Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Kamis, 24 Mei 2012/3 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:59 - Shubuh 4:33:25 - Terbit 5:55:33 - Dzuhur 11:49:46 - Ashar 15:11:48 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:40 WIB

Penulis Topik: Pentingnya menyamakan visi dan misi sblm menikah  (Dibaca 620 kali)


Offline 0ch1e

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2007
  • Tulisan: 3.244
  • Lokasi: Bandung
  • Jenis kelamin: Wanita
  • ^ myQ bdg yg kompak on GTS-GTP
    • Lihat Profil
« Jawab #15 pada: 04 Agustus 2009, 21:30:36 »
nice O0

jadi inget seniorku yg visioner.. smua plannya tetap diikhtyarkan running pada waktunya, kecuali nikah yg harus ditunda saat tingkat 4 <rencananya pengen sejak TPB :D ada2 aja si akang>

beliau cerita: abis nikah, langsung bikin visi 10taun ke depan ma istri :hmmm: sekarang beliau udah punya bimbel sendiri <natc namanya> &punya 1 putra. usianya selisih 2taun dengan ci, tapi prestasi bisnis yg didukung istri bikin visi2 itu terlaksana. kerenlah pokonya mah O0


Posting Digabung: 04 Agustus 2009, 21:37:13


salah satu prestasi bisnisnya: memanfaatkn psikologi anak2 itb yg berduit bwat mentoring dengan sistem bayar.. <meski awalnya ci termasuk orang yg menentang keras sistem ini>

lho koq jadi kesini? hehe, bwat nikah mah orientasi ukhrawi: saling ngasi tangga bwat ke jannah yg tertinggi. teori mah gampank diomongin, tapi praktek :hmmm: sepertinya berat bgt
« Edit Terakhir: 04 Agustus 2009, 21:37:14 oleh 0ch1e »
bukan kemarin yang harus terus-terus dipikirkan
bukan besok yang harus terus-terus dikhawatirkan
melainkan hari ini yang harus benar-benar diikhtyarkan

SEMANGKA!

Offline ipin4u

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.969
  • Lokasi: Balikpapan
  • Jenis kelamin: Pria
  • We support Palestine!
    • Lihat Profil
    • my blogs at multiply
« Jawab #16 pada: 05 Agustus 2009, 17:08:59 »
visi-misi mah ngga terlalu penting

kalau dia itu seorang MUSLIM pasti visi-misinya (kurang lebih) hampir2 sama aja kok :ehm:

yang penting mah calon pasangan kita punya agama/akhlak yang baik atau tidak terlalu bermasalah :)

Offline ireallycute

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 2.223
  • Lokasi: Jogja
  • Jenis kelamin: Pria
  • Dzikir Allah itu lbh besar (org-nya blm tentu ada)
    • Lihat Profil
« Jawab #17 pada: 05 Agustus 2009, 18:27:30 »
kalau dia itu seorang MUSLIM pasti visi-misinya (kurang lebih) hampir2 sama aja kok :ehm:
yang penting mah calon pasangan kita punya agama/akhlak yang baik atau tidak terlalu bermasalah :)
..ya juga seeh  :hmmm:
..tapi klo muslim-nya bener akhlak or agamanya juga hampir ama aje?  :hmmm:
klo ane yg menjadi point utama setealh itu kok malah karakter ye?   :hmmm:
==

patut diinget..asumsi kebanyakan akhwat berpikir seperti itu..
...hehe akhwat yg mana dulu tuh?
..kok ndak yakin ya?  :hmmm:
perasaan relitanya kok ndak gitu,..apa saya yg lagi apes aja?  :hmmm:
===
kok ane kkurang begitu mudeng juga ma judulnya ya?  :hmmm:  :wataw:
"Maka bersabarlah kamu seperti sabarnya para Rasul yang mempunyai keteguhan hati dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka." (QS. 46:35)"

Offline suchi

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2007
  • Tulisan: 1.224
  • Lokasi: makassar
  • Jenis kelamin: Wanita
  • little black cat ^^
    • Lihat Profil
    • my blog ^^
« Jawab #18 pada: 05 Agustus 2009, 19:13:40 »
:hmmm: menyimak,,,,,


"kebajikan itu adalah akhlak, sedangkan dosa adalah apa-apa yang dirimu merasa ragu-ragu dan kamu tidak suka jika orang lain mengetahuinya"

Offline chair

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 4.625
  • Jenis kelamin: Wanita
  • tetep smangad!
    • Lihat Profil
    • chair
« Jawab #19 pada: 05 Agustus 2009, 22:25:09 »
setuju dengan pak anis, yang penting visi utamanya ibadah kepada Allah
soal implementasinya (misi) mah gimana masing2 aja... bisa let it flow lah, ga usah saklek dan ga perlu terlalu kaku

Offline abu jundie

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2006
  • Tulisan: 307
  • Lokasi: Indonesia
  • Jenis kelamin: Pria
  • Yaa Allah teguhkan iqrarku ini ...
    • Lihat Profil
« Jawab #20 pada: 06 Agustus 2009, 09:42:51 »
..ya juga seeh  :hmmm:
..tapi klo muslim-nya bener akhlak or agamanya juga hampir ama aje?  :hmmm:
klo ane yg menjadi point utama setealh itu kok malah karakter ye?   :hmmm:
==
...hehe akhwat yg mana dulu tuh?
..kok ndak yakin ya?  :hmmm:
perasaan relitanya kok ndak gitu,..apa saya yg lagi apes aja?  :hmmm:
===
kok ane kkurang begitu mudeng juga ma judulnya ya?  :hmmm:  :wataw:

Wah ana seutuju ... KARAKTER ... mau pasangan berkarakter seperti Uman bin Khaththab atau Abu Bakar. Meski sama2 muslim yang baik sholih/sholihah kalo ga paham karakter bisa tergaget-kaget trus ... atau jadi sering miskomunikasi ...
Wallahu a'lam

Offline ^nay

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2009
  • Tulisan: 716
  • Lokasi: ♥
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #21 pada: 06 Agustus 2009, 09:48:09 »

...hehe akhwat yg mana dulu tuh?
..kok ndak yakin ya?  :hmmm:
perasaan relitanya kok ndak gitu,..apa saya yg lagi apes aja?  :hmmm:

brarti lingkungannya yg salah...
ato mgkn emg lg apes ya... %peace%

Offline just_muslimah

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2008
  • Tulisan: 1.168
  • Lokasi: Bogor
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Ada apa ya di luar sana?
    • Lihat Profil
« Jawab #22 pada: 06 Agustus 2009, 13:05:26 »
setuju sama kenyot n abu jundie..

karakter juga harus dipertimbangkan..
seperti kisahnya aisyah yg menolak lamaran umar bin khattab ra untuk adiknya ummu kultsum
karena aisyah merasa karakter mereka berbeda..

kemudian aisyah menawarkan ummu kultsum bin ali bin abi thalib
yang lebih dekat karakternya dengan umar ra..
(Mereka berdo'a): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)". (ALI 'IMRAN :8)

Offline ireallycute

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 2.223
  • Lokasi: Jogja
  • Jenis kelamin: Pria
  • Dzikir Allah itu lbh besar (org-nya blm tentu ada)
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 06 Agustus 2009, 20:07:42 »
...alhamdulillaah ane punya banyak temen   :)
"Maka bersabarlah kamu seperti sabarnya para Rasul yang mempunyai keteguhan hati dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka." (QS. 46:35)"

Offline blueguardian

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2008
  • Tulisan: 3.841
  • Lokasi: Bandung, Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • mou ichido asu e try
    • Lihat Profil
« Jawab #24 pada: 06 Agustus 2009, 23:29:21 »
setuju sama yg setuju dengan karakter

t'masuk point penting karakter menurut saya..
walaupun dengan modal agama yg baik dan tanpa mempertimbangkan karakter masih bisa berjalan dengan baik dengan adanya toleransi, tp tetep akan lebih nyaman kalau karakternya sesuai..

wallahu a'lam

CMIIW
i can go forward without losing my way..i'm getting closer to my wish..i'll try going towards tomorrow once again..i don't want to lose my own way

Offline 0ch1e

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2007
  • Tulisan: 3.244
  • Lokasi: Bandung
  • Jenis kelamin: Wanita
  • ^ myQ bdg yg kompak on GTS-GTP
    • Lihat Profil
« Jawab #25 pada: 08 Agustus 2009, 16:40:26 »
O0


Posting Digabung: 08 Agustus 2009, 16:42:07


ci lebih suka menyebut cocoknya karakter itu sekufu (serasi)
meski perbedaan tetap ada, tapi tidak membuat hancur justru indah <<mungkin.com
bukan kemarin yang harus terus-terus dipikirkan
bukan besok yang harus terus-terus dikhawatirkan
melainkan hari ini yang harus benar-benar diikhtyarkan

SEMANGKA!