Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Jum'at, 25 Mei 2012/4 Rajab 1433 H : Imsak 4:27:04 - Shubuh 4:33:29 - Terbit 5:55:44 - Dzuhur 11:49:51 - Ashar 15:11:54 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:46 WIB

Penulis Topik: Mengapa Harus Enterpreneur?  (Dibaca 1001 kali)


Online servodaeman

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2007
  • Tulisan: 2.245
  • Lokasi: jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • muslim itu bersaudara
    • Lihat Profil
    • Portal
« Jawab #15 pada: 12 Desember 2009, 19:17:53 »
enterpreuner perlu energi lebih dari pada stamina sebagai pegawai :hmmm:
http://www.abdulrahman-oman.co.nr/
God Just One && Mohammed is The last Messenger

Offline ireallycute

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 2.223
  • Lokasi: Jogja
  • Jenis kelamin: Pria
  • Dzikir Allah itu lbh besar (org-nya blm tentu ada)
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 12 Desember 2009, 19:51:44 »
Di satu kuliah umum wirausaha, seorang trainer memotivasi mahasiswa-mahasiswanya untuk menjadi seorang enterpreneur. Dengan antusias satu-satu pun bertanya tentang ini dan itu. Setelah selesai kuliah, seorang mahasiswa berpikir tentang sebuah hadits yang baru saja diingatnya kembali. Mencari nafkah saja dinilai sebagai jihad, maka bagaimana jika kita menyediakan ladang jihad untuk para mujahid?

Nah, teman-teman myQ, siapa nih yang menjadi enterpreneur? Mengapa memutuskan menjadi seorang enterpreneur?
Share di sini, semoga bisa makin memotivasi, terutama bagi yang sudah berniat...
saya urutkan dari yg paling utama.

1. Kebebasan untuk mengaktualisasi diri.
Bahasa ektrimnya: "Saya tidak dibelenggu oleh aturan yg ada krn saya sendiri-lah aturan itu".
btw hati2 menerjemahkannya.

2. Ingin berguna secara maksimal
Allah mencintai mereka yg lebih kuat. Tak terkecuali mereka yg lebih kuat secara ekonomi.
Dgn memiliki kemampuan ekonomi yg baik kita bisa melakukan lebih banyak hal termasuk kemampuan untuk berbuat baik.
Krn trus terang saja uang nyaris bisa membeli apapun bahkan agama/tuhan dan cinta sekalipun.
seorang "Big Boss" yg memiliki ribuan karyawan yg nota benen boleh jadi Kepala keluarga secara ndak lgs tururt menghidupi ribuan keluarga yg bisa diartikan juga kebijakannya memepengaruhi kehidupan banyak orang
Bisa diartikan ia memiliki pengaruh atau kekuasaan lebih utk mempengaruhi (bisa diartikan amar makruf nahi munkar) yag lebih besar,... berarti pahala lebih besar khan?  :hmmm:
Disamping itu dgn membuat jasa atau produk yg baik berarti kita tlah tururt berpartisipasi utk kehidupan/dunia yg lebih baik.

3. Memberikan kesempatan belajar yg lebih baik.
Bekerja berarti juga belajar. namun dgn enterpreneur maka mau ndak mau kita akan mempelajarai banyak hal.
Kita tidak hanya mempelajari bidang2 tertentu atau kotak2 kecil tapi kita mempelajari banyak bidang atau mbah Sun Stzu bilang : "Melihat seutuhnya"...melihat dari banyak sisi, lebih jauh, luas dan cepat.

itu dulu.

btw inti dari enterpreneur adalah ide "bgmn membuat diri kita berguna dgn cara membuat produk/jasa yg diperlukan oleh kehidupan" .... itu saja.

ide tsb direalisasikan dalam tindakan nyata penuh perhitungan, kesabaran, keuletan, ekstra tinggi dan yg terpenting dan wajib dimiliki para enterpreneur saya rasa adalah: "kemampuan untuk menahan beban atau rasa sakit"
..maaf OOT
"Maka bersabarlah kamu seperti sabarnya para Rasul yang mempunyai keteguhan hati dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka." (QS. 46:35)"

Offline akbar99

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 583
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #17 pada: 26 Desember 2009, 07:48:12 »
hati2 dgn penipuan di dunia bisnis...
seperti memasuki hutan belantara yang banyak binatang buas tapi banyak juga yang jinak & menyenangkan...berhati2 saja
banyak yg berkedok agama, tutur kata yang sopan, yg berprestasi di kantor ... ternyata munafik - tukang tipu di sana sini

kemarin dpt info mitra consumer good saya bawa kabur 30an jt... untung sy pegang sertifikat tanah 160jt ...
skrg sdang dalam proses penyelidikan ... membutuhkan waktu, pikiran dan tenaga ...
yah tetap bikin fun (banyak2 bersyukur, ikhlas) jika sudah kejadian
ada waktu 1 minggu, jika blm berhasil ... akan kita masukkan k DPO

insya Allah ada hikmah yang baik dari kejadian ini, Allah Maha Adil dan smua akan jelas masalahnya

« Edit Terakhir: 26 Desember 2009, 07:55:57 oleh akbar99 »
2010

Offline ireallycute

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 2.223
  • Lokasi: Jogja
  • Jenis kelamin: Pria
  • Dzikir Allah itu lbh besar (org-nya blm tentu ada)
    • Lihat Profil
« Jawab #18 pada: 26 Desember 2009, 12:40:58 »
hati2 dgn penipuan di dunia bisnis...
seperti memasuki hutan belantara yang banyak binatang buas tapi banyak juga yang jinak & menyenangkan...berhati2 saja
banyak yg berkedok agama, tutur kata yang sopan, yg berprestasi di kantor ... ternyata munafik - tukang tipu di sana sini
sepakat boss.
dalam dunia seperti ini lebih amannya "saya tidak mempercayai apapun"
jika harus percaya pun harus memiliki dasar yg kuat.
Saya kira bisa dikatakan semua yg terjun dalam dunia ini dah merasakan apa yg namanya ditipu.
tinggal bgmn mereka belajar darinya
"Maka bersabarlah kamu seperti sabarnya para Rasul yang mempunyai keteguhan hati dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka." (QS. 46:35)"

Offline akbar99

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 583
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #19 pada: 28 Desember 2009, 22:58:55 »
ada beberapa ciri dan pola dari para pelaku penipuan ... siapapun mitra Anda biasanya meninggalkan jejak apakah dia seorang yang jujur/penipu
baik dari cara dia menganalisa prospek bisnis ke depan maupun dalam memberikan laporan penjualan

mantan mitra saya ini, telah mbawa kabur hampir total 200jt baik dari perusahaan, tmn kantor dan tetangga...
selama 1 thn dia membangun image warga dan karyawan yg baik di mata orang2 disekitarnya...setelah akhir2 ini baru terlihat belangnya
alhamdulillah saya yang pegang sertifkat tanahnya dan tau bahwa ini adalah kebusukan persekongkolan teamnya ...
saat ini sedang mengurus ke notaris dan pengacara untuk HT tanah agar tdk bisa dibuat surat salinannya,

keinginan saya sederhana, semua dana dikembalikan ke semua korban atau tanah menjadi milik saya
biar bisa dijual u dikembalikan ke org2 yang pernah ditipunya...klo berhasil insya Allah saya bikin file hal2 yang perlu diwaspadai dalam mengenali bentuk penipuan dan terhindar darinya ... atau lebih bagus lagi bagaimana menjebak penipu ...
2010

Offline chair

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 4.625
  • Jenis kelamin: Wanita
  • tetep smangad!
    • Lihat Profil
    • chair
« Jawab #20 pada: 29 Desember 2009, 13:44:26 »
suami saya yang jadi wirausahawan...
sebagai istri merasakan keuntungan dan tantangannya punya suami wirausahawan.

yang jadi keuntungan:
1. tidak terikat waktu
bila saya atau anak butuh asistensi, kapanpun bisa menemani, terutama saat ada kondisi darurat. Misalkan anak perlu diantar ke dokter, atau saya harus kontrol siang maupun malam bisa menemani, begitu juga kalau orang tua butuh bantuan selalu siap sedia.
2. jadi bos bagi diri sendiri dan orang lain
dengan ini bisa mengoptimalkan potensi diri.

nah kalau tantangannya, sebagai istri harus selalu memotivasi, karena namanya juga bos diri sendiri, harus punya disiplin dan semangat tinggi, fokus pada target2.
kalau usaha masih baru2 berdiri, benar2 butuh tenaga ekstra, seperti mengurus bayi, siang malam harus ditunggui. kalau sistem sudah jalan, baru terasa nikmatnya     

Offline ARS

  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 21.962
  • Lokasi: Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat
  • Jenis kelamin: Pria
  • !..Karena Korupsi Bukanlah Budaya!..!
    • Lihat Profil
    • Apa Dong (dot) Com
« Jawab #21 pada: 30 Desember 2009, 19:00:43 »
lebih memilih jadi netpreneur karena:
1. ga senang dipimpin :hihi:
2. waktunya bisa disesuaikan seenaknya ;D
█ Apa Dong (dot) Biz @ www.apadong.biz
█ 24x7x365 Support - Free Services+Bon

Offline mesmerized haze

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 1.368
  • Lokasi: world
  • Jenis kelamin: Wanita
  • belajar menjadi BIJAK
    • Lihat Profil
« Jawab #22 pada: 25 Agustus 2011, 14:21:26 »
thread super, dimunculkan lagi kepermukaan

*bismillah*
I'm a simple woman, with humble way of thinking and wide point of view yet strong character within

Offline ph34r

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 5.251
  • Lokasi: HIT & RUN | HIT & RUN | HIT & RUN
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 25 Agustus 2011, 17:35:47 »
beneran nih jihad?
niat sih ada, tinggal motivasi

Offline ichwanudin

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 49
  • Lokasi: Rawamangun
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
    • Pemuda Komputer
« Jawab #24 pada: 26 Agustus 2011, 11:13:21 »
menjadi enterpreneur  bisa menjadikan seorang manusia layaknya manusia, yaitu bermanfaat untuk orang banyak.

dengan usaha yg masih kecil ini, alhamdulillah sudah bisa membuka lapangan kerja untuk beberapa orang, sudah bisa menjadi penyemangat bagi kawan kawan lain bahkan karyawan sendiri untuk ikut menjadi enterpreneur, menjadikan diri ini tidak takut akan kehidupan dan lebih percaya dengan janji Alloh bahwa tidak akan mati seseorang hingga rezekinya telah diberikan seluruhnya

“Dan tidak satu pun makhluk yang bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Alloh rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz).”

(QS. Huud [11]: 6)

manfaat lainnya adalah waktu luang yg bisa digunakan untuk belajar, berkumpul bersama keluarga, dan untuk hal2 lainnya. Terkait waktu luang ini banyak orang yg menyalahartikan bahwa dengan menjadi enterpreneur bisa bersantai santai, pada kenyataannya bukanlah demikian, hanya saja waktu luang yg kita punya menjadi lebih bermanfaat karena kita tidak dipusingkan dengan target2 orang lain/bos kita, justru menjadi seorang enterpreneur membutuhkan kerja dan perhatian yg lebih keras untuk membangun usaha menjadi sukses, hanya bedanya kita menikmati prosesnya, sehingga kerja keras kita serasa nikmat.

manfaat lainnya tidak harus menjalani kehidupan yg statis, hidup ini sejatinya dinamis dimana manusia menyukai adanya pengalaman2 baru...sayang sekali kalau kita hanya berdiam diri, dan mengerjakan hal yg sama/mirip setiap hari.

masih banyak sekali jawaban "mengapa harus enterpreneur" yg sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata, kalau memang ingin tahu jawabannya, jadilah enterpreneur

cuma perlu diingat, ini bukanlah tempat dimana seseorang masih punya mental menyalahkan, masih punya mental hanya mau untung, masih punya mental gampang mundur, kalau masih ada mental seperti itu kita tidak akan tahu jawaban dari "mengapa harus enterpreneur"
Pemuda Komputer Toko Grosir Aksesories Komputer

Offline mesmerized haze

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2011
  • Tulisan: 1.368
  • Lokasi: world
  • Jenis kelamin: Wanita
  • belajar menjadi BIJAK
    • Lihat Profil
« Jawab #25 pada: 26 Agustus 2011, 11:28:23 »
@ Ph34r
semangat  O0

@ ichwanudin
 O0 mantab motivasinya

saya setuju, menjadi pengusaha bukan berarti bisa santai2, malah kadang harus bekerja lebih keras dari karyawan kantoran dan seringnya hari libur justru harus bekerja, tapi disitulah seninya, langkah menuju kebebasan sesungguhnya
I'm a simple woman, with humble way of thinking and wide point of view yet strong character within

Offline Abu Isa

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2009
  • Tulisan: 698
    • Lihat Profil
« Jawab #26 pada: 09 Desember 2011, 18:47:17 »

jika ada yg gagal dalam bisnis bukan bisnis atau orgnya yg salah,
melainkan strategi dan ceruk pasar yg diambil tidak tepat

Thoyyib pak Akbar. Sharing2 lagi pak kiat dan tips lain nya. termasuk mengenali mitra yang baik dan mencurigakan atau bahkan penipu.
Karena bisnis mau merintis masih banyak mencari ilmu dan referensi.
Belajar islam yang benar. Langsung dari sumbernya. Alqur'an dan Assunnah dengan pemahaman Sahabat Nabi.