hiks..
iyah... jujur sedih rasasanyah.. ,, namun saya hanya merasa jika ia menjadi teman hidup saya, saya merasa dia bisa membimbing saya dengan bekal agama yang kuat,, namun,, Allah SWT berkehendak lain,,
ia memutuskan untuk menghitbah yang pilihan yang lain..
sekuat-kuat kaum hawakok ternyata rapuh juga,,,, hiks,,,

InsyaAllah saya Ikhlas,,, hanya masih agak sedih ajah,,,
Mungkin Allah SWT masih memberikan saya kesempatan untuk memperbaiki diri, memperbaiki akhlak dan yang pasti memperbaiki ketaatan dalam menjalankan segala tuntunannya...
smoga Allah SWT memberikan kekuatan,,,