Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Penulis Topik: Mata rantai yang putus ~ Pengakuan kenabian tanpa verifikasi  (Dibaca 4782 kali)


Offline EbisuSensei

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2011
  • Tulisan: 347
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #105 pada: 04 Februari 2012, 10:25:03 »
to @lp

dari ahli Al-Quran yang beragama Islam.

ADA / TIDAK?

Online lintang_panjerino

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 5.405
  • Lokasi: di padang yang berumput hijau
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #106 pada: 04 Februari 2012, 10:30:58 »
to @lp

dari ahli Al-Quran yang beragama Islam.

ADA / TIDAK?

kenapa harus beragama islam?
quran bisa dipelajari siapapun
Aku adalah Alfa dan Omega; Yang Pertama dan Yang Terkemudian
Yang Awal dan Yang Akhir

Offline EbisuSensei

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2011
  • Tulisan: 347
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #107 pada: 04 Februari 2012, 10:39:58 »
to @LP

kalo dari ahli Quran yang beragama Islam, berarti bukti2nya memang kuat, dan berarti memang harus diakui alias bukan khayalan.

kalo hanya disepakati oleh segelintir orang, tanpa disertai bukti2 kuat, berarti hal tersebut adalah khayalan

ayo, mana linknya, ADA / TIDAK?

Online lintang_panjerino

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 5.405
  • Lokasi: di padang yang berumput hijau
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #108 pada: 04 Februari 2012, 10:43:54 »
to @LP

kalo dari ahli Quran yang beragama Islam, berarti bukti2nya memang kuat, dan berarti memang harus diakui alias bukan khayalan.
kalo hanya disepakati oleh segelintir orang, tanpa disertai bukti2 kuat, berarti hal tersebut adalah khayalan
ayo, mana linknya, ADA / TIDAK?

kuncinya kan di bukti, bukan di agamanya
silakan kamu bantah bukti tersebut!
Aku adalah Alfa dan Omega; Yang Pertama dan Yang Terkemudian
Yang Awal dan Yang Akhir

Offline jeruk nipis

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2012
  • Tulisan: 178
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #109 pada: 04 Februari 2012, 10:47:36 »
@Liman seto

Saya pikir, berdiskusi adalah take and give… saya sudah jabarkan apa yang saya tahu, dan giliran saya persilahkan ente jabarkan versi ente. Kok malah nanya balik sama saya. Saya gak ngerti jadinya bagaimana?

Ngomong-ngomong, apakah ente sudah menyimak keseluruhan thread ini?

Saya sudah jawab verifikasi yang saya maksud itu dalam :
-   post #9-hal-1 untuk sdr. Peninjau, (tentang: definisi nabi)
-   post #28-hal-2 untuk sdr. Avista, (tentang: klaim circular kenabian)
-   post #37-hal-3 untuk sdr. Peninjau, (tentang: alasan saya menolak klaim kenabian yang berbasis “mandat”.)

Kutip
Benar, itu masalah besar yang belum tuntas. Klaim kenabian nabi-nabi dalam kelompok no. 1 tidak akan berdiri, tanpa adanya penjelasan tentang “sosok pemberi mandat”.

-   post #46-hal-4 untuk sdr. Ebisu sensei, (juga tentang: alasan saya menolak klaim kenabian yang berbasis “mandat” dan kitab suci sebagai satu kesatuan paket dalam klaim kenabian.)

Untuk perbandingan: silahkan ente baca juga post #12-hal-1-nya sdr. Rero, yang saya kopaskan sbb:
Kutip
Pangkat kenabian atau pengangkatan kenabian tidak akan bisa kita ketahui secara pasti, karena ia diangkat oleh “sosok” (saya belum menggunakan kata tuhan disini) yang sama2 tak tergambarkan, baik oleh nabi itu sendiri maupun umat yang akan diserunya. Hal selanjutnya, Nabi sendiri tidak bisa membuktikan “sosok” tersebut secara realitas fisik kepada umatnya. Dan pasti seorang nabi juga melalui proses pen-nyakin-an kepada dirinya sendiri, dimana proses seperti itu juga ia ulang kepada umatnya, tetapi melalui dia (sang nabi), dimana sang nabi sendiri berproses melalui “sosok” itu secara langsung.

Sehingga point pertama adalah, tidak ada bukti obsolute yang dapat diberikan secara real kepada manusia lain, selain apa2 yang ia (nabi ) utarakan (berkat kenyakinan yang telah berproses), berikut perkataan2 yang ia terima dari sosok tsb. That all……., Hanya itulah evidence yang dipunyai,  Sehingga mempercayai atau tidak, ia kembali kepada masing2 individu.

Dan sosok itu bisa apa saja, dan selanjutnya kita tetapkan bahwa sosok itu adalah TUHAN, pencipta dan penguasa segala hal yang ada.

Penyebab sang nabi dapat berproses secara langsung dengan tuhan, karena ia mempunyai keadaan2 khusus, atau kesiapan yang telah ia punyai, yang terkadang tanpa ia sadari. Dan keadaan2 ini yang ingin nabi ajarkan/sampaikan agar setiap individu dapat berproses secara langsung dengan tuhan dan di support oleh tuhan sendiri melalui relationship yang telah terbentuk, seperti keterangan2 yang menjelaskan agar mencapai keadaan itu. Hubungan ini bukan besifat vertikal, tuhan-nabi-umat, tetapi lebih bersifat horizontal, dimana sang nabi-pun termasuk menjadi bagian yang dikenai oleh pengajaran itu sendiri, seperti larangan maupun perintah.

Istilah “penganjur kebaikan” , saya suka dengan istilah ini. Kebaikan bukan saja mengenai perilaku, tetapi hal yang lebih besar adalah efek atau implikasi dari kebaikan2 tersebut. Bukankah surga merupakan sebaik-baiknya kejadian yang dihasilkan oleh suatu usaha. “Usaha” , menandakan kerja, kerja = me-management hukum causalitas (sebab-akibat) , hukum causalitas adalah a priori, sesuatu yg dapat kita rasa tetapi tidak dapat dicari asal-usulnya, persis sebagaimana sosok tuhan itu sendiri. Surga dan neraka adalah efek dari usaha yang tunduk kepada hukum causalitas. Causalitas adalah tanda / kenyataan DIA, dan petunjuk yang dibawa nabi ( yg diakui berasal dari DIA) adalah cara menuju sebab2 baik, sebab baik dan buruk adalah kebesaran-Nya, dan melalui kebesaran-Nya kita mendaptlan rahmatn-Nya (kebaikan)

Seiring terbentuknya sebab2 baik, menghasil efek2 baik, sekaligus mendatang pengetahuan kebaikan. Kebaikan demi kebaikan, secara bertingkat, jika pengetahuan/pencerahan setara dengan cahaya, maka cahaya diatas cahaya. Hingga terus menuju DIA. DIA adalah cahaya langit dan bumi. Sekaligus pengetahuan akan DIA semakin intens
Point saya :Kebaikan adalah jalan menuju kedalaman hukum causalitas, causalitas tertinggi hanya berakhir didalam DIA, ………………. just do it

Allahualam
Saya manusia biasa. Saya bukan tuhan.

Offline EbisuSensei

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2011
  • Tulisan: 347
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #110 pada: 04 Februari 2012, 10:52:25 »
To @Jeruk

diskusi kita akan kita lanjutkan nanti.

To @LP:

bagaimana saya mau membantah bukti yang berupa halusinasi sesorang?
tunjukkan link Al-Qurannya, dari ahli Al-Quran yang beragama Islam.

ADA / TIDAK?

Online lintang_panjerino

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 5.405
  • Lokasi: di padang yang berumput hijau
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #111 pada: 04 Februari 2012, 10:55:29 »
To @LP:

bagaimana saya mau membantah bukti yang berupa halusinasi sesorang?

kok halusinasi
wong jelas ditulis ayat dan jelas sumbernya qurra dan rawinya
bisa bantah kagak?
Aku adalah Alfa dan Omega; Yang Pertama dan Yang Terkemudian
Yang Awal dan Yang Akhir

Offline jeruk nipis

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2012
  • Tulisan: 178
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #112 pada: 04 Februari 2012, 11:19:47 »
Kenabian Muhammad terbukti sendiri setelah misinya sukses luar biasa,masyarakat Makkah yang tadinya sangat keras menentangnya,akhirnya seluruhnya masuk Islam,setelah sadar akan kebenaran wahyu yang di bawanya dan Tuhan yang selalu melindunginya.

Itu bukan bukti bahwa Muhammad adalah nabi—pembawa risalah dari sebentuk “sosok supernatural”. Ente cuman membuktikan bahwa: proyek marketing islam yang dibawakan Muhammad sukses—baik dan buruknya cara yang dipergunakan Muhammad untuk sukses belum kita pertanyakan. Gak ada hubungannya dengan Muhammad = nabi.

Andrea Hirata juga terbukti sukses setelah bukunya laris secara luar biasa, masyarakat Indonesia yang tadinya sangat malas membaca buku-buku novel berat karangan pengarang lokal, akhirnya semakin antre bejibun memborong buku-buku karangan Andrea Hirata hingga karyanya sampai tampil ke layar lebar dan dialihbahasakan ke berbagai bahasa asing, setelah masyarakat sadar akan kehebatan kisah yang dibawanya dan penerbit yang selalu mensupportnya dalam berkarya.

Itu bukan bukti bahwa Andrea Hirata = nabi—pembawa risalah dari sebentuk “sosok supernatural”. Itu cuma bukti bahwa proyek marketing novel Laskar Pelangi yang dibawakan Andrea Hirata = sukses.

Logika ente, kok lemah sekali?
Saya manusia biasa. Saya bukan tuhan.

Offline EbisuSensei

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2011
  • Tulisan: 347
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #113 pada: 04 Februari 2012, 11:30:30 »
kok halusinasi
wong jelas ditulis ayat dan jelas sumbernya qurra dan rawinya
bisa bantah kagak?

Saya bisa menjawab kalo hal tersebut diungkapkan oleh semua pihak, yang berarti bukti2nya sudah diperiksa, dan berarti bukan khayalan.

kalo dari samuel green sudah banyak yang njawab tuh.

ada yang dari ahli agama Islam yang beragama Islam tidak? (Contoh: Prof. Quraish Shihab)

NB: dijawab saja di tret tentang pertentangan, kalo disini OOT
« Edit Terakhir: 04 Februari 2012, 11:53:12 oleh EbisuSensei »

Offline Albirizky

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2008
  • Tulisan: 208
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • ¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
    • Lihat Profil
« Jawab #114 pada: 04 Februari 2012, 11:52:52 »
Itu bukan bukti bahwa Muhammad adalah nabi—pembawa risalah dari sebentuk “sosok supernatural”. Ente cuman membuktikan bahwa: proyek marketing islam yang dibawakan Muhammad sukses—baik dan buruknya cara yang dipergunakan Muhammad untuk sukses belum kita pertanyakan. Gak ada hubungannya dengan Muhammad = nabi.

Andrea Hirata juga terbukti sukses setelah bukunya laris secara luar biasa, masyarakat Indonesia yang tadinya sangat malas membaca buku-buku novel berat karangan pengarang lokal, akhirnya semakin antre bejibun memborong buku-buku karangan Andrea Hirata hingga karyanya sampai tampil ke layar lebar dan dialihbahasakan ke berbagai bahasa asing, setelah masyarakat sadar akan kehebatan kisah yang dibawanya dan penerbit yang selalu mensupportnya dalam berkarya.

Itu bukan bukti bahwa Andrea Hirata = nabi—pembawa risalah dari sebentuk “sosok supernatural”. Itu cuma bukti bahwa proyek marketing novel Laskar Pelangi yang dibawakan Andrea Hirata = sukses.

Logika ente, kok lemah sekali?
logika apa yang di pake hingga anda membandingkanya dengan andrea herata,apakahandrea herata mendapat bahaya ketika menjual bukunya?dia malah dilindungi uu hak cipta.
Muhammad selalu di ancam bahaya ketika menyebarkan ajaran Islam,bisa lolos dari pembunuhan padahal rumahnya sudah di kepung,siapakah yang menolongnya?ketika perang badar yang sangat menentukan kelangsungan ajaran islam,pasukan muslim terdiri dari 330 orang melawan 1000 pasukan musuh terlatih,pasukan muslim berhasil memenangkan pertempuran padahal mereka sedang berpuasa,gak masuk akal kalau itu tidak ada campur tangan Tuhan untuk menolong Nya.
"Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat kami,mereka itu penghuni Neraka,mereka kekal di dalamnya".(2:39)

Offline jeruk nipis

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2012
  • Tulisan: 178
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #115 pada: 04 Februari 2012, 13:31:50 »
logika apa yang di pake hingga anda membandingkanya dengan andrea herata,apakahandrea herata mendapat bahaya ketika menjual bukunya?dia malah dilindungi uu hak cipta.
Muhammad selalu di ancam bahaya ketika menyebarkan ajaran Islam,bisa lolos dari pembunuhan padahal rumahnya sudah di kepung,siapakah yang menolongnya?ketika perang badar yang sangat menentukan kelangsungan ajaran islam,pasukan muslim terdiri dari 330 orang melawan 1000 pasukan musuh terlatih,pasukan muslim berhasil memenangkan pertempuran padahal mereka sedang berpuasa,

Sekali lagi, ente hanya menerangkan bahwa:
-   Ada sejumlah kecil pasukan (330 orang) yang berhasil menghabisi pasukan besar (1000 orang)

Ente sama sekali tidak menyinggung kebenaran bahwa muhammad = nabi. Ente hanya menerangkan ada kemenangan perang sekelompok orang. Kenapa ente  menghubungkannya dengan kenabian muhammad?

Biasakan untuk berfikir secara tertib dan runtut, agar postingan ente gak “nyasar” kemana-mana.
http://id.wikipedia.org/wiki/Logika
http://id.wikipedia.org/wiki/Silogisme

Mari kita bedah penjelasan ente di atas:

Premis 1:
Jika sekelompok orang yang berjumlah sedikit bisa mengalahkan sejumlah besar orang. Maka pemimpin kelompok kecil tersebut = nabi.

Premis 2:
Umat islam yang dipimpin oleh muhammad dan berjumlah sedikit, bisa mengalahkan sejumlah besar orang.

Kesimpulan:
Muhammad adalah nabi.

Apa hubungannya kemenangan perang dengan kenabian? Apakah ente yakin premis-1 tersebut benar?

Kalau iya, berarti semua pemimpin yang memimpin sekelompok orang yang berjumlah sedikit dan bisa mengalahkan sejumlah besar orang adalah nabi.

Presiden Roosevelt dengan menggunakan dua pesawat yang dikemudikan dua pilot Amerika yang hanya membawa dua biji bom atomnya, bisa membunuh ribuan manusia di Hiroshima dan Nagasaki.

----> Roosevelt = Nabi?

Premis ente ngaco…. Dibenerin lagi, tuh.

gak masuk akal kalau itu tidak ada campur tangan Tuhan untuk menolong Nya.

Masuk akal, jika dibarengi dengan strategi perang yang baik.


Pertanyaan kecil buat ente:
Apakah orang yang terbukti bisa membunuh (catat: membunuh) banyak orang dengan resource sedikit = nabi?
Saya manusia biasa. Saya bukan tuhan.

Online lintang_panjerino

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 5.405
  • Lokasi: di padang yang berumput hijau
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #116 pada: 04 Februari 2012, 14:33:06 »
Saya bisa menjawab kalo hal tersebut diungkapkan oleh semua pihak, yang berarti bukti2nya sudah diperiksa, dan berarti bukan khayalan.

kalo dari samuel green sudah banyak yang njawab tuh.
ada yang dari ahli agama Islam yang beragama Islam tidak? (Contoh: Prof. Quraish Shihab)

NB: dijawab saja di tret tentang pertentangan, kalo disini OOT

yang mbawa kesini kan kamu sendiri
 :hihi:
Aku adalah Alfa dan Omega; Yang Pertama dan Yang Terkemudian
Yang Awal dan Yang Akhir

Online lintang_panjerino

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 5.405
  • Lokasi: di padang yang berumput hijau
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #117 pada: 04 Februari 2012, 14:37:19 »
verifikatornya warakah
ketika mendapatinya ketakutan setengah mampus sepulang dari goa
langsung dibilangin bahwa yang menemuinya di goa adalah jibril
 :hihi:
Aku adalah Alfa dan Omega; Yang Pertama dan Yang Terkemudian
Yang Awal dan Yang Akhir

Offline liman seto

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2007
  • Tulisan: 427
    • Lihat Profil
« Jawab #118 pada: 04 Februari 2012, 14:48:11 »
@Liman seto

Saya pikir, berdiskusi adalah take and give… saya sudah jabarkan apa yang saya tahu, dan giliran saya persilahkan ente jabarkan versi ente. Kok malah nanya balik sama saya. Saya gak ngerti jadinya bagaimana?
Saya sangat sependapat take n give , maka saya menyilahkan anda untuk mendefine keinginan anda , kan alasan saya sudah saya sampaikan baik di #81 maupun #83 , apakah yg saya posting itu tidak benar? kalau ya , yg mana ? dimana letak ketidak benarannya. Monggo,....

Apakah sampai dengan postingan anda ini anda sudah tidak bingung lagi memilih ?

Kalau masih , ya berarti permasalahannya masih ada. Karena jawaban rekan rekan muslim yg sudah disampaikan itu anda anggap tidak bisa anda terima .
Nah maka saya coba dengan entry lain , yaitu silahkan jelaskan mau anda itu verufikasi yg cem mana ?
Sederhana kan bung Jer ? Dimana nggak ngertinya.

Kutip dari: jeruk nipis
Ngomong-ngomong, apakah ente sudah menyimak keseluruhan thread ini?
Lha justru saya ikutan karena kok apa yg disampaikan oleh netter muslim bertolak dari pemahaman mereka thdp agama Islam , kelihatannya dari jawaban TS nggak bisa menjawab "kebingungan TS" yg tidak bisa milih itu?.
 
Kutip dari: jeruk nipis
Saya sudah jawab verifikasi yang saya maksud itu dalam :
-   post #9-hal-1 untuk sdr. Peninjau, (tentang: definisi nabi)
-   post #28-hal-2 untuk sdr. Avista, (tentang: klaim circular kenabian)
-   post #37-hal-3 untuk sdr. Peninjau, (tentang: alasan saya menolak klaim kenabian yang berbasis “mandat”.)
-   post #46-hal-4 untuk sdr. Ebisu sensei, (juga tentang: alasan saya menolak klaim kenabian yang berbasis “mandat” dan kitab suci sebagai satu kesatuan paket dalam klaim kenabian.)
Yg anda tunjuk itu tidak mendefine "verifikasi macam apa yg bisa anda terima/ mauin"
Justr karena melalui pintu pintu itu ternyata tetep tidak bisa menyembuhkan kebingungan anda , maka saya mulai dengan memfokuskan pada Nabi Muhammad bukan nabi lain , lalu klaim circular , saya secara tidak langsung sudah saya sampaikan dalam jawaban saya kepada LT di #86.
Maka saya minta kepada anda "cem mana" verivikasi yg bisa anda terima.

Kutip dari: jeruk nipis
Untuk perbandingan: silahkan ente baca juga post #12-hal-1-nya sdr. Rero, yang saya kopaskan sbb:
Lalau apakah anda setuju dengan postingan bung Rero , anda no comment sampai saat ini.
Bisa saja kediaman anda itu bisa berarti setuju atau tidak digubris . Anda yg tahu. Dan juga kali ini tnapa komen mengenai pendapat bung Rero setuju or tidak hany suruh ngebandingin !
Nah klo  berarti anda setuju , maka "That all……., Hanya itulah evidence yang dipunyai," bearti bahwa penerimaan Nabi Muhammad sebagai nabiullah , hanya itu evidence nya.!
Demikian juga sang pemberi mandat , bung Rero juga hanya  bilang :"Dan sosok itu bisa apa saja, dan selanjutnya kita tetapkan bahwa sosok itu adalah TUHAN, pencipta dan penguasa segala hal yang ada."
Selesai.
Tapi kliatannya diskusi masih jalan dan anda masih berpartisipasi , maka bisa diartikan anda masih memerlukan verifikasi ! Lha justru itu what kind of verify  yg anda inginkan ?

Nah kalau boleh saya konfirmasikan bahwa anda dengan ini menyatakan kesependapatan anda dengan bung Rero thdp hal hal yg saya sampaikan itu , ya brarti sudah selesai dong .
Dan anda tidak perlu bingung milih mana to , itu terserah anda !
Sayapun tidak perlu minta penjelasan lagi "verifikasi apa yg anda mauin agar anda kagak bingung" !
Demikian.



bacalah, bacalah dengan segenap indera dan hati

Offline Peninjau

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 1.088
    • Lihat Profil
« Jawab #119 pada: 04 Februari 2012, 16:12:06 »
Kutip dari: lintang_panjerino
lha yang di quran kan hasil cekikan jibril (atau katanya dapat wahyu)
yang non cekikan kalian tampung dalam hadis
keduanya kitab suci kalian
Kenapa anda senang sekali berhalusinasi ?
Coba tunjukkan dalilnya bahwa Alquran adalah hasil cekikan.
Coba tunjukkan dalilnya, bahwa Al Hadits adalah kitab suci.
Kalau mau nuduh itu, sekalian sama buktinya ?

Kutip dari: lintang_panjerino
cocok apanya wong ahrus dicekik dulu..
Cuma kamu aja yang bilang hasil cekikan, hanya halusinasi mu saja, nggak ada buktinya.

Kutip dari: lintang_panjerino
tidak melihat tetapi fenomenanya mereka alami, bahkan sampai rebah ke tanah
ananias menerima penglihatan, dan terbukt pesannya klop dan akhinya bertemu bener dengan paulus
Nah, akhirnya anda ngakui toh, mereka tidak melihat, malah sampe pake rebah rebahan di tanah. Siapa aja yang rebah rebahan itu ?
Hanya fenomena, fenomena yang tidak bisa dijadikan dasar pengambilan kesimpulan, hanya bersifat spekulatif.

Kutip dari: lintang_panjerino
mo pendeta/ustat/kiai/garong/copet/kampret/dll. bukan itu poinnya, tetapi kredilitasnya: darimana ia bisa menjustify itu malaikat jibril? justify itulah yang memunculkan ide bagi muhammad untuk menabikan diri, dan cekikan mahlk goa hira dijadikan ayat pertama turun..
Yang bilang justifikasi itu siapa ? kan anda yang bilang, karena salah memahami.

Kutip dari: lintang_panjerino
ketipu tetep ketipu
btw yang hebat bukan SAW, dong.. (ketika sukses ngalahin romawi dan persia)
terus sekarang romawi dan persanya gimana?
Itu terjadi, karena disebabkan oleh pesan dan ajaran Rasulullah S.A.W.
Romawi nya pernah dipimpin oleh Musolini, temen sejawat Hitler.
Persia, sekarang menjadi Iran.
BTW, kenapa ya Amerika dan sekutunya alergi dengan Iran.

Kutip dari: lintang_panjerino
kok jadi diukang-ulang kek recorder rusak..
Yang rekorder rusak itu kayak kamu, sering mengulang ngulang satu cerita saja, fenomen halusinasi yang itu itu saja.

Kutip dari: lintang_panjerino
yang ditanya: para saksi lihat/merasakan fenomena munculnya jibril kagak?
Saksinya banyak. Djibril itu malaikat, Roh Kudus, nggak semua orang dapat melihatnya, nggak semua orang bisa tahu, kecuali orang orang pilihan ALLAH tuhan semesta alam, seperti Rasulullah S.A.W
Sahabatnya hanya melihat tanda tanda, bahwa beliau sedang menerima wahyu.
Sama seperti manusia jaman ini, lagi ngendarai motor, tapi bicara sendiri. Kalau terjadi jaman dahulu, tentu dianggap orang gila, tapi jaman sekarang, semua orang sudah tahu, karena sudah sering kejadian, bahwa itu adalah orang orang yang sedang berbicara melalui HP.
Kalau kamu kan, fenomenanya cuma terjadi sekali saja.

Kutip dari: lintang_panjerino
atau hanya lihat ada orang kejang-kejang, keringatan, panas dingin, onta ndeprok?
Lagi lagi anda berhalusinasi.
Tunjukkin dong dalilnya.

Kutip dari: lintang_panjerino
Kutip dari: Peninjau
nggak ada tuh, Tampilkan dong, ayat tentang Yesus yang berbicara dengan Paulus.
Dijamin, nggak bakalan ada.
Bikin Testament yang baru lagi, masukin dialog antara Yesus dengan Paulus. Pasti OK tuh.
membuta
Ada nggak ayat nya Yesus pernah bicara dengan Paulus ? sekali……aja.
Kalau nggak ada…….., saran saya…..
Bikin Testament yang baru lagi, masukin dialog antara Yesus dengan Paulus. Pasti OK tuh.

Kutip dari: lintang_panjerino
Kutip dari: Peninjau
Siapa yang mengutus Paulus.?
Coba deh tampilkan ayatnya, bahwa Yesus mengutus Paulus.
Paling itu pintar pintarnya Paulus.
membuta lagi
Ada nggak ayat nya Yesus secara khusus mengutus Paulus ? sekali……aja.
Kalau nggak ada…….., saran saya…..
Bikin Testament yang baru lagi, masukin fragmen  Yesus sedang mengutus  Paulus. Pasti OK tuh.
 
Kutip dari: lintang_panjerino
cari aja di hadis-hadis dan ayat-ayat pedang quranmu!
Ya sudah, kalau anda tidak bisa membuktikan, berarti apa yang anda katakan itu tak lebih dari halusinasimu sendiri.

Kutip dari: lintang_panjerino
berarti belum ditaruh
Kembali anda berhalusinasi,
Tunjukkin dong buktinya.

Kutip dari: lintang_panjerino
kamu ini LUCU..
lha wong sudah dibakari jadi abu kok masih diminta nunjukin
Tunjukkin dong bukti, bahwa yang dibakar itu adalah yang asli.
Jangan hanya berhalusinasi

Kutip dari: lintang_panjerino
tetapi jangan khawatir
sudah barang tentu usman tak mampu membakar seluruh musaf yang ada
usman juga tak mampu memusnahkan 'quran' yang ada di benak/hafalan orang-orang
maka kalau anda punya pengetahuan, anda akan temukan berbagai versi/perbedaan ayat-ayat quran

quran anda dan umumnya itu kan qurra Abu Bakr `Asim rawi Hafs
qurra lain dan rawi lain masih banyak, dan ada perbedaan dengan quranmu itu

contoh:
surah 2:132 (wawassaa)   
surah 2:131 (wa'awsaa)
 
surah 91:15 (wa laa yakhaafu)     
surah 91:15 (fa laa yakhaafu)
 
surah 2:132 (himu)     
surah 2:131 (hiimu)
 
surah 3:133 (wasaari'uu)   
surah 3:133 (saari'uu)
 
surah 5:54 (yartadda)   
surah 5:56 (yartadid)

yang atas versi quranmu
yang bawah versi qurra nafi rawi warsh (dipakai di Algeria, Morocco, sebagian Tunisia, West Africa dan Sudan)

Siapa itu Samuel Green ?

Kutip dari: lintang_panjerino
masuk islam karena diacungi pedang
Siapa ?
Jangan berhalusinasilah.

Kutip dari: lintang_panjerino
demikian juga yang masuk tapi mau keluar
Siapa ?
Jangan berhalusinasilah.

Kutip dari: lintang_panjerino
kenapa harus beragama islam?
quran bisa dipelajari siapapun
Siapa itu Samuel Green ?

Kutip dari: lintang_panjerino
kuncinya kan di bukti, bukan di agamanya
silakan kamu bantah bukti tersebut!
Tunjukkin dong buktinya, jangan bukti comotan seperti itu ?

Kutip dari: lintang_panjerino
kok halusinasi
wong jelas ditulis ayat dan jelas sumbernya qurra dan rawinya
bisa bantah kagak?
Apa yang mau dibantah, kalau buktinya aja cuma comotan seperti itu.
Saran saya, dalam berdiskus, jangan gunakan kebiasaan anda dalam membuat kitab suci yang didasarkan pada comot sana comot sini dari dasar nggak jelas juntrungannya, dikompilasi, kemudian diklaim sebagai hasil jamahan holly spirit, hasilnya hayalan super seperti film Holly wood
Di Pantai ada Paus, Santai, tapi Serius, 
Makan Nenas, Panjat Beringin, Hati Panas, Otak Tetap Dingin.