Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Penulis Topik: Kupas tuntas hadist ghadir khum ( Syeh jenar Strike Back )  (Dibaca 2622 kali)


Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #75 pada: 01 Desember 2009, 06:05:30 »
Ini ngadu domba sunni ma syiah yah? Kok jahat banget sih, bukannya membuat akur?.

ALQURAN 32:22
Siapakah yang lebih jahat (dzolim) dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat ayat ALLAH (AlQuran) kemudian dia berpaling? Sesungguhnya kami akan menyiksa orang yang berdosa dengan siksaan yang keras

Haji Muhammad Abdullah berusah mencerdaskan Kaum Sunni di forum ini; karena Kaum Sunni rajin menyebarkan kebohongan2 tentang Kaum Syiah.

HMA disini terus menerus berusah mengajak Kaum Sunni untuk kembali kepada AlQuran dan Hadith; sehigga semua pendapat HMA disini berdasarkan AlQuran dan Hadith; bukan untuk mengadu domba antara Kaum Sunni dengan Kaum Syiah.

Kaum Syiah dan Kaum Sunni tidak pernah akan akur; selama Kaum Syiah menaati ALLAH (AlQuran) dan mentaati Rasul (Hadith/Sunnah); tetapi Kaum Sunni tidak mentaati ALLAH (AlQuran) dan tidak mentaati Rasul (Hadith/Sunnah); sehingga Kaum Sunni fanatik buta membela semua kejahatan yang telah dilakukan oleh para sahabat.

PERTANYAAN

1. Kenapa antum merupakan orang yang paling keras menolak AlQuran dan Hadith?
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline gravitonevolusion

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2009
  • Tulisan: 200
  • Haqul yakin hanya dapat dicapai dengan ilmu.
    • Lihat Profil
« Jawab #76 pada: 01 Desember 2009, 06:07:26 »
Ente bisa berpendapat gitu dari mana? Itukah analisa ente pribadi dan belum tentu benar adanya. Dari cara ente menggunakan kata Haji aja, ente udah nampak Riya, tulisan ente nampak Ujubnya. Istigfar kang.
Biji "zarah" - Isyarat Nano Teknologi dlm Al Quran. Maka, tidakkah engkau bersyukur?

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #77 pada: 01 Desember 2009, 06:08:42 »
Kepada Gravitonevolution yang pintar dan yang terhormat,

ALQURAN 1:2
Semua pujian dimiliki oleh ALLAH, Tuhan alam semesta

ALQURAN 6:1
Semua pujian dimiliki oleh ALLAH, Tuhan yang memiliki langit dan bumi

ALQURAN 18:1
Semua pujian dimiliki oleh ALLAH, yang telah menurunkan Kitab (AlQuran) kepada hambanya

Lebih dari 100X tertulis di dalam AlQuran bahwa semua pujian hanya dimiliki oleh ALLAH, bukan dimiliki oleh manusia.

SYIRIK (dosa terbesar yang tidak akan diampuni oleh ALLAH) adalah bagian dari kepercayaan (Aqidah) Kaum Sunni; sehingga Kaum Sunni rajin memuji para sahabat. Padahal semua pujian dimiliki oleh ALLAH; bukan dimiliki oleh para sahabat.

Ummat Nasrani juga rajin memuji manusia; karena mereka selalu memuji Nabi Isa Al Masih; sehingga mereka telah lama dikafirkan oleh ALLAH.

Kaum Sunni melakukan kesalahan2 yang sama dengan kesalahan2 yang telah dilakukan oleh ummat Nasrani. Akibatnya semua kejahatan yang telah dilakukan oleh para sahabat tertentu dibela, didukung, disokong oleh Kaum Sunni; walaupun kejahatan2 yang telah dilakukan oleh para sahabat bertentangan dengan AlQuran

Kaum Sunni fanatik buta membela semua kesalahan atau semua kejahatan yang telah dilakukan oleh para sahabat telah melanggar ajaran agama Islam yang tetulis di dalam AlQuran dan Hadith.

Kaum Syiah terutama HMA sangat mencintai Rasululllah dan Ahlul Bait (Ali, Fatimah, Hasan, Husian dan Zainab); sehingga ketika terjadi perselisihan di anatara para sahabat dengan Ahlul Bait (Ali, Fatimah, Hasan, Husain dan Zainab).

KESIMPULAN

Kaum Syiah terutama HMA selalu membela Ahlul Bait (Ali, Fatimah, Hasan, Husain dan Zianab); karena Kaum Syiah sangat mencintai Rasulullah dan Ahlul Bait (Ali, Fatimah, Hasan, Husian)

kaum Syiah menentang keras kejahatan2 yang telah dilakukan oleh para sahabat; karena Kaum Syiah terutama HMA sangat mencintai Rasulullah; dan Kaum Syiah terutama HMA hendak mentaati ALLAH (AlQuran) dan mentaati Rasul (Hadith/Sunnah).

Kaum Sunni tidak mentaati ALLAH (AlQuran) dan tidak mentaati Rasulullah (Hadith/Sunnah); karena kaum Sunni fanatik buta membela semua kejahatan yang telah dilakukan oleh para sahabat; sehingga Kaum Sunni adalah para penghianat agama Islam yang nyata; dan para penghianat Rasulullah yang nyata.
« Edit Terakhir: 01 Desember 2009, 06:33:51 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline gravitonevolusion

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2009
  • Tulisan: 200
  • Haqul yakin hanya dapat dicapai dengan ilmu.
    • Lihat Profil
« Jawab #78 pada: 01 Desember 2009, 06:10:51 »
Kang HMA, harusnya berikan solusi yang baik. Jangan malah hina kaum sunni. Tidak inginkah Kang HMA muslim bersatu?.
Biji "zarah" - Isyarat Nano Teknologi dlm Al Quran. Maka, tidakkah engkau bersyukur?

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #79 pada: 01 Desember 2009, 06:15:09 »
Kang HMA, harusnya berikan solusi yang baik. Jangan malah hina kaum sunni. Tidak inginkah Kang HMA muslim bersatu?.

Kepada Gravitonevolusion yang pintar dan yang terhormat

HMA telah masuk ke dalam website MyQuran.com ini sejak 4 tahun yang lalu. HMA terus menerus mengingatkan Kaum Sunni untuk segera kembali kepada AlQuran dan Hadith; hadith yang asli bukan hadith palsu;

supaya kaum Sunni tidak fanatik buta membela kejahatan2 yang telah dilakukan oleh para sahabat tertentu; terutama kejahatan2 yang merugikan Ahlul Bait (Ali, Fatimah, Hasan dan Husain); karena Rasulullah sangat mencitai Ahlul Bait (Ali, Fatimah, Hasan, Husain dan Zainab).

Jika Kaum Sunni fanatik buta membela semua kejahatan yang telah dilakukan oleh para sahabat tertentu; padahal kejahatan2 tersebut telah melanggar AlQuran; maka Rasulullah sendiri yang akan menjadi musuh kepada Kaum Sunni di akhirat nanti


ALQURAN 25:30-31
30. Rasul berkata: "Ya Tuhanku, Kaumku telah meninggalkan AlQuran!"

31. ALLAH berkata: "Kami telah adakan untuk semua nabi, musuh dari orang orang yang berdosa; dan cukupkah Tuhanmu sebagai petunjuk (yaitu AlQuran) dan penolong!"


Perhatikanlah bagaimana Kaum Sunni disini selalu menghina atau rajin mencela HMA; padahal HMA berusah keras mengajak Kaum Sunni untuk kembali kepada AlQuran; supaya Kaum Sunni tidak dijadikan musuh musuh dari Rasulullah oleh ALLAH pada hari Qiyammah nanti.

Semua musuh Rasulullah adalah musuh ALLAH; dan semua musuh ALLAH pasti akan dimasukan ke dalam neraka.

HMA sangat mencintai Kaum Sunni; sehingga HMA mengharapkan dan menghendaki kaum Sunni dimasukan ke dalam surga;

tetapi Kaum Sunni di forum ini merupakan orang2 yang paling keras menolak AlQuran; sehingga mereka fanatik buta membela semua kejahatan yang telah dilakukan oleh para sahabat tertentu.

Padahal kejahatan2 yang telah dilakukan oleh para sahabat tertentu bertentangan dengan AlQuran dan Hadith yang asli.
« Edit Terakhir: 01 Desember 2009, 06:48:19 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline poony_moony

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2007
  • Tulisan: 3.968
  • Lokasi: SaudiArabia
  • Jenis kelamin: Wanita
  • sebentuk hati berpenyakit sebongkah jiwa pnuh dosa
    • Lihat Profil
    • kumpulanhadist
« Jawab #80 pada: 01 Desember 2009, 07:03:51 »
makin lama postingan disini makin OOT ga tau ujung pangkalnya, yang ada hanya memecah belah ummat, perbedaan sunni-syiah dimana-mana.

untung-untung kalau jawabannya msh nyambung, lha ini, udah ga nyambung, postingannya berisi kebencian, memprovokasi, mencari-cari perbedaan utk mengadu domba, menebar fitnah kepada sahabat, kurang apa lagi?

Ya Allah ampunilah segala salah dan khilaf kami ..!

« Edit Terakhir: 01 Desember 2009, 07:43:19 oleh poony_moony »

" Read the name of the Lord who created "

Memurnikan ketaatan untuk Allah semata, mengikhlaskan amalan hanya untuk Allah ta'ala,ridha dengan ketentuanNya, serta sabar dalam
ketetapanNya, dan beriman dengan segala takdirNya

"Astagfirullahaladziim Waatuubu Ilaiih"
[

Offline gravitonevolusion

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2009
  • Tulisan: 200
  • Haqul yakin hanya dapat dicapai dengan ilmu.
    • Lihat Profil
« Jawab #81 pada: 01 Desember 2009, 07:07:15 »
Urusan kejahatan sabahat (kalau emang iya), adalah urusan beliau dengan Allah. Toh tak ada manusia yang bebas dari dosa selain Kanjeng Nabi. Masih banyak dan amat banyak perilaku sahabat yang bisa diambil tauladan. Jangan jalan di tempat dan memecah belah umat. Musuh kita iblis yang mendapat Izin Allah untuk menggoda kita, menyesatkan kita, memecah belah kita. Maka janganlah kita jadi pengikut Iblis.

Semoga Kang HMA sadari itu. Mari kita satukan sunni syiah. Jika dengan agama lain aja bisa toleran, kenapa kepada yang mengakui Allah dan RasulNya justru kita jauhi?.

Andai Syaidina Ali masih Anda, mungkin Anda sudah dipancung, karena Anda tidak tahu kejadian yang sebenarnya kecuali dari buku.
« Edit Terakhir: 01 Desember 2009, 07:12:54 oleh gravitonevolusion »
Biji "zarah" - Isyarat Nano Teknologi dlm Al Quran. Maka, tidakkah engkau bersyukur?

Offline demank

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 136
  • Lokasi: ciputat
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • demank
« Jawab #82 pada: 01 Desember 2009, 07:41:18 »
HMA bukanlah Ustadz, haram memanggil dia ustadz. Karena dia tidak bertujuan baik.

Iya..,
setelah di perhatikan postingan2 HMA, kayaknya dia bukan ustadz yah.
di lingkungan saya, ustadz tuh orang yang memiliki pengetahuan luas.

btw2 saya perhatikan kutipan2 alquran dia mengenai alfatihah ayat 2 dan segala puji yang lain, berbeda dengan penafsiran saya.
dia bilang segala puji milik allah.
padahal saya mengartikan alfatihah ayat 2 yaitu Segala puji "bagi" Allah, Tuhan semesta alam. Jadi bukan milik..

*makin pinter makin aneh yah...
astafirullah, saya tidak berniat menjelek2an orang seperti HMA. saya hanya orang awam yang cinta damai. syiah dan sunni adalah satu saudara sesama muslim.
syiah dan sunni sama2 mengakui Allah sebagai TUhan dan Muhammad sebagai Rosul..

Moga2 tidak ada perpecahan antara sunni dan syiah, kalaupun berbeda pendapat di diskusikan secara damai tidak ada cacimaki provokasi...

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #83 pada: 01 Desember 2009, 08:11:55 »
Kepada para pembaca yang pintar dan yang terhormat

Marilah kita tinggalkan SUNNI & SYIAH untuk mengerti Islam berdasarkan AlQuran dan Hadith/Sunnah.

Sebelum kita kembali melakukan diskusi; marilah kita melihat diri kita sendiri. Apakah kita termasuk orang2 yang beriman (Muslim dan Muslimah); atau kita termasuk orang2 yang tidak beriman (Kafir dan Munafiq).



SIFAT SIFAT ORANG YANG BERIMAN (MUSLIM)

ALQURAN 8:2

Sesungguhnya orang2 yang beriman adalah mereka yang bergetar hatinya ketika dibacakan nama ALLAH (takut kepada ALLAH); dan jika dibacakan ayat ayat ALLAH (AlQuran) bertambah iman mereka

ALQURAN 22:54
Mereka yang diberikan Ilmu, menyakini bahwa AlQuranitu adalah kebenaran mutlak dari ALLAH. Mereka beriman dan hati mereka tunduk kepadanya (kepada AlQuran)

ALQURAN 2:2
Kitab itu (AlQuran) tidak ada keraguan di dalamnya; petunjuk untuk mereka yang takut kepada ALLAH

SIFAT SIFAT ORANG KAFIR

ALQURAN 2:6

Sesungguhnya orang Kafir, sama saja untuk mereka. Kamu berikan peringatan (AlQuran) atau kamu tidak berikan peringatan (AlQuran) mereka tidak akan beriman

SIFAT SIFAT ORANG MUNAFIQ

ALQURAN 63:1-2

1. Jika kamu bertemu dengan orang2 Munafiq, mereka akan berkata...

2. Mereka (yang munafiq) menghalangi (mencegah) manusia dari jalan ALLAH (AlQuran)


ALQURAN 31:7
Jika dibacakan ayat ayat ALLAH (AlQuran); maka mereka berpaling karena kesombongannya; seolah-olah mereka belum pernah mendengarkannya, seakan-akan ada sumbatan di dalam telinga mereka. Mereka akan disiksa dengan siksaan yang sangat pedih

ALQURAN 22:3
di antara manusia, banyak orang yang rajin membantah ALLAH (AlQuran) tanpa ilmu pengetahuan

ALQURAN 40:35
Mereka (yang munafiq) memperdebatkan ayat ayat ALLAH (AlQuran) tanpa ilmu; sangat besar kemarahan ALLAH kepada mereka (yang munafiq)...

KESIMPULAN

Mereka yang beriman dengan mudah menerima ayat ayat AlQuran dengan tulus hati; tanpa keraguan di dalam hati mereka; sehingga mereka menjadi orang2 yang tuduk patuh kepada AlQuran.

Mereka yang kafir tidak mungkin mengerti AlQuran; karena pendengaran mereka dan hati mereka telah ditutup dan dikunci mati oleh ALLAH.

Mereka yang munafiq adalah orang2 yang mengakui sebagai orang2 beriman (muslim & muslimah) padahal mereka adalah orang2 yang paling keras menolak AlQuran; sehingga mereka rajin membantah (debat kusir) untuk menolak AlQuran.

Jika para pembaca mempertahikan keterangan2 yang ditulis oleh HMA; maka para pembaca akan mudah melihat bahwa HMA menggunakan AlQuran dan Hadith untuk mendukung keterangan-keterangannya disini.

Walaupun keterangan yang ditulis oleh HMA berdasarkan AlQuran dan Hadith; banyak orang dari Kaum Sunni yang langsung tuduk patuh kepada AlQuran;

tetapi banyak juga yang tidak tuduk patuh kepada AlQuran; sehingga mereka rajin melakukan debat kusir (bantah-membantah) hanya untuk menolak AlQuran yang telah diterangkan oleh HMA disini.

PERINGATAN

Jika antum mengakui sebagai orang yang beriman (muslim & muslimah); maka antum wajib mengakui kebenaran mutlak AlQuran tanpa keraguan apapun di dalam hati antum; sehingga antum tunduk patuh kepada AlQuran.

Semua hadith palsu yang bertentangan dengan AlQuran segera antum buang ke tempat sampah.

Jika antum tidak menggunakan AlQuran sebagai kitab rujukan; antum termasuk orang2 kafir dan orang2 Munafiq; karena antum meragunakan kebenaran AlQuran; sehingga antum menolak AlQuran. Akibatnya antum rajin membantah (debat kusir) untuk menolak AlQuran.
« Edit Terakhir: 01 Desember 2009, 09:38:46 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline Syekh Jenar

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2009
  • Tulisan: 614
    • Lihat Profil
« Jawab #84 pada: 01 Desember 2009, 10:06:01 »
Kepada Syekh Jenar AD DAJJAL WA AL JAHIL,

ALQURAN 1:2
Semua pujian dimiliki oleh ALLAH, Tuhan alam semesta

ALQURAN 6:1
Semua pujian dimiliki oleh ALLAH, Tuhan yang memiliki langit dan bumi

ALQURAN 18:1
Semua pujian dimiliki oleh ALLAH, yang telah menurunkan Kitab (AlQuran) kepada hambanya

Lebih dari 100X tertulis di dalam AlQuran bahwa semua pujian hanya dimiliki oleh ALLAH, bukan dimiliki oleh manusia.

SYIRIK (dosa terbesar yang tidak akan diampuni oleh ALLAH) adalah bagian dari kepercayaan (Aqidah) Kaum Sunni; sehingga Kaum Sunni rajin memuji para sahabat. Padahal semua pujian dimiliki oleh ALLAH; bukan dimiliki oleh para sahabat.
Jangan banyak berargument yang gak nyambung....silahkan anda tanggapi atau jawab saja apa yang telah saya berikan penjelasan...jangan cob amenghindar dari apa yang sedang kita diskusikan...atau memang anda tak punya kesanggupan untuk itu...wahai orang yang mengaku SYIAH...

Kutip
Ummat Nasrani juga rajin memuji manusia; karena mereka selalu memuji Nabi Isa Al Masih; sehingga mereka telah lama dikafirkan oleh ALLAH.
Lalu apa bedanya anda dengan Umat Nasrani ? Bukankah anda juga mengagungkan Musailamah Al Kazzab sebagai Nabi Palsu ?


Kutip
Kaum Syiah terutama HMA sangat mencintai Rasululllah dan Ahlul Bait (Ali, Fatimah, Hasan, Husian dan Zainab); sehingga ketika terjadi perselisihan di anatara para sahabat dengan Ahlul Bait (Ali, Fatimah, Hasan, Husain dan Zainab).
Mencintai Ahlul Bayt ?......ha..ha...siapapun tahu di forum ini jikalau anda jelas-jelas membela Kenabian Palsu dari Musailamah Al Kazzab....apakah itu yang dinamakan Cinta Ahlul Bayt ? Bagaimana mungkin anda dikatakan cinta ahlul bayt, jika tindak tanduk dan komentar anda dalam forum ini justru menyebarkan perpecahan umat dan menghina Para Sahabat Rasulullah SAW sendiri ? Bagiamana mungkin anda dikatakan cinta ahlul bayt jikalau anda sendiri sesuangguhnya bukan dari golongan MUSLIMIN, tetapi justru anda memakai TOPENG mengaku sebagai bagian dari Kaum Muslimin,...mengaku Syiah dan bahkan mengutip ayat-ayat Al Qur'an demi mencapai tujuan BUSUK ANDA....!!! Siapapun tau bahwa gaya seperti yang anda lakukan adalah gaya kaum munafik dan golongan musyrik yang ingin memecah belah Umat Islam...
PROPAGANDA BUSUKMU...TAK AKAN PERNAH MEMPAN DALAM FORUM INI..WAHAI ORANG YANG MENGAKU MUSLIM....!!!

Saya akan kutipkan lagi diskusi yang TAK TERJAWAB OLEH HMA ini
Kutip
Orang2 Yahudi terus menerus menolak AlQuran dengan keras; dan terus menerus menyebarkan Hadith Palsu yang bertentangan dengan AlQuran karena orang2 Yahudi adalah orang2 yang paling keras menolak Rasulullah.

Syekh Jenar adalah orang yang rajin menghianati Rasulullah; karena Syekh Jenar selalu membela Hadith Palsu dan rajin mempertahankan Hadith Palsu; padahal hadith2 palsu yang dibela dan dipertahankan oleh Syekh Jenar bertentangan dengan AlQuran.
Disatu sisi anda mengklaim sebagai orang yang cinta kepada Al Qur'an dan Cinta kepada Rasulullah SAW..namun disisi lain, sikap anda yang demikian ambivalensi..terhadap kepeminpinan Para Sahabat Rasulullah SAW sendiri. Hal itu terbukti dengan tuduhan, hinaan dan cemoohan anda terhadap Para Sahabat Rasulullah yang anda cintai itu. Padahal, siapapun tau, bhw jasa-jasa para sahabat  demikian besar terhadap perjuangan islam.

Silahkan anda mengklaim ssaya sebagai seorang yahudi, itu hak anda....tetapi saya tidak pernah mengakui adanya nabi stelah Rasulullah MUhammad SAW....bukankah hanya orang-orang Yahudi saja yang mampu mneyebar kebohongan dan propaganda busuk dengan melakukan penghinaan terhadap rasulullah SAW ? Bukankah hanya orang Yahudi saja yang justru ingin memecah belah umat dengan mengatasnamakan cinta Rasulullah SAW ? dan bukankah hanya orang yahudi saja yang selalu mengklaim dirinya pling benar dan mengklaim dirinya paling menjalankan ketentuan Rasulullah SAW ?....Dan bukankah pula orang-orang Yahudi justru TOPENG BUSUKNYA akan terlihat jelas ketika berhadapan dengan kebenaran ?
Tapi, saya rasa anda bukanlah orang Yahudi, namun pemikiran, tindak tanduk, pola berfikir...dan yang terpenting adalah PENGHIANATAN terhadap Kenabian dan Kerasulan Rasulullah MUhammad SAW telah anda lecehkan, telah anda hina sedemikian rupa dengan mengakui, membela dan mengagung-agungkan Nabi Palsu Musailamah Al Kazzab...yang paling parah...kelakuan anda tersebut justru mengatasnamakan Rasulullah dan Ahlul bayt...dan mengaku sebagai Penganut Syiah.....Inilah tipikal manusia-manusia yang secara Fisik bukanlah Yahudi, namun secara Pola Berfikir dan Substansi Pemikiran...anda tak ubahnya sebagaimana orang-orang Yahudi.

Kutip
Benar 100% bahwa antum telah menerangkan pendapat antum berulang kali untuk pembenaran perampasan tanah Fadak dari Fatimah binti Muhammad; sehingga antum telah menghianati Rasulullah.

Antum fanatik buta membela perampasan tanah Fadak dari Fatimah binti Muhammad yang telah dilakukan oleh Abu Bakr & Umar ibn Khattab.

Padahal ALLAH telah menerangkan di dalam AlQuran bahwa mereka yang merampas harta warisan untuk para ahli waris akan dimasukan ke dalam api.
Baiklah, saya akan menjelaskan tentang Tanah Fadak.
Pertama, Yang harus diingat oleh anda, bhw munculnya sengketa Tanah Fadak adalah berawal dari tuntutan Sayyidah Fathimah kepada Abu Bakar. Pertanyaanya : Apakah memang BENAR TERJADI adanya penuntutan Fathimah kepada Abu Bakar atas Tanah Fadak ?
Perawi mengatakan, “Aku berada di sisi Abu al-Hasan Zaid bin Ali bin al-Husein as. Pada waktu itu aku sedang berdialog dengan Abu Bakar Mauqi’i tentang masalah Sayyidah Fathimah as dan bagaimana Fadak diambil darinya. Aku berkata, “Kebanyakan masyarakat punya pendapat tentang khotbah ini. Sebagian dari mereka mengatakan bahwa khotbah ini milik Abu al-‘Anina dan bukan milik Sayyidah Fathimah as.
Ini berarti ada bahwa PENUNTUTAN TANAH FADAK tidak pernah terjadi, dan hanya di nukil dari berita-berita bohong dengan mengatasnamakan Ahlul Bayt..dengan maksud untuk memecah belah Umat.

Kedua, kalau dilihat dari sudut pandang SYIAH...Tertulis dalam kitab-kitab Syi'ah berkenaan masalah warisan, diantara catatan yang paling penting adalah
bahwa wanita-wanita itu tidak mendapatkan warisan rumah tinggal.
1. Berkatalah Muhammad bin Hasan dari Jafar bin Basyir dari Hasan dari Abi Murkholid dari Abdul Malik berkata: Suatuhari Abu Jafar memperlihatkan tulisan Ali dalam tulisan "Bahwa para kaum wanita itu tidak berhak medapatkan warisan rumah tinggal bila ditinggal mati oleh lelakinya." Abu Jafar berkata: "Demi Allah ini adalah tulisan tangan Ali" (Biharul Anwar jilid 26 hal-514)
2. Dari Ali dari ayahnya, dari Jamil dari kerabatnya dan Muhammad bin Muslim dari Abi Jafar berkata: "Wanita-wanita itu tidak dapat mewarisi sedikitpun dari tempat tingal di muka bumi ini." (Al Kaafi juz 7 hal 128)

Ketiga, anda selalu berkata bahwa Abu Bakar telah menyelisihi ayat yang tertera dalam Al Qur'an utamanya surat Annisa;. Dan membuat argumentasi dengan ayat lainnya dan ayat doa Zakariya terhadap Allah agar memberikan warisan.
Jawabnya adalah: Bahwa ayat tersebut tidak untuk umum seperti kisah Sulaiman Zakariya yang tidak berkaitan dengan kepentingan harta benda. Namun orang-orang Syi'ah memahami secara umum tanpa menghiraukan pengecualian dan pengkhusan kemudian mereka mencaci maki Abu Bakar yang tidak memberikan warisan pada Fatimah Azzahra dari harta tinggalan Nabi .

Keempat, telah diriwayatkan oleh Bukhori dari Malik bin Aus bin Alhadatsan bahwa Umar bin Khattab Ra berkata di depan para sahabat dimana ada Ali, Abbas, Ustman, Abdurrahman bin Aut, Zubair bin Awam Sa’du Ibnu Abi Waqas: "Saya bersumpah demi Allah yang dengan ijinnya terwujudlah langit dan bumi, tahukah kalian bahwa Rasulullah Saw berkata:Kami tidak mewariskan yang kami tinggalkan sebagai sedekah ?" Mereka menjawab: "Benar," kemudian menghadap ke arah Ali dan Abbas dan berkata: "Saya bersaksi kepada Allah, pernah kalian tahu bahwa Rasul pernah berkata begitu ?", keduanya berkata: "Ya."
Ternyata riwayat di atas ada dalam kitab Syi'ah, diriwayatkan Al Kulaini dalam kitab Al Kaafi dari Albukthtari dari Abi Abdillah Jafar Asshadiq Ra sesungguhnya ia berkata: "Sesungguhnya ulama itu pewaris para Nabi dan para Nabi tidak mewariskan dirham atau dinar melainkan mewariskan beberapa hadist, barang siapa telah mengambil sebagiannya berarti telah mengambil bagian yang sempurna."
Warisan yang benar adalah warisan ilmu dan kenabian dan kesempurnaan kepribadian bukan mewariskan harta benda
dan uang.
Jadi jika anda mengklaim sebagai pengikut SYIAH..kenapa justru anda melanggar KETENTUAN-KETENTUAN SYIAH sendiri ?






« Edit Terakhir: 01 Desember 2009, 10:13:16 oleh Syekh Jenar »
Janganlah menyembah jikalau tidak mengetahui siapa yang disembah.Jika engkau tidak mengetahui , maka engkau seperti menyumpit burung. Peluru disebar, tapi tak satupun terkena tembakan. Akhirnya cuma menyembah ketiadaan, suatu sembahan yang sia-sia"
( -Syekh Siti Jenar )

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #85 pada: 01 Desember 2009, 10:59:31 »
Kepada para pembaca yang pintar dan yang terhormat,

PERTANYAAN


Dari mana asal usul tanah Fadak?

JAWABAN

SHOHIH BUKHARI, Kitab Jihad no 153

Umar ibn Khattab melaporkan bahwa daerah Khaibar (termasuk tanah Fadak) yang dimiliki oleh Bani Nadir telah dialihkan kepemilikannya kepada Rasulullah sebagai rampasan perang.

Daerah2 tersebut bukan dimiliki oleh ummat Islam karena peperangan; oleh karena itu semua daerah (termasuk tanah Fadak) yang telah ditaklukan,  dimiliki dan dikuasai oleh Rasulullah.


Beberapa suku Yahudi di Madinah menghianati Rasulullah; karena mereka melanggar Piagam Madinah; sehingga mereka membantu orang2 Kafir yang menyerang Madinah dari Makkah.

Bani Nadri, Bani Qurasihah dll diusir oleh Rasulullah untuk keluar dari Madinah. Mereka pergi ke Khaibar dan menguasai daerah Khaibar. Ada mata air di tanah Fadak; sehingga pohon2 kurma banyak tumbuh di Khaibar terutama di dalam tanah Fadak.

Orang2 Yahudi tersebut sakit hati kepada Rasulullah; sehingga mereka mengirkan racun untuk Rasulullah. Meraka berhasil merancuni Rasulullah; tetapi Rasulullah tidak wafat.

Rasulullah menunjuk Ali ibn Tholib untuk merebut kembali daerah Khaibar; sehingga ummat Yahudi kembali di usir keluar daerah Khaibar.

Perhatikan dengan serius perkataan Umar ibn Khattab bahwa hanya Rasulullah yang berkah menguasi daerah Khiabar termasuk mengusai tanah Fadak yang berada di dalam daerah Khaibar; sehingga tidak ada seorang sahabat yang berhak mengambil daerah Khaibar dan tanah Fadak.

Abu Bakr merampas tanah Fadak dari Fatimah binti Muhammad setelah Rasulullah wafat. Umar ibn Khattab tidak mau mengembalikannya kepada Ali ibn Tholib ketika Umar ibn Khattab berkuasa; sehingga perbuatan Abu Bakr dan Umar ibn Khattab melanggar AlQuran dan Hadith.


SHOHIH BUKHARI, Kitab 57 no 60
Fatimah datang kepada Abu Bakr untuk meminta kembali tanah Fadak. Abu Bakr menolak mengembalikan tanah Fadak kepada Fatimah; karena Abu Bakr percaya bahwa Rasulullah tidak berhak mewarisi. Semua yang dimiliki oleh Rasulullah wajib disumbangkan kepada ummat. Fatimah sangat kecewa kepada Abu Bakr sehingga Fatimah tidak berbicara kepada Abu Bakr sampai dia wafat

SHOHIH BUKHARI, Kitab 57 no 61
Al Miswar ibn Makharam melaporkan bahwa Rasulullah berkata: "Fatimah berasal dariku (anaknya Nabi Muhammad). Barangsiapa yang membuat Fatimah marah; maka dia telah membuatku marah!"

Fatimah sangat marah kepada Abu Bakr; sehingga Fatimah tidak berbicara kepada Abu Bakr sampai Fatimah wafat. Berarti Abu Bakr telah membuat Rasulullah marah

PERTANYAAN

Siapakah yang lebih berhak menerima harta warisan yang ditinggalkan oleh Rasulullah menurut AlQuran; Abu Bakr atau Fatimah?

ALQURAN 33:6
dan orang yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (mewariskan atau diwariskan yang tertulis) di dalam Kitab ALLAH

ALQURAN 4:7
untuk anak perempuan ada bagian untuk menerima warisan dari peninggalan ayahnya dan ibunya

Kaum Syiah membela Fatimah; karena Kaum Syiah berusaha keras untuk mentaati AlQuran.

Jika Abu Bakr & Umar ibn Khattab datang ke Fatimah untuk minta maaf; pasti Fatimah akan memaafkan mereka; tetapi Abu Bakr & Umar ibn Khattab tidak pernah datang kepada Fatimah untuk meminta maaf; sehingga Fatimah tidak berbicara kepada Abu Bakr sampai Fatimah wafat.

Kasus tanah Fadak menjadi panjang sampai akhirat nanti; karena Abu Bakr dan Umar ibn Khattab tidak pernah datang kepada Fatimah untuk meminta maaf; sehingga ayat ayat ALLAH berlaku kepada Abu Bakr dan Umar ibn Khattab.


ALQURAN 4:10
Sesungguhnya mereka yang memakan harta anak yatim adalah kejahatan (dzolim); sebenarnya mereka telah memakan api sampai perut mereka penuh; dan mereka akan dimasukan ke dalam api yang sangat panas

Kaum Syiah dan HMA menangis sedih; karena Abu Bakr dan Umar ibn Khattab tidak datang kepada Fatimah untuk meminta maaf; sehingga pada hari pengadilan nanti, Abu Bakr & Umar ibn Khattab memakan api sampai perut mereka penuh dan mereka akan dimasukan ke dalam neraka sesuai yang tertulis di dalam AlQuran.

Insya ALLAH, Abu Bakr dan Umar ibn Khattab tidak dimasukan ke dalam api neraka; dan Inysa ALLAH mereka tidak memakan api sampai perut mereka penuh.

Syekh Jenar fanatik buta membela peramapasan tanah Fadak yang dilakukan oleh Abu Bakr & Umar ibn Khattab dari Fatimah binti Muhammad; karena Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah yang nyata.
« Edit Terakhir: 01 Desember 2009, 11:41:00 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline sahabat

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.458
    • Lihat Profil
« Jawab #86 pada: 01 Desember 2009, 11:55:17 »
susah memang kaum syiah itu, ketika sebuah kaum mengaku sebagai pegikut ahlul bait, berhasil membunuh Utsman bin Affan ra dan merambah dengan menanamkan rasa kebencian kepada Sahabat Umar Bin Khatab dan Abubakar ra. Kalau kita perhatikan, kebencian yang mengakar kepada sahabat Umra bin Khatab dan Abubakar ra, melebihi kaum manapun, dendam yang membara.

Padahal Sahabat Ali ra pun akhirnya menjadi khalifah, bahkan katanya tanah Fadak yang dituntut (kalaupun ada) sudah dihibahkan oleh kalifah Umar Bin Abdul Aziz. Nggak merubah apapun bukan?

Seolah dunia itu akan berubah jika Ali ra menjadi Khalifah pertama.

Hadits dibalas dengan hadits kaum sendiri, sejarah dibalas dengan sejarah sendiri, keduanya tak akan pernah ketemu, dan keduanya tak akan pernah melihat kebenaran lagi, kebenaran adalah melampiaskan dendam membara.

so...Alhamdulillah bahwa populasinya masih sekitar 20% dari seluruh kaum muslim, nggak tahu deh kedepan. weleh...weleh...weleh....

« Edit Terakhir: 01 Desember 2009, 11:58:54 oleh sahabat »
“ Dengan kenikmatan yang diberikan Allah kepadamu, carilah kebahagiaan akhirat, tapi jangan engkau lupakan nasibmu dalam dunia ini. "-QS28:77.
"Dan tentang karunia Tuhanmu, hendaklah engkau sebarkan..

Offline Syekh Jenar

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2009
  • Tulisan: 614
    • Lihat Profil
« Jawab #87 pada: 01 Desember 2009, 12:00:07 »
Kepada para pembaca yang pintar dan yang terhormat,

PERTANYAAN


Dari mana asal usul tanah Fadak?

JAWABAN

SHOHIH BUKHARI, Kitab Jihad no 153

Umar ibn Khattab melaporkan bahwa daerah (termasuk tanah Fadak) yang dimiliki oleh Bani Nadir telah dialihkan kepada Rasulullah sebagai rampasan perang. Daerah2 tersebut bukan dimiliki oleh ummat Islam karena peperangan; oleh karena itu semua daerah (termasuk tanah Fadak) yang telah ditaklukan,  dimiliki dan dikuasai oleh Rasulullah.

Beberapa suku Yahudi di Madinah menghianati Rasulullah; karena mereka melanggar Piagam Madinah; sehingga mereka membantu orang2 Kafir yang menyerang Madinah dari Makkah.

Bani Nadri, Bani Qurasihah dll diusir oleh Rasulullah untuk keluar dari Madinah. Mereka pergi ke Khaibar dan menguasai daerah Khaibar. Tanah Fadak di Khaibar ada mata air; sehingga pohon2 kurma banyak tumbuh di Khaibar terutama di dalam tanah Fadak.

Orang2 Yahudi tersebut sakit hati kepada Rasulullah; sehingga mereka mengirkan racun untuk Rasulullah. Meraka berhasil merancuni Rasulullah; tetapi Rasulullah tidak wafat.

Rasulullah menunjuk Ali ibn Tholib untuk merebut kembali daerah Khaibar; sehingga ummat Yahudi kembali di usir keluar daerah Khaibar.

Perhatikan dengan serius perkataan Umar ibn Khattab bahwa hanya Rasulullah yang berkah menguasi daerah Khiabar termasuk mengusai tanah Fadak yang berada di dalam daerah Khaibar; sehingga tidak ada seorang sahabat yang berhak mengambil daerah Khaibar dan tanah Fadak.

Abu Bakr merampas tanah Fadak dari Fatimah binti Muhammad setelah Rasulullah wafat. Umar ibn Khattab tidak mau mengembalikannya kepada Ali ibn Tholib ketika Umar ibn Khattab berkuasa; sehingga perbuatan Abu Bakr dan Umar ibn Khattab melanggar AlQuran dan Hadith.


SHOHIH BUKHARI, Kitab 57 no 60
Fatimah datang kepada Abu Bakr untuk meminta kembali tanah Fadak. Abu Bakr menolak mengembalikan tanah Fadak kepada Fatimah; karena Abu Bakr berkata bahwa Rasulullah tidak berhak mewarisi. Semua yang dimiliki oleh Rasulullah wajib disumbangkan kepada ummat. Fatimah sangat kecewa kepada Abu Bakr sehingga Fatimah tidak berbicara kepada Abu Bakr sampai dia wafat

SHOHIH BUKHARI, Kitab 57 no 61
Al Miswar ibn Makharam melaporkan bahwa Rasulullah berkata: "Fatimah berasal dariku (anaknya Nabi Muhammad). Barangsiapa yang membuat Fatimah marah; maka dia telah membuatku marah!"

]Fatimah sangat marah kepada Abu Bakr; sehingga Fatimah tidak berbicara kepada Abu Bakr sampai Fatimah wafat. Berarti Abu Bakr telah membuat Rasulullah marah

PERTANYAAN

Siapakah yang lebih berhak menerima harta warisan yang ditinggalkan oleh Rasulullah menurut AlQuran; Abu Bakr atau Fatimah?

ALQURAN 33:6
dan orang yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (mewariskan atau diwariskan yang tertulis) di dalam Kitab ALLAH

ALQURAN 4:7
untuk anak perempuan ada bagian untuk menerima warisan dari peninggalan ayahnya dan ibunya

Kaum Syiah membela Fatimah; karena Kaum Syiah berusaha keras untuk mentaati AlQuran.

Jika Abu Bakr & Umar ibn Khattab datang ke Fatimah untuk minta maaf; pasti Fatimah akan memaafkan mereka; tetapi Abu Bakr & Umar ibn Khattab tidak pernah datang kepada Fatimah untuk meminta maaf; sehingga Fatimah tidak berbicara kepada Abu Bakr sampai Fatimah wafat.

Kasus tanah Fadak menjadi panjang sampai akhirat nanti; karena Abu Bakr dan Umar ibn Khattab tidak pernah datang kepada Fatimah untuk meminta maaf; sehingga ayat ayat ALLAH berlaku kepada Abu Bakr dan Umar ibn Khattab.


ALQURAN 4:10
Sesungguhnya mereka yang memakan harta anak yatim adalah kejahatan (dzolim); sebenarnya mereka telah memakan api sampai perut mereka penuh; dan mereka akan dimasukan ke dalam api yang sangat panas

Kaum Syiah dan HMA menangis sedih; karena Abu Bakr dan Umar ibn Khattab tidak datang kepada Fatimah untuk meminta maaf; sehingga pada hari pengadilan nanti, Abu Bakr & Umar ibn Khattab memakan api sampai perut mereka penuh dan mereka akan dimasukan ke dalam neraka sesuai yang tertulis di dalam AlQuran.

Insya ALLAH, Abu Bakr dan Umar ibn Khattab tidak dimasukan ke dalam api neraka; dan Inysa ALLAH mereka tidak memakan api sampai perut mereka penuh.

Syekh Jenar fanatik buta membela peramapasan tanah Fadak yang dilakukan oleh Abu Bakr & Umar ibn Khattab dari Fatimah binti Muhammad; karena Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah yang nyata.
Secara sederhana anda ingin mengatakan bhw Hak Waris secara umum termasuk keluarga Rasulullah SAW adalah sesuai dengan Al Qur'an yang anda selalu kutip itu, sedangkan landasan hukum saya adalah Hadist, jadi maksud anda, bagaimana mungkin Hadist bertentangan dengan Al Qur'an...mungkin itu maksud anda kepada saya :
Perhatikan Hadist Rasulullah SAW dibawah ini :
Diriwayatkan oleh Bukhori dari Malik bin Aus bin Alhadatsan bahwa Umar bin Khattab Ra berkata di depan para sahabat dimana ada Ali, Abbas, Ustman, Abdurrahman bin Aut, Zubair bin Awam Sa’du Ibnu Abi Waqas: "Saya bersumpah demi Allah yang dengan ijinnya terwujudlah langit dan bumi, tahukah kalian bahwa Rasulullah Saw berkata:Kami tidak mewariskan yang kami tinggalkan sebagai sedekah ?" Mereka menjawab: "Benar," kemudian menghadap ke arah Ali dan Abbas dan berkata: "Saya bersaksi kepada Allah, pernah kalian tahu bahwa Rasul pernah berkata begitu ?", keduanya berkata: "Ya."

Ternyata riwayat di atas ada dalam kitab Syi'ah, diriwayatkan Al Kulaini dalam kitab Al Kaafi dari Albukthtari dari Abi Abdillah Jafar Asshadiq Ra sesungguhnya ia berkata: "Sesungguhnya ulama itu pewaris para Nabi dan para Nabi tidak mewariskan dirham atau dinar melainkan mewariskan beberapa hadist, barang siapa telah mengambil sebagiannya berarti telah mengambil bagian yang sempurna."
Warisan yang benar adalah warisan ilmu dan kenabian dan kesempurnaan kepribadian bukan mewariskan harta benda
dan uang.

Maka Hadist diatas jelas Shohih..seandainya saat itu Umar Bin Khattab melakukan penyeklewengan Al Qur'an ttg Hak Waris, bukankah disitu ada pula Imam Ali, mengapa Imam Ali tidak melakukan koreksi atas perkataan Umar Bi Khtattab ketika itu ?

Allah Befirman dalam Al Qur'an :
(QS:53:4,  An-Najm: “ Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan ( kepadanya ) “.
Hal diatas berarti bhw Hadist yang diucapkan oleh Umar Bin Khattab memang benar bersumber dari Rasulullah SAW. Dengan demikiaan perkataan Rasulullah SAW adalah ucapan yang berdasarkan wahyu yang diwahyukan...tidak mungkin Rasulullah SAW mengucapkan sesuatu hal yang betrentangan dengan Al Qur'an.
1. Kedudukan Ayat Waris dalam Al Qur'an tidak berlaku Umum, melainkan ada penegcualian yaitu terhadap Rasulullah SAW, dan hal itupun bukan saja ertuang dalam kitab2 Sunni ...bahkan di kitab- kitab syiah pun demikian adanya.
2. Apa yang diucapkan oleh Rasulullah SAW perihal warisan para Nabi tidak bertentangan dengan Al Qur'an, sebab bagaimana mungkin Rasulullah mengucapkan sesuatu hal yang bertentangan dengan Al Qur'an sedangkan Allah SWT menjamin bhw ucapan Rasulullah SAW adalah wahyu yang diwahyukan kepada beliau.

Kalau anda masih gak paham juga...........satu kata : BODOH...!!!
Janganlah menyembah jikalau tidak mengetahui siapa yang disembah.Jika engkau tidak mengetahui , maka engkau seperti menyumpit burung. Peluru disebar, tapi tak satupun terkena tembakan. Akhirnya cuma menyembah ketiadaan, suatu sembahan yang sia-sia"
( -Syekh Siti Jenar )

Offline gravitonevolusion

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2009
  • Tulisan: 200
  • Haqul yakin hanya dapat dicapai dengan ilmu.
    • Lihat Profil
« Jawab #88 pada: 01 Desember 2009, 12:54:33 »
Kalau dari bahasannya HMA seperti baydowi yg di FFI. Jadi HMA memang bukan muslim dia.
Biji "zarah" - Isyarat Nano Teknologi dlm Al Quran. Maka, tidakkah engkau bersyukur?

Offline Syekh Jenar

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2009
  • Tulisan: 614
    • Lihat Profil
« Jawab #89 pada: 01 Desember 2009, 13:22:42 »
Kalau dari bahasannya HMA seperti baydowi yg di FFI. Jadi HMA memang bukan muslim dia.

Sepertinya sih iya....dia hanya ngaku-ngaku pemeluk SYIAH...eh setelah KEDOK BUSUKNYA terbongkar...rupanya HMA itu ' minan nasharaa '......dia bukan MUSLIM....apalagi SYIAH...
Janganlah menyembah jikalau tidak mengetahui siapa yang disembah.Jika engkau tidak mengetahui , maka engkau seperti menyumpit burung. Peluru disebar, tapi tak satupun terkena tembakan. Akhirnya cuma menyembah ketiadaan, suatu sembahan yang sia-sia"
( -Syekh Siti Jenar )