Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Polling

benarkah akhwat exlusif??

akhwat terlihat exlusif
8 (57.1%)
akhwat materialistis juga
6 (42.9%)

Total Pemilih: 14

Penulis Topik: akhwat exlusif  (Dibaca 1248 kali)


Offline qishasman

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 56
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« pada: 14 September 2006, 05:23:52 »
Akhwat umumnya mengexlusifkan diri, siap berumah tangga tuk bahagia.Kalau mencari calon, harus yang mapan dan lebih secara materi, ilmu agama yang harus banyak sekali, penampilan okey, inteligent, hafalannya banyak, latar belakang keluarga yg baik dan lain2 segudang pertimbangan lainnya, yang membuat ikhwan mengundurkan diri pelan2 dan lebih memilih yang biasa aja, walau gak berjilbab tapi tuntutannya gak banyak dan berfikir......... ahhh, jilbabkan bisa nanti kalo dah jadian yang penting akhwatnya punya niat berjilbab dan bisa menerima ikhwan apa adanya, nanti toh ilmu agama bisa dipelajari kok

Offline fhar_hied

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 719
  • Lokasi: masih cibubur
  • Jenis kelamin: Wanita
  • yaman kecil
    • Lihat Profil
    • www.facebook.com
« Jawab #1 pada: 14 September 2006, 12:04:24 »
ilmu bisa di pelajari....anda benar....

Offline fera_sr

  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 18.953
  • Lokasi: DKI
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • ~fatamorgana~
« Jawab #2 pada: 14 September 2006, 12:06:45 »
klo saya lebih baik ilmu dipelajari dahulu ... karna akan menuntun jalan kesana .... klo ditunda ..akan timbul malas  :)

Offline yonna

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 2.336
  • Lokasi: WIB
  • Jenis kelamin: Wanita
  • ngeng ngeng brum brum
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 14 September 2006, 12:13:56 »
sebuah fenomena di sebagian masy yg emg memprihatinkan :) gak cm akhwat siy, bahkan perempuan biasa pun jg gitu....terlalu tinggi mematok kriteria berarti hrs diiringi dgn meningkatkan kualitas diri mjd lbh tinggi lg :) krn kalo ga gitu, gak fair dunk....bisanya nuntut org hrs gini gitu tapi giliran ke diri qta udh merasa sempurna, pdhl msh byk kekurangan :)

yah semoga bisa jadi bahan renungan dan bahan introspeksi diri utk qta semua :)


Seseorang berhasil karena Kemauan, Kemampuan, Kerja keras, Kesempatan dan Keberuntungan

Offline dian_syahril

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 8.203
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 14 September 2006, 13:18:49 »
sebelum kita menuntut, akan lebih baik kalo kita membaca diri kita masing2 :
Jika seorang akhwat yg ingin laki2 yg mapan/punya penghasilan lebih, apakah dia sudah bijaksana dlm mengatur keuangan ?
Jika ingin mencari suami/istri yg ilmu agamanya luas, apakah dia juga sudah mempunyai pengetahuan agama yg baik pula ?
Jika ingin mencari suami/istri yg hafalan Qur'annya banyak, apakah dia juga sudah banyak pula hafalannya?

Saya pikir tidak semua akhwat itu eksklusif, terlalu minta ini minta itu, yg lebih khawatir lagi, jika stlh menikah nantinya bukan menjadi lebih baik, tapi malah futur, naudzubillahi min dzalik
mohon maaf lahir & batin jika ada tulisan, perkataan & perbuatan saya baik yg disengaja maupun yg tidak selama di myQ.org :)

Offline okebebeh

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 649
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 14 September 2006, 13:36:45 »
itu sudah menjadi keumuman di tengah masyarakat seperti begitu, manusiawi sekali...bila saya seorang akhwat, sifat itupun pasti ada, karena itu adalah sifat manusia...Oleh karena itu, Allah turunkan Agama untuk mengarahkan sifat kemanusiawian manusia...yang disitu diatur aqidah, ibadah, muamalah, muasyarah dan akhlaq..

Sebagaimana contoh nabi kita mengindikasikan tentang apa aja yang dipertimbangkan manusia pada waktu menikah

"seseorang wanita itu dinikahi karena 4 hal, diiniha/agamanya, maaliha/hartanya, nashabiha/nasabnya, jamaaliha/kecantikannya, kemudian Rasulullah minta ke kita dalam menikah untuk lebih menekankan pada masalah agama" 

Rasulullah tahu  kecenderungan kita2 sebagai manusia, karena beliau juga manusia..Oleh karena itu, beliau sebutkan semuanya keempatnya...




Offline ayyashiyahya

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 12.068
  • Lokasi: Kemayoran poreper!
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Khoirukum Anfauhum Linnas
    • Lihat Profil
    • Ghandokkoe Ngepul
« Jawab #6 pada: 14 September 2006, 13:43:59 »
untung sayah mbukan kahwat jd ga dibicarain disinih ....
sayah yg penting berwibawa...

wibawa mubil...
wibawa rumah...(keong kali bawa2 rumah..)



ah OOT ajah inih mah...

Offline okebebeh

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 649
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 14 September 2006, 13:51:15 »
mbak ayyash klob  dong dengan saya..saya berwibawa nihhh..:hihi: :jaim:
untung sayah mbukan kahwat jd ga dibicarain disinih ....
sayah yg penting berwibawa...

wibawa mubil...
wibawa rumah...(keong kali bawa2 rumah..)



ah OOT ajah inih mah...

Offline Dayna

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.237
  • Lokasi: Kuwait
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 14 September 2006, 14:05:59 »
Gak semua, ada juga yang fair. Hafalan dan ilmu agama kan bisa ditambah asal mau saja. Banyak buku yang bisa jadi bahan untuk memperdalam ilmu agama kok, ngapain dibuat susah.

Offline TaqiyaAsywaq

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 291
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 14 September 2006, 15:47:16 »
Hmm...statement seperti ini... sering sekali bermunculan memang... tapi, saya kira... jika para ikhwan mengungkapkan tentang akhwat eksklusif... maka versi akhwat pun pasti ada tanggapan tentang ikhwan eksklusif... (hayoo ngaku.... ). ya sudahlah... kalo saya pikir... mbo kita yakin saja... laki2 yang baik kan pasti dapat wanita yang baik... bukan berarti ketika banyak yang menolak kita (versi ikhwan) atau belum ada seorang pun yang mengajukan diri (versi akhwat) bukan berarti kita tak layak dapat jodoh yang baik... husnuzhon saja... seorang yang lebih baik itu, sedang dipersiapkan untuk kita... Allah selalu memberikan hadiah yang tak pernah kita reka sebelumnya... lha wong hewan melata saja pasti dapat rezeki dari Allah... moso' kita manusia yang kata-Nya dijadikan kholifah dimuka bumi harus khawatir dengan ketentuannya?! (ya tho'?)

yang penting... ikhtiar tetap ada... do'a tetap diutamakan... nda boleh bosen... sambil meng-Upgrade diri... yang punya kriteria lebih... pasti harus lebih ekstra meng-Upgrade diri...

ingat... penilaian "BAIK" versi Allah itu beda dari versi manusia. karena Allah bisa melihat hingga kedalaman hati... tidak seperti kita manusia yang terbiasa melihat seseorang dari pakaian yang dikenakannya saat itu... yang jelas... setiap orang ingin mendapatkan jodoh yang baik... anggap saja itu ikhtiarnya, tetap saja yang memverifikasi itu Allah...

tenang saja... pokonya, jodoh kita pasti seorang yang mampu menentramkan kita. cukuplah kita menjadi seorang yang sedikit... karena kebanyakan manusia itu tidak berfikir lagi lupa untuk bersyukur...

yang jelas... (duh,keseringan diperjelas nih...) ikhtiar yang tak boleh lekang dimakan zaman adalah... terus belajar menjadi seorang pembelajar.. menuju gelar 'shalih dan berilmu' karena Alalh memang meninggikan beberapa derajat bagi seorang yang berilmu. usaha ini.... jangan diniatkan untuk ta'aruf saja (biar keren ngisi biodata-red). tapi, luruskanlah... untuk dakwah islam.. (insyaAlalh... poin keluarga menjadi bagian didalamnya).

yang jelas... bagi para ikhwan, jangan mencari istri untuk diri sendiri... tapi carilah seorang ibu untuk anak-anak kalian kelak... karena seorang anak punya 3 hak yang harus ditunaikan ayahnya: 1. mendapatkan nama yang baik   2.diberikan ibu yang baik   3. dan diajarkan AlQur'an kepadanya...

Offline fattahillahe

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.169
  • Lokasi: Gunung Lawu
  • Jenis kelamin: Pria
  • Sepiro gedene sengsoro yen tinompo amung dadi cobo
    • Lihat Profil
    • Jasa Exspedisi
« Jawab #10 pada: 14 September 2006, 15:51:28 »

yang jelas... bagi para ikhwan, jangan mencari istri untuk diri sendiri... tapi carilah seorang ibu untuk anak-anak kalian kelak... karena seorang anak punya 3 hak yang harus ditunaikan ayahnya: 1. mendapatkan nama yang baik   2.diberikan ibu yang baik   3. dan diajarkan AlQur'an kepadanya...

wah2 ukhty yg bijaksana, bagaimana dunk tip & triknya tuk mendapatkan istri yang sekaligus ibu buat anak2 itu ?
Dahar Ketupat Kuahipun Santen - Menawi Lepat Nyuwun Pengapunten
http://hastransport.blogspot.com/

Offline TaqiyaAsywaq

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 291
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #11 pada: 14 September 2006, 15:54:40 »
jadi, buat para ikhwan yang sering ketemu akhwat eksklusif... jangan putus asa... dan nggak usah 'ngeper'... namanya juga usaha.. siapa tahu akhwat yang disodori proposal luluh juga hatinya... (Allah punya kekuatan yang musah untuk membolakbalikan hati).

kalau antum mundur... itu artinya niat antum juga agak dipertanyakan (cuma saya kok yang nanya.. he..he...). kalau dah ngeper duluan... mana tahu akhwat itu tentang antum... atau kalau dah mengajukan ternyata ditolak.. yah, terus ikhtiar... he...(yah... muka tembok aja deh... ). yang jelas... lurusnya niat, dan kesungguhan hati itu berbanding lurus dengan usaha yang dilakukan disertai do'a tentunya...

buat yang lain..syo...tetap semangat... he...he./...  ^-^   O0   %peace%

Offline TaqiyaAsywaq

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 291
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #12 pada: 14 September 2006, 15:58:59 »
Rekomendasi saya buat para ikhwan dan akhwat... baik yang sudah lama menjadi pengantin...baru menjadi pengantin... akan menjadi pengantin... atau baru bercita2 untuk menjadi pengantin... jangan buku pernikahan terus yang dikhatamkan... coba cermati buku "cara nabi mendidik anak" yang diterbitkan di I'tishom  harga 62.000 klo gak sanggup beli cari pinjaman... (duh... jadi promosi..he..he...saya bukan pedagang buku lho...)

buku itu sangat bagus menurut saya...

Offline AdnanRasulSayyaf

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 5.167
  • Lokasi: Cihanjuang, Cimahi
  • Jenis kelamin: Pria
  • ~ Argo Wilis ~
    • Lihat Profil
    • Just Try To Be A Bloggrammer
« Jawab #13 pada: 14 September 2006, 16:35:33 »
Akhwat umumnya mengexlusifkan diri, siap berumah tangga tuk bahagia.Kalau mencari calon, harus yang mapan dan lebih secara materi, ilmu agama yang harus banyak sekali, penampilan okey, inteligent, hafalannya banyak, latar belakang keluarga yg baik dan lain2 segudang pertimbangan lainnya, yang membuat ikhwan mengundurkan diri pelan2 dan lebih memilih yang biasa aja, walau gak berjilbab tapi tuntutannya gak banyak dan berfikir......... ahhh, jilbabkan bisa nanti kalo dah jadian yang penting akhwatnya punya niat berjilbab dan bisa menerima ikhwan apa adanya, nanti toh ilmu agama bisa dipelajari kok

buktinya mannna ?, datanya ?, kok aku merasa ndak begitu yak ........... jangan sampe mengeneralisasi yaah ?
Visit My Blog

Jika anda dapat mengkomunikasikan apa saja, kapan saja dan di mana saja, lalu mengapa anda harus punya kantor ?, kerja bukan tempat yg anda

Offline she_simple life

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 69
  • Lokasi: Some where i belong
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #14 pada: 15 September 2006, 20:59:51 »
emm...menurutku ngga semua akhwat exlusif...ada jg ikhwan yg exklusif.. :) benar kan..?? %peace% tetapi akhir2 ini kebanyakan org melihat seseorang dari harta, kedudukan dan fisik sehingga aqidah , ilmu dan akhlak dikesampingkan. padahal dlm hadits lihatlah se2orang dr aqidahnya..(HR.muslim).

Offline deafitri_aug04

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.763
  • Lokasi: Bumi Allah
  • Jiwa hampa tanpa Cinta, Hati hampa tanpa Iman
    • Lihat Profil
    • Bunda KhaTsu
« Jawab #15 pada: 15 September 2006, 21:45:37 »
Akhwat umumnya mengexlusifkan diri, siap berumah tangga tuk bahagia.Kalau mencari calon, harus yang mapan dan lebih secara materi, ilmu agama yang harus banyak sekali, penampilan okey, inteligent, hafalannya banyak, latar belakang keluarga yg baik dan lain2 segudang pertimbangan lainnya, yang membuat ikhwan mengundurkan diri pelan2 dan lebih memilih yang biasa aja, walau gak berjilbab tapi tuntutannya gak banyak dan berfikir......... ahhh, jilbabkan bisa nanti kalo dah jadian yang penting akhwatnya punya niat berjilbab dan bisa menerima ikhwan apa adanya, nanti toh ilmu agama bisa dipelajari kok

Ga juga, idealnya memang seperti itu, tapi kalau tidak mendapatkan semuanya juga banyak. Jadi itu semua kembalikan pada diri masing2, dan jangan suka mengeneralisir semuanya akhwat. Karena bagi yang tidak seperti itu akan tersinggung. Dan saya yakin ikhwanpun juga sama berfikirnya, karena itu juga berkaitan dengan sebuah cita2 dalam berumahtangga, rumahtangga seperti apa seeh yang akan qta  bangun bersama dengan pasangan hidup. Biasa2 aja, atau luar biasa menjadi rumah tangga seperti Rasulullah. Bolehkan kalau Qta bercita2 ingin menikah dengan orang yang lebih baik. Kata orang bijak, kalau hari esok lebih buruk dari hari ini, maka ia termasuk orang yang merugi. kalau hari esok sama dengan hari ini, maka sia2. kalau hari esok lebih baik dari hari ini maka ia termasuk orang yang beruntung. " Allah tidak menciptakan makhluknya dengan sempurna, maka dengan tidak sempurna inilah Qta saling menyempurnakan, dan itu sesuai dengan kadarnya masing2. Karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT".

Afwan ga' isi polingnya, soalnya saya ga' setuju dengan pilihannya :D :D








 O0
« Edit Terakhir: 16 September 2006, 17:04:30 oleh deafitri_aug04 »

Offline devianto

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 284
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 15 September 2006, 22:53:22 »
pengertian akhwatnya gimana dulu nih...
kalo saya
akhwat exkusif :
memang...akhwat kan juga wanita, wanita memang makhluk yang harus dijaga dan harus dihormati, ingat pertanyaan sahabat kepada rosul?...
akhwat materialistis :
harus dong...batasan nya ?...pasti ada

gak ikutan polling ya  :)
« Edit Terakhir: 15 September 2006, 22:57:34 oleh devianto »

Offline alqudsy

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2006
  • Tulisan: 9
    • Lihat Profil
« Jawab #17 pada: 16 September 2006, 16:44:35 »
al ilmu qobla al-amal (sebelum beramal itu ada ilmunya/ berilmu dulu baru beramal githu)

Offline bidadari_putih

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 37
    • Lihat Profil
« Jawab #18 pada: 19 September 2006, 22:44:15 »
hmmm, kadang2 ada akhwat yang jd eksklusif karna tuntutan keluarga dan lingkungan. nah, kalo akhwatnya nurut bgt ma kluarga kan susah. ada loh akhwat yang nikah salah satunya bwat bahagiaiin kluarga... akhwat itu punya alasan tersendiri...   :) :)

tapi tenang aja akhi. kalo akhwat udah punya chemistry    ^-^   ke satu ikhwan, hal lainnya jadi ga terlalu penting lagi kok  :) :) :) ;D ;D ;D

Offline MasUd

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 824
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #19 pada: 19 September 2006, 22:52:21 »
Ada sebutan lain mungkin "idealis".....yah..itu sih tinggal masing2 kita menyikapi...

Gara2 akhwat kalo kasi kriteria biasanya "muluk-muluk" buat ikhwannya...maklum...kan ini kalo bisa sekali seumur hidup men!!!
Wa kadzaalika j'alnaakum ummatan wasathon.....(Al Baqarah 143)

Dan Kami telah menjadikan kamu (Umat Islam) umat yang adil dan pilihan....

Ingin belajar menjadi adil...

Offline Dayna

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.237
  • Lokasi: Kuwait
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #20 pada: 20 September 2006, 00:17:20 »
Agak OOT nih, biasanya yang kriterianya macam-macam itu akhirnya dapatnya biasa saja. Sedangkan yang tidak mematok kriteria macam-macam biasanya dapat yang justru lebih dari kriterianya :). Makanya untuk apa jadi eksklusif? Biasa sajalah.

Offline wargabiasa

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 2.623
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #21 pada: 20 September 2006, 01:25:12 »
he.. he.. he... he... emang udah melakukan penelitian....

execlusif yang paling oke itu bukan dari pengakuan diri sendiri tetapi dari pengakuan orang lain..

ibaratnya kalau ada sosok Fahri atau Aisah (Tokoh dalam Novel Ayat-ayat cinta)... ya tentu yang mau mendekat pasti mikir-mikir... pantas kagak....

Offline merajut_impian

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2006
  • Tulisan: 22
  • Jenis kelamin: Wanita
  • hidup pasti berakhir tapi jangan mengakhir hidup
    • Lihat Profil
« Jawab #22 pada: 14 Oktober 2006, 16:09:31 »
ya ga semua akhwat begitu, masih banyak akhwat biasa-biasa saja.
walau mungkin ada akhwat yang berpenampilan exlusif itu belum tentu exlusif.
ada akhwat yang berpenampilan exlusif itu bukan karena dia merasa exlusif,
dia hanya ingin berpenampilan (berpakaian n bergaul) sesuai dengan apa yang
dia anggap baik walau mungkin ilmu agamanya masih minin setidaknya dia
memberanikan diri berpenampilan agak exlusif. Misalkan ada akhwat yang
pengetahuan agamanya amat biasa seperti wanita-wanita biasa lainnya, ibadah sunah masih banyak belum faham trus hafalannya blm ada malah ayat-ayat pendek aja
cuma hafal beberapa surat yang sering ato biasa dia pakai untuk sholat tapi
karena dia ingin menjadi lebih baik walau demikian dia memberanikan diri untuk menutup aurat dengan berjilbab, dia berharap dengan begitu dia bisa menjadi lebih baik lagi.
bagi akhwat yang faham makna dari "bila ingin menjadi orang baik maka duduklah diantara orang-orang baik". Jadi tidak semua akhwat itu exlusif.
bila ada akhwat yang ingin mencari calon suami ikhwan yang lebih baik agamanya dari akhwat, ya wajar saja karena mungkin si akhwat berniat untuk memperbaiki atau belajar agama dari suaminya kelak. jadi bagi ikhwan yang agamanya sudah lumayan baik, tidak mengapa menikah dengan akhwat yang agamanya msh minin. jangan mentang-mentang merasa agamanya sudah baik maka mau cari calon istri yang agamanya sudah baik pula dengan membuat beberapa kriteria spt byknya hafalannya.
aduh.... nyambung ga ya tulisanku ini dengan topik postingan diatas. ::)
biar aja deh kalau ga nyambung, pokoknya aku pengen tulis ini  :hihi:
afwan........... buat semua  %peace%

Offline edi2

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 247
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 14 Oktober 2006, 20:57:56 »
akhwat itu materialistis?


Tentu....

Offline hide

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2006
  • Tulisan: 63
  • Lokasi: medan
  • Jenis kelamin: Pria
  • setiap manusia punya sisi gelap!!!!
    • Lihat Profil
« Jawab #24 pada: 14 Oktober 2006, 21:47:10 »

wah.....afwan nih ya,ane ga terima ada yg bilang klo akhwat tuh eksklusif atau materialistis,ga semuanya begitu......  :'( baik ikhwan dan akhwat sama aja,sekarang liat individunya aja %peace%......

jgn gara 1 org,lalu penilaiannya untuk semua pada rata&sama......... O0,matok pilihan blh aja,tp klo ga dapat...terima aja apa yg diberikan....halah..... :jaim:
afwan klo ga berkenan
”Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak memiliki pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya.”

Offline aya

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 17
    • Lihat Profil
« Jawab #25 pada: 15 Oktober 2006, 19:26:06 »
hmm....bdasar pengalaman....kayake...ikhwan yang lebih eksklusif..lebih milih-milih...akhwat mah apa adanya..yang penting bertanggung jawab..susah seneng bareng-bareng...^_^

Offline izti

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 14.450
  • Lokasi: Ice Island
  • .. Pororo Love You ..
    • Lihat Profil
    • Disain WinterMelon
« Jawab #26 pada: 15 Oktober 2006, 19:52:02 »
Akhwat umumnya mengexlusifkan diri, siap berumah tangga tuk bahagia.Kalau mencari calon, harus yang mapan dan lebih secara materi, ilmu agama yang harus banyak sekali, penampilan okey, inteligent, hafalannya banyak, latar belakang keluarga yg baik dan lain2 segudang pertimbangan lainnya, yang membuat ikhwan mengundurkan diri pelan2 dan lebih memilih yang biasa aja, walau gak berjilbab tapi tuntutannya gak banyak dan berfikir......... ahhh, jilbabkan bisa nanti kalo dah jadian yang penting akhwatnya punya niat berjilbab dan bisa menerima ikhwan apa adanya, nanti toh ilmu agama bisa dipelajari kok

buktinya mannna ?, datanya ?, kok aku merasa ndak begitu yak ........... jangan sampe mengeneralisasi yaah ?

iya akhy... Insya Allah tidak semuanya begitu.
Jika memang ada proses yang tidak jadi, berhusnudzhon saja pada Allah, mungkin Allah tengah menyiapkan yang lebih baik.
Sebab apa yang Allah berikan, itulah yang terbaik. Dan baik menurut kita belum tentu menurut-Nya, begitupun sebaliknya, buruk menurut kita, bisa jadi malah itulah yang terbaik. :)
... being single is easy, be a wife is happy, be a mother is miracle ...

Offline amar

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 2.944
  • Lokasi: Makassar
  • Jenis kelamin: Pria
  • Andai kukatakan dahulu kalau diri ini mencintaimu
    • Lihat Profil
« Jawab #27 pada: 16 Oktober 2006, 08:33:00 »
ilmu bisa di pelajari....anda benar....
salaamun 'alaykum
Anda benar.... tapi gak ada jaminan anda akan bisa.....
amar-makassar
"Biarkan Takdir itu mencari jalannya sendiri. Fa idzaa 'azamta fatawakkal 'Alallaah"
BERPIKIR BAHWA KITA BISA ADALAH SATU SOLUSI

Offline str skt

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2007
  • Tulisan: 388
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • http://www.masterkaya.com/?id=satrisakti
    • Lihat Profil
« Jawab #28 pada: 01 November 2007, 01:12:32 »
salaamun 'alaykum
Anda benar.... tapi gak ada jaminan anda akan bisa.....
amar-makassar

Betul.....

Offline fera_sr

  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 18.953
  • Lokasi: DKI
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • ~fatamorgana~
« Jawab #29 pada: 01 November 2007, 05:29:32 »
Yang saya tahu.. Akhwat emang maunya mendapatkan ikhwan yg exklusif. Kreteria yg tinggi dan 1 ......

Offline wardah

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2006
  • Tulisan: 650
  • NyungNyung* Taqi
    • Lihat Profil
« Jawab #30 pada: 02 November 2007, 15:41:34 »
Akwat Exclusif.... :hmmm:

Dan saya akan mengexcusifkan diri...
buat para akhwat, ingat ya...jadi perempuan itu, tidak cukup hanya dengan 'Cantik', 'Pintar' ataupun 'Sholehah', tapi juga harus 'kaya' O0

* Boleh jadi anak kita akan gagal melaksanakan apa yang kita perintahkan, tetapi dia akan pandai meniru apa yang kita kerjakan, so be smart parent...

Offline ovhie

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 55
    • Lihat Profil
« Jawab #31 pada: 02 November 2007, 16:23:02 »
Akwat Exclusif.... :hmmm:

Dan saya akan mengexcusifkan diri...
buat para akhwat, ingat ya...jadi perempuan itu, tidak cukup hanya dengan 'Cantik', 'Pintar' ataupun 'Sholehah', tapi juga harus 'kaya' O0


kaya apa nih..... ^-^
kaya Aisyah Ra...
kaya Khadijah Ra...
kaya siapa lagi.......