tapi kalo soal caci maki yang timbul.. yang salah ya diri masing2 pak..
ketika ada caci maki dan sumpah serapah timbul.. gak semua-nya harus Mod yang pegang peranan.. tugas Mod emang yang paling dominan..istilahnya menertibkan.. tapi mungkin mod juga gak bisa setiap saat mantau board2 yang di gawanginya, ada kesibukan lain.. dan yang gak kalah penting.. sikap member2 myQnya sendiri.. bisa jaga emosinya atau gak.. kalo yang saya liat sih itu pak..
kalo yang 1 mulai mencaci.. trus yang lainnya bales lagi.. terus2an begitu gak akan ada habisnya..
bales2an boleh ajah.. tapi bukan bales2an cacian / makian.. dan yang akhirnya memunculkan tulisan cacian / makian itu kan orangnya masing2.. so? diri sendirilah yang bisa kontrol tulisan / sebuah postingan..
Betul, yang salah memang yang memulai selama yang membalas tidak kebablasan.
Tapi tetap peran moderator itu ada. Ketika ybs sudah melihat arah diskusi sudah tidak sehat atau OOT atau ada indikasi mulai
personal attact maka disinilah tugas moderator dituntut.
Memang tidak bisa setiap saat dipantau semua topik karena keterbatasan waktu OL modi, tetapi lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. Kalau tidak dilakukan warning atas pelanggaran2 tsb, maka berkesan modi membiarkan, akhirnya pihak yang merasa diserang secara pribadi atau di caci akhirnya kan (mau gak mau) membalas juga.
Kalau sudah begini, bagaimana moderator mau menghentikanya ? diperingati 2-2nya ?
Ada beberapa kasus yang kalau gua perhatikan, mustinya modi bisa sigap mengantisipasi jalannya diskusi yang tadinya lancar akhirnya menjadi gak karuan karena lambat mengantisipasi sikap netters yang senang menyerang/mendiskriditkan pribadi lawan atau mencelanya.
Btw, ini cuman usul. Dan seperti gua bilag di atas. Beda pendapat tidak ada masalah. Soal apakah disetujui tidak suatu usulan, bergantung modi selaku pemilik otoritas.