reinkarnasi adalah proses lahirnya kembali seseorang yang telah meninggal ke alam dunia.
sebagian muslim pada menolak ajaran reinkarnasi, karena reinkarnasi bukan ajaran Islam melainkan hanya ajaran Hindu dan Budha. Padahal sesungguhnya reinkarnasi merupakan bagian dari ajaran islam. dengan kata lain Islam mengakui kebenaran reinkarnasi. bukti-bukti pengakuan ajaran islam itu tertera di dalam alQuran dan Hadits.
Allah menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kamu; dan di antara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling lemah (bayi), supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. (Q.S 16:70)
umur yang paling lemah itu adalah bayi, bukan kakek-kakek pikun.
sebagian orang mengartikannya sebagai pikun. orang pikun itu kan walaupun tubuhnya lemah, tapi umurnya kuat, bukan lemah. perbandingan umur kakek dan bayi misalnya 70:1. umur satu tahun adalah umur yang lebih lemah dibanding umur 70 tahun.
perhatikan pula istilah "kembali" atau "umur yang kembali". mustahil seorang kakek umurnya kembali menjadi satu tahun. hanya bila seseorang meninggal dan bereinkarnasi, maka itulah yang lebih tepat untuk disebut "umur yang kembali lemah".
selain itu ayat alQuran lainnya telah mendefinisikan pengertian tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang pernah diketahuinya sebagai bayi. perhatikan ayat berikut :
Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.(Q.S 16:78)
perhatikanlah bahwa Allah menyebut bahwa yang tidak mengetahui sesuatupun tersebut ditujukan bagi manusia yang baru keluar dari perut ibunya, yakni bayi.
jadi, sangatlah jelas dan tak dapat dibantah lagi bahwa Islam mengakui kebenaran reinkarnasi atau dapat dikatakan bahwa reinkarnasi itupun merupakan bagian dari ajaran islam. istilah padanan reinkarnasi yang biasa digunakan dalam ajaran islam adalah roj'ah.