Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Kamis, 24 Mei 2012/3 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:59 - Shubuh 4:33:25 - Terbit 5:55:33 - Dzuhur 11:49:46 - Ashar 15:11:48 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:40 WIB

Penulis Topik: bacaan tahiyad yang bener mana ya...  (Dibaca 4289 kali)


Offline febrinurrahman

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2008
  • Tulisan: 51
  • Lokasi: Cikarang
  • Jenis kelamin: Pria
  • senyum lebar rejeki lancar,senyum cemberut rejeki mengkerut.makanya banyakin senyum
    • Lihat Profil
« pada: 08 November 2009, 03:52:50 »
assalamualaikum warohmatullah wabarokatuh,,,
sahabat sekalian, afwan kalo repost dan tulissannya ada yang salah. ana mau tanya nich, ana pernah baca-baca di buku2 dan cd2 dan jawabannya q mendapatkan 2 doa tahiyad yang katanya insyaALLAH sesuai tuntunan Rasul...

1.attahiyatulillah washsholawatuwattoyibah assalamualaika ayuhannabiyu warohmatullahi wabarokatuh assalamualaina waala ibadillahishsholihin

2.attahiyatulillah washsholawatuwattoyibah assalamualannabiyu warohmatullahi wabarokatuh assalamualaina waala ibadillahishsholihin

nah yang bener yang mana???

ana bingung nich mana yang sohih

kalo sahabat ada yang tau jawabannya tolong dipostingin sekalian sumber2nya y kayak hadist dan sebagainya

jazakallah sebelumnya

wassalamualaikum warohmatullah wabarokatuh

Offline kurnia tra

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2009
  • Tulisan: 1.593
  • Lokasi: pada jiwa dalam Qalbu ^_^
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Anugrahkan ampunan dan rahmat dari sisi-Mu
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 09 November 2009, 06:07:58 »
Wa'alaikumsalam warahmatuLlahi wabarakatuh


berdasarkan pemahaman ku saat ini minimal ada 3 tasyahhud yg sering di baca

1. Tasyahhud " Attahiyyatu lillahi, wash shalawatu wath thayyibatu.
Assalamu'alaika ayyuhan nabiyu warahmatuLlahi wabarakatuhu.
Assalamu'alaina wa 'ala ibadillahish shalihin "

ini berdasarkan H.R Muslim, lebih dikenal dgn tasyahhud Ibnu Mas'ud

2. Tasyahhud " Attahiyyatul mubarakatush shalawatut thayyibatu lillahi
Assalamu'alaika ayyuhan nabiyyu  warahmatuLlahi wabarakatuhu.
Assalamu'alaina wa 'ala ibadillahis shalihin"

ini juga ada di H.R Muslim, Abu Daud, dan Nasa'i
 tasyahhud ini lebih dikenal dgn tasyahhud Ibnu 'Abbas

3. Tasyahhud "Attahiyyatu lillahi, az zakiyatu lillah ath thayyibatu wash shalawatu lillah
Assalamu'alaika ayyuhan nabiyyu warahmatuLlahi wabarakatuhu
Assalamu'alaina wa 'ala ibadillahish shalihin"
tasyahhud ini diriwayatkan dari Abdurrahman bin Abdilqari bahwa ia mendengar umar bin khatthab mengajarkan taryahhud kepada orang banyak.

Hmm, kalau berdasarkan ke-3 tasyahhud di atas tidak ada perbedaan pengucapan untuk Assalamu'alaika ayyuhan nabiyyu warahmatuLlahi wabarakatuhu

Kalau yang dipostingkan oleh @ TS
untuk tasyahhud no. 1 berarti tasyahhudnya Ibnu Mas'ud
sedangkan untk no 2, ku belum pernah baca dan mendengar tasyahhud seperti itu.

* menunggu jawaban dari myqers laen :)
Ada Yang Bersamaku

Muslim hidup diantara perintah yg harus dikerjakan
larangan yg harus dijauhi
takdir yg harus di terima
dan nikmat yg harus disyukuri

Karenanya harus sabar setiap saat

Offline Argan_Ali

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2009
  • Tulisan: 95
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 26 Desember 2009, 12:33:51 »
Shalat di awali dengan takbir dan di akhiri dengan salam.

lalu apa namanya kalimat berikut kalo bukan salam?

Assalamu'alaika ayuhanabiyu warahmatullah hiwabarakatuh = Salam bagi para nabi semoga rahmat dan barakah Allah tercurahkan bagi mereka.

Assalamu'alaina wa ala ibadila isholihin = Salam bagi kita dan bagi orang-orang shalih..

sementara biasanya ketika salam hanya dibaca kalimat :

Assalamu'alaikum warahmatullahiwabarakatu..2x = Salam bagi kita semua semoga rahmat dan barakah Allah tercurahkan bagi kita.

Adakah yang bisa menjelaskan?

Offline Argan_Ali

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2009
  • Tulisan: 95
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 26 Desember 2009, 12:48:34 »
Setau saya yang wajib dalam tasyahud :

1. Membaca 2 kalimat Syahadat
Semua sepakat bahwa tidak sah shalat tanpa membaca syahadat.
2. Bershalawat kepada baginda Rasul Saw dan keluarganya (Allahuma Shalli Ala Muhammad wa Ali Muhammad)
Semua sepakat bahwa tidak sah shalat tanpa membaca shalawat.
3 Membaca salam.

Dalam membaca salam 4 imam mazhab berbeda pendapat mengenainya, ada yang berpendapat 1 kali saja cukup dan ada yang berpendapat harus 2 kali. Sedangkan dalam mazhab jakfari salam itu ada dua, yaitu salam bagi orang-orang shalih(assalamualaina wa ala ibadila isholihin) dan salam bagi seluruh alam(Assalamualaikum Wr.Wb), membaca salah satunya adalah cukup (biasanya dibaca dua-duanya). Tergantung anda bermazhab apa. Silahkan memilih  :)

Sumber : Buku Fiqh 5 Mazhab karya Muhammad Jawad Mugniyeh BAB Fardhu Fardhu Shalat

Selain apa yang diwajibkan tersebut banyak sekali doa-doa pilihan seperti doa memohon perlindungan dari fitnah dajjal, dll.
Jika ada kesalahan silahkan dikoreksi.

Offline idrus_syah

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 14.911
  • Lokasi: Jakarta Selatan
  • Jenis kelamin: Pria
  • No More Wasting Time
    • Lihat Profil
    • Wilujeng Sumping
« Jawab #4 pada: 26 Desember 2009, 12:53:42 »
Sedangkan dalam mazhab jakfari salam itu ada dua, yaitu salam bagi orang-orang shalih(assalamualaina wa ala ibadila isholihin) dan salam bagi seluruh alam(Assalamualaikum Wr.Wb), membaca salah satunya adalah cukup (biasanya dibaca dua-duanya). Tergantung anda bermazhab apa. Silahkan memilih  :)

hehehe promosi terselubung :hihi:

:siul:
Grup myQuran di Facebook : http://facebook.com/groups/myqers/
Yayasan Peduli Remaja Mentari Cianjur : http://www.facebook.com/ypr.mentari

Offline DodyKurniawan 07

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 4.226
  • Lokasi: Magelang City
  • Jenis kelamin: Pria
  • fayaa ilaahiththufbinaa...
    • Lihat Profil
    • IstanaIslamku
« Jawab #5 pada: 26 Desember 2009, 13:32:58 »
Hehe argan ali emang ada lima mazhab dalam sunni, yg muktabar adalah empat mazhab, satunya mazhab-mazhaban hehe 

Offline Argan_Ali

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2009
  • Tulisan: 95
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 26 Desember 2009, 14:00:20 »
hehehe promosi terselubung :hihi:

:siul:

Kan termasuk mazhab islam cuy, makanya saya sertakan. O0

Offline DodyKurniawan 07

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 4.226
  • Lokasi: Magelang City
  • Jenis kelamin: Pria
  • fayaa ilaahiththufbinaa...
    • Lihat Profil
    • IstanaIslamku
« Jawab #7 pada: 26 Desember 2009, 20:43:32 »
hehe,,,emang semua orang bisa dikelabui....
mazhab fiqh dalam sunni hanya empat...itu yang muktabar dan bertahan sampai sekarang...

ah udahlah, orang lain bisa diberikan promosi tapi tidak semua orang bisa...hehe...

Offline d-brosque

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2009
  • Tulisan: 1.836
  • Lokasi: country side
  • Jenis kelamin: Pria
  • musuh dunia
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 26 Desember 2009, 20:54:47 »
Setau saya yang wajib dalam tasyahud :

1. Membaca 2 kalimat Syahadat
Semua sepakat bahwa tidak sah shalat tanpa membaca syahadat.
2. Bershalawat kepada baginda Rasul Saw dan keluarganya (Allahuma Shalli Ala Muhammad wa Ali Muhammad)
Semua sepakat bahwa tidak sah shalat tanpa membaca shalawat.
3 Membaca salam.

Dalam membaca salam 4 imam mazhab berbeda pendapat mengenainya, ada yang berpendapat 1 kali saja cukup dan ada yang berpendapat harus 2 kali. Sedangkan dalam mazhab jakfari salam itu ada dua, yaitu salam bagi orang-orang shalih(assalamualaina wa ala ibadila isholihin) dan salam bagi seluruh alam(Assalamualaikum Wr.Wb), membaca salah satunya adalah cukup (biasanya dibaca dua-duanya). Tergantung anda bermazhab apa. Silahkan memilih  :)

Sumber : Buku Fiqh 5 Mazhab karya Muhammad Jawad Mugniyeh BAB Fardhu Fardhu Shalat

Selain apa yang diwajibkan tersebut banyak sekali doa-doa pilihan seperti doa memohon perlindungan dari fitnah dajjal, dll.
Jika ada kesalahan silahkan dikoreksi.

mazhab kelima, mazhab ja'fari
alias syi'ah,
dalam buku itupun mazhab ja'fari dibagi lagi kedalam sekte2 syi'ah...jadi banyak perbedaan,
buku yg membingungkan meskipun udah rampung dibaca,
tapi ada kutipan dari penulis, pengen adanya penyatuan sunny-syi'ah?

gak mungkin laaaah,

Offline kurnia tra

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2009
  • Tulisan: 1.593
  • Lokasi: pada jiwa dalam Qalbu ^_^
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Anugrahkan ampunan dan rahmat dari sisi-Mu
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 27 Desember 2009, 04:30:14 »
Malah berkaitan dgn syi'ah...
Kalau sebagian syi'ah sudah dianggap keluar dari Islam, bagaimana status kitab tentang shalat tsb ?


 ikutan OOT
Ada Yang Bersamaku

Muslim hidup diantara perintah yg harus dikerjakan
larangan yg harus dijauhi
takdir yg harus di terima
dan nikmat yg harus disyukuri

Karenanya harus sabar setiap saat

Offline DodyKurniawan 07

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 4.226
  • Lokasi: Magelang City
  • Jenis kelamin: Pria
  • fayaa ilaahiththufbinaa...
    • Lihat Profil
    • IstanaIslamku
« Jawab #10 pada: 27 Desember 2009, 09:07:50 »
^
orang sunni punya mazhab sendiri,....
orang syiah punya mazhab sendiri,,,

semua ormas sunni di tanah air, dari NU, Muhammadiyah, salafi, PKS, HTI, persis, dll mempunyai akar ke empat mazhab fiqh sunni yang muktabar dan diakui..

NU lebih condong ke mazhab syafii
Muhammadiyah, Persis, salafi lebih condong ke hambali, khusus salafi hambali yang agak dhahiri, tekstualis...

MUI dalam merumuskan fatwa tidak lepas dari kerangka empat mazhab dalam sunni...
contoh dalam merumuskan fatwa bank syariah, selalu merujuk ke empat mazhab, baik syafii, hambali, hanafi maupun maliki...
bahkan ada sebagian orang bilang dalam soal bank syariah, MUI lebih banyak mengakar ke mazhab hanafi karena lebih fleksibel...

ya kalau orang sunni ya ikut mazhab sunni biar ga salah jalan,,,,,orang syiah harus tahu diri, jangan promosiin mazhabnya di area sunni... :ehm:

syiah dalam mazhab fiqhnya mengikuti aliran imam mereka masing2, ada zaidiyah, jakfariyah dll...

so sekali lagi kembali ke habitatnya masing hehe....

Offline J-hadee

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 5.121
  • Jenis kelamin: Pria
  • Santai z muhanya
    • Lihat Profil
« Jawab #11 pada: 27 Desember 2009, 09:21:14 »

kalau yang maksud adalah pendapat fiqh menurut Imam Ja'far Shadiq, menurut aku itu tdk apa-apa, bukankah itu juga termasuk kekayaan khazanah ilmu dalam Islam?
ilmu fiqh lho, bukan aqidah.
btw, dah pernah baca buku yg di maksud belum?
Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih;
dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang
telah dijanjikan Allah kepadamu"
(Al Fushshilat: 30).

Offline kurnia tra

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2009
  • Tulisan: 1.593
  • Lokasi: pada jiwa dalam Qalbu ^_^
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Anugrahkan ampunan dan rahmat dari sisi-Mu
    • Lihat Profil
« Jawab #12 pada: 27 Desember 2009, 10:05:26 »
@ kak dody
belum terlalu paham dgn madzhab2 , maksudnya harus memilih bermadzhab.
Karena di lingkungan ku jauh dari nilai agama...ga pernah diajarin bahwa ini looh namanya    madzhab syafi'i, ini madzhab hanafi, maliki dan hambali = semuanya madzhab sunni.

Di organisasi yang di ikutin sekarang pun ga dikasih tau, madzhab apa.

Skrg ditambah madzhab syi'ah...
Pernah ada kawan jauh melakukan shalat ayat, ternyata shalat ayat tsb hanya ada di syi'ah bukan di sunni.

Makanya aku nanya status (hukum) kalau pake fiqh shalatnya syi'ah bagaimana walau aqidahnya beda ?

@ kak j-hade
aku mah belum pernah baca buku tsb...
Makanya nanya, siapa tau di masa depan aku ketemu sm tuh buku...
Ada Yang Bersamaku

Muslim hidup diantara perintah yg harus dikerjakan
larangan yg harus dijauhi
takdir yg harus di terima
dan nikmat yg harus disyukuri

Karenanya harus sabar setiap saat

Offline DodyKurniawan 07

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 4.226
  • Lokasi: Magelang City
  • Jenis kelamin: Pria
  • fayaa ilaahiththufbinaa...
    • Lihat Profil
    • IstanaIslamku
« Jawab #13 pada: 27 Desember 2009, 12:13:41 »
Kenapa harus cari fiqh syiah kalo di suni lebih komplit?
Lagipula fiqh syėah hadits yg dėpakai sebagian besar menolak hadits yg diriwayatkan para shahabat, kitab hadits mereka adalah beda, please bacalah fatwa MUI
lagipula fiqh syiah skrg ini mengikuti fatwa ulama syiah sekarang, jadi bukan murni perkataan imam ahlul bait (diragukan)
Mungkėn bagi yg tidak tahu soal syiah akan protes kpd saya, tp sebagai orang awam cukup mengikuti nasehat para ulama MUI, para syiah jangan suka usėl

Offline J-hadee

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 5.121
  • Jenis kelamin: Pria
  • Santai z muhanya
    • Lihat Profil
« Jawab #14 pada: 27 Desember 2009, 12:33:08 »
ya ya, maksud saya sekedar tau kan gpp, sama seperti kita sekedar tau (misalnya) ajaran kristen.
lagian saya tidak yakin kalau Imam Ja'far Shadiq sama seperti syi'i sekarang, baik secara fiqh maupun aqidah.
Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih;
dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang
telah dijanjikan Allah kepadamu"
(Al Fushshilat: 30).