Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Penulis Topik: Saran sistem bagi hasil kerjasama dengan investor  (Dibaca 2287 kali)


Offline mesmerized haze

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 1.368
  • Lokasi: world
  • Jenis kelamin: Wanita
  • belajar menjadi BIJAK
    • Lihat Profil
« Jawab #15 pada: 22 Desember 2011, 00:21:10 »
Kutip dari: Revolusioner
alhamdulillah dapet rumus baru buat ngitung nilai modal dengan mempertimbangan laju inflasi & pertumbuhan, dulu sih diabaikan karena masih cupu dalam bisnis n memang lom kenal logam mulia dan inflasi & perbankan yang tersistematis untuk memiskinkan, wahalah  :D

alhamdulillah bisnis ini kurang dari 2 tahun sudah balik modal, karena dulu lom ada pesaing yang berarti :topOK:

sama kok, learning by doing juga
dulu juga cupu, untung diklaim semua, nggak ada perhitungan apapun
berfikir kalau pertumbuhan ekonomi, inflasi, fluktuasi valas dan stabilitas ekonomi nggak ada hubungannya sama bisnis saya, mereka jauh dan konvensional sementara saya disini dan syari'ah
Jadi nggak akan berpengaruh  :p

ternyata.....  :D

Kutip dari: Revolusioner

btw, pernah baca2 klo titik impas & balik modal itu ternyata punya pengertian yang berbeda :hmmm:

Spoiler untuk BEP & PBP:
Break Even Point (BEP) adalah suatu keadaan dimana suatu usaha mencapai keadaan seimbang, antara pemasukan dan pengeluaran dengan kata lain usaha tidak mengalami laba ataupun rugi (penghasilan = pemasukan/investasi) yang dapat dihitung dengan suatu analisis perhitungan:



Sedangkan, Pay Back Period (PBP) adalah jangka waktu tertentu yang menunjukkan terjadinya arus penerimaan (cash in flows) yang secara kuantitatif sama dengan jumlah investasi dalam bentuk present value dengan kata lain PBP merupakan lamanya suatu usaha untuk mengembalikan biaya modal awal yang dapat dihitung dengan analisis perhitungan:



Nilai PBP dan BEP sama-sama digunakan untuk menghitung seberapa cepat waktu yang dibutuhkan proyek untuk mengembalikan investasi. Perbedaan antara PBP dan BEP adalah PBP hanya digunakan untuk mengetahui berapa lama proyek dapat mengembalikan investasi (modal awal), sedangkan BEP digunakan untuk mengetahui berapa lama proyek dapat mengembalikan investasi dan biaya operasi yang digunakan (modal seluruhnya).

sumber


ah iya itu....
issue di istilah lagi  :wataw:

saya sering terbolak-balik  :p
padahal crusial tapi sering tertukar  :malu:

Menurut saya sih penting sekali karena penyamaan persepsi di awal itu mempunyai kontribusi besar bagi kesinambungan ikhlas dan muamalah bil khair


btw, thnx alot atas sharing pengalamannya, ternyata memang sudah kusut melintang di dunia entrepreneurship :topOK:
klo diversifikasi usaha, mungkin saya disini jualan online memanfaatkan koneksi inetnya  :hihi:


 O0
paling nggak ada resolusi cadangan kalau ternyata Allah ingin membelokkan jalan supaya si investor dan pengelola bisa 'terikat' lebih lama  ;)

Kutip dari: Revolusioner

tapi sih 40-60 bulan balik modal kayaknya sabar banget dah investornya, klo saya mungkin ya sudahlah anggap aja sedekah  %peace%

 :toe:
nggak tega

perasaan nggak enak itu sangat menyiksa ternyata  :toe:
I'm a simple woman, with humble way of thinking and wide point of view yet strong character within

Offline Revolusioner

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.694
  • Lokasi: JAKARTA-BEKASI
  • Jenis kelamin: Pria
  • Just My Two Dinham <(^_^)>
    • Lihat Profil
    • RADIO DAKTA 107 FM
« Jawab #16 pada: 22 Desember 2011, 10:35:04 »
sama kok, learning by doing juga
dulu juga cupu, untung diklaim semua, nggak ada perhitungan apapun
berfikir kalau pertumbuhan ekonomi, inflasi, fluktuasi valas dan stabilitas ekonomi nggak ada hubungannya sama bisnis saya, mereka jauh dan konvensional sementara saya disini dan syari'ah
Jadi nggak akan berpengaruh  :p

 O0
paling nggak ada resolusi cadangan kalau ternyata Allah ingin membelokkan jalan supaya si investor dan pengelola bisa 'terikat' lebih lama  ;)
btw, klo boleh tau di bidang apa bisnisnya bisa balik modalnya bisa agak lama.

klo menurut BPS lima tahun terakhir inflasi terendah adalah barang2 elektronik < 5% tahun
sedangan inflasi tertinggi adalah bahan2 pangan, bagian dari sembako > 10% :o

bisnis sepanjang jaman memang sih bisnis sandang, pangan, papan
dan yg tak kalah penting juga komunikasi & informasi..
Di wilayah saya sendiri, jumlah perumahan baru meningkat, bisnis sandang, pangan pun akhirnya mengikuti begitu juga komunikasi  :topOK:

klo kondisinya saat ini memang saya lebih enjoy buka tempat baru untuk partnership, dibanding pengembangan bisnis yg lama, kecuali mungkin dapet investor dari institusi.
Pengembangan bisnis lama bisa diambil dari keuntungan bisnis baru... teorinya sih gitu lambat asal selamat :D

dan strategi bisnis saya saat ini klo mo buka bisnis baru:
"Low risk high profit" menghindari "high risk high cost" bukan jaman lagi "high risk high profit" :jaim:

makanya saat ini saya menghindari bisnis warnet, walau dulu pernah pengalaman bangun warnet linux juga, karena bisnis warnet masuk kategori "high risk high cost" :D
"Perjuangan itu penuh peluh dan darah namun terasa penuh hikmah dan nikmat jika dihadapi dengan syukur dan sabar."

Offline zenity

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 395
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Have you ever stared up at the night sky, felt a gentle breeze, and wished you could set sail for the stars?
« Jawab #17 pada: 22 Desember 2011, 14:21:24 »
ijin nyimak..buat nambah wawasan

*dari dulu searching masalah bagi hasil tp nemunya selalu teorinya saja, kurang detail penggambarannya  :D

don't run from me, i still can after u, before you hide at the edge of horizon

Offline Revolusioner

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.694
  • Lokasi: JAKARTA-BEKASI
  • Jenis kelamin: Pria
  • Just My Two Dinham <(^_^)>
    • Lihat Profil
    • RADIO DAKTA 107 FM
« Jawab #18 pada: 22 Desember 2011, 19:08:47 »
ijin nyimak..buat nambah wawasan

*dari dulu searching masalah bagi hasil tp nemunya selalu teorinya saja, kurang detail penggambarannya  :D
semoga cepet praktek, lebih cepat lebih baik %peace%
"Perjuangan itu penuh peluh dan darah namun terasa penuh hikmah dan nikmat jika dihadapi dengan syukur dan sabar."

Offline mesmerized haze

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 1.368
  • Lokasi: world
  • Jenis kelamin: Wanita
  • belajar menjadi BIJAK
    • Lihat Profil
« Jawab #19 pada: 22 Desember 2011, 23:00:31 »
btw, klo boleh tau di bidang apa bisnisnya bisa balik modalnya bisa agak lama.


klinik kesehatan dan kecantikan kang

bukan agak lama lagi tampaknya, sudah dalam state waspada, macam gunung berapi  :wataw:


klo kondisinya saat ini memang saya lebih enjoy buka tempat baru untuk partnership, dibanding pengembangan bisnis yg lama, kecuali mungkin dapet investor dari institusi.
Pengembangan bisnis lama bisa diambil dari keuntungan bisnis baru... teorinya sih gitu lambat asal selamat :D

dan strategi bisnis saya saat ini klo mo buka bisnis baru:
"Low risk high profit" menghindari "high risk high cost" bukan jaman lagi "high risk high profit" :jaim:

makanya saat ini saya menghindari bisnis warnet, walau dulu pernah pengalaman bangun warnet linux juga, karena bisnis warnet masuk kategori "high risk high cost" :D

wah menarik juga konsepnya kang,
kalau di kisaran usia 30 tahunan secara teori kan masih harus dialokasikan ke long term investment yang memang rata2 high risk high profit.
Itu teorinya, tapi prakteknya kalau sudah memiliki anak langsung nggak berani macam2  :hihi: langsung cari aman

u warnet sendiri high risk high cost sepertinya iya, tapi apakah juga high profit  ???
sepertinya masih skala mid deh kang  :hmmm:
I'm a simple woman, with humble way of thinking and wide point of view yet strong character within

Offline Revolusioner

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.694
  • Lokasi: JAKARTA-BEKASI
  • Jenis kelamin: Pria
  • Just My Two Dinham <(^_^)>
    • Lihat Profil
    • RADIO DAKTA 107 FM
« Jawab #20 pada: 23 Desember 2011, 07:22:44 »
klinik kesehatan dan kecantikan kang

bukan agak lama lagi tampaknya, sudah dalam state waspada, macam gunung berapi  :wataw:
wajar juga sih segmennya juga khusus, dan setahu saya biasanya untuk awal2 dana terbesar usaha selain menyediakan aset produksi adalah sewa tempat :wataw:

wah menarik juga konsepnya kang,
kalau di kisaran usia 30 tahunan secara teori kan masih harus dialokasikan ke long term investment yang memang rata2 high risk high profit.
Itu teorinya, tapi prakteknya kalau sudah memiliki anak langsung nggak berani macam2  :hihi: langsung cari aman

u warnet sendiri high risk high cost sepertinya iya, tapi apakah juga high profit  ???
sepertinya masih skala mid deh kang  :hmmm:
penilaian high cost high profit memang cenderung relatif sih, tapi dari pengalaman warnet & game center yang masih bertahan saat ini memang biasanya plus fasilitasnya, jadinya kembali high cost hehe

karena kita ada 2 pilihan:
1. High cost=> hasilnya bisa high profit atau low profit (high risk)
2. Low cost=> hasilnya bisa low profit atau high profit (low risk)

saya memilih pilihan 2 dong, kenapa? karena modal cekak %peace%
atau prinsip ekonomi jadul dengan modal yang sedikit untuk meraih untung yang sebesar-besarnya. :jaim:

klo dihitung dengan angka besaran mungkin relatif...
kelihatan low cost atau high cost bisa juga dilihat dari berapa lama bisnis kita mencapai titik impas & balik modal, klo kurang dari 1 tahun mungkin bisa dibilang low cost klo lebih dari 2 tahun bisa kita bilang high cost.
atau dengan gotong royong supaya high cost menjadi low cost mungkinkah? mungkin
contoh bisnis internet hotspot ini, bisa saya bilang adalah bisnis yang low cost namun bisa high profit...
kok bisa? ya bisa dong :hihi:

nah trus simulasinya gimana? ya mungkin nanti ada thread yang membahas simulasi bedah bisnis baru apakah termasuk high cost, low cost dan juga dinilai analisis SWOT-nya  :jaim:


btw, untuk sementara sebagai TS, gambaran tentang kerjsama bagi hasil sudah ada titik terang... tinggal praktek simulasi bedah bisnisnya bagaimana %peace%

tapi bagi rekan2 yg masih punya pertanyaan atau berbagi seputar kerjasama bisnis silakan saja, thread ini gak ditutup kok :ehm:
« Edit Terakhir: 23 Desember 2011, 07:28:28 oleh Revolusioner »
"Perjuangan itu penuh peluh dan darah namun terasa penuh hikmah dan nikmat jika dihadapi dengan syukur dan sabar."

Offline mesmerized haze

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 1.368
  • Lokasi: world
  • Jenis kelamin: Wanita
  • belajar menjadi BIJAK
    • Lihat Profil
« Jawab #21 pada: 25 Desember 2011, 12:04:56 »
wajar juga sih segmennya juga khusus, dan setahu saya biasanya untuk awal2 dana terbesar usaha selain menyediakan aset produksi adalah sewa tempat :wataw:


makanya jangan sewa, tapi ajak si pemilik tempat jadi investor  :p

nah trus simulasinya gimana? ya mungkin nanti ada thread yang membahas simulasi bedah bisnis baru apakah termasuk high cost, low cost dan juga dinilai analisis SWOT-nya  :jaim:


btw, untuk sementara sebagai TS, gambaran tentang kerjsama bagi hasil sudah ada titik terang... tinggal praktek simulasi bedah bisnisnya bagaimana %peace%

tapi bagi rekan2 yg masih punya pertanyaan atau berbagi seputar kerjasama bisnis silakan saja, thread ini gak ditutup kok :ehm:

* mesmerized haze menunggu thread baru dari kang revo cs  :koran:
I'm a simple woman, with humble way of thinking and wide point of view yet strong character within

Offline Revolusioner

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.694
  • Lokasi: JAKARTA-BEKASI
  • Jenis kelamin: Pria
  • Just My Two Dinham <(^_^)>
    • Lihat Profil
    • RADIO DAKTA 107 FM
« Jawab #22 pada: 25 Desember 2011, 14:47:44 »
makanya jangan sewa, tapi ajak si pemilik tempat jadi investor  :p

* mesmerized haze menunggu thread baru dari kang revo cs  :koran:
iya sih untuk sementara opsi sewa tempat sudah saya blacklist dalam membuka bisnis baru :D
karena dah pernah dalam pengalaman bisnis tutup karena g bisa lanjut bayar uang sewa  :malu: :wataw:

 :hihi: btw, sebenarnya threadnya udah ada cuma g pake nama pribadi tapi nama "teamwork perusahaan" biar agak keren dikit :jaim:

dan untuk ke depannya, untuk thread2 tertentu tentang praktikal bisnis kayaknya tetap menggunakan nama tim klo menurut pertimbangan lebih bagus :D

lagipula sekarang jamannya semangat open bisnis yang mengadopsi semangat opensource seperti penjelasan berikut: http://swa.co.id/2010/10/menjadi-terbuka-itu-gampang/
atau di sini

thread tersebut di sini
di sono juga lagi mo narik orang yang punya gawean supaya masuk thread heheh
"Perjuangan itu penuh peluh dan darah namun terasa penuh hikmah dan nikmat jika dihadapi dengan syukur dan sabar."

Offline mesmerized haze

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 1.368
  • Lokasi: world
  • Jenis kelamin: Wanita
  • belajar menjadi BIJAK
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 29 Desember 2011, 12:57:35 »
di sono juga lagi mo narik orang yang punya gawean supaya masuk thread heheh


nggak paham  :hmmm:
I'm a simple woman, with humble way of thinking and wide point of view yet strong character within

Offline Revolusioner

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.694
  • Lokasi: JAKARTA-BEKASI
  • Jenis kelamin: Pria
  • Just My Two Dinham <(^_^)>
    • Lihat Profil
    • RADIO DAKTA 107 FM
« Jawab #24 pada: 29 Desember 2011, 15:17:27 »
hmm, maksudnya salah seorang rekan myqers yang punya kepentingan juga di dalam studi kasus tersebut.
Bisa dibilang orang yang mengerti betul profil & kondisi lokasi di sana, seorang entrepreneur juga  :D

tapi klo ada yg mau masuk jadi calon investor juga bisa, terutama entrepreneur di wilayah bekasi %peace%
"Perjuangan itu penuh peluh dan darah namun terasa penuh hikmah dan nikmat jika dihadapi dengan syukur dan sabar."

Offline mesmerized haze

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 1.368
  • Lokasi: world
  • Jenis kelamin: Wanita
  • belajar menjadi BIJAK
    • Lihat Profil
« Jawab #25 pada: 29 Desember 2011, 17:04:36 »
masih belum paham  :D

ya sudah kang, nggak apa2. Personal stuff tampaknya  :p
I'm a simple woman, with humble way of thinking and wide point of view yet strong character within