Sangat setuju dengan TS, banyak di DDI diskusi-diskusi yang tidak terarah, melebar kemana-mana, bercanda tidak pas, yang ujung-ujungnya saling caci maki. Walaupun tidak tertulis semisal anj**ng, t*i, tapi tulisannya syarat akan makna yang jauh lebih buruk dari itu.
Bijak memilih kata, seperti bijaknya bertata krama.
kenapa emangnya anggon ? .. gak masalah mau di anggap ibu2, calon ibu atau apa ajah.. yang penting anggapannya masih dalam koridor yang baik.. 
-------------------------
hayo..hayo.. dewasa..dewasa.. belajar lagi untuk bersikap dewasa.. bukan hanya di Board DDI , tapi di board lainnya juga untuk di kehidupan nyata..
Nah seperti ini yang menurut saya kurang dewasa, sebagai moderator, postingan-postingan seperti ini harapnya dihindari, apalagi hanya mengutip postingan yang sudah jelas OOT.
Kalau mau
berguyon ada baiknya membuat ID baru, jangan menggunakan ID moderatornya, kelihatan sekali kredibilitasnya seperti apa. No offense, hanya menghimbau.
Subhanalllah.. Pentingya meningkatkan Iman dan Amal Sholih dengan Dakwah Ilallah.
http://hotfile.com/dl/143439673/920e518/Khutbah_Jumat_Syaikh_Lutfi_1.wav.html
http://www.4shared.com/music/gLJ0RjOk/Khutbah_Jumat_Syaikh_Lutfi_1.html
Beritahu tetangga dekat/jauh kebahagian ada dalam mengamalkan agama.
http://www.4shared.com/mp3/SIicxIRv/CECEP_FIRDAUS.html
dan OOT-OOT seperti ini, moderator harusnya ada saat seperti ini, dan tau apa yang harus dilakukan. Hal seperti ini seperti ketika kita berkumpul bareng, ada yang berbicara (TS) lalu tiba-tiba ada orang datang dan teriak di dekat gerombolan kita menawarkan dagangan.
Kalau saya satpam di daerah itu, sudah saya pentung tuh orang
