Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Penulis Topik: Ketika dalam Proses masih menyebut "nama lain" dalam doa  (Dibaca 1700 kali)


Offline Hamba_Allah_23

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 1
  • myQer
    • Lihat Profil
« pada: 08 September 2011, 10:37:40 »
ASsalamualaikum
Puji syukur pada Allah salawat dan Salam untuk Nabi Muhammad SAW.

Apa kabar sobat semuanya ...
Ane mo tanya satu hal nih ..

Apa salah ketika kita sudah bertaaruf dan akan menuju khitbah

dengan seseorang akan tetapi kita masih berdoa pada Allah agar

menjodohkan kita dengan seseorang yg selalu hadir dalam hati kita ..

Apa pendapat teman teman semua ?

Jzkh

Offline retnoarum

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 4.113
  • Lokasi: Bekasi
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 08 September 2011, 10:45:14 »
w'alaykumsalam.warahmatullahi.w abarakatuh....

lah? kok bisa? dimantapkan lagi istikharahnya. kalau sudah mau melakukan khitbah, tidak seharusnya anda  melakukan hal tersebut. kasihan calon pasangan anda. jika tidak yakin dengan yang ini untuk apa masih memikirkan yang lainnya.

Offline ina13

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2007
  • Tulisan: 4.039
  • Lokasi: jakarta timur
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Iman adalah Sabar&Syukur (trus belajar untuk itu)
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 08 September 2011, 10:46:49 »
Wa'alaikumsalam Warahmatullah Wabarakatuh..


Apa salah ketika kita sudah bertaaruf dan akan menuju khitbah

dengan seseorang akan tetapi kita masih berdoa pada Allah agar

menjodohkan kita dengan seseorang yg selalu hadir dalam hati kita ..

Apa pendapat teman teman semua ?


Salah, menurut pendapat saya..
artinya antum gak sungguh-sungguh menjalani proses taaruf sama orang yang sekarang...
ini sudah tahap taaruf, apalagi prosesnya menuju khitbah... sudah semestinya fokus menjalani proses ini.. fokus hati, pikiran dan doa...
mustinya doa antum.. agar proses yang sekarang dimudahkan..diberikan petunjuk..jika memang baik dimudahkan sampai ke pernikahan..jika tidak mohon di berikan petunjuk..

kalo hati selalu dihadiri orang lain.. ngapain dari awal mau taaruf sama yang sekarang..
namanya antum gak jujur..gak sungguh2..

proses di awal ketika antum memutuskan untuk taaruf atau tidak..menurut saya justru itu bagian terpenting..
putuskan sungguh2 mau menjalani taaruf atau tidak dengan niat yg lurus,,dengan hati..

kalo blum yakin..dari awal gak usah taaruf aja lebih baik..

afwan..
"Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain diriNya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal."
(QS. At-Taubah : 129).

Offline dian_syahril

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 8.203
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 08 September 2011, 11:39:35 »
bagaimana perasaan antum jika calon antum pun melakukan hal yang sama, apakah antum ikhlas ?
mohon maaf lahir & batin jika ada tulisan, perkataan & perbuatan saya baik yg disengaja maupun yg tidak selama di myQ.org :)

Offline glagah putih

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 790
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 08 September 2011, 11:47:01 »
entar calonnya juga bilang, aku mau kau nikahi, tapi hatiku telah jadi milik orang lain..  :hihi:
just because you say "this is the truth"when saying your opinion,
it doesn't make it so

Offline putri_islam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2007
  • Tulisan: 1.561
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • learning
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 08 September 2011, 11:55:56 »
hal seperti ini sebetulnya bisa dijawab lewat hati kita sendiri kok.. ^^

afwan
mohon maaf lahir dan batin
visitmyblog

Offline gigi puspita

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2011
  • Tulisan: 3.361
  • Lokasi: sidoarjo deket surabaya ato surabaya deket sidoarjo ???
  • menangislah-tersenyumlah
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 08 September 2011, 11:58:34 »
hmmmm hatinya masih galau
dalam ruang cinta

Offline om sinchan

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 513
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 08 September 2011, 12:02:18 »
ts cowo apa cewe? kalo cowo insyaallah gak gitu masalah, semoga calon cadangan kalo emang jodoh bisa jadi istri ke-2  %peace%

Offline aisya

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 6.378
  • Lokasi: jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • I Love Allah
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 08 September 2011, 12:16:27 »
^ huuu.... dasar. satu ajah belum selesai direalisasi eh udah bikin list kedua ajeeeh :wataw:

nih ts nya hatinya masih bercabang cabang. kalo udah khitbah gituh yah mantepin dulu. kalau masih ragu2 gituh mending dibatalin ajah.

kayak pernikahan adik temen, baru seminggu nikah udah pengen bubaran, alasannya ga cocok :toe: pas malem menjelang pernikahan ajah masih jalan berdua sama mantannya :toe: :toe: kachau....
I LOVE ALLAH

Offline ashee

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 308
  • Lokasi: J-Town
  • Jenis kelamin: Wanita
  • -keep moving always, InsyaAllah-
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 08 September 2011, 12:17:36 »
hmmm.. TS coba tanya baik-baik sama diri anda, niat menikahnya apa? Klo kek gini mah blm lurus ini, kadung cinta yak sama akhwat lain? Kadung terpesona ya sama akhwat itu? Klo niatnya untuk ibadah, jelas konsep pernikahannya mah saya pikir, nanti pilihannya bukan terkait "siapa" calon istri antum tapi "bagaimana" calon istri antum.

klo dari awal  blm bisa mengendalikan perasaannya mah ga usah proses atuh :toe:
Saya fikir sebelum bisa ngilangin perasaannya lebih baik dihentikan prosesnya, apa jadinya komitmen yang diawali ketidak jujuran padahal dasar komitmen itu kan terkait kepercayaan, yakin deh konfliknya banyak itu mah :D

Wallahu'alam, btw Semoga dipermudah urusannya :)
"...Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram ”ar-rad:28~

Offline om sinchan

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 513
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 08 September 2011, 12:31:51 »
^ huuu.... dasar. satu ajah belum selesai direalisasi eh udah bikin list kedua ajeeeh :wataw:
ya sebenarnya bukan hanya list kedua saja sih, yg ketiga dan keempat juga sudah direncanakan koq :jaim:
makanya buat cewe2, waktu ta'aruf wajib ditanya ke calonnya itu: "sudah ada rencana poligami gak?" :hihi:

Offline aisya

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 6.378
  • Lokasi: jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • I Love Allah
    • Lihat Profil
« Jawab #11 pada: 08 September 2011, 12:39:01 »
^gubraaag... ikhwan masa kini banget siih om...

aisya paling atut ama model ikhwan begini nih.... belum apa apa udah 2 3 4  :toktok:
I LOVE ALLAH

Offline Ksatria_Pelangi

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2009
  • Tulisan: 2.318
  • Lokasi: Depok City
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #12 pada: 08 September 2011, 12:41:05 »
Sinchan emang mantep komen-komennya :topOK:..
@aisye: ga perlu takutlah kan lom coba :D :D
TSnya cowok tuh :D

"You'll Never Walk Alone"

Offline om sinchan

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 513
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #13 pada: 08 September 2011, 12:57:17 »
^gubraaag... ikhwan masa kini banget siih om...
ikhwan masa lalu ah, perasaan jaman dulu lebih banyak yg poligami deh, kakek2 gw saja banyak yg poligami, sementara anak2nya sangat jarang yg melakukannya   :hmmm:
setau gw yg masih ngetren poligami itu dari kalangan salafi, soalnya istri gw juga sudah pernah dilamar jadi istri kedua oleh kalangan mereka, tentu saja waktu itu langsung ditolak  :hihi:
tp banyak temennya yg mau2 aja loh, dan kehidupan pernikahan mereka rasanya rukun2, anak2nya juga lucu2 dan sholeh/ah, gak tertarik tante?  %peace%

Offline glagah putih

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 790
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #14 pada: 08 September 2011, 13:18:51 »
ada teman akhwat yang sejak awal menikah sama teman2 suaminya diperkenalkan sebagai "ini istri pertamaku...." diam seh, ketika diperkenalkan dengan cara seperti itu, tapi kependem tuh sakit hatinya... setelah bertahun tahun menikah, dan ditambah berbagai permasalahan yang muncul, meledaklah, dan sekarang lagi dalam proses PA tuh...

kalau memang ada perasaan rindu dengan orang lain, maka obatnya adalah berhenti ngarep, dan curahkan semua rasa rindu itu kepada istri yang anda pilih. jangan berkata kata sedikitpun yang dapat menyebabkan hatinya sakit, bakalan menumpuk tuh sedikit demi sedikit, tinggal tunggu waktu meledaknya bila itu meledak, atau diam diam perasaannya hancur.

bagi yang niat poligami sejak awal, bukan sekedar kawin cerai, maka indoktrinasi secara perlahan dulu tuh istri dan calon istrinya, dan indoktrinasi itu mesti sampai mencuci otak dan perasaannya, kalau tidak, itu hanya akan memendam sakit hati mereka saja, dan wanita itu yang akan selalu jadi obyek penderita...
just because you say "this is the truth"when saying your opinion,
it doesn't make it so

Offline om sinchan

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 513
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #15 pada: 08 September 2011, 14:12:16 »
ada teman akhwat yang sejak awal menikah sama teman2 suaminya diperkenalkan sebagai "ini istri pertamaku...." diam seh, ketika diperkenalkan dengan cara seperti itu, tapi kependem tuh sakit hatinya... setelah bertahun tahun menikah, dan ditambah berbagai permasalahan yang muncul, meledaklah, dan sekarang lagi dalam proses PA tuh...
sakit hati itu wajar dan sulit dihindari, kalo si akhwat tsb tidak bisa mengelola perasaannya biasanya langsung marah saat itu juga, dengan fakta sudah bertahan menikah bertahun2, gw pikir masalahnya bukan hanya memendam sakit hati saja, keknya ada banyak masalah lain yg blum bisa terselesaikan, sakit hati hanya jadi bumbu pelengkap, tp kalo terakumulasi, sakit hati bisa jadi masalah besar juga sih :hmmm:

btw, sakit hati itu gak enak banget, kalo gak bisa mengubah faktor penyebab sakit hati, sebaiknya sabar dan diikhlaskan saja, insyaallah sakit hati sebesar apa pun akan jadi hilang, hati terasa tentram dan sejuk ... cuma masalahnya lebih gampang ngetik teori drpd prakteknya :p

bagi yang niat poligami sejak awal, bukan sekedar kawin cerai, maka indoktrinasi secara perlahan dulu tuh istri dan calon istrinya, dan indoktrinasi itu mesti sampai mencuci otak dan perasaannya, kalau tidak, itu hanya akan memendam sakit hati mereka saja, dan wanita itu yang akan selalu jadi obyek penderita...
:topOK:

@aisye: ga perlu takutlah kan lom coba :D :D
:topOK:

Offline aishite iru

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 149
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 08 September 2011, 14:49:57 »
Wa'alaikumsalam Warahmatullah Wabarakatuh..

Salah, menurut pendapat saya..
artinya antum gak sungguh-sungguh menjalani proses taaruf sama orang yang sekarang...
ini sudah tahap taaruf, apalagi prosesnya menuju khitbah... sudah semestinya fokus menjalani proses ini.. fokus hati, pikiran dan doa...
mustinya doa antum.. agar proses yang sekarang dimudahkan..diberikan petunjuk..jika memang baik dimudahkan sampai ke pernikahan..jika tidak mohon di berikan petunjuk..

kalo hati selalu dihadiri orang lain.. ngapain dari awal mau taaruf sama yang sekarang..
namanya antum gak jujur..gak sungguh2..

proses di awal ketika antum memutuskan untuk taaruf atau tidak..menurut saya justru itu bagian terpenting..
putuskan sungguh2 mau menjalani taaruf atau tidak dengan niat yg lurus,,dengan hati..

kalo blum yakin..dari awal gak usah taaruf aja lebih baik..

afwan..

 :topOK:

Offline IMplink

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 2.590
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Innallaha Ma'ana
    • Lihat Profil
    • PernikMuslim.com
« Jawab #17 pada: 08 September 2011, 15:17:58 »
Wa'alaikumsalam Warahmatullah Wabarakatuh..

Salah, menurut pendapat saya..
artinya antum gak sungguh-sungguh menjalani proses taaruf sama orang yang sekarang...
ini sudah tahap taaruf, apalagi prosesnya menuju khitbah... sudah semestinya fokus menjalani proses ini.. fokus hati, pikiran dan doa...
mustinya doa antum.. agar proses yang sekarang dimudahkan..diberikan petunjuk..jika memang baik dimudahkan sampai ke pernikahan..jika tidak mohon di berikan petunjuk..

kalo hati selalu dihadiri orang lain.. ngapain dari awal mau taaruf sama yang sekarang..
namanya antum gak jujur..gak sungguh2..

proses di awal ketika antum memutuskan untuk taaruf atau tidak..menurut saya justru itu bagian terpenting..
putuskan sungguh2 mau menjalani taaruf atau tidak dengan niat yg lurus,,dengan hati..

kalo blum yakin..dari awal gak usah taaruf aja lebih baik..

afwan..

mbk ina ini ngomongnya pake ngacungin pisau gak :hihi:
"Barang Siapa beriman kepada Allah, Ia akan memberikan petunjuk kepada hatinya." ( At-Taghabun: 11)
http://www.PernikMuslim.com

Offline mesmerized haze

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 1.368
  • Lokasi: world
  • Jenis kelamin: Wanita
  • belajar menjadi BIJAK
    • Lihat Profil
« Jawab #18 pada: 08 September 2011, 15:35:13 »
bagaimana perasaan antum jika calon antum pun melakukan hal yang sama, apakah antum ikhlas ?

ini paling kena,
TS coba bayangkan aja seperti yang dibilang kang D_S
I'm a simple woman, with humble way of thinking and wide point of view yet strong character within

Offline Vander Voort

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 304
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #19 pada: 08 September 2011, 16:39:11 »
ASsalamualaikum
Puji syukur pada Allah salawat dan Salam untuk Nabi Muhammad SAW.

Wa'alaikum salam.

Kutip
Apa salah ketika kita sudah bertaaruf dan akan menuju khitbah

dengan seseorang akan tetapi kita masih berdoa pada Allah agar

menjodohkan kita dengan seseorang yg selalu hadir dalam hati kita ..

Apa pendapat teman teman semua ?

Jzkh

Belum yakin ya.

Saya tidak mau menyalahkan, meskipun hal itu menandakan masih ada permasalahan yang dipendam. Kita cari solusinya saja.

Adakalanya hal itu terjadi karena proses ta'arufnya "terpaksa", bisa karena desakan lingkungan/tokoh panutan, atau karena kepepet usia, tekanan ekonomi, yang tidak sesuai suara hati.

Dalam kondisi seperti ini maka JUJURlah pada diri sendiri, istikhoroh lah yang benar-benar tulus. Kemudian putuskan kalau memang tidak ya tidak dan kalau jalan terus ya jalan terus, jangan semata-mata karena pengaruh lingkungan. Kalau sudah memutuskan maka pasrahkan kepada Allah, jangan berandai-andai.

Hidup itu adalah soal memilih, adakalanya tidak semua keinginan bisa dipenuhi. Tapi tidak semua diinginkan dibayangkan dilamunkan itu yang lebih baik, percaya deh, banyak yang menipu.

Offline aisya

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 6.378
  • Lokasi: jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • I Love Allah
    • Lihat Profil
« Jawab #20 pada: 08 September 2011, 19:09:21 »
Sinchan emang mantep komen-komennya :topOK:..
@aisye: ga perlu takutlah kan lom coba :D :D
TSnya cowok tuh :D

"You'll Never Walk Alone"



komennya sinchan paling ngeyel :hihi: :hihi:

ikhwan masa lalu ah, perasaan jaman dulu lebih banyak yg poligami deh, kakek2 gw saja banyak yg poligami, sementara anak2nya sangat jarang yg melakukannya   :hmmm:
setau gw yg masih ngetren poligami itu dari kalangan salafi, soalnya istri gw juga sudah pernah dilamar jadi istri kedua oleh kalangan mereka, tentu saja waktu itu langsung ditolak  :hihi:
tp banyak temennya yg mau2 aja loh, dan kehidupan pernikahan mereka rasanya rukun2, anak2nya juga lucu2 dan sholeh/ah, gak tertarik tante?  %peace%

hahahahay.... dont have a heart hurting someone else's heart ;) . istri loe ajah nolak.

pernah ditawarin sama hampir lima orang  :toktok: :'(  en BIG NO buat semuanya tanpa ragu2 hehehehe....
I LOVE ALLAH

Offline om sinchan

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 513
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #21 pada: 08 September 2011, 19:41:37 »
^ makanya kalo niat poligami, harus poligami yg sehat, istri, calon istri, dan kalo perlu keluarga besar harus didoktrin dulu seperti yg dibilang om glagah, sehingga sakit hatinya gak muncul atau bener2 minimal  %peace%

Offline putri_islam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2007
  • Tulisan: 1.561
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • learning
    • Lihat Profil
« Jawab #22 pada: 08 September 2011, 19:46:35 »
ealah kok nyasar ke poligami ya  :toe:

c TS perasaan tak menyebut2 ttg poligami deh  :toe:
mohon maaf lahir dan batin
visitmyblog

Offline om sinchan

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 513
  • myQer
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 08 September 2011, 20:05:05 »
^ karena gw pikir kemungkinannya ada 2 kondisi:
1. ts gak seneng yg ini tp seneng yg itu, yg ini bisa menyebabkan khitbah pertama dibatalkan dan beralih ke calon yg itu (asumsi gak ditolak)
2. ts seneng yg ini dan juga seneng yg itu, nah kalo yg ini sih bisa berujung ke poligami (asumsi gak ditolak juga) %peace%

Offline putri_islam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2007
  • Tulisan: 1.561
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • learning
    • Lihat Profil
« Jawab #24 pada: 08 September 2011, 20:15:21 »
^ kepanjangan mikir nya om %peace%

TS cuma nanya salah apa ndak tindakan dia ^^
mohon maaf lahir dan batin
visitmyblog

Offline mesmerized haze

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 1.368
  • Lokasi: world
  • Jenis kelamin: Wanita
  • belajar menjadi BIJAK
    • Lihat Profil
« Jawab #25 pada: 08 September 2011, 20:37:51 »
^ kepanjangan mikir nya om %peace%

TS cuma nanya salah apa ndak tindakan dia ^^

 :hihi:  :hihi:  :hihi:
om sinchan semangat betul...
I'm a simple woman, with humble way of thinking and wide point of view yet strong character within

Offline gigi puspita

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2011
  • Tulisan: 3.361
  • Lokasi: sidoarjo deket surabaya ato surabaya deket sidoarjo ???
  • menangislah-tersenyumlah
    • Lihat Profil
« Jawab #26 pada: 09 September 2011, 07:47:55 »
hmm kasian TSnya :D tanya malah diperlebar :D
dalam ruang cinta

Offline putranovan

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 10
  • Lokasi: Cimahi, West Java, Indonesia
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
    • Liputan Bagus
« Jawab #27 pada: 21 September 2011, 23:01:37 »
wah , ada jg yg punya perasaan yg sama, bukan pengalaman soalna saia mah blum Ta'aruf .   :malu:
prasaan sama kyk TS b'harap dgn org yg slalu hadir d hati . :D

klo d sbut benar apa salah .. Ya Allah Ya Haqqu, Sungguh Kebenaran hanyalah milik Allah .
nga bisa d bilang salah ato bener, lgpl jwbn na sudah ada d hati TS s'diri saia kira .  :hmmm:

saia sih skrg lbh byk b'doa, agar saia dgn org yg slalu d hati saia bila k depanna baik, dpt b'sama membina diri d jln Allah, saia minta d pasangkan, dan bila tidak Mohon d hilangkan prasaan d hati ini . Dan bila hilang baru insya allah saia b'niat ta'aruf .  :)

y, apapun yg terjadi pd TS nanti .. Barakallahu fiikum .
"Al-Ilmu Qabla Al-Qaul Wa Al-Amal"
Ilmu Sebelum Ucapan dan Perbuatan

Offline al_insaan

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2007
  • Tulisan: 107
  • Lokasi: kediri
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #28 pada: 24 September 2011, 17:39:45 »
minta pertimbangan orang tua/guru.jgn sampai menyesali keputusan sendiri.akad nikah hanya beberapa menit tp utk selamany

Offline Maru Sen

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2009
  • Tulisan: 666
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • be better and better!
    • Lihat Profil
« Jawab #29 pada: 27 September 2011, 16:55:12 »
sebaiknya jangan dilakukan.

Tapi kalau di istikharahkan antara 2 pilihan: sang taaruf dgn orang yg diidamkan sepertinya tdk masalah

Hanya saja kalau sudah ada kecenderungan kepada seseorang, biasanya hasil istikharahnya sudah tidak valid lagi.
Coba luruskan lagi niat menikahnya untuk apa...


Offline rendra_bagus

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 277
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #30 pada: 29 September 2011, 09:38:13 »
aslm,

ts, kalo taaruf dengan niatan nikah itu hanya satu saja dalam satu waktu.
Kalo emang saat ini lagi cenderung sama seseorang, yah udah taaruf aja ama dia.
Kalo jodoh alhamdulillah, kalo ga jodoh yah cari lagi.

Hati hati terjebak riya hati, tebar pesona taaruf berproses dengan banyak calon.

Salam.

…dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir".(Q.S Yusuf:87)