Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Polling

benarkah akhwat exlusif??

akhwat terlihat exlusif
8 (57.1%)
akhwat materialistis juga
6 (42.9%)

Total Pemilih: 14

Penulis Topik: akhwat exlusif  (Dibaca 1248 kali)


Offline qishasman

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 56
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« pada: 14 September 2006, 05:23:52 »
Akhwat umumnya mengexlusifkan diri, siap berumah tangga tuk bahagia.Kalau mencari calon, harus yang mapan dan lebih secara materi, ilmu agama yang harus banyak sekali, penampilan okey, inteligent, hafalannya banyak, latar belakang keluarga yg baik dan lain2 segudang pertimbangan lainnya, yang membuat ikhwan mengundurkan diri pelan2 dan lebih memilih yang biasa aja, walau gak berjilbab tapi tuntutannya gak banyak dan berfikir......... ahhh, jilbabkan bisa nanti kalo dah jadian yang penting akhwatnya punya niat berjilbab dan bisa menerima ikhwan apa adanya, nanti toh ilmu agama bisa dipelajari kok

Offline fhar_hied

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 719
  • Lokasi: masih cibubur
  • Jenis kelamin: Wanita
  • yaman kecil
    • Lihat Profil
    • www.facebook.com
« Jawab #1 pada: 14 September 2006, 12:04:24 »
ilmu bisa di pelajari....anda benar....

Offline fera_sr

  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 18.953
  • Lokasi: DKI
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • ~fatamorgana~
« Jawab #2 pada: 14 September 2006, 12:06:45 »
klo saya lebih baik ilmu dipelajari dahulu ... karna akan menuntun jalan kesana .... klo ditunda ..akan timbul malas  :)

Offline yonna

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 2.336
  • Lokasi: WIB
  • Jenis kelamin: Wanita
  • ngeng ngeng brum brum
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 14 September 2006, 12:13:56 »
sebuah fenomena di sebagian masy yg emg memprihatinkan :) gak cm akhwat siy, bahkan perempuan biasa pun jg gitu....terlalu tinggi mematok kriteria berarti hrs diiringi dgn meningkatkan kualitas diri mjd lbh tinggi lg :) krn kalo ga gitu, gak fair dunk....bisanya nuntut org hrs gini gitu tapi giliran ke diri qta udh merasa sempurna, pdhl msh byk kekurangan :)

yah semoga bisa jadi bahan renungan dan bahan introspeksi diri utk qta semua :)


Seseorang berhasil karena Kemauan, Kemampuan, Kerja keras, Kesempatan dan Keberuntungan

Offline dian_syahril

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 8.203
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 14 September 2006, 13:18:49 »
sebelum kita menuntut, akan lebih baik kalo kita membaca diri kita masing2 :
Jika seorang akhwat yg ingin laki2 yg mapan/punya penghasilan lebih, apakah dia sudah bijaksana dlm mengatur keuangan ?
Jika ingin mencari suami/istri yg ilmu agamanya luas, apakah dia juga sudah mempunyai pengetahuan agama yg baik pula ?
Jika ingin mencari suami/istri yg hafalan Qur'annya banyak, apakah dia juga sudah banyak pula hafalannya?

Saya pikir tidak semua akhwat itu eksklusif, terlalu minta ini minta itu, yg lebih khawatir lagi, jika stlh menikah nantinya bukan menjadi lebih baik, tapi malah futur, naudzubillahi min dzalik
mohon maaf lahir & batin jika ada tulisan, perkataan & perbuatan saya baik yg disengaja maupun yg tidak selama di myQ.org :)

Offline okebebeh

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 649
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 14 September 2006, 13:36:45 »
itu sudah menjadi keumuman di tengah masyarakat seperti begitu, manusiawi sekali...bila saya seorang akhwat, sifat itupun pasti ada, karena itu adalah sifat manusia...Oleh karena itu, Allah turunkan Agama untuk mengarahkan sifat kemanusiawian manusia...yang disitu diatur aqidah, ibadah, muamalah, muasyarah dan akhlaq..

Sebagaimana contoh nabi kita mengindikasikan tentang apa aja yang dipertimbangkan manusia pada waktu menikah

"seseorang wanita itu dinikahi karena 4 hal, diiniha/agamanya, maaliha/hartanya, nashabiha/nasabnya, jamaaliha/kecantikannya, kemudian Rasulullah minta ke kita dalam menikah untuk lebih menekankan pada masalah agama" 

Rasulullah tahu  kecenderungan kita2 sebagai manusia, karena beliau juga manusia..Oleh karena itu, beliau sebutkan semuanya keempatnya...




Offline ayyashiyahya

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 12.068
  • Lokasi: Kemayoran poreper!
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Khoirukum Anfauhum Linnas
    • Lihat Profil
    • Ghandokkoe Ngepul
« Jawab #6 pada: 14 September 2006, 13:43:59 »
untung sayah mbukan kahwat jd ga dibicarain disinih ....
sayah yg penting berwibawa...

wibawa mubil...
wibawa rumah...(keong kali bawa2 rumah..)



ah OOT ajah inih mah...

Offline okebebeh

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 649
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 14 September 2006, 13:51:15 »
mbak ayyash klob  dong dengan saya..saya berwibawa nihhh..:hihi: :jaim:
untung sayah mbukan kahwat jd ga dibicarain disinih ....
sayah yg penting berwibawa...

wibawa mubil...
wibawa rumah...(keong kali bawa2 rumah..)



ah OOT ajah inih mah...

Offline Dayna

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.237
  • Lokasi: Kuwait
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 14 September 2006, 14:05:59 »
Gak semua, ada juga yang fair. Hafalan dan ilmu agama kan bisa ditambah asal mau saja. Banyak buku yang bisa jadi bahan untuk memperdalam ilmu agama kok, ngapain dibuat susah.

Offline TaqiyaAsywaq

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 291
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 14 September 2006, 15:47:16 »
Hmm...statement seperti ini... sering sekali bermunculan memang... tapi, saya kira... jika para ikhwan mengungkapkan tentang akhwat eksklusif... maka versi akhwat pun pasti ada tanggapan tentang ikhwan eksklusif... (hayoo ngaku.... ). ya sudahlah... kalo saya pikir... mbo kita yakin saja... laki2 yang baik kan pasti dapat wanita yang baik... bukan berarti ketika banyak yang menolak kita (versi ikhwan) atau belum ada seorang pun yang mengajukan diri (versi akhwat) bukan berarti kita tak layak dapat jodoh yang baik... husnuzhon saja... seorang yang lebih baik itu, sedang dipersiapkan untuk kita... Allah selalu memberikan hadiah yang tak pernah kita reka sebelumnya... lha wong hewan melata saja pasti dapat rezeki dari Allah... moso' kita manusia yang kata-Nya dijadikan kholifah dimuka bumi harus khawatir dengan ketentuannya?! (ya tho'?)

yang penting... ikhtiar tetap ada... do'a tetap diutamakan... nda boleh bosen... sambil meng-Upgrade diri... yang punya kriteria lebih... pasti harus lebih ekstra meng-Upgrade diri...

ingat... penilaian "BAIK" versi Allah itu beda dari versi manusia. karena Allah bisa melihat hingga kedalaman hati... tidak seperti kita manusia yang terbiasa melihat seseorang dari pakaian yang dikenakannya saat itu... yang jelas... setiap orang ingin mendapatkan jodoh yang baik... anggap saja itu ikhtiarnya, tetap saja yang memverifikasi itu Allah...

tenang saja... pokonya, jodoh kita pasti seorang yang mampu menentramkan kita. cukuplah kita menjadi seorang yang sedikit... karena kebanyakan manusia itu tidak berfikir lagi lupa untuk bersyukur...

yang jelas... (duh,keseringan diperjelas nih...) ikhtiar yang tak boleh lekang dimakan zaman adalah... terus belajar menjadi seorang pembelajar.. menuju gelar 'shalih dan berilmu' karena Alalh memang meninggikan beberapa derajat bagi seorang yang berilmu. usaha ini.... jangan diniatkan untuk ta'aruf saja (biar keren ngisi biodata-red). tapi, luruskanlah... untuk dakwah islam.. (insyaAlalh... poin keluarga menjadi bagian didalamnya).

yang jelas... bagi para ikhwan, jangan mencari istri untuk diri sendiri... tapi carilah seorang ibu untuk anak-anak kalian kelak... karena seorang anak punya 3 hak yang harus ditunaikan ayahnya: 1. mendapatkan nama yang baik   2.diberikan ibu yang baik   3. dan diajarkan AlQur'an kepadanya...

Offline fattahillahe

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.169
  • Lokasi: Gunung Lawu
  • Jenis kelamin: Pria
  • Sepiro gedene sengsoro yen tinompo amung dadi cobo
    • Lihat Profil
    • Jasa Exspedisi
« Jawab #10 pada: 14 September 2006, 15:51:28 »

yang jelas... bagi para ikhwan, jangan mencari istri untuk diri sendiri... tapi carilah seorang ibu untuk anak-anak kalian kelak... karena seorang anak punya 3 hak yang harus ditunaikan ayahnya: 1. mendapatkan nama yang baik   2.diberikan ibu yang baik   3. dan diajarkan AlQur'an kepadanya...

wah2 ukhty yg bijaksana, bagaimana dunk tip & triknya tuk mendapatkan istri yang sekaligus ibu buat anak2 itu ?
Dahar Ketupat Kuahipun Santen - Menawi Lepat Nyuwun Pengapunten
http://hastransport.blogspot.com/

Offline TaqiyaAsywaq

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 291
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #11 pada: 14 September 2006, 15:54:40 »
jadi, buat para ikhwan yang sering ketemu akhwat eksklusif... jangan putus asa... dan nggak usah 'ngeper'... namanya juga usaha.. siapa tahu akhwat yang disodori proposal luluh juga hatinya... (Allah punya kekuatan yang musah untuk membolakbalikan hati).

kalau antum mundur... itu artinya niat antum juga agak dipertanyakan (cuma saya kok yang nanya.. he..he...). kalau dah ngeper duluan... mana tahu akhwat itu tentang antum... atau kalau dah mengajukan ternyata ditolak.. yah, terus ikhtiar... he...(yah... muka tembok aja deh... ). yang jelas... lurusnya niat, dan kesungguhan hati itu berbanding lurus dengan usaha yang dilakukan disertai do'a tentunya...

buat yang lain..syo...tetap semangat... he...he./...  ^-^   O0   %peace%

Offline TaqiyaAsywaq

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 291
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #12 pada: 14 September 2006, 15:58:59 »
Rekomendasi saya buat para ikhwan dan akhwat... baik yang sudah lama menjadi pengantin...baru menjadi pengantin... akan menjadi pengantin... atau baru bercita2 untuk menjadi pengantin... jangan buku pernikahan terus yang dikhatamkan... coba cermati buku "cara nabi mendidik anak" yang diterbitkan di I'tishom  harga 62.000 klo gak sanggup beli cari pinjaman... (duh... jadi promosi..he..he...saya bukan pedagang buku lho...)

buku itu sangat bagus menurut saya...

Offline AdnanRasulSayyaf

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 5.167
  • Lokasi: Cihanjuang, Cimahi
  • Jenis kelamin: Pria
  • ~ Argo Wilis ~
    • Lihat Profil
    • Just Try To Be A Bloggrammer
« Jawab #13 pada: 14 September 2006, 16:35:33 »
Akhwat umumnya mengexlusifkan diri, siap berumah tangga tuk bahagia.Kalau mencari calon, harus yang mapan dan lebih secara materi, ilmu agama yang harus banyak sekali, penampilan okey, inteligent, hafalannya banyak, latar belakang keluarga yg baik dan lain2 segudang pertimbangan lainnya, yang membuat ikhwan mengundurkan diri pelan2 dan lebih memilih yang biasa aja, walau gak berjilbab tapi tuntutannya gak banyak dan berfikir......... ahhh, jilbabkan bisa nanti kalo dah jadian yang penting akhwatnya punya niat berjilbab dan bisa menerima ikhwan apa adanya, nanti toh ilmu agama bisa dipelajari kok

buktinya mannna ?, datanya ?, kok aku merasa ndak begitu yak ........... jangan sampe mengeneralisasi yaah ?
Visit My Blog

Jika anda dapat mengkomunikasikan apa saja, kapan saja dan di mana saja, lalu mengapa anda harus punya kantor ?, kerja bukan tempat yg anda

Offline she_simple life

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 69
  • Lokasi: Some where i belong
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #14 pada: 15 September 2006, 20:59:51 »
emm...menurutku ngga semua akhwat exlusif...ada jg ikhwan yg exklusif.. :) benar kan..?? %peace% tetapi akhir2 ini kebanyakan org melihat seseorang dari harta, kedudukan dan fisik sehingga aqidah , ilmu dan akhlak dikesampingkan. padahal dlm hadits lihatlah se2orang dr aqidahnya..(HR.muslim).