Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Penulis Topik: Kupas tuntas hadist ghadir khum ( Syeh jenar Strike Back )  (Dibaca 2622 kali)


Offline Syekh Jenar

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2009
  • Tulisan: 614
    • Lihat Profil
« pada: 26 November 2009, 12:59:57 »

Kutip dari: jhana78
@ Jenar

aku sudah seringkali mengusirmu dan memintamu untuk tidak ikut campur dalam diskusi-diskusiku. tapi kau terlau tertarik dengan fahamku, sehingga kemana-mana mengejar aku. kau ini pemaksa berat. tidak ada diskusi dengan sdr Jenar. yang ada hanya pertengkaran. jadi, lebih baik saya tutup saja.

sekali lagi, jauhi aku untuk selamanya!

ada banyak ribuan orang lain yang bisa kau ajak diskusi, jangan menyalurkan hobi dan bakatmu bertengkar di thread-thread aku, please!

Aku tak pernah bermimpi sekejap-pun untuk berkeinginan berdiskusi dengan anda. Aku pun tak pernah berdoa kepada Allah agar dipertemukan dengan anda dalam ajang diskusi...tetapi Allah berkehendak lain...Ia telah mempertemukan anda dengan aku dalam ajang diskusi...apakah itu salahku ? atau salah anda ? atau anda menyalahkan Allah ? Tidak ada yang salah saudaraku...menolak bertemu aku..sama dengan menolak takdir Allah.
Janganlah menyembah jikalau tidak mengetahui siapa yang disembah.Jika engkau tidak mengetahui , maka engkau seperti menyumpit burung. Peluru disebar, tapi tak satupun terkena tembakan. Akhirnya cuma menyembah ketiadaan, suatu sembahan yang sia-sia"
( -Syekh Siti Jenar )

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 26 November 2009, 13:09:08 »
Kepada Syekh Jenar AD DAJJAL

Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah yang nyata;

sehingga Syekh Jenar fanatik buta membela semua kejahatan

yang telah dilakukan oleh para sahabat tertentu kepada

Ahlul Bait (Ali, Fatimah, Hasan dan Husain)
« Edit Terakhir: 26 November 2009, 16:59:00 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline Syekh Jenar

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2009
  • Tulisan: 614
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 26 November 2009, 13:12:11 »
Kepada Syekh Jenar AD DAJJAL

Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah yang nyata;

sehingga Syekh Jenar fanatik buta membela semua kejahatan

yang telah dilakukan oleh para sahabat tertentu kepada

Ahlul Bait (Ali, Fatimah, Hasan dan Husain)
Hi..hi...bisanya gitu doang...!!! Malu tau masuk forum ini, kalau cuma bisa nulis kaya gitu !!!
Janganlah menyembah jikalau tidak mengetahui siapa yang disembah.Jika engkau tidak mengetahui , maka engkau seperti menyumpit burung. Peluru disebar, tapi tak satupun terkena tembakan. Akhirnya cuma menyembah ketiadaan, suatu sembahan yang sia-sia"
( -Syekh Siti Jenar )

Offline naragnu

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2007
  • Tulisan: 3.060
  • Lokasi: Panic Room
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 26 November 2009, 13:17:19 »
ada apa ni pada ribut disini? besok lebaran lho...
Gravitation is not responsible for people falling in love... :D

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 26 November 2009, 13:20:08 »
Hi..hi...bisanya gitu doang...!!! Malu tau masuk forum ini, kalau cuma bisa nulis kaya gitu !!!

Syekh Jenar AD DAJJAL WA AL YAHUDI

HMA harus menjelaskan tentang kebencian2 dan permusuhan2 yang sengaja disebarkan oleh Syekh Jenar Ad-dajjal kepada Rasulullah dan Ahlul Bait (Ali, Fatimah, Hasan dan Husian); supaya para pembaca dapat melihat sendiri bahwa Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah yang nyata.
« Edit Terakhir: 26 November 2009, 16:59:41 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline Syekh Jenar

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2009
  • Tulisan: 614
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 26 November 2009, 13:26:18 »
Syekh Jenar AD DAJJAL WAL YAHUDI

HMA harus menjelaskan tentang kebencian2 dan permusuhan2 yang sengaja disebarkan oleh Syekh Jenar Ad-dajjal kepada Rasulullah dan Ahlul Bait (Ali, Fatimah, Hasan dan Husian); supaya para pembaca dapat melihat sendiri bahwa Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah yang nyata.
Gak perlu putar balik fakta begitu....seluruh member MYQ-pun sudah tahu TOPENG BUSUKMU wahai orang yang mengaku syiah....anda seolah-olah membela Rasulullah, cinta kepada beliau dan ahlul bayt...tapi disisi lain KEBENCIAN anda terhadap para sahabat rasulullah terutama Abu Bakar, Umar, dan Ustman melebihi kebencian anda terhadap saya....padahal siapapun tahu (-termasuk pemeluk syiah) bhw Para Sahabat Rasulullah itu memiliki jasa yang demikian besar bagi perkembangan islam...namun anda...dengan dibekali ' HAWA IBLIS" untuk mengadu domba antara Sunni dan Syiah...tak sebelah mata-pun anda berfikir objektif terhadap jasa-jsa Para Sahabat Rasulullah tsb..yang ada justru tuduhan, hinaan dan fitnah yang demikian kejam....

Itukah yang dinamakan Cinta Rasulullah dan Ahlul bayt  ? WAHAI ORANG YANG MENGAKU SYIAH...!!!
Janganlah menyembah jikalau tidak mengetahui siapa yang disembah.Jika engkau tidak mengetahui , maka engkau seperti menyumpit burung. Peluru disebar, tapi tak satupun terkena tembakan. Akhirnya cuma menyembah ketiadaan, suatu sembahan yang sia-sia"
( -Syekh Siti Jenar )

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 26 November 2009, 13:39:12 »
Gak perlu putar balik fakta begitu....seluruh member MYQ-pun sudah tahu TOPENG BUSUKMU wahai orang yang mengaku syiah....anda seolah-olah membela Rasulullah, cinta kepada beliau dan ahlul bayt...tapi disisi lain KEBENCIAN anda terhadap para sahabat rasulullah terutama Abu Bakar, Umar, dan Ustman melebihi kebencian anda terhadap saya....padahal siapapun tahu (-termasuk pemeluk syiah) bhw Para Sahabat Rasulullah itu memiliki jasa yang demikian besar bagi perkembangan islam...


Syekh Jenar AD DAJJAL AL YAHUDI

Semua kesalahan atau semua kejahatan yang telah dilakukan oleh para shahabat tertentu; telah tertulis dan telah tercatat di dalam Kutub Sihah Sittah (Bukhari, Muslim, Tarmidzi, Ibn Majah, Abu Dawud dan Nasaii).

Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah yang nyata; dan Syekh Jenar adalah penghianat agama Islam; sehingga Syekh Jenar menolak keras AlQuran dan Hadith. Akibatnya semua kesalahan atau semua kejahatan yang telah dilakukan oleh para sahabat tertentu dibela, didukung, disokong oleh Syekh Jenar.

Padahal ALLAH telah mewajibkan ummat Islam untuk saling tolong-menolong untuk melakukan kebaikan2 dan melarang ummat Islam untuk saling tolong-menolong untuk melakukan kejahatan2 (perbuatan2 yang berdosa); baca AlQuran 5:2;

sehingga Kaum Syiah dan HMA tidak membela, tidak mendukung dan tidak menyokong kejahatan2 yang telah dilakukan oleh para sahabat tertentu.
« Edit Terakhir: 26 November 2009, 17:01:13 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline Syekh Jenar

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2009
  • Tulisan: 614
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 26 November 2009, 13:46:09 »
Kepada Syekh Jenar AD DAJJAL WA AL YAHUDI

Semua kesalahan atau semua kejahatan yang telah dilakukan oleh para shahabat tertentu; telah tertulis dan telah tercatat di dalam Kutub Sihah Sittah (Bukhari, Muslim, Tarmidzi, Ibn Majah, Abu Dawud dan Nasaii).
Biasanya anda langsung mengatakan Abu Bakar, Umar dan Ustman..lalu kenapa sekarang memakai kalimat : " Para Sahabat tertentu " ?...sebuah pergeseran nilai..rupanya Allah perlahan-lahan telah membukakan pintu hatinya...mungkin esok hari, entah kapan..hinaan dan fitnah yang keluar dari HMA terhadap Para Sahabat rasululullah yaitu Abu Bakar, Umar dan Ustman akan berganti dengan kecintaan yang nyata..bukan saja bagi ke-tiga sahabat Rausulullah melainkan juga kpd Imam Ali.

Kutip
Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah yang nyata; dan Syekh Jenar adalah penghianat agama Islam; sehingga Syekh Jenar menolak keras AlQuran dan Hadith. Akibatnya semua kesalahan atau semua kejahatan yang telah dilakukan oleh para sahabat tertentu dibela, didukung, disokong oleh Syekh Jenar.
Ha..ha...terlalu dini melakukan justifikasi tentang saya.....pembelaan yang hakiki bukanlah oleh saya melainkan dihadapan Allah...tetapi siapa yang akan mebela anda wahai Orang yang mengaku Syiah...?? Topeng-mu sendiripun kini muak melihat wajah busukmu....

Janganlah menyembah jikalau tidak mengetahui siapa yang disembah.Jika engkau tidak mengetahui , maka engkau seperti menyumpit burung. Peluru disebar, tapi tak satupun terkena tembakan. Akhirnya cuma menyembah ketiadaan, suatu sembahan yang sia-sia"
( -Syekh Siti Jenar )

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 26 November 2009, 14:07:01 »
Syekh Jenar AD DAJJAL AL YAHUDI

Biasanya anda langsung mengatakan Abu Bakar, Umar dan Ustman..lalu kenapa sekarang memakai kalimat : " Para Sahabat tertentu " ?...sebuah pergeseran nilai..rupanya Allah perlahan-lahan telah membukakan pintu hatinya...mungkin esok hari, entah kapan..hinaan dan fitnah yang keluar dari HMA terhadap Para Sahabat rasululullah yaitu Abu Bakar, Umar dan Ustman akan berganti dengan kecintaan yang nyata..bukan saja bagi ke-tiga sahabat Rausulullah melainkan juga kpd Imam Ali.

mungkin esok hari, entah kapan  adalah kebohongan yang sengaja dikarang dan disebarkan oleh Syekh Jenar AD DAJJAL WAL AL YAHUDI.

1. Abu Bakr & Umar ibn Khattab sengaja membunuh para sahabat di dalam perang Riddah dan perang Yamamah tertulis dan tercatat di dalam Kutub Sihah Sittah (Bukhari, Muslim, Tarmidzi, Ibn Majah, Abu Dawud dan Nasaii)

2. Abu Bakr & Umar ibn Khattab merampas tanah Fadak yang diwariskan oleh Rasulullah untuk para Ahli Waris tertulis di dalam Kutub Sihah Sittah

3. Abu Bakr & Umar ibn Khattab merampas harta warisan untuk para janda (istri2 Rasulullah yang telah ditinggalakan) tertulis dan tercatat di dalam Kutub Sihah Sittah.

Syekh Jenar adalah penghinat Rasulullah yang nyata; sehingga semua kejahatan yang dilakukan oleh Abu Bakr & Umar ibn Khattab setelah Rasulullah wafat yang tertulis di dalam Kutub Sihah Sittah; dibela, didukung dan disokong oleh Syekh Jenar.

HMA dan Kaum Syiah mendukung, mengakui dan mengagumi kebaikan2 dan jasa2 yang telah dilakukan oleh Abu Bakr, Umar ibn Khattab dan Uthman ibn Affan ketika Rasulullah masih hidub;

tetapi HMA dan Kaum Syiah mentaati AlQuran dan Hadith; sehingga HMA dan Kaum Syiah tidak mendukung, tidak membela, tidak menyokong kejahatan2 yang dilakukan oleh Abu Bakr, Umar ibn Khattab dan Uthman ibn Affan setelah Rasulullah wafat.

Kutip
Ha..ha...terlalu dini melakukan justifikasi tentang saya.....pembelaan yang hakiki bukanlah oleh saya melainkan dihadapan Allah...tetapi siapa yang akan mebela anda wahai Orang yang mengaku Syiah...?? Topeng-mu sendiripun kini muak melihat wajah busukmu....

ALQURAN 4:93
Barangsiapa yang membunuh seorang Mukmin (muslim atau muslimah) dengan sengaja; maka pembunuhnya akan dimasukan ke dalam Jahannam. Pembunuhnya akan kekal berada di dalamnya; karena ALLAH sangat murka kepada pembunuh tersebut

SHOHIH MUSLIM, Kitab Imam no 160
Rasulullah berkata: "Janganlah kamu membunuh orang lain yang beriman dengan sengaja; supaya kamu tidak dikembalikan menjadi orang Kafir oelah ALLAH!"

KESIMPULAN

Syekh Jenar adalah seorang penghinanat Rasulullah; sehingga Abu Bakr dan Umar ibn Khattab yang telah membunuh para sahabat di dalam perang Riddah dan perang Yamamah didukung, dibela, disokong oleh Syekh Jenar.

Syekh Jenar fanatik buta membela semua kejahatan yang dilakukan oleh para sahabat setelah Rasulullah wafat; karena Syekh Jenar adalah AD DAJJAL yang rajin menghianati Rasulullah dan juga menghianati ALLAH.

HMA dan Kaum Syiah mentaati ALQURAN dan SUNNAH/HADITH; sehingga kaum Syiah tidak mendukung, tidak membela, tidak menyetujui kejahatan2 yang dilakukan oleh Abu Bakr, Umar ibn Khattab dan Uthman ibn Affan setelah Rasulullah wafat.
« Edit Terakhir: 26 November 2009, 17:01:49 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline Syekh Jenar

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2009
  • Tulisan: 614
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 26 November 2009, 14:19:09 »
Kepada Syekh Jenar AD DAJJAL WA AL YAHUDI

1. Abu Bakr & Umar ibn Khattab sengaja membunuh para sahabat di dalam perang Riddah dan perang Yamamah tertulis dan tercatat di dalam Kutub Sihah Sittah (Bukhari, Muslim, Tarmidzi, Ibn Majah, Abu Dawud dan Nasaii)
Perhatikan ini:
Perang Yamamah berlaku pada bulan Disember 632 M. Perang ini berlaku akibat penentangan yang dilancarkan oleh Musailamah al-Kazzab yang berpusat di Yamamah terhadap kerajaan Khulafa al-Rasyidin pimpinan Saidina Abu Bakar....
Siapakah Musailamah Alkazzab..?? Ia adalah nabi Palsu..saya heran sama anda...bukankah penumpasan terhadap Nabi Palsu itu adalah sesuatu hal yang musti dilakukan agar tak terjadi keresahan umat ? Bagiamana pula anda bisa mengatakan bhw apa yang dilakukan oleh Abu Bakar dalam rangka menumpas Nabi Palsu adalah sesuatu yang salah ?


Kutip
2. Abu Bakr & Umar ibn Khattab merampas tanah Fadak yang diwariskan oleh Rasulullah untuk para Ahli Waris tertulis di dalam Kutub Sihah Sittah
3. Abu Bakr & Umar ibn Khattab merampas harta warisan untuk para janda (istri2 Rasulullah yang telah ditinggalakan) tertulis dan tercatat di dalam Kutub Sihah Sittah.
hadits riwayat Aisyah ra sbgbr :
ُ
أَنَّ فَاطِمَةَ عَلَيْهَا السَّلَام ابْنَةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلَتْ أَبَا بَكْرٍ الصِّدِّيقَ بَعْدَ وَفَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَقْسِمَ لَهَا مِيرَاثَهَا مِمَّا تَرَكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِمَّا أَفَاءَ اللَّهُ عَلَيْهِ فَقَالَ لَهَا أَبُو بَكْرٍ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا نُورَثُ مَا تَرَكْنَا صَدَقَةٌ فَغَضِبَتْ فَاطِمَةُ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَهَجَرَتْ أَبَا بَكْرٍ فَلَمْ تَزَلْ مُهَاجِرَتَهُ حَتَّى تُوُفِّيَتْ وَعَاشَتْ بَعْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سِتَّةَ أَشْهُرٍ

Bahwa Fathimah alaihassalam (Imam Bukhari salah satu imam yg mengucapkan alaihissalam pada Fathimah ra dan Ali bin Abi Thalib kw), putri Rasulullah saw menanyakan pada Abubakar Shiddiq ra setelah wafatnya Rasulullah saw agar membagikan padanya hak warisnya dari apa apa yg diberikan Allah swt pada beliau saw, maka berkatalah padanya Abubakar shiddiq ra : Sungguh Rasul saw bersabda : "Kami tidak mewarisi, apa yg kami tinggalkan adalah sedekah". maka marahlah Fathimah putri Rasul saw dan menghindar dari Abubakar shiddiq ra dan ia terus menghindar darinya hingga wafat, dan beliau hidup hingga 6 bulan setwlah wafatnya Rasul saw. (Shahih Bukhari bab fardhulkhumus).

kita lihat syarh tentang hadits ini, Berkata Al Hafidh Al Imam Ibn Hajar didalam kitabnya Fathul Baari Bisyarah Shahih Bukhari : Bahwa Fathimah ra marah bukan karena ditolak, namun karena Abubakar shiddiq ra mendengarnya bukan dari Rasul saw namun dari orang lain, dan berkata Imam Ibn Hajar pada halaman yg sama : diriwayatkan oleh Al Baihaqiy dari Assya'biyy bahwa kemudian Abubakar shiddiq ra menjenguk Fathimah ra, dan berkata Ali bin Abi Thalib kw kepada Fathimah ra : Ini Abubakar mohon izin padamu.., maka berkata Fathimah ra : apakah kau menginginkan aku mengizinkannya?, Ali kw berkata : betul, maka Fathimah ra mengizinkan Abubakar shiddiq ra, lalu Abubakar shiddiq ra meminta maaf dan ridho pada Fathimah ra, hingga Fathimah ra ridho padanya.
jikapun riwayat ini mursal, namun sanadnya kepada Assya'biyyu shahih.
dan riwayat ini menyelesaikan permasalahan dan anggapan permusuhan Abubakar ra dengan Fathimah ra.
dan berkata para Muhadditsin, bahwa menghindarnya fathimah ra dari Abubakar adalah menghindari berkumpul bersamanya, dan hal itu bukan hal yg diharamkan, dan Fathimah ra saat selepas kejadian itu sibuk dengan kesedihannya atas wafat Rasul saw dan sakit yg dideritanya hingga wafat.
(Fathul Baari Bisyarah Shahih Bukhari Bab Fardhul Khumus)

Kutip
HMA dan Kaum Syiah mendukung, mengakui dan mengagumi kebaikan2 dan jasa2 yang telah dilakukan oleh Abu Bakr, Umar ibn Khattab dan Uthman ibn Affan ketika Rasulullah masih hidub
Alhamdulillah..akhirnya Allah membukakan hati juga...

Sudahlah..wahai orang yang mengaku syiah...segala argumen-mu dengan  mudah dipatahkan di forum ini...jika anda menruskan propaganda busuk-mu...siap-siaplah TOPENG BUSUK-MU sendiri yang akan meninggalkanmu..hingga tampak wajah aslimu..wahai orang yang mengaku syiah...

Janganlah menyembah jikalau tidak mengetahui siapa yang disembah.Jika engkau tidak mengetahui , maka engkau seperti menyumpit burung. Peluru disebar, tapi tak satupun terkena tembakan. Akhirnya cuma menyembah ketiadaan, suatu sembahan yang sia-sia"
( -Syekh Siti Jenar )

Offline sahabat

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.458
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 26 November 2009, 14:22:44 »
Gidhir Kum itu secara akal bertenangan, karena kalau itu wasiat Rasulullah, tidak akan ada seorang sahabatun yang berani membantahnya. Disisi lain ketika ada suksesi kepemiminan selama 3 kali tak satu pun ucapan tentang gidhir kum yang keluar baik dari kalangan sahabat maupun kalangan umat saat itu.

Kalau kita sandingkan dengan al-Quran, Tak satu pun ayat yang mengindikasikan tentang kepemimpinan diluar kenabian. Allah swt tidak pernah menentukan pemimpin diluar kenabian termasuk didalam kitab-kitab sebelumnya.

Allah swt hanya berjanji akan mempusakakan bumi ini kepada orang bertaqwa.


Dan sebetulnya Ali ra akhirnya telah menjadi khalifah yang ke empat, jadi apa lagi yang dipersoalkan?
“ Dengan kenikmatan yang diberikan Allah kepadamu, carilah kebahagiaan akhirat, tapi jangan engkau lupakan nasibmu dalam dunia ini. "-QS28:77.
"Dan tentang karunia Tuhanmu, hendaklah engkau sebarkan..

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #11 pada: 26 November 2009, 14:31:54 »
Syekh Jenar AD DAJJAL WA AL JAHIL

Perhatikan ini:
Perang Yamamah berlaku pada bulan Disember 632 M. Perang ini berlaku akibat penentangan yang dilancarkan oleh Musailamah al-Kazzab yang berpusat di Yamamah terhadap kerajaan Khulafa al-Rasyidin pimpinan Saidina Abu Bakar....
Siapakah Musailamah Alkazzab..?? Ia adalah nabi Palsu..saya heran sama anda...bukankah penumpasan terhadap Nabi Palsu itu adalah sesuatu hal yang musti dilakukan agar tak terjadi keresahan umat ? Bagiamana pula anda bisa mengatakan bhw apa yang dilakukan oleh Abu Bakar dalam rangka menumpas Nabi Palsu adalah sesuatu yang salah ?

Baca surah Al Kafirun; agama kamu untuk kamu dan agamaku untuk aku. Rasulullah tidak pernah membunuh nabi palsu yang menyebarkan agama lain.

Syekh Jenar menyebarkan kebohongan atas nama Rasulullah; sehingga Syekh Jenar menyebarkan Hadith Palsu yang menerangkan Rasulullah melanggar AlQuran sehingga Rasulullah membunuh nabi palsu yang menyebarkan agama palsu.


Kutip
hadits riwayat Aisyah ra sbgbr :
ُ
أَنَّ فَاطِمَةَ عَلَيْهَا السَّلَام ابْنَةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلَتْ أَبَا بَكْرٍ الصِّدِّيقَ بَعْدَ وَفَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَقْسِمَ لَهَا مِيرَاثَهَا مِمَّا تَرَكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِمَّا أَفَاءَ اللَّهُ عَلَيْهِ فَقَالَ لَهَا أَبُو بَكْرٍ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا نُورَثُ مَا تَرَكْنَا صَدَقَةٌ فَغَضِبَتْ فَاطِمَةُ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَهَجَرَتْ أَبَا بَكْرٍ فَلَمْ تَزَلْ مُهَاجِرَتَهُ حَتَّى تُوُفِّيَتْ وَعَاشَتْ بَعْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سِتَّةَ أَشْهُرٍ

Bahwa Fathimah alaihassalam (Imam Bukhari salah satu imam yg mengucapkan alaihissalam pada Fathimah ra dan Ali bin Abi Thalib kw), putri Rasulullah saw menanyakan pada Abubakar Shiddiq ra setelah wafatnya Rasulullah saw agar membagikan padanya hak warisnya dari apa apa yg diberikan Allah swt pada beliau saw, maka berkatalah padanya Abubakar shiddiq ra : Sungguh Rasul saw bersabda : "Kami tidak mewarisi, apa yg kami tinggalkan adalah sedekah". maka marahlah Fathimah putri Rasul saw dan menghindar dari Abubakar shiddiq ra dan ia terus menghindar darinya hingga wafat, dan beliau hidup hingga 6 bulan setwlah wafatnya Rasul saw. (Shahih Bukhari bab fardhulkhumus).

Bukti lain bahwa Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah; karena Syekh Jenar rajin menyebarkan hadith palsu atas nama Rasulullah

ALQURAN 33:6
dan mereka yang mempunyai hubungan darah satu dengan lainnya; lebih berhak (diwariskan dan mewariskan) adalah ketetapan ALLAH yang tertulis di dalam Kitab


Abu Bakr mengetahui bawha Fatimah binti Muhammad lebih berhak meneriman warisan yaitu tanah Fadak sesuai dengan keterangan yang tertulis di dalam AlQuran

Abu Bakr dan Syekh Jennar menyebarkan kebohongan2 atas nama Rasulullah; sehingga Rasulullah dituduh oleh Syekh Jenar telah melanggar AlQuran; karena Rasulullah tidak meninggalkan warisan untuk anaknya dan untuk istri-istrinya.

Pendapat Syekh Jenar adalah bukti kuat bahwa Syekh Jenar adalah penghianat agama Islam dan penghianat Rasulullah yang nyata.




« Edit Terakhir: 26 November 2009, 17:02:47 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline Syekh Jenar

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2009
  • Tulisan: 614
    • Lihat Profil
« Jawab #12 pada: 26 November 2009, 14:43:14 »
Kepada Syekh Jenar AD DAJJAL WA AL YAHUDI

Baca surah Al Kafirun; agama kamu untuk kamu dan agamaku untuk aku. Rasulullah tidak pernah membunuh nabi palsu yang menyebarkan agama lain.
Nah..disini titik persoalnnya. Dalam litaratur riwayat Rasulullah SAW tidak pernah membunuh atau bahkan memerintahkan untuk membunuh kepada pemeluk agama lain  selain Islam. Bahkan Rasulullah merintis apa yang disebut sebagai Piagam Madinah yang intinya adalah seluruh pemeluk agama yang ada dimadinah saat itu, apakah Islam, Kristem atau bahkan Yahudi sekalipun terikat dengan perjanjian paiagam madinah..bergandengan tangan satu sama lain..hidup berdampingan satu sama lain. Tapi Rasullah SAW, tak pernah kenal kompromi dengan Nabi-Nabi Palsu yang jsutru menyebarkan ajarannya menggunakan simbolisasi dan embel-embel Islam...itulah yang dilakukan oleh Musailamah Alkazzab..seandainya Musailamah AlKazzab tidak mengaku sebagai Nabi, dan menyebarkan ajarannya tidak membawa embel-embel keislaman..saya yakin kejadian Yamamah tak akan terjadi...

Tapi dari persoalan ini saya ingin bertanya kepada anda
1. Kenapa anda justru mmbela Musailamah Al Kazzab yang Nabi Palsu itu ? Bukankah Al Qur'an sendiri mengatakan bhw Tiada Nabi dan Rasulu sepeninggal Rasulullah SAW ? BUkankah pembelaan anda terhadap Musailamah adalah sesuatu hal yang kontradiktif dengan pernyataan anda yang katanya CINTA RASULULLAH dan Ahlul bayt ?

2. Bukankah dengan pembelaan anda terhadap nabi Palsu....justru makin membongkar dengan jelas TOPENG BUSUKMU..WAHAI ORANG YANG MENGAKU SYIAH...

Atau jangan-jangan anda juga membela Mirza Ghulam Ahmad sang Nabi Palsu itu..

Apakah itu yang dinamakan CINTA RASULULLAH ?




Kutip
Bukti lain bahwa Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah; karena Syekh Jenar rajin menyebarkan hadith palsu atas nama Rasulullah
Masya Allah..Hadist yang saya kutip itu berdasarkan Riwayat Siti Aisyah...Isteri Rasulullah SAW..anda katakan hadist itu palsu ???Jikalau anda mengatakan riwayat siti aisyah adalah hadist palsu..bukankah itu juga menyangkal tentang adanya hubungan suami isteri ntara Rasulullah dengan Siti Aisyah..???

Sudahlah..semakin anda memberikan komentar di forum ini..semakin jelas KEMUNAFIKAN dan KEBUSUKAN-MU...WAHAI ORANG YANG MENGAKU SYIAH..

Janganlah menyembah jikalau tidak mengetahui siapa yang disembah.Jika engkau tidak mengetahui , maka engkau seperti menyumpit burung. Peluru disebar, tapi tak satupun terkena tembakan. Akhirnya cuma menyembah ketiadaan, suatu sembahan yang sia-sia"
( -Syekh Siti Jenar )

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #13 pada: 26 November 2009, 16:33:09 »
Syekh Jenar AD-DAJJAL WA AL KHAZZAB

Nah..disini titik persoalnnya. Dalam litaratur riwayat Rasulullah SAW tidak pernah membunuh atau bahkan memerintahkan untuk membunuh kepada pemeluk agama lain  selain Islam. Bahkan Rasulullah merintis apa yang disebut sebagai Piagam Madinah yang intinya adalah seluruh pemeluk agama yang ada dimadinah saat itu, apakah Islam, Kristem atau bahkan Yahudi sekalipun terikat dengan perjanjian paiagam madinah..bergandengan tangan satu sama lain..hidup berdampingan satu sama lain.

Syekh Jenar sedang bingung atau Syekh Jenar benar orang yang sangat bodoh, sehingga Syekh Jenar menghianati Rasulullah.

Pada awalnya Syekh Jenar mengatakan bahwa Rasulullah tidak pernah membunuh pengikut2 agama lain. Kemudian Syekh Jenar menerangkan bahwa Rasulullah sengaja memunuh Nabi baru yang palsu yang bernama Musailamah karena Musailamah mengajarkan agama lain.

Perkataan Syekh Jenar bertentangan satu dengan lainnya; karena kebodohan Syekh Jenar sendiri; tetapi Syekh Jenar rajin mengatakan orang2 lain yang tidak setuju dengan pendapat Syekh Jenar sebagai orang2 yang bodoh.

Kutip
Tapi Rasullah SAW, tak pernah kenal kompromi dengan Nabi-Nabi Palsu yang jsutru menyebarkan ajarannya menggunakan simbolisasi dan embel-embel Islam...itulah yang dilakukan oleh Musailamah Alkazzab..seandainya Musailamah AlKazzab tidak mengaku sebagai Nabi, dan menyebarkan ajarannya tidak membawa embel-embel keislaman..saya yakin kejadian Yamamah tak akan terjadi...

Musailamah mengakui dirinya sebagai nabi baru setelah Rasulullah; sehingga Musailamah membawa ajaran agama baru. Rasulullah bukan seorang terorism seperti yang dikatakan oleh para orientalist (Nasrani dan Yahudi); sehingga Rasulullah dengan sengaja membunuh Musailamah.

ALLAH mengajarkan tentang kebebasan beragama; sehingga mereka yang tidak beragama Islam berhak untuk hidub dan berkah untuk menyebarkan agama mereka sendiri; selama mereka tidak memulai memerangi ummat Islam.


ALQURAN 17:107
Katakanlah: "Silahkan kamu beriman; atau silahkan kamu tidak beriman...

ALQURAN 109 Surah Al Kafirun
1. Katakanlah: "Hai orang2 Kafir
2. Aku tidak menyembah apa yang kamu sembah
3. dan kamu tidak menyembah Tuhan yang kami sembah
4. aku tidak pernah menyembah apa yang kamu sembah
5.dan kamu tidak pernah menyembah apa yang aku sembah.
6. Agama kamu untuk kamu dan agamaku untuk aku


Rasulullah akan menghormati nabi baru dan ajaran agama baru; karena tidak ada paksaan untuk beriman; sehingga Musailammah boleh tidak beriman kepada ALLAH, Rasulullah, Al Quran, dll.

Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah yang nyata; sehingga Syekh Jenar menunuh Rasulullah melanggar AlQuran; karena Rasulullah membunuh Musailamah yang menyebarkan ajaran agama lain yang baru

Tidak mungkin Rasulullah melanggar Surah Al Kafirun dan melanggar ayat ALLAH yang tertulis di dalam Q 17:107; sehingga Rasulullah sengaja membunuh Musailamah; seperti kebohongan yang disebarkan oleh Syekh Jenar di forum ini.

Hanya orang2 Kafir, orang2 Fasik, orang2 Munafiq yang rajin melanggar ayat ayat ALLAH yang tertulis di dalam AlQuran. Kebodohan Syekh Jenar sendiri telah mengakibatkan Syekh Jenar rajin menyebarkan Hadith Palsu atas nama Rasulullah; karena Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah yang nyata.


Kutip
Tapi dari persoalan ini saya ingin bertanya kepada anda
1. Kenapa anda justru mmbela Musailamah Al Kazzab yang Nabi Palsu itu ?

Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah yang nyata; sehingga Syekh Jenar menyebarkan kebohongan2 tentang Rasulullah.

ALLAH telah mengajarkan orang2 yang beriman untuk menghormati mereka yang bukan beragama Islam di dalam Surah Al Kafirun begitu juga AlQuran 17:107 ALLAH menerangkan bahwa manusia boleh beriman dan boleh tidak beriman.

Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah; karena Syekh Jenar mengatakan bahwa Rasulullah telah melanggar AlQuran; sehingga Musailamah diberikan pilihan untuk hidub dengan cara masuk agama Islam atau mati dengan cara menolak Islam


Kutip
Bukankah Al Qur'an sendiri mengatakan bhw Tiada Nabi dan Rasulullah sepeninggal Rasulullah SAW ?

Benar 100% dan setuju 100% bahwa Muhammad adalah nabi terakhir yang dipilih oleh ALLAH.

Musailamah bukan nabi yang dipilih oleh ALLAH; tetapi Musailamah adalah nabi baru yang dipilih oleh para pengikutnya sendiri. Mereka berhak untuk hidub sesuai dengan ajaran AlQuran dan mereka juga berhak menyebarkan agama mereka sendiri; seperti Rasulullah berhak menyebarkan agama Islam untuk para pengikut Rasulullah sendiri.

Kutip
Masya Allah..Hadist yang saya kutip itu berdasarkan Riwayat Siti Aisyah...Isteri Rasulullah SAW..anda katakan hadist itu palsu ???Jikalau anda mengatakan riwayat siti aisyah adalah hadist palsu..bukankah itu juga menyangkal tentang adanya hubungan suami isteri ntara Rasulullah dengan Siti Aisyah..???

Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah yang nyata; karena Syekh Jenar rajin menyebarkan Hadith Palsu atas nama Rasulullah.

Hadith asli tidak mungkin bertentangan dengan AlQuran misalnya

1. ALLAH melarang memakan babi; tidak mungkin Rasulullah menghalalkan memakan babi.

2. ALLAH melarang melakukan zina; tidak mungkin Rasulullah menghalalkan zina.

3. ALLAH melarang menyembah patung; tidak mungkin Rasulullah menghalalkan menyembah patung.

Begitu juga ALLAH telah menerangkan bahwa mereka yang memiliki hubungan darah berhak diwarikan atau mewariskan


ALQURAN 33:6
dan mereka yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (diwariskan atau mewariskan tertulis) di dalam kitab ALLAH

ALQURAN 4:7
dan untuk anak perempuan ada hak dari pembagian harta warisan yang ditinggalkan oleh ayah-ibunya


Tidak mungkin Rasulullah membatalkan Q 33:6 dan Q 4:7; sehingga Rasulullah tidak meninggalkan harta warisan untuk Fatimah dan untuk para istri-istrinya; seperti Hadith Palsu yang sengaja disebarkan oleh Syekh Jenar disini;

Fatimah binti Muhammad dan para istri Rasulullah tidak berhak menerima harta warisan yang ditinggalkan oleh Rasulullah bertentangan dengan ajaran ALLAH yang tertulis di dalam AlQuran.

Padahal Fatimah dan istri2 Rasulullah adalah para Ahli Waris yang syah dan yang berhak menerima warisan; sesuai dengan petunjuk ALLAH yang tertulis di dalam AlQuran.

Begitu juga Fatimah binti Muhammad lebih berhak menerima tanah Fadak dari pada Abu Bakr & Umar ibn Khattab.

Akibatnya Abu Bakr dan Umar ibn Khattab sengaja merampas tanah Fadak dari Fatimah binti Muhammad dengan cara mengarang hadith palsu atas nama Rasulullah untuk pembenaran perampasan tanah Fadak.
« Edit Terakhir: 26 November 2009, 17:11:05 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline Syekh Jenar

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2009
  • Tulisan: 614
    • Lihat Profil
« Jawab #14 pada: 26 November 2009, 17:31:10 »
Syekh Jenar AD-DAJJAL WA AL KHAZZAB

Syekh Jenar sedang bingung atau Syekh Jenar benar orang yang sangat bodoh, sehingga Syekh Jenar menghianati Rasulullah.

Pada awalnya Syekh Jenar mengatakan bahwa Rasulullah tidak pernah membunuh pengikut2 agama lain. Kemudian Syekh Jenar menerangkan bahwa Rasulullah sengaja memunuh Nabi baru yang palsu yang bernama Musailamah karena Musailamah mengajarkan agama lain.

Perkataan Syekh Jenar bertentangan satu dengan lainnya; karena kebodohan Syekh Jenar sendiri; tetapi Syekh Jenar rajin mengatakan orang2 lain yang tidak setuju dengan pendapat Syekh Jenar sebagai orang2 yang bodoh.
Perhatikan tulisan yang saya beri warna merah:disitu jelas bahwa Musailamah Alkazzab BUKAN MENYEBARKAN AGAMA LAIN..melainkan menyebarkan agama yang menyesatkan menggunakan embel-embel dan simbolisasi Islam. Bahkan dengan terang-terangan mengakui bhw dirinya adalah Nabi. Saya katakan jikalau Musailamah mengajarkan agama baru( -tidak memakai embel2 Islam ) niscaya kedudukan Musailamah akan dihormati Rasulullah sebagaimana Rasulullah menghormati para pemeluk agama lain. tetapi apa yang ditunjukkan oleh Musailamah adalah sesuatu hal yang sesat menyesatkan, sesuai dengan Firman Allah :ا

“Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup Nabi-Nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS.al-Ahzab: 40)

Seluruh Ahli tafsir, dari kalangan Salaf dan Khalaf sepakat dalam memahami ayat ini, bahwa Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam adalah penutup seluruh para Nabi, tidak ada Nabi sesudah beliau. Maka dari itu siapa saja yang mengaku dirinya sebagai Nabi sesudah Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam, maka mereka sepakat bahwa orang itu adalah dajjal pendusta, Nabi palsu.

Hadits-hadits Nabi shallallahu’alaihi wasallam pun menyatakan demikian. Di antaranya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan at-Turmudzi dari sumber riwayat Tsauban, radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda:



وَأَنَا خَاتَمُ النَّبِيِّينَ لَا نَبِيَّ بَعْدِي (أبو داود والترمذي

”Aku adalah penutup para Nabi, dan tidak ada Nabi setelahku”. (HR. Abu Daud dan at-Tirmidzi)
Maka jelas sudah bhw Musailamah mengakibatkan keresahan Umat Islam saat itu. Maka wajar jikalau Rasulullah dan Para Sahabat sesudah beliau memerintahkan untuk memeangi para pendusta dan pembohong.

Sekali lagi saya katakan: DENGAN PEMBELAAN ANDA TERHADAP NABI-NABI PALSU...SUDAH TERBONGKAR SECARA SIGNIFIKAN SIAPA SEBENARNYA MUHAMMAD ABDULLAH...ORANG YANG MENGAKU SYIAH...!!!!

Kutip
Musailamah mengakui dirinya sebagai nabi baru setelah Rasulullah; sehingga Musailamah membawa ajaran agama baru. Rasulullah bukan seorang terorism seperti yang dikatakan oleh para orientalist (Nasrani dan Yahudi); sehingga Rasulullah dengan sengaja membunuh Musailamah.
Sudah dibahas bhw Musailamah BUKAN MENGADAKAN AGAMA BARU..melainkan mendompleng Islam dengan maksud untuk menyesatkan umat Islam....sama dengan apa yang kini tengah anda lakukan...wahai orang yang mengaku syiah...

Kutip
ALLAH mengajarkan tentang kebebasan beragama; sehingga mereka yang tidak beragama Islam berhak untuk hidub dan berkah untuk menyebarkan agama mereka sendiri; selama mereka tidak memulai memerangi ummat Islam.[/color]
Syarat-syarat sebuah ajaran dikatakan sebagai agama, antara lain :
1. Ada Kitab Suci...saya ingin bertanya kepada anda, apakah Musailamah Alkazzab memiliki kitab suci ?
2. Ada Pengikut....mungkin andalah FANS BERAT sekaligus PENGIKUT MUSAILAMAH ALKAZZAB
3. Ada nabi sebagai pembawa wahyu :  Kenabian bukan diangkat oleh manusia..derajat kenabian melainkan diangkat oleh Allah SWT. Jikalau ada manusia yang diangkat menjadi nabi oleh sesama manusia sudah berang tentu kenabiannya adalah PALSU..


Kutip
Rasulullah akan menghormati nabi baru dan ajaran agama baru; karena tidak ada paksaan untuk beriman; sehingga Musailammah boleh tidak beriman kepada ALLAH, Rasulullah, Al Quran, dll.
Rasulullah menghormati Nabi baru..??? Itu pendapat rasulullah atau pendapat anda sendiri..?? Sudah jelas-jelas Al Qur'an dan Hadist menyatakan bhw tidak ada Nabi setelah Muhammad SAW.

Kutip
Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah yang nyata; sehingga Syekh Jenar menunuh Rasulullah melanggar AlQuran; karena Rasulullah membunuh Musailamah yang menyebarkan ajaran agama lain yang baru
Siapakah yang penghianat sesungguhnya : Apakah saya yang secara tegas menyatakan bhw Tak ada Nabi setelah Rasulullah SAW sesuai dengan tuntunan Al Qur'an dan Hadist,....ataukah anda yang justru membela dan membenarkan adanya NABI PALSU....?? Siapakah kini yang menghianati Rasulullah ?



Kutip
Hanya orang2 Kafir, orang2 Fasik, orang2 Munafiq yang rajin melanggar ayat ayat ALLAH yang tertulis di dalam AlQuran. Kebodohan Syekh Jenar sendiri telah mengakibatkan Syekh Jenar rajin menyebarkan Hadith Palsu atas nama Rasulullah; karena Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah yang nyata.
Hanya anda-lah di forum ini saja yang MEMBELA MUSAILAMAH ALKAZZAB SANG NABI PALSU secara mati-matian....



Kutip
ALLAH telah mengajarkan orang2 yang beriman untuk menghormati mereka yang bukan beragama Islam di dalam Surah Al Kafirun begitu juga AlQuran 17:107 ALLAH menerangkan bahwa manusia boleh beriman dan boleh tidak beriman.
Dan Allah-pun amat murka apabila ada yang 'melangkahi' Hak Prerogatif Allah tentang predikat kenabian...bukankah predikat kenabian hanya diberikan Allah kepada Hamba Pilihan-Nya..?? Bukannya manusia mengangkat satu sama lain sebagai NABI yang notabene adalah HAK PREROGATIF ALLAH ?

Kutip
Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah; karena Syekh Jenar mengatakan bahwa Rasulullah telah melanggar AlQuran; sehingga Musailamah diberikan pilihan untuk hidub dengan cara masuk agama Islam atau mati dengan cara menolak Islam
Silahkan cari kata-kata saya yang mengatakan bhw Rasulullah melanggar Al Qur'an...? Justru statment anda itu berlaku buat anda sendiri...yang semakin kentara TOPENG BUSUKMU dengan membela keberadaan Musailamah Al Kazzab Sang Nabi Palsu...bahkan saya yakin anda juga pasti akan membela mati-matian Lia Eden, Ahmad Musaddeq dan Mirza Ghulam Ahmad...

Wahai para member MYQ...terbongkarlah kedok/topeng HMA yang sebelum-sebelumnya mengaku sebagai seorang PEMELUK SYIAH...cmengaku cinta kepada Rasulullah dan Ahlul Bayt..tetapi KINI...statment itu LUNTUR..DAN TERKUAK...sebab HMA telah nyata-nyata membela mati-matian MUSAILAMAH ALKAZZAB SANG NABI PALSU ITU....


Kutip
Benar 100% dan setuju 100% bahwa Muhammad adalah nabi terakhir yang dipilih oleh ALLAH.
Lalu kenapa anda mengakui Musailamah AlKazzab sebagai Nabi ? Dan membelanya mati-matian ?

Kutip
Musailamah bukan nabi yang dipilih oleh ALLAH; tetapi Musailamah adalah nabi baru yang dipilih oleh para pengikutnya sendiri.
Logika sederhana : meja kayu..akan tetap selamanya menjadi meja kayu..walaupun seratus bahkan ribuan tukang kayu mengangkat meja kayu itu menjadi TUKANG KAYU..
Kutip
Mereka berhak untuk hidub sesuai dengan ajaran AlQuran dan mereka juga berhak menyebarkan agama mereka sendiri; seperti Rasulullah berhak menyebarkan agama Islam untuk para pengikut Rasulullah sendiri.
Silahkan mereka menyebarkan agama mereka sendiri...terlepas dari agama yang memang telah semnpurna diturunkan oleh Allah SWT. Jikalau ada Nabi baru atau ada ajaran baru yang menggunakan embel-embel Islam..justru sama saja ia menuduh bhw Islam adalah agama yang belum sempurna....apakah anda hendak mengatakan hal seperti itu ?

« Edit Terakhir: 26 November 2009, 17:37:26 oleh Syekh Jenar »
Janganlah menyembah jikalau tidak mengetahui siapa yang disembah.Jika engkau tidak mengetahui , maka engkau seperti menyumpit burung. Peluru disebar, tapi tak satupun terkena tembakan. Akhirnya cuma menyembah ketiadaan, suatu sembahan yang sia-sia"
( -Syekh Siti Jenar )