24 Mei 2013, 16:04:13
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email FaceBook Login -->
Donasi untuk myQuran! "Donasi"

myQuran - Komunitas Muslim Indonesia


myQ Selasar, sekilas info: H-17 dari myQuran Futsal Cup 2, Segera daftarkan Team Futsal anda | Selamat datang di myQuran, komunitas muslim indonesia..


Dua sifat yg tidak terdapat dalam hati seorang mukmin ialah: 1)kikir 2)budi pekerti yang jahat (HR Tirmidzi)

img_iklan_board/1298237041.gif

Penulis Topik: Sudah benarkah terjemah DEPAG??  (Dibaca 5231 kali)

Offline ^HeHeHe^

  • myQ Setia
  • *
  • Tulisan: 14.198
  • BOIKOT ADALAH JIHADKU!
    • Lihat Profil
Re:Sudah benarkah terjemah DEPAG??
« Jawab #15 pada: 24 Maret 2012, 14:41:17 »
Kalau merujuk kepada kitab atau masjidil haram jelas sekali salah, karena yang diumpamakan كَمَا  seperti adalah "mengenal anak-anak mereka". Nah "anak-anak mereka"  itu adalah manusia, bukan benda. Maka padanannya adalah manusia juga, maka terjemahan Depag itu sudah tepat.
Lucu... bagaimana kita MEMPERCAYAI APA KATA KORAN
Namun MEMPERTANYAKAN apa kata Al-QURAN

Offline Dang

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.063
  • Jenis kelamin: Pria
  • فذكر إن نفعت الذكرى
    • Lihat Profil
    • بسم اللـه الرحمن الرحيم
Re:Sudah benarkah terjemah DEPAG??
« Jawab #16 pada: 24 Maret 2012, 21:22:12 »
Kalau merujuk kepada kitab atau masjidil haram jelas sekali salah, karena yang diumpamakan كَمَا  seperti adalah "mengenal anak-anak mereka". Nah "anak-anak mereka"  itu adalah manusia, bukan benda. Maka padanannya adalah manusia juga, maka terjemahan Depag itu sudah tepat.

Untuk lebih jelas sebaiknya kita perhatikan juga ayat ini :


قُلْ أَىُّ شَىْءٍ أَكْبَرُ شَهَـٰدَةً ۖ قُلِ ٱللَّـهُ ۖ شَهِيدٌۢ بَيْنِى وَبَيْنَكُمْ ۚ وَأُوحِىَ إِلَىَّ هَـٰذَا ٱلْقُرْءَانُ لِأُنذِرَكُم بِهِۦ وَمَنۢ بَلَغَ ۚ أَئِنَّكُمْ لَتَشْهَدُونَ أَنَّ مَعَ ٱللَّـهِ ءَالِهَةً أُخْرَىٰ ۚ قُل لَّآ أَشْهَدُ ۚ قُلْ إِنَّمَا هُوَ إِلَـٰهٌ وَٰحِدٌ وَإِنَّنِى بَرِىٓءٌ مِّمَّا تُشْرِكُونَ

Katakanlah: "Siapakah yang lebih kuat persaksiannya?" Katakanlah: "Allah". Dia menjadi saksi antara aku dan kamu. Dan Al Quran ini diwahyukan kepadaku supaya dengan dia aku memberi peringatan kepadamu dan kepada orang-orang yang sampai Al-Quran (kepadanya). Apakah sesungguhnya kamu mengakui bahwa ada tuhan-tuhan lain di samping Allah?" Katakanlah: "Aku tidak mengakui". Katakanlah: "Sesungguhnya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan (dengan Allah)".  [6:19]

ٱلَّذِينَ ءَاتَيْنَـٰهُمُ ٱلْكِتَـٰبَ يَعْرِفُونَهُۥ كَمَا يَعْرِفُونَ أَبْنَآءَهُمُ ۘ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepadanya, mereka mengenalnya (yang dibacakan muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman (kepada Allah). [6:20]

Allah Maha Mengetahui sedang manusia tidak maengetahui.
« Edit Terakhir: 24 Maret 2012, 21:28:26 oleh Dang »
Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan

Offline ^HeHeHe^

  • myQ Setia
  • *
  • Tulisan: 14.198
  • BOIKOT ADALAH JIHADKU!
    • Lihat Profil
Re:Sudah benarkah terjemah DEPAG??
« Jawab #17 pada: 24 Maret 2012, 21:28:41 »
Bagaimana kalau yang digaristebali adalah Dia menjadi saksi antara aku dan kamu
Lucu... bagaimana kita MEMPERCAYAI APA KATA KORAN
Namun MEMPERTANYAKAN apa kata Al-QURAN

Offline Dang

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.063
  • Jenis kelamin: Pria
  • فذكر إن نفعت الذكرى
    • Lihat Profil
    • بسم اللـه الرحمن الرحيم
Re:Sudah benarkah terjemah DEPAG??
« Jawab #18 pada: 24 Maret 2012, 22:33:11 »
Dia menjadi saksi antara aku dan kamu. Dan Al Qur'an ini diwahyukan kepadaku supaya dengannya aku memberi peringatan kepadamu dan kepada orang-orang yang sampai Al Qur'an (kepadanya).

jika yang menjadi pokok pembicaraan adalah nabi muhammad....

Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepadanya, mereka mengenalnya seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri.

yang digaris bawah kenapa tidak menjadi mengenalmu ?
Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan

Offline ^HeHeHe^

  • myQ Setia
  • *
  • Tulisan: 14.198
  • BOIKOT ADALAH JIHADKU!
    • Lihat Profil
Re:Sudah benarkah terjemah DEPAG??
« Jawab #19 pada: 25 Maret 2012, 03:44:52 »
Kenapa ayat kedua menjadi mereka mengenalnya, bukan kamu/kalian mengenalmu/mengenalku?
Lucu... bagaimana kita MEMPERCAYAI APA KATA KORAN
Namun MEMPERTANYAKAN apa kata Al-QURAN

Offline Dang

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.063
  • Jenis kelamin: Pria
  • فذكر إن نفعت الذكرى
    • Lihat Profil
    • بسم اللـه الرحمن الرحيم
Re:Sudah benarkah terjemah DEPAG??
« Jawab #20 pada: 25 Maret 2012, 07:26:09 »
Kenapa ayat kedua menjadi mereka mengenalnya, bukan kamu/kalian mengenalmu/mengenalku?

justru itu karena nya di sana adalah Al Qur'an... karena topik pembicaraan ayat tersebut mengenai Al Qur'an (yang dibacakan oleh Nabi Muhammad).. perhatikan juga ayat selanjutnya :

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ ٱفْتَرَىٰ عَلَى ٱللَّـهِ كَذِبًا أَوْ كَذَّبَ بِـَٔايَـٰتِهِۦٓ ۗ إِنَّهُۥ لَا يُفْلِحُ ٱلظَّـٰلِمُونَ
Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang membuat-buat suatu kedustaan terhadap Allah, atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Sesungguhnya orang-orang yang aniaya itu tidak mendapat keberuntungan. [6:21]

Allah Maha Mengetahui sedangkan manusia tidak mengetahui
Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan

Offline momod

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.679
  • Jenis kelamin: Pria
  • Waspadalah
    • Lihat Profil
Re:Sudah benarkah terjemah DEPAG??
« Jawab #21 pada: 22 April 2012, 14:13:26 »
بسم اللـه الرحمن الرحيم

Mudah-mudahan ayat ini bisa semakin menjelaskan :

وإنه لفي زبر الأولين ﴿١٩٦﴾ أولم يكن لهم آية أن يعلمه علماء بني إسرائيل ﴿١٩٧

Dan sesungguhnya Al Qur'an itu benar-benar (tersebut) dalam Kitab-kitab orang yang dahulu. Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya?  (Asy Syu'araa' 196-197)


Allah Maha mengetahui sedangkan manusia tidak mengetahui.

وَلَمَّا جَاءَهُمْ كِتَابٌ مِّنْ عِندِ اللَّهِ مُصَدِّقٌ لِّمَا مَعَهُمْ وَكَانُوا مِن قَبْلُ يَسْتَفْتِحُونَ عَلَى الَّذِينَ كَفَرُوا فَلَمَّا جَاءَهُم مَّا عَرَفُوا كَفَرُوا بِهِ ۚ فَلَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الْكَافِرِينَ
Dan setelah datang kepada mereka Kitab dari sisi Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka kenal (maa 'arofuu), mereka lalu ingkar kepadanya. Maka laknat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu. [2:89]


وَإِذَا سَمِعُوا مَا أُنزِلَ إِلَى الرَّسُولِ تَرَىٰ أَعْيُنَهُمْ تَفِيضُ مِنَ الدَّمْعِ مِمَّا عَرَفُوا مِنَ الْحَقِّ ۖ يَقُولُونَ رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ
Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul itu, kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan mereka mengenal kebenaran (al-haq) ('arofuu min al-haq),  seraya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi.  [5:83]



Offline Pusing

  • myQ Newbie
  • *
  • Tulisan: 35
  • Jenis kelamin: Pria
  • وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلاً
    • Lihat Profil
    • RATTIL QURAN
Re:Sudah benarkah terjemah DEPAG??
« Jawab #22 pada: 24 Juni 2012, 21:06:40 »
Assalamu'alaikum,

Saya bukan lah seorang ahli... mudah-mudahan jawaban ini bisa membantu saudara...  :)

maksud Muhammad menurut tafsiran DEPAG adalah merujuk pada ayat selanjutnya :

 الحق من ربك ۖ فلا تكونن من الممترين ﴿١٤٧

Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu. (2:147)

Muhammad = Kebenaran (Kebenaran yang di sampaikan Nabi Muhammad)

Sesuai dengan ayat 119 surat Al baqarah :

إنا أرسلناك بالحق بشيرا ونذيرا ۖ ولا تسأل عن أصحاب الجحيم ﴿١١٩

Sesungguhnya Kami telah mengutusmu (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka.

wassalam.
Maaf, Karena telah lama sekali topik ini saya tinggalkan.
dan maaf jika Jawaban anda belum memenuhi pertanyaan saya. yang saya sorot pertanyaannya adalah pada kata هُ-Hu nya dan bukan penafsiran depag ttg muhammad nya.
Biasakanlah memahami Alqur an dimulai dari mentahnya dulu

Offline Pusing

  • myQ Newbie
  • *
  • Tulisan: 35
  • Jenis kelamin: Pria
  • وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلاً
    • Lihat Profil
    • RATTIL QURAN
Re:Sudah benarkah terjemah DEPAG??
« Jawab #23 pada: 24 Juni 2012, 22:05:33 »
@ dang

jazakallah khairan atas bantuannya kpd antum. smga Allah memberikan antum kesemangatan dlm belajar agama.

saya akan lengkapi penjelasan di atas, bhw pemahaman konteks hu yg ditanyakan TS sebaiknya merujuk pada ayat sebelumnya yang turun setelah nabi berdakwah kepada ahli kitab (yahudi&nasrani). sedangkan org2 ahli kitab sebenarnya sangat mengakui tanda2 kerasulan pada diri rasulullah saw. saking mengenalnya dari paparan taurat, mereka bahkan seolah2 melihat ciri2 khas pada anaknya sendiri. akan tetapi mereka tidak mau beriman karena rasul terakhir tidak diturunkan di kalangan bani israil.

wallahu a'lam bish shawwab
Saya kutipkan ya ayat sebelumnya sebagai berikut:
وَلَئِنْ أَتَيْتَ الَّذِينَ أُوْتُواْ الْكِتَابَ بِكُلِّ آيَةٍ مَّا تَبِعُواْ قِبْلَتَكَ وَمَا أَنتَ بِتَابِعٍ قِبْلَتَهُمْ وَمَا بَعْضُهُم بِتَابِعٍ قِبْلَةَ بَعْضٍ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءهُم مِّن بَعْدِ مَا جَاءكَ مِنَ الْعِلْمِ إِنَّكَ إِذَا لَّمِنَ الظَّالِمِينَ
وَلَئِنْ=    dan sungguh jika
أَتَيْتَ=    (kamu) mendatangkan
الَّذِينَ =   orang-orang yang
أُوْتُواْ =   (mereka[lk]) diberi
الْكِتَابَ=    kitab
بِكُلِّ =   dengan setiap
آيَةٍ =   ayat/keterangan/pembuktian
مَّا =   tidak
تَبِعُواْ=    (mereka) mengikuti
قِبْلَتَكَ =   kiblatmu

dst....
singkat saja dan langsung saja saya kutipkan terjemahnya sebagai berikut:

"Dan sesungguhnya jika kamu mendatangkan kepada orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil), semua ayat (keterangan), mereka tidak akan mengikuti kiblatmu, dan kamu pun tidak akan mengikuti kiblat mereka, dan sebahagian mereka pun tidak akan mengikuti kiblat sebahagian yang lain. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk golongan orang-orang yang lalim."

Jelas sudah bahwa ayat sebelumnya menunjukkan bahwa walaupun Muhammad mendatangkan ilmu/ajaran Allah kepada mereka, mereka tetap saja tidak mau mengikutinya.

Apa ada dalam ayat tersebut, ayat sesudahnya dan ayat selanjutnya yang menunjukkan bahwa org2 ahli kitab sebenarnya sangat mengakui tanda2 kerasulan pada diri rasulullah saw.

Hendaklah kita semua orang orang muslim membuka mata lebar lebar akan fakta yang ada dilapangan betapa mereka (yahudi) sampai detik ini tidak pernah mengakui kerasulan Muhammad dan bahkan terjemah DEPAG pun menjadi bulan bulanan.

Lihatlah juga fakta sampai saat ini mereka sama sekali tidak mengenal muhammad seperti mengenal anak anak mereka sendiri. Tapi justru mereka mengenal ajaran yang dibawa Muhammad Rasulullah seperti mengenal anak anak mereka sendiri. Karena mereka mengenalnya(kitab) seperti mengenal anak anak mereka sendiri makanya mereka ahli dalam memutar balik ajaran Allah menjadi tidak pada proporsinya. Ini seperti yang dibuktikan dalam surat annisa ayat 46 dan lain lain.

Jadi yang dimaksud ayat ayat yang saya tanyakan tidakkah berbicara soal isi ajaran Allah dalam alquran?
Biasakanlah memahami Alqur an dimulai dari mentahnya dulu

Offline Pusing

  • myQ Newbie
  • *
  • Tulisan: 35
  • Jenis kelamin: Pria
  • وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلاً
    • Lihat Profil
    • RATTIL QURAN
Re:Sudah benarkah terjemah DEPAG??
« Jawab #24 pada: 24 Juni 2012, 22:11:42 »
Kalau merujuk kepada kitab atau masjidil haram jelas sekali salah, karena yang diumpamakan كَمَا  seperti adalah "mengenal anak-anak mereka". Nah "anak-anak mereka"  itu adalah manusia, bukan benda. Maka padanannya adalah manusia juga, maka terjemahan Depag itu sudah tepat.
Perlu anda ketahui bahwa terkadang sebuah pertanyaan bukanlah mengandung maksud memenuhi rasa ingin tau. Tapi terkadang bermaksud untuk mengajak orang untuk berfikir dan tidak taklid buta. :)
Biasakanlah memahami Alqur an dimulai dari mentahnya dulu

Offline Pusing

  • myQ Newbie
  • *
  • Tulisan: 35
  • Jenis kelamin: Pria
  • وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلاً
    • Lihat Profil
    • RATTIL QURAN
Re:Sudah benarkah terjemah DEPAG??
« Jawab #25 pada: 24 Juni 2012, 22:26:27 »
baca ayat sebelumnya gan, liat 'ta'nya menunjuk pada rosululloh semua..

*terima kasih
Perlu anda ketahui dalam memahami konteks sebuah ayat atau kalimat apapun hendaknya menangkap pokok maksud keseluruhannya. Artinya jangan sampai dikarenakan dalam satu ayat banyak tertulis lafazdh jalalah, kita langsung saja menyimpulkan bahwa ayat tersebut ngomongi Allah secara personal. Begitupun juga dengan ayat yang anda maksud.  :)
Biasakanlah memahami Alqur an dimulai dari mentahnya dulu

Offline Pusing

  • myQ Newbie
  • *
  • Tulisan: 35
  • Jenis kelamin: Pria
  • وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلاً
    • Lihat Profil
    • RATTIL QURAN
Re:Sudah benarkah terjemah DEPAG??
« Jawab #26 pada: 24 Juni 2012, 23:09:01 »
betul akhiy,

jadi kata ganti tunggal ـهُ atau هُ pada kalimat يَعْرِفُونَهُ merujuk kepada ayat sebelumnya (yaitu Muhammad saw) dan BUKAN kepada alkitab الْكِتَابَ.

karena jika kalimat ini :

الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَعْرِفُونَهُ كَمَا يَعْرِفُونَ أَبْنَاءهُمْ
dimana dhomir hu diterjemahkan menjadi alkitab menjadi : orang-orang yang kami beri mereka alkitab, mereka semua mengenalnya (alkitab/Muhammad) sebagaimana mereka mengenal anak-anak mereka <<< maka rusaklah makna kalimats tsb.

Mohon yang paham istilah nahwu bisa menjelaskan, kenapa dhommir hu tsb kembali kepada nabi Muhammad saw, dan BUKAN kepada al-Kitab.

Syukron
Rusak makna yang seperti apa yang anda maksud??
Yang sudah mudah dipahami jannganlah dipersulit.

Coba lihat contoh kalimat lain yang serupa struktur kalimatnya sebagai berikut:
"Orang-orang kelaparan yang telah Kami beri tempe  memakannya seperti mereka memakan daging.

Coba kita fikir kembali kata yang saya warnai merah diatas pokoknya ngomongi tempe atau ngomongi yang memberi tempe atau ngomongi yang diberi tempe?? ;D
Biasakanlah memahami Alqur an dimulai dari mentahnya dulu

Offline rachmadi78

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.302
    • Lihat Profil
Re:Sudah benarkah terjemah DEPAG??
« Jawab #27 pada: 25 Juni 2012, 06:31:34 »
Tafsir at-Thabariy memaknakan hu sebagai: masjidil haram sebagai kiblat:

2259: "الذين آتيناهم الكتاب يَعرفونه كما يَعرفون أبناءهم"، يقول: يعرفون أن البيت الحرام هو القبلةُ. (tentang ayat tsb) dikatakan sesungguhnya baitul haraam adalah kiblat
2260:  الذين آتيناهم الكتاب يعرفونهُ كما يعرفونَ أبناءهم"، يعني: القبلةَ. ya'ni kiblat

Tafsir qurtubiy memaknakan ya'rifunahu sebagai mengenalnya para yahudi dan nashara bahwa pemindahan kiblat dari baitul maqdis ke baitul haram adalah haq seraya mengutip Mujahid dan Ibnu Abbas:


وقيل:" يعرفون" تحويل القبلة عن بيت المقدس إلى الكعبة أنه حق، قاله ابن عباس وابن جريج والربيع وقتادة أيضا.


Namun ash-Shoubuniy dalam Shoufatut tafasiir mengartikan "hu" dengan Muhammad saw:

أي يعرفون محمداً معرفة لا امتراء فيها ، كما يعرف  لواحد منهم ولده ، معرفة يقين

Begitu juga al-Maraghi mengartikan "hu" sebagai nabi saw:

أنهم يعرفون النبي صلى اللّه عليه وسلم بما في كتبهم

PERTIMBANGAN

1. Ternyata memang ada dua penafsiran kembalinya hu: pada kiblat atau pada nabi saw
2. Bila dilihat konteks ayat 144 dan 145, hu seharusnya kembali pada kiblat (yang lebih disenangi nabi saw)
3. Namun juga tidak salah bila "hu" diartikan kembali pada Muhammad saw. Mengenal "nya" (ajaran Muhammad soal kiblat) berarti mengenal "nya" (si pembawa ajaran, yaitu Muhammad saw)..... Seperti kalau kita mengenal e = mc2 berarti pasti kita mengenal einstein, seperti juga sebaliknya, mengenal einstein, pasti juga mengenal e=mc2

wallahu 'alam

Offline ^HeHeHe^

  • myQ Setia
  • *
  • Tulisan: 14.198
  • BOIKOT ADALAH JIHADKU!
    • Lihat Profil
Re:Sudah benarkah terjemah DEPAG??
« Jawab #28 pada: 25 Juni 2012, 11:54:57 »
Rusak makna yang seperti apa yang anda maksud??
Yang sudah mudah dipahami jannganlah dipersulit.

Coba lihat contoh kalimat lain yang serupa struktur kalimatnya sebagai berikut:
"Orang-orang kelaparan yang telah Kami beri tempe  memakannya seperti mereka memakan daging.

Coba kita fikir kembali kata yang saya warnai merah diatas pokoknya ngomongi tempe atau ngomongi yang memberi tempe atau ngomongi yang diberi tempe?? ;D

Bagaimana kalau begini:

Orang-orang kelaparan yang telah Kami beri tempe  memakannya seperti mereka memakan anak-anak orang-orang yang kelaparan


??
Lucu... bagaimana kita MEMPERCAYAI APA KATA KORAN
Namun MEMPERTANYAKAN apa kata Al-QURAN

Offline Azed

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 2.410
    • Lihat Profil
Re:Sudah benarkah terjemah DEPAG??
« Jawab #29 pada: 27 Juni 2012, 22:56:09 »
Ini saya copy dari program SalafiDB :

2:146. Those to whom We gave the Scripture (Jews and Christians) recognise him (Muhammad or the Ka`bah at Makkah) as they recognize their sons. But verily, a party of them conceal the truth while they know it ـ i.e., the qualities of Muhammad which are written in the Tawrah and the Injil )

Terjemahan bebas :
Bhw kpd siapa Alkitab telah Kami berikan (Yahudi dan Nsrani) mengenalnya (Muhammad atau Ka`bah di Makkah) seperti mereka mengenal anak-anak mereka. Tetapi, sebagian dari mereka menyembunyikan kebenaran sementara mereka mengetahui itu – yaitu sifat-sifat pribadi dari Muhammad yg tertulis di Taurat dan Injil.

Rangkaian ayat ini berbicara tentang pemindahan kiblat. Saya juga cukup lama mencoba memahami apa maksud terjemahan versi DEPAG tsb (yg sejalan dg tafsir di SalafiDB). Bhw yg dimaksud “hu” disini menunjuk kpd nabi Muhammad atau Alkitab, saya masih bisa mengerti. Tapi kalau yg dimaksud adalah dlm pengertian sifat2 nabi Muhammad secara personal, atau sifat2 nabi yg tertulis di Alkitab (Taurat & Injil) itulah yg saya masih kesulitan memahami dimana korelasinya.

Saya mencoba mengubek-ubek Bible untuk mencari apa yg dimaksud sbg nubuat sifat2 nabi Muhammad, tetapi tidak ketemu. Kalaupun ada ayat yg barangkali “diklaim” muslim sbg merujuk ke nabi Muhammad, saya kira itu hanya dicocok-cocokkan. Karena tidak ada satupun ayat di Bible yg secara detil dan spesifik (seperti mengenal dg rinci sifat anaknya sendiri) yg apalagi mengarah ke satu pribadi tertentu. Biasanya pembelaan muslim : Alkitab sudah banyak dipalsu dan banyak yg dihilangkan. Satu tuduhan yg secara ilmiah sulit dipertanggung jawabkan.

Apa korelasi pengenalan Yahudi atas karakter pribadi nabi dg soal bhw mereka ; ”memang mengetahui bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Rabb-nya” ??. Saya kira tidak ada.

++

Ada beberapa hal yg mungkin lebih ”nyambung” :

1. Yahudi dan Nasrani mengenal dg baik cerita yg tertulis di kitabnya (dan ini bisa dibuktikan dari kitab yg ada sekarang), bhw bangsa Arab adalah keturunan Ismael. Dan mengetahui dg baik pula bhw mereka (bani Israel) adalah keturunan Iskak dan lebih spesifik : Yakub. Atau dlm bahasa lain : mereka mengenal dg baik silsilah bani (anak-anak) Ismael (nenek moyang suku bangsanya nabi Muhammad) seperti mereka mengenal silsilah bani (anak-anak) Israel (Yakub).

2. Yahudi dan Nasrani juga mengenal dg baik cerita Alkitab (ini juga masih bisa dibuktikan di kitab yg ada sekarang), bhw Yudaisme diwajibkan berkiblat ke Bait Allah (Kuil Sulaiman) yg dibangun nenek moyangnya. Sedang Nasrani berkiblat ke Bait Allah yg lain lagi yg dibangun para Rahibnya (Bethlehem atau kemudian Vatikan, kalau perintah yg ini gak ada di Alkitab). Mereka juga mengetahui bhw bani Ismael jauh sebelumnya sudah mempunyai kiblat sendiri yg berbeda. Satu sama lain diantara mereka masing2 tidak berkiblat kpd yg lainnya.

Maka ketika Allah (atas doa nabi) memindahkan kiblatnya dari kuil Sulaiman ke ka’bah (made in nenek moyang bangsa Arab, bahkan bersama Ibrahim yg disebut sbg bapa bangsa oleh bani Israel), mereka sebenarnya juga mengetahui bhw itulah yg benar dari Allah. Karena di kitab merekapun jelas tertulis nubuat nabi Musa dan nabi Habakuk bhw suatu saat sinar kebenaran Tuhan akan datang dari gunung paran (yg diyakini muslim = Mekkah). Dlm bhs tafsir versi muslim, ayat2 dibawah ini bermakna : suatu saat kiblat kebenaran itu akan muncul dari Mekkah.

Deu 33:2  Berkatalah ia: "TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.

Hab 3:3  Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus dari pegunungan Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan bumipun penuh dengan pujian kepada-Nya.

++

So, kata “anak-anak mereka” dlm hal ini saya pahami bukan menunjuk secara personal, tetapi secara umum. Al Qur’an sering menunjuk kata ganti “mereka” atau “nya” untuk Ahli Kitab dlm arti kolektip, multi generasi => bani Israel. Satu contoh :

.... Kami akan mencatat perkataan mereka itu dan perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar, .... (QS. 3:181)

Sudah pasti bhw yg dimaksud “mereka” (hum) dlm ayat ini bukan Yahudi (Ahli Kitab) jaman nabi Muhammad, tapi bani Israel. Sehingga “mengenal anak-anaknya sendiri” bermakna : “mengenal silsilah dan sejarah anak-anak Israel”.

++

Yahudi tentu senang jika nabi tetap berkiblat ke Yerusalem, apapun alasannya. Nasrani juga sama, karena didaerah itu juga terdapat Gereja Bethlehem. Tapi ini akan menjadi senjata yg enak untuk bahan ejekan Ahli Kitab pembangkang ; ajarannya ditentang, kiblatnya numpang …..

Secara psikologis, ini jelas menjadi beban bagi umat Islam (dan nabi). Coba kalau sampai sekarang kiblatnya masih ke Yerusalem, banyak masalah akan timbul. Baik fisik maupun psikis….

Allahu’alam

 

myAgenda!
myQomunitas!
mySholat!
Jadwal Sholat
Jadikan juga info seperti jadwal sholat ini pada websites mu :
myPromo-Deal!
Pernak-Pernik
  • myQripik produk baru!
  • Jaket
  • Kaos
  • Kalender
  • Stiker

SatNet
Mobile | myQ wiki | Quran Flash | Android | ChitCh@t | Plug-in | Radio | FB myQ Group
(c) 1999-2013, myQuran
Refresh Your Life!
Powered by SMF 2.0.4 | SMF © 2006–2010, Simple Machines LLC
Halaman dibuat dalam 0.619 detik dengan 20 queri.