Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Kamis, 24 Mei 2012/3 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:59 - Shubuh 4:33:25 - Terbit 5:55:33 - Dzuhur 11:49:46 - Ashar 15:11:48 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:40 WIB

Penulis Topik: sholat khusyuk metode Abu Sangkan  (Dibaca 1320 kali)


Offline abie1102

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 8.361
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • isyhadu bi anna muslimun
    • Lihat Profil
« Jawab #15 pada: 08 September 2009, 12:13:03 »
klo ikut pelatihannya..dijamin khusyuk gitu?

wah enak donk..nanti di akhirat klo ditanyain malaikat..tinggal nunjukin sertifikat pelatihannya :D

mahal pulak tuh



lebay!!

Offline Asmaraningtyas

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2007
  • Tulisan: 3.494
  • Trahing kusuma, rembesing madu wijining andanatapa
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 08 September 2009, 12:25:46 »

menurut Imam Bukhari, khusyu' itu dapat dicapai dengan diamnya anggota badan (tidak banyak bergerak), karena kekhusyu'an lahir itu menjadi tanda kekhusyu'an batin (Ibnu Hajar, Fathur bary)

ga benar ini....

orang yg sholat yg pikirannya mengembara ketempat lain...sampai lupa kalo dia sholat badanya juga diam sajaj loh...  bahkan ketenangan badanya bisa lebih tenag dibanding orang yg mencoba khusuk dari awal ampai akhir...
tapi karena pikiran nggak distu...sholat sampai lupa dah berapa rokaaat.....
Kalo datang tidak bawa damai tapi malah pedang dan pisahkan anak dari bapak, mantu dari mertua, mari berseru: "enyahlah iblis kau sandungan bagi ku"

Offline abu_naufal09

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2009
  • Tulisan: 5
    • Lihat Profil
« Jawab #17 pada: 28 September 2009, 22:33:32 »
Assallamualaikum

menurut pendapat saya, ke-khusyu'-an itu tergantung pada tingkat iman seseorang, semakin tinggi iman & semakin kuat keyakinan seseorang maka semakin khusyu' orang tersebut melaksanakan sholatnya. jadi percuma jika ikut pelatihan shalat jika aqidahnya kurang betul dan imannya kurang mantap

mohon koreksinya

Wassallam

Offline Asmaraningtyas

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2007
  • Tulisan: 3.494
  • Trahing kusuma, rembesing madu wijining andanatapa
    • Lihat Profil
« Jawab #18 pada: 29 September 2009, 08:27:29 »
betul begitu....tapi juga dipengaruhi ketenangan bathin.....imannya tinggi tapi lgi ada suatu hal yg bikin dia kepikiran ya kekusukannya kurang....misal saja...lagi sholat ke mesjid bajamaah...bawa anak umur 2-3 tahun...eh ditengah sholat anak itu ngeloyor pergi nggak tahu kemana....pasti dech si orang tua ini ga tenag pikirannya dan ga khusuk pasti...karena bibir baca bacaan sholat telingan konsentrasi dengerin ada suara anaknya apap nggak....kan orang tua pikirannya macam macam ntar anak sayay pergi jauh..sendirian nggak mikir....terus kalo ada penculik gimana? atau ntar jangan jangan sampai di jalan kalo ada mobiol lewat gimana?...ntar jangan jangan pergi ndiri sampai ilang dech....dst dst....dg begitu iman plus ketengan bathin.....
Kalo datang tidak bawa damai tapi malah pedang dan pisahkan anak dari bapak, mantu dari mertua, mari berseru: "enyahlah iblis kau sandungan bagi ku"

Offline Novrie

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2008
  • Tulisan: 5
    • Lihat Profil
« Jawab #19 pada: 07 November 2009, 14:43:45 »
Sholat khusyuk mang rada2 susah, tp yg penting kitanya hrs berusaha semaximal mgkn u/ memperbaiki kualitas obadah kita.
Yg prnh ane denger sich, sholat klo mau khusyu' pertama2 hrs kosongkan pikiran kita dr selain Allah. Itu yg terpenting akh... Selama sholat kita hanya mengingat Allah, bkn yg lain. Disamping itu jg kita hrs merenungi makna dr setiap kalimat dr bacaan sholat.
Itu ja sl akh, semoga bermanfaat

Offline Neneng Sri Suryanti

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2009
  • Tulisan: 8
    • Lihat Profil
« Jawab #20 pada: 07 November 2009, 20:32:08 »
Dari jawaban antum di atas benar bahwa shalat khusyuk sulit untuk dipraktekkan dan hanya orang-orang tertentu saja. Untuk acara shalat khusyuk ala Abu Sangkan menurut ana bagus karena dalam gerakan shalat ada unsur relaksasi dan juga hikmah/manfaat yang tersembunyi,tapi kalau ada yang bilang itu bid'ah ana juga kurang tahu deh..
Cara untuk shalat khusyuk menurut ana:Pada saat kita hendak shalat jauhi hal-hal yang membuat pikiran kita menjadi kacau,pilih tempat yang tidak terlalu panas/dingin(berdasarkan buku yang ana baca tapi buku apa ana lupa..),pahami arti dan maksud setiap ayat demi ayat yang  kita baca didalam hati(bukan berarti shalat dua bahasa loh..),tidak terburu-terburu dalam membaca,tu'maninah.
Berdasarkan tips Abu Sangkan takbir jangan cepat-cepat,bisa juga ana pernah coba dan khusyuk,tapi ya..tadi untuk ke tingkat khusyuk memang benar-benar sulit..

Offline An Nafar

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2009
  • Tulisan: 21
    • Lihat Profil
« Jawab #21 pada: 28 Desember 2009, 14:08:21 »
Namanya juga pelatihan, yuk kita berkhusuk dan sungguh2 itu yang penting
sunguh2 dalam menghadap Tuhan, dan ada ketundukan di hadapan Beliau, pasti akan Khusu'
Khusuk itu akan di kasih, bukan presepsi pikiran manusia

kayaknya itu yang saya rasakan saat mengikuti Pelatihan, Abu Sangkan tidak akan bisa memberikan khusu' namun dia akan
memberikan pengarahan dan trik agar kita bisa khusuk, layaknya berolah raga ... kita sudah tahu olahraga itu bagus untuk kesehatan
namun apakah kita sudah melaksanakannya..

bila ada yang masih penasaran setiap minggu ke 3 ada pelatihan Abu Sangkan Gratis
jam       : 10.00 - 16.00 WIB
Tempat : Shalat Center
Alamat  : Jl. Kemang Sari IV, Jatibening Baru, Pondok Gede, BEKASI
Biaya    : Infaq sukarela
untuk info silahkan ke
- Bpk. Iman Tauhid di 0856 7860 546
- Bpk. Kosim(kantor SC) 021 84978836
- Medy Bachtiar 0811 1487407

Offline gumuruh

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2011
  • Tulisan: 153
  • Jenis kelamin: Pria
  • myQer
    • Lihat Profil
    • Personal Software & Graphic Design Consultant
« Jawab #22 pada: 28 November 2011, 10:40:04 »
ana cma mo menambahkan sedikit mengnai ukhti / akhi yg sdah merespond dlm thread ini....

Hati-hati dengan pikiran dan hati kita,
Jika kita melihat sebuah perbedaan di org lain dalam jalan menuju pemahaman,
Tidak pantas bagi kita untuk dengan mudah meledek, menghardik, atau bahkan melabel buruk kepada org lain itu.

Coba perhatikan, kenapa pelatihan itu muncul?
Karena kesadaran bahwa kita perlu berlatih untuk menjadi lebih baik,
Itu baru satu point dari maksud utama pelatihan.

Kalau ada yg pernah melakukan suatu hal yg tidak dilatih,
bagaimana mungkin bisa mahir?

Jgn jadikan perdebatan ini menjadi sebuah kebencian, ya ukhti dan akhi.

Kalau saja kita hidup bareng disisi nabi, tentu kita tau mana yg sesat sebenarnya.
Tapi karna keadaan kita jauh dari nabi, kita bahka belajar dari tulisan2 manusia yg bukan nabi,
Jadi perlu kesadaran, dan perlu toleransi. Bukan memaki.
Dan kita yakin bahwa cuma nabi Muhammad penutup sgla nabi.

Sadar atau tidak kita sampai saat ini masih berusaha mengamalkan sebagian dari sunnahnya.
Dan memang belum seluruhnya, siapa yg bs mengatakan "saya telah mengamalkan seluruh sunnahnya secara absolute?" Padahal kita tidak hidup disisi nabi (fisikal).
Kita baru sedikit, benar-benar sedikit... paham saja baru sedikit kita.
Ingatkan perumpaan ilmu yg kita miliki hari ini?
Celupkan saja jari2 kita kedalam lautan, lalu angkat...
Perhatikan yg menetes dari jari itulah bagian ilmu yg Allah pinjamkan kepada Kita. Baru sedikit.
Sementara lautan yg begitu luas tak terbatas ujungnya oleh mata, itulah ilmu Allah Yg Lebih.


Allah....  engkau yg Mengetahui segalanya,
dan bkn aku yg benar, tetapi engkau Yg paling Benar....


Coba diskusikan dengan baik ya,
baca tanggapan beliau silakan ksini Klik.

Klo yg dibandung ingin ikut kajian bulanan bisa ke:
Masjid Raya Bandung tiap Minggu ke-2 Hari ahad. Pagi jam 8.

dan dan halaqah mingguan bisa ke:
Masjid Raya Bandung tiap Minggu, hari Jum'at malam, ba'da Isya.

Yu.... 
Ada project software / graphic design? Bingung ngerjainnya?Kunjungi kemari Trit Asal