Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Kamis, 24 Mei 2012/3 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:59 - Shubuh 4:33:25 - Terbit 5:55:33 - Dzuhur 11:49:46 - Ashar 15:11:48 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:40 WIB

Penulis Topik: [TANYA] Hadits "Perselisihan Ummatku Adalah Rahmat"  (Dibaca 2579 kali)


Offline shigeno

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2008
  • Tulisan: 4.462
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« pada: 22 Oktober 2009, 20:38:06 »
assalammu;alaikum...
geno baru2 ini denger bahwa ada hadits yang berbunyi:
"sesungguhnya perbedaan pendapat di dalam umatku adalah berkah"
yang mau geno tanyain :
1.apakah hadits ini kuat atau lemah?,kalau lemah kenapa dia disebutkan sebagai hadits yang lemah?,kalau hadits ini lemah karena sanad nya,bisakah disebutkan kenapa gara2 orang tersebut hadits tersebut menjadi hadits lemah....
2.apakah pandangan para imam besar seperti syafi'i,hanafi dll...

afwan apabila ada yang tidak berkenan
sekian :)
wassalam :dada:
« Edit Terakhir: 27 Oktober 2009, 00:49:24 oleh Kak Husain »
ID Steam Gheno :D

Offline dowi_ax

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 2.582
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 22 Oktober 2009, 22:09:29 »
Kalau tidak salah konon Imam Ibnu Hazm pernah membantahnya sebagai hadits dan menyindir ... Lau kaana ikhtilafur rohmah fa ittifaaqu sukhtun (Apabila ikhtilaf itu rahmat, maka persatuan itu adzab).

Offline Alpha Gruis

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2006
  • Tulisan: 935
  • Lokasi: Yogyakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • Empat Agama Satu Tuhan
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 23 Oktober 2009, 07:21:19 »
"sesungguhnya perbedaan pendapat di dalam umatku adalah berkah"
Laa ashlalahu
Hadits tsb bukan hadits sahih, bahkan dhaif pun juga tidak, kemungkinan termasuk hadits palsu karena tidak diketahui sanadnya dan siapa yang meriwayatkan.
Untuk tiap umat Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat, tapi Allah hendak menguji terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlombalah dalam kebajikan. Hanya kepada Allah kamu kembali lalu diberitahukan-Nya apa yg kamu perselisihkan

Offline Alpha Gruis

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2006
  • Tulisan: 935
  • Lokasi: Yogyakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • Empat Agama Satu Tuhan
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 24 Oktober 2009, 07:50:40 »
Ada satu lagi hadits palsu yang cukup populer, orang awam biasanya menganggapnya sebagai hadits Nabi, padahal hadits tsb tidak jelas asal usulnya. Hadits palsu yang saya maskud tsb adalah:
Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina
Hadits ini pun tidak jelas sumbernya dari mana. Laa ashlalahu
Untuk tiap umat Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat, tapi Allah hendak menguji terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlombalah dalam kebajikan. Hanya kepada Allah kamu kembali lalu diberitahukan-Nya apa yg kamu perselisihkan

Offline oomnya fahrel

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 12.300
  • Lokasi: Bumi Allah
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kage Mane no Jutsu
    • Lihat Profil
    • Open house
« Jawab #4 pada: 24 Oktober 2009, 07:59:29 »
Wa'alaikum salam, ntar tak cari dirumah, ada didalam buku 'hadits-hadits palsu' karya mustafa yaqub, insya Allah

Offline hashishin

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2006
  • Tulisan: 3.085
  • Lokasi: The city of angelines
  • Jenis kelamin: Pria
  • - = [ distingushing the inferiors ] = -
    • Lihat Profil
    • Blog gw ( masih baru... )
« Jawab #5 pada: 24 Oktober 2009, 10:08:08 »
yup. itu telah masyhur kepalsuannya...
Cinta Allah , Cinta Rasulullah, Cinta Ahlul Bayt, Cinta Shahabat-Shahabat Rasulullah, Cinta Tabi'in, wat Tabi'utTabi'in... Insya Allah...

-= HIBERNATING FOR A WHILE... DO NOT DISTURB!!! =-

Offline an aqeemoddeen

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 68
  • Lokasi: JAKARTA
  • Jenis kelamin: Pria
  • Ibadah adalah menegakkan diin
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 24 Oktober 2009, 10:49:23 »
Lalu siapa yang betanggung jawab bisa orang meyakini suatu hadist palsu atau dhaif sebagai aqidah dan muamalahnya ?
Worshipness is nothing unless anaqeemodeen

Offline Kak Husain

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2008
  • Tulisan: 2.270
  • Lokasi: Syam Bumi Berkah
  • Jenis kelamin: Pria
  • Belajarlah sebelum kau memimpin (Imam Syafii)
    • Lihat Profil
    • I'm Danns
« Jawab #7 pada: 27 Oktober 2009, 00:57:26 »
Sejak dahulu hingga kini, para ulama berselisih pendapat, baik dalam masalah fikih maupun furu' akidah. Perselisihan itu lebih tepatnya disebut ikhtilaf, bukan iftiraaq.

Dalam Jam'ul Jawami', Imam Suyuthi menukil perkataan tersebut, yang redaksinya berbunyi:

اختلاف أمتى رحمة

Lalu beliau memberikan keterangan bahwa perkataan tersebut diriwayatkan oleh Nashr Al-Maqdisi dalam Al-Hujjah, juga Imam Al-Baihaqi dalam Risalah Asy'ariyah tanpa sanad, juga Al-Hulaimi, Al-Qadhi Husain, Imam Al-Haramain, dan lain-lain.

Offline sahabat

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.458
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 27 Oktober 2009, 01:24:53 »
assalammu;alaikum...
geno baru2 ini denger bahwa ada hadits yang berbunyi:
"sesungguhnya perbedaan pendapat di dalam umatku adalah berkah"
yang mau geno tanyain :
1.apakah hadits ini kuat atau lemah?,kalau lemah kenapa dia disebutkan sebagai hadits yang lemah?,kalau hadits ini lemah karena sanad nya,bisakah disebutkan kenapa gara2 orang tersebut hadits tersebut menjadi hadits lemah....
2.apakah pandangan para imam besar seperti syafi'i,hanafi dll...

afwan apabila ada yang tidak berkenan
sekian :)
wassalam :dada:


rasanya saya punya cataan bahwa hadits tersebut ada didalam Hadits dalam kitab  al-Jamiú sh-Shagir, oleh as-Suyuti :
“ Perbedaan ummatku adalah rakhmat”.

Ada yang punya kitabnya nggak?

an-Nisa ayat 59 :” Hai orang-orang beriman, taatlah Allah dan taat lah RasulNya, dan ulul amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Quran) dan Rasul (Sunnah)….”.

Perbedaan pendapat adalah sebuah realitas bagi umat yang selalu peduli dan berpikir, sebagai alasan untuk adanya sebuah itihaj.
“ Dengan kenikmatan yang diberikan Allah kepadamu, carilah kebahagiaan akhirat, tapi jangan engkau lupakan nasibmu dalam dunia ini. "-QS28:77.
"Dan tentang karunia Tuhanmu, hendaklah engkau sebarkan..

Offline Lemahabang

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2006
  • Tulisan: 514
  • Lokasi: Jung Galuh
  • Jenis kelamin: Pria
  • Aku orang Indonesia
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 27 Oktober 2009, 12:44:58 »
PERBEDAAN ADALAH RAHMAT

........ kalimat ini hanya bisa dipahami dan dilaksanakan oleh pribadi-pribadi yang memiliki pemahaman dan kearifan yang dalam

dalam wilayah fiqih, ada dikenal empat madzhab. toh keempat imam madzhab tsb tidak saling menjatuhkan atau menyalahkan, melainkan saling menghargai. itu bisa terjadi krn keempat imam tsb memiliki kesadaran yang tinggi, bhw perbedaan itu disebabkan semata krn perbedaan penekanan dan sudut pandang

dalam islam, ada pandangan begini: "saya benar, tapi ada kemungkinan saya melakukan kesalahan ...."

jika tidak ada kearifan, maka yang terjadi bukan perbedaan membawa rahmat, tetapi perbedaan membawa laknat
 
« Edit Terakhir: 27 Oktober 2009, 12:48:07 oleh Lemahabang »
Knocking on heaven's door ....

Offline Prio Bodo

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2009
  • Tulisan: 142
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 28 Oktober 2009, 20:30:18 »
jika tidak ada kearifan, maka yang terjadi bukan perbedaan membawa rahmat, tetapi perbedaan membawa laknat
 
Bang ape kite masih bisa dapetin kearifan dijaman ini ?

Offline shigeno

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2008
  • Tulisan: 4.462
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #11 pada: 28 Oktober 2009, 20:54:59 »
hmmmmmm........
jadi dah di putuskan bahwa hadits ini palsu :D
jadi tret ini lebih baik di gembok ato gmn...
geno serahkan pada momod kita yang tercinta :D
ID Steam Gheno :D

Offline Prio Bodo

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2009
  • Tulisan: 142
    • Lihat Profil
« Jawab #12 pada: 28 Oktober 2009, 21:24:44 »
hmmmmmm........
jadi dah di putuskan bahwa hadits ini palsu :D
jadi tret ini lebih baik di gembok ato gmn...
geno serahkan pada momod kita yang tercinta :D
Setahu gue MUI kagak pernah bikin fatwa hadis ini palsu, jadi tetep aja masih diedarin oleh para ustadz

Offline Lemahabang

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2006
  • Tulisan: 514
  • Lokasi: Jung Galuh
  • Jenis kelamin: Pria
  • Aku orang Indonesia
    • Lihat Profil
« Jawab #13 pada: 29 Oktober 2009, 08:21:27 »
Bang ape kite masih bisa dapetin kearifan dijaman ini ?

insya Allah, bang, kalau kita mau terus semangat belajar dan menghilangkan sifat egois kelompok.
kita mesti sadar, umat Muslim seluruh dunia adalah saudara, tapi meski begitu yg namanya perbedaan pasti ada. wong sunnatullahnya sdh begitu kok

jadi perbedaan itu ndak masalah oleh islam, sepanjang perbedaan tsb tdk sampai menyimpang dari syariat
Knocking on heaven's door ....

Offline Kang Peyi

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2007
  • Tulisan: 519
    • Lihat Profil
« Jawab #14 pada: 29 Oktober 2009, 08:30:00 »
Insya Allah di Masjid Haramain perbedaan ummat Nabi Insya Allah Rahmat, nggak saling merendahkan, insya Allah ada juga ditempat2 lain berbagai madzab bisa bersatu tanpa merasa lebih baik dan lebih benar.