Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Kamis, 24 Mei 2012/3 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:59 - Shubuh 4:33:25 - Terbit 5:55:33 - Dzuhur 11:49:46 - Ashar 15:11:48 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:40 WIB

Penulis Topik: Panduan buat yang Ta'aruf via Chatting  (Dibaca 10523 kali)


Offline heru_kr

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 2.068
  • Lokasi: Jakarta - Indonesia
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Personal Blogs
« Jawab #45 pada: 19 Juni 2006, 14:00:39 »
hmm.... bagus neh....
bisa di coba ya... ? :-D :'>

Offline Kasdullah

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2006
  • Tulisan: 128
    • Lihat Profil
« Jawab #46 pada: 11 Juli 2006, 10:46:32 »
Wah ! boleh juga tuh ide dari kang Combro...biar komplit and sekalian bukti ya kang.. :hihi:

Offline nenee

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 209
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #47 pada: 12 Juli 2006, 10:34:01 »
Percaya gak percaya yah ??? Soalnya ada temen ketemu jodohnya lewat chatting, pertama sih gagal...trus kenal lagi nah yg kedua baru deh berhasil sampe nikah malah gak cuma 1 tapi ada beberapa teman (waah jadi termotivasi neeh mo buktiin  :hihi:), tapi berhubung belum kejadian sama aku jadi yah gak percaya, kasusnya sama kaya undian2 berhadiah tuh, kalo belum pernah dapet langsung gak akan percaya deh   :jaim:

Yaah balik2 ke niat masing2 sih ya, karena gak semua yg chatting itu pembohong lagian kalo udah jalannya ketemu lewat chatting mo diapain lagi. Tapi harus extra hati2 krn gak ada yg bisa jamiin kebenaran dunia maya  ^-^ yg pasti jgn kasih semua data2 kita aja kali yeee, trus perhatikan konsisten apa gak ucapan2 lawan chat kita, misal kemaren bilang rumahnya di Jaktim eh hari ini bilang di Jakpus, gak cerdas itu namanya boongnya  %peace%
~~~
Enrich my soul for loving You ya Robb .....

Offline lita_a

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 412
  • Lokasi: surabaya
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #48 pada: 12 Juli 2006, 13:13:41 »
Eh Mo nanya neeh, kalo atik meilin kapan tuh ngumumin pengen ta'aruf ? :o


wah...salah satu pengemar berat atik meilin nehhh %peace% %peace%

Offline fauzi_gfm

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2006
  • Tulisan: 23
    • Lihat Profil
« Jawab #49 pada: 13 Juli 2006, 17:15:49 »
Assalamu'alaikum wr.wb,
Maaf ane baru gabung.., Akh n Ukht filah...sy poenya pengalaman ta'aruf via chat...emang si..awalnya cuma tanya sana2-sini,...trus lama kelamaan kok seperti mengorek kehidupan kita aja,
Berdasarkan pengalaman...klo sampe tanya ke hal2 yg bersifat detil (sept. pengalaman hidup yg pahit) sampe harus di korek...apa itu sudah tidak sehat lg ya...?

maaf ya klo kata2 nya kurang bagus...afwan..
trima kasih banyak sebelumnya

Wassalamu'alaikum wr.wb

Offline Zhia_al_Haq

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2006
  • Tulisan: 114
  • Lokasi: around Jabotabek
  • Jenis kelamin: Pria
  • Journey to the heaven
    • Lihat Profil
« Jawab #50 pada: 13 Juli 2006, 17:28:48 »
@fauzi_gfm

wa'alaikum salam Wr wb

yah biasa nya itudia awal nya :)...karena klo udah kaya gitu pasti udah memasukan unsur perasaan (simpati / empati ) pada lawan chat nya... di tambah lagi lawan chat kan bukan muhrim tuch ...tambah deh... sirrr nya...

bagi2 Pengalaman nich...

menurut ane..klo di niatin ta'aruf...lewat chat... kayanya kurang afdal dech ...
klo niat ta'aruf mah mendingan face 2 face....:) biar keliatan body language nya...;) pa coba...
sebab tanpa sadar kita suka menilai juga dr penampilan cara bicara , expresi muka lawan bicara kita...klo lewat chat... cmn bisa liat tulisan duank + sedikit gambar :)



kecuali emang di jodohin trus sang calon ada di belahan bumi nan jauh di sana :)
klo blom pasti mah mendingan ga dech ...
sebab dunia maya itu penuh dengan ke tidak pastian :D...

:)

insya4JJi manfaat

Offline atikmeilin

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.234
  • Lokasi: Jember - Surabaya
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #51 pada: 13 Juli 2006, 18:32:46 »
Eh Mo nanya neeh, kalo atik meilin kapan tuh ngumumin pengen ta'aruf ? :o

hiehieiee..baru ngebaca neh postingan
syabab...kan sudah bertaaruf dengan atik, lewat pm. taaruf itu artinya perkenalan kan...engga selalu di identifikasikan ke arah nikah ajah tooh..
jadii yah..udah bertaaruf ama siapa ajah..
tapii kalau taruf untuk yang "itu" ..... :o kapan yaah...????
"Dan di antara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu,dan dipersaksikannya kepada Allah(atas kebenaran)isi hatinya, padahal ia adalah penentang yang paling keras" (1:204)

Offline oryza

  • Vice President
  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2006
  • Tulisan: 11.287
  • Lokasi: Only the wisest and the stupidest of men never change
  • Jenis kelamin: Wanita
  • One kind word can warm three winter months
    • Lihat Profil
    • http://oryza.or.id/
« Jawab #52 pada: 13 Juli 2006, 19:11:08 »
Bagus juga tipsnya :D
If you aren't an idealist by the time you're twenty you have no heart, but if you're still an idealist by the time you're thirty, u don't have a head

Offline Vic

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 618
    • Lihat Profil
« Jawab #53 pada: 13 Juli 2006, 19:36:07 »
yang penting kita bisa menjaga jangan sampai keluar dari aturan %peace%
Semoga Kehidupan kita diridhoi Allah SWT

 

Offline oryza

  • Vice President
  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2006
  • Tulisan: 11.287
  • Lokasi: Only the wisest and the stupidest of men never change
  • Jenis kelamin: Wanita
  • One kind word can warm three winter months
    • Lihat Profil
    • http://oryza.or.id/
« Jawab #54 pada: 13 Juli 2006, 19:44:54 »
aturannya apa aja om Vic?
If you aren't an idealist by the time you're twenty you have no heart, but if you're still an idealist by the time you're thirty, u don't have a head

Offline edelweis

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 356
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #55 pada: 10 Agustus 2006, 17:07:25 »
xixixiixixix
Percayakan hatimu pada Allah saja..
Karena apa yang indah di pandangan,
Hanya sebatas penglihatan manusia yang lemah. Memang tak mudah percaya Pada apa yang tidak tampak di mata Tapi bukankah itu yang

Offline l4tahzan

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2006
  • Tulisan: 149
    • Lihat Profil
« Jawab #56 pada: 24 Agustus 2006, 11:06:04 »
Assalamu'alaykum wr wb

guys, yang namanya ibadah harus dengan cara yang benar dan diniatkan hanya kepada Allah SWT, setuju? "setuju"

nah, ketika kita berbicara pernikahan, tentu ini adalah ibadah yang baik, maka syarat diatas harus terpenuhi, setuju? "setuju"

kalo urusan hati, biarlah Allah SWT yang menilai, wong masih ada, mereka yang ta'aruf secara nyata, tetapi hatinya masih 'bermain'2 / tidak serius dengan proses ini.

NAh..kembali ke ta'aruf, apakah ta'aruf via chating itu sudah memenuhi syarat sebagai cara yang benar?karena pertama, siapa yang bisa menjamin bahwa tidak akan terjadi khalwat disitu? karena syarat khalwat terpenuhi, yakni chating itu bersifat close & personal, private, atau pribadi, persis seperti orang yang sedang berduaan. Sehingga apa sabda rasulullah SAW atas "pihak ketiga" yang hadir disitu? jawabnya tentu "syeitan". Ngapain nih syeitan?
"Sesungguhnya syaithan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji.."AlbaQarah:169, dan perbuatan apa diantaranya termasuk perbuatan keji? "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk" Al-ISra:32.
Serta apa yang dimaksud dengan zina "Bahwa Nabi saw. bersabda: Sesungguhnya Allah telah menentukan kadar nasib setiap manusia untuk berzina yang pasti akan dikerjakan olehnya dan tidak dapat dihindari. Zina kedua mata ialah memandang, zina lisan (lidah) ialah mengucapkan, sedangkan jiwa berharap dan berkeinginan dan kemaluanlah (alat kelamin) yang akan membenarkan atau mendustakan hal itu"(HR Muslim dari Abu Hurairah ra). Sekarang jelaskan kenapa ta'aruf via chating itu rentan dengan maksiat.

kedua, katakanlah teman chat diujung sana bilang bahwa dia hadir bersama dengan mahramnya atau pendampingnya, siapa yang bisa menjamin kalo memang ada mahramnya atau pendampingnya disebelah sana? artinya orang berpotensi untuk tidak jujur.

"Terus apakah mencari jodoh harus lewat murabbi?" tentu tidak, tetapi 'tahapan' mencari itu harus sesuai dan menjaga adab2 pergaulan islam. Katakanlah ia mengikuti sebuah 'kajian', atau 'liqo', maka ada hak murabbi/ah yang terkait dengan perkembangan mad'unya. Misalkan untuk masalah jodoh, jalur itu bisa dari MR dulu baru mad'u atau dari mad'unya dulu baru ke MR, maksud yang terakhir misalkan si mad'u dapat informasi dari temannya mengenai ada profil seorang akhwat yang sudah "siap", maka mad'u yang berkeinginan ini menyampaikan keinginannya kepada si MR. MR yang baik tentu tidak akan melarang2 mad'unya yang ingin menikah dan memberikan tips beserta nasihat dalam hal pemahaman yang benar tentang pernikahan.
Bagaimana jika ia tidak ikut 'kajian' atau 'liqo' tertentu? tetap saja adab dan pergaulan islami itu mesti dipenuhi. Misalkan ia ditawarkan oleh seorang teman, seorang akhwat yang sudah siap, maka ketika proses ta'aruf itu dimulai, 'proses' itu harus 'dijaga' oleh seorang atau lebih pihak yang paham agama, baik itu datang dari pihak ikhwan saja, atau akhwat saja.

Kalaupun ingin menggunakan teknologi, jangan pilih chatting untuk ta'aruf, pilihlah "video conference" atau yang agak murah, pake "web cam", insyaAllah bisa kaya gitu, tetapi 'efek sampingnya' harus nadzhor(lihat) lagi, karena biasanya gambar yang dihasilkan kamera agak sedikit 'menipu', jerawat kecil biasanya rada2 ga kelihatan ;d.
Tapi pointnya, tetap saja ta'aruf langsung itu lebih baik dan lebih aman. Karena banyak hal yang bisa kita ketahui dari ta'aruf langsung, pertama, ketahuan kalo orang itu bisa bicara atau tidak, kalo lewat chat ga ketahuan ;d. kedua, ketahuan ciri pisiknya kalo tuh cowok/ cewek itu ternyata pendek/ tinggi, jrerawatan atau ngga, giginya rata atau berundak2, dll ;d. ketiga, ketahuan 'pribadinya' kalo tuh cowok/cewek jalan kaki/ apa naik motor, gagap kalo ngobrol sama cewek, murah senyum atau sering manyun, suka bercanda atau serius dll ;d. Pokoknya banyak hal yang bisa kita pelajari dari calon kita itu.

itu saja mungkin, semoga dapat diambil hikmahnya, yang baik dari pesan diatas hanyalah datang dari Allah SWT, dan yang jelek2 dalam ulasan diatas adalah nafsu saya pribadi, wallahu'alam

wassalamu'alaykum wr wb


Offline Abu Hilman

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2006
  • Tulisan: 307
  • Lokasi: Bandung
  • Jenis kelamin: Pria
  • Ya Allah........condongkan hati hamba kepadaMu
    • Lihat Profil
« Jawab #57 pada: 24 Agustus 2006, 12:16:02 »
Baca forum ini..ana jadi teringat dengan proses taaruf ana...di myquran...
1. Bulan Oktober 2005 ana pasang iklan, dari iklan tersebut ada beberapa akhwat yang kirim biodata ataupun kirim email, untuk menenal sedikit diantara mereka ana jawab emailnya, dan ana seleksi ...mana diantara mereka yang mendekati kriteria ana, karena tiap orang punya kriteria, terutama yang ana liat adalah asal daerahnya dan ikut tarbiyah

2. Kirim2an biodata dengan seseorang akhwat yang jadi Target kita, biodata dipelajari, kemudian komunikasi langsung ke arah yg lebih serius lewat sms, telepon ataupun chating dengan tetap menjaga norma2 syar'i

3. Berkonsultasi dengan Murobbi masing2 dan biodatanya kita tunjukan ke MR kita, untuk minta pendapat MR dan kita komunikasikan dengan ortu, biodata di mail kita print kita tunjukan ke MR dan ortu

4. Sinyal positif.....lakukan nadhor/ketemuan dalam dunia nyata dengan didampingi muhrimnya, bukan berkhalwat, lakukan tanya jawab apa yg ingin kita ketahui dari calon kita

5. Jika dari hasil ketemuan OK, mantapkan hati kita dengan bersilaturahmi dan mengunjungi orang tua akhwat....lakukan komunikasi....jika masing2 pihak ortu OK...lakukan kapan tanggal untuk melamar

6. Melamar si akhwat...biasanya saat lamaran langsung ditentukan kapan tanggal menikahnya...dan......

7. Menikah deh....hehhehe...barakallah.. ..

point 1 ama tiga yang ane Bold gimana tuh kalo nggak ada Murrobinya??

contohnya ane...awam banget tapi mengimpikan seorang akhwat neh  O0

Offline aida

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2006
  • Tulisan: 5
    • Lihat Profil
« Jawab #58 pada: 28 Agustus 2006, 10:45:05 »
Siapa sangka  akhirnya penjaga warnet lah jodohnya :hihi:

Offline fera_sr

  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 18.953
  • Lokasi: DKI
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • ~fatamorgana~
« Jawab #59 pada: 28 Agustus 2006, 10:51:44 »
iya tuh banyak kejadian ... yang jaga warnet yg menikah sama yg jg warnet/client  :hihi: