HADITS 18
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ:
بَعَثَ رَسُولُ اللهِ بَعْثًا وَهُمْ ذُو عَدَدٍ فَاسْتَقْرَأَهُمْ. فَاسْتَقْرَأَ كُلَّ رَجُلٍ مِنْهُمْ مَا مَعَهُ مِنْ الْقُرْآنِ، فَأَتَى عَلَى رَجُلٍ مِنْهُمْ مِنْ أَحْدَثِهِمْ سِنًّا، فَقَالَ: "مَا مَعَكَ يَا فُلاَنُ؟"
قَالَ: "مَعِي كَذَا وَكَذَا وَسُورَةُ الْبَقَرَةِ"
قَالَ: "أَمَعَكَ سُورَةُ الْبَقَرَةِ؟"
فَقَالَ: "نَعَمْ!"
قَالَ: "فَاذْهَبْ فَأَنْتَ أَمِيرُهُمْ!"
فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ أَشْرَافِهِمْ: "وَاللهِ، يَا رَسُولَ اللهِ! مَا مَنَعَنِي أَنْ أَتَعَلَّمَ سُورَةَ الْبَقَرَةِ إِلاَّ خَشْيَةَ ألاَّ أَقُومَ بِهَا."
فَقَالَ رَسُولُ اللهِ: "تَعَلَّمُوا الْقُرْآنَ وَاقْرَءُوهُ! فَإِنَّ مَثَلَ الْقُرْآنِ لِمَنْ تَعَلَّمَهُ فَقَرَأَهُ وَقَامَ بِهِ كَمَثَلِ جِرَابٍ مَحْشُوٍّ مِسْكًا، يَفُوحُ رِيحُهُ فِي كُلِّ مَكَانٍ. وَمَثَلُ مَنْ تَعَلَّمَهُ فَيَرْقُدُ وَهُوَ فِي جَوْفِه،ِ كَمَثَلِ جِرَابٍ وُكِئَ عَلَى مِسْكٍ."
رَوَاهُ التِّرْمَذِيُّ وَاللَّفْظُ لَهُ وَقَالَ "حَدِيْثٌ حَسَنٌ"، وَابْنُ مَاجَه مُخْتَصَراً، وَابْنُ حِبَّانَ.
[justify]Dari Abu Huroiroh r.a., beliau berkata,
“Rasulullah s.a.w. mengirim beberapa orang utusan, kemudian meminta mereka membaca hafalan Al Qur`an masing-masing. Beliau meminta mereka membacanya satu persatu. Sampai saat tiba giliran orang yang paling muda, beliau berkata, ‘Wahai Fulan, surat apa yang telah kau hafal?’
dia menjawab, ‘Surat anu, surat anu dan surat Al Baqoroh.’
Rasulullah s.a.w. bertanya lagi, ‘Benarkah kau hafal surat Al Baqoroh?’
ia menjawab, ‘Ya!’
Rasulullah pun bersabda, ‘Pergilah! Jadilah pemimpin bagi mereka!’
Salah seorang tokoh di antara mereka berkata, ‘Demi Allah! Aku tidak berani menghafal surat Al Baqoroh karena takut tidak mampu meng-amalkannya dalam sholatku.’
Rasulullah pun s.a.w. bersabda, ‘Pelajari dan bacalah Al Qur`an! Karena orang yang mempelajarinya, membacanya kemudian sholat dengannya, adalah umpama sebuah wadah yang dipenuhi minyak kesturi, lalu aromanya menyebar ke seluruh penjuru. Sedangkan orang yang mempelajarinya, tapi ia tidur dan tidak sholat malam dengannya—padahal ia hafal—seperti wadah minyak kesturi yang tutupnya terikat rapat. Aromanya tidak tercium oleh siapapun.”H.R. Tirmidzi
(1), lafazh ini juga darinya. Ia berkata, “Hadits ini hasan.”
Diriwayatkan juga secara singkat oleh Ibnu Majah dan Ibnu Hibban
(2)(1) Sunan Tirmidzi (no. 2876)—Al Albani berkata, “Dho’if”
(2) Sunan Ibnu Majah (no. 217)— Al Albani berkata, “Dho’if”, Shohih Ibnu Hibban (no. 2126)[/justify]
HADITS 19
وَعَنْ بْنِ عَمْرِو أَنَّ رَسُولَ اللهِ قَالَ:
"مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ فَقَدِ اسْتَدَرَجَ النُّبُوَّةَ بَيْنَ جَنْبَيْهِ، غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يُوحَى إِلَيْهِ. لاَ يَنْبَغِي لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ أَنْ يَجِدَّ مَعَ جِدٍّ، وَلاَ يَجْهَلَ مَعَ جَهْلٍ، وَفِي جَوْفِهِ كَلامُ اللهِ تَعَالَى."
رَوَاهُ الْحَاكِمُ وَقَالَ: "هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحُ الإِسْنَادِ، وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ"
[justify]Dari ibnu ‘Amr r.a., beliau berkata, “Rasulullah s.a.w. bersabda,
“Barangsiapa membaca Al Qur`an, sungguh telah mendekatkan derajat kenabian ke hadapannya, hanya saja ia tidak diberi wahyu. Tidak pantas bagi shohibul Qur`an untuk menyimpan dendam, tidak pantas pula berkata-kata kotor, sementara dalam hatinya terdapat firman Allah.”H.R. Hakim. Dia berkata, “Sanadnya shohih.”
(1)[/justify]
(1) Al Mustadrok ‘ala Shohihain (no. 2028)
HADITS 20
وَعَنْ بْنِ عَمْرٍو أَنَّ رَسُولَ اللهِ قَالَ:
"الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ. يَقُولُ الصِّيَامُ: ‘رَبِّ إِنِّي مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ، فَشَفِّعْنِي فِيهِ!’؛ وَيَقُولُ الْقُرْآنُ: ‘مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ، فَشَفِّعْنِي فِيهِ! فَيُشَفَّعَانِ!’."
رَوَاهُ أًحْمَدُ وَابْنُ أَبِي الدُّنْيَا فِيْ كِتَابِ الْجُوْعِ وَالطَّبْرَانِيُّ فِي الْكَبِيْرِ وَالْحَاكِمُ وَاللَّفْظُ لَهُ وَقَالَ: "صَحِيْحٌ عَلَى شَرْطِ مُسْلِمٍ"
[justify]Dari Ibnu ‘Amr, ia berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda,
“Shiyam (puasa) dan Al Qur`an akan datang memberi syafa’at pada seorang hamba Allah. Shiyam berkata, ‘Ya Allah, hamba telah melarangnya makan dan menyalurkan syahwat di siang hari. Maka izinkan hamba memberinya syafa’at!’ Lalu Al Qur`an berkata, ‘Ya Allah, hamba telah melarangnya tidur di malam hari. Maka izinkan hamba memberinya syafa’at!’ Maka keduanya diizinkan untuk memberikan syafa’atnya.”H.R. Ahmad
(1), Ibnu Abi Dunia dalam kitab Al Juu’
(2), Thobroni dalam Mu’jam Kabir
(3), dan Al Hakim (lafazh hadits ini darinya). Al Hakim berkata, “Hadits ini shohih berdasarkan syarat Muslim.”
(4)(1) Musnad Ahmad (no. 6626)
(2) Al Munzhiri, At Targhib Wat Tarhib (no. 1455), ia berkata, “Ibnu Abi Dunia meriwayatkannya dalam Al Juu’. Sanadnya shohih”
(3) Al Haitsami, Majma’uz Zawaid (no. 5081), ia berkata, “Thobroni meriwayatkannya dalam Mu’jam Kabir, dan para periwayat Thobroni adalah para periwayat yang shohih”
(4) Al Mustadrok ‘ala Shohihain (no. 2036)[/justify]
Posting Digabung: [time]Tue Sep 8 22:11:37 2009[/time]
HADITS 21
وَعَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ:
"إِنَّكُمْ لاَ تَرْجِعُونَ إِلَى اللهِ بِشَيْءٍ أَفْضَلَ مِمَّا خَرَجَ مِنْهُ-يَعْنِي الْقُرْآنَ."
رَوَاهُ الْحَاكِمُ وَصَحَّحَهُ وَأَبُوْ دَاوُدَ فِيْ مَرَاسِيْلِهِ.
[justify]Dari Abu Dzar r.a., ia berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda,
“‘Sesungguhnya kalian tidak akan kembali kepada Allah S.W.T. dengan sesuatu yang lebih baik daripada yang telah diturunkan oleh-Nya—yakni Al Qur`an.”H.R. Al Hakim—dan ia menshohihkannya—
(1)dan Abu Daud dalam Marosil
(2)[/justify]
(1) Al Mustadrok ‘ala Shohihain (no. 2039)
(2) Marosil Abu Dawud (no. 509). Kitab Marosil berisi kumpulan hadits-hadits mursal, yakni hadits yang diriwayatkan oleh seorang tabi’in tanpa menyebutkan nama sahabat yang meriwayatkannya
HADITS 22
وَعَنْ أَنَسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ:
"إِنَّ لِله أَهْلِينَ مِنَ النَّاسِ."
قَالُوا: "وَمَنْ هُمْ، يَا رَسُولَ اللهِ؟"
قَالَ: "أَهْلُ الْقُرْآنِ؛ هُمْ أَهْلُ اللهِ وَخَاصَّتُهُ."
رَوَاهُ النَّسَائِيّ وابْنُ مَاجَه والحَاكِمُ، وصَحَّحَه الْمُنْذِرِيُّ.
[justify]Dari Anas bin Malik r.a., ia berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda,
“Sesungguhnya di antara manusia terdapat keluarga Allah.”
Para shahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah mereka?”
Rasul menjawab, “Ahlul Qur`an! Merekalah keluarga Allah dan orang-orang pilihanNya!”H.R. Nasa`i
(1), Ibnu Majah
(2) dan Al Hakim
(3). Dishohihkan oleh Al Mundziri
(4).
(1) Sunan Kubro An Nasa’i (no. 8031)
(2) Sunan Ibnu Majah (no. 215)
(3) Al Mustadrok ‘ala Shohihain (no. 2046)
(4) At Targhib Wat Tarhib (no. 2209)[/justify]
HADITS 23
وَعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ:
"مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ لَمْ يُرَدُّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ، وَذَلِكَ قَوْلُهُ (ثُمَّ رَدَدْنَاهُ أَسْفَلَ سَافِلِيْنَ إِلاَّ الَّذِيْنَ آمَنُوْا) قَالَ: "إِلاَّ الَّذِيْنَ قَرَأُوا الْقُرْآنَ".
رَوَاهُ الْحَاكِمُ وَقَالَ: "صَحِيْحُ اْلإِسْنَادِ".
[justify]Dari Ibnu ‘Abbas r.a., ia berkata,”
“Barangsiapa membaca Al Qur`an, tidak akan dikembalikan kepada usia yang paling lemah (pikun)(1). Hal ini sesuai dengan firman Allah s.w.t., [‘kemudian Kami kembalikan Dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka), kecuali orang-orang yang beriman’](2).”Ibnu ‘Abbas menjelaskan,
“Maksudnya adalah ‘kecuali orang-orang yang membaca Al Qur`an’”H.R. Al Hakim. Ia berkata, “Sanadnya shohih.”
(3)(1) Lihat Q. S. An Nahl ayat 70
(2) Terjemah makna Q.S. At Tin ayat 5-6
(3) Al Mustadrok ‘ala Shohihain (no. 3952)[/justify]
Posting Digabung: [time]Tue Sep 8 22:26:57 2009[/time]
HADITS 24
وَعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ:
"أَشْرَافُ أُمَّتِيْ حَمَلَةُ الْقُرْآنِ وَأَصْحَابُ اللَّيْلِ"
رَوَاهُ الْبَيْهَقِيُّ وَابْنُ أَبِي الدُّنْيَا.
[justify]Dari Ibnu ‘Abbas r.a., ia berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda,
“Orang yang paling tinggi derajatnya di antara umatku adalah Hamalatul Qur`an(1) dan orang-orang yang suka bangun di malam hari untuk beribadah.”Diriwayatkan oleh Baihaqi dan Ibnu Abi Dunia
(2)(1) Para pembawa Al Qur’an. Maksudnya adalah orang-orang yang membaca, menghafal, mempelajari dan mengamalkan Al Qur`an
(1) Syu’abul Iman (2703), At Tahajjud Wa Qiyamullail (no. 3), Muhaqqiq kitab ini berkata, “sanad hadits ini sangat dho’if”[/justify]
HADITS 25
وَعَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ شِبْلٍ اْلأَنْصَارِيّ أَنَّ النَّبِيَّ قَالَ:
"اقْرَءُوا الْقُرْآنَ وَاعْمَلُوْا بِهِ وَلاَ تَغْلُوا فِيهِ وَلاَ تَجْفُوا عَنْهُ وَلاَ تَأْكُلُوا بِهِ وَلاَ تَسْتَكْثِرُوا بِهِ!"
رَوَاهُ أَحْمَدُ وأَبُو يَعْلَى والطَّبْرَانِيُّ والْبَيْهَقِيُّ.
[justify]Dari Abdurrahman bin Syibl Al Anshori r.a., bahwasannya Nabi s.a.w. bersabda,
“Bacalah Al Qur`an dan amalkanlah! Jangan menjauh darinya, tapi jangan pula berlebihan membacanya! Jangan menggunakannya untuk mencari makan serta mengumpulkan harta!”H.R. Ahmad
(1), Abu Ya’la
(2), Thobroni
(3) dan Baihaqi
(4)(1) Musnad Ahmad (no. 15706)
(2) Musnad Abu Ya’la (no. 1518)
(3) Mu’jam Ausath (no. 2574)
(4) Syu’abul Iman (no. 2624)[/justify]
HADITS 26
وَعَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّهُ مَرَّ عَلَى قَاصٍّ يَقْرَأُ ثُمَّ سَأَلَ. فَاسْتَرْجَعَ ثُمَّ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ يَقُولُ:
"مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ فَلْيَسْأَلِ اللهَ بِهِ! فَإِنَّهُ سَيَجِيءُ أَقْوَامٌ يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ، يَسْأَلُونَ بِهِ النَّاسَ"
رَوَاهُ التِّرْمَذِيُّ وَقَالَ: "حَدِيْثٌ حَسَنٌ".
[justify]Dari ‘Imron bin Hushoin r.a., bahwasannya ia lewat di depan seorang pendongeng yang membaca Al Qur`an kemudian meminta upah. ‘Imron berkata: Aku mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda,
“Barangsiapa membaca Al Qur`an, mintalah balasannya kepada Allah! Sesungguhnya akan datang kaum-kaum yang membaca Al Qur`an, kemudian meminta upah bacaannya kepada manusia!”H.R. Tirmidzi. Ia berkata, “Hadits ini hasan.”
(1)(1) Sunan Tirmidzi (no. 2917)[/justify]
Posting Digabung: [time]Tue Sep 8 23:02:50 2009[/time]
HADITS 27
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ:
"لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَتَغَنَّ بِالْقُرْآنِ!"
رَوَاهُ الْبُخَارِيّ وَأَحْمَد وأَبُو دَاوُدَ وَابْنُ حِبَّانَ وَالْحَاكِمُ عَنْ سَعْدٍ.
قَالَ جُمْهُوْرُ الْعُلَمَاءِ: أَيْ لَمْ يُحْسِنْ صَوْتَهُ.
وَقَالَ بَعْضُهُمْ: لَمْ يَسْتَغْنِ بِهِ عَنْ غَيْرِهِ
[justify]Dari Abu Huroiroh r.a., ia berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda,
Orang yang tidak melagukan Al Qur`an tidak termasuk kelompok kami.”H.R. Bukhori
(1), Ahmad
(2), Abu Daud
(3), Ibnu Hibban
(4) dan Al Hakim—dari riwayat Sa’ad
(5).
Jumhur Ulama berkata,
[“Maksudnya, orang yang tidak memperindah suaranya dalam membaca Al Qur`an.”] Sedangkan yang lainnya mengatakan,
[“Merasa Al Qur`an saja tidak cukup kalau tidak disertai yang lain.”](1) Shohih Bukhori (no. 7089)
(2) Musnad Ahmad (no. 1476)
(3) Sunan Abu Daud (no. 1469)
(4) Shohih Ibnu Hibban (no. 120)
(5) Al Mustadrok ‘ala Shohihain (no. 2091-2096)[/justify]
HADITS 28
وَعَنْ بُرَيْدَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ:
"مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ، يَتَأَكَّلُ بِهِ النَّاسَ، جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَوَجْهُهُ عَظْمٌ لَيْسَ عَلَيْهِ لَحْمٌ".
رَوَاهُ الْبَيْهَقِيُّ
[justify]Dari Buroidah r.a., ia berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda,
“Barangsiapa membaca Al Qur`an untuk meminta makan pada manusia, di hari kiamat akan datang dengan wajah dari tulang belulang tanpa dibalut daging.”H.R. Al Baihaqi
(1)[/justify]
(1) Sunan Baihaqi (no. 2625)
HADITS 29
وَعَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ قَالَ:
"قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ فِي الصَّلاَةِ أَفْضَلُ مِنْ قِرَاءَةِ الْقُرْآنِ فِيْ غَيْرِ الصَّلاَةِ. وَقِرَاءَةُ الْقُرْآنِ فِيْ غَيْرِ الصَّلاَةِ أَفْضَلُ مِنَ التَّكْبِيْرِ وَالتَّسْبِيْحِ. وَالتَّسْبِيْحُ أَفْضَلُ مِنَ الصَّدَقَةِ. وَالصَّدَقَةُ أَفْضَلُ مِنَ الصَّوْمِ. وَالصَّوْمُ جُنَّةٌ مِّنَ النَّارِ."
رَوَاهُ الدَّارُقُطْنِيُّ فِي اْلأَفْرَادِ وَالْبَيْهَقِيُّ.
[justify]Dari ‘Aisyah r.a., bahwasannya Rasulullah s.a.w. bersabda,
“Membaca Al Qur`an di dalam sholat lebih utama daripada membacanya di luar sholat. Membacanya di luar sholat lebih utama dari-pada takbir dan tasbih. Sedangkan tasbih lebih utama daripada shodaqoh. Shodaqoh lebih utama daripada puasa, sedangkan puasa adalah benteng yang menjaga dari siksa neraka.”H.R. Daruquthni dalam Al Afrad dan Baihaqi
(1)[/justify]
(1) Syu’abul Iman (no. 2243) Kami tidak menemukannya dalam kitab Daruquthni. Wallahu A’lam
HADITS 30
وَعَنْ أَوْسِ بْنِ أََبِيْ أَوْسٍ الثَّقَفِيِّ-مَرْفُوْعًا:
"قِرَاءَةُ الرَّجُلِ الْقُرْآنَ فِيْ غَيْرِ الْمُصْحَفِ أَلْفُ دَرَجَةٍ، وَقِرَاءَتُهُ فِي الْمُصْحَفِ تُضَاعَفُ عَلَى ذَلِكَ إِلَى أَلْفَيْ دَرَجَةٍ."
رَوَاهُ الطَّبَرَانِيُّ وَالْبَيْهَقِيُّ.
[justify]Dari Aus bin Abu Aus Ats Tsaqofi secara marfu’
(1),
“Bacaan Al Qur`an seseorang tanpa melihat Mush-haf akan dibalas dengan seribu derajat kebaikan, sedang bacaannya dengan melihat Mush-haf pahalanya akan dilipatgandakan sampai dua ribu derajat.”H.R. Thobroni dan Baihaqi
(2)(1) Marfu’ adalah semua riwayat (tentang perkataan, perbuatan, ketetapan atau sifat) yang disandarkan kepada Nabi s.a.w., baik diriwayatkan oleh sahabat atau bukan, tanpa melihat bersambung tidaknya sanad riwayat tersebut.
(2) Mu’jam Kabir (no. 601), Syu’abul Iman (no. 2218)[/justify]
Posting Digabung: [time]Tue Sep 8 23:25:29 2009[/time]
HADITS 31
وَعَنْ بْنِ عَمْرٍو مَرْفُوْعاً:
"اقْرَإِ الْقُرْآنَ فِيْ كُلِّ شَهْرٍ! اقْرَأْهُ فِيْ عِشْرِيْنَ لَيْلَةً! اقْرَأْهُ فِيْ عَشْرٍ! اقْرَأْهُ فِيْ سَبْعٍ! وَلاَ تَزِدْ عَلَى ذَلِكَ!"
رَوَاهُ الشَّيْخَانِ وَأَبُوْ دَاوُدَ.
[justify]Dari Ibnu ‘Amr r.a. secara marfu’,
“Khatamkanlah Al Qur`an olehmu setiap satu bulan, atau dalam dua puluh malam, atau sepuluh malam, atau tujuh malam, dan jangan lebih cepat dari itu!”H.R. Bukhori
(1), Muslim
(2) dan Abu Daud
(3)[/justify]
(1) Shohih Bukhori (no. 4765-4767)
(2) Shohih Muslim (1159)
(3) Sunan Abu Daud (no. 1388)
HADITS 32
وَعَنِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ: قَالَ رَسُوْل اللهِ:
"اقْرَإِ الْقُرْآنَ مَا نَهَاكَ! فَإِذَا لَمْ يَنْهَكَ فَلَسْتَ تَقْرَأُهُ."
رَوَاهُ الدَّيْلَمِيُّ فِيْ مُسْنَدِ الْفِرْدَوْسِ.
[justify]Dari Ibnu ‘Amr r.a., ia berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda,
“Bacalah Al Qur`an sampai selesai, karena jika tidak, sama saja dengan tidak membacanya!”H.R. Ad Dailami
(1)(1) Musnad Firdaus (no. 1765), diriwayatkan tanpa sanad. Sanad hadits tersebut disebutkan dalam Musnad Syamiyin karya Thobroni. Dalam sanad hadits tersebut terdapat Ismail bin ‘Iyasy. Adz Dzahabi dalam kitab Adh Dhu’afa berkata, “Hadits yang diriwayatkan oleh Isma’il lemah.”[/justify]
HADITS 33
وَعَنْ بُرَيْدَةَ قَالَ: قَالَ لِيْ رَسُوْلُ اللهِ:
"اقْرَؤُوا الْقُرْآنَ بِالْحُزْنِ فَإِنَّهُ نَزَلَ بِالْحُزْنِ".
رَوَاهُ أَبُو يَعْلَى والطَّبْرَانِيُّ وأَبُوْ نُعَيْمٍ.
[justify]Dari Buroidah r.a., ia berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda,
‘Bacalah Al Qur`an dengan kesedihan, karena ia turun dengan kesedihan!”H.R. Abu Ya’la
(1), Thobroni
(2), dan Abu Nu’aim
(3)(1) Musnad Abu Ya’la (no. 689)—Husain Salim Asad, Muhaqqiq kitab tersebut, berkata, “Sanadnya dho’if.”
(2) Mu’jam Ausath (no. 2902), Al Haitsami dalam Majma’uz Zawaid berkata, “Di hadits ini ada Isma’il bin Saif dan ia dho’if”
(3) Abu Nu’aim Al Ashbahani, Hilyatul Auliya` (juz 6 hal. 196)[/justify]
Posting Digabung: [time]Wed Sep 9 14:14:24 2009[/time]
HADITS 34
وَعَنْ جُنْدَبٍ عَنْ النَّبِيِّ قَالَ:
"اقْرَءُوا الْقُرْآنَ، مَا ائْتَلَفَتْ قُلُوبُكُمْ! فَإِذَا اخْتَلَفْتُمْ فِيْهِ، فَقُومُوا عَنْهُ!".
رَوَاهُ أًحْمَدُ والْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ والنَّسَائِيُّ
[justify]Dari Jundab bin Abdullah r.a., ia berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda,
“Bacalah Al Qur`an, niscaya hati kalian tidak akan rusak! Jika kalian berselisih tentangnya, bersikap luruslah!”H.R. Ahmad
(1), Bukhori
(2), Muslim
(3) dan Nasa`i
(4)(1) Musnad Ahmad (no. 18836)
(2) Shohih Bukhori (no. 6930)
(3) Shohih Muslim (no. 2667)
(4) Sunan An Nasa`i (no. 8096)[/justify]
HADITS 35
وَعَنْ أَبِيْ أُمَامَةَ عَنِ النَّبِيِّ قَالَ:
"اقْرَأُوا الْقُرْآنَ، فَإِنَّ اللهَ لاَ يُعَذِّبُ قَلْباً وَعَى الْقُرْآنَ."
رَوَاهُ تَمَّامٌ
[justify]Dari Abu Umamah r.a., dari Nabi s.a.w.,
“Bacalah Al Qur`an, karena Allah s.w.t. tidak akan mengadzab hati yang menjaga Al Qur`an!”H.R. Tamam
(1)(1) Tamam bin Muhammad Ar Rozi, Abul Qosim (330 – 414 H); Al Fawa’id (1573)[/justify]
HADITS 36
وَعَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ قَالَ:
"إِنَّ الْقُرْآنَ غِنًى، لاَ فَقْرَ بَعْدَهُ وَلاَ غِنَى دُوْنَهُ."
رَوَاهُ أَبُوْ يَعْلَى
[justify]Dari Anas r.a., bahwa Rasulullah s.a.w. bersabda:
“Al Qur`an itu adalah kekayaan yang tidak ada kemiskinan sesudahnya dan tidak ada kekayaan yang sepertinya.”H.R. Abu Ya’la
(1)(1) Musnad Abu Ya’la (2773)—Husain Salim Asad, Muhaqqiq kitab, berkata, “Sanadnya dho’if.”[/justify]
HADITS 37
وَعَنْ عُمَرَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ:
"الْقُرْآنُ أَلْفُ أَلْفِ حَرْفٍ وَسَبْعَةٌ وَّعِشْرُوْنَ أَلْفَ حَرْفٍ. فَمَنْ قَرَأَهُ صَابِرًا مُحْتَسِبًا كَانَ لَهُ بِكُلِّ حَرْفٍ زَوْجَةٌ مِّنَ الْحُوْرِ الْعِيْنِ"
رَوَاهُ الطَّبْرَانِيُّ
[justify]Dari ‘Umar bin Khoththob r.a., ia berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda,
“Al Qur`an itu terdiri dari satu juta dua puluh tujuh ribu huruf. Barangsiapa membacanya dengan penuh kesabaran sambil mengharap ridho Allah, di surga ia akan mendapatkan istri bidadari bermata jeli untuk setiap hurufnya.”H.R. Thobroni
(1)(1) Mu’jam Ausath (no. 6616)[/justify]
Posting Digabung: [time]Wed Sep 9 14:31:56 2009[/time]
HADITS 38
عَنْ رَجُلٍ عَنِ النَّبِيِّ قَالَ:
"الْقُرْآنُ هُوَ النُّوْرُ الْمُبِيْنُ، وَالذِّكْرُ الْحَكِيْمُ، وَالصِّرَاطُ الْمُسْتَقِيْمُ".
رَوَاهُ الْبَيْهَقِيُّ
[justify]Dari seseorang, dari Nabi s.a.w., beliau bersabda,
“Al Qur`an adalah cahaya yang nyata, kitab yang penuh hikmah dan jalan yang lurus.”H.R. Baihaqi
(1)(1) Syu’abul Iman (no. 1937)[/justify]
HADITS 39
وَعَنْ عَلِيٍّ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ:
"الْقُرْآنُ هُوَ الدَّوَاءُ".
رَوَاهُ القُضَاعِيُّ
[justify]Dari ‘Ali bin Abi Tholib r.a., ia berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda,
“Al Qur`an itu adalah obat.”H.R. Al Qudho’i
(1)(1) Muhammad bin Salamah Al Qudho’i, Musnad Asy Syihab (no. 28)[/justify]
HADITS 40
وَعَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ قَالَ:
"أَهْلُ الْقُرْآنِ عُرَفَاءُ أَهْلِ الْجَنَّةِ".
رَوَاهُ الضِّيَاءُ
[justify]Dari Anas r.a., bahwa Rasulullah s.a.w. bersabda,
“Ahlul Qur`an(1) adalah tokoh-tokoh penghuni surga.”H.R. Adh Dhiya`
(2).
(1) Dalam kitab Faidhul Mu'in yang asli tertulis [Al Qurro’—para pembaca Al Qur’an] dan bukan [Ahlul Qur’an]. Redaksi [Ahlul Qur'an] kami dapatkan dalam kitab asli milik Adh Dhiya.
(2) Adh Dhiya, Muhammad bin Abdul Wahid bin Ahmad Al Hambali Al Maqdisi (567 – 643 H); Al Ahadits Al Mukhtaroh (no. 2084); Muhaqqiq kitab tersebut berkata, “Sanad hadits ini shohih.”[/justify]
KHOTIMAH
Penyusun kitab ini
rahimahullah berkata,
“Dengan ini, sempurnalah empat puluh hadits. Cukuplah Allah s.w.t. bagiku, dan Dialah sebaik-baik penolong.”
Alhamdulillahi robbil 'alamin