatan baik adalah ibadah, semua ibadah ada juklaknya ada sisdurnya, niat saja tidak cukup.

jadi yang selintutan itu siapa, yang mengartikan lafadz seenaknya siapa..wajar saja menyamakan ngupil sama muludan dalam mengambil contoh, karena memang gak ngerti duduk permasalahannya.

tapi sepertinya di dalam  hatinya sudah ada penyakit, maka wajar kalau fazadahumullahu maradha..
membangun keimanan dari cerita bohong hanya menghasilkan kebodohan

Offline ^HeHeHe^

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 12.078
  • BOIKOT ADALAH JIHADKU!
    • Lihat Profil
« Jawab #295 pada: 28 Februari 2012, 06:16:20 »
mungkin k3nji sealiran dengan Zonjonggol yang menganggap adanya amalan kebaikan kebaikan tanpa perlunya tuntunan syariat.

Bukankah seharusnya tuntunan hidup kita itu syariat. Baik-buruk ditentukan oleh syariat, bukan akal-akalan manusia.
Lucu... bagaimana kita MEMPERCAYAI APA KATA KORAN
Namun MEMPERTANYAKAN apa kata Al-QURAN

Offline k3nj1

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2009
  • Tulisan: 3.487
    • Lihat Profil
« Jawab #296 pada: 28 Februari 2012, 08:44:31 »
gak jauh beda ketika wahabi nyablak ttg bidah

mulanya semua perkara baru yg tdk dilakukan nabi.

lalu yg tdk dilakukan sahabat
lantas yg tdk dilakukan salaf
kemudian dalam agama
selanjutnya dalam ibadah
berikutnya yg menyerupai syariat
setelah itu yg tidak ada penghalang

jadi mencla mencle selintutan gak konsisten.

kenapa maulid nabi haram ?
kenapa ngupil gak haram ?

Offline dra

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.067
  • Jenis kelamin: Pria
  • Bersabar & Bersyukur
    • Lihat Profil
« Jawab #297 pada: 28 Februari 2012, 08:45:07 »
Maafkan saya, ini tidak hanya sebatas perbedaan sudut pandang belaka, akan tetapi yang lebih penting daripada itu adalah alasan yang mendasari perbedaan.
Mengapa saya terus bertanya kepada antum mengenai hal tersebut?
Karena tidaklah pernah saya temukan ada seorang ulama-pun -sepanjang yang saya ketahui- yang membatasi adanya bid'ah ini hanya pada sebagian ibadah saja (yang antum katakan mutlaq ataupun muqayad) baik dengan isyarat maupun kata2 yang terang.

Bahkan Al-Hafizh ibnu Rajab rahimahullah saat berbicara tentang hadits2 bid'ah, beliau berkata :
وهذا الحديث أصل عظيم من أصول الإسلام كما أن حديث الأعمال بالنيات ميزان للأعمال في باطنها وهو ميزان للأعمال في ظاهرها
"Dan hadits ini adalah merupakan pokok yang agung dalam pokok2 agama Islam sebagaimana hadits "setiap amal itu tergantung niat", sebagai timbangan bagi amal2 dalam bathin-nya dan juga timbangan amal2 dalam zhahihrnya."
(Jami' al-'Ulum wal-Hikam hal. 339)

Di tempat yang lainnya beliau berkata :
 فقوله صلى الله عليه وسلم كل بدعة ضلالة من جوامع الكلم لا يخرج عنه شيء وهو أصل عظيم من أصول الدين وهو شبيه بقوله صلى الله عليه وسلم من أحدث في أمرنا ما ليس منه فهو رد فكل من أحدث شيئا ونسبه إلى الدين ولم يكن له أصل من الدين يرجع إليه فهو ضلالة والدين بريء منه وسواء في ذلك مسائل الاعتقادات أو الأعمال أو الأقوال الظاهرة والباطنة
""Maka sabda beliau shallallahu 'alaihi wa sallam : "Setiap  bid'ah adalah kesesatan" termasuk dari jawami'ul kalim, tidak ada sesuatupun yang keluar darinya, dan ia merupakan pokok yang agung dari ushul agama...
...........sama saja apakah dalam permasalahan aqidah atau amal2 atau perkataan2 baik yang zhahir maupun yang batin"
(Jami' al-'Ulum wal-Hikam hal. 339)

Perhatikanlah, beliau sama sekali tidak membatasi adanya bid'ah ini hanya pada satu hal sebagaimana antum membatasinya.
Nah, sekarang, adakah pendahulu antum dari kalangan ulama yang pernah membatasi bid'ah ini hanya pada ibadah2 yang antum katakan muqayyad tersebut??
memang benar, namun betapa banyak ulama yang menyatakan tidak semua bid'ah itu sesat, dan mereka adalah barisan ulama muktabar yang diakui keilmuannya, Imam Asy Syafii, Imam Nawawi, Imam Suyuthi dll, mereka mengatakan bid'ah terbagi dengan bid'ah hasanah dan bid'ah sayyiah dan tentunya ketika saya maksud bid'ah hanya terjadi pada ibadah muqoyyad maka yang saya maksudkan adalah bid'ah sayyiah yang sesat, dan menurut salafi adalah bid'ah Istilah. sedangkan selain itu adalah bid'ah hasanah.
dan rasanya saya sudah sering mengatakan qaul imam yang membagi bid'ah tersebut.
Al-Hafizh ibnu Hajar rahimahullah mengatakan :
وأولى ما قيل في الحكمة في رده صلى الله عليه وسلم على من قال الرسول بدل النبي أن ألفاظ الأذكار توقيفية، ولها خصائص وأسرار لا يدخلها القياس، فتجب المحافظة على اللفظ الذي وردت به،
"....bahwasannya lafazh2 dzikir adalah tauqifiyah, dan padanya terdapat ke-khusus2an serta rahasia2 yang tidak dapat dimasuki dengan cara qiyas, sehingga wajib untuk memelihara lafazh dzikir sebagaimana diriwayatkan dengannya.”
(Fathul Bari 11/112)
lalu apakah jika kita berdzikir dengan mengucapkan dalam bahasa Indonesia menjadi bid'ah, seperti wahai yang Maha Pengasih, Duhai penggenggam hati ... karena tidak menggunakan redaksi dalam bahasa Arab?
Maafkan saya....tapi seperti yang saya sebelumnya....dapatkah antum kemukakan dahulu perkataan selengkapnya dari teman2 salafy yang membid'ahkan hal tersebut supaya dapat diketahui bersama dahulu argumen2 seluruhnya?
saya tidak menemukan alasan lain selain hal tersebut tidak dicontohkan lalu diargumentasikan dengan qaul Lau kana ... entah antum jika memiliki argumen lain silakan di quote disini lalu bisa kita diskusikan lalu kita bandingkan dengan amalan lain yang serupa namun pengargumenannya berbeda.

Offline k3nj1

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2009
  • Tulisan: 3.487
    • Lihat Profil
« Jawab #298 pada: 28 Februari 2012, 08:54:27 »
mungkin maksud awalnya baik, ingin menjauhkan umat dari bidah kesesatan dan syubhat.

tapi malah kebablasan jatuh pada kesesatan itu sendiri krn wahabi mengharamkan yg tdk diharamkan oleh allah dan rasul

Offline jendral.buncit

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 883
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #299 pada: 28 Februari 2012, 09:53:50 »
gak jauh beda ketika wahabi nyablak ttg bidah

mulanya semua perkara baru yg tdk dilakukan nabi.

lalu yg tdk dilakukan sahabat
lantas yg tdk dilakukan salaf
kemudian dalam agama
selanjutnya dalam ibadah
berikutnya yg menyerupai syariat
setelah itu yg tidak ada penghalang

jadi mencla mencle selintutan gak konsisten.

kenapa maulid nabi haram ?
kenapa ngupil gak haram ?

karena hanya orang bodoh yang menyamakan maulid dengan ngupil.
membangun keimanan dari cerita bohong hanya menghasilkan kebodohan