Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Penulis Topik: Al-Imaam as-Suyuthi rahimahullah dan Maulid Nabi.  (Dibaca 6497 kali)


Offline jundumuhammad

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2011
  • Tulisan: 39
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« pada: 30 Desember 2011, 22:23:19 »
Berikut ini pendapat al-Imaam as-Suyuthi rahimahullah yang menyatakan bahwa merayakan maulid nabi akan mendapat pahala:

Terjemahnya:
Bismillaah ar-Rahmaan ar-Rahiim
Segala puji bagi Allah, dan keselamatan atas hamba-hamba-Nya yang terpilih. Amma ba’du. Sungguh telah sampai kepadaku sebuah pertanyaan mengenai amalan maulid Nabi di bulan Rabi’ al-awwaal.
– Bagaimana hukumnya menurut syari’at?
– Apakah terpuji atau tercela?
– Apakah berpahala atau tidak jika dilaksanakan?
Jawabannya menurutku adalah:
Bahwasanya pada dasarnya amalan maulid Nabi adalah berkumpulnya orang-orang, membaca sebagian daripada ayat-ayat al-Qur’an, meriwayatkan hadits-hadits tentang permulaan sejarah Nabi shollallaah ‘alaih wa sallam dan tanda-tanda yang mengiringi kelahirannya, kemudian disajikannya hidangan untuk dimakan oleh orang-orang tersebut, dan kemudian mereka bubar setelahnya tanpa ada tambahan-tambahan lainnya, maka perkara tersebut adalah termasuk bid’ah hasanah, yang pelakunya akan mendapatkan pahala. Dikarenakan di dalam perkara ini terdapat perbuatan mengagungkan kedudukan Nabi Shollallaah ‘alaih wa sallam dan merupakan perwujudan akan rasa gembira dan suka cita dengan kelahirannya yang mulia.
(Husn al-Maqshid fi amal al-mawlid, hal. 41)
Wa jazaakallaah khair
« Edit Terakhir: 30 Desember 2011, 22:27:16 oleh jundumuhammad »

Offline otong_lennon

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2009
  • Tulisan: 276
  • jangan bergerak! ..
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 04 Januari 2012, 03:24:23 »
untuk lebih jelasnya silakan baca syarah fathul mu'in, i'anaatuthoolibien di akhir2 juz pertama kalo nggak salah..
saya otong lennon bukan kembarannya john lennon

Offline suniy

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 414
  • Hanya amala islam yang murni yang boleh di amalkan
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 05 Januari 2012, 15:04:54 »
Ijtihad Al-Imaam as-Suyuthi rahimahullah ...wa'llahu 'alam nampaknya lemah.
Karena tidak pernah dikerjakan oleh nabi Shallallahu Alahi wa sallam dan para sahabat.

Sebagaimana perkataan Imam Malik


ما منا إلا راد ومردود عليه إلا صاحب هذا القبر


Tidak ada dari kami kecuali diterima atau di tolak kecuali Nabi Shallallahu Alahi wa sallam


Jadi bertolak dari perkataan syaikh bin baz


العالم الجليل يؤخذ قوله كله من دون نظر، لا بل من النظر والعناية وعرضها على الأدلة الشرعية فما وافقها قبل وما خالف الأدلة الشرعية ترك


(Apakah) seseorang yang Alim dan Mulia karena ilmunya di ambil semua perkataannya tanpa adanya Nazhor (Penelitian dan pertimbangan berdasarkan dalil-dalil syara’)

TIDAK….akan tetapi harus di teliti dan perhatikan dan di analisa terlebih dahulu dengan berdasarkan dalil-dalil syar’i. Jika mencocoki maka diterima. Jika bertentangan dengan dalil syar’I maka ditolak dan di tinggalkan



Jadi kita tidak telan mentah-mentah setiap pendapat ulama tanpa memeriksa dan meneliti kebenaran pendapat tersebut.
Saya rasa pendapat itu tidak kuat karena tidak di dukung fakta dan dalil yang kuat bahwa Nabi dan para sahabat mengerjakan hal tersebut

Jika itu baik tentu para sahabat telah masyhur dan terus melakukan hal itu...
tapi mengapa kita tidak menemukan adanya atsar tentang hal tersebut?


Prioritas islam saat ini adalah memurnikan kembali ajaran islam dari segala bentuk penambahan,perubahan dan penyelewengan dalam bentuk syirik, bid'ah, khurofat & takhayul. Merestorasi kemurnian ajaran islam seperti manhaj para sahabat dan mendidik masyarakat untuk menjalaninya.

Offline k3nj1

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2009
  • Tulisan: 3.487
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 13 Januari 2012, 19:18:40 »
^ kalau nabi dan sahabat tdk pernah melakukan, trus kenapa ?

bidah sesat ? hukumnya haram ? atau pegimane ?

Offline sahabat

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.458
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 14 Januari 2012, 02:27:25 »
tanda-tanda yang mengiringi kelahirannya,

Boleh tau, apa saja tanda-tanda kelahirannya tsb?
“ Dengan kenikmatan yang diberikan Allah kepadamu, carilah kebahagiaan akhirat, tapi jangan engkau lupakan nasibmu dalam dunia ini. "-QS28:77.
"Dan tentang karunia Tuhanmu, hendaklah engkau sebarkan..

Offline suniy

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 414
  • Hanya amala islam yang murni yang boleh di amalkan
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 17 Januari 2012, 11:21:02 »
^ kalau nabi dan sahabat tdk pernah melakukan, trus kenapa ?

bidah sesat ? hukumnya haram ? atau pegimane ?

Iya...bid'ah
Prioritas islam saat ini adalah memurnikan kembali ajaran islam dari segala bentuk penambahan,perubahan dan penyelewengan dalam bentuk syirik, bid'ah, khurofat & takhayul. Merestorasi kemurnian ajaran islam seperti manhaj para sahabat dan mendidik masyarakat untuk menjalaninya.

Offline dra

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.067
  • Jenis kelamin: Pria
  • Bersabar & Bersyukur
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 17 Januari 2012, 15:02:08 »
kamu dakwah dimarih juga bidah :D

Offline Dang

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2011
  • Tulisan: 466
  • Jenis kelamin: Pria
  • فذكر إن نفعت الذكرى
    • Lihat Profil
    • بسم اللـه الرحمن الرحيم
« Jawab #7 pada: 17 Januari 2012, 17:16:53 »
Assalamu'alaikum

Mengenai hal ini, dari kenyataan yang saya lihat, sebenarnya ngga  terlalu menjadi permasalahan  mengenai  pendapat Sahabat Rasulullah, Para tabi'in hingga qoul ulama mengenai hal-hal yang menurut beliau-beliau adalah "bid'ah hasanah", dan ngga perlu juga mempermasalahkan pendapat-pendapat yang merujuk kepada Hadist Rasulullah Shalallahu alaihi wa salam mengenai pendapat bahwa "semua bid'ah adalah sesat"...jika melihat bahwa kedua pendapat ini adalah untuk memperjuangkan dinul Islam.

Masalah sebenarnya adalah kembali kepada diri sendiri... "bagaimana cara menyikapi hal ini supaya tidak menjadi polemik yang berkepanjangan, yang justru menjadi halangan / penghambat untuk meneruskan perjuangan Rasulullah Shalallahu alaihi wasalam". Mungkin hal ini lebih penting untuk kita bahas bersama....

karena saya perhatikan "bahasan mengenai hal ini" malah semakin mempertajam jurang pemisah antar sesama kaum muslimin.


wassalam
« Edit Terakhir: 17 Januari 2012, 17:20:51 oleh Dang »
Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan

Offline suniy

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 414
  • Hanya amala islam yang murni yang boleh di amalkan
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 18 Januari 2012, 08:12:53 »
kamu dakwah dimarih juga bidah :D

Tidak...membedakan bid'ah dan bukan bid'ah dalam agama saja tidak bisa..
Prioritas islam saat ini adalah memurnikan kembali ajaran islam dari segala bentuk penambahan,perubahan dan penyelewengan dalam bentuk syirik, bid'ah, khurofat & takhayul. Merestorasi kemurnian ajaran islam seperti manhaj para sahabat dan mendidik masyarakat untuk menjalaninya.

Offline k3nj1

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2009
  • Tulisan: 3.487
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 18 Januari 2012, 21:51:59 »
Iya...bid'ah

bidah secara syar'i yg sesat
ataukah bidah secara bahasa yg beIum tentu sesat

Offline k3nj1

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2009
  • Tulisan: 3.487
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 18 Januari 2012, 21:54:15 »
satu Iagi bocah newbie korban pembodohan by wahabi.

Offline suniy

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 414
  • Hanya amala islam yang murni yang boleh di amalkan
    • Lihat Profil
« Jawab #11 pada: 18 Januari 2012, 22:09:07 »
bidah secara syar'i yg sesat
ataukah bidah secara bahasa yg beIum tentu sesat

yang ini...


من أحدث في أمرنا هذا ما ليس منه فهو رد

Barang siapa yang mengada-adakan perkara baru didalam urusan kami ini (AGAMA ISLAM) yang tidak ada dasarnya maka ia tertolak ( HR. Bukhori)


في رواية لـ مسلم : ( من عمل عملاً ليس عليه أمرنا فهو رد ).

Barang siapa yang mengerjalan suatu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami maka ia tertolak
(H.R Riwayat Muslim)

SUDAH FAHAM !!

Pembodohan wahabi atau anda sendiri yang sebetulnya bodoh. Bahkan memahami apa itu bid'ah saja sukar
Prioritas islam saat ini adalah memurnikan kembali ajaran islam dari segala bentuk penambahan,perubahan dan penyelewengan dalam bentuk syirik, bid'ah, khurofat & takhayul. Merestorasi kemurnian ajaran islam seperti manhaj para sahabat dan mendidik masyarakat untuk menjalaninya.

Offline k3nj1

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2009
  • Tulisan: 3.487
    • Lihat Profil
« Jawab #12 pada: 18 Januari 2012, 23:50:00 »
^ entu hadis untuk RODDUN (tertoIak)
kok ente campur aduk untuk BIDAH.

RODDUN dan BIDAH entu dua haI yang berbeda, jangan ente campur aduk.


ente beIum menjawab :
kalau nabi dan sahabat tdk pernah melakukan, ente nyabIak entu bidah.
pertanyaannya ; bidah secara syar'i yg sesat, ataukah bidah secara bahasa yg beIum tentu sesat ?

Offline dra

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.067
  • Jenis kelamin: Pria
  • Bersabar & Bersyukur
    • Lihat Profil
« Jawab #13 pada: 19 Januari 2012, 09:23:54 »
Tidak...membedakan bid'ah dan bukan bid'ah dalam agama saja tidak bisa..

dakwah bukan perkara agama? :D, membedakan perkara agama dan bukan perkara agama saja tidak bisa, kayak gini mau jadi hakim :D

Offline suniy

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 414
  • Hanya amala islam yang murni yang boleh di amalkan
    • Lihat Profil
« Jawab #14 pada: 19 Januari 2012, 10:04:29 »
^ entu hadis untuk RODDUN (tertoIak)
kok ente campur aduk untuk BIDAH.

RODDUN dan BIDAH entu dua haI yang berbeda, jangan ente campur aduk.

Kata siapa? kata ente?
kalau bicara selera pribadi sih ente bisa karang-karang...ini beda entu sama

Ini salah satu ulama mahzab syafi'i bicara

[ 1718 ] قوله صلى الله عليه و سلم ( من أحدث في أمرنا هذا ماليس منه فهو رد ) وفي الرواية الثانية من عمل عملا ليس عليه أمرنا فهو رد قال أهل العربية الرد هنا بمعنى المردود ومعناه فهو باطل غير معتد بة وهذا الحديث قاعدة عظيمة من قواعد الإسلام وهو من جوامع كلمه صلى الله عليه و سلم فإنه صريح في رد كل البدع والمخترعات
(شرح النووي على صحيح مسلم 16/12)

Berkata Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa salam
”Barang siapa yang membuat perkara baru di dalam urusan kami ini (agama islam) yang tidak ada dasarnya maka ia tertolak”

Dan di riwayat kedua 

”Barang siapa yang beramal suatu amalan yang tidak ada dasar perintahnya dari kami maka ia tertolak”

Berkata imam Nawawi rahimallahu :
Telah berkata para ahli bahasa arab bahwa yang dimaksud dengan”raad” (tertolak) disini bermakna di tolak yang maknanya bahwa amalan tersebut bathil tidak dianggap sebagai ajaran agama.  Hadits ini memuat salah satu prisip atau kaidah yang agung dari kaidah-kaidah islam dan ia merupakan salah satu bentuk Jawami’ul kalim (kata yang singkat padat dan bermakna luas) dan perkataan yang SHORIH (jelas dan gamblang) untuk membantah seluruh BID"AH dan perkara yang diada-adakan didalam agama
(syarah Shohih Muslim Imam Nawawi 16/12)

ente beIum menjawab :
kalau nabi dan sahabat tdk pernah melakukan, ente nyabIak entu bidah.
pertanyaannya ; bidah secara syar'i yg sesat, ataukah bidah secara bahasa yg beIum tentu sesat ?

Bid'ah secara syar'i
« Edit Terakhir: 19 Januari 2012, 10:12:54 oleh suniy »
Prioritas islam saat ini adalah memurnikan kembali ajaran islam dari segala bentuk penambahan,perubahan dan penyelewengan dalam bentuk syirik, bid'ah, khurofat & takhayul. Merestorasi kemurnian ajaran islam seperti manhaj para sahabat dan mendidik masyarakat untuk menjalaninya.