Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Penulis Topik: TURUNNYA NABI ISA 'ALAIHI SALAM, SUATU KEPASTIAN YG WAJIB DIYAKINI  (Dibaca 8958 kali)


Offline mahendrag09

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2009
  • Tulisan: 11
  • Lokasi: jakarta timur
  • Jenis kelamin: Pria
  • mahendra abu muflih
    • Lihat Profil
    • tokomuflih
« pada: 20 November 2011, 08:29:53 »
Dalil dari Al-Qur-an al-Karim:
1. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“(Ingatlah), ketika Allah berfirman: ‘Hai ‘Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikanmu kepada akhir ajalmu dan mengangkatmu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari Kiamat. Kemudian hanya kepada Aku-lah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya.’” [Ali ‘Imran: 55]

Para ahli tafsir berbeda pendapat mengenai firman Allah: إِنِّيْ مُتَوَفِّيْكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ “Sesungguhnya Aku akan menyampaikanmu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku...”

Menurut Qatadah dan ulama lainnya: “Ini merupakan bentuk kalimat dalam bentuk muqaddam dan muakhkhar (yaitu bentuk kalimat yang mendahulukan apa yang seharusnya ada di akhir, dan mengakhirkan apa yang seharusnya didahulukan). Kedudukan sebenarnya adalah إِنِّيْ رَافِعُكَ إِلَيَّ وَ مُتَوَفِّيْكَ “ Yakni Aku mengangkatmu kepada-Ku dan mewafatkanmu.

Dan mayoritas ulama berpendapat bahwa yang dimaksud dengan kematian tersebut adalah tidur, sebagaimana firman-Nya وَهُوَ الَّذِيْ يَتَوَفَّاكُمْ بِاللَّيْلِ “Dan Dia-lah yang menidurkan kalian di malam hari.” [Al-An’aam: 60]

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, اللهُ يَتَوَفَّى اْلأَنْفُسَ حِيْنَ مَوْتِهَا وَالَّتِيْ لَمْ تَمُتْ فِيْ مَنَامِهَا Allah yang memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati pada waktu tidurnya.". [Az-Zumar: 42]

2. Firman Allah Azza Wa Jala
“Dan karena ucapan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh al-Masih, ‘Isa putera Maryam, Rasul Allah,’ padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) ‘Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ‘Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat ‘Isa kepada-Nya. Dan Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” [An-Nisaa': 157-158]

Allah mengangkat Nabi ‘Isa Alaihissaalam dalam keadaan hidup dengan ruh dan jasadnya, ayat di atas sebagai dalil untuk membantah orang-orang Yahudi yang menyangka ‘Isa dibunuh dan disalib. Kalau yang diangkat ruhnya saja, maka apa bedanya Nabi ‘Isa dengan Nabi-nabi yang lainnya, bahkan juga kaum Mukminin, semua ruhnya diangkat Allah sesudah wafat! Jadi, tidak beda antara Nabi ‘Isa dengan yang lainnya? Lantas apa manfaat penyebutan diangkat ke langit, kalau bukan yang di-angkat ruh dan jasadnya?!

3. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Dan sesungguhnya ‘Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari Kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang Kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.” [Az-Zukhruuf: 61]

Tafsiran lafazh: : وَإِنَّهُ لَعِلْمٌ لِّلسَّاعَة menurut Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhuma sebagaimana tercantum dalam kitab Tafsiir Ibni Katsiir adalah turunnya Nabi ‘Isa bin Maryam Alaihissalam sebelum hari Kiamat. Kemudian dijelaskan juga oleh Ibnu Katsir Rahimahullah hadits-hadits tentang turunnya Nabi ‘Isa sebelum hari Kiamat diriwayatkan dari Abu Hurairah, Ibnu ‘Abbas, Abul ‘Aliyah, Abu Malik, Ikrimah, Hasan, Qatadah, ad-Dhahhak dan selainnya. Hadits-hadits turunnya Nabi ‘Isa bin Maryam Alaihissalam sebelum hari Kiamat sebagai Imam yang adil, dan hakim yang bijaksana adalah mutawatir

Adapun dalil-dalil dari As-Sunnah:
1. Dari Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لاَ تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي يُقَاتِلُوْنَ عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِيْنَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ، قَالَ: فَيَنْزِلُ عِيْسَى بْنُ مَرْيَمَq فَيَقُوْلُ أَمِيْرُهُمْ: تَعَالَ صَلِّ لَنَا فَيَقُوْلُ: لاَ، إِنَّ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ أُمَرَاءُ، تَكْرِمَةَ اللهِ هَذِهِ اْلأُمَّةَ.
“Senantiasa ada segolongan dari ummatku yang berperang demi membela kebenaran sampai hari Kiamat.” Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maka kemudian turun Nabi ‘Isa bin Maryam Alaihissalam, kemudian pemimpin golongan yang berperang tersebut berkata kepada Nabi ‘Isa: ‘Kemarilah, shalatlah mengimami kami.’ Kemudian Nabi ‘Isa menjawab: ‘Tidak, sesungguhnya sebagian kalian adalah pemimpin atas sebagian yang lain, sebagai penghormatan bagi umat ini."

2. Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ، لَيُوْشِكَنَّ أَنْ يَنْزِلَ فِيْكُمُ ابْنُ مَرْيَمَ q حَكَمًا عَدْلاً، فَيَكْسِرَ الصَّلِيْبَ، وَيَقْتُلَ الْخِنْزِيْرَ، وَيَضَعَ الْجِزْيَةَ، وَيَفِيْضَ الْمَالُ حَتَّى لاَ يَقْبَلَهُ أَحَدٌ.
“Dan demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, sudah dekat saatnya di mana akan turun pada kalian (‘Isa) Ibnu Maryam Alaihissalam sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapus jizyah (upeti/pajak), dan akan melimpah ruah harta benda, hingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya.”

SEMOGA MENINGKATKAN IMAN KITA KEPADA ALLAH JALLA WA'ALA
http://tokomuflih.com
subdis buku dan herbal, bergabung yuk di toko muflih facebook

Offline filsufsufi

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 1.283
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 23 November 2011, 09:27:32 »
^saya sependapat dengan anda dan kutipannya tepat, soalnya disini banyak yang mengutip nash lalu memperkosa nash tsb untuk memuaskan hawa nafsunya saja demi mendukung pendapat sesat mereka

Offline moslem

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.036
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 23 November 2011, 09:32:23 »
^saya sependapat dengan anda dan kutipannya tepat, soalnya disini banyak yang mengutip nash lalu memperkosa nash tsb untuk memuaskan hawa nafsunya saja demi mendukung pendapat sesat mereka

Mudah mudahan @TS bukan cari celah, naiknya nabi Isa adalah perwujudannya naiknya Tuhan

Ada lho di board ini yang berpendapat "Tuhan naik" sebagai akidahnya.

Mungkin  sudah jadi zikir dan wiridan "Tuhan naik, Tuhan naik" xixixixixi


Offline saruman

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2011
  • Tulisan: 53
  • Lokasi: soerabaia
  • Jenis kelamin: Pria
  • sayah adalah abu hanan di Laskar Islam
    • Lihat Profil
    • Laskar Islam
« Jawab #3 pada: 25 Desember 2011, 09:28:33 »
Dalil dari Al-Qur-an al-Karim:
1. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“(Ingatlah), ketika Allah berfirman: ‘Hai ‘Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikanmu kepada akhir ajalmu dan mengangkatmu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari Kiamat. Kemudian hanya kepada Aku-lah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya.’” [Ali ‘Imran: 55]

Para ahli tafsir berbeda pendapat mengenai firman Allah: إِنِّيْ مُتَوَفِّيْكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ “Sesungguhnya Aku akan menyampaikanmu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku...”

Menurut Qatadah dan ulama lainnya: “Ini merupakan bentuk kalimat dalam bentuk muqaddam dan muakhkhar (yaitu bentuk kalimat yang mendahulukan apa yang seharusnya ada di akhir, dan mengakhirkan apa yang seharusnya didahulukan). Kedudukan sebenarnya adalah إِنِّيْ رَافِعُكَ إِلَيَّ وَ مُتَوَفِّيْكَ “ Yakni Aku mengangkatmu kepada-Ku dan mewafatkanmu.

Dan mayoritas ulama berpendapat bahwa yang dimaksud dengan kematian tersebut adalah tidur, sebagaimana firman-Nya وَهُوَ الَّذِيْ يَتَوَفَّاكُمْ بِاللَّيْلِ “Dan Dia-lah yang menidurkan kalian di malam hari.” [Al-An’aam: 60]

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, اللهُ يَتَوَفَّى اْلأَنْفُسَ حِيْنَ مَوْتِهَا وَالَّتِيْ لَمْ تَمُتْ فِيْ مَنَامِهَا Allah yang memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati pada waktu tidurnya.". [Az-Zumar: 42]

2. Firman Allah Azza Wa Jala
“Dan karena ucapan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh al-Masih, ‘Isa putera Maryam, Rasul Allah,’ padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) ‘Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ‘Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat ‘Isa kepada-Nya. Dan Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” [An-Nisaa': 157-158]

Allah mengangkat Nabi ‘Isa Alaihissaalam dalam keadaan hidup dengan ruh dan jasadnya, ayat di atas sebagai dalil untuk membantah orang-orang Yahudi yang menyangka ‘Isa dibunuh dan disalib. Kalau yang diangkat ruhnya saja, maka apa bedanya Nabi ‘Isa dengan Nabi-nabi yang lainnya, bahkan juga kaum Mukminin, semua ruhnya diangkat Allah sesudah wafat! Jadi, tidak beda antara Nabi ‘Isa dengan yang lainnya? Lantas apa manfaat penyebutan diangkat ke langit, kalau bukan yang di-angkat ruh dan jasadnya?!

3. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Dan sesungguhnya ‘Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari Kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang Kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.” [Az-Zukhruuf: 61]

Tafsiran lafazh: : وَإِنَّهُ لَعِلْمٌ لِّلسَّاعَة menurut Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhuma sebagaimana tercantum dalam kitab Tafsiir Ibni Katsiir adalah turunnya Nabi ‘Isa bin Maryam Alaihissalam sebelum hari Kiamat. Kemudian dijelaskan juga oleh Ibnu Katsir Rahimahullah hadits-hadits tentang turunnya Nabi ‘Isa sebelum hari Kiamat diriwayatkan dari Abu Hurairah, Ibnu ‘Abbas, Abul ‘Aliyah, Abu Malik, Ikrimah, Hasan, Qatadah, ad-Dhahhak dan selainnya. Hadits-hadits turunnya Nabi ‘Isa bin Maryam Alaihissalam sebelum hari Kiamat sebagai Imam yang adil, dan hakim yang bijaksana adalah mutawatir

Adapun dalil-dalil dari As-Sunnah:
1. Dari Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لاَ تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي يُقَاتِلُوْنَ عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِيْنَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ، قَالَ: فَيَنْزِلُ عِيْسَى بْنُ مَرْيَمَq فَيَقُوْلُ أَمِيْرُهُمْ: تَعَالَ صَلِّ لَنَا فَيَقُوْلُ: لاَ، إِنَّ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ أُمَرَاءُ، تَكْرِمَةَ اللهِ هَذِهِ اْلأُمَّةَ.
“Senantiasa ada segolongan dari ummatku yang berperang demi membela kebenaran sampai hari Kiamat.” Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maka kemudian turun Nabi ‘Isa bin Maryam Alaihissalam, kemudian pemimpin golongan yang berperang tersebut berkata kepada Nabi ‘Isa: ‘Kemarilah, shalatlah mengimami kami.’ Kemudian Nabi ‘Isa menjawab: ‘Tidak, sesungguhnya sebagian kalian adalah pemimpin atas sebagian yang lain, sebagai penghormatan bagi umat ini."

2. Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ، لَيُوْشِكَنَّ أَنْ يَنْزِلَ فِيْكُمُ ابْنُ مَرْيَمَ q حَكَمًا عَدْلاً، فَيَكْسِرَ الصَّلِيْبَ، وَيَقْتُلَ الْخِنْزِيْرَ، وَيَضَعَ الْجِزْيَةَ، وَيَفِيْضَ الْمَالُ حَتَّى لاَ يَقْبَلَهُ أَحَدٌ.
“Dan demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, sudah dekat saatnya di mana akan turun pada kalian (‘Isa) Ibnu Maryam Alaihissalam sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapus jizyah (upeti/pajak), dan akan melimpah ruah harta benda, hingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya.”

SEMOGA MENINGKATKAN IMAN KITA KEPADA ALLAH JALLA WA'ALA
“Dan karena ucapan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh al-Masih, ‘Isa putera Maryam, Rasul Allah,’ padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) ‘Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ‘Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat ‘Isa kepada-Nya. Dan Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” [An-Nisaa': 157-158]

Gak ada keterangan secara tegas "diserupakan" sama artinya seperti pinang dibelah dua.

Bahwa nabi Isa adalah wafat itu adalah kepastian.Turunya nabi Isa di hari akhir apakah berarti bangkit dari kubur/kematian?

http://laskarislam.indonesianforum.net/ forum yang dihindari atheis,agnostik dan penyembah berhala

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 28 Desember 2011, 08:41:35 »
Kepada para pembaca yang pintar dan yang terhormat,

Assalamualaikum.

Kaum Sunni tidak percaya bahwa Muhammad adalah nabi terakhir; karena Kaum Sunni percaya bahwa Nabi Isa Al Masih akan datang kembali  ke dunia ini setelah Rasulullah wafat. Pengkultusan para sahabat yang dilakukan oleh Kaum Sunni; akibatnya hadith hadith palsu mudah menyebar di dalam kalangan Kaum Sunni dan Ahadith palsu dengan cepat menjadi aqidah Kaum Sunni .

Kaum Syiah percaya bahwa Muhammad adalah nabi terakhir; sehingga tidak ada lagi nabi lama yang akan datang setelah Rasulullah wafat; ini berarti Nabi Isa Al Masih tidak akan datang kembali ke dunia ini setelah Nabi Muhammad wafat; tetapi Kaum Syiah percaya bahwa IMAM MAHDI akan datang setelah Rasulullah wafat.

Imam Mahdi akan memberikan penafsiran baru terhadap AlQuran sehingga agama Islam bisa berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Imam Mahdi juga akan menghapuskan BIDAH dan menyebarkan SUNNAH.

Kuburan Nabi Isa Al Masih sudah ditemukan di Israel oleh para Archeologist; sehingga tidak mungkin Nabi Isa Al Masih akan kembali ke dunia ini. Abu Huriaroh adalah manta Penderta Krsisten yang masuk Islam sebelum Nabi Muhammad wafat; Abu Hurairoh membawa aqidah Kristen ke dalam agama Islam; karena ummat Kristen wajib percaya bahwa Yesus (nabi Isa Al Masih) akan kembali ke dunia ini dan Yesus akan membunuh anti-kritstus (Dajjal)

Kaum Syiah sangat kritis terhadap para sahabat; sehingga Kaum Syiah rajin mencabar para sahabat (memeriksa dan mempelajari kesalahan yang dilakukan oleh para sahabat setelah Rasulullah wafat); sehingga hadith hadit palsu tidak mudah masuk ke dalam aqidah kaum Syiah

Insya Allah, para pembaca bisa melihat kuburan Nabi Isa Al Masih di Israel pada website berikut ini http://www.jesusfamilytomb.com
« Edit Terakhir: 28 Desember 2011, 15:40:03 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline saruman

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2011
  • Tulisan: 53
  • Lokasi: soerabaia
  • Jenis kelamin: Pria
  • sayah adalah abu hanan di Laskar Islam
    • Lihat Profil
    • Laskar Islam
« Jawab #5 pada: 28 Desember 2011, 10:58:12 »
Kepada para pembaca yang pintar dan yang terhormat,

Assalamualaikum.

Kaum Sunni tidak percaya bahwa Muhammad adalah nabi terakhir; karena Kaum Sunni percaya bahwa Nabi Isa Al Masih akan datang kembali  ke dunia ini setelah Rasulullah wafat. Pengkultusan para sahabat yang dilakukan oleh Kaum Sunni; akibatnya hadith hadith palsu mudah menyebar di dalam kalangan Kaum Sunni dan Ahadith palsu dengan cepat menjadi aqidah Kaum Sunni .

Kaum Syiah percaya bahwa Muhammad adalah nabi terakhir; sehingga tidak ada lagi nabi lama yang akan datang setelah Rasulullah wafat; ini berarti Nabi Isa Al Masih tidak akan datang kembali ke dunia ini setelah Nabi Muhammad wafat; tetapi Kaum Syiah percaya bahwa IMAM MAHDI akan datang setelah Rasulullah wafat.

Imam Mahdi akan memberikan penafsiran baru terhadap AlQuran sehingga agama Islam bisa berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Imam Mahdi juga akan menghapuskan BIDAH dan menyebarkan SUNNAH.

Kuburan Nabi Isa Al Masih sudah ditemukan di Israel oleh para Archeologist; sehingga tidak mungkin Nabi Isa Al Masih akan kembali ke dunia ini. Abu Huriaroh adalah manta Penderta Krsisten yang masuk Islam sebelum Nabi Muhammad wafat; Abu Hurairoh membawa aqidah Kristen ke dalam agama Islam; karena ummat Kristen wajib percaya bahwa Yesus (nabi Isa Al Masih) akan kembali ke dunia ini dan Yesus akan membunuh anti-kritstus (Dajjal)

Kaum Syiah sangat kritis terhadap para sahabat; sehingga Kaum Sunni rajin mencabar  para sahabat (memeriksa dan mempelajari kesalahan yang dilakukan oleh para sahabat setelah Rasulullah wafat); sehingga hadith hadit palsu tidak mudah masuk ke dalam aqidah kaum Syiah

Insya Allah, para pembaca bisa melihat kuburan Nabi Isa Al Masih di Israel pada website berikut ini http://www.jesusfamilytomb.com
MAS.kalo nabi muhammad adalah nabi terakhir itu adalah kepastian.sedangkan keyakinan nabi isa turun lagi adalah "penyusupan" akidah.
meski kedatangan nabi isa tidak merubah status bontot dari nabi muhammad tetapi "kebangkitan/turunnya" isa al masih adalah salah kaprah yang diimani.

nabi isa terbang ke planet lain atau hijrah ke langit lain?apakah nabi isa hijrah dengan badan atau hanya roh?
ditunggu dalilnya.......kalo hanya berdasarkan hadits ibnu abbas aja menimbulkan masalah baru yakni hadits ibnu abbas bertentangan dgn ayat Al Quran.
 8-)

http://laskarislam.indonesianforum.net/ forum yang dihindari atheis,agnostik dan penyembah berhala

Offline filsufsufi

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 1.283
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 28 Desember 2011, 13:36:22 »
^kata "penyusupan" itu pilihan bahasa yang kurang simpatik, coba giliran kamu yang berikan dalilnya yg bilang gak bakal turun lagi?

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 28 Desember 2011, 15:34:25 »
MAS.kalo nabi muhammad adalah nabi terakhir itu adalah kepastian.sedangkan keyakinan nabi isa turun lagi adalah "penyusupan" akidah.
meski kedatangan nabi isa tidak merubah status bontot dari nabi muhammad tetapi "kebangkitan/turunnya" isa al masih adalah salah kaprah yang diimani.

nabi isa terbang ke planet lain atau hijrah ke langit lain?apakah nabi isa hijrah dengan badan atau hanya roh?
ditunggu dalilnya.......kalo hanya berdasarkan hadits ibnu abbas aja menimbulkan masalah baru yakni hadits ibnu abbas bertentangan dgn ayat Al Quran.
 8-)



Kepada SARUMAN yang pintar dan yang terhormat,

ALQURAN 2;156
Sesungguhnya kami berasal dari ALLAH dan hanya kepada ALLAH kami akan kembali

Anda adalah orang yang sangat pintar tetapi anda sedang bingung.

Jika kita mengakui ALLAH sebagai Tuhan yang maha esa; maka kita tidak akan bisa mengakui Iblis sebagai Tuhan. Begitu juga jika kita mengakui Muhammad sebagai nabi terakhir atau Rasul terakhir; kita tidak bisa mengakui ada nabi lagi yang akan datang setelah Nabi Muhammad wafat. Kita tidak bisa pilih dua, kita menyembah ALLAH dan kita menyembah Iblis

Fakta sejarah bahwa kuburan Nabi Isa Al Masih sudah ditemukan di Israel adalah bukti kuat bahwa Nabi Isa Al Masih sudah wafat 600 tahun sebelum kedatangan Nabi Muhammad; sehingga Nabi Isa Al Masih tidak akan kembali lagi ke dunia ini karena Muhammad adalah nabi terakhir atau rasul terakhir.

Kita tidak bisa pilih dua, kita mengakui Muhammad sebagai terakhir sehingga tidak ada lagi nabi yang akan kembali ke dunia ini atau kita tidak mengakui Muhammad sebagai nabi/rasul terakhir.

Nabi Isa Al Masih sudah lama wafat dan sudah kembali ke ALLAH; sehingga Nabi Isa Al Masih tidak akan kembali ke dunia ini setelah kedatangan Nabi Muhammad.
« Edit Terakhir: 28 Desember 2011, 15:39:01 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline saruman

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2011
  • Tulisan: 53
  • Lokasi: soerabaia
  • Jenis kelamin: Pria
  • sayah adalah abu hanan di Laskar Islam
    • Lihat Profil
    • Laskar Islam
« Jawab #8 pada: 29 Desember 2011, 02:34:12 »
@FILSUFSUfi
dalil?tenang ja mas.Ada saatnya akan tiba
 :)

@Muhammad Abdullah
ketika mendapati "keadaan" tersebut [pengangkatan dll] saya hanya berpikir
begini...
a.Nabi Isa hidup,diangkat jasad dan roh,hidup di entah dimana
b.Nabi Muhammad selesai menjalani kehidupan dan beliau adalah nabi terakhir yg mendapat wahyu.
c.Nabi Isa turun lagi TETAPI tidak mendapat wahyu baru melainkan meneruskan apa yg uda ada yakni syariat muhammad [islam].
jadi,nabi terakhir tetap pada nabi Muhammad.

itulah pengertian saya jika berhadapan dengan "turun" dan tetap menolak ada nabi setelah nabi muhammad.Nabi Isa bukan sebagai nabi akhir tetapi HANYA meneruskan misi yg belum khatam.

Letak salah kaprah adalah Apakah ada nabi yg TIDAK mengKHATAMkan tugas?
Pasti ada.Nabi Yunus misal,tetapi beliau tetap mudik ke kampung guna khatamin misi.Lantas wafat.Sedangkan nabi Isa,belum khatam udah cuti.
Kerja lagi untuk penuhi absen ??
wah wah kok jadi mirip dengan kebangkitan Yesus versi Kristen?
siapa adopsi siapa?

Begini saja,nabi Isa diutus bagi bani Israil.Tetapi berapa jumlah suku bani Israil yg telah diDAKWAHI nabi Isa?dua?tida?sepuluh?dua belas?
kalo hanya dua atau tiga suku lantas beliau cuti utk digantikan nabi Muhammad (nabi Muhammad is super sub?) sbg utusan seluruh manusia dapat menyebabkan timbul pemikiran "nabi Muhammad itu lancang". itu kan artinya nabi Isa belum sempurna jalani misi kan??

mas Filsufsufi...>>jadi dasar saya penyusupan adalah "dimana letak khataman nabiyyin"?itu yg pertama.
Yang kedua menyusul.
 ;D :D :jaim:

asal jangan berdalil Allah Maha Kuasa dan punya veto atau prerogatif,kalo uda ketemu seperti itu ya lebih baik saya undur diri.
karena Penciptaan Alam pun uda tunjukkan bahwa Allah Mutlak dan Absolut berKuasa.Iblis dijadiin tunduk kayak malaikat pun suka2 Allah atau Jibril dijadiin Iblis pun suka2 Allah.
 ;D

http://laskarislam.indonesianforum.net/ forum yang dihindari atheis,agnostik dan penyembah berhala

Offline glagah putih

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 790
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 29 Desember 2011, 05:41:22 »
yang menyerupakan siapa ya? bagaimana caranya?

Isa a.s dan Yesus itu orang yang sama atau berbeda?
just because you say "this is the truth"when saying your opinion,
it doesn't make it so

Offline ina13

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2007
  • Tulisan: 4.039
  • Lokasi: jakarta timur
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Iman adalah Sabar&Syukur (trus belajar untuk itu)
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 29 Desember 2011, 08:29:36 »
@ M. Abdullah...

Astagfirullahal'adzhim..

yang bilang Kaum Sunni gak percaya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai Nabi Terakhir yang di utus Allah Subhanahu wa Ta’ala, tuh siapa ?
Kalo meyakini Nabi 'Isa nanti Allah turunkan lagi sebelum Hari Kiamat tiba itu bagian dari yang memang harus di yakini sebagai Umat Islam Pak..

Percaya & yakin Nabi Muhammad sebagai Rasul terakhir yang Allah utus dan diberi wahyu dan Percaya bahwa nanti Nabi Isa akan Allah turunkan lagi sebelum hari Kiamat untuk menyelesaikan misi yang belum tuntas, bukan Sebagai Nabi terakhir.. itu sejalan pak.. jangan di jadikan pilihan.. tapi pahamilah artinya..

itu kan udah jelas di Alqur'an.. 
“Dan karena ucapan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh al-Masih, ‘Isa putera Maryam, Rasul Allah,’ padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) ‘Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ‘Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat ‘Isa kepada-Nya. Dan Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” [An-Nisaa': 157-158]

 


jadi pemahaman kaum syiah yang harus diluruskan pak..

« Edit Terakhir: 29 Desember 2011, 08:34:44 oleh ina13 »
"Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain diriNya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal."
(QS. At-Taubah : 129).

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #11 pada: 29 Desember 2011, 08:52:27 »
@ M. Abdullah...

Astagfirullahal'adzhim..

yang bilang Kaum Sunni gak percaya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai Nabi Terakhir yang di utus Allah Subhanahu wa Ta’ala, tuh siapa ?
Kalo meyakini Nabi 'Isa nanti Allah turunkan lagi sebelum Hari Kiamat tiba itu bagian dari yang memang harus di yakini sebagai Umat Islam Pak..

Percaya & yakin Nabi Muhammad sebagai Rasul terakhir yang Allah utus dan diberi wahyu dan Percaya bahwa nanti Nabi Isa akan Allah turunkan lagi sebelum hari Kiamat untuk menyelesaikan misi yang belum tuntas, bukan Sebagai Nabi terakhir.. itu sejalan pak.. jangan di jadikan pilihan.. tapi pahamilah artinya..

itu kan udah jelas di Alqur'an.. 
“Dan karena ucapan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh al-Masih, ‘Isa putera Maryam, Rasul Allah,’ padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) ‘Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ‘Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat ‘Isa kepada-Nya. Dan Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” [An-Nisaa': 157-158]

 


jadi pemahaman kaum syiah yang harus diluruskan pak..



Kepada INA 13 yang pintar dan yang terhormat,

Assalamualaikum.

Ayat ayat AlQuran tentang Nabi Isa Al Masih tidak diragukan kebenarannya oleh Kaum Sunni dan Kaum Syiah di dunia ini; walaupun demikian terjadi perbedaan pendapat (perbedaan penafsiran) antara Kaum Syiah dan Kaum Sunni tentang Nabi Isa Al Masih sejak 1400 tahun yang lalu atau sejak Rasulullah wafat. Kaum Syiah percaya bahwa Nabi Isa Al Masih tidak akan kembali lagi ke dunia ini; karena Nabi Muhammad adalah nabi terakhir dan rasul terakhir.

Perbadingan dengan ALLAH dan IBLIS; jika kita percaya bahwa ALLAH adalah Tuhan yang berkuasa; maka kita tidak bisa percaya bahwa Iblis adalah Tuhan. Kita harus pilih satu; ALLAH adalah Tuhan atau Iblis adalah Tuhan; dan kita tidak bisa memilih keduanya.

Begitu juga ketika kita memilih bahwa Muhammmad adalah nabi terakhir yang membawa ALQURAN (Syariah Islam yang terhakir dan yang terlengkap); maka kita tidak bisa percaya bahwa Nabi Isa Al Masih akan datang kembali ke dunia ini membawa dunia ini untuk membawa INJIL (Syariah Islam yang belum lengkap) untuk ummat Islam; karena Nabi Isa Al Masih dikirim oleh ALLAH hanya untuk Bani Israil bukan untuk semua manusia seperti Nabi Muhammad

Kita tidak akan menemukan bahwa Nabi Isa Al Masih akan kembali ke dunia ini setelah Rasulullah wafat di dalam buku2 Kaum Syiah seperti Kitab Al Kafi, Kitab Nahjul Balagho dan Kitab2 awwal yang lain.

Teh INA 13 Insya Allah, bisa melihat keburan Nabi Isa Al Masih yang telah ditemukan oleh para pakar Archeology dari USA dan para pakar Archeology dari Israel di wilayah Israil pada tahun 2000 di dalam website berikut ini

http://www.jesusfamilytomb.com jadi pemahaman Kaum Sunni harus diluruskan.


CATATAN

Karena sering terjadi dialog, diskusi antara Kaum Sunni dan Kaum Syiah tentang Nabi Isa Al Masih dan tentang Imam Mahdi; boleh jadi sekarang ini ada beberapa orang dari Kaum Syiah yang terpengaruh oleh Aqidah Kaum Sunni bahwa Nabi Isa Al Masih akan datang kembali di akhir zaman.

Walaupun demikian Kaum Syiah tidak percaya Nabi Isa Al Masih yang akan datang kepada ummat Islam atau kepada non muslim untuk mengajarkan Injil setelah Rasulullah wafat atau pada akhir zaman; karena Nabi Isa Al Masih ditugaskan oleh ALLAH hanya untuk Bani Israil; Kaum Syiah sejak dahulu percaya bahwa Imam Mahdi yang akan datang untuk mengajarkan AlQuran dengan penafsiran terbaru dan terkini kepada ummat Islam; sehingga agama Islam bisa berkemban sesaui perkembangan zaman.

Kaum Syiah percaya bahwa AlQuran adalah Kitab Allah yang terakhir untuk semua manusia; terutama untuk muslim dan mukmin; jadi tidak mungkin Nabi Isa Al Masih kebali ke dunia ini untuk mengajarkan INJIL kepada non muslim setelah Rasulullah wafat; sehingga non muslim juga wajib tunduk dan patuh kepada AlQuran; karena AlQuran adalah kitab yang terakhir dan kitab yang sempurna.
« Edit Terakhir: 29 Desember 2011, 09:10:24 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline filsufsufi

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 1.283
    • Lihat Profil
« Jawab #12 pada: 29 Desember 2011, 09:56:47 »
^Engkong Dulloh, mana dalilnya klo gak bakal turun? simpel kan..

sedangkan dalil "akan turun lagi" sudah banyak di kutip TS

gak usah maen logika syiah deh...arti "terakhir" aja masih mbulet...emang klo nabi Isa datang lagi bisa disebut "Nabi terakhir"? ya nggak lah...itu cuma pengulangan

orang syiah bilang nabi Isa wafat kok pake link kafir...jelas2 dalam al-Quran disebut "diangkat" Bal RAFA’AHU....jelas2 bukan pake kata wafat atau dibunuh toh?! bahkan Allah bilang WAMA QOTALUUHU, WAMA SHOLABUUHU..kagak di bunuh kagak disalib tau..

Offline ina13

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2007
  • Tulisan: 4.039
  • Lokasi: jakarta timur
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Iman adalah Sabar&Syukur (trus belajar untuk itu)
    • Lihat Profil
« Jawab #13 pada: 29 Desember 2011, 10:06:30 »
Kepada INA 13 yang pintar dan yang terhormat,

Assalamualaikum.

Ayat ayat AlQuran tentang Nabi Isa Al Masih tidak diragukan kebenarannya oleh Kaum Sunni dan Kaum Syiah di dunia ini; walaupun demikian terjadi perbedaan pendapat (perbedaan penafsiran) antara Kaum Syiah dan Kaum Sunni tentang Nabi Isa Al Masih sejak 1400 tahun yang lalu atau sejak Rasulullah wafat. Kaum Syiah percaya bahwa Nabi Isa Al Masih tidak akan kembali lagi ke dunia ini; karena Nabi Muhammad adalah nabi terakhir dan rasul terakhir.

Perbadingan dengan ALLAH dan IBLIS; jika kita percaya bahwa ALLAH adalah Tuhan yang berkuasa; maka kita tidak bisa percaya bahwa Iblis adalah Tuhan. Kita harus pilih satu; ALLAH adalah Tuhan atau Iblis adalah Tuhan; dan kita tidak bisa memilih keduanya.

Perbandingannya gak nyambung ini pak.. jelas ajah yang di Pilih Allah Maha Kuasa.. kalo yang di pilih Iblis,,berarti bukan muslim dong...
Soal Turunnya Nabi Isa dengan Nabi Muhammad Sebagai Nabi terakhir emang bukan pilihan pak.. kan tadi saya bilang ini keyakinan yang sejalan.. bukan harus dipilih....

Begitu juga ketika kita memilih bahwa Muhammmad adalah nabi terakhir yang membawa ALQURAN (Syariah Islam yang terhakir dan yang terlengkap); maka kita tidak bisa percaya bahwa Nabi Isa Al Masih akan datang kembali ke dunia ini membawa dunia ini untuk membawa INJIL (Syariah Islam yang belum lengkap) untuk ummat Islam; karena Nabi Isa Al Masih dikirim oleh ALLAH hanya untuk Bani Israil bukan untuk semua manusia seperti Nabi Muhammad

Kita tidak akan menemukan bahwa Nabi Isa Al Masih akan kembali ke dunia ini setelah Rasulullah wafat di dalam buku2 Kaum Syiah seperti Kitab Al Kafi, Kitab Nahjul Balagho dan Kitab2 awwal yang lain.


ya tetap bisa.. Mengimani Nabi Muhammad sebagai nabi Terkahir yang di utus Allah menerima Wahyu.. dan juga meyakini Nabi Isa akan Allah turunkan nanti sebelum hari Kiamat..

Ya jelas ajah di buku2 kaum Syiah gak ada.. kan kaum syiah gak meyakini kalo Nabi Isa akan diturunkan lagi..
padahal jelas2.. di Alqur'an sudah ada ayatnya..


Teh INA 13 Insya Allah, bisa melihat keburan Nabi Isa Al Masih yang telah ditemukan oleh para pakar Archeology dari USA dan para pakar Archeology dari Israel di wilayah Israil pada tahun 2000 di dalam website berikut ini

http://www.jesusfamilytomb.com jadi pemahaman Kaum Sunni harus diluruskan.

Wah Afwan pak.. untuk saat ini saya belum berminat melihat.. dan saya gak percaya akan penemuan itu...
yang saya yakini.. yang dibunuh itu bukan Nabi Isa .. jadi tentu aja ya gak akan ketemu kuburannya..
kalo pun ada kuburannya..bisa ajah itu di Papan Nama tertulis 'Isa menurut yang menulis di Papan.. tapi saya tidak meyakini itu...



"Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain diriNya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal."
(QS. At-Taubah : 129).

Offline saruman

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2011
  • Tulisan: 53
  • Lokasi: soerabaia
  • Jenis kelamin: Pria
  • sayah adalah abu hanan di Laskar Islam
    • Lihat Profil
    • Laskar Islam
« Jawab #14 pada: 29 Desember 2011, 10:09:14 »
^Engkong Dulloh, mana dalilnya klo gak bakal turun? simpel kan..

sedangkan dalil "akan turun lagi" sudah banyak di kutip TS

gak usah maen logika syiah deh...arti "terakhir" aja masih mbulet...emang klo nabi Isa datang lagi bisa disebut "Nabi terakhir"? ya nggak lah...itu cuma pengulangan

orang syiah bilang nabi Isa wafat kok pake link kafir...jelas2 dalam al-Quran disebut "diangkat" Bal RAFA’AHU....jelas2 bukan pake kata wafat atau dibunuh toh?! bahkan Allah bilang WAMA QOTALUUHU, WAMA SHOLABUUHU..kagak di bunuh kagak disalib tau..
wa maa qotaluuhu wa maa sholabuuhu = tak dibunuh tak diPANTEK
dimana "wafat" ??
kalo hanya ayat tsb kita tidak akan menemukan "wafat".Tetapi wafat akan dijumpai pada ayat lain dan menunjukkan bahwa nabi Isa masih mengalami lanjut usia.Bukan 33 tahun seperti pemahaman Bibel yg dibenarkan secara salah kaprah oleh kebanyakan umat Islam.

"mengangkat kepadaKu" = naik ke langit?
"1/3 malam terakhir,Allah turun ke langit dunia" = Allah bergerak?

satu contoh;
Dia mendatangi aku = dari depan/dari belakang/dari samping?
Mendatangi di rumah atau mendatangi saya di kantor?

jujur aja,saya bukan syiah dan bukan pula sunni.hanya satu kata yang saya yakini benar,ISLAM.

Kutip
@ Ina13Percaya & yakin Nabi Muhammad sebagai Rasul terakhir yang Allah utus dan diberi wahyu dan Percaya bahwa nanti Nabi Isa akan Allah turunkan lagi sebelum hari Kiamat untuk menyelesaikan misi yang belum tuntas, bukan Sebagai Nabi terakhir.. itu sejalan pak.. jangan di jadikan pilihan.. tapi pahamilah artinya..
Misi apa yang belum tuntas kemudian hadir nabi Muhammad sebagai utusan bagi seluruh umat manusia?
 itu kan artinya nabi Isa cuti,digantiin dan diterusin nabi Muhammad,nabi Isa turun lagi.

http://laskarislam.indonesianforum.net/ forum yang dihindari atheis,agnostik dan penyembah berhala