ya ga semua akhwat begitu, masih banyak akhwat biasa-biasa saja.
walau mungkin ada akhwat yang berpenampilan exlusif itu belum tentu exlusif.
ada akhwat yang berpenampilan exlusif itu bukan karena dia merasa exlusif,
dia hanya ingin berpenampilan (berpakaian n bergaul) sesuai dengan apa yang
dia anggap baik walau mungkin ilmu agamanya masih minin setidaknya dia
memberanikan diri berpenampilan agak exlusif. Misalkan ada akhwat yang
pengetahuan agamanya amat biasa seperti wanita-wanita biasa lainnya, ibadah sunah masih banyak belum faham trus hafalannya blm ada malah ayat-ayat pendek aja
cuma hafal beberapa surat yang sering ato biasa dia pakai untuk sholat tapi
karena dia ingin menjadi lebih baik walau demikian dia memberanikan diri untuk menutup aurat dengan berjilbab, dia berharap dengan begitu dia bisa menjadi lebih baik lagi.
bagi akhwat yang faham makna dari "bila ingin menjadi orang baik maka duduklah diantara orang-orang baik". Jadi tidak semua akhwat itu exlusif.
bila ada akhwat yang ingin mencari calon suami ikhwan yang lebih baik agamanya dari akhwat, ya wajar saja karena mungkin si akhwat berniat untuk memperbaiki atau belajar agama dari suaminya kelak. jadi bagi ikhwan yang agamanya sudah lumayan baik, tidak mengapa menikah dengan akhwat yang agamanya msh minin. jangan mentang-mentang merasa agamanya sudah baik maka mau cari calon istri yang agamanya sudah baik pula dengan membuat beberapa kriteria spt byknya hafalannya.
aduh.... nyambung ga ya tulisanku ini dengan topik postingan diatas.

biar aja deh kalau ga nyambung, pokoknya aku pengen tulis ini

afwan........... buat semua
