Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Kamis, 24 Mei 2012/3 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:59 - Shubuh 4:33:25 - Terbit 5:55:33 - Dzuhur 11:49:46 - Ashar 15:11:48 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:40 WIB

Penulis Topik: salahkah tiap hari sholat dhuha??  (Dibaca 1295 kali)


Offline umamun_mukminin

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 456
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« pada: 04 November 2009, 15:59:52 »
Assalamu'alaikum wr wb

rekan-rekan semuanya...saya ada yang mau didiskusikan neh...
apa iya sholat dhuha itu tidak mesti tiap hari di kerjakan..
kata seorang udtad di Radio ..seperti itu...( tidak musti tiap hari sholat dhuanya) paling banter maximal seminggu 4x, karna rasul melakukan seprti itu.  jadi klo yang mengerjakan tiap hari termasuk bid'ah ya...???
gimana nehh??

mohon sharingnya...??

mahasih banyak

Offline aisya

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 6.378
  • Lokasi: jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • I Love Allah
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 04 November 2009, 16:05:29 »
insya Allah tiap hari. Btw itu haditsnya apa yang bilang tiap hari dhuha itu bidah. Tar malem kutanyakan pada ustadz ku . Bikin resah dan gelisah aja niy :D
I LOVE ALLAH

Offline umamun_mukminin

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 456
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 04 November 2009, 16:13:10 »
makanya aku juga resah dan gelisah.,,,,
kemaren ada hadisnya dibilangin,,,cuma aku ga mudeng soalnya cuma dibaca sekali...

dan kata ustad ntu,,,klo giyamulail mah iya di anjurkan tiap hari, karna rasul begitu....
tapi klo dhuha mah ngak musti tiap hari..

Offline akh-santo

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2009
  • Tulisan: 65
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • Tetap Belajar dan Berjuang!!!
    • Lihat Profil
    • Gratis Report 1 Juta Rupiah
« Jawab #3 pada: 04 November 2009, 16:17:46 »
Shalat Dhuha ialah shalat sunnah yang dikerjakan pada pagi hari ketika matahari naik, kira-kira 7 hasta, hingga sebelum waktu dzuhur, sedikitnya dikerjakan sebanyak dua rakaat hingga dua belas rakaat. Shalat ini lebih baik jika dikerjakan waktu panas/udara sedang terik.

Dari Zaid bin Arqam, bahwasanya: Nabi Muhammad s.a.w keluar menuju tempat Ahli Qubaa. Waktu itu mereka sedang mengerjakan shalat Dhuha. Sabda beliau, “inilah shalat orang-orang yang kembali kepada Allah, yakni pada saat anak-anak unta bangkit karena kepanasan waktu Dhuha.” (HR. Ahmad - Muslim)

Shalat Dhuha sangat banyak sekali manfaatnya, juga sangat besar fadhilahnya baik di dunia maupun di akhirat kelak. Hal ini lebih baik jika kita melakukannya secara terus menerus/langgeng. (Shalat Dhuha – Drs. Mohammad Anwar).

Dasar Hukum Shalat Dhuha

”Katakanlah, jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah Rasulullah...” (QS. Ali Imron: 31)

”Siapa orang melaksanakan sholat subuh secara berjamaah kemudian dia duduk berdzikir kepada Allah SWT hingga terbit matahari kemudia dia melaksanakan sholat Dhuha dua rakaat maka dia mendapat pahala seperti pahala haji dan umrah secara sempurna, sempurna dan sempurna.”

Di hadits lain Rasulullah bersabda ketika menjelaskan bahwa sholat Dhuha menjadi penggugur dosa-dosa setiap hambanya.

Riwayat imam Tirmidzi, beliau bersabda ”siapa orang yang mendawamkan, membiasakan melaksanakan sholat Dhuha dua rakaat saja niscaya dosanya diampuni oleh Allah sekalipun dosanya sebanyak buih di lautan”

Rasulullah pernah bersabda pula dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani, ”Nanti pada hari kiamat akan ada sebuah pintu yang disebut dengan pintu Dhuha. Pada saat itu malaikat akan berseru mana orang-orang yang semenjak di dunia mendawamkan membiasakan sholat Dhuha, inilah pintu kalian, silahkan masuk kedalam surga.”

Shalat Dhuha merupakan shalat sunnah muakkad. Yang artinya sunnah yang mendekati wajib. Sunnah yang teramat penting. Kalau sunnah muakkad ditinggalkan akan berpengaruh kepada kesehatan, rezeki, nasib dan kualitas hidup kita. Seperti halnya sunnah rawatib yang menjadi pasangan dari shalat wajib, itu juga sunnah muakkad. Bila tidak dilaksanakan maka ibarat burung yang punya sayap dan tidak mau terbang. Amal kita tidak akan naik ke atas langit bila sunnah muakkad (rawatib) ditinggalkan. Begitu juga shalah Dhuha. Darimana dasarnya, ada satu riwayat dari Abu Hurairah yang mewasiatkan tiga hal yang tidak akan pernah aku tinggalkan, salah satunya adalah sholat Dhuha.

Lalu kenapa kita tidak terbiasa melaksanakan shalat Dhuha? Paling tidak ada tiga alasan mengapa kita menjadi tidak terbiasa melaksanakan shalat Dhuha ini, antara lain:

1. Tidak tahu, kalau kita tahu niscaya kita akan terdorong untuk terbiasa melakukan sholat Dhuha.

2. Tidak terbiasa berada di tengah-tengah orang yang rajin dan terbiasa melakukan sholat Dhuha.

3. Sistem pendidikan kita secara tidak sadar membuat kita tidak terbiasa melakukan sholat Dhuha, tidak terbiasa mencintai Rasulullah. Dari sebab tidak dikenalnya sholat Dhuha sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional.
GRATIS Report
"Bagaimana Mendapatkan 1 Juta Rupiah Pertama Anda Lewat Internet"

Offline umamun_mukminin

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 456
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 04 November 2009, 16:24:05 »
masalhnya bukan tidak terbiasa Pak,,,,

tapi apakah salah jika dilakukan tiap hari..???

karna ada seorang usdtad yang berkata rasul tidak melaksanakan nya tiap hari..????


**masih bingung.com

Offline ibnu saud

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2009
  • Tulisan: 268
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 04 November 2009, 16:50:27 »
Salam ukh Umamun...
Menurut ana tidak salah sholat dhuha setiap hari...
Ana agak bingung dengan ustadz2 model2 kaya gitu, sedikit2 bid'ah, sedikit2 bid'ah, bid'ah ko cuma sedikit! hehehe
Saya buat satu analogi saja, jika mendawamkan sholat dhuha adalah bid'ah, maka seharusnya sholat tarawih satu bulan terus menerus itu adalah bid'ah, karena jua tidak dicontohkan Rasulullah...
Lakukan sunnah Nabimu sekuat anti, insyaAllah anti akan mendapat keberkahannya...
Ana pernah mendengar kisah seorang yang meninggal dalam keadaan sholat dhuha, karena ia mendawamkannya, indah bukan?? Subhanallah...
Maaf tidak bisa menulis dalil2 karena sibuk...
Salam ukh semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya

Offline umamun_mukminin

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 456
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 04 November 2009, 17:02:12 »
^
salam ukhuwah juga...

oo gitu yahhh... satu pendapat lagi nehh...

seharusnya sejauh itu baik lakukan aja kale ya...

ok....Semangat Dhuha tiap hari..

Offline dowi_ax

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 2.582
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 04 November 2009, 17:07:17 »
Yang penting niatnya, yakni tidak di'itikadkan sebagai wajib.

Offline aisya

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 6.378
  • Lokasi: jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • I Love Allah
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 04 November 2009, 17:25:48 »
ibnu saud, ;D bisa aje . Bid'ah koq sedikit sedikit. Btt, kalo dhuha itu kan pagi hari otomatis pasti banyak yang bisa solat tiap pagi beda sama shalat malam yang tidak semua orang bisa dan mau bangun dimalam hari.jadi kalo dhuha bid'ah :D
I LOVE ALLAH

Offline ph34r

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 5.251
  • Lokasi: HIT & RUN | HIT & RUN | HIT & RUN
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 04 November 2009, 18:15:54 »
bisa jadi yang dimaksud Ustad tadi kalau diniatkan TIAP HARI!!

sebagai gantinya mungkin lebih baik tidak setiap hari aja, ditinggal sehari. hari lainnya dikerjakan!
atau selang-seling, yang penting gak setiap hari dikerjakan!

nb:
sebenarnya bid'ah itu untuk menjaga kita dari hal2 yang yang SALAH dalam agama, lalu kenapa jadi apati?
tinggal lihat alasannya kan sudah cukup. mau menjalankan atau tidak, itu terserah (tapi untuk berhati2 sebaiknya diikuti saja, kecuali kalau menyelisihi Syariat)

Offline ibnu saud

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2009
  • Tulisan: 268
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 04 November 2009, 19:19:00 »
Ibnu saud,  bisa aje . Bid'ah koq sedikit sedikit. Btt, kalo dhuha itu kan pagi hari otomatis pasti banyak yang bisa solat tiap pagi beda sama shalat malam yang tidak semua orang bisa dan mau bangun dimalam hari.jadi kalo dhuha bid'ah 

Maaf akh ana kurang faham, mohon diperjelas maksud antum…
Salam untuk antum…


Posting Digabung: 04 November 2009, 19:27:27


bisa jadi yang dimaksud Ustad tadi kalau diniatkan TIAP HARI!!

sebagai gantinya mungkin lebih baik tidak setiap hari aja, ditinggal sehari. hari lainnya dikerjakan!
atau selang-seling, yang penting gak setiap hari dikerjakan!

nb:
sebenarnya bid'ah itu untuk menjaga kita dari hal2 yang yang SALAH dalam agama, lalu kenapa jadi apati?
tinggal lihat alasannya kan sudah cukup. mau menjalankan atau tidak, itu terserah (tapi untuk berhati2 sebaiknya diikuti saja, kecuali kalau menyelisihi Syariat)


Ana sih bukan apati, Cuma kalo pemahaman bid’ah itu (maaf) textual banget, yah saya rasa jadi semakin sulit deh mengamalkan ajaran Islam yang Indah dan sempurna ini…

Kalo dari keterangan antum di atas pun sebetulnya kalo dibaca dari kaca mata bid’ah versi tekstualis dhahiriss, sebetulnya saran antum itu juga bid’ah, mana ada Rasulullah sholat dhuha seminggu ditinggal sehari, atau selang seling atau bagai mana lah, itu tetap saja bid’ah, karena tidak persis dengan yang Rasulullah kerjakan, seharusnya kalo tidak mau bidah ya harus sesuai plek apa yang dikerjakan Nabi, beliau mengerjakannya hari apa, dalam keadaan apa, dsb..hehehe

Salam akh ph34r, semoga kita selalu bertambah ilmu dengan banyak berdiskusi.. Aamiin
Maaf ya kalo kadang ada kata2 yang kurang berkenan…Maklum 100% manusia! hehehe
« Edit Terakhir: 04 November 2009, 19:27:27 oleh ibnu saud »

Offline jalydronk

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2009
  • Tulisan: 29
    • Lihat Profil
« Jawab #11 pada: 05 November 2009, 02:53:56 »
sholat dhua biasanya dijadikan pelangkah niat kita untuk menjalani kehidupan kita hari ini.....sehingga apa yang kita lakukan dimudahkan oleh allah.....klo dibilang tdk harus setiap hari sih...bener juga ..karena kita melakukannya klo memang kita sangat2 membutuhkan kemudahaan dalam menjalankan sesuatu yang kita anggap penting dalam hidup...karena dengan itu kita bisa mengiklaskan pa yng kita dapat hari ini semua karena allah SWT

Offline aisya

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 6.378
  • Lokasi: jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • I Love Allah
    • Lihat Profil
« Jawab #12 pada: 05 November 2009, 04:41:58 »
Alhamdulillah , kebetulan tadi malem pelajaran hadits en menyempatkan diri bertanya sama sang ustadz.

jadi begini, shalat dhuha (mashur/boleh) dilaksanakan setiap hari .

jika alasannya shalat dhuha tidak boleh dilakukan setiap hari karena rasul sendiri tidak melaksanakannya setiap hari berarti kita pun melakukan dhuha nya harus sama persis waktu dan hari nya seperti yang rasul lakukan. misalkan rasul melakukan shalat dhuha pada hari apa saja dan tepatnya pada jam berapa dan berapa jumlah rakaat yang rasul lakukan kita pun harus melakukannya sama persis sesuai yang rasulullah lakukan . karena logikanya adalah jika kita benar2 mengikuti hadits nabi 100% , maka kita pun harus total seperti itu.

tapi kenyataannya segala sesuatu itu kan flexibel , kita tetap mengikuti yang disyariatkan sesuai dengan keadaan kita yang ada sekarang.

sedang hadits tentang shalat dhuha yang saya temukan

Dari Abu Umamah, dia bercerita, Rasulullah Shallalllahu 'alaihi wa sallam
bersabda.

"Artinya : Barangsiapa mengerjakan shalat Shubuh di masjid dengan
berjama'ah, lalu dia tetap diam di sana sampai dia mengerjakan shalat Dhuha,
maka baginya seperti pahala orang yang menunaikan ibadah haji atau umrah,
(yang sempurna haji dan umrhanya)" [Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani]

dari hadits diatas saja bisa kita indikasikan bahwa dhuha bisa dilakukan setiap hari , karena hadits diatas mengatakan setelah salat subuh lalu berdiam sampai mengerjakan dhuha . sedang subuh sendiri dilaksanakan setiap hari lalu diikuti dhuha. itu tandanya dhuha pun bisa dilakukan setiap hari.

I LOVE ALLAH

Offline Cak_Taufiq

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2009
  • Tulisan: 1.009
  • Lokasi: malang,balikpapan
  • Jenis kelamin: Pria
  • ABU_DARDA--->Cak_Taufiq
    • Lihat Profil
    • BELAJAR HIDUP
« Jawab #13 pada: 05 November 2009, 06:20:10 »
hukum sholat dhuha adalah sunnah muakkad dan sangat banyak fadhilahnya yang sayang sekali jika di tinggakan tanpa udzur apapun..
mungkin yang menjadi larangan adalh menganggapnya wajib padahal hukumya sunnah.
adapun beberapa sahabat ada yang di pesani ooleh Rasulullah agar secara istiqomah menjaga sholat dhuha sampai meninggal dunia,ini menunjukkan bahwa sholat dhuha sangat dianjurkan untuk diamalkan secara istiqomah..berdasarkan hadist
 Abu Hurairah berkata, "Kekasih (baca: Rasulullah) aku berpesan kepadaku dengan tiga hal yang tidak aku tinggalkan sampai mati. Yaitu, puasa tiga hari setiap bulan, shalat (dua rakaat, 2/274) dhuha, dan tidur di atas witir (sebelum tidur shalat witir dulu)."[20]

terdapat riwayat dari Ibnu Umar yang menetapkan bahwa shalat dhuha itu bid'ah, kemungkinan Ibnu Umar tidak mengetahui kesunnahan shalat dhuha ini, padahal mengenai shalat ini terdapat riwayat yang sah dari Nabi, baik berupa perbuatan maupun perkataan,

wallahu a'lam
Kejayaan dan kesuksesan hanya ada dalam pengamalan agama yang sempurna,sebagaimana Agama yang di bawa oleh Baginda Rasulullah saw.
(wajibbelajar27.multiply.com)

Offline aisya

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 6.378
  • Lokasi: jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • I Love Allah
    • Lihat Profil
« Jawab #14 pada: 05 November 2009, 06:47:56 »
iya , mungkin karena dilakukan tiap hari jadi terlihat seperti wajib, padahal niat dihati berusaha istiqomah melaksanakan yang sunah.

btw , mungkin kalo wanita tidak setiap hari karna ada masa libur dikala haidh tapi buat pria bisa setiap hari.
I LOVE ALLAH