Kepada Syekh Jenar AD DAJJAL WA AL JAHIL,
ALQURAN 1:2
Semua pujian dimiliki oleh ALLAH, Tuhan alam semesta
ALQURAN 6:1
Semua pujian dimiliki oleh ALLAH, Tuhan yang memiliki langit dan bumi
ALQURAN 18:1
Semua pujian dimiliki oleh ALLAH, yang telah menurunkan Kitab (AlQuran) kepada hambanya
Lebih dari 100X tertulis di dalam AlQuran bahwa semua pujian hanya dimiliki oleh ALLAH, bukan dimiliki oleh manusia.
SYIRIK (dosa terbesar yang tidak akan diampuni oleh ALLAH) adalah bagian dari kepercayaan (Aqidah) Kaum Sunni; sehingga Kaum Sunni rajin memuji para sahabat. Padahal semua pujian dimiliki oleh ALLAH; bukan dimiliki oleh para sahabat.
Jangan banyak berargument yang gak nyambung....silahkan anda tanggapi atau jawab saja apa yang telah saya berikan penjelasan...jangan cob amenghindar dari apa yang sedang kita diskusikan...atau memang anda tak punya kesanggupan untuk itu...wahai orang yang mengaku SYIAH...Ummat Nasrani juga rajin memuji manusia; karena mereka selalu memuji Nabi Isa Al Masih; sehingga mereka telah lama dikafirkan oleh ALLAH.
Lalu apa bedanya anda dengan Umat Nasrani ? Bukankah anda juga mengagungkan Musailamah Al Kazzab sebagai Nabi Palsu ?
Kaum Syiah terutama HMA sangat mencintai Rasululllah dan Ahlul Bait (Ali, Fatimah, Hasan, Husian dan Zainab); sehingga ketika terjadi perselisihan di anatara para sahabat dengan Ahlul Bait (Ali, Fatimah, Hasan, Husain dan Zainab).
Mencintai Ahlul Bayt ?......ha..ha...siapapun tahu di forum ini jikalau anda jelas-jelas membela Kenabian Palsu dari Musailamah Al Kazzab....apakah itu yang dinamakan Cinta Ahlul Bayt ? Bagaimana mungkin anda dikatakan cinta ahlul bayt, jika tindak tanduk dan komentar anda dalam forum ini justru menyebarkan perpecahan umat dan menghina Para Sahabat Rasulullah SAW sendiri ? Bagiamana mungkin anda dikatakan cinta ahlul bayt jikalau anda sendiri sesuangguhnya bukan dari golongan MUSLIMIN, tetapi justru anda memakai TOPENG mengaku sebagai bagian dari Kaum Muslimin,...mengaku Syiah dan bahkan mengutip ayat-ayat Al Qur'an demi mencapai tujuan BUSUK ANDA....!!! Siapapun tau bahwa gaya seperti yang anda lakukan adalah gaya kaum munafik dan golongan musyrik yang ingin memecah belah Umat Islam...
PROPAGANDA BUSUKMU...TAK AKAN PERNAH MEMPAN DALAM FORUM INI..WAHAI ORANG YANG MENGAKU MUSLIM....!!!
Saya akan kutipkan lagi diskusi yang TAK TERJAWAB OLEH HMA ini
Orang2 Yahudi terus menerus menolak AlQuran dengan keras; dan terus menerus menyebarkan Hadith Palsu yang bertentangan dengan AlQuran karena orang2 Yahudi adalah orang2 yang paling keras menolak Rasulullah.
Syekh Jenar adalah orang yang rajin menghianati Rasulullah; karena Syekh Jenar selalu membela Hadith Palsu dan rajin mempertahankan Hadith Palsu; padahal hadith2 palsu yang dibela dan dipertahankan oleh Syekh Jenar bertentangan dengan AlQuran.
Disatu sisi anda mengklaim sebagai orang yang cinta kepada Al Qur'an dan Cinta kepada Rasulullah SAW..namun disisi lain, sikap anda yang demikian ambivalensi..terhadap kepeminpinan Para Sahabat Rasulullah SAW sendiri. Hal itu terbukti dengan tuduhan, hinaan dan cemoohan anda terhadap Para Sahabat Rasulullah yang anda cintai itu. Padahal, siapapun tau, bhw jasa-jasa para sahabat demikian besar terhadap perjuangan islam.
Silahkan anda mengklaim ssaya sebagai seorang yahudi, itu hak anda....tetapi saya tidak pernah mengakui adanya nabi stelah Rasulullah MUhammad SAW....bukankah hanya orang-orang Yahudi saja yang mampu mneyebar kebohongan dan propaganda busuk dengan melakukan penghinaan terhadap rasulullah SAW ? Bukankah hanya orang Yahudi saja yang justru ingin memecah belah umat dengan mengatasnamakan cinta Rasulullah SAW ? dan bukankah hanya orang yahudi saja yang selalu mengklaim dirinya pling benar dan mengklaim dirinya paling menjalankan ketentuan Rasulullah SAW ?....Dan bukankah pula orang-orang Yahudi justru TOPENG BUSUKNYA akan terlihat jelas ketika berhadapan dengan kebenaran ?
Tapi, saya rasa anda bukanlah orang Yahudi, namun pemikiran, tindak tanduk, pola berfikir...dan yang terpenting adalah PENGHIANATAN terhadap Kenabian dan Kerasulan Rasulullah MUhammad SAW telah anda lecehkan, telah anda hina sedemikian rupa dengan mengakui, membela dan mengagung-agungkan Nabi Palsu Musailamah Al Kazzab...yang paling parah...kelakuan anda tersebut justru mengatasnamakan Rasulullah dan Ahlul bayt...dan mengaku sebagai Penganut Syiah.....Inilah tipikal manusia-manusia yang secara Fisik bukanlah Yahudi, namun secara Pola Berfikir dan Substansi Pemikiran...anda tak ubahnya sebagaimana orang-orang Yahudi.
Benar 100% bahwa antum telah menerangkan pendapat antum berulang kali untuk pembenaran perampasan tanah Fadak dari Fatimah binti Muhammad; sehingga antum telah menghianati Rasulullah.
Antum fanatik buta membela perampasan tanah Fadak dari Fatimah binti Muhammad yang telah dilakukan oleh Abu Bakr & Umar ibn Khattab.
Padahal ALLAH telah menerangkan di dalam AlQuran bahwa mereka yang merampas harta warisan untuk para ahli waris akan dimasukan ke dalam api.
Baiklah, saya akan menjelaskan tentang Tanah Fadak.
Pertama, Yang harus diingat oleh anda, bhw munculnya sengketa Tanah Fadak adalah berawal dari tuntutan Sayyidah Fathimah kepada Abu Bakar. Pertanyaanya : Apakah memang BENAR TERJADI adanya penuntutan Fathimah kepada Abu Bakar atas Tanah Fadak ?
Perawi mengatakan, “Aku berada di sisi Abu al-Hasan Zaid bin Ali bin al-Husein as. Pada waktu itu aku sedang berdialog dengan Abu Bakar Mauqi’i tentang masalah Sayyidah Fathimah as dan bagaimana Fadak diambil darinya. Aku berkata, “Kebanyakan masyarakat punya pendapat tentang khotbah ini. Sebagian dari mereka mengatakan bahwa khotbah ini milik Abu al-‘Anina dan bukan milik Sayyidah Fathimah as.
Ini berarti ada bahwa PENUNTUTAN TANAH FADAK tidak pernah terjadi, dan hanya di nukil dari berita-berita bohong dengan mengatasnamakan Ahlul Bayt..dengan maksud untuk memecah belah Umat.
Kedua, kalau dilihat dari sudut pandang SYIAH...Tertulis dalam kitab-kitab Syi'ah berkenaan masalah warisan, diantara catatan yang paling penting adalah
bahwa wanita-wanita itu tidak mendapatkan warisan rumah tinggal.
1. Berkatalah Muhammad bin Hasan dari Jafar bin Basyir dari Hasan dari Abi Murkholid dari Abdul Malik berkata: Suatuhari Abu Jafar memperlihatkan tulisan Ali dalam tulisan "Bahwa para kaum wanita itu tidak berhak medapatkan warisan rumah tinggal bila ditinggal mati oleh lelakinya." Abu Jafar berkata: "Demi Allah ini adalah tulisan tangan Ali" (Biharul Anwar jilid 26 hal-514)
2. Dari Ali dari ayahnya, dari Jamil dari kerabatnya dan Muhammad bin Muslim dari Abi Jafar berkata: "Wanita-wanita itu tidak dapat mewarisi sedikitpun dari tempat tingal di muka bumi ini." (Al Kaafi juz 7 hal 128)
Ketiga, anda selalu berkata bahwa Abu Bakar telah menyelisihi ayat yang tertera dalam Al Qur'an utamanya surat Annisa;. Dan membuat argumentasi dengan ayat lainnya dan ayat doa Zakariya terhadap Allah agar memberikan warisan.
Jawabnya adalah: Bahwa ayat tersebut tidak untuk umum seperti kisah Sulaiman Zakariya yang tidak berkaitan dengan kepentingan harta benda. Namun orang-orang Syi'ah memahami secara umum tanpa menghiraukan pengecualian dan pengkhusan kemudian mereka mencaci maki Abu Bakar yang tidak memberikan warisan pada Fatimah Azzahra dari harta tinggalan Nabi .
Keempat, telah diriwayatkan oleh Bukhori dari Malik bin Aus bin Alhadatsan bahwa Umar bin Khattab Ra berkata di depan para sahabat dimana ada Ali, Abbas, Ustman, Abdurrahman bin Aut, Zubair bin Awam Sa’du Ibnu Abi Waqas: "Saya bersumpah demi Allah yang dengan ijinnya terwujudlah langit dan bumi, tahukah kalian bahwa Rasulullah Saw berkata:Kami tidak mewariskan yang kami tinggalkan sebagai sedekah ?" Mereka menjawab: "Benar," kemudian menghadap ke arah Ali dan Abbas dan berkata: "Saya bersaksi kepada Allah, pernah kalian tahu bahwa Rasul pernah berkata begitu ?", keduanya berkata: "Ya."
Ternyata riwayat di atas ada dalam kitab Syi'ah, diriwayatkan Al Kulaini dalam kitab Al Kaafi dari Albukthtari dari Abi Abdillah Jafar Asshadiq Ra sesungguhnya ia berkata: "Sesungguhnya ulama itu pewaris para Nabi dan para Nabi tidak mewariskan dirham atau dinar melainkan mewariskan beberapa hadist, barang siapa telah mengambil sebagiannya berarti telah mengambil bagian yang sempurna."
Warisan yang benar adalah warisan ilmu dan kenabian dan kesempurnaan kepribadian bukan mewariskan harta benda
dan uang.
Jadi jika anda mengklaim sebagai pengikut SYIAH..kenapa justru anda melanggar KETENTUAN-KETENTUAN SYIAH sendiri ?